Jurnal CARING (Center of Research Publication in Midwifery and Nursing)
Not a member yet
    166 research outputs found

    The The Relationship Level Of Anxiety Of Women In Delivery With The Type Of Delivery In The Delivery Ward At Sanjiwani General Hospital, Gianyar

    No full text
    Latar Belakang: Persalinan merupakan peristiwa yang seringkali menimbulkan kecemasan tinggi pada ibu. Kecemasan yang dialami oleh ibu dapat menghambat proses persalinan dengan adanya berbagai macam komplikasi yang menyertai. Hal tersebut dapat meningkatkan prevalensi persalinan dengan section caesarea. Tujuan Penelitian: mengetahui hubungan antara tingkat kecemasan ibu bersalin dengan jenis persalinan kala II. Penelitian ini merupakan penelitian longitudinal dengan pendekatan prospektif. Pengumpulan data dilaksanakan pada bulan Maret 2023 meliputi data primer dan data sekunder. Metodologi: Pengambilan sampel menggunakan teknik non probability sampling dengan metode purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 22 responden. Hasil: Sebanyak 36,4% ibu mengalami kecemasan dengan tingkat sedang serta 27,3% ibu memiliki riwayat persalinan dengan tindakan section caesarea. Berdasarkan hasil dari analisis fisher’s exact test diperoleh yakni sebanyak 56,3% ibu dengan jenis persalinan normal mengalami tingkat kecemasan ringan. Sedangkan untuk ibu bersalin dengan tindakan section caesarea diperoleh yakni 100% mengalami kecemasan tingkat sedang. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara tingkat kecemasan dengan jenis persalinan pada ibu yakni p value <0,05. Diharapkan adanya upaya yang signifikan dari pihak RSUD Sanjiwani untuk melakukan program terkait pelayanan asuhan sayang ibu sehingga mengurangi tingkat kecemasan pada ibu sehingga menekan angka persalinan dengan tindakan

    Pengaruh Penundaan Pemotongan Tali Pusat Terhadap Kadar Hemoglobin pada Bayi Baru Lahir di Rumah Sakit Prima Medika

    No full text
    Latar Belakang: Anemia defesiensi besi merupakan masalah kesehatan yang sering terjadi pada bayi dengan kejadian tertinggi pada umur 6- 24 bulan. Salah satu penyebab kejadian anemia adalah adanya ICC (Imediettly Cord Clamping) di setiap persalinan. Pengkleman tali pusat secepatnya akan mengambil darah bayi 54-160 cc. Tujuan penelitian: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penundaan pemotongan tali pusat terhadap kadar hemoglobin pada Bayi Baru Lahir. Metodelogi: Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Quasy Eksperiment dengan rancangan Posttest Only Control Group Design. Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling  dengan jumlah sampel sebanyak 30 bayi baru lahir terdiri dari 15 sebagai kelompok intervensi dan 15 sebagai kelompok kontrol. Hasil: Hasil penelitian didapatkan yaitu rata-rata kadar hemoglobin bayi baru lahir pada kelompok intervensi setelah diberikan perlakuan adalah 18,15 gram/dL dengan standar deviasi 1,08 sedangkan untuk kelompok kontrol post-test nilai rata- rata kadar haemoglobin bayi yaitu 16,29 gram/dL dengan standar deviensi 0,74. Hasil uji statistik menunjukan bahwa, nilai p=0,000 < 0,05. Kesimpulan: Berdasarkan uji statistic didapatkan ada pengaruh penundaan pemotongan tali pusat terhadap kadar hemoglobin pada Bayi Baru Lahir. Diharapkan hasil penelitian ini dapat dijadikan refrensi dalam menentukan kebijakan Rumah Sakit, khususnya dalam menerapkan penundaan pemotongan tali pusat sebagai upaya pencegahan anemia defisiensi besi

    Hubungan Resiliensi Keluarga dengan kekambuhan pada Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Wilayah Kerja UPTD. Puskesmas Nusa Penida I

    No full text
    Latar Belakang: Ada beberapa faktor yang terkait dalam proses perawatan penderita ODGJ dengan kekambuhan adalah adanya distres psikologis, keluarga menjadi depresi, koping, dukungan sosial, fungsi keluarga serta adanya resiliensi. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi hubungan resiliensi keluarga dengan kekambuhan pada orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Metedologi: Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian observasional analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah 43 keluarga ODGJ yang berada di wilayah kerja UPTD. Puskesmas Nusa Penida I. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Purposive Sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner dan uji statistic yang digunakan adalah Uji Chi- Square dengan ɑ 0,05. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara resiliensi keluarga dengan kekambuhan pada orang dengan gangguan jiwa. Hasil uji statistik dengan Chi Square mendapatkan nilai p= 0,013 (< α =0,05) ada hubungan signifikan antara resiliensi keluarga dengan kekambuhan orang dengan gangguan jiwa. Dengan demikian Resiliensi keluarga dapat menurunkan angka kekambuhan pada ODGJ. Kesimpulan Disarankan kepada masyarakat dalam peningkatan resiliensi keluarga bisa dilakukan melalui selalu memberi dukungan pada ODGJ dalam pengobatan dan perawatan gangguan jiwanya

    Gambaran Tingkat Kepuasan Pasien pada Pelayanan Anestesi Umum di Kamar Operasi RSUD dr. R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga

    No full text
    Latar belakang: Kepuasan pasien merupakan konsep kompleks yang sangat bergantung pada penilaian subjektif. Kepuasan pasien sangat berpengaruh terhadap kualitas pelayanan yang diberikan. kualitas berkaitan erat dengan kepuasan pasien kualitas pelayanan yang bermutu dan efektif di suatu rumah sakit meliputi pelayanan yang nyaman, petugas yang ramah, dan komunikasi yang baik. Tingkat kepuasan pasien berupa alat ukur yang dapat mempengaruhi kualitas pelayanan suatu instansi Kesehatan, seperti kepuasan dan ketidakpuasan pasien yang merupakan penilaian setiap pasien. Tujuan penelitian: Tujuan utama penelitian ini untuk mengetahui gambaran tingkat kepuasan pasien pada pelayanan anestesi umum di kamar operasi RSUD dr. R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga. Metedologi: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan observarsional deksriptif. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 140 anestesi umum dengan tekhnik Purpose Sampling. Hasil: Hasil analisis penelitian ini menunjukkan bahwa nilai perempuan sejumlah 112 orang (80%), usia sebagian besar remaja awal (26-45) tahun sejumlah 67 orang (47.9%), dan pendidikan sebagian besar sekolah menengah pertama sejumlah 85 orang (60.7%). Tingkat kepuasan responden anestesi umum dalam kategori puas sejumlah 111 orang (79.3%). Kesimpulan: Hasil penelitian ini dapat disimpulkan rata-rata pasien puas sejumlah 111 orang (79.3%) pada pelayanan anestesi umum di kamar operasi RSUD dr. R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga sedangkan pasien tidak puas sejumlah 29 orang (20.7%)

    Edukasi Senam Hamil Pada Ibu Hamil Trimester III Sebagai Persiapan Persalinan Di TPMB Lia Maria Bandar Lampung

    No full text
    Senam hamil merupakan suatu metode penting untuk mempertahankan atau memperbaiki keseimbangan fisik ibu hamil dan merupakan terapi latihan yang diberikan pada ibu hamil. Manfaat senam hamil diantaranya  selama kala I dapat menurunkan insidensi partus lama, mengurangi rasa sakit dan menurunkan kecemasan ibu dalam menghadapi proses persalinan, karena latihan latihan senam hamil yang rutin dapat mempengaruhi elastisitas otot dan ligamen yang ada di panggul, serta mengatur teknik pernafasan dan memperbaiki sikap tubuh. Manfaat senam hamil selama kala II dapat membantu ibu menjalani persalinan yang normal dengan lama persalinan yang normal pula, karena pada senam hamil ibu telah dibimbing cara mengejan dan mengatur napas, mengatur kontraksi dan relaksasi serta melatih kelenturan otot-otot dinding perut dan dasar panggul sehingga memudahkan proses persalinan. Selama persalinana kala III dan kala IV latihan senam hamil sangat bermanfaat dalam mencegah perdarahan berlebihan, karena dapat meningkatkan kemampuan mengkoordinasikan kekuatan kontraksi otot Rahim. Tujuan Penelitian: Dengan adanya edukasi senam hamil ini, diharapkan para ibu hamil hamil dapat mengetahui manfaat dari senam hamil dan dapat mempraktian langsung guna mempermudah ibu pada saat menjelang persalinan. Metedologi: Metode yang digunakan yaitu praktik senam hamil pada ibu hamil di TPMB Lia Maria Bandar Lampung. Waktu pelaksanaan dilakukan pada hari Kamis/ 12 Januari 2023. Hasil Telah dilakukan praktik senam hamil di TPMB Lia Maria Bandar Lampung pada hari Kamis/ 12 Januari 2023. Jumlah peserta ibu hamil yang mengikuti senam hamil yaitu sebanyak 7 orang, dimana seluruh ibu hamil yang melakukan senam hamil seluruhnya pada kehamilan Trimester III.  Kesimpulan: Kegiatan ini berjalan sesuai yang direncanakan dan berjalan lancar dari awal hingga akhir acara. Para ibu hamil dapat mempraktikkan langsung tahapan di setiap gerakan senam hami

    Asuhan Kebidanan Paripurna Pada Kehamilan Risiko Tinggi (Skor Poedji Rochjati 10)

    No full text
    Latar Belakang: Kehamilan risiko tinggi merupakan kondisi kehamilan yang memiliki risiko terjadinya  morbiditas dan mortalitas selama persalinan atau nifas. Upaya yang dapat dilakukan yaitu dengan melakukan asuhan kebidanan secara Continuity of Care (CoC) pada ibu mulai masa hamil, bersalin, nifas, neonatus dan KB. Tujuan Penelitian: Tujuan studi kasus yaitu memberikan asuhan kebidanan paripurna pada Ny “M” dari masa kehamilan sampai dengan KB. Metedologi: Penelitian menggunakan desain kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus tunggal. Metode pengumpulan data dengan wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Hasil: Hasil asuhan kebidanan pada Ny.”M” G3P2002 yaitu kehamilan tergolong risiko tinggi dengan Skor Poedji Rochjati 10 (usia ≥35 tahun dan jarak anak ≥10 tahun). Pada masa hamil, Ny. “M” mengeluh nyeri pinggang. Ibu bersalin di RSUD Kabupaten Kediri secara normal dan tidak ditemukan masalah. Pada masa nifas, ibu mengeluh nyeri jahitan perineum. Pada neonatus, terdapat penurunan berat badan di minggu pertama. Ibu memilih menggunakan metode kontrasepsi AKDR post plasenta dan tidak ditemukan masalah. Penatalaksanaan dengan pendekatan terapi komplementer sudah diberikan sesuai diagnosa atau masalah yang ditemukan. Kesimpulan Asuhan kebidanan paripurna pada Ny “M” dengan kehamilan risiko tinggi dapat mencegah terjadinya risiko komplikasi baik pada ibu maupun bayi

    The Pengaruh Berat Badan Lahir, Asfiksia dan Jenis Persalinan terhadap Kejadian Ikterus pada Neonatus di Rumah Sakit Umum Daerah TGK CHIK Ditiro Sigli Kabupaten Pidie

    No full text
    Latar Belakang: Ikterus neonatus atau hiperbilirubinemia menyebabkan bayi terlihat berwarna kuning karena belum matangnya fungsi hati pada bayi untuk memproses eritrosit. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui Pengaruh Berat Badan Lahir, Asfiksia dan Jenis Persalinan Terhadap Kejadian Ikterus Pada Neonatus. Metedologi: Desain penelitian metode retrospektif dilakukan di Rumah Sakit Umum Daerah Tgk Chik Ditiro Sigli Kabupaten Pidie. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling  sebanyak 230 orang. Alat pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini yaitu data yang berasal dari Rekam Medik. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa neonatus yang mengalami ikterus sebanyak 39 responden (17%) dan yang tidak mengalami ikterus sebanyak 191 responden (83%), ada pengaruh berat badan lahir terhadap kejadian ikterus pada neonatus dengan nilai P-value 0,012 ≤ 0,05, ada pengaruh asfiksia terhadap kejadian ikterus pada neonatus dengan nilai P-value 0,000 ≤ 0,05 dan tidak ada pengaruh jenis persalinan terhadap kejadian ikterus pada neonatus dengan nilai P-value 0,822 ≤ 0,05. Kesimpulan terdapat pengaruh berat badan lahir, asfiksia terhadap kejadian ikterus pada neonatus dan tidak ada pengaruh jenis persalinan terhadap kejadian ikterus pada neonatus

    Pengaruh Pijat Kehamilan terhadap Kualitas Tidur Ibu Hamil Trimester III di Praktik Mandiri Bidan Salfiana Ndun S.Keb

    No full text
    Latar Belakang: Gangguan tidur adalah keluhan yang sering terjadi pada ibu hamil trimester III. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi kualitas tidur ibu hamil trimester III yaitu Peningkatan frekuensi buang air kecil, hal ini terjadi karena berkurangnya kapasitas kandung kemih akibat dari uterus yang membesar seiring dengan usia kehamilan tua dan bagian presentasi janin bagian bawah yang semakin mencapai panggul. Salah satu terapi non farmakologi untuk mengatasi kesulitan tidur pada ibu hamil yaitu pijat hamil. Tujuan Penelitian: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pijat kehamilan terhadap kualitas tidur ibu hamil. Metedologi: Desain penelitian ini menggunakan Quasy Experiment dengan one group pre test post test design. Pengambilan sampel secara purposive untuk 39 ibu hamil diberikan pijat hamil sesuai SOP. Pengukuran kualitas tidur menggunakan kuisioner PSQI. Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober 2022 hingga bulan November 2022 di Praktik Mandiri Bidan Selfiana Ndun S.Keb. Analisis data mengunakan teknik Shapiro Wilk Test. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa didapatkan nilai p-value 0,000 < 0,05. Kesimpulan: Terdapat pengaruh pijat kehamilan terhadap kualitas tidur ibu hamil trimester III secara signifikan

    Pengaruh Massage Endorphin Terhadap Penururnan Intensitas Nyeri Punggung Bawah Pada Ibu Hamil Trimester III di PMB Ni Gusti Putu Sutreptininghati, A.Md.Keb

    No full text
    Latar belakang: Nyeri punggung bawah pada kehamilan menjadi masalah yang menggangu kenyamanan ibu saat menjalani proses kehamilan. Salah satu cara mengatasinya dengan terapi nonfarmakologi yaitu massage endorphin. Tujuan penelitian: untuk mengetahui pengaruh massage endorphin terhadap penurunan intensitas nyeri punggung bawah pada ibu hamil trimester III. Metodelogi: Desain penelitian pra ekspermental dengan pendekatan one grup pretest posttes design. Pengambilan sampel dengan purposive sampling dari bulan November sampai Desember 2022 sebanyak 30 responden di PMB Ni Gusti Putu Sutreptininghati, A.Md.Keb, diberikan kusioner NRS, analisa data yang digunakan univariat dan bivariat. Hasil: hasil uji Wilcoxon sign rank test dengan α =0,05 menunjukkan p = 0,001 sehingga p<0,05. Kesimpulan: Massage endorphin adalah salah satu alternatif nonfarmakologi untuk mengatasi keluhan nyeri punggung pada ibu hamil trimester III dengan usia kehamilan 36 minggu keatas

    Hubungan Etos Kerja Dengan Organizational Citizenship Behavior Perawat Di Rumah Sakit X Lamongan

    No full text
    Latar Belakang: Fenomena yang terjadi saat ini yaitu masih banyaknya perawat yang menggunakan waktu kerja secara tidak efektif, acuh terhadap pekerjaan karyawan lain, saling lempar pekerjaan, dan tidak bisa bekerja sama dengan rekan kerja hal ini dikarenakan masih banyak perawat yang kurang memiliki dan memahami sikap Organizational Citizenship Behavior (OCB) dengan rekan kerjanya. Tujuan Penelitian: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan etos kerja dengan OCB perawat di Rumah Sakit Umum Muhammadiyah Babat. Metedologi: Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasional dan metode cross sectional dengan menggunakan teknik cluster sampling didapatkan 48 responden. Data penelitian diambil menggunakan kuisioner etos kerja dan kuesioner OCB. Hasil: Penelitian ini diQ`dapatkan hasil etos kerja perawat yang tinggi yaitu sebanyak 25 perawat (52,1%) dan sebagian besar perawat memiliki sikap OCB yang sedang sebanyak 28 perawat (58,3). Penelitian ini menggunakan uji spearman rank dan di peroleh nilai p = 0,000 dengan nilai rs = 0,557 dengan kekuatan hubungan yang kuat yang artinya ada hubungan etos kerja dengan OCB perawat di Rumah Sakit Umum Muhammadiyah Babat. Kesimpulan: Berdasarkan penelitian diharapkan perawat dapat mempertahankan etos kerjanya dengan cara menanamkan sifat kemandiriannya serta menanamkan kerja keras dalam dirinya dan meningkatkan sikap OCBnya dengan cara menumbuhkan rasa keperdulian dalam tolong menolong kepada rekan kerjany

    0

    full texts

    0

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal CARING (Center of Research Publication in Midwifery and Nursing)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇