Jurnal Pendidikan (JP) : Riset dan Konseptual (Universitas Nahdlatul Ulama Blitar)
Not a member yet
677 research outputs found
Sort by
Pengembangan Edugame Media Kartupan (Kartu Terbagi Delapan) Berbasis Project Based Learning pada Mata Pelajaran Matematika Kelas VI SD
Pendidikan memiliki tujuan penting salah satunya untuk mencerdaskan anak bangsa dengan menggerakkan semangat terhadap peserta didik melalui peningkatan motivasi dan pembentukan karakter demokrasi sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila. Hal ini didukung dengan pembelajaran Project Based Learning melalui edugame media Kartupan hasil karya peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode RnD dan produk yang dihasilkan berupa Kartupan. Hasil penelitian ini menunjukan pengembangan produk Kartupan yang dikemas dalam sebuah games berbasi PjbL dan Profil Pelajar Pancasila, hal ini terbukti menaikan hasil pembelajaran sebesar 15% yang dipengaruhi oleh meningkatnya motivasi dan terbentuknya karakter Demokrasi. Sehingga Kartupan ini efektif untuk diterapkan dalam kegiatan belajar matematika.
 
Tindak Tutur Ilokusi dalam Series Netflix Gadis Kretek Kaya Kamilia Andini dan Implikasinya terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA
Speech acts can be found in everyday life or can be found in films which are a mirror of life. Illocutionary speech acts in films have the aim and purpose of understanding them, so the researcher aims to describe the types and functions of illocutionary speech acts in the Netflix dialogue series Kretek Girl by Kamilia Andini and their implications for Indonesian language learning in high school. This research uses qualitative methods in a descriptive approach. The data source for this research is the dialogue series Netflix Kretek Girl by Kamilia Andini. Data was obtained using the method of observing, noting and analyzing. The data analysis technique in this research uses the Miles and Huberman analysis technique, namely: data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the research show that there are 5 types of illocutionary speech acts, there are 195 data from 5 types of illocutionary speech acts, assertive, directive, expressive, commissive and declarative, with 195 data then having implications for learning Indonesian language and literature in high school, especially in drama learning material in class XI. SMA, even semester, namely showing characters in dramas that are read or watched orally in accordance with the independent curriculum in CP and ATP Phase E.Tindak tutur dapat dijumpai dalam kehidupan sehari-hari atau dapat dijumpai dalam film yang merupakan cermin dari kehidupan. Tindak tutur ilokusi dalam film memiliki maksud dan tujuan untuk memahaminya sehingga peneliti bertujuan untuk mendeskripsikan jenis dan fungsi tindak tutur ilokusi dalam dialog series netflix Gadis Kretek Karya Kamilia Andini dan implikasinya terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dalam pendekatan deskriptif. Sumber data penelitian ini adalah dialog series netflix Gadis Kretek karya Kamilia Andini. Data diperoleh dengan metode simak, catat, dan analisis. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis Miles dan Huberman, yaitu: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 5 jenis tindak tutur ilokusi terdapat 195 data dari 5 jenis tindak tutur ilokusi asertif, direktif, ekspresif, komisif, dan deklaratif dengan 195 data kemudian diimplikasikan pada pembelajaran Bahasa dan sastra Indonesia di SMA khususnya pada materi pembelajaran Drama di kelas XI SMA, semester genap yaitu mempertunjukkan tokoh dalam drama yang dibaca atau ditonton secara lisan sesuai dengan kurikulum merdeka pada CP dan ATP Fase E
Hubungan antara Kemandirian Belajar dan Adversity Quotient dengan Prestasi Belajar Peserta Didik Jurusan Akuntansi dan Keuangan Lembaga SMK Negeri 1 Karanganyar
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji (1) hubungan kemandirian belajar dengan prestasi belajar peserta didik jurusan akuntansi dan keuangan lembaga SMK Negeri 1 Karanganyar, (2) hubungan adversity quotient dengan prestasi belajar peserta didik jurusan akuntansi dan keuangan lembaga SMK Negeri 1 Karanganyar, (3) hubungan kemandirian belajar dan adversity quotient dengan prestasi belajar peserta didik jurusan akuntansi dan keuangan lembaga SMK Negeri 1 Karanganyar. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan populasi sebanyak 214 dan sampel sebanyak 140 peserta didik. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik proportionate random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket dan analisis data yang digunakan adalah korelasi. Data diolah menggunakan program pengolah data SPSS versi 27.0 for windows. Hasil penelitian ini menyimpulkan 1) Terdapat hubungan positif dan signifikan antara kemandirian belajar dengan prestasi belajar peserta didik jurusan akuntansi dan keuangan lembaga SMK Negeri 1 Karanganyar; 2) Terdapat hubungan positif dan signifikan antara adversity quotient dengan prestasi belajar peserta didik jurusan akuntansi dan keuangan lembaga SMK Negeri 1 Karanganyar; 3) Terdapat hubungan positif dan signifikan antara kemandirian belajar dan adversity quotient dengan prestasi belajar peserta didik jurusan akuntansi dan keuangan lembaga SMK Negeri 1 Karanganyar. Model hubungan ketiga variabel tersebut adalah Y = 77,527 + 0,068 X1 +0.028 X2
Peningkatan Hasil Belajar IPS menggunakan Model PBL dengan Pendekatan Culturally Responsive Teaching di SMPN 53 Surabaya
Model pembelajaran melalui pendekatan culturally responsive teaaching, dengan model pembelajaran PBL melibatkan pencarian masalah yang ada di lingkungan sekitar yang dapat dianalisis dan dekat dengan peserta didik. Pengaitan permasalahan dengan materi harus sesuai dengan unsur budaya universal dan mencakup dalam topik yang sedang dibahas dalam materi perubahan sosial. Berdasarkan hasil pembelajaran model berbasis masalah, menggunakan Culturally Responsive Teaching, diperoleh sampel sebanyak 31 siswa dari kelas IX SMP Negeri 53 Surabaya yang diikutsertakan dalam penelitian ini guna mengetahui peningkatan hasil belajar memakai metode kegiatan belajar kolaboratif (PTKK). Penelitian ini terdiri dari pra-siklus, siklus satu dan dua. Masing-masing dari dua siklus proses penelitian memiliki tiga tahapan yakni terkait menetapkan rencana, melaksanakan penelitian, observasi, dan kegiatan refleksi. Pengumpulan data penelitian melalui observasi menggunakan angket. Analisis menggunakan statistik deskriptif komparatif guna mengetahui perbandingan tingkat hasil belajar siswa. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa hasil belajar peserta pada pelajaran IPS tema “Perubahan Sosial†meningkat secara signifikan dengan menggunakan pendekatan CRT dan model PBL. Hasil belajar peserta didik SMP Negeri 53 Surabaya meningkat apabila diterapkan model pembelajaran PBL dengan berkelompok dan permasalahan yang ada mencakup permasalahan yang terjadi dan nampak di sekitar lingkungan siswa. Pemberian contoh atau ilustrasi permasalahan dapat memberikan peningkatan ilustrasi belajar siswa, serta siswa dapat mengaitkannya dengan topik dalam pembelajaran, hal ini didukung dengan hasil bahwa nilai belajar peserta mengalami kenaikan yang signifikan dari siklus satu ke siklus dua.Learning model through approach culturally responsive teaching, with a learning model PBL involves looking for problems in the surrounding environment that can be analyzed and are close to students. The linking of problems with material must be in accordance with universal cultural elements and include the topics being discussed in the social change material. Based on the results of problem-based model learning, using Culturally Responsive Teaching, a sample of 31 students from class IX of SMP Negeri 53 Surabaya was obtained who were included in this research to determine the increase in learning outcomes using the collaborative learning activity method (PTKK). This research consists of pre-cycle, cycle one and two. Each of the two research process cycles has three stages, namely establishing plans, carrying out research, observation and reflection activities. Collecting research data through observation using a questionnaire. The analysis uses comparative descriptive statistics to determine the comparison of student learning outcomes. The results of this research state that participants' learning outcomes in social studies lessons with the theme "Social Change" increased significantly by using the CRT approach and PBL model. The learning outcomes of students at SMP Negeri 53 Surabaya increase if the PBL learning model is applied in groups and the existing problems include problems that occur and are visible in the students' surroundings. Providing examples or illustrations of problems can improve students' learning illustrations, and students can relate them to topics in learning. This is supported by the results that participants' learning scores experienced a significant increase from cycle one to cycle two
Pengaruh Media Belajar terhadap Perkembangan Belajar Peserta Didik Siswa SD
Fundamental penyebab percepatan tujuan pengajaran salah satunya adalah sumber media untuk pembelajaran. Realitas bahwa pelaksanaan pembelajaran masih berhadapan beberapa kendala & kompleksitas konvensional, maka diperlukannya daya dukung bukan Cuma finansial, akan tetapi diadakannya berbagai macam media pembelajaran. Sumber media pembelajaran yang seharusnya menjadi tolok ukur percepatan siswa dalam pemahaman esensial materi ajar menjadi faktor pendukung ketercapaian indikator capaian mapela. SLR, riset perpustakaan, dikhusukan penelitian teks, terdahulu atau baru, objek 10 artikel. Menunjukkan pengaruh cukup besar dalam perkembangan belajar, peserta didik semakin berkembang dalam pembelajarannya, baik dari pemahamam materi yang dijelaskan guru saat pembelajaran berlangsung maupun saat mengerjakan tugas mereka
Pembentukan Karakter Siswa melalui Peran Guru PAI dan Pembiasaan Sekolah di SMPN Doko 2 Blitar
Pembiasaan merupakan kegiatan membentuk perilaku atau sikap yang secara otomatis dan bersifat relatif tetap melalui suatu kegiatan yang dilaksanakan secara berulang diluar jam pelajaran. Pembiasaan merupakan bagian dari Pendidikan berkarakter yang mencerminkan budi pekerti yang pelaksanaanya dengan berulang terhadap stimulus yang sama sebagai hasil respon. Tujuan Penelitian ini yaitu mendeskripsikan pelaksanaan program kegiatan pembiasaan di SMPN 2 Doko Kecamatan Doko Kabupaten Blitar dengan bimbingan untuk pembentukan karakter siswa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Hasil dari penelitian ini yaitu: 1) Nilai karakter yang ditunjukkan serta diterapkan yaitu peduli lingkungan, tanggung jawab, religious, toleransi, serta jujur. 2) Program pembiasaan di SMPN 2 Doko meliputi kegiatan spontan, kegiatan rutin, kegiatan keteladanan dan kegiatan terprogram. 3) Hambatan yang dialami dalam menerapkan Pendidikan karakter di SMPN 2 Doko yaitu factor peserta didik, factor lingkungan, factor guru serta keluarga
Impresioner Media Wayang dalam Keterampilan Menyimak Siswa Sekolah Dasar
Multi-bahasa media dikatakan sebagai bentuk-bentuk multi-media interaksi antar-manusia sebagai penyampai pesa/amanat. Multi-media manusia ini merupakan prasarana multi-komunikasi yang menunjukkan banyak ciri khas masyarakat penggunanya, begitu juga bangsa Indonesia. Pendekatan yang akan digunakan dalam menganalisis artikel review adalah pendekatan analitis dan didaktis. Riset berbasis kepustakaan bermakna tindakan riset terfokus pada kajian-kajian formula teks-teks lampau atau terbaharukan. Objek riset terfokus 10 artikel terakreditasi terpilih sesuai topik kajian yakni multi-fungsi media wayang. Hasil riset menunjukkan peran media wayang dalam meningkatkan keterampilan menyimak siswa-siswa SD berlaku efektif, kreatif, inovatif, dan penggunaan media wayang dalam pembelajaran menciptakan suasana belajar menyenangkan
Strategi Guru Pendidikan Agama Islam dalam Meningkatkan Kedisiplinan Beribadah Shalat Siswa di SMPN 2 Doko Kabupaten Blitar: Strategi Guru Pendidikan Agama Islam dalam Meningkatkan Kedisiplinan Beribadah Shalat Siswa di SMPN 2 Doko Kabupaten Blitar
Dalam upaya mendisiplinkan shalat lima waktu, di SMPN 2 Doko mengadakan sholat dengan berjamaah sebagai bentuk kedisiplinan siswa dalam hal sholat. Selain itu diberikannya pembelajaran agama sebagai nilai tambah dalam upaya membina serta penanaman kedisplinan beribadah. Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan harapan membentuk kepribadian siswa yang taat beribadah sholat. Dalam kegiatan ini guru PAI memberikan strategi yang cukup baik. Tujuan penelitian seberapa bimbingan sholat lima waktu memberikan peran kepada sikap disiplin beribadah sholat. Menggunakan metode kualitatif yakni gabungan kualifikasi data dengan hasil mengamati. Peneliti mendeskripsikan gambaran pendekatan kualitatif yang selanjutnya Peneliti menginterprestasi dan menjabarkan data berdasarkan perolehan dari lapangan. Mengumpulkan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Guna meningkatkan disiplin beribadah sholat, Guru PAI menerapkan strategi diantaranya mendampingi sholat berjamaah, membiasakan sholat dhuha berjamaah, melaksanakan istigosah sebelum pelaksanaan ulangan sekolah, memperingati mauled Nabi Muhammad SAW. Dalam melaksanakan strateginya, menggunakan sistem evaluasi yaitu satu bulan sekali. Tetapi perlunya ada motivasi maupun pendampingan dan pengarahan dari Guru PAI dalam mendisiplinkan sholat lima waktu, supaya siswa dapat menerapkan wajibnya sholat dengan penuh semangat tanpa rasa malas. Evaluasi bisa dilihat dari buku mentoring atau buku penghubung antara guru dan orang tua. Luaran dari penelitian ini berupa artikel ilmiah di jurnal pendidikan sinta 4
Evaluasi Pembelajaran Kelas Rangkap terhadap Minat Belajar Siswa Sekolah Dasar
Penelitian ini untuk mengevaluasi pembelajaran kelas rangkap terhadap minat belajar siswa di SDN 42 Sungai Kakap yang ditinjau dari kurikulum pembelajaran yang digunakan dalam pembelajaran kelas rangkap, penilaian dan pelaksanaan pembelajaran kelas rangkap terhadap minat belajar siswa. Tujuan penelitian evaluasi ini untuk memberikan kesempatan memperoleh Pendidikan yang seluas-luasnya bagi anak anak di daerah terbatas dengan kondisi akses sekolah dan keterbatsan dari sumber daya manusia,dan meningktkan efektivitas pada pembelajaran kelas rangkap yang dapat diterapkan sebagai solusi pemerataan Pendidikan di daerah terbatas. Metode yang digunakan di dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan penelitian evaluasi model discrepanc yaitu kesenjangan yang dikembangkan oleh Provus dengan pendekatan kualitatif. Pertimbangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah sampel penelitian Pertimbangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah sampel penelitian dapat mewakili setiap warga sekolah yang yang ada di SDN 42 Sungai Kakap yaitu kepala sekolah, guru dan siswa. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Dan untuk analisis data yang digunakan yaitu Teknik analisis data deskriptif evaluative yang memberikan gambaran realitas pada pembelajaran kelas rangkap terhadap prestasi belajar siswa di SDN 42 Sungai Kakap. Kriteria evaluasi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Design stage, Installed programme, Process and product. Pembelajaran kelas rangkap sebagai suatu metode pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan minat belajar siswa. Melalui interaksi sosial yang lebih luas, diskusi mendalam, dan kerja sama kelompok, siswa dapat merasa lebih terlibat dalam pembelajaran dan mengembangkan keterampilan yang penting untuk sukses di dunia nyata. Penting bagi lembaga pendidikan untuk mempertimbangkan implementasi metode ini dalam upaya mereka untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.Evaluasi pembelajaran kelas rangkap terhadap minat belajar siswa di sekolah terlihat dari input terhadap evaluasi pembelajaran kelas rangkap terhadap minat belajar siswa. Design stage di dalam melaksanakan pembelajaran kelas rangkap, Evaluasi Tahap Installation, terdapat tiga aspek dalam komponen Installed Program bagi kepala sekolah dan empat aspek bagi guru, aspek yang pertama yaitu sesuai dengan rencana yang dilakukan dalam pembelajaran kelas rangkap, Evaluasi tahap process terhadap pembelajaran kelas rangkap terhadap minat belajar siswa meliputi dari proses pembelajaran, Evaluasi Tahap Product, terhadap pembelajaran kelas rangkap minat belajar siswa untuk melakukan penilaian terhadap minat belajar siswa dan hambatan dari penyelenggaraan pembelajaran kelas rangkap
 
Peningkatan Kemampuan Literasi Baca Melalui Komik Berbasis Kearifan Lokal Kota Medan di Sekolah Dasar
Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk mengetahui sejauh mana penigkatan literasi materi kalimat penghubung mengunakan media komik di kelas IV UPT SDN 060909 Medan. Adapun metode penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VI SD Negeri 060909. Sampel penelitian ini sebanyak 30 orang. Instrument yang digunakan sebagai alat pengumpulan data adalah tes, observasi dan dokumentasi. Data diolah dengan teknik analisis data yaitu penggunaan media komik materi kalimat penghubung di kelas IV SDN 060909 Medan meningkatkan literasi baca siswa melalui penggunaan media komik yang dilaksanakan pada ketuntasan pra-siklus dengan rata-rata 64,8%, siklus I dengan perolehan hasil dengan nilai rata-rata 70,5% dan siklus II dengan rata-rata 80%, dari pra siklus ke siklus I mengalami peningkatan sebesar 5, 7% dan siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 9,5 %. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa melalui media komik dapat meningkatkan kemampuan literasi baca kearifan lokal kota Medan pada kelas IV pada materi kata penghubung antar kalimat dalam teks narasi