Institut Teknologi Nasional: Jurnal Itenas Online
Not a member yet
    1717 research outputs found

    Penerapan Sustainable Site Plan Di Kawasan Dusun Bambu Lembang Jawa Barat

    No full text
    ABSTRAK Pembangunan lansekap berkelanjutan (sustainable site) berkaitan erat dengan peraturan, standar dan kriteria. Pesatnya pembangunan yang terjadi berbanding lurus dengan pembagian lahan hijau dan penggunaan material sesuai parameter yang berlaku. Kajian dilakukan terhadap salah satu tempat wisata di kota Bandung, khususnya pada daerah dataran tinggi yang bertujuan untuk mengetahui dan memahami tentang seberapa besar keberadaan Ruang Terbuka Hijau sebagai resapan air dan material yang digunakan di kawasan tersebut. Metode penelitian yang digunakan dalam kajian ini adalah metodologi observasi dan wawancara yang dilakukan untuk menganalisa sebuah kawasan rekreasi dengan kriteria sustainable site plan terhadap ruang terbuka hijau dan pemanfaatan material. Kajian ini diharapkan dapat menjadi rekomendasi dalam mengetahui dan memahami penerapan kriteria sustainable site plan pada kawasan Dusun Bambu – Lembang, Bandung dan terletak di daerah konservasi air Bandung.Kata kunci: Ruang Terbuka Hijau, material, sustainable site plan. ABSTRACT Landscape sustainable development (sustainable site) closely related to regulation, standards and criteria. A rapidly development is directly of proportional to the green land and the use of material in accordance with the parameters. The study was important to one tourist destinantions in Bandung, particularly in regions highland aims to review and understanding of how much the green zone as absorbing and material used in the area. The method used in this review are methodology observation and the interviews conducted to analyze a recreational area on sustainable site plan to a green open space and the use of material. This study is expected to become a recommendations in knowing the criteria of sustainable site plan for  Dusun Bambu – Lembang, Bandung and located in the area of water conservation.Keywords : Green Open Space, material, sustainable site plan

    Arsitektur Ramah Gempa Pada Bangunan Institut Teknologi Nasional Bandung

    No full text
    Abstrak Mengantisipasi gempa dibutuhkan teknologi struktur yang dapat mengatasi kerentanan gempa terutama pada bangunan yang bersifat public dan multi lantai, seperti perkantoran, mall dan salah satunya adalah kampus ITENAS (Institut Teknologi Nasional) Bandung. ITENAS merupakan salah satu bangunan kampus yang evaluasi terhadap bencananya harus dikaji untuk memberi rekomendasi mitigasi bencana yang diperlukan. Urgensinya dikarenakan Bandung merupakan wilayah Ring Of Fire, yang mana potensi gempa merupakan salah satu potensi bencana yang pergerakanya akan selalu diawasi oleh BMKG agar dapat diantisipasi. Maka dari itu tujuan jurnal ini ialah untuk mengevaluasi komponen arsitektur ramah gempa yang dapat diterapkan pada bangunan gedung ITENAS. Metode pendekatan jurnal ini menggunakan metode kuantitatif yang mana pendekatanya ialah mendata aspek aspek ramah gempa yang ada pada ITENAS lalu di korelasikan dengan arsitektur ramah gempa pada standar arsitektur ramah gempa yang sesuai. Dalam proses peneletian ini dilakukan dalam empat tahap yaitu tahap pengambilan data, tahap pengumpulan data, tahap analisis data, dan tahap penarikan kesimpulan. hasil penelitian menunjukan bahwa gedung ITENAS menggunakan sistem rangka kaku pada strukturnya sehingga secara prinsip ketahanan, maka yang dibutuhkan adalah kekakuan, namun bentuk dan penerapan strukturnya dapat dikatakan bahwa gedung ITENAS dapat mengantisipasi gempa skala sedang dan kecil sedangkan untuk skala besar kemungkinan akan terjadi beberapa kerusakan.  Kata kunci: Gedung Institut Teknologi Nasional, Gempa bumi, Mitigasi Bencana, Ring Of Fir

    Langgam Art Deco Pada Fasad Gedung Cipta Niaga Cirebon

    No full text
    Abstrak Langgam Art Deco mulai populer di bagian Eropa, diantara perang dunia I dan perang dunia II. Langgam yang pernah diterapkan dalam bangunan di Indonesia sebagai pengaruh gaya arsitektur terhadap pemerintahan Belanda. Salah satu bangunanyang pernah dipakai pada masa Pemerintahan bangsa Eropa berada di Kawasan Kota Tua Cirebon yaitu Gereja pasundan, Gedung Cipta Niaga, SMPN 14 Cirebon dan SMPN 16 kota Cirebon yang lokasinya berada dalam satu kawasan koridor Jalan Kebumen. Elemen art deco dapat terlihat pada fasad Gedung Cipta Niaga dengan unsur menara pada jalan masuk gedung. Oleh karena itu, untuk megetahui elemen lain yang dikategorikan sebagai langgam art deco maka perlu dilakukan penelitian mendalam. Berdasarkan studi kasus, dibutuhkannya beberapa data dengan metode penelitian berupa data primer dengan cara observasi lapangan dan data sekunder terkait sumber literature, hal ini dijadikan sebagai pedoman penyelesaian analisa. Kemudian hasil analisa disajikan dalam bentuk deskriptif kualitatif dengan format yang sistematis, analisa elemen fasad art deco pada Gedung Cipta Niaga dapat dijadikan sebagai pengetahuan langgam art deco, serta mengetahui evolusi dari elemen fasad bangunan lama ke bangunan sekarang. Dari hasil penelitian tersebut diharapkan hasil penelitian ini dapat memberikan pemahaman terkait gaya arsitektur bangunan pada Pemerintahan Eropa yang berada di Kota Cirebon. Serta bisa menjaga benda cagar budaya agar dapat dilestarikan sebagai bangunan bersejarah. Dan dapat melakukan penelitian yang lebih lanjut apabila terdapat perubahan pada bangunan terhadap perkembanagan gaya arsitektur.Kata kunci : art deco. gedung cipta niaga cirebon, fasad.Â

    Pengaruh Rasio Penambahan Air Terhadap Produksi Biogas dari Sampah Kampus Bina Widya Universitas Riau dengan Metode Wet Anaerobic Digestion

    Get PDF
    ABSTRAKSampah yang dihasilkan dari kegiatan kampus setiap harinya di Universitas Riau memiliki potensi untuk dimanfaatkan sebagai energi alternatif berupa biogas. Beberapa penelitian sebelumnya belum menganalisis variasi rasio penambahan air untuk melihat pengaruhnya terhadap produksi biogas. Tujuan penelitian ini mengetahui bagaimana potensi produksi biogas dari sampah Kampus Bina Widya Universitas Riau dan pengaruh variasi rasio penambahan air terhadap produksi biogas yang dihasilkan menggunakan metode wet biodigester anaerob. Pada penelitian ini dilakukan variasi rasio penambahan air 50%, 100%, dan 150% terhadap sampah masukan (w/w). Penelitian ini menggunakan Reaktor berukuran 60 L, volume sampah organik sebesar 5 Kg, Penambahan mikroba EM4 sebesar 9% dengan waktu tinggal reaktir selama 28 hari. Hasil penelitian menunjukkan produksi volume biogas terbesar terdapat dalam perlakuan A2 yaitu campuran sampah organik kampus dan air (100% : 100%) sebesar 14 ml dan produksi biogas per hari tertinggi terdapat pada perlakuan A2 campuran sampah: air (150% : 100%) dan A3 campuran sampah dan air (100%:150%) yaitu sebesar 1,5 ml/hari. Produksi biogas sangat dipengaruhi oleh konsentrasi substrat yaitu campuran sampah organik dan air. Di mana konsentrasi rasio yang seimbang akan menghasilkan biogas yang lebih banyak.ABSTRACTWaste generated from campus activities every day at Riau University has the potential to be used as alternative energy in the form of biogas. Several previous studies have not analyzed variations in the ratio of addition of water to see its effect on biogas production. The purpose of this study was to analysed the potential for biogas production from the Binawidya Campus waste, Riau University and the effect of the ratio of addicted of water to the production of biogas produced using the anaerobic wet biodigester method. In this study, variations in the ratio of the addition of water to 50%, 100%, and 150% of the input waste (w/w). This study used a reactor measuring 60 liter, the volume of organic waste was 5 Kg, the addition of EM4 microbes was 9% with a reactor residence time of 28 days. This research showed that the largest biogas production volume was found in treatment A2, namely a mixture of campus organic waste and water (100%: 100%) of 14 ml and the highest biogas production per day was found in treatment A2, a mixture of waste: water (150%: 100%) and A3. a mixture of waste and water (100%:150%) which is 1.5 ml/day. Biogas production is strongly influenced by the substrate concentration, namely a mixture of organic waste and water. Where a balanced concentration ratio will produce more biogas

    Aplikasi Sistem Pakar Untuk Konsultasi Diagnosa Kekurangan Vitamin dan Mineral

    Get PDF
    ABSTRAKDi zaman yang modern saat ini banyak masyarakat yang tidak memperhatikan asupan gizi pada makanan yang mereka konsumsi sehari-hari, terutama kandungan vitaminnya. Vitamin dan mineral merupakan suatu zat senyawa kompleks yang sangat dibutuhkan oleh tubuh kita yang berfungsi untuk membantu pengaturan atau proses kegiatan tubuh. Kekurangan vitamin dan mineral dapat menyebabkan memperbesar peluang terkena penyakit pada tubuh kita serta memungkinkan fungsi-fungsi tubuh tidak berfungsi secara maksimal. Pengecekan tingkat defisiensi vitamin dan mineral sangat jarang dilakukan masyarakat, karena harus melalui test darah serta memerlukan biaya yang cukup mahal. Pada penelitian ini masalah-masalah tersebut diselesaikan dengan membuat sebuah sistem pakar, yaitu sistem yang dapat mempercepat dalam mendiagnosis jenis defisiensi vitamin dan mineral pada tubuh manusia, sehingga dapat dengan mudah diketahui jenis defisiensi vitamin dan mineral yang diderita oleh pasien. Sistem ini diimplementasikan menggunakan Teknik representasi Frame dan metode Backward Chainning. Pengujian dan implementasi dilakukan di Posyandu Margahayu Raya Barat Jalan Neptunus Timur Gedung GSG RW 08 Bandung Jawa Barat. Dari hasil kegiatan program pengabdian kepada masyarakat ini, Posyandu Margahayu Raya Barat dapat memperoleh aplikasi sistem pakar untuk mendiagnosa kekurangan vitamin dan mineral. Aplikasi tersebut dapat membantu dan memudahkan petugas posyandu dalam memberikan kesimpulan dan keputusan awal hasil diagnosa kepada pasien yang berkonsultasi.Kata kunci: Sistem Pakar, Frame, Backward Chainning, diagnosa penyakit, vitamin dan mineralABSTRACTIn this modern era, many people do not pay attention to the nutritional intake of the food they consume daily, especially the vitamin content. Vitamins and minerals are complex compounds that are needed by our bodies, the function of vitamins and minerals to help regulate or process body activities. Lack of vitamins and minerals can cause disease in our bodies and allow the body's functions to not function optimally. Ch ecking the level of vitamin and mineral deficiency is very rarely done by the community, because it must go through a blood test and requires a fairly expensive cost. In this research, these problems are solved by creating an expert sistem, which is a sistem that can speed up diagnosing the type of vitamin and mineral deficiency in the human body, so that it can be easily identified the type of vitamin and mineral deficiency suffered by the patient. This sistem is implemented using the Frame knowledge representation technique and the Backward Chainning method. The testing and implementation was carried out at Posyandu Margahayu Raya Barat Jalan Neptunus Timur Gedung GSG RW 08 Bandung Jawa Barat. From the results of this activity, Posyandu Margahayu Raya Barat was able to obtain an expert system application to diagnose vitamin and mineral deficiencies. The application can help and facilitate posyandu officers in providing conclusions and initial decisions on diagnosis results to patients who are consulted.Keywords: Expert Sistem, Frame, Backward Chaining, disease diagnosis, vitamins and mineral

    PENENTUAN KOMPOSISI BAHAN BAKU PADA PEMANFAATAN FLY ASH PADA PROSES PRODUKSI PAVING BLOCK

    Get PDF
    Fly ash merupakan limbah pembakaran batubara yang bisa dimanfaatkan untuk bahan paving block. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan komposisi terbaik dari bahan paving block, pengujian kuat tekan, dan serapan air. Metode yang digunakan adalah eksperimen skala laboratorium. Eksperimen menggunakan variabel formula bahan. Formula 1 terdiri dari semen : pasir : fly ash dengan komposisi : K11 (1 : 5 : 0;); K12 (1 : 5 : 0,5); dan K13 (1 : 5 : 1). Formula 2 terdiri dari semen putih : pasir : fly ash dengan komposisi K21 (1 : 5 : 0;); K22 (1 : 5 : 0,5); dan K23 (1 : 5 : 1). Formula 3 terdiri dari fly ash : pasir dengan komposisi K31 (1 : 5) dan K32 (2 : 5). Hasil penelitian menunjukkan bahwa formula 1 dengan komposisi K13 memberikan hasil terbaik dengan kuat tekan rata-rata sebesar 30,2 MPa dan serapan air sebesar 9,8%.Â

    PENGARUH TEGANGAN DAN WAKTU PADA PENGOLAHAN LINDI METODE ELEKTROKOAGULASI-ADSORPSI ZEOLIT

    Get PDF
    Air lindi dapat menjadi pencemar lingkungan jika dibuang begitu saja tanpa adanya pengolahan. Hal ini karena lindi mengandung zat-zat kimia beracun, senyawa organik serta konstituen lainnya yang terlarut dan tersuspensi di dalam tanah. Sifat utama lindi adalah BOD, COD, rasio BOD/COD, padatan tersuspensi, pH, amonia-nitrogen, dan logam berat. Kandungan COD, TSS, dan pH pada air lindi harus memenuhi syarat baku mutu yang telah ditetapkan agar aman ketika dibuang ke lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tegangan dan waktu terhadap nilai COD, TSS, dan pH pada air lindi menggunakan metode elektrokoagulasi-adsorpsi zeolit. Penelitian akan dikembangkan dengan variasi tegangan (10, 20, dan 30 volt) dan waktu proses ( 30, 60 , dan 90 menit). Setelah proses elektrokoagulasi, dilanjutkan adsorpsi menggunakan adsorben zeolit dengan massa 30 gram dan waktu adsorpsi 2 jam. Hasil percobaan menunjukkan bahwa kondisi yang optimum diperoleh pada variasi tegangan 30 volt dan waktu proses 90 menit dengan efisiensi penurunan COD sebesar 98.6%, efisiensi penurunan TSS sebesar 99.86%, dan perolehan pH sebesar 9,4

    Optimasi Convolutional Neural Network dan K-Fold Cross Validation pada Sistem Klasifikasi Glaukoma

    Get PDF
    ABSTRAKPada penelitian ini dilakukan perancangan arsitektur Convolutional Neural Network (CNN) yang terdiri dari 5 layer konvolusi dan 1-fully connected layer untuk mengklasifikasikan citra fundus kedalam kondisi normal, early, moderate, deep, dan ocular hypertension (OHT). Selanjutnya, model yang diusulkan dibandingkan dengan arsitektur AlexNet yang memiliki 5 layer konvolusi dan 3- fully connected layer. Data yang digunakan berupa citra fundus yang terdiri dari 3200 data latih, 800 data validasi, dan 1000 data uji. Optimasi model CNN dilakukan dengan melakukan pengujian hyperparameter yang terdiri dari learning rate, batch-size, epoch, dan optimizer. Selain itu, pada tahap training diimplementasikan 5-fold cross validation untuk seleksi model terbaik. Dengan model yang lebih sederhana dari AlexNet, model CNN usulan dapat memberikan performansi yang sama dengan arsitektur AlexNet yaitu akurasi 100%, presisi, recall, f1-score dan AUC score bernilai 1.Kata kunci: glaukoma, citra fundus, convolutional neural network (CNN), AlexNet ABSTRACTThis study proposes a Convolutional Neural Network with 5 convolutional layer and 1-fully connected layer to classify fundus images into normal, early, moderate, deep, and ocular hypertension (OHT) conditions. Furthermore, the proposed model is compared with the AlexNet architecture which has 5 convolution layers and 3- fully connected layers. The data used is a fundus image consisting of 3200 training data, 800 validation data, and 1000 test data. The optimization of the CNN model is performed by testing the hyperparameters consisting of learning rate, batch size, epoch, and optimizer. In addition, at the training stage, 5-fold cross validation is implemented to select the best model to be used in the test stage. With a simpler model from AlexNet, the proposed model provides 100% accuracy performance with precision values, recall, f1-score, and AUC score of 1.Keywords: glaucoma, fundus images, convolutional neural network (CNN), AlexNe

    Automatic Door Lock with Hand Cleaning and Infra-Red Temperature Detection System

    Get PDF
    ABSTRAKKotak pembersih tangan otomatis merupakan perangkat yang dapat membantu proses pembersihan tangan lebih efisien dibandingkan dengan cuci tangan konvensional. Situasi pandemi Covid 19 membutuhkan perangkat yang dapat bekerja non-kontak untuk mengurangi penyebaran virus. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sebuah kotak pembersih tangan otomatis yang dapat membaca suhu tubuh menggunakan sensor temperature MLX90614 dikombinasikan dengan kunci pintu solenoid, untuk menjaga seseorang yang ingin memasuki ruangan tertentu harus membersihkan tangan dan memiliki suhu di bawah batas. Saat memasuki ruangan, pengukuran suhu tubuh dilakukan dengan meletakkan tangan pengunjung di sisi kiri dan kanan kotak hand sanitizer otomatis yang dilengkapi sensor MLX90614. Sistem ini bekerja secara akurat dan dapat membaca suhu tubuh secara optimal dari 1 cm - 3 cm, dengan perbedaan dengan pengukuran thermometer guns hanya berkisar -0,27%~-1,92%. Selanjutnya sistem ADHC mampu meningkatkan efisiensi waktu sebesar 83,15% jika dibandingkan dengan metode konvensional. Kata kunci: pembersih tangan otomatis, pengecek suhu tubuh, Bluetooth, RFID ABSTRACTAn automatic hand cleaning box is a device that can help the hand cleaning process be more efficient than conventional hand washing. The Covid 19 pandemic situation requires a device with a contactless system to reduce the spread of the virus. This research aims to develop an automatic hand sanitizer box that can read body temperature using MLX90614 temperature sensor combined with a solenoid door lock to keep someone who enters the room clean their hands and have a temperature below the limit. When entering the room, body temperature measurement is done by placing the visitor's hand on the left and right sides of the automatic hand sanitizer box, equipped with sensor MLX90614. This system works accurately and can read body temperature optimally from 1 cm - 3 cm, with the difference between the thermometer guns only ranging from -0.27%~-1.92%. Furthermore, the ADHC system is able to increase time efficiency by 83,15% if compared with the conventional method.Keyword: automatic hand cleaning, body temperature check, Bluetooth, RFID

    Sistem Verifikasi Medan Magnet untuk Sumber Magnet Kumparan Sejajar

    Get PDF
    ABSTRAKBerbagai penelitian telah dilakukan untuk meningkatkan lebar keseragaman medan magnet dengan menyusun beberapa kumparan untuk diaplikasikan pada berbagai bidang. Namun, pembuatannya tidaklah sederhana dan perlu dikaji validitas besar medan yang dihasilkan secara teoritis dan praktis. Tujuan penelitian adalah merancang sistem verifikasi medan magnet untuk sumber magnet kumparan sejajar. Metode yang digunakan adalah merancang sistem yang terdiri dari sensor medan magnet, pengendali posisi, dan pengolah data. Uji akurasi pengendali posisi, linieritas rangkaian sensor, dan akurasi pengukuran medan magnet dilakukan untuk mengetahui kinerja sistem. Hasil pengujian menunjukan pengendali posisi memiliki akurasi 99,99% - 100%. Rangkaian sensor memiliki linieritas tinggi dengan nilai R2 = 0,9995. Nilai rata-rata akurasi pengukuran medan magnet Helmholtz mencapai 99,943% sedangkan medan magnet tiga kumparan mencapai 99,483%. Hasil pengujian menunjukan sistem dapat digunakan memverifikasi sumber magnet kumparan sejajar.Kata kunci: medan magnet, verifikasi, pengendali posisi, uji akurasi, kumparan sejajar ABSTRACTStudies have been carried out to increase the width of the magnetic field uniformity by arranging several coils that are applied in the various field. However, its construction is complex and the validity of its magnetic fields quantity is necessary to study theoretically and practically. The purpose of this research is to design a magnetic field verification system for a parallel coil magnet source. The method used is to design a system consisting of a magnetic field sensor, position controller, and data processor. Tests of position control accuracy, sensor circuit linearity, and magnetic field measurement accuracy were carried out to determine system performance. The test results show that the position controller has an accuracy of 99.99% - 100%. The sensor circuit has high linearity of R2 = 0.9995. The average value of the Helmholtz magnetic field measurement accuracy reaches 99.943%, while that of the three-coil magnetic field reaches 99.483%. The test results show the system can be used to verify the magnet source formed by parallel coil.Keywords: magnetic field, verification, position control, accuracy test, parallel coi

    1,600

    full texts

    1,717

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Institut Teknologi Nasional: Jurnal Itenas Online
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇