E-Jurnal Universitas Kebangsaan
Not a member yet
    861 research outputs found

    Analisis Penerapan Prinsip Desain Universal untuk Meningkatkan Aksesibilitas di Tugu Pahlawan Surabaya

    Get PDF
    Abstract: Tugu Pahlawan in Surabaya is a historic public area that serves as both a city landmark and an educational tourist destination. As a public space, it should be accessible to all groups, including persons with disabilities. This research aimed to analyze the extent to which universal design principles have been implemented at Tugu Pahlawan to enhance accessibility and comfort for all visitors. The method used was a descriptive qualitative approach through direct observation, visual documentation, interviews with site management, and literature review based on the Ministry of Public Works and Housing Regulation No. 14 of 2017 regarding the 7 principles of universal design. The results show that 5 out of the 7 universal design principles have been adequately applied, including the presence of ramps, elevators, audio QR codes, and flat pedestrian paths. However, there are still shortcomings in certain aspects such as the absence of guiding blocks for the visually impaired, information in sign language, and accessible toilet facilities for people with disabilities. Keyword: Universal design, Accessibility, Public space, Disability, Tugu Pahlawan Surabaya. Abstrak: Tugu Pahlawan di Surabaya merupakan kawasan publik bersejarah yang menjadi ikon kota sekaligus destinasi wisata edukatif. Sebagai fungsi publik, kawasan ini seharusnya dapat diakses oleh semua kalangan, termasuk penyandang disabilitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana prinsip-prinsip desain universal diterapkan di Tugu Pahlawan guna meningkatkan aksesibilitas dan kenyamanan bagi seluruh pengunjung. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi langsung, dokumentasi visual, wawancara dengan pengelola, serta studi pustaka dengan acuan Permen PUPR No. 14 Tahun 2017 tentang 7 prinsip desain universal. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dari 7 prinsip universal sudah cukup menerapkan 5 prinsip dan 2 prinsip belum cukup menerapkan prinsip, seperti adanya ramp, lift, QR code audio, dan jalur pedestrian datar. Namun, masih ditemukan kekurangan pada beberapa aspek seperti guiding block untuk tunanetra, informasi dalam bahasa isyarat, dan fasilitas toilet khusus disabilitas. Kata Kunci: Desain universal, Aksesibilitas, Ruang publik, disabilitas, Tugu Pahlawan SurabayaAbstrak: Tugu Pahlawan di Surabaya merupakan kawasan publik bersejarah yang menjadi ikon kota sekaligus destinasi wisata edukatif. Sebagai fungsi publik, kawasan ini seharusnya dapat diakses oleh semua kalangan, termasuk penyandang disabilitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana prinsip-prinsip desain universal diterapkan di Tugu Pahlawan guna meningkatkan aksesibilitas dan kenyamanan bagi seluruh pengunjung. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi langsung, dokumentasi visual, wawancara dengan pengelola, serta studi pustaka dengan acuan Permen PUPR No. 14 Tahun 2017 tentang 7 prinsip desain universal. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dari 7 prinsip universal sudah cukup menerapkan 5 prinsip dan 2 prinsip belum cukup menerapkan prinsip, seperti adanya ramp, lift, QR code audio, dan jalur pedestrian datar. Namun, masih ditemukan kekurangan pada beberapa aspek seperti guiding block untuk tunanetra, informasi dalam bahasa isyarat, dan fasilitas toilet khusus disabilitas. Kata Kunci: Desain universal, Aksesibilitas, Ruang publik, disabilitas, Tugu Pahlawan Surabay

    Analisis Komparatif Karakteristik Arsitektur Andyrahman pada Ragam Tipologi Fungsional: Studi Kasus Masjid, Kantor, dan Hunian

    Get PDF
    Abstract: This study examines the consistency and adaptation of Andyrahman’s architectural characteristics, focusing on local materiality and Nusantara contextuality across three different functional typologies: Mosque (sacred), Office (commercial), and House (private). A qualitative descriptive approach with a comparative case study strategy was employed. Three representative projects were selected Masjid Al-Fattah, Kinekora Office, and Omah Boto. Data were collected through structured observation of architectural documentation and critical literature review. The analysis compared tectonic materiality, spatial organization, and climatic response. Findings reveal significant consistency in the values of craftsmanship spirit and material poetics, particularly the use of exposed or custom brick. Design adaptations appear in functional outcomes: in the mosque, brick acts as a filter of light and air while conveying symbolic narrative; in the office, diversified materials such as precast concrete support corporate identity and “breathing office” efficiency; and in the house, materiality enhances visual privacy and intimate thermal comfort. The study concludes that Andyrahman’s architecture represents an adaptive design system maintaining local material identity and contextual aesthetics while flexibly responding to contrasting functional demands. Keyword: Andyrahman Architecture, Local Materiality, Functional Typology Abstrak: Penelitian ini mengkaji konsistensi dan adaptasi karakteristik arsitektur Andyrahman yang berfokus pada materialitas lokal dan kontekstualitas Nusantara dalam tiga tipologi fungsional yang berbeda, yaitu Masjid (sakral), Kantor (komersial), dan Hunian (privat). Pendekatan kualitatif deskriptif dengan strategi studi kasus komparatif digunakan dalam penelitian ini. Tiga proyek representatif yang dianalisis meliputi Masjid Al-Fattah, Kinekora Office, dan Omah Boto. Data diperoleh melalui observasi terstruktur terhadap dokumentasi arsitektur serta tinjauan literatur kritis. Analisis dilakukan secara sinkronis dengan menyoroti aspek tektonika material, organisasi ruang, dan respons terhadap iklim tropis. Hasil penelitian menunjukkan adanya konsistensi nilai semangat ketukangan dan poetika material terutama pada penggunaan bata ekspos atau kustom. Adaptasi terjadi pada keluaran fungsional: pada masjid, bata berperan sebagai penyaring cahaya dan udara sekaligus narasi simbolik; pada kantor, diversifikasi material seperti beton pracetak mendukung identitas korporat dan efisiensi breathing office; sedangkan pada hunian, materialitas diolah untuk menciptakan privasi visual serta kenyamanan termal yang intim. Kesimpulannya, arsitektur Andyrahman merupakan sistem desain adaptif yang mempertahankan identitas lokal dan estetika kontekstual dengan fleksibilitas terhadap tuntutan fungsi yang berbeda. Kata Kunci: Arsitektur Andyrahman, Materialitas Lokal, Tipologi FungsionalPenelitian ini mengkaji konsistensi dan adaptasi karakteristik arsitektur Andyrahman yang berfokus pada materialitas lokal dan kontekstualitas Nusantara dalam tiga tipologi fungsional yang berbeda, yaitu Masjid (sakral), Kantor (komersial), dan Hunian (privat). Pendekatan kualitatif deskriptif dengan strategi studi kasus komparatif digunakan dalam penelitian ini. Tiga proyek representatif yang dianalisis meliputi Masjid Al-Fattah, Kinekora Office, dan Omah Boto. Data diperoleh melalui observasi terstruktur terhadap dokumentasi arsitektur serta tinjauan literatur kritis. Analisis dilakukan secara sinkronis dengan menyoroti aspek tektonika material, organisasi ruang, dan respons terhadap iklim tropis. Hasil penelitian menunjukkan adanya konsistensi nilai semangat ketukangan dan poetika material terutama pada penggunaan bata ekspos atau kustom. Adaptasi terjadi pada keluaran fungsional: pada masjid, bata berperan sebagai penyaring cahaya dan udara sekaligus narasi simbolik; pada kantor, diversifikasi material seperti beton pracetak mendukung identitas korporat dan efisiensi breathing office; sedangkan pada hunian, materialitas diolah untuk menciptakan privasi visual serta kenyamanan termal yang intim. Kesimpulannya, arsitektur Andyrahman merupakan sistem desain adaptif yang mempertahankan identitas lokal dan estetika kontekstual dengan fleksibilitas terhadap tuntutan fungsi yang berbeda

    ANALISIS PENGENDALIAN RISIKO KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) DENGAN METODE HIRAO DI LABORATORIUM RESEARCH AND DEVELOPMENT PT ABC BANDUNG

    Get PDF
    Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek penting dalam upaya mengurangi risiko kecelakaan kerja, termasuk di laboratorium Research and Development (R&D) PT ABC yang menggunakan berbagai bahan kimia berbahaya, peralatan canggih, dan prosedur kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi bahaya, menilai tingkat risiko, serta menganalisis peluang dan langkah pengendalian untuk meningkatkan keselamatan kerja menggunakan metode HIRAO (Hazard Identification, Assessment of Risk and Opportunities) berbasis ISO 45001. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 39 potensi bahaya yang teridentifikasi di berbagai ruang laboratorium, termasuk bahaya fisik, kimia, ergonomi, dan listrik. Penilaian risiko menghasilkan kategori risiko rendah (34,29%), sedang (37,14%), dan tinggi (28,57%). Setelah implementasi pengendalian seperti prosedur tetap (protap), alat pelindung diri (APD), label Hazcom, serta pelatihan, risiko menurun secara signifikan dengan 82,76% risiko berada dalam kategori rendah dan 17,24% kategori sedang. Peluang perbaikan mencakup penggunaan APD, pelabelan alat, serta pelatihan protokol keselamatan yang secara keseluruhan meningkatkan keamanan dan efisiensi kerja di laboratorium. Penelitian ini menekankan pentingnya pendekatan sistematis dalam pengelolaan K3 untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan mendukung kelancaran penelitian dan pengembangan.Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek penting dalam upaya mengurangi risiko kecelakaan kerja, termasuk di laboratorium Research and Development (R&D) PT ABC yang menggunakan berbagai bahan kimia berbahaya, peralatan canggih, dan prosedur kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi bahaya, menilai tingkat risiko, serta menganalisis peluang dan langkah pengendalian untuk meningkatkan keselamatan kerja menggunakan metode HIRAO (Hazard Identification, Assessment of Risk and Opportunities) berbasis ISO 45001. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 39 potensi bahaya yang teridentifikasi di berbagai ruang laboratorium, termasuk bahaya fisik, kimia, ergonomi, dan listrik. Penilaian risiko menghasilkan kategori risiko rendah (34,29%), sedang (37,14%), dan tinggi (28,57%). Setelah implementasi pengendalian seperti prosedur tetap (protap), alat pelindung diri (APD), label Hazcom, serta pelatihan, risiko menurun secara signifikan dengan 82,76% risiko berada dalam kategori rendah dan 17,24% kategori sedang. Peluang perbaikan mencakup penggunaan APD, pelabelan alat, serta pelatihan protokol keselamatan yang secara keseluruhan meningkatkan keamanan dan efisiensi kerja di laboratorium. Penelitian ini menekankan pentingnya pendekatan sistematis dalam pengelolaan K3 untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan mendukung kelancaran penelitian dan pengembangan

    RANCANG BANGUN KHASANAH KEKAYAAN LOKAL MELALUI MESIN PENCACAH JERAMI PADI SEBAGAI MEDIA TANAM JAMUR TIRAM

    Get PDF
    The availability of sawdust as a growing medium for oyster mushrooms is becoming increasingly limited, thus alternative raw materials are needed. Rice straw, as an abundant agricultural waste, has potential for use, but requires chopping to an ideal size of 2–5 mm. This research designed and built a rice straw chopper with a 1 HP electric motor drive and a pulley-belt transmission system. The research methods included observations of mushroom farmers, literature studies, design planning, technical calculations (torque, power, capacity), prototype fabrication, and performance testing. The test results show that the machine's production capacity reaches 2.78–3.24 kg/hour with efficiency between 94–97% depending on the number of blades. The machine operates stably, produces cuts according to standards, and is easy to operate. These findings provide a practical solution for mushroom farmers in utilizing straw waste as an economically valuable growing medium

    KLASIFIKASI STATUS GIZI BALITA MENGGUNAKAN NAÏVE BAYES CLASSIFICATION DI KELURAHAN PADASUKA CIOMAS BOGOR

    Get PDF
    Life is characterized by symptoms of growth and development. The health status of each individual is different. In this case, one of the efforts to improve health status is to improve nutritional status. Nutritional status is a state of the body related to food consumption patterns and the use of nutrients that are tailored to the body's needs. Improving nutritional status is useful for increasing body resistance and making normal growth. In actualizing the daily nutritional status of children under five at the posyandu, it is usually obtained through anthropometric measurements, namely by using the BW/U index or body weight compared to age to determine nutritional status. However, in anthropometric measurements, it was found that there was confusion in the determination of nutritional quality, so that in order to get accurate results, a data mining method was needed, namely the Naive Bayes Classification (NBC) Algorithm which would be implemented in the study. This research is expected to help posyandu cadres in Padasuka sub-district, Ciomas sub-district, Bogor district in determining the nutritional status of toddlers better and more accurately.Hidup dicirikan dengan adanya gejala tumbuh dan berkembang. Tumbuh kembang derajat kesehatan setiap individu berbeda-beda. Dalam hal ini salah satu upaya peningkatan derajat kesehatan adalah dengan perbaikan status gizi. Status gizi adalah keadaan tubuh yang berkaitan dengan pola konsumsi makanan dan penggunaan nutrisi yang disesuaikan dengan kebutuhan tubuh. Perbaikan status gizi berguna untuk meningkatkan ketahanan tubuh dan menjadikan pertumbuhan yang normal. Dalam aktualisasi sehari-hari status gizi balita di Posyandu biasanya didapatkan melalui pengukuran antropometri yaitu dengan menggunakan indeks BB/U atau berat badan dibanding usia untuk menentukan status gizi. Namun dalam pengukuran dengan antropometri didapati kerancuan determinasi kualitas gizi demikian hal ini untuk mendapatkan hasil yang akurat maka dari itu diperlukan sebuah metode data mining yaitu Algoritma Naive Bayes Classification (NBC) yang akan diimplementasikan dalam penelitian. Dengan adanya penelitian ini diharapkan bisa membantu para Kader Posyandu di Kelurahan Padasuka, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor dalam menentukan status gizi balita dengan lebih baik dan akura

    ANALISIS BRANDING KAFE CILOR MANTUL DALAM MENGOMUNIKASIKAN PRODUKNYA

    Get PDF
    This study analyzes the branding of Café Cilor Mantul in communicating its products amidst the competition of culinary MSMEs in Bunijaya Village. The success of Café Cilor Mantul in surviving and growing is the main reason, highlighting the importance of branding for business sustainability. The purpose of this study is to understand how Café Cilor Mantul's branding elements including the logo, brand name, Instagram visuals, and taglineare represented and communicated. The method of this research is descriptive qualitative with a constructivist paradigm, where data is collected through in-depth interviews with the owner and consumers and direct observation of the implemented branding elements. Branding theory is used as the basis for the analysis. The results of this study indicate that Café Cilor Mantul's logo successfully represents its main product through the use of specific icons, attractive colors, and clear typography, in accordance with the owner's objectives. The brand name "Cilor Mantul" proved effective in attracting attention due to its simplicity and local familiarity. Product visuals on Instagram also successfully attract interest through good photo/video quality, artistic composition, use of bright colors, and a focus on emotional experiences. Furthermore, the tagline "Makan Cepat Menu Tepat" represents service efficiency and menu diversity. Overall, the branding implementation of Kafe Cilor Mantul demonstrates success in building and communicating a strong brand identity through visual and verbal elements tailored to the product's characteristics and target market. This understanding is expected to contribute to Communication Studies in the field of branding and marketing, as well as serve as a practical reference for Kafe Cilor Mantul and other MSMEs in formulating effective brand strategies.  Abstrak. Penelitian ini menganalisis branding Kafe Cilor Mantul dalam mengomunikasikan produknya di tengah persaingan UMKM kuliner di Desa Bunijaya. Keberhasilan Kafe Cilor Mantul untuk bertahan dan berkembang menjadi alasan utama, menyoroti pentingnya branding bagi keberlanjutan bisnis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana elemen branding Kafe Cilor Mantul meliputi logo, nama merek, visual Instagram, dan tagline direpresentasikan dan dikomunikasikan. Metode dari penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan paradigma konstruktivis, di mana data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan owner dan konsumen serta observasi langsung terhadap elemen branding yang diimplementasikan. Teori Branding digunakan sebagai landasan analisis. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa logo Kafe Cilor Mantul berhasil merepresentasikan produk utamanya melalui penggunaan ikon spesifik, warna menarik, dan tipografi yang jelas, sesuai dengan tujuan owner. Nama merek "Cilor Mantul" terbukti efektif menarik perhatian berkat kesederhanaan dan familiaritasnya di tingkat lokal. Visual produk di Instagram juga berhasil menarik minat melalui kualitas foto/video yang baik, komposisi artistik, penggunaan warna cerah, serta fokus pada pengalaman emosional. Selanjutnya, tagline "Makan Cepat Menu Tepat" merepresentasikan efisiensi layanan dan keragaman menu. Secara keseluruhan, implementasi branding Kafe Cilor Mantul menunjukkan keberhasilan dalam membangun dan mengomunikasikan identitas merek yang kuat melalui elemen visual dan verbal yang disesuaikan dengan karakteristik produk dan target pasar. Pemahaman ini diharapkan dapat berkontribusi pada Ilmu Komunikasi di bidang branding dan pemasaran, serta menjadi referensi praktis bagi Kafe Cilor Mantul maupun UMKM lain dalam merumuskan strategi merek yang efektif. Kata Kunci: Analisis Branding, Kafe Cilor Mantul, Komunikasi Mere

    KAJIAN PENERAPAN ARSITEKTUR UNIVERSAL PADA TAMAN KEBON RATU SEBAGAI RUANG TERBUKA HIJAU YANG INKLUSIF

    Get PDF
    Abstract:: In Jombang Regency, there is a highly needed green open space (RTH) by the community, namely Taman Kebon Ratu. However, it has not yet been determined whether this green open space (RTH) accommodates all segments of society, including people with disabilities. This condition necessitates research to examine whether Taman Kebon Ratu has implemented a universal design that is inclusive of all societal groups, including people with disabilities. This study aims to evaluate the application of universal architecture in Taman Kebon Ratu as an effort to create an inclusive public space. The method used is descriptive qualitative, with data collected through observation, documentation, and literature study. Data analysis is conducted by reducing data and analyzing the application of universal architectural principles in Taman Kebon Ratu based on five main categories: usability, safety, accessibility, size and space appropriateness, and personal experience. The results of the study indicate that Taman Kebon Ratu successfully implements universal architectural principles in various aspects of its design, providing facilities that can be used independently by everyone, including people with disabilities, and creating a comfortable and inclusive environment for visitors. Keyword: universal architecture, inclusive, green open space Abstrak: Di Kabupaten Jombang, terdapat ruang terbuka hijau (RTH) sangat dibutuhkan oleh masyarakat, yaitu Taman Kebon Ratu. Namun, belum dapat dipastikan apakah Ruang Terbuka Hijau (RTH) tersebut telah mewadahi seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas. Kondisi ini mendorong perlunya penelitian untuk mengkaji apakah Taman Kebon Ratu telah menerapkan desain universal yang inklusif bagi semua lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas.. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan arsitektur universal di Taman Kebon Ratu sebagai upaya menciptakan ruang publik yang inklusif. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan studi literatur. Analisis data dilakukan dengan mereduksi data analisis penerapan prinsip arsitektur universal pada Taman Kebon Ratu berdasarkan lima kategori utama, yaitu penggunaan, keselamatan, akses, kesesuaian ukuran dan ruang, dan pengalaman pribadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Taman Kebon Ratu berhasil menerapkan prinsip arsitektur universal dalam berbagai aspek desainnya, dengan menyediakan fasilitas yang dapat digunakan secara mandiri oleh semua orang, termasuk penyandang disabilitas, serta menciptakan lingkungan yang nyaman dan inklusif bagi pengunjung. Kata Kunci: arsitektur universal, inklusif, ruang terbuka hijau

    Akuisisi Ruang Perkotaan Sebagai Tempat Bermain Anak: Studi Kasus Pandeyan, Yogyakarta

    Get PDF
    Abstract: Urban spaces are often used by children as places to play, even if they are not specifically designed for this activity. This research explores how children acquire urban spaces and utilize urban elements as part of their play, with a focus on traditional games in Indonesia. Using a qualitative approach through direct observation in Pandeyan, Yogyakarta, this study found that children show great creativity in appropriating the surrounding environment, such as roads, sidewalks, fences, and open spaces, as play areas. The results show that various city elements have affordances that enable children's exploration and social interaction, but also present challenges related to safety and accessibility. Therefore, designing a more inclusive and child-friendly city needs to consider the balance between structured and spontaneous play spaces. With this understanding, it can serve as a reference to create an environment that is more supportive of children's development, both in terms of physical, social and cognitive aspects. Keyword: urban space, children's play, space acquisition, affordance  Ruang urban sering kali dimanfaatkan anak-anak sebagai tempat bermain, meskipun tidak secara khusus dirancang untuk aktivitas tersebut. Penelitian ini mengeksplorasi bagaimana anak-anak mengakuisisi ruang kota dan memanfaatkan elemen-elemen urban sebagai bagian dari permainan mereka, dengan fokus pada permainan tradisional di Indonesia. Menggunakan pendekatan kualitatif melalui observasi langsung di Pandeyan, Yogyakarta, penelitian ini menemukan bahwa anak-anak menunjukkan kreativitas tinggi dalam menyesuaikan lingkungan sekitar, seperti jalan, trotoar, pagar, dan ruang terbuka, sebagai area bermain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berbagai elemen kota memiliki affordance yang memungkinkan eksplorasi dan interaksi sosial anak-anak, tetapi juga menghadirkan tantangan terkait keselamatan dan aksesibilitas. Oleh karena itu, perancangan kota yang lebih inklusif dan ramah anak perlu mempertimbangkan keseimbangan antara ruang bermain terstruktur dan spontan. Dengan pemahaman ini, dapat menjadi acuan untuk menciptakan lingkungan yang lebih mendukung perkembangan anak, baik dari aspek fisik, sosial, maupun kognitif

    PENGARUH VARIASI MULTIPLE PLATFORM AERATOR TERHADAP PENURUNAN KADAR BESI (Fe) PADA AIR BERSIH DI PT. X

    Get PDF
    Hasil pemeriksaan kadar besi (Fe) di PT. X pada sampel air bersih yaitu 1,31 mg/L, kadar besi (Fe) pada air bersih di PT. X melebihi standar baku mutu yang sudah ditetapkan oleh Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2023. Tujuan penelitian untuk mengetahui bagaimana pengaruh variasi platform terhadap penurunan kadar Fe pada air bersih dengan metode multiple platform aerator. Desain penelitian yang digunakan yaitu Pretest-Posttest without Control dengan jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh variasi platform dengan variasi 3 platform, 4 platform, 5 platform. Teknik pengambilan sampel yang digunakan untuk pengambilan sampel air bersih adalah teknik grab sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah sebagian air bersih yang bersumber dari air tanah dan biasa digunakan oleh pekerja di PT. X. Jumlah 5 platform pada proses aerasi dengan metode multiple platform aerator merupakan jumlah platform yang paling tinggi untuk menurunkan kadar Fe pada air bersih di PT. X dengan penurunan sebesar 1,33 mg/L dan persentase 93,6. Saran untuk industri dapat menerapkan alat multiple platform aerator dengan variasi 5 platform untuk menurunkan kadar besi (Fe) pada air bersih dan proses pembuatan alat multiple platform aerator

    KEPEMIMPINAN NASIONALIS PERUSAHAAN SEBAGAI MEDIASI PENGARUH LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA PEGAWAI PERUSAHAAN UMUM DAN JASA DI KOTA BANDUNG

    No full text
    Abstract: This study aims to analyze the effect of the work environment on employee job satisfaction, with nationalist leadership as a mediating variable in companies operating in the general trade and service sectors in Bandung City. The research background stems from the high employee turnover rate, which indicates low job satisfaction, despite companies providing physical facilities and work flexibility. This study uses a quantitative approach with Structural Equation Modeling (SEM) through AMOS 24.0 software. Data were collected from 200 employee respondents working at four companies using a digital questionnaire. The results show that the work environment has a positive and significant effect on employee job satisfaction, although the strength of this effect is not very strong. Furthermore, the work environment also has a moderately strong influence on nationalist leadership, and nationalist leadership has a significant and strong effect on job satisfaction. Nationalist leadership also serves as a significant mediating variable that strengthens the influence of the work environment on employee job satisfaction. These findings highlight the critical role of leaders in embedding national values within organizations as a strategic effort to increase employee loyalty and retention. This study offers a conceptual contribution to developing a value-based leadership style rooted in nationalism within modern human resource management practices. Keywords: Work environment, nationalist leadership, job satisfaction, turnoverAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lingkungan kerja terhadap kepuasan kerja pegawai dengan kepemimpinan nasionalis sebagai variabel mediasi pada perusahaan-perusahaan di sektor perdagangan umum dan jasa di Kota Bandung. Latar belakang penelitian ini didasari oleh tingginya tingkat turnover pegawai yang mengindikasikan rendahnya kepuasan kerja, meskipun perusahaan telah menyediakan fasilitas fisik dan fleksibilitas kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Structural Equation Modeling (SEM) melalui software AMOS 24.0. Data dikumpulkan dari 200 responden pegawai yang bekerja di empat perusahaan menggunakan kuesioner digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja pegawai, meskipun pengaruhnya tidak terlalu kuat. Selain itu, lingkungan kerja juga berpengaruh cukup kuat terhadap kepemimpinan nasionalis, dan kepemimpinan nasionalis terbukti memiliki pengaruh yang signifikan dan kuat terhadap kepuasan kerja. Kepemimpinan nasionalis juga berperan sebagai mediasi yang signifikan dalam memperkuat pengaruh lingkungan kerja terhadap kepuasan kerja pegawai. Temuan ini menegaskan pentingnya peran pemimpin dalam membangun nilai-nilai kebangsaan dalam organisasi sebagai strategi untuk meningkatkan loyalitas dan retensi pegawai. Penelitian ini memberikan kontribusi konseptual dalam pengembangan gaya kepemimpinan berbasis nilai nasionalisme dalam manajemen sumber daya manusia di era modern. Kata kunci: Lingkungan kerja, kepemimpinan nasionalis, kepuasan kerja, turnove

    0

    full texts

    0

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Jurnal Universitas Kebangsaan
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇