Jurnal Pendidikan (JP) : Riset dan Konseptual (Universitas Nahdlatul Ulama Blitar)
Not a member yet
    677 research outputs found

    Evaluasi Program Mikrotik Academy Universitas PGRI Sumatera Barat Menggunakan Logic Model

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan Program Mikrotik Academy di Universitas PGRI Sumatra Barat  menggunakan Logic Model. Program Mikrotik Academy dirancang untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa di bidang jaringan komputer melalui sertifikasi internasional Mikrotik Certified Network Associate (MTCNA) sekaligus mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa studi dokumentasi, observasi sarana prasarana, angket kepuasan peserta, serta analisis data kelulusan sertifikasiPenelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan Program Mikrotik Academy di Universitas PGRI Sumatra Barat  menggunakan Logic Model. Program Mikrotik Academy dirancang untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa di bidang jaringan komputer melalui sertifikasi internasional Mikrotik Certified Network Associate (MTCNA) sekaligus mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa studi dokumentasi, observasi sarana prasarana, angket kepuasan peserta, serta analisis data kelulusan sertifikas

    Pengembangan Model Pembelajaran Problem Based Learning dengan Media Cerbudtar untuk Meningkatkan Keterampilan Membaca dan Bercerita pada Siswa Sekolah Dasar Kelas 1

    Full text link
    Tujuan penelitian untuk mengetahui kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan pengembangan model pembelajaran problem based learning dengan media cerbudtar untuk meningkatkan keterampilan membaca dan bercerita siswa sekolah dasar kelas 1. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah reserch and development (R&D) karena akan menghasilkan produk dan menguji keefektifan produk tersebut yakni model pembelajaran problem based learning. Penelitian ini dilakukan kepada siswa Sekolah Dasar 2 Patokan dengan sampel penelitian sebanyak 50 siswa. A. Hasil uji validasi materi memperoleh persentase 84,10% dan berkategori sangat valid. Hasil uji validasi bahan ajar memperoleh persentase 84,10% dan berkategori sangat valid. Hasil respon guru memperoleh persentase 91,33% dan berkategori sangat praktis. Hasil pretest ujicoba skala besar memperoleh persentase 64% dengan rata-rata siswa tidak tuntas, sedangkan hasil posttest ujicoba skala besar memperoleh persentase 79,94% dengan keseluruhan siswa tuntas. Kesimpulan penelitian ini adalah pengembangan model pembelajaran problem based learning dengan media cerbudtar untuk meningkatkan keterampilan membaca dan bercerita siswa sekolah dasar kelas 1 yaitu valid, praktis, dan efektif.The purpose of this study was to determine the validity, practicality, and effectiveness of the development of a problem-based learning model using cerbudtar media to improve reading and storytelling skills in elementary school students in grade 1. The research method is research and development (R&D) is a research method used to produce certain products and test the effectiveness of these products. This study was conducted on students of Elementary School 2 Patokan with a research sample of 50 students. A. The results of the material validation test obtained a percentage of 84.10% and were categorized as very valid. The results of the teaching material validation test obtained a percentage of 84.10% and were categorized as very valid. The results of the teacher's response obtained a percentage of 91.33% and were categorized as very practical. The results of the large-scale trial pretest obtained a percentage of 64% with an average of students not completing, while the results of the large-scale trial posttest obtained a percentage of 79.94% with all students completing. The conclusion of this study is the development of a problem-based learning model with cerbudtar media to improve reading and storytelling skills in grade 1 elementary school students, which is valid, practical, and effective

    Pengembangan Bahan Ajar E-Modul Berbasis Google Site untuk Meningkatkan Literasi Geografi dan Hasil Belajar Siswa Materi Posisi Strategis Indonesia Kelas XI SMA

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar e-modul berbasis Google Sites guna meningkatkan literasi geografi dan hasil belajar siswa kelas XI pada materi Posisi Strategis Indonesia di SMA Negeri 1 Kedungadem Bojonegoro. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI-7 sebagai kelas eksperimen yang menggunakan e-modul dan kelas XI-8 sebagai kelas kontrol yang menggunakan PPT bervariasi. Hasil validasi menunjukkan e-modul memperoleh skor 86,66 dari ahli media dan 90,13 dari ahli materi, dengan kategori sangat layak. Hasil uji efektivitas menunjukkan peningkatan signifikan dengan nilai rata-rata pre-test 54,19 meningkat menjadi 84,44 pada post-test. Uji paired sample t-test menghasilkan nilai signifikansi 0,000 (p<0,05), menunjukkan perbedaan signifikan antara pre-test dan post-test. Analisis N-Gain Score menunjukkan nilai 0,6483 atau 64,83% yang termasuk kategori sedang. Respon siswa terhadap e-modul sangat positif dengan 81,8% siswa merasa lebih tertarik belajar dan 63,6% memahami pentingnya budaya lokal. E-modul berbasis Google Sites terbukti efektif meningkatkan literasi geografi dan hasil belajar siswa pada materi Posisi Strategis IndonesiaThis study aims to develop Google Sites-based e-module teaching materials to improve geographic literacy and learning outcomes of eleventh-grade students on the topic of Indonesia's Strategic Position at SMA Negeri 1 Kedungadem Bojonegoro. This study uses the Research and Development (R&D) method with the ADDIE model which includes the stages of Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The subjects of the study were students of grades XI-7 as the experimental class using the e-module and grades XI-8 as the control class using varied PPT. The validation results showed that the e-module obtained a score of 86.66 from media experts and 90.13 from material experts, with a very feasible category. The results of the effectiveness test showed a significant increase with an average pre-test score of 54.19 increasing to 84.44 in the post-test. The paired sample t-test produced a significance value of 0.000 (p<0.05), indicating a significant difference between the pre-test and post-test. The N-Gain Score analysis showed a value of 0.6483 or 64.83% which is included in the moderate category. Student response to the e-module was very positive, with 81.8% feeling more engaged in learning and 63.6% understanding the importance of local culture. The Google Sites-based e-module proved effective in improving geographic literacy and student learning outcomes on the topic of Indonesia's Strategic Position

    Penguatan Nilai-Nilai Karakter melalui Pengajian Sabilu Taubah Blitar: Studi Kontekstual Pendidikan Non-Formal Berbasis Keagamaan

    Full text link
    Moderasi beragama menjadi perhatian penting dalam membangun keharmonisan sosial dan mencegah ekstremisme di Indonesia yang beragam. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi penerapan nilai-nilai moderasi beragama di Majelis Ta'lim Sabilu Taubah Blitar sebagai lembaga pendidikan nonformal berbasis keagamaan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang melibatkan sembilan partisipan terdiri dari jamaah aktif, satgas, dan masyarakat umum. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Majelis Sabilu Taubah berhasil menerapkan moderasi beragama melalui peran sentral Gus Muhammad Iqdam Kholid yang menyampaikan ajaran Islam dengan pendekatan kontekstual dan bahasa relevan bagi generasi muda. Strategi pembelajaran inklusif dilakukan melalui pertemuan rutin dua kali seminggu dengan materi mudah dipahami. Penerapan praktis moderasi diwujudkan melalui kegiatan sosial keagamaan beragam seperti santunan anak yatim, bakti sosial, dan dialog antarumat beragama. Meskipun menghadapi tantangan pengaruh paham radikal di media sosial dan keberagaman pemahaman keagamaan, majelis menunjukkan kemampuan adaptif melalui penguatan literasi agama moderat dan pendekatan dialogis, sehingga berhasil menciptakan lingkungan pembelajaran yang harmonis dan berkontribusi pada pembangunan masyarakat moderat dan toleran.Moderasi beragama merupakan perhatian penting dalam membangun keharmonisan sosial dan mencegah ekstremisme di Indonesia yang beragam. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi penerapan nilai-nilai moderasi beragama di Majelis Ta'lim Sabilu Taubah Blitar sebagai lembaga pendidikan nonformal berbasis keagamaan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang melibatkan sembilan partisipan terdiri dari jamaah aktif, satgas, dan masyarakat umum. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Majelis Sabilu Taubah berhasil menerapkan moderasi beragama melalui peran sentral Gus Muhammad Iqdam Kholid yang menyampaikan ajaran Islam dengan pendekatan kontekstual dan bahasa relevan bagi generasi muda. Strategi pembelajaran inklusif dilakukan melalui pertemuan rutin dua kali seminggu dengan materi mudah dipahami. Penerapan praktis moderasi diwujudkan melalui kegiatan sosial keagamaan beragam seperti santunan anak yatim, bakti sosial, dan dialog antarumat beragama. Meskipun menghadapi tantangan pengaruh paham radikal di media sosial dan keberagaman pemahaman keagamaan, majelis menunjukkan kemampuan adaptif melalui penguatan literasi agama moderat dan pendekatan dialogis, sehingga berhasil menciptakan lingkungan pembelajaran yang harmonis dan berkontribusi pada pembangunan masyarakat moderat dan toleran

    Peran Bimbingan Orang Tua dalam Meningkatkan Manajemen Belajar Siswa Sekolah Dasar

    Full text link
    Bimbingan orang tua berperan penting dalam pengembangan manajemen belajar siswa sekolah dasar. Artikel ini bertujuan menganalisis peran bimbingan orang tua dalam meningkatkan kemampuan siswa mengatur waktu belajar, membentuk kebiasaan belajar, memanfaatkan sumber belajar, dan mengembangkan kemandirian. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan menganalisis buku dan artikel ilmiah yang relevan dengan topik bimbingan orang tua dan manajemen belajar siswa sekolah dasar. Hasil kajian menunjukkan bahwa keterlibatan orang tua melalui pengawasan belajar, pemberian motivasi, dan pembiasaan belajar yang konsisten berkontribusi terhadap peningkatan disiplin, tanggung jawab, dan kemandirian belajar siswa. Implikasi kajian ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara keluarga dan sekolah dalam membangun manajemen belajar yang efektif pada siswa sekolah dasar.Peran orang tua dalam mendampingi siswa sekolah dasar memiliki pengaruh besar terhadap keterampilan manajemen belajar. Artikel ini membahas tentang bagaimana bimbingan orang tua dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam mengatur waktu, membentuk kebiasaan belajar, memanfaatkan sumber belajar, serta menumbuhkan kemandirian. Kajian dilakukan melalui penelitian kepustakaan dengan menganalisis literatur terkait. Hasil menunjukkan bahwa keterlibatan orang tua melalui pengawasan, motivasi, serta pembiasaan yang konsisten mampu memperkuat disiplin dan tanggung jawab anak. Dengan demikian, kolaborasi keluarga dan sekolah menjadi kunci dalam membangun manajemen belajar yang efektif pada siswa sekolah dasar

    Kajian Literatur Model Asesmen PjBL untuk Penguatan Pembelajaran di Sekolah Dasar Unggulan Permata Mulia Malang

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep, implementasi, serta tantangan asesmen dalam model pembelajaran Project-Based Learning (PjBL) pada jenjang sekolah dasar dengan studi konteks di Sekolah Dasar Unggulan (SDU) Permata Mulia Karangploso Kabupaten Malang. Penerapan Kurikulum Merdeka memberikan peluang bagi sekolah untuk mengembangkan pembelajaran yang fleksibel, kontekstual, dan berorientasi pada keterampilan abad ke-21, seperti berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan komunikasi. Dalam konteks tersebut, asesmen berperan strategis untuk menilai proses dan hasil belajar siswa secara komprehensif. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan literatur dengan menelaah sebelas artikel ilmiah terbitan 2015–2025 yang relevan dengan topik asesmen, PjBL, dan penguatan keterampilan abad ke-21. Data diperoleh melalui penelusuran sistematis terhadap publikasi akademik dan dianalisis untuk mengidentifikasi pola penerapan serta rekomendasi asesmen berbasis proyek. Hasil kajian menunjukkan bahwa asesmen dalam PjBL idealnya mengintegrasikan asesmen diagnostik, formatif, dan sumatif; menggunakan kombinasi teknik tes dan non-tes; serta memanfaatkan instrumen autentik dan rubrik kinerja yang jelas dan transparan. Selain itu, keterlibatan aktif siswa melalui asesmen diri dan sejawat terbukti meningkatkan tanggung jawab dan refleksi belajar. Dengan demikian, asesmen tidak hanya menjadi alat evaluasi, tetapi juga bagian integral dari proses pembelajaran yang menumbuhkan karakter dan potensi peserta didik secara menyeluruh

    A Case Study on the Utilization of Teachy for Assessing Grammar Mastery in Senior High School

    Full text link
    This study explores the use of the Teachy application to enhance grammar assessment among eleventh-grade students at SMAN 1 Blitar. Addressing the limitations of traditional paper-based tests, this qualitative single-case study involved one English teacher and five students selected through purposive and snowball sampling. Data were collected through interviews, classroom observations, and document analysis, and analyzed using Miles and Huberman’s interactive model combined with grounded theory coding. The findings indicate that Teachy supports effective planning, implementation, and evaluation of grammar assessment; aligns with curriculum objectives and Bloom’s Taxonomy; and provides instant feedback. Despite challenges related to internet access, device availability, and digital skills, Teachy increased student engagement and interactivity in grammar learning.    

    Analisis Pendidikan Akutansi pada Penugasan Administrasi Pendataan pada Divisi Administrasi Kredit “BRIMEN†di Bank BRI Kantor Cabang Martadinata Kota Malang

    No full text
    Perbankan memiliki peran penting dalam perekonomian suatu negara, terutama melalui pengelolaan keuangan dan pemberian pinjaman untuk mendukung usaha mandiri. Penelitian ini bertujuan, menganalisis penugasan administrasi pendataan pada Divisi Administrasi Kredit Bank BRI Kantor Cabang Martadinata Kota Malang menggunakan sistem BRIMEN, inovasi digital untuk meningkatkan efisiensi dan keamanan data nasabah.. Penelitian ini memfokuskan pada bagaimana sistem ini diterapkan, peran pegawai dalam mendukung pelaksanaannya, serta tantangan yang dihadapi selama proses pendataan. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan untuk menggali informasi secara mendalam melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terkait proses administrasi kredit. Triangulasi sumber dan teknik digunakan untuk membandingkan data maupun menganalisis data. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan untuk memberikan gambaran terkait sistem BRIMEN di bank BRI kantor cabang Martadinata Kota Malang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan sistem BRIMEN memberikan kontribusi signifikan dalam mempercepat proses kerja dan meningkatkan akurasi data nasabah. Namun, terdapat beberapa kendala yang perlu diperhatikan, seperti proes input data kedalam sistem BRIMEN yang lama, resiko human error selama proses input berlangsung, dan pengoptimalan infrastruktur teknologi. Rekomendasi dari penelitian ini meliputi pelatihan berkelanjutan bagi pegawai dan audit berkala untuk memastikan sistem berjalan secara optimal

    kesulitan mahasiswa dalam pembelajaran english Drama

    No full text
    The purpose of this study is to describe the students’ difficulties in English drama performance. This is a qualitative case study. This study includes students from Madura University's English Department. The purposive sampling approach is used to choose a sample. To collect data, major sources of information include observation and questioners. The study's findings show that the students have four difficulties in it those are 1) the use of old English, 2) the students have poor English skills, 3) lack cultural knowledge, and 4) a negative attitude towards drama. They interfere the students to study drama smoothly. 8 (42.1%) students assert that the drama scripts provided use old English. 5 (26.3%) students say that the students’ difficulties in English drama caused of the students capabilities in English. 5 (26.3%) students affirm that the students have lack culture knowledge. 1 (6.3%) students state that they have a negative attitude towards drama. &nbsp

    Dinamika Tindak Tutur Direktif: Menggali Peran Pendidik dalam Kegiatan Belajar Mengajar Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas XI

    Full text link
    Riset bertujuan menganalisis dinamika TTD yang dipergunakan antara pendidik dengan mitra didik dalam KBM mata pelajaran Bina kelas XI Sekolah Mengah Atas Nabawi Maftahul Uluum. Metode kualitatif digunakan untuk menggali peran pendidik dalam upaya membangun atmosfer, menciptakan kesan, mengatur kondisi melalui interaksi sefefktif seefesien mungkin untuk mendukung proses belajar siswa. Bukti/dokumen didapatkan dengan melakukan interview, pengamatan mendalam proses pembelajaran, sekaligus teks konteks selama prose awal sampai pengajaran diakhiri. Temuan dilakukan analisi konteks/isi, diidentifikasi kategori bentuk dan fungsi TTD yang dipergunakan selama interaksi pendidik bersama mitra didik. Temuan analisis menyatakan TTD dengan tatanan yang tepat dapat meningkatkan kompetensi siswa.Riset bertujuan menganalisis dinamika TTD yang dipergunakan antara pendidik dengan mitra didik dalam KBM mata pelajaran Bina kelas XI Sekolah Mengah Atas Nabawi Maftahul Uluum. Metode kualitatif digunakan untuk menggali peran pendidik dalam upaya membangun atmosfer, menciptakan kesan, mengatur kondisi melalui interaksi sefefktif seefesien mungkin untuk mendukung proses belajar siswa. Bukti/dokumen didapatkan dengan melakukan interview, pengamatan mendalam proses pembelajaran, sekaligus teks konteks selama prose awal sampai pengajaran diakhiri. Temuan dilakukan analisi konteks/isi, diidentifikasi kategori bentuk dan fungsi TTD yang dipergunakan selama interaksi pendidik bersama mitra didik. Temuan analisis menyatakan TTD dengan tatanan yang tepat dapat meningkatkan kompetensi siswa

    558

    full texts

    677

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Pendidikan (JP) : Riset dan Konseptual (Universitas Nahdlatul Ulama Blitar)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇