E-Journal Universitas Muhammadiyah Semarang
Not a member yet
    5310 research outputs found

    STATUS MENTAL EMOSIONAL MEMPUNYAI HUBUNGAN YANG ERAT DENGAN SUICIDE IDEATION PADA REMAJA TAHAP AKHIR

    No full text
    Remaja tahap akhir merupakan masa dimana individu mengalami perubahan dari masa anak-anak menuju periode dewasa dengan rentang usia 18-21 tahun dan diikuti dengan adanya perubahan baik dari segi fisik maupun psikologis yang cukup pesat dan dimasa ini kondisi mental individu kurang stabil. Kondisi ini rentan membuat remaja mengalami stress. Stress merupakan salah satu faktor psikologis dari suicide ideation. Stress pada remaja tahap akhir yang menjalani perkuliahan disebabkan beban di masa perkuliahan pada semester akhir dimana banyak tugas pada mahasiswa baik tugas akhir dan tugas praktik yang berjalan bersamaan, yang dimana apabila tidak bisa beradaptasi akan membuat remaja bisa mengarah pada suicide ideation. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan terkait status mental emosional dengan suicide ideation pada remaja tahap akhir. Alat ukur penelitian ini menggunakan kuesioner Mental Health Inventory (MHI) dan Suicide Ideation Questionnaire (SIQ) Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan jenis penelitian cross sectional. Jumlah populasi pada penelitian ini yaitu 195 mahasiswa, pengambilan sampel menggunakan teknik Non Probability Sampling dengan kriteria inklusi dan eksklusi dengan total 50 responden. Analisa data menggunakan uji Kendall Tau. Hasil penelitian ini didapatkan status mental emosional dengan suicide ideation pada remaja tahap akhir dengan hasil nilai p-value 0.000 yang artinya terdapat hubungan antara status mental emosional dengan suicide ideation pada remaja tahap akhir

    Persepsi Petani Terhadap Indeks Pertanaman (IP) 400 Padi Di Kecamatan Polokarto

    No full text
    Pembangunan pertanian memerlukan inovasi teknologi berkelanjutan guna meningkatkan produktivitas, salah satunya melalui Program Indeks Pertanaman (IP) Padi 400 yang diterapkan di Kecamatan Polokarto sejak 2021. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat persepsi petani terhadap IP Padi 400, mengkaji faktor internal dan eksternal yang membentuk persepsi, serta menganalisis hubungan antara kedua faktor tersebut dengan persepsi petani. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan lokasi purposive di tiga desa di Kecamatan Polokarto dan jumlah responden sebanyak 71 orang yang diambil secara simple random sampling dari populasi 247 petani. Teknik analisis data menggunakan uji korelasi Rank Spearman dengan IBM SPSS 25. Hasil menunjukkan bahwa mayoritas petani (73,1%) memiliki persepsi rendah terhadap IP 400, baik dari segi keuntungan relatif, kesesuaian, kerumitan, dilihat, maupun dicobakan. Faktor internal seperti umur, pendidikan formal dan nonformal, serta luas lahan, dan faktor eksternal seperti peran penyuluh, kelompok tani, serta dukungan pemerintah berhubungan signifikan dengan persepsi petani (p < 0,05), sedangkan pengalaman usahatani tidak berpengaruh signifikan. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengeksplorasi faktor eksternal lain yang berpotensi memengaruhi adopsi IP Padi 400

    Home Industry Jamu Dan Jenang: Eksistensi Perempuan Dalam Peningkatan Perekonomian Lokal

    No full text
    Kondisi keluarga yang kurang mampu membuat seorang istri ikut serta dalam mencari penghasilan sebagai upaya pemenuhan kebutuhan keluarga. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana pengembangan industri rumah tangga jamu dan jenang di Dusun Plesungan, Desa Karangpandan, Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar yang dilakukan oleh perempuan desa sebagai upaya untuk mendapatkan penghasilan. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif dan teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan metode keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jamu yang merupakan minuman tradisional yang berkhasiat untuk kesehatan sudah ada di Dusun Plesungan sejak tahun 1950an - 1980an, sedangkan jenang yang merupakan makanan tradisional berbahan dasar tepung beras diperkirakan sudah ada di Dusun Plesungan sejak tahun 1980an. Jamu dan jenang di Dusun Plesungan yang masih bersifat tradisional merupakan warisan leluhur. Ibu-ibu Dusun Plesungan mempertahankan sifat tradisional dari bahan, alat, dan cara pembuatannya karena merupakan warisan keluarga secara turun temurun. Keberadaan industri rumah tangga jamu dan jenang di Dusun Plesungan memberikan kontribusi positif bagi perekonomian keluarga pelaku

    PENGARUH KECEPATAN MOTOR DC PADA MESIN CNC TERHADAP KONSUMSI ENERGI DI SMKN 2 TARAKAN

    Get PDF
    Mesin CNC telah menjadi bagian manufaktur modern, dan efisiensi energi adalah salah satu industri besar. Pengaruh kecepatan motor DC pada mesin CNC terhadap konsumsi energi di SMKN 2 Tarakan Dalam Penelitian dilakukan untuk mengidentifikasi bagaimana analisis kecepatan motor DC dalam mesin CNC dapat mempengaruhi daya dan konsumsi energi. metode ini menggunakan eksperimen dengan mengubah kecepatan motor DC pada mesin CNC dan mencatat konsumsi energi yang terkait dengan setiap kecepatan. Data dikumpulkan dan dianalisis untuk menentukan apakah ada hubungan antara kecepatan motor DC dan konsumsi energi. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan tentang cara mengoptimalkan penggunaan energi dalam pengoperasian mesin CNC di lingkungan pendidikan di SMKN 2 Tarakan. nilai daya dipengaruhi oleh tegangan dan arus. Sehingga nilai tegangan sebesar 20,95 V dan arus sebesar 0,64 A akan menghasilkan daya sebesar 13,408 W. Konsumsi energi dipengaruhi oleh penggunaan daya motor DC dan dipengaruhi oleh waktu. Ketika nilai daya sebesar 13,408 W dan nilai waktu sebesar 925,8 s sehingga nilai konsumsi yang dihasilkan sebesar 12413,12 W/s. Penurunan kecepatan ini bertujuan untuk mencegah kerusakan pada bahan selama proses operasional. Dapat kita lihat ketika nilai kecepatan spindel sebesar 988,8 rpm dan nilai diameternya 35 mm maka nilai kecepatan motor DC servonya sebesar 108,66 rpm

    Efektifitas Edukasi Diet dengan Kepatuhan Diet Lansia dengan Hipertensi

    Get PDF
    Hipertensi merupakan satu dari sekian banyak penyakit yang sering dialami penduduk di Negara berkembang. Hipertensi sendiri apabila tidak cepat ditangani akan menimbulkan penyakit lainnya, 1,2 miliar jiwa lansia dengan hipertensi diperkirakan akan terjadi pada tahun 2025. Pencegahan yang dapat dilakukan salah satunya adalah promosi kesehatan. Edukasi kesehatan dapat menurunkan efek faktor resiko yang saling berkaitan dengan faktor-faktor penentu kesehatan yang mengarah pada penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi diet hipertensi terhadap kepatuhan diet pada penderita hipertensi. Penelitian ini menggunakan desain penelitian quasy eksperimen dengan menggunakan pendekatan pre and post tes design with control group. Populasi penelitian ini adalah lansia yang tinggal di Desa Palar. Responden dalam penelitian ini sebanyak 68 responden yang diperoleh dengan teknik purposive sampling yang sesuai dengan krtiteria inklusi Pengambilan data menggunakan instrument berupa lembar observasi. Analisa data bivariat menggunakan uji Wilcoxon untuk mengetahui ada atau tidaknya perbedaan rata-rata dari dua sampel yang berpasangan dan mann whitney. Sedangkan untuk mencari perbedaan rerata dua kelompok independen atau kelompok yang berbeda. Hasil uji Wilcoxon pada kelompok intervensi didapatkan p value 0,000, kemudian pada kelompok kontrol didapatkan hasil p value 0,278. Pada penelitian ini setelah dilakukan uji mann whitney pada kedua kelompok didapatkan p value 0,000 < 0,05. Pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh dalam pemberian edukasi diet hipertensi terhadap kepatuhan diet

    COMPARISON OF STAINER CEPHALOMETRIC ANALYSIS BETWEEN CONVENTIONAL AND DIGITAL METHODS USING WEBCEPH

    Get PDF
    Background: Cephalometric analysis plays a critical role in orthodontic diagnosis and treatment planning. The identification of anatomical landmarks from lateral cephalograms is crucial for assessing skeletal and dental relationships. Traditionally, cephalometric analysis is performed manually by orthodontists, which is time-consuming and susceptible to inter-observer variability. The integration of artificial intelligence (AI) in cephalometry has the potential to improve diagnostic efficiency and reduce errors. WEBCEPH is an AI-based cephalometric analysis software that automatically detects cephalometric landmarks, allowing for more accurate and efficient analysis compared to traditional manual methods. This study aims to assess the accuracy of AI-based cephalometric analysis using WEBCEPH compared to conventional cephalometric measurement.Method: This study analyzed 30 lateral cephalometric radiographs with good quality and no dental or craniofacial deformities. Each cephalogram was analyzed using both conventional and digital methods. The Stainer cephalometric skeletal, dental, and soft tissue analyses from both methods were compared using independent t-tests and Mann-whitney.Outcome: The statistical results indicate that there was no significant difference between conventional and digital methods for all Steiner cephalometric analysis. The WEBCEPH software demonstrated good agreement with conventional methods in cephalometric analysis.Conclusion: AI-based cephalometric analysis using WEBCEPH provides comparable accuracy to conventional methods, offering a reliable and efficient alternative for orthodontic diagnosis

    Expression of Angry Emotion: A Cross-Sectional Study in Adolescents

    Get PDF
    Aggressive behavior and violence in adolescents are behavior disorders that often arise and are related to the developmental phase of adolescents. Such behavior can be detrimental to the youth themselves and the surrounding environment. This study aimed to describe the emotional expression of anger in adolescents. A cross-sectional survey was conducted on 160 students of a private junior high school in Surabaya, which was taken using simple random sampling. The variable was angry emotions, which were measured using five indicators. Data were collected using The Multidimensional Anger Inventory. Descriptive statistics are used to explain data patterns. The average value of Anger Arousal (AA) was 38.43, the Range of Anger-eliciting Situations (RAS) was 25.66, the Hostile outlook (HO) was 32.79, Anger-out (AO) was 11.06, and Anger- (AI) was 17.87. The dimensions with a mean value of more than the value on the 50th percentile criterion were AA, RAS, and AI. The total value of anger dimensions was also more than the value criteria (50-percentile). Teenagers were more likely to show angry emotional responses (mean 125.81). The highest total emotion sub-scale is at the 51-70 percentile (38.125%) and the second most at the 31-50 percentile (37.5%). Handling aggressive behavior in adolescents can be done through preventive, educative, and repressive efforts. Various efforts by avoiding trigger factors, getting used to thinking again, reviewing responses to trigger factors, and extending and extinguishing anger fuses through activities in the form of counseling, seminars, discussions, and involvement of parents, community leaders, and security forces

    Perceptions Regarding Health Services Willingness to Pay

    Get PDF
    Background: Healthcare systems worldwide face escalating costs and resource allocation challenges, making willingness to pay (WTP) a crucial economic evaluation tool for understanding patient preferences and informing healthcare policy decisions.Objective: This systematic literature review examined perceptions regarding health services' willingness to pay across diverse healthcare contexts.Methods: Following PRISMA guidelines, a systematic search was conducted using PubMed, Scopus, and Web of Science databases. Studies published between 2024 and 2025 examining perceptions of health services WTP were included. Data extraction focused on study characteristics, methodologies, and key findings regarding WTP determinants.Results: Seventeen studies from 11 countries were included, comprising ten cross-sectional studies, two mixed-methods studies, and various other designs. Key findings revealed that WTP is influenced by sociodemographic characteristics (age, gender, education, income), service-specific attributes (preventive vs. treatment services), and perceptual dimensions including perceived value, risk assessment, and trust. Educational attainment and income consistently emerged as positive predictors of WTP across different health services. Conclusion: WTP for health services represents a complex phenomenon mediated by perceptual factors beyond traditional economic considerations. Healthcare financing strategies should incorporate perception-focused interventions to align WTP with actual costs and improve healthcare accessibility

    Penerapan Teknologi Sederhana untuk Meningkatkan Keterampilan Petani Sukun di Kota Semarang

    Get PDF
    Buah sukun memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi berbagai produk olahan pangan serta menjadi bahan pangan alternatif yang mendukung ketahanan pangan. Pemerintah Kota Semarang, melalui Dinas Pertanian, pada tahun 2021 telah membagikan bibit sukun yang diperkirakan akan mulai berbuah pada tahun 2025. Diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan buah sukun ini untuk mendukung kemandirian pangan. Namun, terdapat sejumlah tantangan yang dihadapi Dinas Pertanian dan kelompok tani sukun, seperti keterbatasan sumber daya manusia (SDM), sarana pengenalan teknologi tepat guna, serta minimnya pengetahuan dan keterampilan dalam pengolahan buah sukun. Oleh karena itu, pengenalan teknologi sederhana dalam pengolahan buah sukun sangat diperlukan untuk mendukung kebijakan Pemerintah Kota Semarang. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat, khususnya Kelompok Wanita Tani (KWT) dan tenaga penyuluh pertanian. Metode yang digunakan meliputi ceramah dan diskusi untuk memperluas wawasan tentang potensi sukun, serta praktikum untuk meningkatkan keterampilan dalam menerapkan teknologi sederhana seperti pengeringan (drying), emulsifikasi (emulsification), dan pemanggangan (baking). Evaluasi dilakukan melalui pre-test, post-test, dan observasi yang kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta telah memahami potensi buah sukun dan mengenal prinsip-prinsip teknologi pengolahan pangan sederhana. Peserta juga mampu mengimplementasikan teknologi tersebut dalam pengolahan buah sukun menjadi berbagai produk, seperti tepung, nugget, brownies, muffin, wingko babat, dan saus sambal

    A Systematic Review of AI-Based and Teacher-Based Writing Assessment

    Get PDF
    Establishing valid and reliable writing assessments in education remains a persistent challenge, especially with the emergence of artificial intelligence (AI) as a tool in evaluation. Although previous studies have investigated both AI-based and teacher-based writing assessments, few have addressed them through a systematic lens, leading to fragmented insights and inconsistent frameworks. This study aims to investigate the current state-of-the-art of AI-based and teacher-based writing assessments and to identify emerging debates and research directions in the field. A total of 258 articles were collected from Scopus, ScienceDirect, JSTOR, Emerald, and Ebscohost, and filtered using PRISMA guidelines. Eight articles met the inclusion criteria. The findings reveal that AI-based assessments offer high consistency and efficiency in evaluating surface-level language features, but struggle with assessing higher-order discourse aspects such as coherence, argumentation, and rhetorical structure. Conversely, teacher-based assessments provide richer, context-aware feedback, yet are limited by issues of subjectivity and scalability. A hybrid model that integrates AI efficiency with human insight emerges as a promising solution to balance reliability and validity in writing assessment. Nevertheless, key debates remain regarding AI's scoring authority, construct validity, ethical concerns and, implementation across diverse educational contexts. This study calls for the development of unified frameworks and teacher training  to support equitable and effective AI-human collaboration in writing assessment

    4,728

    full texts

    5,310

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Journal Universitas Muhammadiyah Semarang
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇