eJournal of Sunan Gunung Djati State Islamic University (UIN)
Not a member yet
    11129 research outputs found

    Perempuan, Aktivitas Keagamaan dan Ruang Publik: Analisis Hybrid Role di Dusun Semampir, Sidomulyo, Jawa Timur

    No full text
    Agama yang kerap kali digunakan sebagai alat legitimasi atas patriarki dalam tatanan sosial, tidak secara jelas ditemukan dalam tatanan masyarakat dusun Semampir, Sidomulyo, Jawa Timur. Melalui aktivitas keagamaan: Diba\u27an, rutinan, tahlilan dan manaqiban, perempuan-perempuan setempat mampu mewujudkan ruang publik beriringan dengan perannya dalam ruang domestik. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Adapun pengambilan data dilakukan dengan wawancara dan observasi lapangan. Artikel ini berargumen bahwa perempuan-perempuan dusun Semampir dengan ragam multiperan, mampu berpartisipasi aktif dalam kegiatan-kegiatan keagamaan. Melalui kegiatan tersebut, mereka mampu berperan aktif dalam ruang publik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa partisipasi perempuan di ruang publik melalui beberapa praktik keagamaan seperti Tahlilan, Ratiban, Manaqiban, Diba’an relevan terhadap strategi hibrida. Aspek relevan terletak bahwa kepercayaan subject terhadap ragam peran yang mampu disandang secara bersamaan. Perempuan-perempuan dusun Semampir percaya bahwa partisipasi keagamaan dapat dilakukan tanpa mengganggu tugas-tugas domestik

    Work Life Balance Pemimpin Perpustakaan Perempuan: Studi Kasus Pada Perpustakaan Perguruan Tinggi

    No full text
    Memiliki peran yang ganda sebagai seorang ibu rumah tangga maupun pekerja tentunya membuat beban menjadi ganda pula. Agar semua berjalan dengan semestinya, maka diperlukan tatanan agar pekerjaan dengan peran sebagai ibu rumah tangga dapat berjalan sebagaimana mestinya. Pada dasarnya pemimpin seringkali dikaitkan dengan seorang laki-laki, namun belakangan hal itu terpatahkan, karena mulai banyak bermunculan pemimpin perempuan. Hal ini tentunya menjadi sebuah tantangan bagi seorang perempuan dalam menjadi pemimpin dinstansi, dan tentu juga bukan hal yang muda, oleh karenanya penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran strategi  dari work life balance pada pemimpin perpustkaan perempuan di tingkat universitas. Menggunakan sebuah metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi yang mana dalam mendapapatkan data menggunakan wawancara secara mendalam kepada tiga informan diantara kepala perpustakaan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Univeristas Setia Budi Solo, serta UIN Syaifuddin Zuhri.  Hasil yang didapat ialah gambaran dari work life balance terdapat tiga aspek yang diterapkan oleh informan yaitu time balance, Involment balance, serta satisfaction balance. Dan ada lima strategi yang digunakan yaitu Outsourching, alternating, bundling, simplifying, serta techflexing. Adanya aspek serta strategi tersebut ketiga informan sudah melaksanakan tanpa mereka sadari sebelumnya

    Membongkar Tabu Kekerasan Seksual terhadap Laki-Laki: Pendekatan Hak Asasi Manusia dan Keadilan Gender di Era Kontemporer

    No full text
    Artikel ini membahas kekerasan seksual terhadap laki-laki sebagai bagian dari keadilan gender dan hak asasi manusia. Kekerasan seksual terhadap laki-laki sering kali diabaikan dalam diskusi tentang kekerasan seksual, tetapi artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi perspektif hak asasi manusia dan keadilan gender tentang masalah ini di era kontemporer serta untuk meningkatkan kesadaran dan perlindungan terhadap korban kekerasan seksual laki-laki dan menghapus stigma dan stereotip yang terkait dengan korban laki-laki. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif mendalam dengan menggunakan tinjauan literatur dan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di era kontemporer, telah terjadi pergeseran yang signifikan dalam pemahaman dan perhatian terhadap kekerasan seksual terhadap laki-laki. Banyak lembaga pemerintah dan non-pemerintah yang semakin peduli dan terlibat dalam menangani masalah ini. Masyarakat juga semakin terbuka terhadap isu-isu keadilan gender yang diadvokasi di berbagai bidang, seperti pendidikan, komunitas, dan masyarakat umum. Hal ini menunjukkan adanya kemajuan dalam upaya memerangi kekerasan seksual dan mempromosikan keadilan bagi semua individu, tanpa memandang jenis kelamin

    Reassessing Bassam Tibi’s critique of the Islamic purification movement: A hadith and Salafi tradition perspective

    No full text
    This article critically examines Bassam Tibi\u27s conception of contemporary Islamic purification movements in his work "Islamism and Islam" using hadith criticism methodology and the Salaf scholars\u27 tradition as analytical frameworks. The research identifies three fundamental problems in Tibi\u27s thought construction based on manhaj an-naqd al-hadith and the Salaf scholars\u27 critical methodology. First, methodological inconsistencies in understanding the concepts of bid\u27ah and purification, which contradict the basic principles established in authentic hadiths concerning renewal (tajdid) and purification (tasfiyah). Second, epistemological errors in comprehending the relationship between revealed texts (nass) and ijtihad, which deviate from the Salaf scholars\u27 methodology in understanding the dynamic interaction between the two. Third, secularist bias in analyzing Islamic purification movements that contradicts the Salaf approach in understanding the concept of asalah (authenticity). This research argues that while Tibi raises important issues about extremism in contemporary purification movements, his analysis fundamentally contradicts the hadith criticism methodology and Salaf scholars\u27 tradition. The article concludes that a more balanced approach is needed in examining Islamic purification movements, one that integrates hadith criticism methodology and the Salaf scholars\u27 approach while maintaining a critical stance toward contemporary deviations in Islamic purification practices

    Utilization of Jumbo animated movie as a medium for moral learning

    No full text
    This study explores the use of animated films as a medium for internalizing moral values in Islamic elementary schools, specifically focusing on the implementation of the animated film Jumbo at MIS Al-Huda Haurwangi, Cianjur. Using a qualitative case study approach, data were collected through observation, interviews, and documentation. The findings reveal that although the film was shown only once, it effectively engaged students and facilitated their understanding of moral values such as honesty, responsibility, politeness, and cooperation. Students demonstrated enthusiasm during the screening and were able to identify moral lessons through guided discussions led by the teacher. However, the study also highlights challenges, including limited technological infrastructure and the dependence on the teacher’s ability to facilitate reflection. Despite its single-session implementation, the animated film proved to be a promising alternative for moral education, particularly for younger students who benefit from concrete visual examples. The research recommends enhancing multimedia facilities in madrasahs and providing teacher training to maximize the potential of digital media in character education. This study contributes to the growing body of literature on innovative pedagogical tools in Islamic education and underscores the importance of contextualizing digital media within traditional learning frameworks

    Strategi Konten Dakwah Media Sosial

    No full text
    This study aims to find out what the strategy of Xkwavers is like in delivering da\u27wah through social media content on K-popers. The study used descriptive qualitative methods by obtaining data through interviews and content observations on the subjects studied. The theory used in this study is a communication strategy written by Hafied Cangara in his book Planning and Communication Strategy. This thought was adopted from what Harold Laswell said. Next there is medium theory and hypodermic syringe theory. The startegi da\u27wah conducted by Xkwavers is a sentimental da\u27wah startegi, startegi da\u27wah, rational and startegi indrawi da\u27wah from Albayanuni. The conclusion of the research is that da\u27wah can be done according to the jamanya. The use of social media is quite effectively used today, plus the existence of communication strategies and da\u27wah strategies used for the delivery of da\u27wah. Keywords : Albayanuni Dakwah Strategic; Social Media; Content; Strategi

    Analisis Retorika Dakwah Digital Ustadz Abu Bassam Oemar Mita dalam Teori Retorika Aristoteles

    No full text
    This study analyzes the digital da\u27wah rhetoric used by Ustadz Abu Bassam Oemar Mita through Aristotle\u27s classical rhetoric theory approach, which consists of three main elements: ethos (credibility), pathos (emotion), and logos (logic). This study found that Ustadz Oemar Mita\u27s ethos is built through a strong scientific background, consistency of preaching, and a simple lifestyle. The pathos aspect is evident in his ability to evoke the audience\u27s emotions through a rhetorical language style, real-life examples, and expressive intonation. Meanwhile, his logos can be seen from the systematic use of arguments, contextual reasoning, and logical and easy-to understand arguments. Keywords : Digital preaching, Aristotle\u27s rhetoric, ethos, pathos, logos, Ustadz Oemar Mita

    Peran Komunitas Gerakan Mengajar Desa dalam Mengembangkan Pendidikan Masyarakat

    No full text
    Indonesia dinobatkan sebagai negara yang mempunyai komunitas terbanyak didunia yaitu sekitar 395.000 komunitas, serta pendidikan memiliki peran krusial dalam pembangunan suatu negara. Di Indonesia, pendidikan dianggap sebagai salah satu pilar utama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mencapai pembangunan yang berkelanjutan. Tujuan penelitian ini untuk memaparkan sistematika program, tahapan pelaksanaan, dan hambatan serta hasil dari pelaksanaan pengabdian. Metode penelitian yang digunakan yaitu dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa program yang dilakukan meliputi pengabdian kepada masyarakat desa, dengan tahapan-tahapan meliputi : survei, perizinan, pelaksanaan kurikulum pengabdian dan pelaporan hasil pengabdian, dan hasil dari pengabdian ini adalah didapatkan dari feedback masyarakat terhadap program pengabdian, mereka merasa terbantu dengan diberikannya motivasi belajar oleh komunitas gerakan mengajar desa yang telah menjalankan peranannya sebagai komunitas yaitu dalam menjalankan program-program pengabdian, dan dilakukan secara terorganisir. Kata Kunci : Peran; Komunitas; Pendidikan Masyarakat

    Kaderisasi Pemuda Masjid Salman (Studi Deskriptif pada program Salman Spiritual Camp Masjid Salman ITB)

    No full text
    Masjid kampus hadir memberikan wadah bagi generasi muda untuk meningkatkan kualitas intelektual dan spiritualnya melalui program kaderisasi, salah satunya yaitu program kaderisasi dasar Salman Spiritual Camp. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsep kaderisasi, strategi pemberdayaan pemuda yang dilaksanakan oleh program SSC  dalam memberdayakan pemuda melalui kegiatan kaderisasi di lingkungan masjid sebagai pusat locality development, serta output yang dihasilkan dalam  program tersebut. Data dalam penelitian ini bersifat kualitatif dengan metode deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa program  SSC merupakan bentuk pemberdayaan pemuda yang dilakukan oleh BMKA Salman melalui program kaderisasi. Pada prosesnya kader dilibatkan dalam proyek inovatif berupa PKP (Proyek Kebaikan Pribadi) dan solutif pada permasalahan umat. Selain itu, para kader difasilitasi dengan mentor yang sudah terlatih melalui kegiatan mentoring kelompok keluarga. Konsep program SSC sejalan dengan misi Masjid Salman yaitu mendorong kader untuk membangun peradaban Islami, dengan menitikberatkan penanaman 7 nilai Salman. Kata Kunci : Kaderisasi; Masjid; Program; Pemberdayaan; Pemud

    Metode Dakwah Gus Baha Melalui Humor Di Channel YouTube Santri Gayeng

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui bagaimana bentuk metode dakwah Gus Baha, (2) untuk mengetahui bagaimana bentuk humor Gus Baha dalam berdakwah di channel youtube santri gayeng. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan jenis studi deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi online dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dengan mendownload video, mengamati, menyalin data dalam bentuk kata dan membuat kesimpulam. Kesimpulan dalam penelitian ini. Pertama Dalam berdakwah Gus Baha menggunakan bentuk humor edukatif, tidak sehat dan tidak rasis. Humor yang disampaikan selalu relevan dengan pesan-pesan yang disampaikan artinya memiliki makna dan memudahkan mad’u untuk memahami dakwahnya. Humor ini juga memiliki sisi positif yaitu mampu menambah keakraban da’I dengan mad’u. Gus Baha tidak pernah mengeluarkan kata-kata kotor, cacian dan makian dalam berdakwah. Beliau menjaga esensi dari dakwah tersebut. Sehingga inilah pentingnya seorang da’I memiliki penguasaan ilmu yang baik dalam berdakwah agar terhindar dari hal-hal yang tak di inginkan seperti cacian atau makian saat berdakwah. Kedua Sedangkan metode yang digunakan Gus Baha dalam berdakwah ialah metode hikmah. Gus Baha dalam berdakwah serius ingin memberi pelajaran dengan bahasa yang sopan dan disertai dalil-dalil yang berkaitan dengan materi yang disampaikan. Kata Kunci : Metode Dakwah; Youtube santri gayeng; Gus Bah

    8,406

    full texts

    11,129

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    eJournal of Sunan Gunung Djati State Islamic University (UIN)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇