Institut Teknologi Nasional: Jurnal Itenas Online
Not a member yet
    1717 research outputs found

    Kondisi dan Penanganan Perkerasan Jalan Berdasarkan Metode SDI, RCI dan IRI dengan Menggunakan Aplikasi Roadlab Pro

    Get PDF
    ABSTRAKDalam mempertahankan umur layan perkerasan jalan, perlu dilakukan penilaian kondisi dan rekomendasi penanganannya. Peneitian ini dilakukan pada segmen jalan raya Kebun Raya sampai Pulau Sangkar, Kerinci, Jambi Sta 0+850 – 2+850. Segmen jalan ini adalah satu-satunya akses menuju pusat kota dan juga digunakan sebagai jalan alternatif menuju Kabupaten Merangin dan Objek Wisata Danau Kerinci. Saat ini kondisi jalan tersebut sangat memprihatinkan, hampir sepanjang jalan mengalami kerusakan akibat tidak ada penanganan pada segmen tersebut. Penelitian ini bertujuan meninjau dan mengevaluasi kondisi jalan beserta penanganannya dengan menggunakan metode SDI, metode RCI dan metode IRI pada aplikasi Roadlab Pro. Hasil penelitian pada ruas jalan Kebun Baru – Pulau Sangkar Sta 0+850 – 2+850 yaitu didapat nilai rata-rata SDI 183,75 dengan kondisi jalan rusak berat, pada metode RCI didapat niali rata-rata yaitu 3,45 dengan kondisi jalan rusak dan untuk metode IRI menggunakan aplikasi Roadlab Pro didapat nilai rata-rata yaitu 9,32 dengan kondisi jalan jelek. Rekomendasi penanganan kerusakan jalan berdasarkan ketiga metode tersebut adalah dengan melakukan rekonstruksi.Kata kunci: SDI, RCI, IRI, Roadlab Pro, kondisi jalan, pemeliharaan jalan ABSTRACTTo maintain service life of road pavements, it is necessary to assess condition and recommendation for handling it. This research was carried out on highway segment of the Botanical Garden to Pulau Sangkar, Kerinci, Jambi from STA 0 + 850 to 2 + 850. This road segment accessed to the city center and also used as an alternative road to Merangin Regency and Kerinci Lake Tourist Attractions. Currently, the condition of the road is very poor, almost all the way has been damaged due to no handling of the segment. This study aims to review and evaluate road conditions and their handling using using three methods such as SDI, RCI, and IRI with Roadlab Pro software. The study results on Kebun Baru – Pulau Sangkar Sta 0 +850 – 2 + 850 road section were obtained an average value of SDI 183.75 with severely damaged road conditions, in the RCI method an average ratio of 3.45 with damaged road conditions was obtained and for the IRI method using the Roadlab Pro software, an average value of 9.32 with poor road conditions was obtained. Recommendations for handling road damage based on these three methods are to carry out reconstruction.Keywords: SDI, RCI, IRI, Roadlab Pro, road condition, road maintenanc

    Kajian Pengaruh Kadar Optimal Volume Pasir dalam Campuran Beton dengan Metode SNI 03-2834-2000

    Get PDF
    ABSTRAKPeluang ketercapaian kuat tekan beton metode SNI yang dianalisis dengan metode Dreux membuktikan bahwa kadar pasir pada metode SNI tersebut dapat mencapai kuat tekan beton yang direncanakan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menentukan nilai kadar optimal volume pasir dalam agregat gabungan pada campuran beton yang dapat diberlakukan pada semua ukuran maksimum agregat kasar. Kriteria kadar optimal pasir yaitu kadar pasir yang dapat membuat adukan beton segar mudah dikerjakan, terhindar dari peluang segregasi, dan apabila terjadi perubahan pada kadar pasir dalam praktik pembuatan beton di lapangan, maka kadar pasir masih berada dalam batas kurva gradasi agregat SNI, sehingga kuat tekan beton tetap tercapai. Data dalam penelitian ini berupa data sekunder hasil pengujian kuat tekan beton 28 hari metode SNI. Hasil analisis pada penelitian memberi kesimpulan bahwa kadar volume 40% dapat dijadikan kadar optimal volume pasir dalam campuran beton metode SNI.Kata kunci: volume pasir, kadar optimal, kuat tekan beton, metode SNI ABSTRACTThe probability of achieving the compressive strength of concrete mix design by SNI in this study was analyzed through the Dreux method. The results of the analysis indicated that the sand content in the concrete mix design by SNI was capable of achieving the planned compressive strength of the concrete. This study was intended to determine the optimal volume of sand content in combined aggregate in concrete mixtures that can be applied to all maximum sizes of coarse aggregate. The optimal criteria for the sand content involved in this study were the sand content that was able to facilitate the mixing of concrete, avoid the possibility of segregation, and the sand content remained within the limits of the SNI aggregate gradation curve even though changes were found in the sand content during the concrete manufacturing process in the field, thereby still achieving the compressive strength of concrete. This study utilized secondary data from the 28-day concrete compressive strength test by SNI. The results of the analysis in the study concluded that the volume content of 40% can be used as the optimal content of sand volume in the concrete mix design by SNI.Keywords: volume of sand, optimum content, compressive strength, SNI metho

    PENGARUH TATA GUNA LAHAN DAN DAYA RESAP TANAH TERHADAP KUALITAS DAN KUANTITAS PENGOMPOSAN LUBANG RESAPAN BIOPORI (LRB)

    Get PDF
    Pengomposan Lubang Resapan Biopori (LRB) merupakan salah satu teknologi pengolahan sampah organik yang dilakukan di dalam tanah pada area terbuka, sehingga dipengaruhi oleh kondisi lingkungan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh tata guna lahan dan daya resap tanah terhadap kualitas dan kuantitas pengomposan LRB. Penelitian dilakukan pada empat variasi tata guna lahan yaitu kebun/pekarangan, jalan tanah, pemukiman padat dan agak padat  serta jalan aspal dengan daya resap tanah masing-masing variasi adalah 83%, 40%, 28% dan 13%. Komposisi bahan baku terdiri dari 50% sampah makanan dan 50% sampah halaman yang telah dicacah berukuran 0,3- 1,5 cm. Analisis dilakukan terhadap kematangan kompos dengan pengamatan di lapangan, kualitas kompos dengan analisis di laboratorium dan kuantitas kompos dengan menimbang berat kompos padat. Hasil penelitian menunjukkan untuk semua variasi tata guna lahan, analisis kematangan dan kualitas kompos dari unsur fisik dan unsur makro sudah memenuhi standar kualitas kompos sesuai SNI 19-7030-2004. Lama pengomposan berkisar 47-58 hari dengan kuantitas kompos padat yang dihasilkan 60-72,14% dari berat bahan baku kompos. Pengomposan LRB lebih optimal dilakukan pada tata guna lahan kebun/pekarangan yang memiliki daya resap tanah yang tinggi sehingga dapat meresapkan air hujan lebih cepat air ke dalam tanah dan mempercepat proses kematangan kompos

    Sintesis Model State-Space ke Embedded System dengan Metode Backward Difference

    Get PDF
    ABSTRAKRealisasi sistem kendali berbasis state-space (seperti state feedback, LQR, MPC, SMC, dll) pada embedded system memerlukan informasi state hanya berdasarkan pembacaan output plant. Penelitian ini bertujuan mendapatkan nilai-nilai state suatu plant dengan menganalisis prosedur mengubah persamaan state-space ke persamaan difference (suatu bentuk persamaan yang dapat direalisasikan ke embedded system) menggunakan metode backward difference. Plant yang digunakan adalah kendali kecepatan yang modelnya didapat dari proses identifikasi. State observer ditambahkan pada model state-space plant untuk mengoreksi kesalahan dalam proses identifikasi. Verifikasi persamaan difference dilakukan dengan membandingkan output model terhadap sinyal plant, dimana didapat nilai RMSE-nya sebesar 0,94. Nilai state yang didapat selanjutnya diujicobakan pada kendali state feedback dengan risetime 3,23 detik, settling time 4,82 detik, overshoot 3,1 %, dan error steady state = 0. Berdasarkan hasil pengujian dapat disimpulkan bahwa metode backward difference dapat digunakan untuk mendapatkan nilai-nilai state plant sehingga berbagai algoritma kendali berbasis nilai state bisa direalisasikan pada embedded system.Kata kunci: state-space, backward difference, plant, modern control system, state feedback ABSTRACTRealization of state-space-based control systems (such as state feedback, LQR, MPC, SMC, etc.) in embedded systems requires state information only based on plant output readings.This study aims to obtain states of a plant by using the backward difference method. The plant used is a speed control whose model is obtained from the identification process. State observer is also added to correct the derived model. The verification shows that the obtained states can result output model with RMSE value is 0.94. The states are then tested on the feedback state control with a risetime of 3.23 seconds, a settling time of 4.82 seconds, an overshoot of 3.1%, and a steady state error = 0. This method can be used to obtain plant state values so that various state value-based control algorithms can be realized at the embedded system.Keywords: state-space, backward difference, plant, modern control system, state feedback

    Pengaruh Link Relay Terhadap Kinerja Komunikasi Kooperatif Vehicle-to-Vehicle (V2V)

    Get PDF
    ABSTRAKKebutuhan komunikasi bergerak saat ini sangat tinggi, Vehicular Ad-hoc Network (VANET) merupakan metode teknologi telekomunikasi untuk komunikasi bergerak pada kendaraan. Penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan metode terbaik dari komunikasi bergerak pada kendaraan dengan mempertimbangkan pengaruh Kecepatan kendaraan dan fading terhadap kinerja jaringan. Metode yang digunakan pada paper ini menggunakan jaringan single-relay yang disimulasikan menggunakan software MATLAB. Parameter kinerjanya adalah Bit Error Rate (BER) dan throughput untuk jaringan sistem komunikasi kooperatif Vehicle to Vehicle (V2V) dengan kondisi link relay Line of Sight (LOS) dan Non Line of Sight (NLOS). Kemudian, modulasi 16-QAM, 32-QAM dan 64-QAM digunakan untuk menguji parameter tersebut. Hasil simulasi menunjukkan bahwa kinerja sistem komunikasi kooperatif V2V dengan modulasi 16-QAM lebih baik dibandingkan 32-QAM dan 64-QAM untuk kondisi LOS dan NLOS. Sehingga usulan penelitian ini dapat menjadi solusi untuk perkembangan sistem komunikasi kooperatif V2V.Kata kunci: VANET, V2V, Link relay, Bit Error Rate (BER), Throughput. ABSTRACTThe need for mobile communication is currently very high; vehicular Ad-hoc Network (VANET) is the telecommunications technology method for mobile communication in vehicles. This research was conducted to obtain the best mobile communication method in vehicles by considering the effect of vehicle speed and fading on network performance. The method used in this paper uses a single-relay network which is simulated using MATLAB software. The performance parameters are Bit Error Rate (BER) and Throughput for the Vehicle to Vehicle (V2V) cooperative communication system network with Line of Sight (LOS) and Non-Line of Sight (NLOS) link relay conditions. Then, 16-QAM, 32-QAM, and 64-QAM modulations were used to test these parameters. The simulation results show that the performance of the V2V cooperative communication system with 16-QAM modulation is better than 32-QAM and 64-QAM for LOS and NLOS conditions so that this research proposal can be a solution for the development of a V2V cooperative communication system.Keywords: VANET, V2V, link relay, Bit Error Rate (BER), Throughput

    Ventilator Non-Invasive berbasis Kontrol Volume dengan Orifice Plate Flow Meter

    Get PDF
    ABSTRAKPada penelitian ini diusulkan ventilator noninvasif dengan sistem kendali volume. Ventilator pada umumnya berbiaya mahal, tidak mudah dibawa dan desain yang rumit. Pada penelitian ini dirancang ventilator noninvasif dengan desain cukup sederhana, mudah dibawa, dan ekonomis. Mekanisme kendali volume didapatkan melalui pengukuran aliran dengan prinsip orifice flow meter. Pengukuran aliran ini dilakukan dengan menurunkan persamaan Bernoulli dan persamaan kontinuitas, sehingga didapat persamaan debit aliran. Koefisien discharge optimal pada persamaan debit aliran yang digunakan pada penelitian ini adalah 0,9. Melalui pengujian RR (Respiratory Rate) 12, 16 dan 20 BPM (Breath Per Minute), minute ventilation terbaik diperoleh pada RR 12, yaitu 498,5541±3,3255, dengan simpangan terbesar 4,7714 mL atau sebesar 0,95%. Sedangkan performa terendah pada RR 16 dengan minute ventilation 503,7034±4,1626, simpangan terbesar 8,21 mL atau sebesar 1,64%. Ini mengindikasikan bahwa sistem kendali volume pada ventilator noninvasif berkerja dengan cukup baik. Saat ini ventilator hanya mampu mensuplai tekanan hingga 1,5 kPa atau sekitar 15,296 cmH2O.Kata kunci: ventilator noninvasif, kontrol volume, orifice flow meter, sensor tekanan, koefisien discharge ABSTRACTIn this research, a ventilator with a volume control system is proposed. Ventilators are generally expensive, not portable, and have a complex design. In this research, a non-invasive ventilator was designed with a fairly simple design, easy to carry, and of economic value. The volume control mechanism is obtained through-flow measurement with the orifice flow meter principle. This flow measurement is done by deriving the Bernoulli equation and the continuity equation, in order to get the flow rate equation. The optimal discharge coefficient in the flow discharge equation used in this study is 0.9. By RR (Respiratory Rate) testing 12, 16, and 20 BPM (Breath Per Minute), the best minute ventilation is obtained at RR 12, which is 498.5541±3.3255, with the largest deviation of 4.7714 mL or 0.95%. While the lowest performance is on RR 16 with minute ventilation 503.7034±4.1626, the largest deviation is 8.21 mL or 1.64%. A fairly small error indicates that the volume control system on a noninvasive ventilator is designed to work quite well. Currently, the ventilator is only capable of supplying pressure of up to 1.5 kPa or about 15.296 cmH2O.Keywords: non invasive ventilator, volume control, orifice flow meter, pressure sensor, discharge coefficien

    Pengolahan Limbah Cair Lindi Menggunakan Multi Soil Layering (MSL) Bebasis Lumpur PDAM

    Get PDF
    ABSTRAKTelah dilakukan penelitian pengolahan lindi dari TPA Rasau Jaya Kubu Raya Kalimantan Barat dengan Multi Soil Layering (MSL). Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh waktu tinggal terhadap kinerja MSL berbasis lumpur PDAM dalam mengolah limbah cair lindi. Penelitian ini menggunakan reaktor MSL dengan dimensi 20 x 38 x 55 cm, lapisan aerob berupa zeolit berukuran 3–5 mm dan campuran lapisan anaerob yaitu lumpur PDAM dan arang. Berdasarkan hasil pengujian konsentrasi amonia, pH, TSS dan COD sebelum pengolahan dengan MSL adalah Amonia 88 mg/l, pH 7,7 mg/l, TSS 80 mg/l, dan COD 832 mg/l. Adapun hasil dari penelitian ini didapatkan waktu tinggal optimum yaitu selama 12 jam dengan efisensi penurunan untuk masing-masing parameter pencemar yaitu: Amonia 96,59%; pH 7,5; TSS 85%, dan COD 44,83%. Hasil ini menunjukkan bahwa reaktor mampu menurunkan amonia, pH, TSS, COD.Keywords: multi soil layering, lumpur PDAM, waktu tinggal, lindiABSTRACTResearch of leachate treatment was conducted from TPA Rasau Jaya Kubu Raya West Kalimantan with Multi Soil Layering (MSL) method. Result of this research is to determine the influence of detention time on the performance of MSL based PDAM mud. The MSL reactors have dimensions of 20 x 38 x 55 cm, consist of zeolite (3-5 mm) as aerobic layers and a mixture of of PDAM mud and charcoal as anaerobic layers. Based on the test results of ammonia concentration, pH, TSS and COD before treatment are Ammonia 88 mg/l, pH 7.7 mg/l, TSS 80 mg/l, and COD 832 mg/l. The results of this study obtained optimum detention time is 12 hours with efficiency of pollutant removal for each parameter are Ammonia 96,59%; pH 7,5; TSS 85%, and COD 44,83%. These result shows that the reactor capable to decrease pollutant parameter such as ammonia, pH, TSS, and COD.Keywords: multi soil layering, PDAM-sludge, detention time, leachat

    Pengelompokan Status Ekonomi Keluarga Desa Tanjungsari menggunakan Metode K-Means Clustering

    Get PDF
    ABSTRAKPada tahun 2020 hingga sampai saat ini tahun 2022 telah terjadi fenomena pandemi yang menyebabkan penuruan ekonomi yang cukup signifikan sehingga perubahan ekonomi masyarakat berubah, pengelompokan data harus dilakukan dengan teknik yang baik karena akan berpengaruh terhadap hasil akhir pengelompokan. Sehingga penelitan ini dilakukan untuk menginterpretasi kelompok yang terbentuk dari implementasi k-means clustering menggunakan 3 teknik similarity yaitu Euclidean, Manhattan dan Minkowski Distances yang memiliki nilai kemurnian tinggi berdasarkan nilai dari silhouette coefficient serta nilai cluster yang ditentukan pada penelitian ini menggunakan Teknik elbow method. Penelitian ini menghasilkan 5 claster yang dihasilkan dari elbow method. Dengan menghasilkan nilai silhoutte coeficient dari euclidean 0.059, manhattan 0.0946, dan minkowski 0.059. Kata kunci: status ekonomi, data mining, K-mean Clustering, silhouette coefficient, Euclidean Distance, Manhattan Distance, Minkowski DistanceABSTRACTIn 2020 until now in 2022 there has been a pandemic phenomenon which has caused a significant economic decline so that changes in the community's economy have changed, data grouping must be done with good technique because it will affect the final result of the grouping. So this research was conducted to interpret the groups formed from the implementation of k-means clustering using 3 similarity techniques namely Euclidean, Manhattan and Minkowski Distances which have a high purity value based on the value of the silhouette coefficient and the cluster values determined in this study using the elbow method technique. This study produced 5 clusters resulting from the elbow method. By producing a silhoutte coeficient value of euclidean 0.059, manhattan 0.0946, and minkowski 0.059.Keywords: economic status, data mining, K-mean Clustering, silhouette coefficient, Euclidean Distance, Manhattan Distance, Minkowski Distanc

    Dampak Masa Pandemi Terhadap Pembangunan Gedung Menara BRI Gatot Subroto di Jakarta

    Get PDF
    Masa pandemi COVID-19 membawa pengaruh terhadap hampir segala lini sektor kehidupan termasuk sektor konstruksi. Pembangunan gedung Menara BRI Gatot Subroto pun terbawa dampaknya. Suatu proyek pembangunan gedung tinggi sangat bergantung sekali kepada banyak faktor seperti pemasok, peraturan, lingkungan, dan lain-lain terutama manusia sebagai tenaga kerja yang saat pandemi ini segala aktivitasnya sedang terganggu. Untuk itu penelitian ini ingin mengetahui dampak masa pandemi yang sedang berlangsung terhadap pembangunan gedung Menara BRI di Jalan Gatot Subroto Jakarta. Metode penelitian yang tepat adalah deskriptif kualitatif yang menggunakan data primer dan skunder. Penerapan protokol kesehatan (prokes) seperti pemeriksaan suhu tubuh, mencuci tangan, wajib memakai masker, pengisian kuisioner kesehatan pada tamu yang berkunjung dan rapid test berkala bagi seluruh pekerja proyek setiap minggu merupakan peraturan baru selama pandemi COVID-19 yang berlaku di Indonesia. Berdasarkan hasil penelitian dampak pandemi menyebabkan pada proses pembangunan proyek seperti pengurangan jumlah pekerja tiap lantai yang membuat perkembangan harian proyek melambat dari jadwal yang ditentukan. Tercatat telah terjadi keterlambatan selama 6 bulan dengan estimasi pembengkakan biaya anggaran akibat COVID-19 sebesar 1,5% berasal dari biaya operasional non material

    Pemodelan Sistem Kendali Motor Induksi Tiga Fasa menggunakan Pengendali Neuro-Fuzzy Melalui Metode Direct Torque Control

    Get PDF
    ABSTRAKSuatu Motor induksi tiga fasa merupakan alat penggerak listrik yang banyak digunakan di industry. Sistem yang akan dikembangkan dalam penelitian ini salah satunya adalah pengendalian kecepatan motor induksi tiga fasa dengan pemodelan system Direct Torque Control (DTC) dengan pengontrol kecepatan menggunakan Neuro-Fuzzy Controller, hasil yang diperoleh dari pengaturan kecepatan yaitu untuk mencapai keaadan steady hanya membutuhkan waktu 1 sampai 2 sekon dengan rata-rata eror steady 0,175% dengan rata-rata rise time 0,855 detik dan rata-rata overshoot 0,488%. Dengan pemodelan system Direct Torque Control (DTC) menggunakan Neuro-Fuzzy control ini mampu mengatasi kelemahan pada kecepatan motor induksi serta menghasilkan performa kendali yang tinggi, dengan memperkecil overshoot serta menurunkan presentase error steady state dibawah 1%, serta rise time dan settling time rata-rata di bawah 1 detik, sehingga jauh lebih baik dibandingkan dengan menggunakan PI controller.Kata kunci: DTC, Motor Induksi, Neuro-Fuzzy ABSTRACTA three-phase induction motor is an electric drive that is widely used in industry. One of the systems that will be developed in this research is the speed control of a three-phase induction motor by modeling the Direct Torque Control (DTC) system with a speed controller using a Neuro-Fuzzy Controller, the results obtained from speed regulation are that to achieve steady state it only takes 1 to 2 hours. 2 seconds with an average steady error of 0.175% with an average rise time of 0.855 seconds and an average overshoot of 0.488%. By modeling the Direct Torque Control (DTC) system using Neuro-Fuzzy control, it is able to overcome the weakness in the speed of the induction motor and produce high control performance, by reducing overshoot and reducing the steady state error percentage below 1%, as well as the average rise time and settling time. the average is under 1 second, so it is much better than using a PI controllerKeywords: DTC, Induction Motor, Neuro-Fuzz

    1,600

    full texts

    1,717

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Institut Teknologi Nasional: Jurnal Itenas Online
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇