Institut Teknologi Nasional: Jurnal Itenas Online
Not a member yet
1717 research outputs found
Sort by
Kendali Robot Spray Disinfektan Otomatis
ABSTRAKPenyebaran Covid-19 dapat diminimalisir dengan bebeberapa cara diantaranya penyemprotan antiseptik. Tujuan penelitian ini menghasilkan robot yang berguna meminimalisir penyebaran Covid-19 dengan sistem kontrol otomatis menggunakan Arduino Uno R3 serta panel surya yang dikoneksikan dengan sistem IoT (Internet Of Things). Penelitian ini menggunakan metode penelitian yang terdiri dari empat tahapan: 1). Mendesain (merancang) alat, 2). Tahapan pembuatan alat, 3). Tahapan ujicoba alat, 4) Tahapan analisis alat. Ketika ada benda yang berada pada titik atau jarak tertentu maka sensor ultrasonik akan mendeteksinya dan akan mengirimkan sinyal ke mikrokontroler selanjutnya robot akan bekerja kembali seuai perintah dari android. Hasil pengujian saat ada obstacle dengan nilai v= 11,40 Volt di dapat nilai acuan pengukuran dan nilai hasil pengkuruan memiliki nilai rentang error tertinggi pada saat nilai acuan 55 cm dan nilai hasil pengukuran 52 cm. Pengujian RPM pada roda kiri posisi (maju) nilai tertinggi sebesar 40,0 RPM dan roda kanan 39,7 RPM.Kata kunci: Arduino, robot, android, IoT, Covid-19, panel surya ABSTRACTThe spread of Covid-19 can be minimized in several ways, including spraying antiseptics. The purpose of this research is to produce a robot that is useful for minimizing the spread of Covid-19 with an automatic control system using Arduino Uno R3 and solar panels that are connected to the IoT (Internet Of Things) system. This study uses a research method consisting of four stages: 1). Designing (designing) tools, 2). Stages of making tools, 3). Stages of testing tools, 4) Stages of tool analysis. When there is an object that is at a certain point or distance, the ultrasonic sensor will detect it and will send a signal to the microcontroller then the robot will work again according to the command from the android. The test results when there is an obstacle with a value of v = 11.40 Volts the measurement reference value is obtained and the measurement result value has the highest error range value when the reference value is 55 cm and the measurement value is 52 cm. RPM testing on the left wheel position (forward) the highest value of 40.0 RPM and the right wheel 39.7 RPM.Keywords: Arduino, robot, android, IoT, Covid-19, solar panel
Analisis Kinerja FBMC OQAM menggunakan Kode Konvolusi
ABSTRAKSistem FBMC merupakan teknologi MCM yang dapat menyediakan laju data bit yang tinggi. Modulasi digital OQAM digunakan untuk meningkatkan bit rate. Pengkodean kanal digunakan untuk mengoreksi kesalahan yang diakibatkan noise. Penilitian ini menggunakan pengkodean kanal kode konvolusi yang digunakan pada bagian pengirim dan algortima viterbi pada bagian penerima. Simulasi dilakukan pada FBMC OQAM dengan kode konvolusi dan tanpa kode konvolusi dengan perbandingan parameter BER dan kapasitas kanal terhadap SNR. Hasil penelitian menunjukan FBMC OQAM dengan kode konvolusi lebih baik daripada FBMC OQAM tanpa kode konvolusi pada SNR tinggi. Pada FBMC OQAM untuk mencapai BERÂ 10-3 membutuhkan SNR 17 dB sedangkan pada FBMCÂ OQAM dengan kode konvolusi membutuhkan SNR 16 dB. Peningkatan SNR dapat meningkatkan kapasitas kanal yang dihasilkan, pada SNR 0 dB menghasilkan 0,4535 bps/Hz dan SNR 20 dB menghasilkan 5,858 bps/Hz.Kata kunci: kode konvolusi, algoritma viterbi, FBMC, OQAM, BERÂ ABSTRACTThe FBMC system is an MCM technology that can provide high bit data rates. OQAM digital modulation is used to increase the bit rate. Channel coding is used to correct errors caused by noise. This research uses convolutional code channel coding used on the sender and viterbi algorithms on the receiver. Simulations are carried out on FBMC OQAM with convolutional code and without convolutional code with a comparison of BER parameters and channel capacity to SNR. The results showed that FBMC OQAM with convolutional code was better than FBMC OQAM without convolutional code at high SNR. In FBMC OQAM to reach BER 10-3Â requires SNR of 17 dB while in FBMC OQAM with convolutional code requires SNR of 16 dB. Increasing SNR can increase the resulting channel capacity, at 0 dB SNR it produces 0.4535 bps / Hz and SNR 20 dB produces 5.858 bps / Hz.Keywords: convolutional code, viterbi algorithm, FBMC, OQAM, BE
Evaluasi Kinerja Testbed Routing Protocol berbasis NodeMCU ESP8266 pada Perangkat IoT
AbstrakJaringan Ad hoc pada perangkat Internet of Things (IoT) mempunyai sifat yang yang dinamis dengan node pada jaringan yang berperan sebagai router dan bergerak bebas secara random tanpa bantuan infrasturktur komunikasi sehingga topologi berubah sangat cepat seiring dengan perubahan posisi. Perubahan ini sangat mempengaruhi kualitas layanan pada perangkat IoT itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi protocol routing yang sudah ada dengan cara mengimplementasikan routing protocol tersebut di perangkat testbed berbasis NodeMCU ESP8266. Hal ini bertujuan untuk memilih protocol routing yang paling optimal sebelum proses implementasi dilaksanakan. Pengujian ini berlaku untuk routing protocol yang sudah ada maupun yang baru. Kinerja protocol jaringan diukur melalui nilai Quality of Service (QoS) ditempatkan pada scenario berbeda yang terdiri dari throughput, delay, jitter, dan packet delivery ratio sesuai dengan perbedaan beban jaringan, mobilitas, dan ukuran jaringan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa testbed yang dibangun berhasil mensimulasikan routing protocol yang ada untuk menghasilkan QoS yang baik pada perangkat IoT.Kata kunci: IoT, routing protocol, testbed, QoS.AbstractAd hoc networks on Internet of Things (IoT) devices have dynamic characteristics where the nodes on this network can operate as routers and move freely randomly without using any communication infrastructure so that the topology changes very quickly along with changes in position. This adjustment has a significant impact on the IoT device's service quality. This study aims to evaluate the existing routing protocols by implementing the routing protocol in a testbed based on NodeMCU ESP8266. It aims to choose the most optimal routing protocol before the implementation process is carried out. This test applies to both existing and new routing protocols. Network protocol performance is measured by the Quality of Service (QoS) value which includes throughput, delay, jitter, and packet delivery ratio in different scenarios based on network load, mobility, and different network sizes. The results show that this study was successful in simulating routing protocol in order to provide good QoS on IoT devices.Keywords: IoT, routing protocol, testbed, QoS
Sumberdaya Alam Lithium Indonesia
ABSTRAKLithium adalah salah satu mineral yang mempunyai permintaan yang paling tinggi dalam Revolusi Industri Keempat. Indonesia yang kekayaan alam nikelnya besar, ingin menjadi negara penghasil baterai. Oleh karena itu, diperlukan investigasi sumber bahan baku utama lainnya dalam produksi baterai. Sumber daya bahan baku utama baterai adalah Lithium. Penyelidikan litium sebagai sumber bahan baku di Indonesia telah dilakukan melalui tinjauan pustaka. Sumber daya alam litium ditemukan di air laut, Brine, mineral, dan tanah liat. Endapan yang mengandung Mineral Lithium terdapat di beberapa tempat di Indonesia dalam jumlah dan konsentrasi yang kecil. Sebagai negara yang dilalui cincin api, Indonesia memiliki banyak mata air panas dan Brine yang mengandung Lithium. Tanah liat yang mengandung litium ditemukan dalam bentuk slurry (brine dan lumpur tanah liat), seperti pada lumpur Bleduk Kuwu dan lumpur Sidoharjo. Bittern sebagai limbah industri garam memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai sumber Lithium di IndonesiaKata kunci: Lithium, Sumber Air Panas, Brine, Clay, Bittern   ABSTRACTLithium is one of most demanding minerals in The Fourth Industrial Revolution. Indonesia whose large Nickel natural resources, wants to become a battery producing country. Therefore an investigation of other main raw material sources in battery production is needed. The main raw material resource for batteries is Lithium. The investigation of lithium as raw material resource in Indonesia has been carried out through a literature review. Lithium natural resources are found in sea water, Brine, minerals, and clay. Mineral Lithium containing deposits are found in several places in Indonesia in small amounts and concentrations. As a country through which the ring of fire passes, Indonesia has a lot of hot spring water and Brine containing Lithium. Clay containing lithium is found in the form of slurry ( brine and clay mud), such as in the Bleduk Kuwu mud and the Sidoharjo mud. Bittern as a waste of salt industries has great potential to be developed as a source of Lithium in IndonesiaKeywords: Lithium, Hot Spring Water, Brine, Clay, Bittern Â
Distance Learning Training with Google Classrom at SMAN 1 Sibabangun Regency Central Tapanuli
In distance learning, the role of technology is needed to be able to connect with one another. One of the learning media that can be used for distance learning is Google Classroom. Mastery of technology and information for teachers at SMAN 1 Sibabangun, Central Tapanuli Regency is very necessary in this distance learning. The effort that must be made by a teacher in providing distance learning is to create media such as Google Classroom. Through Google Classroom, teachers can create classes for teaching and learning activities and students can take classes. In this training, teachers can give assignments, provide assessments of student assignments, import learning materials, and also make quizzes for students. The result of the service carried out is that the teacher is able to make learning media using google classroom so that distance learning can run more effectively. With the dedication that is carried out, it can realize the vision and mission of the SMAN 1 Sibabangun school, Central Tapanuli Regency. The results of the questionnaire from this community service activity are very good at 42.94%, good at 48.89%, enough at 7.6%, less at 0.55%, and very poor at 0.01%
Pengaruh Konsentrasi NaCl terhadap Parameter Elastik Pasir Tersaturasi
AbstrakTelah dilakukan penelitian mengenai pengaruh konsentrasi larutan natrium klorinda (NaCl) yang disaturasikan pada sampel (core) pasir terhadap parameter elastik. Core dibuat dengan diameter 7,5 cm dan panjang 10 cm. Core dicetak dengan tekanan sebesar 5,8×104 N/m2. Core yang telah dicetak disaturasi dengan larutan NaCl yang divariasikan kosentrasinya dari 0 ppm hingga 360000 ppm (titik jenuh NaCl) selanjutnya dirambatkan gelombang seismik/elastik menggunakan Sonic Wave Analyzer (SOWAN), dari pengukuran ini akan diperoleh waktu tempuh gelombang (delay) pada sampel. Berdasarkan waktu tempuh, kecepatan gelombang primer dan sekunder pada Core diketahui. Hasil yang diperoleh berupa parameter elastisik dari Core seperti modulus Young, Modulus Bulk, Modulus Geser dan Konstanta Lame. Modulus Young Core berkisar antara 7,8×107Pa-1,8×109Pa, modulus Bulk sebesar 1,8×107Pa-8,9×108Pa, modulus geser antara 5,1×107Pa-7,6×108Pa dan Konstanta Lame berkisar antara 1,8×108Pa-3,4×109Pa. AbstractResearch has been carried out on the effect of saturated sodium chloride (NaCl) solution concentration in sand samples (cores) on elastic parameters. This research was conducted to determine the differences in the elastic core parameters according to the concentration of NaCl that saturates them. The cores are made with a diameter of 7.5 cm and a length of 10 cm. The cores are molded at a pressure of 5,8×104 N/m2. The cores that have been printed are saturated with NaCl solution with varying concentrations from 0 ppm to 360000 ppm (saturation point of NaCl) then propagated seismic/elastic waves using a Sonic Wave Analyzer (SOWAN), from this measurement the wave travel time (delay) will be obtained in the sample. Based on the travel time, the primary and secondary wave velocities at the Core are known. The core elastic parameters was obtained such as Young's modulus, Bulk modulus, Shear modulus and Lame's constant. Young Core modulus ranges from 7,8×107Pa-1,8×109Pa, Bulk modulus of 1,8×107Pa-8,9×108Pa, shear modulus between 5,1×107Pa-7,6×108Pa and Lame Constant ranges between 1,8×108Pa-3,4×109Pa
Sistem Informasi Peminjaman Barang Berbasis Web dengan Metode Waterfall
AbstrakProses peminjaman barang untuk keperluan praktikum merupakan aktifitas yang rutin dilakukan. Pada umumnya peminjaman barang dilakukan oleh mahasiswa atau dosen kepada staf laboratorium dengan mengisi form peminjaman secara tertulis. Namun dalam proses peminjaman tersebut ada kalanya staf laboratorium kewalahan ketika proses peminjaman barang banyak sekali karena staf laboratorium harus mengecek keberadaan barang satu persatu secara manual. Oleh karena permasalahan tersebut maka pada penelitian ini akan didesain dan dibangun sistem informasi peminjaman barang berbasis web yang berfungsi untuk mempermudah staf laboratorium dalam pengelolaan data barang. Dengan sistem informasi peminjaman barang proses pengajuan peminjaman, persetujuan peminjaman, monitoring barang, dan pencarian status barang bisa dengan mudah dan cepat dilakukan. Metode pembangunan sistem yang digunakan pada penelitian ini menggunakan metode Waterfall, dan untuk desain sistem menggunakan UML (Unified Modelling Languange). Hasil akhir dari penelitian ini berupa sistem informasi peminjaman barang berbasis web dengan menggunakan framework Codeigniter 4 yang dapat mempermudah proses pengelolaan peminjaman barang.Kata kunci: sistem, informasi, peminjaman, Codeigniter, webAbstractThe borrowing process goods for practicum is a routine activity. Generally, the lending of goods is carried out by students to laboratory staff by filling out the loan form manually. However, in the lending process, sometimes laboratory staff is overwhelmed when the process of borrowing a lot because the laboratory staff has to check the items manually. Base on these problems, this research will develop a web-based information system for lending goods to facilitate laboratory staff in managing data of goods. With this information system for borrowing goods, the process of applying for loans, loan approval, monitoring of goods, and searching for the status of goods can be done easily and quickly. The method of development system using Waterfall, and system design using UML. The final result of this research is a web-based information system for lending goods using the Codeigniter 4 framework, which can simplify managing lending of goods.Keywords: system, information, loan, Codeigniter, webÂ
Pergeseran Makna Kota Berdasarkan Perspektif Lingkungan
ABSTRAKSaat ini makna kota seringkali dilihat hanya sebagai ruang dengan konsentrasi penduduk tinggi dengan beragam dampak lingkungan yang ditimbulkannya. Urbanisasi, aglomerasi dan perdagangan sebagai sisi yang menyebabkan peran kota seakan lebih penting dibandingkan dengan wilayah sekitarnya. Pandangan ruang kota saat ini berorientasi pada planetary urbanism menyebabkan kota berada dalam skala ekonomi global namun menyebabkan ancaman terjadinya penurunan kondisi lingkungan. Pertumbuhan kota yang terus menerus tersebut tidak dapat dihindari sehingga dibutuhkan pemahaman kota berdasarkan perspektif lingkungan. Oleh karena itu, Artikel ini mencoba memberikan gambaran mengenai pergeseran makna kota dari pergeseran aspek kota dan lingkungan melalui review literatur. Berdasarkan kajian literatur menunjukkan makna kota seiring pergeseran isu lingkungan dan ekologi perkotaan. Kota tidak lagi dipandang sebagai organisme dengan siklus linier-klimaks-mapan namun kota sebagai ekosistem yang memiliki siklus dinamis dan kompleks dengan mempertimbangkan manusia sebagai komponen dominan. Berkaitan dengan perencanaan kota saat ini dibutuhkan pemahaman mengenai struktur dan fungsi kota dalam kerangka ekologi perkotaan. Dalam proses perencanaan dibutuhkan pemahaman mengenai mekanisme yang menghubungkan proses manusia dan ekologi serta mengontrol dinamika dan evolusinya.Kata kunci: kota, pergeseran makna, ekologiABSTRACTNowadays, the city is often seen only as a space with a high population concentration that causes various environmental impacts. Urbanization, agglomeration, and trade are the sides that make the role of cities seem more important than the surrounding areas. The current view of urban space is oriented towards planetary urbanism, causing the city to be on a global economic scale but causing the threat of environmental degradation. So the perpetual growth of the city should consider the ecological perspective. The purpose of this paper is to describe shifting of environment perspective in the term of the city. Indeed, the meaning of the city develops along with the development of urban ecological and environmental issues. Cities are no longer organisms with a linear-climax-establish cycle, but cities as dynamic and complex of human ecosystems. Planners need to incorporate the structure and function of the city refer to the urban ecology framework. Moreover, the planning process requires an understanding of mechanisms linking human and ecological processes and controlling their dynamics and evolution.Keywords: city, shifting perspective, ecolog
Perancangan Desain Karakter Feses Sebagai Maskot Promosi Kesehatan Pencernaan Anak
AbstrakKesehatan pencernaan anak merupakan faktor penting dari kemajuan tumbuh kembang anak. Gizi dari makanan yang dikonsumsi anak diserap dalam pencernaan dan memberikan kualitas kesehatan pada tubuh. Namun bagi anak usia sekolah, informasi mengenai pentingnya mengobservasi kondisi feses kepada anak masih dianggap tabu dan menjijikan. Padahal feses merupakan salah satu indikator dari kualitas kesehatan pencernaan. Penelitian ini menghasilkan desain karakter dengan pendekatan ikonik dari wujud feses, bertujuan agar anak-anak dapat mengatasi rasa jijik dan mengurangi ketabuan dalam membahas feses dari segi kesehatan. Hingga saat ini informasi mengenai kesehatan bagi anak masih dilakukan dengan promosi kesehatan ke sekolah-sekolah dengan menawarkan ragam media visual, maskot adalah salah satunya. Namun desain karakter dari maskot yang sudah ada masih bersifat umum dan kurang spesifik dengan tema kesehatan yang diperlukan untuk anak-anak. Maka dari itu perancangan desain karakter maskot feses dibuat sebagai jembatan agar anak peduli dengan kesehatan pencernaan mereka sendiri dengan cara yang mudah diingat dan menyenangkan. Dalam proses perancangan dilakukan lima tahap: pengumpulan data, analisis data, konsep perancangan, studi visual, dan visualisasi. Kemudian untuk hasil akhir dari desain karakter maskot dilakukan uji lapangan kepada 5 anak untuk menguji kesesuaian kesan karakteristik dari desain karakter feses. Kesimpulan yang diperoleh dari perancangan maskot ini adalah pendekatan personifikasi pada desain karakter feses ini, muncul aspek humor yang walaupun tetap merasa jijik tapi mampu menghibur anak-anak. Hal ini baik karena berpotensi besar agar semakin diingat anak.Kata kunci: desain karakter, maskot, feses, kesehatan perncernaan anak.AbstractChildren digestive health is an important factor in the progress of children's development. The nutrients from the food consumed by children are absorbed in digestion and provide health quality to the body. However, for school-age children, information regarding the importance of observing the condition of feces in children is still considered taboo and disgusting. Though feces is an indicator of the quality of digestive health. This study produces a character design with an iconic approach to the form of feces, with the aim that children can overcome disgust and reduce taboo in discussing feces from a health perspective. Until now, information about health for children is still being carried out by promoting health to schools by offering a variety of visual media, mascot is one of them. However, the character designs of existing mascots are still general in nature and less specific to the health theme needed for children. Therefore, the design of the feces mascot is made as a bridge so that children care about their own digestive health in a way that is easy to remember and fun. In the design process, there are five stages: data collection, data analysis, design concept, visual study, and visualization. Then for the final result of the mascot character design, field tests were carried out on 5 children to test the suitability of the impression of the characteristics of the faecal character design. The conclusion obtained from this mascot design is that the personified approach to this faecal character design, appears an aspect of humor which, although still disgusted, is able to entertain children. This is good because it has great potential to be remembered more by children.Keywords: character design, mascot, faeces, children's digestive health
Perancangan Aplikasi “Kenali Gerd†Untuk Remaja
AbstrakRutinitas dan kegiatan keseharian manusia yang padat terkadang memaksa manusia mengesampingkan pola hidup yang sehat dengan semestinya. Jenis asupan maupun jumlah makanan mempengaruhi kesehatan salah satu organ pada tubuh manusia, yaitu lambung. Salah satu jenis gangguan pada lambung manusia yaitu GERD (Gastroesophageal Reflux Disease), gangguan ini merupakan suatu kondisi dimana munculnya rasa terbakar di dada akibat asam lambung naik ke kerongkongan.Remaja sebagai salah satu golongan yang produktif dan enerjik, memiliki energi yang baik dalam menjalankan rutinitas dan aktifitas sehari-hari. Terkadang terlalu fokus pada pengerjaan aktivitas seperti sekolah maupaun mengerjakan tugas kadangkala jadi mengesampingkan dan kurang memperhatikan pola asupan makanan. Aplikasi Kenali GERD pada smartphone dirancang untuk memberikan informasi yang berguna bagi remaja agar mengetahui lebih lanjut bagaimana gejala yang muncul ketika penyakit GERD menyerang dan informasi bagaimana menanggulanginya.Kata kunci: GERD, Remaja, Gaya Hidup, AplikasiAbstractRoutines and busy human daily activities sometimes force people to put aside a healthy lifestyle properly. The type of intake and amount of food affects the health of one of the organs in the human body, namely the stomach. One type of disorder in the human stomach is GERD (Gastroesophageal Reflux Disease), this disorder is a condition in which a burning sensation appears in the chest due to stomach acid rising into the esophagus.Teenagers as one of the productive and energetic groups have good energy in carrying out their daily routines and activities. Sometimes it is too focused on doing activities in the form of school or doing assignments, sometimes it neglects and pays less attention to food intake patterns. The Recognize GERD application on a smartphone is designed to provide useful information for adolescents in order to find out more about the symptoms that appear when GERD attacks and information on how to deal with them.Keywords: GERD, Adolescent, Lifestyle, Applicatio