Jurnal Pendidikan (JP) : Riset dan Konseptual (Universitas Nahdlatul Ulama Blitar)
Not a member yet
677 research outputs found
Sort by
Pengembangan Media Round Wheel pada Materi ASEAN untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas VI SDN 6 Suwawal
Temuan yang menunjukkan bahwa siswa kelas VI SDN 6 Suwawal masih memiliki pemahaman rendah pada materi ASEAN dan bahkan berdampak pada hasil belajar IPAS, menjadi latar belakang dari dilaksanakannya riset ini. Untuk mengatasi masalah ini, dikembangkan media pembelajaran round wheel menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Media ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman melalui pendekatan bermain sambil belajar, di mana siswa memutar roda untuk mendapatkan materi secara acak dan menjawab pertanyaan. Hasil validasi menunjukkan kelayakan 78,5% dari ahli media (kategori valid) dan 94,2% dari ahli materi (kategori sangat valid). Pengujian melibatkan 20 siswa dan menunjukkan peningkatan ketuntasan yang signifikan dengan uji-t (p < 0,05), serta nilai rata-rata N-Gain sebesar 0,4576, yang menunjukkan peningkatan sedang pada pemahaman siswa. Dengan hasil ini, media Round wheel dinyatakan efektif meningkatkan hasil belajar IPAS siswa pada materi ASEAN di SDN 6 Suwawal dan dapat dijadikan alternatif pembelajaran yang interaktif
Filsafat Ilmu sebagai Landasan Berpikir dalam Pembelajaran Abad 21
Filsafat ilmu berperan penting sebagai landasan berpikir dalam menghadapi tantangan pembelajaran abad 21 yang ditandai oleh perkembangan teknologi dan kompleksitas informasi. Filsafat ilmu menjadi landasan yang relevan untuk mengembangkan pembelajaran yang adaptif dan kontekstual, mendukung siswa menjadi pembelajar seumur hidup di era modern.
Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi filsafat ilmu dapat mendukung pengembangan kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan transformatif siswa. Metode yang digunakan studi pustaka terhadap literatur terkait filsafat ilmu dan pembelajaran abad 21. Prosedur mencakup identifikasi konsep-konsep kunci filsafat ilmu yang relevan, analisis implikasinya terhadap pembelajaran, dan evaluasi penerapannya dalam konteks pendidikan modern. Hasil menunjukkan bahwa integrasi filsafat ilmu dalam kurikulum memberikan dampak positif, terutama dalam meningkatkan kemampuan siswa memahami ilmu pengetahuan secara holistik, membangun pola pikir reflektif, dan memecahkan masalah secara kreatif. Dengan mengadopsi pendekatan ini, pembelajaran abad 21 dapat menjadi lebih adaptif dan relevan dengan kebutuhan zaman. Dapat disimpulkan filsafat ilmu merupakan landasan penting untuk membentuk generasi pembelajar yang kritis, inovatif, dan etis di tengah perubahan global yang dinamis
Analisis Sikap Kemandirian Dan Kedisiplinan Siswa SMKI Anharul Ulum Melalui Program Asrama Berbasis Pondok Pesantren
Program asrama berbasis pondok pesantren di SMKI Anharul Ulum berperan strategis dalam membentuk karakter siswa, khususnya dalam aspek kemandirian dan kedisiplinan. Program ini dirancang untuk membentuk karakter siswa melalui pola kehidupan yang terstruktur, penerapan disiplin tinggi, serta pembiasaan sikap mandiri dalam kehidupan sehari-hari. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan campuran (Mixed Method), dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara semi-terstruktur, pemberian kuesioner, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, kategorisasi, dan triangulasi guna memastikan validitas temuan, sesuai dengan model Miles and Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program asrama berbasis pondok pesantren memiliki pengaruh positif terhadap pembentukan sikap kemandirian dan kedisiplinan siswa. Tingkat kemandirian siswa mencapai 77,47%, sementara tingkat kedisiplinan mencapai 75,47%. Siswa yang mengikuti program ini menunjukkan kemampuan lebih baik dalam mengatur waktu, menyelesaikan tugas, dan mengambil keputusan secara mandiri. Selain itu, kedisiplinan mereka meningkat, terlihat dari kepatuhan terhadap aturan asrama, keteraturan dalam menjalankan kegiatan, serta tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.Program asrama berbasis pondok pesantren di SMKI Anharul Ulum berperan strategis dalam membentuk karakter siswa, khususnya dalam aspek kemandirian dan kedisiplinan. Pembinaan dilakukan secara terstruktur melalui berbagai aktivitas harian yang bertujuan untuk meningkatkan tanggung jawab pribadi, kepatuhan terhadap aturan, serta kemampuan mengelola kehidupan secara mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sikap kemandirian dan kedisiplinan siswa SMKI Anharul Ulum yang mengikuti program asrama berbasis pondok pesantren. Program ini dirancang untuk membentuk karakter siswa melalui pola kehidupan yang terstruktur, penerapan disiplin tinggi, serta pembiasaan sikap mandiri dalam kehidupan sehari-hari. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan campuran (Mixed Method), dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara semi-terstruktur, pemberian kuesioner, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Data primer diperoleh dari wawancara dan kuesioner yang melibatkan siswa, guru PPKn, serta kepala sekolah SMKI Anharul Ulum. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, kategorisasi, dan triangulasi guna memastikan validitas temuan, sesuai dengan model Miles and Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program asrama berbasis pondok pesantren memiliki pengaruh positif terhadap pembentukan sikap kemandirian dan kedisiplinan siswa. Tingkat kemandirian siswa mencapai 77,47%, sementara tingkat kedisiplinan mencapai 75,47%. Siswa yang mengikuti program ini menunjukkan kemampuan lebih baik dalam mengatur waktu, menyelesaikan tugas, dan mengambil keputusan secara mandiri. Selain itu, kedisiplinan mereka meningkat, terlihat dari kepatuhan terhadap aturan asrama, keteraturan dalam menjalankan kegiatan, serta tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari
Pengembangan Booklet Tipe Stomata Tumbuhan Annonaceae di Lingkungan ULM Banjarmasin sebagai Bahan Ajar Pendamping Anatomi Tumbuhan
Tipe-tipe stomata dapat dikembangkan dalam bentuk booklet dan dapat dijadikan suatu sumber belajar pendamping dalam mata kuliah Anatomi Tumbuhan. Booklet tipe stomata dapat dijadikan sebagai referensi saat praktikum Anatomi Tumbuhan pada materi jaringan epidermis. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tipe stomata tumbuhan Annonaceae yang ada di Lingkungan Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin dan menjabarkan hasil pengembangan Booklet Tipe Stomata Tumbuhan Annonaceae di Lingkungan ULM Banjarmasin. Produk booklet dikembangkan dengan model pengembangan 4-D (Define, Design, Develop, dan Dissemination) oleh Thiagarajan yang dilakukan hingga tahap Dissemination secara terbatas. Hasil pengamatan ditemukan satu tipe stomata dari 4 spesies tumbuhan Annonaceae yaitu Tipe stomata parasitik pada Annona muricata, Annona squamosa, Cananga odorata dan Polyalthia longifolia. Subjek penelitian dan pengembangan booklet yaitu 1 dosen peminatan Anatomi Tumbuhan, 1 dosen Pendidikan Biologi dan 8 mahasiswa yang telah lulus mata kuliah Anatomi Tumbuhan di Pendidikan Biologi FKIP ULM Banjarmasin. Pada hasil evaluasi kesesuaian mendapatkan hasil rata-rata 4,22 (sangat sesuai), pada evaluasi kelayakan diperoleh nilai rata-rata 4,36 (sangat layak). Pada evaluasi keterbacaan mahasiswa didapatkan nilai rata-rata 4,51 (sangat baik). Berdasarkan uji kesesuaian, uji kelayakan, dan uji keterbacaan didapatkan hasil bahwa booklet yang dikembangkan sudah dapat digunakan sebagai bahan referensi saat dilakukan praktikum Anatomi Tumbuhan pada materi jaringan epiderm
Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) Pendidikan: Sebuah Analisis Bibliometrik
Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam bidang pendidikan telah menjadi topik yang semakin penting dan relevan dalam beberapa tahun terakhir. Teknologi AI menawarkan berbagai manfaat, mulai dari peningkatan akses sumber daya pendidikan hingga perbaikan keterampilan menulis siswa. Seiring dengan perkembangan teknologi, AI telah menunjukan potensi yang signifikan dalam meningkatkan kualitas dan efisiensi proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif dengan pendekatan analisis bibliometrik untuk menilai sejauh mana penggunaan AI dalam pendidikan dari tahun 2019 hingga 2024. Data dikumpulkan menggunakan database Google Scholar dan perangkat lunak Publish or Perish (PoP). Analisis ini menunjukan bahwa ada peningkatan yang signifikan dalam jumlah studi yang mengeksplorasi penggunaan AI dalam pendidikan. Teknologi AI telah diterapkan dalam berbagai aspek pendidikan dan telah memberikan kontribusi besar terhadap literatur ilmiah internasional terkait bidang ini. Meskipun potensi besar yang dimiliki AI, ada kebutuhan yang mendesak untuk mengembangkan kerangka teoritis yang menjelaskan dinamika dan penggunaan AI yang relevan dan memberikan visualisasi yang membantu pemahaman lebih mendalam tentang dampak teknologi ini dalam pengembangan dan keberlanjutan di bidang pendidikan. Penelitian ini memberikan wawasan yang mendalam tentang tren pemanfaatan Ai dalam pendidikan selama periode 2019 hingga 2024. Analisis bibliometrik menunjukan peningkatan signifikan dalam publikasi ilmiah terkait Ai dalam pendidikan, mencerminkan minat dan perhatian yang meningkat terhadap topik ini. Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam pendidikan menjadi topik yang semakin relevan dalam beberapa tahun terakhir. Teknologi ini memberikan berbagai manfaat, mulai dari perluasan akses sumber daya hingga peningkatan keterampilan menulis siswa, serta berpotensi besar meningkatkan kualitas dan efisiensi pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan tren, kontribusi, dan perkembangan pemanfaatan AI dalam pendidikan melalui analisis bibliometrik publikasi internasional periode 2019–2024. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan database Google Scholar melalui perangkat lunak Publish or Perish (PoP), serta analisis visual menggunakan VOSviewer. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan jumlah studi terkait AI dalam pendidikan, dengan penerapan yang luas pada berbagai aspek pembelajaran. Temuan ini mengindikasikan adanya minat dan perhatian yang terus tumbuh terhadap AI sekaligus menegaskan perlunya pengembangan kerangka teoritis untuk memahami dinamika dan dampak teknologi tersebut dalam keberlanjutan pendidikan
Pengaruh Kemampuan Komunikasi Guru Terhadap Perilaku Belajar Siswa di SMP Negeri 1 Tapa Kelas VII pada Mata Pelajaran IPS Terpadu
Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kemampuan komunikasi guru terhadap perilaku belajar siswa di SMP Negeri 1 Tapa kelas VII pada mata pelajaran IPS Terpadu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan metode penelitian Ex-post facto. Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh dari penyebaran kuesioner. Jumlah Penarikan Sampel dalam penelitian ini sebesar 53 responden. Teknik analisis data menggunakan regresi linear sederhana.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh kemampuan komunikasi guru terhadap perilaku belajar siswa kelas VII SMP Negeri 1 Tapa Kab. Bone Bolango. Besaran pengaruh kemampuan komunikasi guru terhadap perilaku belajar siswa 27,7% sedangkan sisanya sebesar 72,3% dipengaruhi oleh variabel yang tidak diteliti
Bahan Ajar Modul Berbasis Etnosains untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Komputasi Siswa; Tinjauan Validitas dan Kepraktisan
Penelitian ini bertujuan untuk memvalidasi dan memastikan kepraktisan modul berbasis etnosains yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir komputasi siswa SMP. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE yang meliputi lima tahap: analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Validitas modul diuji oleh ahli materi dan ahli media, sedangkan kepraktisan diperoleh dari pengamatan observer selama pembelajaran di kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul yang dikembangkan memiliki validitas tinggi berdasarkan penilaian para ahli, dengan kategori sangat valid. Kepraktisan modul diperoleh dari lembar keterlaksanaan pembelajaran menggunakan modul berbasis etnosains. Berdasarkan hasil validasi, modul berbasis etnosains memperoleh hasil 88,55% termasuk dalam kategori sangat valid. Data hasil observasi keterlaksanaan pembelajaran yang diisi oleh observer memperoleh persentase sebesar 96,75% dengan kategori sangat praktis. Tujuan uji validitas ini adalah untuk menilai produk yang akan digunakan pada sebuah penelitian, dan uji kepraktisan digunakan untuk menguji kepraktisan suatu produk, dalam hal ini adalah modul
Pengembangan LKPD Berbasis Multirepresentasi untuk Meningkatkan Keterampilan Critical Thinking Siswa Sekolah Dasar pada Pembelajaran IPA
Kemampuan Critical Thinking merupakan kompetensi penting yang harus dimiliki oleh siswa untuk menghadapi tantangan era abad 21. Namun, sejumlah penelitian mengungkapkan bahwa keterampilan Critical Thinking siswa masih perlu ditingkatkan. Salah satu solusi yang dapat diterapkan adalah pengembangan LKPD berbasis multirepresentasi dalam pembelajaran IPA. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat validitas, kepraktisan, dan keefektifan LKPD tersebut dalam meningkatkan keterampilan Critical Thinking siswa sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validitas LKPD mencapai skor 89,2% dalam kategori sangat valid. Uji kepraktisan di tiga sekolah menghasilkan skor antara 88,12% hingga 89,61%, yang tergolong sangat praktis. Analisis efektivitas berdasarkan n-gain menunjukkan LKPD ini berada dalam kategori efektif. Dengan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa LKPD berbasis multirepresentasi yang dikembangkan telah memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif, serta dapat mendukung penguatan keterampilan Critical Thinking siswa pada pembelajaran IPA
Manajemen Pendidik Dalam Mengimplementasikan Nilai-nilai Moderasi Beragama
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengelolaan pendidik di SMAN 1 Garut terkait penerapan nilai-nilai moderasi beragama. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, pengamatan, dokumentasi, dan angket. Temuan menunjukkan bahwa pengelolaan pendidik dalam menerapkan nilai-nilai moderasi beragama di SMAN 1 Garut telah dilaksanakan dengan baik. Para pendidik memiliki pemahaman yang kuat mengenai moderasi beragama dan menyadari pentingnya hal ini dalam menciptakan lingkungan sekolah yang harmonis serta saling menghormati. Sekolah juga mengembangkan program kerja yang mengintegrasikan nilai-nilai moderasi beragama ke dalam kurikulum dan kegiatan ekstrakurikuler. Partisipasi pendidik dalam merancang kegiatan yang mendukung moderasi beragama terbukti baik, melalui diskusi antaragama serta kegiatan sosial yang melibatkan seluruh siswa tanpa memandang perbedaan agama. Oleh karena itu, sangat penting bagi sekolah untuk terus memperbaharui kebijakan dan program yang mendukung keragaman, serta memberikan pelatihan berkelanjutan kepada pendidik untuk meningkatkan kompetensi mereka dalam mengajarkan nilai-nilai moderasi beragama. Diharapkan penelitian ini dapat berkontribusi terhadap pengembangan pendidikan yang berkualitas dan mempromosikan harmonisasi antarumat beragama di lingkungan sekolah
Work Environment and Teachers’ Job Performance in Basic Schools in Kwara State, Nigeria
This study was carried out on work environment and teachers’ job performance in basic schools in Kwara state, Nigeria. The study was guided by seven purposes with two research questions and five hypotheses. The research design that was used for this study was a descriptive survey of the correctional-type method. The population of the study consisted of 37,198 teachers in 1580 basic schools in Kwara state. Thirty schools were randomly selected from the state. The sample size involves 330 respondents including teachers and head teachers. The questionnaire was titled Work Environment Teachers’ Job Performance Questionnaire tagged (WETJPQ) and was used by the researcher to elicit information from the concerned respondent. All the research questions were analyzed using descriptive statistics of mean and standard deviation while all research hypotheses were analyzed using inferential statistics of Pearson Product Moment correlation Statistic at 0.05 level of significance. The findings of the study revealed that there is a high level of work environment in basic schools in Kwara state. It was also revealed that there was a significant relationship between work environment and teachers’ job performance in basic schools in Kwara state and there was a significant relationship between school location and teachers’ job performance in basic schools in Kwara state. It was recommended that school administrators should continue to invest in and improve physical facilities, teaching resources, and general working conditions to maintain and further enhance teacher performance