Jurnal Pendidikan (JP) : Riset dan Konseptual (Universitas Nahdlatul Ulama Blitar)
Not a member yet
677 research outputs found
Sort by
Penerapan Strategi I-Care berbantuan E-Modul untuk Meningkatkan Hasil Belajar Materi Bangun Ruang Sisi Lengkung
Pada pembelajaran matematika, umumnya peserta didik mengalami kesulitan dalam pemahaman konsep. Penerapan strategi I-CARE berbantuan e-Modul merupakan salah satu pembelajaran yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika materi bangun ruang sisi lengkung. Strategi I-CARE terdiri dari 5 langkah, yaitu (1) I (Introduction) / Pendahuluan, (2) C (Connection) / Menghubungkan, (3) A (Application) / Penerapan , (4) R (Reflection) / Refleksi dan (5) E (extension) / Perluasan .E-modul merupakan modul digital berformat epub yang akan membantu siswa dalam memahami suatu konsep. Hasil belajar merupakan tolak ukur atau patokan yang menentukan tingkat keberhasilan siswa dalam mengetahui dan memahami suatu materi pelajaran dari proses pengalaman belajarnya yang diukur dengan tes.Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IX I SMPN 1 Blitar yang berjumlah 33 siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya keberhasilan pembelajaran dalam proses belajar dan hasil belajar. Keberhasilan proses belajar didasarkan pada keaktifan dan respon siswa., sedangkan keberhasilan belajar didasarkan pada hasil tes . Hal ini ditunjukkan dengan semakin meningkatnya hasil belajar siswa dalam setiap siklus, yaitu siklus I (79,8), siklus II (84,6 dan siklus III ( 88,6
Penerapan Metode Problem Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pelajaran Ekonomi
Pada pembelajaran Ekonomi umumnya peserta didik mengalami kesulitan dalam pemahaman konsep. Kesulitan tersebut disebabkan antara lain karena pembelajaran Ekonomi pada umumnya cenderung berorientasi pada guru dan pelaksanaannya dilakukan secara konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil belajar Ekonomi siswa kelas X IS 1 SMA Negeri 1 Blitar dengan menggunakan metode pembelajaran problem based learnin.g Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan revisi Dari hasil analisis didapatkan bahwa hasil belajar siswa dalam melakukan kegiatan diskusi mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu, siklus I (54,73%), siklus II (71,04%), siklus III (93,17).Dalam penguasan materi juga mengalami peningkatan siklus I (63,32%), siklus II (73,68), siklus III(92,1
Penerapan Metode Smart Games dalam Upaya Peningkatan Hasil Belajar Operasi Bilangan Berpangkat
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian adalah siswa Kelas IX B. Dalam penelitian ini peneliti sebagai guru (pengajar), guru kelas (mitra peneliti) sebagai observer proses pembelajaran Operasi Bilangan Berpangkat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Metode Smart Games untuk meningkatkan Hasil belajar siswa pada materi Operasi Bilangan Berpangkat siswa Kelas IX B SMP Negeri 3 Ngunut Tulungagung mempunyai kriteria keberhasilan baik. Hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan Hasil belajar siswa berdasarkan nilai post test per siklus dengan nilai di atas KKM yaitu persentase pada siklus I 66,7% dan pada siklus II 87,9%
Penerapan Pendekatan Contekstual Teaching adnd Learning untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Kondisi Fisik Wilayah Indonesia
Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan di Kelas VIII A pada waktu pembelajaran IPS diperoleh hasil bahwa Prestasi belajar siswa kurang memuaskan, yaitu dari 33 siswa hanya 11 siswa yang nilainya dapat mencapai KKM atau > 70, sedangkan 22 siswa lainnya masih belum dapat mencapai KKM atau < 69. Hal ini disebabkan karena guru kurang memberikan penekanan materi yang jelas tentang Kondisi Fisik Wilayah Indonesia tersebut, setelah memberikan tugas kepada siswu guru meninggalkan ruangan, guru tidak menggunakan strategi. maupun Model yang dapat digunakan untuk mengembangkan kreatif siswa, serta masih banyak siswa yang bermain sendiri pada saat pembelajaran berlangsung. Untuk itu agar dapat meningkatkan prestasi belajar siswa dalam menyelesaikan soal tentang Kondisi Fisik Wilayah Indonesia serta untuk tercapainya tujuan pembelajaran perlu diadakan perbaikan pembelajaran dengan menerapkan Model Pembelajaran Contextual Teaching and Learning. Rumusan masalah penelitian ini : (a) Bagaimana penerapan Pendekatan Model pembelajaran CTL (Contextual Teaching and Learning) untuk meningkatkan prestasi belajar siswa dalam materi Kondisi fisik wilayah Indonesia Kelas VIII A SMP Negeri 2 Ngantru Tulungagung ? (b) Apakah penerapan Pendekatan Model pembelajaran CTL (Contextual Teaching and Learning) dapat meningkatkan prestasi belajar siswa dalam materi Kondisi fisik wilayah Indonesia Kelas VIII A SMP Negeri 2 Ngantru Tulungagung? (c) Bagaimana hasil pembelajaran Kondisi fisik wilayah Indonesia dengan menggunakan Pendekatan Model pembelajaran CTL (Contextual Teaching and Learning) pada siswa Kelas VIII A SMP Negeri 2 Ngantru Tulungagung? Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas (PTK). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Model Pembelajaran Contextual Teaching and Learning untuk meningkatkan Prestasi belajar siswa pada materi Kondisi Fisik Wilayah Indonesia siswa Kelas VIII A SMP Negeri 2 Ngantru Tulungagung mempunyai kriteria keberhasilan baik. Hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan Prestasi belajar siswa berdasarkan nilai post test per siklus dengan nilai di atas KKM yaitu persentase pada siklus I 60,6% dan pada siklus II 87,9%. Simpulan yang diperoleh dari hasil penelitian ini adalah bahwa penerapan pembelajaran Kondisi Fisik Wilayah Indonesia melalui Model Pembelajaran Contextual Teaching and Learning dapat meningkatkan Prestasi belajar siswa Kelas VIII A SMP Negeri 2 Ngantru Tulungagung dan dapat mempermudah siswa dalam menyelesaikan persoalan Kondisi Fisik Wilayah Indonesia. Oleh karena itu guru menggunakan Model Pembelajaran Contextual Teaching and Learning dalam pembelajaran IPS pada materi Kondisi Fisik Wilayah Indonesia agar Prestasi belajar siswa meningkat
Penerapan Supevisi Akademik Model Kunjungan Kelas untuk Meningkatkan Kinerja Guru dalam Proses Belajar Mengajar
Kinerja guru di SDN Sanankulon 03 Kec. Sanankulon Kab.Blitar masih kurang .Melalui metode akademik model kunjungan kelas dapat meningkatkan kinerja guru dalam proses belajar mengajar. Hasil penelitian menunjukkan Siklus I keberhasilan guru daalam melaaksanakan proses belajar mengajar mencapai 75% atau ada 6 dari 8 guru yang sudah berhasil dalam melaksanakan proses belajar mengajar.Hasil tersebut menunjukkan bahwa pada sikus I secara klasikal ,guru belum berhasil hal ini disebabkan,karena guru yang memperoleh nilai ≥ 70 hanya sebesar 75%. Pencapaian keberhasilan ini lebih kecil dari persentase ketuntasan yang dikehendaki yaitu sebesar 85%. Siklus II keberhasilan guru dalam melaksanakan proses belajar mengajar mencapai 100% . Hasil tersebut menunjukkan bahwa pada siklus II secara klasikal, guru sudah berhasil. terbukti guru yang memperoleh nilai ≥ 70 sudah mencapai ketentuan standarisasi yang dikehendaki yaitu 85
Penerapan Metode Think Pair Share untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Iklan Baris
Dalam rangka meningkatkan Ketrampilan Menulis Bahasa Indonesia yang memuat Menulis Iklan Baris pada Siswa Kelas IX A SMP Negeri 4 Tulungagung, Peneliti melakukan penelitian tindakan kelas dengan menerapkan pendekatan Think Pair Share pada pembelajaran Bahasa Indonesia. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas IX A SMP Negeri 4 Tulungagung yang berjumlah 30 siswa. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan di Kelas IX A pada waktu pembelajaran Bahasa Indonesia diperoleh hasil bahwa Ketrampilan Menulis siswa kurang memuaskan, yaitu dari 30 siswa hanya 10 siswa yang nilainya dapat mencapai KKM atau ≥ 70, sedangkan 20 siswa lainnya masih belum dapat mencapai KKM atau ≤ 69. Simpulan dari penelitian ini adalah pendekatan Think Pair Share dapat meningkatkan Ketrampilan Menulis siswa pada pembelajaran Bahasa Indonesia yang memuat Menulis Iklan Baris
Penerapan Model Problem Based Learning berbantuan Mind Mapping untuk Meningkatkan Hasil Belajar Termodinamika
Dalam rangka meningkatkan prestasi belajar Fisika yang memuat Termodinamika pada Siswa Kelas XI IPA 2 SMA Negeri 1 Kalidawir Tulungagung, Peneliti melakukan penelitian tindakan kelas dengan menerapkan pendekatan Problems Based Learning berbantuan dengan Metode Mind Mapping pada pembelajaran Fisika. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas XI IPA 2 SMA Negeri 1 Kalidawir Tulungagung yang berjumlah 35 siswa. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan di Kelas XI IPA 2 pada waktu pembelajaran Fisika diperoleh hasil bahwa prestasi belajar siswa kurang memuaskan, yaitu dari 35 siswa hanya 14 siswa yang nilainya dapat mencapai KKM atau ≥ 70, sedangkan 21 siswa lainnya masih belum dapat mencapai KKM atau ≤ 69. Simpulan dari penelitian ini adalah pendekatan Problems Based Learning berbantuan dengan Metode Mind Mapping dapat meningkatkan prestasi belajar siswa pada pembelajaran Fisika yang memuat Termodinamika