Jurnal Pendidikan (JP) : Riset dan Konseptual (Universitas Nahdlatul Ulama Blitar)
Not a member yet
    677 research outputs found

    Aplikasi Media Pengenalan Sila Pertama Pancasila Menggunakan Augmented Reality Berbasis Problem Based Learning

    Full text link
    Tujuan dilakukannya penelitian tindakan kelas pada jurnal ini adalah agar adanya peningkatan pemahaman siswa kelas II-B di SD Negeri 060857 Medan Durung tentang Sila Pertama Pancasila. Penelitian ini melakukannya dengan mengembangkan media pembelajaran yaitu aplikasi Augmented Reality (AR) yang diintegrasikan dengan model pembelajaran berbasis masalah (PBL). Tujuan dari pengembangan aplikasi AR adalah agar peserta didik mendapatkan pengetahuan yang lebih baik tentang Sila Pertama Pancasila. Penelitian tersebut dilakukan dalam beberapa siklus, termasuk perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Observasi, wawancara, dan data hasil belajar diperoleh untuk mengumpulkan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran berbasis PBL yang dikombinasikan dengan aplikasi AR bisa mendapatkan kemajuan pada hasil belajar

    Manajemen Moderasi Beragama di Lembaga Pendidikan (Studi Komparasi di SMPN 14 Mataram dan SMP Dwi Jendra Mataram)

    Full text link
    Indonesia adalah negara dengan keragaman luar biasa yang terdiri dari berbagai suku, bahasa, etnik, agama, dan budaya, namun saat ini menghadapi tantangan intoleransi yang meningkat, termasuk di lembaga pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami manajemen moderasi beragama di SMPN 14 Mataram dan SMPS Dwijendra Mataram, menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua sekolah memiliki strategi yang berbeda namun sejalan dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi kebijakan moderasi beragama. SMPN 14 Mataram menerapkan nilai-nilai moderasi melalui kurikulum yang inklusif, sementara SMPS Dwijendra Mataram menekankan komunikasi dan koordinasi dalam pelaksanaan program. Evaluasi di kedua sekolah menunjukkan bahwa moderasi beragama telah terintegrasi dalam kegiatan akademik dan non-akademik, membantu menciptakan lingkungan yang toleran dan harmonis. Penelitian ini berkontribusi dengan memberikan gambaran tentang pentingnya moderasi beragama di sekolah untuk membentuk siswa yang toleran dan menghargai perbedaan

    Utilizing Seesaw Application to Lift Students’ Speaking Proficiency in Senior High School

    Full text link
    In this quantitative study, the researchers assessed the impact of the Seesaw application on eleventh-grade students’ speaking proficiency by focusing on explaining natural phenomena. The researchers utilized pre-experimental research, especially one-group pre- and post-test designs. The research data was gathered through validated pre-tests and post-tests. The statistical analysis encompassed paired sample T-tests with SPSS 25. The result revealed that the students' average speaking score increased significantly from 68.40 to 85.20. The sig 2 tailed was less than 0.05. The results offer compelling support for the integration of Seesaw by English educators, highlighting the potential for enhanced learning outcomes and increased student engagement. Future researchers should delve into comparative studies, scrutinizing the Seesaw application against other digital interactive platforms, including Busuu, ELSA, Cake, Beelinguapp, and similar tools. &nbsp

    Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Articulate Storyline 3 Menggunakan Model ADDIE Mata Pelajaran IPA bagi Peserta Didik Kelas V Sekolah Dasar

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Articulate Stroryline 3 dengan menggunakan model ADDIE pada mata Pelajaran IPA bagi peserta didik kelas 5 sekolah dasar.  Penelitian dan pengembangan menghasilkan produk media pembelajaran interaktif berbasis Articulate Storyline 3 dengan model ADDIE yaitu meliputi Analysis (Analisis), Design (Desain/Perancangan), Development (Pengembangan), Implementation (Implementasi) dan Evaluation (Evaluasi). Media pembelajaran interaktif berbasis Articulate Storyline sangat layak digunakan pada mata pelajaran IPA bagi peserta didik kelas V (Lima) Sekolah Dasar dibuktikan dengan penilaian dari ahli media dengan persentase kelayakan 97,33% dengan kategori sangat layak. Dari ahli desain memperoleh skor kelayakan 92,89% dengan kategori sangat layak. Sedangkan dari ahli materi persentase kelayakan mencapai 96,00% (sangat layak). Demikian halnya dengan hasil angket uji coba kelompok kecil mencapai 97,21% (sangat layak) dan uji coba kelompok besar mencapai skor kelayakan 96,38% (sangat layak)

    Validitas dan Kepraktisan Bahan Ajar IPAS Berbasis Multirepresentasi untuk Meningkatkan Keterampilan Kolaborasi Siswa Sekolah Dasar

    Full text link
    Collaboration skills are one of the most important skills in 21st-century learning. However, in reality, collaboration skills in IPAS (Integrated Science and Social Studies) learning are still not optimal. This is because learning often only focuses on the teacher and does not provide deep learning experiences for students. Therefore, in this research, learning innovation is carried out in the form of developing teaching materials that develop collaboration skills and IPAS learning outcomes. The teaching materials that have been designed were then validated by three learning experts and tested on a limited basis on fourth-grade students of SDN 1 Bendogerit, Blitar City, East Java. However, before the teaching materials were tested, they were validated by experts and practitioners, showing validity criteria with content validity of 3.59 and construct validity of 3.71. The validators suggested improving the print quality and illustrations. In addition, the cloze test results showed practicality with a good level of readability, with 4 out of 6 students considering the test easy. The average percentage of correct answers reached 65%, with variations of 40-90%. Although no students found the test difficult, special attention is needed for students in the medium category. Thus, it can be concluded that the developed teaching materials are valid and practical, referring to the validation results and the cloze test obtained

    Pengembangan Pop-Up Book untuk Meningkatkan Daya Nalar Kritis Siswa pada Pembelajaran PPKn SMP

    Full text link
    Salah satu dimensi profil pelajar pancasila yaitu bernalar kritis. Untuk meningkatkan kemampuan daya nalar kritis peserta didik diperlukan suatu media yang dapat merangsangnya. Riset ini bertujuan untuk mengetahui proses pengembangan media belajar pop-up book pada mata pelajaran PPKn, terkait tanggapan peserta didik untuk media pop-up book dan guna mengidentifikasi meningkat atau tidaknya kemampuan daya nalar kritis siswa pada pelajaran PPKn. Riset ini berjenis R&D mengadopsi prosedur Borg and Gall. Dalam uji coba produk, menggunakan metode eksperimen one group pre-test dan post-test, karena yang diamati adalah kemampuan daya nalar kritis maka test diganti dengan penilaian diri yang merupakan indikator dari nalar kritis. Hasil pengembangan media pop-up book menunjukkan bahwa produk sangat mungkin digunakan sebagai alat bantu belajar. Hal ini didasarkan pada hasil validasi oleh ahli materi dengan rerata 90,7%, ahli media dengan rerata 90% serta ahli bahasa 80%. Tanggapan siswa pada media pop-up book dianggap sangat layak. Berdasarkan hasil rerata skor sebelum dan sesudah tes adalah 59,71 menjadi 74,57. Disamping itu dari hasil pengamatan ditemui bahwa suasana kelas dengan menggungakan pop-up book tampak lebih produktif dan partisipatif. Siswa banyak terlibat dalam pembelajaran, berdiskusi dengan teman, menyampaikan gagasan dan pendapat mereka serta, tidak segan interupsi jika ada pendapat yang berbeda dengan penalaran mereka

    Pengaruh Conceptual Problem Solving, Problem Based Learning dan Gaya Kognitif terhadap Hasil Belajar Mata Pelajaran Fisika SMA

    Full text link

    Pengaruh Model Kooperatif Learning terhadap Motivasi dan Hasil Belajar Matematika Siswa SD

    Full text link
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari penerapan model kooperatif learning terhadap motivasi dan hasil belajar matematika siswa SDN Besuk 2 Kecamatan Gurah Kabupaten Kediri Tahun Pelajaran 2016 / 2017. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode quasi eksperimen dengan menggunakan kelas kontrol dan eksperimental, Adapun hasil penelitian ini adalah pertama ada perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa yang diajar dengan menggunakan kooperatif learning dengan yang diajar tanpa menggunakan kooperatif learning. Perbedaannya ditentukan dari hasil nilai hitung t sebesar 5,164dengan taraf signifikansi 0.000 atau 0%. Hal ini berarti kooperatif learning berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar  matematika. kedua ada perbedaan yang signifikan antara motivasi belajar siswa yang diajar dengan menggunakan kooperatif learning dengan yang diajar tanpa menggunakan kooperatif learning. Perbedaannya ditentukan dari hasil nilai hitung t sebesar 2,219 dengan taraf signifikansi 0.031 atau 3,1%. Hal ini berarti kooperatif learning berpengaruh signifikan terhadap motivasi belajar siswa. Ketiga dari nilai t.tes pada hasil belajar dan motivasi siswa dengan df yang sama, diketahui bahwa nilai t.tes pada hasil belajar lebih besar daripada nilai t.tes pada motivasi (5,164>2,219). Selain nilai t, besar signifikansi dari keduanya juga berbeda. Sig-2 tailed pada hasil belajar siswa menunjukkan angka 0.000 atau 0% sedangkan pada motivasi belajar menunjukkan angka 0.031 atau 3,1%. Kedua hal tersebut membuktikan bahwa penggunaan kooperatif learning berpengaruh lebih terhadap hasil belajar siswa dalam matematika.  &nbsp

    Implementasi Pembelajaran Pendidikan Pancasila dalam Kurikulum Merdeka SMP di Kota Blitar

    Full text link
    Implementasi kurikulum Merdeka memberikan dampak yang beragam di masyarakat, salah satunya adalah mata pelajaran Pancasila yang terintegrasi dengan mata pelajaran PPKN yang memiliki empat komponen yakni Bhineka Tunggal Ika, NKRI Pancasila, dan undang-undang Dasar 1945. Setiap komponen ini memiliki capaian pembelajaran yang berbeda meskipun dapat diintegrasikan. Di samping itu capaian kompetensi peserta didik tidak lagi berdasarkan tingkatan atau kelas tetapi berdasarkan pada fase peserta didik. Capaian pembelajaran peserta didik usia SMP masuk dalam fase  D  dan E. Beberapa SMP di Kota Blitar telah resmi  menerapkan IKM.Namun demikian masih banyak hal yang perlu dikaji untuk ditingkatkan kembali efektivitas dan efisiensinya.Dengan pendekatan kualitatif penelitian ini berusaha untuk menggali informasi mengenai implementasi pembelajaran Pancasila di SMP di Kota Blitar pada kurikulum merdeka seinggah menghasilkan suatu model implementasi pembelajaran Pancasila yang bisa menjadi rujukan bersama untuk diterapkan dan dikembangkan di sekolah. Penelitian dilaksanakan pada bulan September sampai November dengan narasumber guru-guru PPKn. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat tiga komponen besar yang mendukung terlaksananya implementasi Merdeka belajar khususnya pembelajaran Pancasila yang pertama kebijakan yang kedua stakeholder yang meliputi pimpinan/kepala sekolah guru komite atau wali murid Mitra/komunitas  sosial dan yang ketiga peserta didik sebagai objek dari output pembelajaran

    Keefektifan Model PjBL untuk Mencapai Berpikir Divergen Peserta Didik pada Materi Perubahan Lingkungan

    Full text link
    Pembelajaran Abad  21 menuntut peserta didik dan pendidik menguasai Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK). Guru berperan penting dalam pemilihan model pembelajaran. Project Based Learning (PjBL) merupakan model yang menjadikan proyek sebagai pembelajaran. Salah satu hal penting untuk dalam pmebelajaran adalah hasil belajar serta kemampuan berpikir divergen. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan kemampuan divergen dengan menggunakan model pembelajaran proyek jika dibandingkan dengan perlakuan kelas direct instruction pada materi perubahan lingkungan kelas X SMAN 1 Alalak (2) mendeskripsikan respon peserta didik kelas X SMAN 1 Alalak setelah diajarkan menggunakan model pembelajaran proyek pada materi perubahan lingkungan. Penelitian ini menggunakan metode quasi experiment. Sampel penelitian ini kelas X1 (35 orang) sebagai kelas eksperimen dan X2 (35 orang) sebagai kelas kontrol. Data dikumpulkan dari hasil LKPD (berpikir divergen) dan angket respon peserta didik. Teknik analisis LKPD dan respon peserta didik dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan (1) penerapan model PjBL berpengaruh pada kemampuan berpikir divergen peserta didik dalam kategori tinggi dengan rerata nilai 21,04 pada kelas eksperimen sedangkan kelas kontrol kategori sedang dengan rerata 12,19 (2) respon peserta didik terhadap penggunaan model PjBL pada pembelajaran materi perubahan lingkungan dalam kategori setuju (nilai angket 75,78%.

    558

    full texts

    677

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Pendidikan (JP) : Riset dan Konseptual (Universitas Nahdlatul Ulama Blitar)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇