Jurnal Pendidikan (JP) : Riset dan Konseptual (Universitas Nahdlatul Ulama Blitar)
Not a member yet
677 research outputs found
Sort by
Model Pembelajaran TBLT untuk Menulis Kelas 10: Studi Kasus di SMAN 4 Blitar
Abstract: This study discloses the phenomena of the Task-Based Language Teaching (TBLT) technique to teach writing to 10th-grade students at SMAN 4 Blitar. The context of this study is based on students' lack of enthusiasm and motivation to write English, which is caused by a lack of literacy, poor writing habits, and inappropriate use of technology. This study aims to describe how TBLT is used, assess its success, and suggest the next steps to enhance students' writing skills. This study takes a descriptive qualitative method with a comprehensive single-case study design. Data were gathered via in-depth interviews, classroom observations, and document analysis. The data were thematically evaluated using Miles and Huberman's method, which included data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of this study show that TBLT enhances students' participation, understanding, and writing skills through collaborative tasks and continuous feedback. The Ongoing evaluation also allows teachers to adjust teaching strategies according to the individual students’ needs Thus, TBLT has proven to be effective in creating a dynamic and collaborative learning environment, significantly improving students' writing skills. This study reveals a model and proposition to be referenced for further studies and instructional practices.Abstrak: Penelitian ini mengungkap fenomena teknik Task-Based Language Teaching (TBLT) untuk mengajarkan menulis kepada siswa kelas 10 di SMAN 4 Blitar. Konteks penelitian ini didasarkan pada kurangnya antusiasme dan motivasi siswa untuk menulis bahasa Inggris, yang disebabkan oleh kurangnya literasi, kebiasaan menulis yang buruk, dan penggunaan teknologi yang tidak tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana TBLT digunakan, menilai keberhasilannya, dan menyarankan langkah selanjutnya untuk meningkatkan keterampilan menulis siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus tunggal yang komprehensif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi kelas, dan analisis dokumen. Data dievaluasi secara tematis menggunakan metode Miles dan Huberman, yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa TBLT meningkatkan partisipasi, pemahaman, dan keterampilan menulis siswa melalui tugas kolaboratif dan umpan balik berkelanjutan. Evaluasi berkelanjutan juga memungkinkan guru untuk menyesuaikan strategi pengajaran sesuai dengan kebutuhan masing-masing siswa. Dengan demikian, TBLT terbukti efektif dalam menciptakan lingkungan belajar yang dinamis dan kolaboratif, yang secara signifikan meningkatkan keterampilan menulis siswa. Studi ini mengungkap suatu model dan proposisi yang dapat dijadikan rujukan untuk studi dan praktik pengajaran lebih lanjut
Model Model of Resolving Student’s Difficulties in Understanding Recount Text : A Single Case Study of Second Grade Student at SMP Negeri 4 Blitar
This research aims to identify the challenges students face in understanding recount texts, describe the methods teachers use to address these issues, analyze student-teacher interactions in the classroom, and assess the effectiveness of the strategies implemented to enhance student comprehension. Using a qualitative approach and a single case study method, the research involved teachers, school principals, and eighth-grade students. Data were collected through observations, interviews, and documentation.
The findings reveal that eighth-grade students encounter several difficulties in understanding recount texts, including challenges with unfamiliar vocabulary, long sentences separated by commas, text structure, and words with affixes. Specifically, students struggle with new vocabulary, lengthy sentences that hinder comprehension, and the organization of events in the text.
To address these issues, teachers employ various strategies. For vocabulary difficulties, students are encouraged to repeatedly read the text and look up unfamiliar words in the dictionary. To tackle long sentences separated by commas, they are taught to break the sentences into shorter parts, interpret each segment, and understand its context within the story. For text structure, the teacher provides detailed explanations, and for words with affixes, relevant examples of prefixes and suffixes are given.
These strategies help create a positive and active classroom environment, contributing to improved student understanding of the material. The research demonstrates that the teacher's methods effectively enhance students' comprehension of recount texts.
Keyword : Difficulties, Recount Text, Strategy, Mode
Pengembangan Media Ular Tangga pada Pelajaran Pendidikan Pancasila Materi Keragaman Budaya di Indonesia: -
Abstrak: Peserta didik di sekolah dasar biasanya belajar dalam kelompok, mereka menyukai belajar melalui permainan. Karena alasan tersebut, peneliti berinisiatif mengembangkan game edukasi Pendidikan Pancasila menggunakan media Ular Tangga untuk mengajarkan siswa tentang keragaman budaya di Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis penggunaannya dan menciptakan media yang valid, praktis, dan efektif. Pengembangan media ini dilakukan dengan menggunakan model ADDIE. Instrumen media ular tangga, soal evaluasi, serta angket digunakan untuk pengolahan data dalam pengembangan media ini. Temuan penelitian ini meliputi produk yang dapat digunakan oleh guru untuk meningkatkan pemahaman materi yang akan diajarkan, khususnya di SDN Bareng 1 Kota Malang. Media ini dapat dimanfaatkan untuk pelajaran Pembelajaran Pancasila dan diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi guru lain untuk membuat media yang kreatif. Selain itu, media ini juga bisa menjadi simbol ikonik pembelajaran di SDN Bareng 1 Kota Malang. Hasil analisis validitas menunjukkan bahwa media ular tangga yang dibuat sudah memenuhi standar yang ditetepkan. Telah dinilai efektif dengan 85% peserta didik mendapat nilai evaluasi di atas 75 (KKM), praktis dengan nilai kepraktisan 3,4, dan valid dengan nilai validitas 3,76.
Abstrak: Peserta didik di sekolah dasar biasanya belajar dalam kelompok, mereka menyukai belajar melalui permainan. Karena alasan tersebut, peneliti berinisiatif mengembangkan game edukasi Pendidikan Pancasila menggunakan media Ular Tangga untuk mengajarkan siswa tentang keragaman budaya di Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis penggunaannya dan menciptakan media yang valid, praktis, dan efektif. Pengembangan media ini dilakukan dengan menggunakan model ADDIE. Instrumen media ular tangga, soal evaluasi, serta angket digunakan untuk pengolahan data dalam pengembangan media ini. Temuan penelitian ini meliputi produk yang dapat digunakan oleh guru untuk meningkatkan pemahaman materi yang akan diajarkan, khususnya di SDN Bareng 1 Kota Malang. Media ini dapat dimanfaatkan untuk pelajaran Pembelajaran Pancasila dan diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi guru lain untuk membuat media yang kreatif. Selain itu, media ini juga bisa menjadi simbol ikonik pembelajaran di SDN Bareng 1 Kota Malang. Hasil analisis validitas menunjukkan bahwa media ular tangga yang dibuat sudah memenuhi standar yang ditetepkan. Telah dinilai efektif dengan 85% peserta didik mendapat nilai evaluasi di atas 75 (KKM), praktis dengan nilai kepraktisan 3,4, dan valid dengan nilai validitas 3,76.
 
Efikasi Diri Keputusan Karier dan Career engagement Pada Mahasiswa
Memiliki karier yang sukses diperlukan perilaku proaktif mahasiswa yang mendukung pengembangan kariernya. Penelitian ini berfokus pada career engagement yang merupakan salah satu faktor yang mempengaruhinya yaitu efikasi diri yang dalam penelitian ini dispesifikan menjadi efikasi diri keputusan karier. Subyek dalam penelitian ini yaitu 345 mahasiswa UNNES yang dipilih secara random sampling. Metode penelitian yang digunakan yaitu regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara efikasi diri keputusan karier dengan career engagement pada mahasiswa UNNES. Hasil eksplorasi lebih lanjut menunjukkan bahwa hanya indikator informasi pekerjaan dan perencanaan yang berkontribusi terhadap career engagement. Hasil ini memberikan implikasi bagi layanan konseling karier untuk meningkatkan kemampuan perencanaan karier mahasiswa.Memiliki karier yang sukses diperlukan perilaku proaktif mahasiswa yang mendukung pengembangan kariernya. Penelitian ini berfokus pada career engagement yang merupakan salah satu faktor yang mempengaruhinya yaitu efikasi diri yang dalam penelitian ini dispesifikan menjadi efikasi diri keputusan karier. Subyek dalam penelitian ini yaitu 345 mahasiswa UNNES yang dipilih secara random sampling. Metode penelitian yang digunakan yaitu regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara efikasi diri keputusan karier dengan career engagement pada mahasiswa UNNES. Hasil eksplorasi lebih lanjut menunjukkan bahwa hanya indikator informasi pekerjaan dan perencanaan yang berkontribusi terhadap career engagement. Hasil ini memberikan implikasi bagi layanan konseling karier untuk meningkatkan kemampuan perencanaan karier mahasiswa
Kajian Sosiolinguistik Campur Kode pada Lirik Lagu “Garam dan Madu” oleh Naykilla dan Tanxi
Penelitian menggunakan metode kualitatif pendekatan sosiolinguistik. Data diperoleh dari objek riset yakni lirik lagu Garam dan Madu oleh Naykilla dan Tanxi. Ieknik analisis isi, sosiolinguistik, untuk menganalisis data, dengan cara membaca dan menganalisis lirik lagu untuk menemukan campur kode yang digunakan, sekaligus tujuan riset. Hasil mendeskripsikan penggunaan jenis campur kode-switching, kode-mixing, dan borrowings; campur kode pada lirik lagu Garam dan Madu berfungsi sebagai alat komunikasi yang efektif, memperkaya makna, dan memperkuat identitas sosial dan budaya masyarakat. Implikasi ampur kode berefek pada identitas sosial dan budaya masyarakat, seperti memperkuat identitas budaya dan memperkaya bahasa.Penelitian menggunakan metode kualitatif pendekatan sosiolinguistik. Data diperoleh dari objek riset yakni lirik lagu Garam dan Madu oleh Naykilla dan Tanxi. Ieknik analisis isi, sosiolinguistik, untuk menganalisis data, dengan cara membaca dan menganalisis lirik lagu untuk menemukan campur kode yang digunakan, sekaligus tujuan riset. Hasil mendeskripsikan penggunaan jenis campur kode-switching, kode-mixing, dan borrowings; campur kode pada lirik lagu Garam dan Madu berfungsi sebagai alat komunikasi yang efektif, memperkaya makna, dan memperkuat identitas sosial dan budaya masyarakat. Implikasi ampur kode berefek pada identitas sosial dan budaya masyarakat, seperti memperkuat identitas budaya dan memperkaya bahasa
Tinjauan Sosiolinguistik: Kepincangan Dieksis Kesalahan Berbahasa Menulis Teks Cerpen Peserta Didik
Penelitian bertujuan menganalisis kesalahan berbahasa menulis teks cerpen peserta didik SMA Darul Falah Blitar dengan pendekatan sosiolinguistik. Metode mengacu desain qualitative, case study, interview, kajian isi teks-kontek, fakta-fakta temuan diamati, diorganisir, datanisasi, analisis dokumen. Analisis menunjukkan adanya berbagai kesalahan, kesalahan dieksis, tata bahasa, dan pilihan kata, yang dipengaruhi faktor sosial dan budaya peserta didik. Wawancara dengan guru dan siswa mengungkapkan kurangnya pemahaman tentang kaidah bahasa yang tepat, serta pengaruh lingkungan sosial terhadap kemampuan menulis. Temuan diharapkan memberikan wawasan logika akal sehat dalam mengembangkan KBM seefektif sesuai pertumbuhan keterampilan menulis siswa, serta memberikan kontribusi terhadap kajian sosiolinguistik dalam konteks pendidikan bahasa.Penelitian bertujuan menganalisis kesalahan berbahasa menulis teks cerpen peserta didik SMA Darul Falah Blitar dengan pendekatan sosiolinguistik. Metode mengacu desain qualitative, case study, interview, kajian isi teks-kontek, fakta-fakta temuan diamati, diorganisir, datanisasi, analisis dokumen. Analisis menunjukkan adanya berbagai kesalahan, kesalahan dieksis, tata bahasa, dan pilihan kata, yang dipengaruhi faktor sosial dan budaya peserta didik. Wawancara dengan guru dan siswa mengungkapkan kurangnya pemahaman tentang kaidah bahasa yang tepat, serta pengaruh lingkungan sosial terhadap kemampuan menulis. Temuan diharapkan memberikan wawasan logika akal sehat dalam mengembangkan KBM seefektif sesuai pertumbuhan keterampilan menulis siswa, serta memberikan kontribusi terhadap kajian sosiolinguistik dalam konteks pendidikan bahasa
STRATEGI MANAJEMEN PERPUSTAKAAN DAN MINAT MEMBACA PESERTA DIDIK KELAS VII (Studi Kasus Laper Buk-E SMPN 3 Nglegok)
Riset keperpustakaan bertujuan memahami manajemen perpustakaan, dengan metode kualitatif studi kasus. Hasil menunjukkan bahwa manajemen perpustakaan di SMP Negeri 3 Nglegok sudah diterapkan beberapa tindakan terstruktur dalam peningkatan literasi membaca. Langkah manajemen tersebut dengan mengadakan kegiatan membaca, menyediakan sumber bacaan menarik, serta mengembangkan program perpustakaan yang inovatif. Temuan tantangan tampak pada minimnya kesadaran akan pentingnya membaca dan kurangnya dukungan dari orang tua dan guru. Penelitian ini merekomendasikan bahwa perlu dilakukan upaya lebih lanjut untuk meningkatkan minat baca siswa, seperti mengembangkan program perpustakaan yang lebih inovatif dan mengintensifkan kegiatan membaca di sekolah
Pendidikan Pendidikan Islam Memartabatkan Wanita Work Life dan Pengelolaan keluarga studi kasus di FIPS: Islamic Education Gives Women Dignity, Work Life and Family Management, case study at FIPS
zaman pra Islam Perempuan diletakkan pada derajat yang rendah dikarenakan perempuan berposisi sebagai pemuas nafsu laki-laki, tidak bisa memanah, tidak dapat berperang, dianggap aib bahkan keluarga merasa malu bila anak yang dilahirkan adalah bayi berjenis kelamin perempuan. Misalnya di zaman Yunani dan Romawi, ia dianggap tidak memiliki hak merdeka, tidak memiliki kemuliaan serta dianggap sebagai malapetaka. Aturan dan tuntutan dalam mengelola pekerjaan rumah kerap kali membuat perempuan memiliki motivasi yang lebih tinggi untuk berkarya, sehingga wanita berkarir dapat Tumbuh, berkembang sebagai profesional, dan dapat bertahan dalam menjalani kehidupan adalah aspek penting yang ingin dieksplorasi dalam penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk memahami sejauh mana Islam mengangkat derajat wanita berkarir, khususnya dalam hal pengelolaan finansial keluarga di Fakultas Ilmu Pendidikan dan Sosial. penelitian ini menggunakan variabel dependen dari segi gaya hidupnya dan variabel independent dari segi pengelolaan keuangan keluarganya. Penelitian sebelumnya dilakukan oleh Siti Masitoh dari Purwarkarta membahas dari segi perempuan berperan ganda dimana menjelankan sebagai ibu rumah tangga juga sebagai pembantu mencari Ekonami. Penelitian ini melihat dari sisi al-qur’an melalui surat an-Naml. Zaman modern wanita memiliki peran Domestik hingga menjadi pemimpin dalam dunia kerja yang ditekuni. Wanita memegang posisi Leader dalam karir yang digeluti memang dalam Al-Qur’an QS An-Naml 23 sebagian dari perempuan telah memiliki kompetensi lebih dibandingkan laki-laki hal tersebut sengaja Allah Ciptakan bahwa tidak semua perempuan berada dibawah laki-laki sekalipun banyak ajaran Islam yang mengatakan banyak laki-laki yang memiki kemampuan diatas perempuan. Kesejahteraan keluarga menjadi lebih Tangguh bila wanita work life memerankan fungsinya setelah menddapatkan izin dari pemimpin rumah tangga, guna mendapatkan keseimbangan dalam menginternalisasi aktifitas sehari-hari. Disinilah keseimbangan ajaran menurut al Quran (At-Taubah 105) mengajarkan secara tersirat bahwa Islam tidak melarang terhadap perempuan yang bekerja, nemun setelah mendapatkan izin dari Suam
Visualisasi dan Analisis Distribusi Spasial Jumlah Penduduk Miskin Jawa Timur Berbasis SIG dengan Teknologi QGIS
Kemiskinan merupakan salah satu isu krusial di Provinsi Jawa Timur, dengan distribusi yang tidak merata antara wilayah perkotaan dan pedesaan. Penelitian ini bertujuan memetakan distribusi spasial kemiskinan di Jawa Timur. Data jumlah penduduk miskin dari BPS dan peta administrasi digunakan untuk menghasilkan peta tematik yang menggambarkan distribusi kemiskinan. Hasil analisis menunjukkan bahwa daerah perkotaan, seperti Kota Batu dan Kota Mojokerto, memiliki tingkat kemiskinan yang relatif rendah, sedangkan daerah pedesaan seperti Jember dan Probolinggo mencatatkan angka kemiskinan tertinggi. Visualisasi spasial ini memberikan wawasan penting bagi pengambilan kebijakan yang lebih terarah dan berbasis data.Kemiskinan merupakan salah satu isu krusial di Provinsi Jawa Timur, dengan distribusi yang tidak merata antara wilayah perkotaan dan pedesaan. Penelitian ini bertujuan memetakan distribusi spasial kemiskinan di Jawa Timur. Data jumlah penduduk miskin dari BPS dan peta administrasi digunakan untuk menghasilkan peta tematik yang menggambarkan distribusi kemiskinan. Hasil analisis menunjukkan bahwa daerah perkotaan, seperti Kota Batu dan Kota Mojokerto, memiliki tingkat kemiskinan yang relatif rendah, sedangkan daerah pedesaan seperti Jember dan Probolinggo mencatatkan angka kemiskinan tertinggi. Visualisasi spasial ini memberikan wawasan penting bagi pengambilan kebijakan yang lebih terarah dan berbasis data.
Upaya Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa dengan Menggunakan Model STAD pada Pelajaran Geografi SMAN 1 Maospati
Penelitian bertujuan untuk mengetahui peningkatan motivasi belajar siswa setelah menerapkan pembelajaran menggunakan model STAD (Student Team Achievement Division) di kelas XI SMAN 1 Maospati. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Subjek Penelitian adalah siswa kelas XI sebanyak 34 siswa. Data awal pratindakan diperoleh nilai motivasi sebesar 69,47. Instrumen penelitian adalah lembar observasi dan angket motivasi belajar siswa. Analisis dilakukan dengan teknik deskriptif yang meliputi: reduksi dan penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian pada Siklus I menunjukkan tindakan yang diberikan belum membuahkan hasil maksimal. Hal ini ditunjukkan dengan angka persentase motivasi belajar siswa yang hanya 73,93% (cukup), sedangkan kriteria keberhasilan tindakan adalah 75%. Pada Siklus II motivasi siswa mengalami peningkatan menjadi 83,81% (baik). Kesimpulannya adalah model pembelajaran STAD dapat digunakan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa dalam pelajaran geografi.Penelitian bertujuan untuk mengetahui peningkatan motivasi belajar siswa setelah menerapkan model STAD (Student Team Achievement Division) di kelas XI SMAN 1 Maospati. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Subjek Penelitian adalah siswa kelas XI sebanyak 34 siswa. Data awal pratindakan diperoleh nilai motivasi sebesar 69,47. Instrumen penelitian adalah lembar observasi dan angket motivasi belajar siswa. Analisis data dilakukan dengan teknik deskriptif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada Siklus I belum berhasil dengan baik. Hal ini ditunjukkan dengan persentase indikator motivasi belajar siswa yang hanya 73,93% (cukup), sedangkan kriteria keberhasilan tindakan adalah 75%. Pada Siklus II motivasi siswa mengalami peningkatan menjadi 83,81% (baik). Dengan demikian, dapat simpulkan bahwa model STAD dapat digunakan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa dalam pembelajaran geografi