Jurnal CARING (Center of Research Publication in Midwifery and Nursing)
Not a member yet
    166 research outputs found

    Pengaruh Tehnik Relaksasi Genggam Jari Terhadap Penurunan Nyeri Pasien Post Sectio Caesarea Di Rsu Undata Palu Provinsi Sulawesi Tengah

    Get PDF
    Latar Belakang: Persalinan Sectio Caesarea di RSU Undata Palu pada tahun 2017 sebanyak 128 orang, tahun 2018 berjumlah 135 orang. Pasien post Sectio Caesarea yang diberikan terapi farmakologi sebanyak 45 orang karena mengalami nyeri akibat insisi pembedahan sehingga peneliti tertarik untuk melakukan penelitian tentang Tehnik relaksasi genggam jari.  Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tehnik relaksasi genggam jari terhadap penurunan nyeri pasien post Sectio Caesarea di RSU Undata Palu Provinsi Sulawesi Tengah. Metedologi: Desain penelitian menggunakan Pre-Experimental one group Pretest-posttest design. Variabel dalam penelitian ini yaitu Variabel dependent (relaksasi genggam jari) dan variabel independent (penurunan nyeri). Pengambilan sampel dilakukan dengan tehnik Purposive sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu post Sectio Caesarea yang dirawat di Ruang Paviliun Matahari di RSU Undata Palu Provinsi Sulawesi Tengah. Jumlah sampel yang diambil sebanyak 30 orang. Pengumpulan data menggunakan skala Numerical Ranting Scale (NRS). Hasil: Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa sebelum pemberian relaksasi genggam jari mengalami nyeri ringan sebanyak 2 responden (6,7%), nyeri sedang sebanyak 27 responden (90%) dan nyeri berat terkontrol sebanyak 1 responden (3,3%). Setelah pemberian tehnik relaksasi genggam jari sebagian besar mengalami nyeri ringan seanyak 13 responden (43,3%),  nyeri  sedang sebanyak 16 responden (53,3%) dan tidak nyeri sebanyak 1 responden (3,3%). Didapatkan p value = 0,001 ≤ α = 0,05. Kesimpulan: Kesimpulan pada penelitian ini bahwa ada Pengaruh Relaksasi Genggam Jari Terhadap Penurunan Nyeri Pasien Post Sectio Caesarea di RSU Undata Palu Provinsi Sulawesi Tengah. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat diaplikasikan difasilitas kesehatan seperti di rumah sakit

    Penatalaksanaan Perdarahan Postpartum di Negara Berkembang

    No full text
    Latar Belakang: Kematian berhubungan dengan kehamilan, persalinan ataupun masa nifas. Upaya yang dilakukan dalam menurunkan angka kematian ibu tidak hanya diketahui dari tingginya cakupan, akan tetapi dapat diketahui dari kualitas pelayanan yang lebih menekankan pada kebutuhan kompetensi tenaga kesehatan, kelengkapan obat, peralatan, sarana dan prasarana disemua layanan kesehatan. Berdasarkan organisasi kesehatan dunia menytakan bahwa terjadinya kematian maternal tiap tahun 140.000 atau 1 wanita tiap 4 menit. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui efektivitas dari setiap penatalaksanaan perdarahan postpartum.  Metedologi: Delapan tahap untuk scoping tinjauan digunakan dalam ulasan ini. Delapan tahapan meliputi: mengidentifikasi permasalahan kebidanan, prioritas masalah dan pertanyaan penelitian, framework data primer dan sekunder, indentifikasi studi yang relevan, prisma flow diagram, critical appraisal, analisa data ekstraksi data. Hasil: Sebanyak 9 jurnal yang ditemukan, kemudian melakukan analisis tematik dalam bentuk scoping review digunakan untuk mengidentifikasi point-point utama. Kami mengklasifikasikan point-point utama dalam lima tema yang muncul: pemberian carbetocin, pemberian oxytocin, pemberian misoprostol sublingual, pemberian bakri balloon, pemberian tamponade Kondom kateter sebagai penatalaksanaan perdarahan postpartum.  Kesimpulan: Efektifitas dari setiap penatalaksanaan perdarahan postpartum mampu menjadikan acuan perbaikan dalam menangani perdarahan postpartum yang hingga saat ini masih menjadi ancaman angka kematian ibu tertinggi di dunia

    Penggunaan Modul Komunikasi Keluarga Dalam Upaya Pemanfaatan Layanan Kesehatan: HIV/AIDS Oleh Remaja di Wilayah Puskesmas Kerambitan

    Get PDF
    Latar Belakang: Bahaya kesehatan yang paling mengancam remaja adalah kasus HIV/AIDS. Dari tahun ke tahun kasus HIV/AIDS pada remaja semakin banyak saja. Layanan kesehatan remaja di beberapa puskesmas, juga sudah disiapkan, untuk mendampingi remaja dalam menghadapi permasalahannya. Hanya saja pemanfaatannya belum optimal. Tujuan Penelitian: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas penggunaan modul komunikasi keluarga dalam upaya pemanfaatan layanan kesehatan: HIV/AIDS oleh remaja di wilayah Puskesmas Kerambitan. Metedologi: Penelitian ini merupakan riset operasional dengan menggunakan desain kuantitatif. Riset operasional adalah proses penerapan metode analisis untuk menyelesaikan suatu masalah operasional, dengan mengidentifikasi penyebab keberhasilan dan kegagalan kegiatan melalui pendekatan operasional. Hasil: Persamaan regresi linear sederhana adalah Y= a + bX. Berpedoman pada output table coefficient didapat, a = 41,680. Angka ini merupakan angka konstan yang mempunyai arti bahwa jika tidak ada modul komunikasi keluarga (X), maka nilai konsisten sikap pada layanan (Y) adalah sebesar 41,680. b = angka koefisien regresi. Nilainya sebesar 0,556. Angka ini mengandung arti bahwa setiap penambahan 1% pemanfaatan modul komunikasi keluarga (X), maka sikap pada layanan (Y) akan meningkat sebesar 0,556. Nilai koefisien regresi bernilai positif, memberi makna, pemanfaatan modul komunikasi keluarga berpengaruh positif terhadap sikap pada layanan puskesmas. Persamaan regresinya adalah Y = 41,680 + 0,556 X. Kesimpulan: Merujuk pada pembahasan di atas, maka dapat kita simpulkan bahwa pemanfaatan modul komunikasi keluarga berpengaruh positif terhadap sikap pada layanan HIV/AIDS oleh puskesmas

    Hubungan Paritas dengan Kejadian Preeklampsia Berat di RSUD Panembahan Senopati Bantul

    No full text
    Latar Belakang: Preeklampsia berhubungan dengan angka mortalitas dan morbiditas neonatal dan maternal yang tinggi, paritas merupakan salah satu factor resiko ibu hamil mengalami preeklampsia. Tujuan Penelitian: Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan paritas dengan kejadian preeklampsia berat di RSUD Panembahan Senopati Bantul. Metedologi: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan metode deskriptif korelasional dengan metode pendakatan case control, peneliti menggunakan data sekunder tahun 2020 di RSUD Panembahan Senopati Bantul. Sampel penelitian ini adalah ibu bersalin, pengambilan teknik simple random sampling didapatkan 160 ibu bersalin yang terbagi kedalam dua kelompok kasus yaitu 80 ibu bersalin mengalami preeklampsia berat pada saat hamil dan 80 ibu bersalin tidak mengalami preeklampsia berat pada saat hamil, kemudian secara retrospektif ditelusuri paritasnya. Analisa data menggunakan Chi Square untuk menguji hubungan paritas dan preeklampisa berat. Hasil: Hasil penelitian ini didapatkan tidak ada hubungan paritas dengan kejadian preeklampsia berat (p>0,005) di RSUD Panembahan Senopati Bantul. Kesimpulan: Faktor-faktor yang dapat mengalami PEB tidak hanya paritas beresiko, namun paritas tidak beresiko mengalami PEB, hal ini kemungkinan dipengaruhi oleh umur ibu < 20 tahun atau >35 thun, sosial ekonomi rendah atau faktor lain yang bisa memperberat terjadinya PEB seperti akses pelayanan antenatal care dan dukungan suami atau keluarga pada saat hamil. Hasil penelitian ini dapat dijadikan sumber refernsi bagi peneliti lainnya yang akan meneliti tentang preeklampsia berat

    Hubungan Pola Asuh Orang Tua Terhadap Kemandirian Anak Di TK Widya Bakti Desa Nongan, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem

    Get PDF
    Latar Belakang: Pola asuh orang tua adalah cara atau metode yang ditempuh orang tua dalam mengasuh dan menerapkan kemandirian kepada anaknya dalam membentuk watak, kepribadian, dan memberikan nilai-nilai bagi anak agar dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan. Kemandirian anak dibentuk dari lingkungan yang utama yaitu keluarga dan pola asuh orang tua yang akan mempengaruhinya. Apabila kemandirian anak tidak dilatih sejak dini oleh orang tua maka akan mengganggu kehidupan sosial anak dan anak tidak dapat bersosialisasi dengan baik di lingkungannya. Tujuan Penelitian: tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua terhadap kemandirian anak di TK Widya Bakti Desa Nongan, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem. Metedologi: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan pendekatan Cross Sectional, dengan jumlah sampel sebanyak 38 orang. Teknik sampling dengan cara non probability sampling yaitu total sampling. Instrument pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner pola asuh orang tua dan kuesioner kemandirian anak. Data dianalisis dengan menggunakan uji Spearman’s rho. Hasil: Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar pola asuh orang tua berada pada kategori cukup baik, yaitu sebanyak 20 responden atau 52,6%. Hasil analisis kemandirian anak menunjukkan sebagian besar anak memiliki tingkat kemandirian yang telah berkembang sesuai harapan, yaitu sebanyak 23 responden (60,5%). Hasil analisis menggunakan uji Spearman’s rho didapatkan hasil nilai p-value = 0,000 yang berarti nilai p≤0,05 dengan nilai Correlation Coefficient (r) sebesar 0,851. Hasil ini mengindikasikan bahwa Ho dalam penelitian ditolak yang artinya ada hubungan yang kuat antara pola asuh orang tua terhadap kemandirian anak di TK Widya Bakti Desa Nongan, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem. Kesimpulan: Berdasarkan penelitian tersebut diharapkan para orang tua khususnya yang memiliki anak usia prasekolah agar memperhatikan pola pengasuhan yang diberikan agar tidak mengganggu perkembangan mental anak

    Tingkat Pengetahuan Ibu Nifas Tentang Fisiologi Laktasi Berdasarkan Karakteristik Ibu di Ruang Nifas Rumah Sakit Umum Bangli Tahun 2021

    Get PDF
    Latar Belakang: Fisiologi laktasi merupakan suatu  proses yang meliputi produksi, dan  pengeluaran air susu ibu, proses ini membutuhkan kesiapan ibu baik secara fisik dan psikologis, bayi yang telah cukup kuat untuk menyusu, serta produksi ASI yang telah sesuai untuk kebutuhan bayi yaitu 500 sampai dengan 800ml setiap harinya. Tujuan Penelitian Tujuan penelitian ini mengidentifikasi tingkat pengetahuan ibu nifas tentang fisiologi laktasi berdasarkan umur, pendidikan, pekerjaan, dan paritas. Metedologi: Jenis penelitian deskriptif, di RSU Bangli, data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner, besar sampel 50. Hasil: Hasil penelitian pengetahuan ibu nifas masih kurang 80%, umur 20-35 tahun pengetahuannya kurang (81,2%), pendidikan menengah pengetahuan kurang (80,5%), pekerjaan wiraswasta pengetahuan kurang (79,2%), multipara pengetahuan yang kurang (71,9%). Kesimpulan: Kesimpulan berdasarkan umur, pekerjaan, pendidikan, paritas pengetahuan tingkat pengetahuan responden masih kurang  tentang fisiologi laktasi

    Pengaruh Komunikasi Terapeutik Perawat Terhadap Tingkat Kecemasan Pada Pasien Pra Operasi

    Get PDF
    Kecemasan merupakan perasaan yang tidak menyenangkan yang dapat mempengaruhi respon fisiologis dan psikologis. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh komunikasi terapeutik perawat terhadap tingkat kecemasan pada pasien pra operasi. Rancangan penelitian ini adalah pre experimental design, mengunakan two grup pretest-postest, dengan jumlah sampel sebanyak 15 orang untuk tiap kelompok. Teknik sampling yang digunakan adalah nonprobability sampling, yaitu quota sampling dan menggunakan uji wilcoxon. Dari hasil uji Wilcoxon pada kelompok perlakuan diperoleh nilai p=0,005 maka dapat disimpulkan bahwa pemberian komunikasi terapeutik efektif menurunkan tingkat kecemasan pada pasien pra operasi. Pada kelompok kontrol, hasil uji wilcoxon diperoleh nilai p=1,000 maka dapat disimpulkan bahwa tidak ada perubahan tingkat kecemasan pada pasien yang tidak dilakukan komunikasi terapeutik. Hasil penelitian ini dapat digunakan, agar perawat tetap memperhatikan kecemasan pada pasien pra operasi dan melakukan pendekatan dengan tehnik komunikasi terapeuti

    Pendidikan Kesehatan Melalui Animasi Dua Dimensi Terhadap Pengetahuan dan Sikap Remaja Tentang HIV/AIDS

    Get PDF
    Insiden HIV di Indonesia mencapai 0,19 per 1000 penduduk. Jumlah orang dengan HIV di Lombok Barat sebanyak 126 jiwa serta orang dengan AIDS sebanyak 114 jiwa. Secara kumulatif jumlah orang dengan HIV/AIDS di wilayah Batulayar sebanyak 313 jiwa. Remaja termasuk kelompok usia yang rentan dengan perilaku beresiko terkena HIV/AIDS karena pergaulan dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan melalui animasi dua dimensi terhadap pengetahuan dan sikap remaja tentang HIV/AIDS di SMAN 1 Batulayar. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pre experimental dengan rancangan penelitian one grup pretest-posttest. Teknik pengambilan sampel menggunakan nonprobability sampling dengan total sampling. Analisa data yang digunakan adalah wilcoxon signed rank test dengan taraf signifikan 0,05. Berdasarkan hasil uji wilcoxon signed ranks, didapatkan nilai p sebesar 0,000. Dapat disimpulkan, ada pengaruh pendidikan kesehatan melalui animasi dua dimensi terhadap pengetahuan dan sikap remaja yang ditunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan pada remaja. Pendidikan kesehatan melalui animasi dua dimensi sangat bagus digunakan dalam proses belajar mengajar karena akan lebih mudah dipahami dan dimengerti untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap remaj

    Hubungan Dukungan Keluarga dengan Tingkat Stres Mahasiswa Keperawatan pada Penyusunan Karya Ilmiah

    Get PDF
    Dukungan keluarga adalah sikap, tindakan, dan penerimaan keluarga. Dukungan keluarga yang adekuat terbukti dapat meningkatkan fungsi kognitif dan kesehatan emosi, karena dukungan keluarga merupakan unsur terpenting dalam membantu individu menyelesaikan masalah. Dukungan keluarga yang diberikan meliputi dukungan emosional, instrumental, informasional, dan penilaian. Stress merupakan reaksi terhadap faktor fisik, psikologis, atau sosial yang mempengaruhi kesehatan jasmani atau rohani. Tujuan penelitian ini untuk membuktikan adanya hubungan dukungan keluarga dengan tingkat stress dalam penyusunan karya ilmiah pada mahasiswa D-III keperawatan STIKes St. Elisabeth Semarang. Desain penelitian ini adalah kuantitatif cross sectional. Sampel penelitian 33 responden dengan teknik total sampling. Data diperoleh dengan menggunakan kuesioner dukungan keluarga dan kuesioner depression anxiety stress scale. Data dianalisis dengan uji chi – square. Hasil uji chisquare menunjukkan bahwa tidak ada hubungan dukungan keluarga dengan tingkat stress dalam penyusunan karya ilmiah pada mahasiswa D-III keperawatan STIKes St. Elisabeth Semarang. Mahasiswa diharapkan mampu beradaptasi dan melakukan koping yang positif dan konstrukti

    Pengalaman Keluarga Dalam Merawat Anggota Keluarga Dengan Penyakit Jantung Koroner

    Get PDF
    PJK adalah penyakit yang terjadi sebagai manifestasi dari penurunan suplai oksigen ke otot jantung sebagai akibat penyempitan atau penyumbatan aliran darah arteri koronaria yang manifestasi kliniknya, tergantung pada berat ringannya penyumbatan arteri koronaria. ada beberapa gejala yang timbul pada pasien penyakit jantung koroner yaitu nyeri dada, sesak nafas, infark miokard. PJK dikenal juga dengan “Silence Killer” karena terkadang tidak menimbulkan gejala-gejalanya. Keberhasilan terapi untuk pasien PJK dipengaruhi oleh pengetahuan responden tentang PJK. Tujuan penelitian ini untuk mengeksplor  pengalaman keluarga dalam merawat anggota keluarga yang mengalami PJK di RSUD Wangaya Denpasar. Metode penelitian yaitu deskriftif kualitatif, dengan jumblahl 4 orang partisipan. Pengumpulan data menggunakan panduan wawancara dan didapatkan selama 2 minggu. Hasil analisa berdasarkan tema pemahaman keluarga tentang anggota keluarga dengan PJK kurang baik, reaksi psikologis keluarga tentang anggota keluarga dengan PJK masih belum dapat menerima kenyataan, reaksi psikologis keluarga terhadap penerimaan keluarga pada anggota keluarganya masih dalam tahap mulai menerima, hambatan keluarga dalam merawat cukup banyak, upaya mengatasi hambatan sudah bisa dengan baik diatasi oleh keluarga, dan harapan keluarga ingin mempertahankan keadaan klien dan mengurangi kekambuhan. Kesimpulanya bahwa pengalaman keluarga dalam merawat pasien dengan PJK masih kurang, sehingga perlu di kembangkan edukasi manajemen yang berkelanjutan dalam pelayanan kesehatan

    0

    full texts

    0

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal CARING (Center of Research Publication in Midwifery and Nursing)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇