Jurnal Pendidikan (JP) : Riset dan Konseptual (Universitas Nahdlatul Ulama Blitar)
Not a member yet
    677 research outputs found

    Pengaruh Model Problem Based Learning (PBL) Berbasis Etnosains Pada Konsep "Teknologi Tradisional" Terhadap Kemampuan Kolaborasi Peserta Didik Kelas V

    No full text
    With the backdrop of students' poor cooperation abilities during discussion activities, This study aims to determine how students' collaborative abilities in IPAS learning are affected by the ethnoscientific Problem Based Learning (PBL) paradigm. This study employs a quantitative research technique with a quasi-experimental approach and a nonequivalent control group design. A collaboration ability questionnaire that doubles as a pretest and a posttest is the research instrument used in this study. Among the techniques used for data analysis are ANOVA, MANOVA, homogeneity, and the normalcy test. The results of the study indicate that the Problem Based Learning (PBL) methodology can enhance students' capacity for teamwork, as evidenced by an increase in scores from 73.32 to 75.66. However, when learning is conducted using the cooperative model Think-Pair-Share, the initial score of 64.77 significantly increased to 71.28. Therefore, when compared to learning using the Think-Pair-Share cooperative model, Students' ability to collaborate Utilizing the Problem Based Learning (PBL) paradigm can enhance.Dengan latar belakang kemampuan kerja sama siswa yang buruk selama kegiatan diskusi, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kemampuan kolaboratif siswa dalam pembelajaran IPAS dipengaruhi oleh paradigma etnosains Problem Based Learning (PBL). Penelitian ini menggunakan teknik penelitian kuantitatif dengan pendekatan kuasi-eksperimental dan desain kelompok kontrol nonekuivalen. Kuesioner kemampuan kolaborasi yang berfungsi ganda sebagai pretest dan posttest merupakan instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini. Di antara teknik yang digunakan untuk analisis data adalah ANOVA, MANOVA, homogenitas, dan uji normalitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metodologi Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan kapasitas kerja tim siswa. Sebagaimana dibuktikan dengan peningkatan skor dari 73,32 menjadi 75,66. Namun, ketika pembelajaran dilakukan dengan menggunakan model kooperatif Think-Pair-Share, skor awal 64,77 meningkat signifikan menjadi 71,28. Oleh karena itu, jika dibandingkan dengan pembelajaran menggunakan model kooperatif Think-Pair-Share, kemampuan Siswa untuk berkolaborasi memanfaatkan paradigma Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan

    Implementasi Filosofi Kurikulum Merdeka dalam Pembelajaran Bahasa Inggris di SMKN 1 Nganjuk

    No full text
    Artikel ini mengeksplorasi penerapan Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran Bahasa Inggris di SMKN 1 Nganjuk, dengan fokus pada upaya memberikan pembelajaran yang lebih fleksibel dan relevan dengan kebutuhan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana guru mengimplementasikan kurikulum tersebut dalam kelas, sehingga siswa dapat belajar lebih mandiri. Melalui studi literatur dan observasi langsung di kelas, ditemukan bahwa Kurikulum Merdeka memberi ruang guru menentukan materi yang kontekstual bagi siswa. Meskipun ada tantangan dalam proses implementasi, hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan pendekatan yang lebih personal dan adaptif, pembelajaran Bahasa Inggris dapat menjadi lebih menyenangkan dan efektif bagi siswa. Penerapan kurikulum ini dapat meningkatkan keterlibatan siswa, membuat mereka lebih aktif dalam proses belajar, dan pada akhirnya meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris mereka

    Pengaruh Model PBL Berbantuan Gambar Terhadap Motivasi Belajar IPA Siswa Kelas VI SD

    Full text link
    Masalah pendidikan tidak akan lepas dari metode pembelajaran. Metode yang tepat akan menjadikan siswa mampu menguasai pembelajaran dengan cepat. Riset ini bertujuan untuk menganalisis dampak metode PBL pada sekolah dasar kelas 6 mata pelajaran IPA. Berdasarkan observasi, ditemukan bahwa motivasi belajar siswa di SDN 1 Wonsorejo, yang tercermin dari nilai yang masih di bawah standar kelulusan minimal (KKM), serta kurangnya minat siswa terhadap metode pembelajaran tradisional.Riset ini mengadopsi pendekatan kuasi-eksperimen dengan desain perbandingan satu kelompok sebelum dan sesudah perlakuan. Sampel penelitian melibatkan siswa kelas 6-2 sebagai kelompok eksperimen yang menggunakan model pembelajaran berbasis masalah (PBL) berbasis gambar, dan siswa kelas 6-1 sebagai kelompok kontrol yang menerapkan metode pembelajaran langsung. Data dikumpulkan melalui tes, kuesioner, observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian diperiksa menggunakan uji statistik sampel independen dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 26. Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan model PBL berbasis gambar secara signifikan meningkatkan motivasi belajar siswa. Hal ini ditunjukkan oleh nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000 (< 0,05), yang mengindikasikan peningkatan motivasi belajar pada kelompok eksperimen dibandingkan dengan kelompok kontrol. Model ini memberikan manfaat berupa peningkatan partisipasi aktif siswa, pengembangan rasa percaya diri, serta menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif dan menarik. Riset ini menunjukkan pentingnya metode pembelajaran inovatif dalam menjadikan peserta didik termotivasi dalam belajar. Hasil riset memberikan manfaat terhadap pengembangan strategi pengajaran di SD, terutama dalam pembelajaran sains, yang membutuhkan pendekatan kreatif untuk mendorong keterlibatan siswa secara mendalam. Oleh sebab itu, model PBL berbasis gambar direkomendasikan sebagai alternatif pembelajaran siswa

    Pengaruh Metode Pembelajaran Mind Mapping terhadap Hasil Belajar Siswa

    Full text link
    Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Jumlah sampel dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas VIII sebanyak 32 Siswa di SMP Negeri 3 Satap Kabila Bone Bolango. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, angket, dokumentasi. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan  regresi linear sederhana. Hasil penelitian ini menunjukkan  bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara Metode Pembelajaran Mind Mapping Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPS Terpadu Kelas VIII SMP Negeri 3 Satap Kabila Bone Bolango, dimana nilai koefisien determinasi dari model regresi yang telah diperoleh sebelumnya sebesar 0.631. Nilai ini berarti bahwa sebesar 63,1% variabilitas hasil belajar dijelaskan oleh Metode Pembelajaran Mind Mapping yang ada di sekolah

    Analisis Gambar Anak Sekolah Dasar Ditinjau dari Unsur-Unsur Seni Rupa: Gambar Anak, Seni Rupa, Analisis Visual

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi karya gambar yang dibuat oleh anak-anak di sekolah dasar dengan meninjau elemen-elemen seni rupa seperti garis, bentuk, warna, tekstur, dan ruang. Latar belakang penelitian ini berlandaskan pada pentingnya memahami karya gambar anak sebagai suatu bentuk ekspresi visual yang menunjukkan perkembangan visual serta imajinasi mereka. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif, fokus pada siswa kelas 4 Sekolah dasar. Data dikumpulkan melalui pengamatan terhadap karya gambar siswa dan dianalisis dengan cara visual. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa ciri-ciri visual dalam karya gambar anak mencerminkan tahap berpikir dan daya imajinasi mereka yang unik. Hasil ini menjadi dasar yang signifikan untuk meningkatkan apresiasi guru dan orang tua terhadap karya seni anak serta berkontribusi pada pengembangan potensi kreatif anak sejak usia dini.This research aims to explore the drawings made by children in elementary school by reviewing the elements of fine art such as line, shape, color, texture, and space. The background of this research is based on the importance of understanding children's drawings as a form of visual expression that shows their visual development and imagination. The method used in this research is a descriptive qualitative approach, focusing on 4th grade elementary school students. Data was collected through observation of students' drawings and analyzed in a visual way. The findings of this study show that the visual features in children's drawings reflect their unique stage of thinking and imagination. These results provide a significant basis for increasing teachers' and parents' appreciation of children's artwork and contribute to the development of children's creative potential from an early age

    Pengaruh Pembelajaran Berbasis Konten Instagram terhadap Kemampuan Bernalar Kritis Siswa SMA

    Full text link
    Perkembangan dunia digital tidak bisa kita hindari dari kehidupan sehari-hari. Digitalisasi pembelajaran harus adaptif dan familiar dengan banyaknya media sosial yang digandrungi oleh generasi millennial. Salah satunya adalah Instagram. Dibalik fitur yang menarik kita dihadapkan tantangan terhadap kemampuan berpikir kritis para siswa, khususnya Tingkat SMA. Dengan pendekatan deskriptif kuantitatif jenis eksperimen, penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pembelajaran dengan konten Instagram dengan kemampuan berpikir kritis siswa SMA Negeri 1 Garum. Adanya kelas control dan kelas eksperimen membuktikan bahwa penggunaan media sosial Instagram sebagai media pembelajaran berpengaruh signifikan dan positif terhadap peningkatan kemampuan bernalar kritis siswa SMA. Kelas eksperimen yang menggunakan Instagram memperoleh rata-rata skor kritis lebih tinggi (144,75) dengan variasi hasil yang lebih homogen dibanding kelas kontrol (132,50). Selisih rata-rata sebesar 12,250 poin, nilai signifikansi 0,002 (<0,05), serta t hitung 3,158 (> t tabel 1,669), semuanya mengonfirmasi bahwa perbedaan tersebut nyata secara statistik.The development of the digital world cannot be avoided from our daily lives. Digitalization of learning must be adaptive and familiar with the many social media that are popular with the millennial generation. One of them is Instagram. Behind the interesting features, we provide challenges to the critical thinking skills of students, especially at the high school level. With a quantitative descriptive approach of the experimental type, this study aims to determine the effect of learning with Instagram content on the critical thinking skills of students at SMA Negeri 1 Garum. The existence of a control class and an experimental class proves that the use of Instagram social media as a learning medium has a significant and positive effect on improving the critical reasoning skills of high school students. The experimental class that uses Instagram obtained a higher average critical score (144.75) with a more homogeneous variation in results compared to the control class (132.50). The average difference of 12.250 points, a significance value of 0.002 (<0.05), and a t count of 3.158 (> t table 1.669), all confirm that the differences are statistically significant

    Evaluasi Implementasi Pendidikan Inklusi di Sekolah Dasar Perbatasan Entikong: Evaluation of the Implementation of Inclusive Education at Entikong Border Elementary School

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi pendidikan inklusi di SD 06 Merau, wilayah perbatasan Entikong, Kalimantan Barat, menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Metode yang digunakan mengacu pada Discrepancy Evaluation Model dari Provus, yang menilai kesenjangan antara standar kebijakan dan pelaksanaan nyata di lapangan. Data dikumpulkan melalui angket, observasi, dokumentasi, dan wawancara terhadap kepala sekolah, guru, dan siswa berkebutuhan khusus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat implementasi pendidikan inklusi berada dalam kategori rendah-sedang, dengan rata-rata capaian indikator sebesar 46,3%. Kendala utama meliputi minimnya kebijakan operasional sekolah, keterbatasan guru pendamping khusus, aksesibilitas fisik yang tidak memadai, serta rendahnya partisipasi dalam pelatihan inklusi. Temuan ini merekomendasikan pentingnya sinergi antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia, fasilitas inklusif, serta budaya sekolah yang ramah keberagaman untuk mewujudkan pendidikan inklusi yang adil dan berkelanjutan.This study aims to evaluate the implementation of inclusive education at SD 06 Merau, a border area in Entikong, West Kalimantan, using a quantitative descriptive approach. The method used refers to Provus' Discrepancy Evaluation Model, which assesses the gap between policy standards and actual implementation in the field. Data was collected through questionnaires, observations, documentation, and interviews with the school principal, teachers, and students with special needs. The research findings indicate that the level of inclusive education implementation falls into the low-moderate category, with an average indicator achievement of 46.3%. The main challenges include the lack of operational school policies, limited special education teachers, inadequate physical accessibility, and low participation in inclusion training. These findings recommend the importance of collaboration between the government, schools, and the community to strengthen human resource capacity, inclusive facilities, and a school culture that is inclusive of diversity to achieve fair and sustainable inclusive education

    Analisis Model Pendidikan Homeschooling Bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK)

    Full text link
    Penelitian ini membahas homeschooling sebagai alternatif pendidikan bagi anak-anak dengan gangguan mental seperti ADHD, autisme, dan gangguan kecemasan. Fokus utama adalah mengeksplorasi manfaat, tantangan, serta strategi yang diterapkan dalam homeschooling untuk meningkatkan perkembangan anak-anak ini. Literatur yang ditinjau menunjukkan bahwa homeschooling menawarkan pendekatan personal, fleksibilitas waktu, dan lingkungan belajar yang lebih terkontrol, sehingga anak dapat belajar dengan ritme sendiri. Orang tua dan tutor memainkan peran penting dalam mendukung perkembangan akademik dan emosional anak. Namun, homeschooling juga menghadapi tantangan, seperti keterbatasan interaksi sosial dan akses ke sumber daya pendidikan. Untuk memastikan keberhasilan, dibutuhkan kolaborasi antara orang tua, tutor, dan profesional. Dengan dukungan yang tepat, homeschooling dapat menjadi solusi efektif untuk anak dengan    gangguan              Mental

    Influence of Arabic Knowledge on The Understanding of Islamic Studies among Secondary School Students in Kwara State, Nigeria

    Full text link
    The study examined the influence of Arabic knowledge on the understanding of Islamic Studies among secondary school students in Kwara State, Nigeria. Descriptive research design of survey type was used in the study. Population of the study was all secondary school Islamic Studies students in Kwara State.  Simple random sampling technique was used in the study to select the sample. The instrument used in the study was developed by researchers themselves and it was titled “influence of Arabic knowledge on the understanding of Islamic Studies†(IAKUIS). Percentage was used to answer all research questions raised in the study. The finding of study revealed that the influence of Arabic knowledge on the understanding of Islamic Studies among secondary school students in Kwara State was high. The study concluded that Arabic knowledge influence understanding of Islamic Studies among secondary school students in Kwara State, Nigeria. Therefore, the study recommended that Islamic Studies teachers should encourage secondary school students of Islamic Studies to add Arabic knowledge to their understanding of Islamic Studies

    Studi Eksperimental: Efek Beelinguapp dalam Meningkatkan Pemahaman Membaca Teks Prosedur Siswa SMA

    No full text
    The present study seeks to investigate the impact of utilizing the Beelinguapp application on the reading comprehension skills of tenth-grade students enrolled in class X-10 at SMAN 1 Kademangan. This study employs quantitative and experimental research methodologies, specifically a pre-experimental study characterized by a one-group pretest-posttest design. The research participants comprised a total of 34 students from class X-10 at SMAN 1 Kademangan. The data collection technique was a test carried out before and after treatment using the Beelinguapp application. The findings of the study indicated a notable improvement in the students' capacity to read and comprehend procedural texts following the implementation of the Beelinguapp application. This improvement is statistically supported by a t-test significance value of 0.000, which is significantly lower than the conventional threshold of 0.05. Apart from that, the average pretest score was 72.65 which increased to 81.47 on the posttest. This increase shows that there is a significant positive impact from using the Beelinguapp application in learning to read and understand procedural texts. The aforementioned results emphasize the capacity of technology-driven methods to enhance language acquisition results and emphasize the significance of Beelinguapp as a flexible and efficient instrument for cultivating reading skills

    558

    full texts

    677

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Pendidikan (JP) : Riset dan Konseptual (Universitas Nahdlatul Ulama Blitar)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇