Institut Teknologi Nasional: Jurnal Itenas Online
Not a member yet
1717 research outputs found
Sort by
Penyusunan Alat Ukur Partisipasi Birokrat dalam Program Pengurangan Sampah di Kota Bandung
AbstrakProgram pengurangan sampah diwujudkan dengan keterlibatan aktif masyarakat maupun pihak pengelola sampah. Dalam mewujudkan keberhasilan suatu program pengurangan sampah di dalam implementasinya juga melibatkan pihak birokrat yang seringkali berperan baik sebagai inisiator, penyelenggara, maupun pengawas program. Terkait hal tersebut, diperlukan adanya sebuah penelitian untuk mengukur tingkat partisipasi birokrat dalam program-program yang diselenggarakan dengan menggunakan teori Arnstein (A Ladder Of Citizen Participation).Teknik stratified sampling diterapkan untuk menentukan sampel. Penilaian dilakukan dengan skoring dan ranking. Hasil penelitian didapat sebuah alat ukur yang dapat digunakan untuk mengukur tingkat partisipasi birokrat dalam pengelolaan sampah, yaitu berupa daftar pertanyaan, yang terdiri dari 3 bagian, yaitu bagian identitas, umum, dan khusus. Alat ukur utama adalah di bagian khusus yang memiliki 13 pertanyaan yang sudah mencakup pertanyaan terkait tiga tahapan partisipasi, dengan parameter sarana dan prasarana, aturan, kerjasama, pendampingan, dana, serta monitoring dan evaluasi.Kata kunci : Birokrat, Partisipasi, Pengurangan sampahAbstractWaste reduction programs is realized with the active involvement of the community as well as waste management. A waste reduction program in its implementation will also involve bureaucrats who often acts as initiator, organizer, as well as program supervisor. It is therefore important to measure the level of participation of bureaucrats in waste reduction programs using the Arnstein theory (A Ladder Of Citizen Participation). Stratified sampling technique was used to determine the sample size. Assessment was done by scoring and ranking. The result a of this study is a measurement tool that can be used to measure the level of participation of bureaucrats in waste management, namely in the form of a questionnaire, which consists of three parts, namely the identity part, the general, and the special part, i.e., the part on participation. The main measuring tool was in the special section, which  has 13 questions related to the three stages of participation, including infrastructure parameters, rules/regulations, teamwork, mentoring, funding, monitoring , and evaluation.Keywords: Bureaucrats, Participation, Waste reductio
Kontrol Proporsional Integral Derivatif (PID) pada Kecepatan Sudut Motor DC dengan Pemodelan Identifikasi Sistem dan Tuning
ABSTRAKPenelitian ini mengusulkan tentang sistem kontrol kecepatan sudut Motor Direct Current (DC) menggunakan kontrol Proporsional Integral Derivatif (PID). Pemodelan motor DC menggunakan model identifikasi sistem agar model sistem dapat mendekati sistem sesungguhnya. Data identifikasi sistem adalah nilai masukan tegangan dan nilai keluaran kecepatan sudut. Representasi model adalah model fungsi alih. Nilai kontrol PID didapatkan dengan fitur Tuning PID dengan Matlab. Perangkat penelitian adalah Arduino, sensor encoder, driver motor dan Motor DC. Pada pengujian, kendali motor DC dengan PID mampu untuk mendapatkan respon yang baik dengan nilai respon terbaik, rise time 9,4286 detik, settling time 18,5 detik dan overshoot 2 persen. Nilai variasi PWM untuk memperoleh model dan respon sistem motor DC yang bagus yaitu nilai variasi PWM 5, nilai variasi PWM 10 dan nilai variasi PWM 50, 150, 255. Dengan menggunakan metode ini, proses tuning kontrol PID dapat lebih efektif dan efisien.Kata kunci: Motor DC, Identifikasi Sistem, Kontrol PID, Tuning Matlab, Kecepatan ABSTRACTThis study proposes a direct current (DC) motor angular speed control system using Proportional Integral Derivative (PID) control. DC motor modeling uses a system identification model so that the system model can approach the real system. The system identification data is the input voltage value and the angular velocity output value. Model representation is a transfer function model. PID control values are obtained with the PID Tuning feature with Matlab. The research devices are Arduino, encoder sensor, motor driver and DC motor. In testing, the DC motor control with PID was able to get a good response with the best response value, rise time of 9.4286 seconds, settling time of 18.5 seconds and overshoot 2 percent. The PWM variation values to obtain a good DC motor system model and response are the PWM variation value 5, the PWM variation value 10 and the PWM variation value 50, 150, 255. By using this method, the PID control tuning process can be more effective and efficient.Keywords: DC Motor, System Identification, PID Control, Matlab Tuning, Spee
Sistem Identifikasi Usia Manusia pada Citra Panoramic Radiograph Gigi Molar Pertama
ABSTRAKOdontologi forensik merupakan sebuah cabang ilmu forensik yang melakukan proses identifikasi berdasarkan gigi. Gigi merupakan salah satu bagian tubuh manusia paling kuat kuat. Dalam masa pertumbuhan, gigi manusia mengalami degeneratif pada usia tertentu, sehingga gigi dapat menjadi media dalam proses identifikasi usia. Pada penelitian ini, dirancang sistem pengolahan citra yang dapat mendeteksi usia manusia pada citra radiograf panoramik gigi. Sistem ini menggunakan metode Binary Large Object dan Decision Tree. Berdasarkan hasil pengujian, sistem dapat mendeteksi usia berdasarkan citra gigi molar pertama dengan tingkat akurasi lebih dari 80%, pada saat menggunakan parameter structuring element jenis Disk dengan jari-jari 4 piksel, ciri area dan rasio pulpa, serta jenis algoritma pada decision tree yaitu curvature dengan jumlah 50 percabangan.Kata kunci: citra radiograf panoramik, pulpa gigi, molar pertama, decision tree, binary large object ABSTRACTForensic odontology is a branch of forensic science that carries out dental identification processes. Teeth are one of the strongest parts of the human body In the period of growth, human teeth degenerative at a certain age, so that teeth can be a medium in the process of age identification. In this study, an image processing system was designed that could detect human age on dental panoramic radiographs. This system using the Binary Large Object and Decision Tree methods. Based on the test results, the system can detect age based on the image of the first molar with an accuracy level of more than 80%, when using a Disk type structuring element parameter with a radius of 4 pixels, the area and pulp ratio features, and the type of algorithm in the decision tree, namely curvature with the number of 50 branches.Keywords: panoramic radiograph image, teeth pulp, first molar, decision tree,binary large objec
The Potential For Implementing Zero Waste Practices Based on the Composition of Domestic Waste in The Hospital (Case study: Bandung Adventist Hospital)
ABSTRAKRumah Sakit Advent Bandung sebagai salah satu rumah sakit swasta di Kota Bandung dalam kegiatannya menghasilkan sejumlahsampah medis dan sampah domestik. Sampah domestik rumah sakit meningkat dengan bertambahnya jumlah rumah sakit. Inisiatif zero waste berpotensi mengurangi limbah yang akan dibuang keTPA. Limbah padat yang dihasilkan terdiri dari berbagai komposisi yang dapat digunakan untuk mencari potensi reduksi, penggunaan kembali atau daur ulang. Penghitungan timbulan limbah padat domestik dilakukan dengan pendekatan SNI 19-3964-1994, sampel diambil dari dapur dan non dapur. Komposisi sampah dipilah menurut jenis dan potensi zero waste dilihat dari komposisinya. Sampah yang dihasilkan rumah sakit adalah 0,39 kg / tempat tidur / hari untuk dapur, 1,08 kg/bed/hari untuk non dapur dan untuk semua sumber sampah sebanyak 1,47 kg /bed/ hari, lebih rendah dari standar WHO 3,2 kg/bed/hari. Komposisi sampah adalah plastik(17,66%) kertas (8,25%), sampah organik (43,99%), logam (0,41%), karton (9,37%), residu (17,61%) dan lain-lain. (2,71%). Rumah Sakit Advent Bandung telah memulai beberapa upaya untuk minimasi pemborosan. Penerapan zero waste dengan pemisahan sampah selanjutnya dapat diolah sesuai dengan karakteristik masing-masing jenis sampah. Sampah plastik, kertas dan karton dapat dipisahkan untuk didaur ulang. Sampah organik berupa sisa-sisa makanan seperti beras dapat dipisahkan untuk pakan ternak, dicerna dan dibuat kompos.Kata kunci: komposisi, rumah sakit, sampah domestik,minimasi, zero-waste ABSTRACTBandung Adventist Hospital as one of the private hospitals in Bandung City in its activities produces subtantial amount of medical and domestic solid waste. The hospital's domestic solid waste increases with the increase in the number of hospitals. Zero waste initiative can potentially reduce waste to be disposed of in the TPA. The resulting solid waste consists of various compositions that can be used to seek potential for reduction, reuse or recycling. Domestic solid waste generation is calculated using the SNI 19-3964- 1994 approach, samples are taken from kitchens and non-kitchens. The composition of waste is sorted by type and the potential for zero waste seen from the composition. The waste generated by hospital is 0.39 kg/bed/day for kitchen, 1.08 kg/bed/day for non-kitchen and for all source of waste total 1.47 kg/bed/day, lower than the WHO standard 3.2 kg/bed /day. The composition of the waste were plastic (17.66%), papers (8.25%), organic waste (43.99%), metal (0,41%), cardboard (9,37%), residue (17,61%) and others (2,71%). Bandung Adventist Hospital has started several efforts to minimize waste. Zero waste application with separated waste can then be processed according to the characteristics of each type of waste. Plastic, paper and cardboard waste can be separated for recycling. Organic waste in the form of food scraps such as rice can be separated for animal feed, digested and composted.Keywords: composition, hospital, domestic waste, minimize, zero-waste, Â
Analisis Potensi Likuefaksi dengan Berbagai Metode Berdasarkan Data Cone Penetration Test pada Jalan Tol Seksi II Probolinggo – Banyuwangi
ABSTRAKKerusakan infrastruktur yang terjadi di Indonesia bukan hanya diakibatkan oleh beban dinamis gempa, namun juga dipengaruhi oleh respon tanah di bawahnya ketika gempa terjadi, salah satu contohonya adalah fenomena likuefaksi. Proyek Pembangunan Jalan Tol Probolinggo – Banyuwangi, Jawa Timur berada pada zona kerentanan likuefaksi sedang dan berada dekat dengan sesar Probolinggo yang memiliki pegerakan 0,2mm per tahun dan memiliki besar magnitudo 6.5 Mw. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengukur potensi likuefaksi yang mungkin terjadi pada proyek pembangunan tol Probolinggo – Banyuwangi dengan menggunakan data Cone Penetration Test (CPT) berdasarkan metode analisis Shibata & Terapaksa, Robertson & Wride, Youd & Idriss, Juang et. al dan Idriss & Boulanger untuk mencari nilai rasio tegangan siklik (CSR) dan rasio tahanan siklik (CRR). Data pendukung lainnya pada analisis potensi likuefaksi ini adalah peta bahaya gempa 2017 dengan klasifikasi situs tanah lunak dan sedang. Hasil penelitian menunjukan bahwa jenis tanah yang terlikuefaksi adalah tanah pasir dan lanau kepasiran, jenis tanah ini sangat berpengaruh terhadap nilai CRR, sedangkan nilai CSR dipengaruhi oleh percepatan puncak gempa dan klasifikasi situs tanah.Kata kunci: gempa, likuefaksi, metode analisis, CSR, CRR, CPT, percepatan puncak ABSTRACTInfrastructure damages that have been found in Indonesia were not only caused by dynamic loads of earthquake, but also by the soil response underneath it while an earthquake occurs and one of it being a phenomenon called liquefaction. The project of Probolinggo-Banyuwangi Toll Road in East Java is within a moderate zone of liquefable soil, located near Probolinggo fault which is moving 0.2mm every year, and a magnitude of 6.5 Mw. This research estimated the liquefaction potential of this project with the soil data obtained by Cone Penetration Test, analyzed by using the method of Shibata & Terapaksa, Robertson & Wride, Youd & Idriss, Juang et. al and Idriss Boulanger, calculating the Cyclic Stress Ratio and Cyclic Resistance Ratio. This analysis of the potential of liquefaction used the map of earthquake in 2017 applied to soft and medium soil class. This research shows that the type of soil liquefied is sand soil and sandy silt soil. Both of these types gave a significant influence in calculating the CRR value, while the CSR value in influenced by the maximum acceleration of earthquake and the soil classification.Keywords: earthquake, liquefaction, analysis method, CSR, CRR, CPT, maximum acceleratio
Perancangan Board Game Mengenai Pengelolaan Limbah Elektronik Untuk Remaja (LITHUM)
Limbah elektronik telah menjadi permasalahan serius di berbagai belahan dunia, pesatnya perkembangan teknologi serta tingginya permintaan perangkat elektronik di kalangan masyarakat, menjadikan masa pakai perangkat elektronik semakin singkat dan mengakibatkan penumpukan limbah elektronik yang dapat membahayakan lingkungan serta kesehatan makhluk hidup. Indonesia sebagai salah satu Negara di Asia yang belum memiliki kebijakan khusus mengenai pengelolaan limbah elektronik, pada 2005 telah merasakan dampak dari permasalahan limbah elektronik tersebut. Hingga tahun 2019 tercatat limbah elektronik di Indonesia mencapai 1.618 kiloton, dan dari total limbah tersebut hanya 17,4% yang dapat didaur ulang kembali. Permasalahan limbah elektronik disebabkan karena masih minimnya informasi mengenani penanganan dan pengelolaan limbah elektronik kepada masyarakat khususnya remaja. Hal tersebut berdampak pula pada rendahnya rasa peduli remaja terhadap permasalahan limbah elektronik. Maka dari itu perlunya suatu informasi mengenai pengelolaan limbah elektronik untuk meningkatkan rasa peduli remaja terhadap permasalahan tersebut melalui media yang menarik dan menyenangkan.Kata kunci: perancangan board game, limbah elektronik, pengelolaan -----Electronic waste has become a serious problem in various parts of the world, the rapid development of technology and the high demand for electronic devices among the public, make the life of electronic devices shorter and result in the accumulation of electronic waste that can harm the environment and the health of living things. Indonesia as one of the countries in Asia that do not yet have a specific policy regarding e-waste management, in 2005 had felt the impact of the e-waste problem. Until 2019, it was recorded that electronic waste in Indonesia reached 1,618 kilotons, and of the total waste only 17.4% could be recycled. The problem of electronic waste is caused by the lack of information regarding the handling and management of electronic waste to the public, especially teenagers. This also has an impact on the low awareness of adolescents about the problem of electronic waste. Therefore, there is a need for information about electronic waste management to increase youth's sense of concern for these problems through interesting and fun media. Keywords: Board game design, e-waste, managemen
Implementasi Knowledge Sharing (Mor3talks) Terkait Isu General dan Isu Perusahaan Untuk Memberikan Insight Melalui Perancangan Desain Poster Sebagai media Informasi Di Pt. Pertamina Tahun 2021
PT. Pertamina merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang Minyak dan Gas. Berbagai prestasi Nasional hingga Internasional telah ditorehkan dalam pencapaian yang signifikan. Hal tersebut tidak pernah lepas dari strategi perusahaan yang selalu berupaya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui konsistensi dan pembaharuan nilai-nilai pedoman dalam berbudaya kerja seperti program tukar pikiran. Penerapan program ini membutuhkan media spesifik yang mengikuti tren dan isu agar target tercapai secara optimal sehingga meningkatkan kinerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk merancang desain dan media visual sebagai pendukung dan sarana proses penerapan nilai budaya kerja di perusahaan. Metode yang digunakan pada perancangan desain dan media visual ini adalah Design Thinking. Hasil dari penelitian yaitu sebuah rancangan desain dan media visual tentang implementasi penerapan nilai budaya kerja di PT. Pertamina.Kata kunci: knowlegde sharing, desain dan media visual, kinerja karyawan.------PT. Pertamina is a State-Owned Enterprise (BUMN) which is engaged in the Oil and Gas sector. Various National and International achievements have been made in significant events. This is inseparable from the company's strategy which always strives to improve the quality of human resources through improving the guiding values in a work culture such as brainstorming programs. The implementation of this program requires specific media that follows trends and issues so that targetsare achieved optimally so as to improve performance. The purpose of this study was to design designs and visual media as a support and means of implementing the work culture values in the company. The method used in designing the design and visual media is Design Thinking. The results of the research are a value design and visual media about the implementation of the implementation of work culture at PT. Pertamina.Keywords: knowledge sharing, design and visual media, employee performanceÂ
Analisis Pengaruh Kerja Lembur terhadap Produktivitas Tenaga Kerja Konstruksi pada Pekerjaan Struktur Bawah
ABSTRAKProduktivitas tenaga kerja merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan sebuah proyek. Salah satu cara untuk mempercepat durasi proyek dengan menerapkan jam kerja lembur. Tujuan penelitian untuk menjabarkan produktivitas pada jam kerja normal dan lembur serta faktor yang mempengaruhi produktivitas lembur. Metode pengumpulan data dilakukan dengan pengamatan di lapangan. Hasil penelitian didapatkan produktivitas pekerjaan tiang pancang jam normal 3,489 m'/manhours dan 3,941 m'/manhours jam lembur; produkivitas pekerjaan pembesian capping beam pada jam normal 8,610 kg/manhours dan 12,415 kg/manhours jam lembur; pekerjaan bekisting jam normal 0,462 m²/manhours dan 0,763 m²/manhours jam lembur; pekerjaan pengecoran normal 0,170 m³/manhours. Performa proyek dihitung menggunakan rumus indeks produktivitas dan menghasilkan angka > 1 artinya cukup baik, pekerjaan pengecoran memiliki performa yang kurang baik karena nilai indeks produktivitas 1), which means achieved is quite good. Casting work's performance is not really good enough, because the index number is less than 1 (< 1). The results of the questionnaire using the Relative Importance Index Method obtains ten factors that affect overtime productivity in lower structure, those are environmental factors variable, work experience, work methods, health and safety environment, as well as material and equipment variables.Keywords: work overtime, normal work, productivity, relative importance inde
Teknik Sortir Produk Pangan menggunakan Teknik Bio-impedansi
ABSTRAKKarakterisasi untuk memisahkan mutu-mutu yang berbeda dalam aplikasi industri dapat dipenuhi dengan menggunakan alat dengan kemampuan yang terbatas. Teknik sortir memanfaatkan sistem papan evaluasi Eval AD5933 EBZ berakurasi 0,5% dilakukan terhadap pisang kepok (musa spp) hasil perkebunan di Pulau Enggano, Provinsi Bengkulu. Sistem dinyalakan dengan sambungan listrik bertegangan 2,7 V – 5,5 V mengeksitasi gelombang dari frekuensi 4000 Hz sampai 100.000 Hz kepada tiga sampel, masing-masing tiga kali sapuan. Tanpa ada modifikasi yang diberikan, sistem mampu membedakan impedansi musa spp antara jenis-jenis mutu mentah, mengkal dan masak melalui diagram Argand yang digambar dari data impedansi masing-masing. Diagram Argand yang dihasilkan menunjukkan jenis mutu masak dari musa spp lebih besar (dalam Ohm) dari jenisj-jenis mutu di bawahnya. Sistem ini dapat membantu industri pembuatan tepung pisang yang memerlukan pemilahan jenis bahan baku bermutu tertentu. Kata kunci: sortir, mutu, buah pisang kepok, impedansi ABSTRACTCharacterization to sortir different qualities in industrial applications can be fulfilled by using a tool with limited capability. Sorting technique using a 0.5% accuracy Eval AD5933 EBZ evaluation board system has been carried out on kepok banana (musa spp) from the plantation of Enggano Island, Bengkulu province. The system powered by a 2.7 V – 5.5 V DC low-voltage excited waves from 4000 Hz to 100,000 Hz frequencies to three samples, three sweeps of each. Without any modification, the system has been able to segregate different quality types of unripe, almost ripe and ripe from their Argand diagram drawn from their impedance data. The Argand diagram characterizes that the quality type of banana ripe is more expanded (in Ohm) than the other quality types of below. The system is applicable for a banana flour manufacturing industry that requires the sorting of certain types of quality raw materials.Keywords: sorting, quality, musa banana, impedanc