Jurnal Pendidikan (JP) : Riset dan Konseptual (Universitas Nahdlatul Ulama Blitar)
Not a member yet
677 research outputs found
Sort by
Analisis Pelanggaran Prinsip Kerjasama Grice pada Komik Pepekomik sebagai Bahan Ajar Bahasa Indonesia Teks Anekdot di Kelas X
Abstract: This research aims to analyze the types of violations of the principle of cooperation in the Pepekomik comic strip. Comic strips are an interesting medium to explain because they often use humor as a tool to entertain readers. Through a pragmatic approach, this research describes the types of violations of the principle of cooperation in the Pepekomik comic strip which includes the maxims of quality, quantity, relevance and manner. The analysis method uses a qualitative approach with descriptive analysis techniques. The research results show that the Pepekomik comic strip often violates the principle of cooperation in its speech with the aim of creating interesting and entertaining stories for readers. These violations occur in the form of deviations from the maxims of cooperative principles, such as providing inappropriate, insufficient, excessive, irrelevant or ambiguous information. This research contributes to the understanding of how the principle of cooperation is applied and applied in visual communication, especially in comic strips, as well as providing recommendations for using the Pepekomik comic strip as learning material for anecdotal texts in grade 12
Kompetensi Kepribadian Pengasuh Asrama Pendidikan di Pesantren
Pendidikan merupakan salah satu faktor yang sangat penting dalam pengemabangan ilmu dan teknologi. Jika pendidik di dalam suatu pendidikan itu dilakukan oleh orang tua, maka pondok pesantren dibimbing langsung oleh guru asrama atau lebih dikenal sebagai pengasuh asrama yang dimana memiliki tugas pokok dan fungsi untuk membimbing, mengasuh, mengontrol, membina, dan mengevaluasi santri dalam kegiatan sehari-hari. Metode penelitian dalam penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kepustakaan (library research). Hasil dari penelitian ini menjelaskan tentang kriteria-kriteria yang harus dimiliki pengasuh asrama yang berkaitan dengan kompetensi kepribadian diantaranya adalah bersikap santun, memiliki wibawa, penyayang dan lain sebagainya.
 
Dhuha Prayer as A Solution in Implementing Morals at MTs Lailatul Qadar Sukoharjo: Dhuha Prayer as A Solution in Implementing Morals at MTs Lailatul Qadar Sukoharjo
Duha prayer is one of the routine activities carried out students by MTs Lailatul Qadar Sukoharjo before learning begins. This activity includes murojaah, memorization, asmaul husna, khatmil Quran, and tausiyah. One of the main objectives of this program is to form morals. However, on the other hand, many students still need to arrive on time to attend the Dhuha prayer. This research is intended to explain how dhuha prayer instills morals at MTs Lailatul Qadar. This research is descriptive qualitative with a case study type of research. The presence of researchers as a critical instrument. The research location is at MTs Lailatul Qadar. Data sources include person, place, and paper. Data collection uses observation, interviews, and documentation methods. The data analysis in this research was carried out inductively.
Meanwhile, reduction, presentation, and conclusion techniques were used to check the data's validity. The research results show that Duha prayer is a solution to instilling good morals students in MTs Lailatul Qadar, including students' morals towards Allah SWT, fellow creatures, and students' human morals in the school environment. This process starts with murojaah, memorization, asmaul husna, khatmil Quran, and tausiyah delivered by ustadz and ustadzah. However, in practice, there are supporting and inhibiting factors. Supporting factors involve time conditions that support the smooth implementation of prayers while inhibiting factors consist of internal factors involving aspects within the student and external factors (environment) such as the influence of friends, lack of enthusiasm from parents, and long distance from home
Pengembangan Bahan Ajar Matakuliah Advanced Grammar Berbasis Communicative Grammar
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar Matakuliah Advanced Grammar Berbasis Communicative Grammar. Penelitian ini didasarkan pada kebutuhan bahan ajar yang sesuai dengan CPL mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Nahdlatul Ulama Blitar. Metode yang dilakukan menggunakan RnD (Research and Development) yang memiliki 10 langkah meliputi: (1) Research and information collecting; (2) Planning; (3) Develop primary form of product; (4) Preliminary field; (5) Main product revision; (6) Main field testing; (7) Operational product revision; (8) Operational field testing; (9) Final product revision; (10) Dissemination and implementation. Teknik dan instrument penelitian yang digunakan adalah observasi, wawancara, angket. Subjek dari penelitian ini adalah mahasiswa semester 3 Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris sejumlah 14 mahasiswa. Hasil dari penelitian ini berupa kelayakan dan keefektifan produk oleh ahli media dan pembelajaran serta oleh pengguna. Hasil kelayakan produk mendapatkan 89,6% dengan kriteria layak dan hasil keefektifan mendapat 88,2% dengan kriteria efektif
Ir. Afiffudin Desain Goal Alignment Perencanaan Mutu Pendidikan Islam
Abstract
The quality of Islamic education in school education units is currently a concern for the world of education in general, including in school education units with an Islamic spirit. Quality assurance of Islamic education requires a measurement matrix of both the output in the form of cognitive knowledge of Islamic values ​​and outcomes that include changes in student behavior in carrying out Islamic values ​​in everyday life. Stakeholders need collaborative efforts to encourage planning for the quality of Islamic education through Goal Alignment (GA). The purpose of the GA design is to create synergy and collaboration between stakeholders in order to realize the quality assurance of Islamic education. The GA method is a tracing design and tracking of all indicators of Islamic education quality achievement. In general, library research is used to explore GA designs in the perspective of Islamic worldview to be implemented in educational units, especially realizing the quality of education that has been determined. Vision-Mission-Value of the education unit is a collectively defined objectives of which each of stakeholders contribute to collectively implement and actively participate in evaluation. Both the results of the achievement of the vision-mission-value of the education unit and the role of stakeholders are evaluated to determine steps for continuous improvement towards the goals of the quality of education that have been set. In general, it can be concluded that the GA method is part of the Islamic worldview in almost all stages. The application of the GA method can be used to design quality assurance of Islamic education in school units and is a derivative of the Islamic worldview approach.
Keywords : Goal Alignment, quality, islamic, educatio
Penerapan Model Explicit Instruction Pembelajaran Calistung Siswa Kelas 1 MIMA 34 Hasyim Asyari Kabupaten Jember
Kemampuan membaca merupakan kemampuan awal yang harus dikuasi oleh siswa, kemudian disusul dengan kemampuan menulis serta berhitung. Banyak orang tua yang mempersiapkan anaknya sebelum masuk pendidikan sekolah dengan menitipkan anaknya di lembaga Paud. Tapi, tidak jarang juga orang tua yang tanpa menitipkan anaknya di Paud, biasanya yang berada di lingkungan pedesaan. Sebagaimana kondisi siswa kelas 1 di MIMA 34 Hasyim Asyari ini, hanya sedikit yang berasal dari Paud. Sehingga diperlukan suatu solusi yang dapat membantu anak dalam menguasai ketiga kemampuan dasar tersebut. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan penerapan Model Pembelajaran Explicit Instruction terhadap pembelajaran membaca, menulis, dan menghitung. Penggunaan model ini dirancang untuk menciptakan pembelajaran yang efektif dan mudah dimengerti oleh siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan sumber data yakni siswa dan datanya berupa kemampuan membaca, menulis, dan berhitung. Observasi, wawancara, dan dokumentasi merupakan teknik pengumpulan data yang digunakan. Keabsahan data diuji dengan peneliti menggunakan triangulasi teknik. Disimpulkan bahwa siswa kelas I MIMA 34 Hasyim Asyari dengan menggunakan model explicit instruction sudah dikategorikan BSH dan BSB yang artinya siswa sudah mampu berkembang dengan baik. Penguasaan kemampuan pembelajaran calistung didapat hasil 90% siswa sudah dapat membaca, 76% siswa dapat menulis dengan baik, dan 87,6% siswa sudah dengan mudah mengenal bilangan 1-10 dan penghitungannya
Implementasi Model Pembelajaran PBL Berbantuan Website Wizer.me dalam Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Peserta Didik
Pendidikan merupakan sarana untuk meningkatkan dan mengembangkan kualitas Sumber Daya Manusia, dimana keberhasilan pendidikan terletak pada hasil belajar peserta diidk. Rendahnya hasil belajar yang diperoleh oleh peserta didik sehingga tidak dapat memenuhi KKTP disebabkan oleh kualitas pengajaran yang perlu untuk ditingkatkan, termasuk kurangnya variasi dalam metode pembelajaran dan pendekatan yang tidak memadai dalam menjelaskan konsep-konsep, sehingga dapat menyebabkan peserta didik kesulitan mencapai standar yang ditetapkan, terutama pada pembelajaran abad 21 saat yang menuntut peserta didik untuk memiliki keterampilan dalam penggunaan teknologi serta kemampuan berfikir kritis, utamanya dalam memecahkan masalah. Pelitian tindakan kelas kolaboratif (PTKK) ini dilakukan untuk memberikan solusi terhadap peningkatan kemampuan pemecahan masalah yang dimiliki oleh peserta didik kelas VIII-G di SMPN 1 Surabaya, pada mata pelajaran IPS menggunakan model pembelajaran PBL dengan media E-LKPD menggunakan website wizer.me. Berdasarkan hasil penelitian dari pelaksanaan siklus II ini telah mengalami peningkatan yang baik dari pelaksanaan siklus I. Pembelajaran pada siklus II ini juga dilaksanakan dengan berkelompok, penambahan pengalokasian waktu pengerjaan dan diskusi juga telah dilakukan, serta pendampingan dan pemberian umpan balik oleh guru kepada peserta didik selama proses diskusi juga telah dilakukan, kemudian yang terakhir peserta didik pun terlihat sudah mulai terbiasa dalam penggunaan media E-LKPD berbantuan website wizer.me. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pelaksaan siklus II sudah berhasil dan penerapan model pembelajaran PBL berbantuan website wizer.me dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah hasil belajar peserta didik dalam pembelajaran IPS efektif untuk diterapkan.Education is a means of improving and developing the quality of Human Resources, where the success of education lies in the learning outcomes of students. The low learning outcomes obtained by students so that they cannot meet the KKTP are caused by the quality of teaching that needs to be improved, including a lack of variety in learning methods and inadequate approaches in explaining concepts, which can cause students to have difficulty achieving the set standards, especially in 21st century learning which requires students to have skills in using technology and the ability to think critically, especially in solving problems. This collaborative classroom action research (PTKK) was carried out to provide solutions to increase the problem solving abilities of class VIII-G students at SMPN 1 Surabaya, in social studies subjects using the PBL learning model with E-LKPD media using the wizer.me website. Based on the research results from the implementation of cycle II, there has been a good improvement from the implementation of cycle I. Learning in cycle II was also carried out in groups, additional time allocation for work and discussion was also carried out, as well as mentoring and providing feedback by teachers to students during The discussion process was also carried out, then finally the students seemed to have started to get used to using E-LKPD media with the help of the wizer.me website. So it can be concluded that the implementation of cycle II has been successful and the application of the PBL learning model assisted by the wizer.me website in improving the problem-solving abilities of students' learning outcomes in social studies learning is effective to implement
The Use of Drilling Method in English Speaking Skills
Bahasa Inggris merupakan bahasa internasional yang penting dalam komunikasi global, bisnis, dan pendidikan, dan kemampuan berbicara bahasa Inggris sangat dihargai di banyak negara, termasuk Indonesia. Namun, mencapai kefasihan dalam berbicara bahasa Inggris masih menjadi tantangan bagi banyak siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas metode drilling dan implementasinya dalam meningkatkan keterampilan berbicara bahasa Inggris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode drilling efektif dalam meningkatkan keterampilan berbicara otomatis, akurasi pengucapan, memperluas kosakata, dan membentuk kebiasaan belajar yang konsisten dengan latihan berulang, siswa dapat melatih otak mereka untuk merespons cepat tanpa terlalu memikirkan tata bahasa atau kosakata, serta meningkatkan kepercayaan diri dalam berbicara. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa pengintegrasian latihan drilling dalam kurikulum pembelajaran bahasa dapat memperkuat penguasaan tata bahasa, pengucapan, kosakata, dan pola kalimat, sementara program pelatihan guru dan dukungan kebijakan perlu mencakup komponen tentang teknik drilling yang efektif, dan integrasi teknologi dapat memperluas latihan drilling di luar kelas untuk mendukung siswa dalam pembelajaran bahasa
Storytelling Method: Wahana Boneta Upaya Peningkatan Keterampilan Menyimak AUD
Sebagai bagian wahana mendidik AUD adalah menyelenggarakan pendidikan yang bertumpu kepada penempatan validitas menuju arah pertumbuhan dan perkembangan. Perkembangan AUD dipengaruhi oleh pemerolehan keterampilan berbahasa yakni simak, wicara, keterbacaan, dan tulis. Metode bercerita dikatakan cara termudah, kesederhanaan strategi sebagai langkah penetapan proses-proses pengajaran keterampilan bahasa, khususnya menyimak. Menyimak adalah salah satu bagian memperoleh bahasa dan kemampuan menyimak untuk AUD sangat minim perhatian. Hasil riset menunjukkan bahwa terdapat solusi bahwa noneta (boneka tangan) mampu memotivasi AUD dalam upaya peningkatan dirinya dalam perilaku simak. Taktis dengan menggunakan metode bercerita media boneta yang menarik, anak termotivasi memperhatikan isi cerita, daya simak meningkat
Pengaruh Media E-learning Berbasis Android terhadap Belajar Siswa pada Mata Pelajaran PPKn
Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan bagaimana media e-learning berbasis android mempengaruhi hasil belajar siswa dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Penelitian dilakukan di SMA Negeri 1 Panggarangan tahun ajaran 2020/2021. Penelitian ini dilakukan secara kuantitatif. Populasi yang diteliti yaitu siswa kelas XII. Proportionate stratified random sampling digunakan sebagai pengambilan sampel untuk mengumpulkan data penelitian, dengan menggunakan angket dan soal tes berupa pilihan ganda. Dari hasil analisis data, variabel X (media e-learning) memiliki pengaruh terhadap Y (hasil belajar). Hal ini dibuktikan berdasarkan nilai signifikansi (dari tabel coefficients) diperoleh nilai sebesar 0,001 < 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa, variabel X berpengaruh terhadap variabel Y dengan perolehan nilai thitung= 8,931 > ttabel =1,685 yang mengindikasikan korelasi X dan Y memiliki keeratan hubungan yang sangat kuat