E-Jurnal Universitas Kebangsaan
Not a member yet
    861 research outputs found

    PENGARUH FAKTOR METEOROLOGI TERHADAP KONSENTRASI PM10 DI KOTA BATAM (STUDI KASUS PEMANTAUAN KUALITAS UDARA DI UNIVERSITAS UNIVERSAL PADA MASA PERIODE PEMBATASAN SOSIAL BERSKALA BESAR)

    Full text link
    Particulate matter dapat diartikan sebagai partikel yang terdiri atas campuran zat padat dan cair seperti debu, serbuk, asap, dan partikel organik yang melayang di udara. Pergerakan PM10 dipengaruhi oleh faktor meteorologi yaitu suhu, kelembaban dan kecepatan angin. Kota Batam menjadi salah satu kota di Indonesia yang mengalami Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada tahun 2021. PSBB menyebabkan adanya pembatasan moda transportasi kendaraan bermotor. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi PM10 yang dihasilkan oleh kendaraan bermotor di kota Batam pada masa PSBB. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor meteorologi terhadap konsentrasi PM10 yang dihasilkan oleh kendaraan bermotor selama PSBB. Pengukuran konsentrasi PM10 menggunakan Nano Sampler. Analisis data menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi PM10 di Kota Batam di Maret 2021 hingga April 2021 berada pada kategori baik. Sesuai dengan baku mutu nilai konsentrasi yang berada pada rentang 0-50 μg/m3 berada pada kategori Baik. Hasil uji regresi linier menujukkan adanya pengaruh secara simultan antarasuhu, kelembaban dan kecepatan angin terhadap PM10.Particulate matter dapat diartikan sebagai partikel yang terdiri atas campuran zat padat dan cair seperti debu, serbuk, asap, dan partikel organik yang melayang di udara. Pergerakan PM10 dipengaruhi oleh faktor meteorologi yaitu suhu, kelembaban dan kecepatan angin. Kota Batam menjadi salah satu kota di Indonesia yang mengalami Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada tahun 2021. PSBB menyebabkan adanya pembatasan moda transportasi kendaraan bermotor. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi PM10 yang dihasilkan oleh kendaraan bermotor di kota Batam pada masa PSBB. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor meteorologi terhadap konsentrasi PM10 yang dihasilkan oleh kendaraan bermotor selama PSBB. Pengukuran konsentrasi PM10 menggunakan Nano Sampler. Analisis data menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi PM10 di Kota Batam di Maret 2021 hingga April 2021 berada pada kategori baik. Sesuai dengan baku mutu nilai konsentrasi yang berada pada rentang 0-50 μg/m3 berada pada kategori Baik. Hasil uji regresi linier menujukkan adanya pengaruh secara simultan antarasuhu, kelembaban dan kecepatan angin terhadap PM10

    EVALUASI LAJU EROSI TANAH LANDFILL TIDAK AKTIF JELEKONG DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KUALITAS AIR

    Full text link
    Penelitian ini berisi tentang analisis erosi tanah dan implikasinya terhadap kualitas lindi dan air permukaan di TPA Jelekong yang sudah tidak aktif di Kabupaten Bandung. TPA ini telah ditutup 20 tahun yang lalu, oleh karena itu penting untuk mengevaluasi kondisi TPA yang telah ditutup dan pemantauan kualitas airnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Universal Soil Loss Equation (USLE) untuk mengidentifikasi klasifikasi laju erosi tanah, tingkat bahaya erosi dan analisis spasial menggunakan ArcGIS. Kualitas air dianalisis dengan menganalisis kualitas lindi dan air permukaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Klasifikasi Erosi TPA Jelekong (KBE) sebesar 460,37 ton/ha/tahun dengan tingkat bahaya erosi dalam kategori Berat. Pemantauan penutupan TPA menunjukkan adanya pengaruh bahaya erosi yang besar terhadap kualitas air di hilir TPA. Kualitas lindi dan air permukaan menunjukkan terdapat beberapa parameter yang melebihi baku mutu seperti COD, kadmium dan merkuri. Penelitian ini merupakan evaluasi terhadap proses penutupan akhir TPA dan pemantauannya. Kurangnya pemantauan lingkungan terhadap TPA yang tidak aktif terutama dalam hal erosi dan tutupan lahan berdampak pada kualitas lingkungan sekitar TPA.Penelitian ini berisi tentang analisis erosi tanah dan implikasinya terhadap kualitas lindi dan air permukaan di TPA Jelekong yang sudah tidak aktif di Kabupaten Bandung. TPA ini telah ditutup 20 tahun yang lalu, oleh karena itu penting untuk mengevaluasi kondisi TPA yang telah ditutup dan pemantauan kualitas airnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Universal Soil Loss Equation (USLE) untuk mengidentifikasi klasifikasi laju erosi tanah, tingkat bahaya erosi dan analisis spasial menggunakan ArcGIS. Kualitas air dianalisis dengan menganalisis kualitas lindi dan air permukaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Klasifikasi Erosi TPA Jelekong (KBE) sebesar 460,37 ton/ha/tahun dengan tingkat bahaya erosi dalam kategori Berat. Pemantauan penutupan TPA menunjukkan adanya pengaruh bahaya erosi yang besar terhadap kualitas air di hilir TPA. Kualitas lindi dan air permukaan menunjukkan terdapat beberapa parameter yang melebihi baku mutu seperti COD, kadmium dan merkuri. Penelitian ini merupakan evaluasi terhadap proses penutupan akhir TPA dan pemantauannya. Kurangnya pemantauan lingkungan terhadap TPA yang tidak aktif terutama dalam hal erosi dan tutupan lahan berdampak pada kualitas lingkungan sekitar TPA

    Digitalization of Restaurant Services: Android-Based Menu Ordering Application

    Full text link
    Utilization of mobile application technology which can be one of the considerations for presenting information in various business actors because of its flexible and easy nature. One of them is the Betawi Babeh Sadeli Restaurant which is currently still implementing a manual ordering method, the waiter records the menu to be ordered, then delivers the order to the kitchen which requires a lot of time and effort. From these problems, the authors provide a solution for designing a food menu ordering application for Android-based mobile devices with the waterfall method. This study aims to design a real-time food menu ordering system for Android-based mobile devices using the waterfall method. The developed application streamlines the ordering process at the Betawi Babeh Sadeli Restaurant. Functionality testing results indicate that 92% of the application features functioned correctly, demonstrating its effectiveness and reliability

    PENINGKATAN LITERASI BANGSA BERBASIS KELEMBAGAAN MELALUI TAMAN BACAAN MASYARAKAT (TBM)

    Full text link
    Abstract:. This article discusses how the Bandasari Village Government plays an active role in improving community literacy through strengthening the Community Reading Park (TBM) and the Development of Reading Corners spread across various strategic points in the village at the Al-Bayum reading park and Village Library. Using a descriptive qualitative approach, this study reveals the strategies, policies, and social impacts of literacy practices based on village institutions. The results of the study indicate that the commitment of the village government in forming the institutional structure of TBM, allocation of village funds, and synergy with external partners are strong foundations in building a culture of community literacy. This article recommends replication of the village government-based model as a national literacy strategy Keywords: community literacy, reading corner, institutions, government, villageAbstrak: Artikel ini membahas bagaimana Pemerintahan Desa Bandasari berperan aktif dalam meningkatkan literasi masyarakat melalui penguatan kelembagaan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) dan Pengembangan Pojok Bacaan yang tersebar di berbagai titik strategis desa pada taman bacaan Al-Bayum dan Perpustakaan Desa. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini mengungkap strategi, kebijakan, serta dampak sosial dari praktik literasi berbasis kelembagaan desa. Hasil studi menunjukkan bahwa komitmen pemerintah desa dalam membentuk struktur kelembagaan TBM, alokasi dana desa, dan sinergi dengan mitra eksternal menjadi fondasi kuat dalam membangun budaya literasi masyarakat. Artikel ini merekomendasikan replikasi model berbasis pemerintahan desa sebagai strategi literasi nasional.   Kata Kunci: literasi masyarakat, pojok bacaan, kelembagaan, pemerintah, desa. &nbsp

    CIRI IDENTIK BANGSA PADA IMPLEMENTASI TANDA TANGAN DIGITAL DALAM DOKUMEN ELEKTRONIK

    Full text link
    The authenticity of a nation is identified through one of the most fundamental instruments. Its authentic form is stated in the form of a signature. This short stroke that symbolizes personal identity is a unique form that is unique and only owned by each citizen of the nation. Along with the development of the era, the affixing of signatures on a digital basis has become an obstacle, considering the differences in the platforms used, in other words, initially the affixing of signatures using manual-conventional methods must now switch to digital form. Along with this, this study aims to determine the implementation of digital signatures in electronic documents to guarantee authenticity, data integrity, and non-repudiation in electronic transactions. Through a cryptographic approach, especially asymmetric encryption and one-way hash functions such as SHA and MD5, digital signatures function as legal evidence to replace manual signatures in digital communication. The method used is qualitative-descriptive with a literature study approach and theoretical study. The results show that digital signatures are not only more secure than manual signatures, but also increase efficiency and legal certainty in digital documentation systems.Otentisitas sebuah bangsa salah satunya teridentifikasi melalui instrumen paling fundamental. Wujud otentikya tertera dalam bentuk tanda tangan. Goresan singkat yang menyimbolkan identitas personal ini merupakan bentuk tunggal yang khas dan hanya dimiliki masing-masing warga bangsa. Seiring perkembangan zaman, pembubuhan tandatangan dalam landasan digital menjadi kendala, mengingat perbedaan platform yang digunakan, dengan kata lain pada awalnya pembubuhan tanda tangan menggunakan cara manual-konvensional kini harus beralih ke dalam bentuk digital. Bersamaan dengan ini, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi tanda tangan digital dalam dokumen elektronik untuk menjamin keaslian, integritas data, dan non-repudiation dalam transaksi elektronik. Melalui pendekatan kriptografi, khususnya enkripsi asimetris dan fungsi hash satu arah seperti SHA dan MD5, tanda tangan digital berfungsi sebagai bukti hukum pengganti tanda tangan manual dalam komunikasi digital. Metode yang digunakan adalah kualitatif-deskriptif dengan pendekatan studi literatur dan kajian teoritis. Hasilnya menunjukkan bahwa tanda tangan digital tidak hanya lebih aman dibandingkan tanda tangan manual, tetapi juga meningkatkan efisiensi dan kepastian hukum dalam sistem dokumentasi digital

    PENGARUH BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN DI UPTD PUSKESMAS SUKARAJA

    Full text link
    Sukaraja Health Center as a basic health service unit, plays an important role in providing quality services to the community. However, there are indications that the organizational culture at the Health Center does not fully support optimal service performance. This study aims to analyze the influence of organizational culture on employee performance. Data were obtained through questionnaires, interviews involving 60 respondents. Path analysis was used to identify the relationship between organizational culture and employee performance. The results showed that organizational culture had a significant influence on employee performance with an adjusted R² of 0.050, which means that organizationalculture affects employee performance by 5%, while 95% is influenced by other factors. Although the organizational culture at the Sukaraja Health Center was considered good by respondents, these results indicate the need for further improvement to ensure that organizational culture can support the achievement of optimal employee performance. This study provides important insights for Health Center managers to improve organizational culture and improve the quality of employee performance at the Sukaraja Health Center.Puskesmas Sukaraja sebagai unit pelayanan kesehatan dasar, memegang peran peting dalam memerikan pelayanan yang berkualitas bagi masyarakat. Namun terdapat indikasi bahwa budaya organisasi di Puskesmas belum sepenuhnya mendukung kinerja pelayanan optimasl. Penelitian ini bertujuan untuk menganalis pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja karyawan. Data diperoleh melalui kuesioner, wawancara yang melibatkan 60 responden. Analisis jalur (path analysis) digunakan untuk mengidentifikasi hubungan antara budaya organisasi dan kinerja karyawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi memberikan pengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan adjusted R² sebesar 0,050, yang berarti budaya organisasi mempengaruhi kinerja karyawan sebesar 5%, sementara 95% dipengaruhi oleh faktor lain. Meskipun budaya organisasi di Puskesmas Sukaraja dinilai baik oleh responden, hasil ini menunjukkan perlunya peningkatan lebih lanjut untuk memastikan budaya organisasi dapat mendukung pencapaian kinerja karyawan yang optimal. Penelitian ini memberikan wawasan penting bagi pengelola Puskesmas untuk memperbaiki budaya organisasi dan meningkatkan kualitas kinerja karyawan di Puskesmas Sukaraja

    the PENERAPAN METODE FAILURE MODE EFFECT ANALYSIS (FMEA) UNTUK MENGURANGI REJECT PRODUK REF D-NOSE SAYAP PESAWAT TERBANG A350 Di PT DIRGANTARA INDONESIA (PERSERO): PENERAPAN METODE FAILURE MODE EFFECT ANALYSIS (FMEA)

    No full text
    PT Dirgantara Indonesia (Persero) is one of the companies engaged in the Aircraft industry. Rejection in production that occurs in the company is still high, which is 21.50% of part of the total rejection in 2021-2024, until now the quality control carried out by the company is considered not to be optimal in controlling the number of rejections produced, because the number of rejections is still high, therefore effective quality control is needed. In this study, the Failure Mode Effect And Analysis method was used to identify the rejection that occurred. FMEA is used to determine and multiply the severity (Severity), Occurrence rate, and detection rate (Detection), so that the highest Risk Priority Number value that occurs in PT Dirgantara Indonesia is obtained in the Reject Ref D-Nose with an RPN value of 126. The largest RPN must immediately take corrective action. So that this Reject occurs due to HumanPT Dirgantara Indonesia (persero ) merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dibidang industri Pesawat Terbang. Reject pada produksi yang terjadi pada perusahaan masih tinggi yaitu sebesar 21,50% dari sebagian total reject tahun 2021-2024, sampai saat ini pengendalian kualitas yang dilakukan oleh perusahaan dinilai belum maksimal dalam mengendalikan jumlah Reject yang dihasilkan, karna jumlah Reject masih tinggi maka dari itu diperlukan pengendalian kualitas yang efektif. Dalam penelitian ini digunakan metode Failure Mode Effect And Analysis untuk mengidentifikasi Reject yang terjadi. FMEA digunakan untuk menentukan dan mengalikan tingkat keparahan (Severity), tingkat kejadian (Occurence),dan tingkat deteksi (Detection), sehingga diperoleh nilai Risk Priority Number paling tinggi yang terjadi di PT Dirgantara Indonesia yaitu pada Reject Ref D-Nose dengan nilai RPN sebesar 126. RPN terbesar harus segera dilakukan tindakan perbaikan. Sehingga Reject ini terjadi disebabkan oleh Human error. Dimana dapat diartikan bahwa mayoritas Reject disebabkan oleh operator

    KAJIAN PENGARUH MATERIAL ATAP DAN BENTUK ATAP JOGLO TERHADAP SUHU RUANG DALAM : Atap Joglo, Kenyamanan jenis material atap, Kenyamanan suhu ruang dalam

    No full text
    Abstract: Architecture is a manifestation of cultural identity that involves a cultural process and has an internal nature. In Javanese society, the knowledge of building houses is carried out through traditions and simple methods. Traditional Javanese houses have many variations in roof forms, with the Joglo roof drawing particular interest and encouraging deeper exploration into traditional Javanese architecture. However, many people still lack an understanding of how the traditional Javanese roof affects indoor temperature. It is important to understand the factors that influence the choice of roofing materials and the shape of the Joglo roof in relation to indoor thermal comfort. Additionally, identifying the research landscape related to this topic is essential. This study uses a systematic literature review by collecting several journals related to roofing materials, Joglo roofs, indoor thermal comfort, and traditional Javanese house comfort. The aim is to analyze research conducted over the past ten years. The results explain how the realization of Javanese houses and their spatial and formal meanings are deeply rooted in culture. Over time, the development and use of various roofing materials and forms have become influential factors in determining indoor temperature, as seen in studies from the last decade. Keyword: Joglo Roof 1, Comfort Of Roofing Material Type 2, Indoor Thermal Comfort 3 Abstrak: Arsitektur merupakan perwujudan identitas budaya yang memiliki proses kultural dan bersifat internal. Masyarakat jawa dalam pengetahuan membangun rumah dilakukan dengan tradisi, dan cara sederhana. Rumah tradisional jawa memiliki banyak bentuk varian atap Joglo membuat minat dalam memperluas pengetahuan dibidang arsitektur tradisional jawa menjadi diminati oleh masyarakat sampai sekarang. Namun sayangnya banyak yang kurang memahami bagaimana atap rumah tradisional Jawa itu bekerja terhadap suhu ruang dalam. Pentingnya mengetahui faktor yang mempengaruhi pada penggunaan jenis material atap dan bentuk atap joglo terhadap suhu ruang dalam. Serta bagaimana peta penelitian yang kaitanya dengan penelitian ini. Metode dalam penelitian ini menggunakan systematic literature review dengan mengumpulkan beberapa jurnal terkait dengan judul kenyamanan material atap, atap Joglo, kenyamanan suhu ruang dalam, dan kenyamanan rumah tradisional Jawa. Bertujuan agar bisa mempelajari penelitian dari rentan penelitian terkait. Hasil penelitian ini dalam pembelajaran literatur yang sudah dilakukan sesuai kata kunci dalam rentan waktu sepuluh tahun terakhir. Secara khusus menjelaskan kaitanya proses perwujudan pada rumah jawa serta makna makna yang terkandung didalamnya, dari ruang hingga bentuknya. Pada prosesnya perkembangan jenis material atap serta penggunannya pada beberapa varian bentuk atap menjadi faktor yang berpengaruh kaitanya dengan suhu ruang dalam pada penelitian sepuluh tahun terakhir. Kata Kunci: Atap Joglo, Kenyamanan jenis material atap, Kenyamanan suhu ruang dalam  Arsitektur merupakan perwujudan identitas budaya yang memiliki proses kultural dan bersifat internal. Masyarakat jawa dalam pengetahuan membangun rumah dilakukan dengan tradisi, dan cara sederhana. Rumah tradisional jawa memiliki banyak bentuk varian atap Joglo membuat minat dalam memperluas pengetahuan dibidang arsitektur tradisional jawa menjadi diminati oleh masyarakat sampai sekarang. Namun sayangnya banyak yang kurang memahami bagaimana atap rumah tradisional Jawa itu bekerja terhadap suhu ruang dalam. Pentingnya mengetahui faktor yang mempengaruhi pada penggunaan jenis material atap dan bentuk atap joglo terhadap suhu ruang dalam. Serta bagaimana peta penelitian yang kaitanya dengan penelitian ini. Metode dalam penelitian ini menggunakan systematic literature review dengan mengumpulkan beberapa jurnal terkait dengan judul kenyamanan material atap, atap Joglo, kenyamanan suhu ruang dalam, dan kenyamanan rumah tradisional Jawa. Bertujuan agar bisa mempelajari penelitian dari rentan penelitian terkait. Hasil penelitian ini dalam pembelajaran literatur yang sudah dilakukan sesuai kata kunci dalam rentan waktu sepuluh tahun terakhir. Secara khusus menjelaskan kaitanya proses perwujudan pada rumah jawa serta makna makna yang terkandung didalamnya, dari ruang hingga bentuknya. Pada prosesnya perkembangan jenis material atap serta penggunannya pada beberapa varian bentuk atap menjadi faktor yang berpengaruh kaitanya dengan suhu ruang dalam pada penelitian sepuluh tahun terakhir

    ANALSIS KENYAMANAN TERMAL DAN PERSEPSI PENGUNJUNG TERHADAP RUANG TERBUKA HIJAU DI KAMPUS SUDIRMAN UNIVERSITAS UDAYANA

    Full text link
    Abstract:Thermal comfort in campus green open spaces (GOS) plays an important role in supporting the academic and social activities of the academic community, especially in tropical regions such as Denpasar. This study aims to analyze thermal comfort and visitor perceptions of the GOS at Sudirman Campus, Udayana University. The research uses a quantitative approach through the collection of microclimate parameters (air temperature, humidity, wind speed, and surface temperature) and user perception surveys. Comfort data is analyzed using the Temperature Humidity Index (THI), while perception data is analyzed descriptively. The results show that thermal comfort varies significantly between locations. Locations with denser vegetation and natural ground surfaces show lower THI values and higher comfort levels. User perceptions support these findings, indicating that the physical condition of the GOS greatly affects comfort. This study recommends the addition of natural shading elements and increased vegetation as design strategies for GOS that are more responsive to tropical climates Keywords: thermal comfort, green open space, user perception, THI, campus Abstrak: Kenyamanan termal dalam ruang terbuka hijau (RTH) kampus memainkan peran penting dalam mendukung aktivitas akademik dan sosial, khususnya di wilayah tropis seperti Denpasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kenyamanan termal dan persepsi pengunjung terhadap RTH di Kampus Sudirman Universitas Udayana. Data dikumpulkan melalui pengukuran parameter mikroklimat (suhu udara, kelembaban, kecepatan angin, dan suhu permukaan) serta survei persepsi pengguna. Indeks kenyamanan dihitung menggunakan Temperature Humidity Index (THI), sedangkan data persepsi dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa area dengan tutupan vegetasi yang tinggi dan permukaan alami cenderung memiliki nilai THI yang lebih rendah dan persepsi kenyamanan yang lebih tinggi. Studi ini merekomendasikan penambahan elemen peneduh alami dan peningkatan vegetasi sebagai strategi desain RTH yang responsif terhadap iklim tropis. Kata Kunci: kenyamanan termal, ruang terbuka hijau, persepsi pengguna, THI, kampus  Kenyamanan termal dalam ruang terbuka hijau (RTH) kampus memainkan peran penting dalam mendukung aktivitas akademik dan sosial, khususnya di wilayah tropis seperti Denpasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kenyamanan termal dan persepsi pengunjung terhadap RTH di Kampus Sudirman Universitas Udayana. Data dikumpulkan melalui pengukuran parameter mikroklimat (suhu udara, kelembaban, kecepatan angin, dan suhu permukaan) serta survei persepsi pengguna. Indeks kenyamanan dihitung menggunakan Temperature Humidity Index (THI), sedangkan data persepsi dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa area dengan tutupan vegetasi yang tinggi dan permukaan alami cenderung memiliki nilai THI yang lebih rendah dan persepsi kenyamanan yang lebih tinggi. Studi ini merekomendasikan penambahan elemen peneduh alami dan peningkatan vegetasi sebagai strategi desain RTH yang responsif terhadap iklim tropis

    Membedah Dampak Proyek Icon Bali Mall terhadap Kawasan Peri-Urban dan Komunitas Lokal di Sanur, Denpasar

    Full text link
    Abstract: The development of shopping centers, such as Icon Bali Mall in the Sanur area of Bali, presents both opportunities and challenges for local communities. This study aims to understand the impact of the Icon Bali Mall project on local communities in Sanur's peri-urban area, focusing on social, spatial, economic, and regional development aspects. The research employs a descriptive analytical method with a qualitative approach and comparative case study. Data were collected through interviews, questionnaires, field observations, and document studies. Findings indicate that the Icon Bali Mall project positively and negatively impacts the local community. Positive impacts include increased employment opportunities and income, access to goods and services, infrastructure development, enhanced area image, and opportunities for MSMEs (Micro, Small, and Medium Enterprises). Negative impacts encompass rising land and property prices, traffic congestion, pollution, increased crime rates, social inequality, and the erosion of local culture. The development of the Icon Bali Mall has introduced complex consequences for Sanur's local community. Efforts are needed to maximize positive impacts and mitigate negative effects. Such measures include conducting comprehensive studies, empowering local communities, preserving cultural heritage, and fostering coordination among relevant stakeholders. Keywords: Impacts of Development, Icon Bali Mall, Local Community, Peri-Urban, Sanur Abstrak: Pembangunan pusat perbelanjaan, seperti Icon Bali Mall di kawasan Sanur, Bali, menghadirkan peluang dan tantangan bagi masyarakat lokal. Penelitian ini bertujuan untuk memahami dampak proyek Icon Bali Mall terhadap masyarakat lokal di kawasan peri-urban Sanur, dengan fokus pada aspek sosial, spasial, ekonomi, dan perkembangan kawasan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis dengan pendekatan kualitatif dan studi kasus komparatif. Data dikumpulkan melalui wawancara, kuesioner, observasi lapangan, dan studi dokumen. Temuan penelitian menunjukkan bahwa proyek Icon Bali Mall memiliki dampak positif dan negatif bagi masyarakat lokal. Dampak positifnya meliputi peningkatan peluang kerja dan pendapatan, akses terhadap barang dan jasa, infrastruktur, citra kawasan, dan peluang UMKM. Dampak negatifnya meliputi kenaikan harga tanah dan properti, kemacetan, polusi, kriminalitas, kesenjangan sosial, dan hilangnya budaya lokal. Pembangunan Icon Bali Mall menghadirkan dampak kompleks bagi masyarakat lokal Sanur. Upaya sangat penting untuk meningkatkan efek yang menguntungkan dan mengurangi efek samping yang bernilai negatif. Upaya tersebut meliputi kajian mendalam, pemberdayaan masyarakat, pelestarian budaya, dan koordinasi antar pihak terkait. Kata Kunci: Dampak Pembangunan, Icon Mall Bali, Masyarakat Lokal, Peri-Urban, Sanur  Pembangunan pusat perbelanjaan, seperti Icon Bali Mall di kawasan Sanur, Bali, menghadirkan peluang dan tantangan bagi masyarakat lokal. Penelitian ini bertujuan untuk memahami dampak proyek Icon Bali Mall terhadap masyarakat lokal di kawasan peri-urban Sanur, dengan fokus pada aspek sosial, spasial, ekonomi, dan perkembangan kawasan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis dengan pendekatan kualitatif dan studi kasus komparatif. Data dikumpulkan melalui wawancara, kuesioner, observasi lapangan, dan studi dokumen. Temuan penelitian menunjukkan bahwa proyek Icon Bali Mall memiliki dampak positif dan negatif bagi masyarakat lokal. Dampak positifnya meliputi peningkatan peluang kerja dan pendapatan, akses terhadap barang dan jasa, infrastruktur, citra kawasan, dan peluang UMKM. Dampak negatifnya meliputi kenaikan harga tanah dan properti, kemacetan, polusi, kriminalitas, kesenjangan sosial, dan hilangnya budaya lokal. Pembangunan Icon Bali Mall menghadirkan dampak kompleks bagi masyarakat lokal Sanur. Diperlukan upaya untuk memaksimalkan dampak positif dan meminimalkan dampak negatifnya. Upaya tersebut meliputi kajian mendalam, pemberdayaan masyarakat, pelestarian budaya, dan koordinasi antar pihak terkait

    0

    full texts

    0

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Jurnal Universitas Kebangsaan
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇