Electronic Journal Widyatama University (UTama) / Jurnal Elektronik Universitas Widyatama
Not a member yet
    922 research outputs found

    FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPATUHAN WAJIB PAJAK RESTORAN DI KABUPATEN

    No full text
    Studi dilakukan dengan tujuan mengidentifikasi bagaimana keadaan yang sebenarnya terkait dengan sistem pembayaran pajak mandiri, kualitas pelayanan pajak, kesadaran masyarakat untuk melakukan pembayaran pajak, dan sejauh mana mereka patuh terhadap kewajiban perpajaka di sektor restoran di Kabupaten Belu. Selain itu, ada tujuan untuk menentukan apakah sistem self-assessment, kesadaran wajib pajak, dan pelayanan pajak memengaruhi kepatuhan pajak restoran. Studi kuantitatif yaitu salah satu jenis metodologi penelitian. Data primer berfungsi sebagai sumber data. 67 wajib pajak restoran termasuk dalam responden, yang dihitung menggunakan metodologi Slovin. Data dalam studi ini dianalisis mempergunakan analisis regresi linier berganda serta analisis statistik deskriptif. Kepatuhan wajib pajak, layanan pajak, kesadaran wajib pajak, dan sistem penilaian mandiri di Kabupaten Belu semuanya dinilai baik atau disetujui. Sistem penilaian mandiri, layanan pajak, dan kesadaran wajib pajak mempunyai dampak besar pada kepatuhan wajib pajak restoran. Kepatuhan wajib pajak restoran terhadap kebijakan daerah Kabupaten Belu dipengaruhi secara bersamaan oleh sistem pembayaran pajak yang mandiri, layanan pajak, dan kesadaran wajib pajak. Berdasarkan studi, ditemukan jika kepatuhan wajib pajak terdampak dengan nyata oleh sistem penilaian mandiri pajak restoran, layanan wajib pajak memiliki dampak nyata pada kepatuhan wajib pajak, kesadaran wajib pajak mempunyai dampak signifikan secara simultan pada kepatuhan wajib pajak, dan kombinasi antara sistem penilaian mandiri pajak restoran, layanan pajak, dan kesadaran wajib pajak memiliki dampak nyata pada kepatuhan wajib pajak

    REPRESENTASI NILAI BAIK DAN BURUK YANG DIREPRESENTASIKAN OLEH BINATANG DALAM PERIBAHASA BAHASA JEPANG : -

    Full text link
    This study examines the Representation of Good and Bad Values Represented by Animals in Japanese Proverbs. The purpose of this study was to identify the types of animals used in Japanese proverbs based on their frequency and identify the values represented by good, bad, and neutral in these proverbs. The method used in this study is qualitative descriptive method. The results showed that there were 51 types of animals used, with the frequency of animal types that are often used are dogs, birds, horses, snakes, cats, foxes, fish, frogs, tigers and cows. Good value representations are generally represented by proverbs that use domestic animals such as fish, birds and cows and wild animals such as foxes and storks. Then the representation of bad values is widely depicted by wild or wild animals such as tigers, dragons, dogs, monkeys, snakes, and crows. While the neutral value representation is depicted by the types of frogs, horses, and cats.  

    Perancangan Maskot Fluffy Crochet Sebagai Upaya Dalam Membangun Brand Awareness

    No full text
    Fluffy Crochet merupakan sebuah usaha atau bisnis yang berjalan dibidang kerajinan tangan berupa rajutan. usaha ini masih sangat sedikit peminatnya bahkan banyak orang- orang yang belum mengetahui adanya bisnis ini sehingga dibutuhkan aktifitas branding usaha Fluffy Crochet, yaitu dengan memanfaatkan maskot sebagai mediator brand. Perancangan ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan menggunakan metode wawancara dan kuisioner. Data hasil dari wawancara dan kuisioner dianalisis dengan pendekatan 5W + 1H. Pendekatan visual membuat rancangan maskot berdasarkan representasi dari brand atau logo. Pendekatan verbal menggunakan brand positioning dari Fluffy Crochet yaitu “Rajut Kembali Yang Telah Hilang”. Brand Positioning merupakan tagline dari Fluffy Crochet

    UTANG, UKURAN PERUSAHAAN DAN KUALITAS AKUNTANSI PERUSAHAAN PUBLIK DI INDONESIA

    No full text
    Penelitian ini menguji apakah utang memiliki pengaruh yang berbeda terhadap kualitas akuntansi berdasarkan ukuran perusahaan pada perusahaan-perusahaan publik di Indonesia. Penelitian ini mengukur kualitas akuntansi menggunakan performance-adjusted discretionary accruals. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menjalankan ordinary least square (OLS) dan random effect model terhadap 1988 observasi dari 284 perusahaan non-keuangan yang terdaftar di BEI selama 2012-2019. Hasil pengujian OLS menunjukan pengaruh positif ukuran perusahaan terhadap hubungan antara utang dan kualitas akuntansi, sedangkan hasil pengujian random effect model menunjukan pengaruh yang tidak signifkan. Penelitian ini secara keseluruhan menemukan bahwa perusahaan besar memiliki solvabilitas yang lebih tinggi dan menyediakan informasi akuntansi yang lebih berkualitas guna mengurangi asimetri informasi dan biaya pendanaan

    Pengaruh Dana Perimbangan, Belanja Daerah dan Penerimaan Pembiayaan Terhadap Defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota Provinsi NTT

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh Dana Perimbangan, Belanja Daerah dan Penerimaan Pembiayaan terhadap defisit APBD yang terjadi di Pemerintah Kabupaten/Kota Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Metode yang digunakan adalah metode regresi data panel dengan pendekatan kuantitatif menggunakan data realisasi anggaran pendapatan dan belanja daerah Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota Provinsi NTT pada website resmi DJPK RI, menggunakan teknik pengumpulan data berupa dokumentasi dan dianalisis menggunakan aplikasi Eviews 12. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa Dana Perimbangan secara parsial tidak berpengaruh terhadap defisit APBD, Belanja Daerah secara parsial berpengaruh terhadap defisit APBD, Penerimaan Pembiayaan secara parsial berpengaruh terhadap defisit APBD dan Belanja Daerah, Belanja Daerah dan Penerimaan secara simultan berpengaruh terhadap defisit APBD.Penelitian ini mengkaji pengaruh Dana Perimbangan, Belanja Daerah, dan Penerimaan Pembiayaan terhadap defisit APBD di Pemerintah Kabupaten/Kota Provinsi Nusa Tenggara Timur. Penelitian ini menggunakan metode regresi panel dengan pendekatan kuantitatif, memanfaatkan data anggaran dan belanja nyata dari Pemerintah Kabupaten/Kota di Nusa Tenggara Timur yang diperoleh dari situs resmi DJPK RI. Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan. DJPK merupakan salah satu direktorat jenderal di bawah Kementerian Keuangan Republik Indonesia yang bertanggung jawab atas pengelolaan perimbangan keuangan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Tugas utamanya meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan transfer dana dari pemerintah pusat ke daerah, termasuk Dana Perimbangan, Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), dan Dana Desa. Pengumpulan dan analisis data dilakukan menggunakan perangkat lunak Eviews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dana Perimbangan tidak memiliki pengaruh signifikan secara parsial terhadap defisit APBD. Namun, Belanja Daerah dan Penerimaan Pembiayaan masing-masing memiliki pengaruh signifikan secara parsial terhadap defisit tersebut. Analisis simultan menunjukkan bahwa Dana Perimbangan, Belanja Daerah, dan Penerimaan Pembiayaan secara bersama-sama berdampak signifikan terhadap defisit APBD

    Fuzzy Inference System For Recommendation Of Students Depression Level

    No full text
    Depression is common in modern society and can cause various kinds of problems, for example behavioral, social and psychological problems. Sanggar Kegiatan Belajar 26 Bintaro is a non-formal educational institution that does not yet have counseling teachers like other formal schools, so tools are needed to carry out early detection of students' depression levels in the form of a depression level recommendation system whether at normal, mild, moderate or severe levels which is useful for Teacher to provide the right solution. The method used in this research is fuzzy logic with seven (7) input variables sourced from the Depression Anxiety Stress Scale-21 (DASS-21) questionnaire and four output variables, namely normal mild level depression, moderate level depression and severe level depression. The programming language used is Python using the Simpful library. The results of the research are measurements using DASS-21 for depression. The recommendation results are the same as using the fuzzy logic method, so that fuzzy logic can be used to make recommendations for early detection of students' depression levels.Depresi umum terjadi pada masyarakat modern yang dapat menyebabkan berbagai macam permasalahan misalnya permasalahan perilaku, sosial dan psikologis. Sanggar Kegiatan Belajar 26 Bintaro merupakan institusi pendidikan non formal yang belum memiliki guru konseling seperti sekolah formal lainnya, sehingga dibutuhkan alat bantu untuk melakukan deteksi dini tingkat depresi siswa berupa sistem rekomendasi tingkat depresi apakah pada tingkat normal, ringan, sedang atau berat yang bermanfaat bagi Bapak/Ibu guru untuk memberikan solusi yang tepat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah logika fuzzy dengan tujuh (7) variabel input yang bersumber pada kuesioner Depression Anxiety Stress Scale-21 (DASS-21) dan empat variabel output yaitu normal depresi level ringan, depresi level sedang dan depresi level berat. Bahasa program yang digunakan bahasa python menggunakan library simpful. Hasil penelitia berupa pengukuran dengan menggunakan DASS-21 untuk depresi hasil rekomendasinya sama dengan menggunakan metode logika fuzzy, sehingga logika fuzzy dapat digunakan untuk melakukan rekomendasi deteksi dini tingkat depresi siswa

    PENANDA TANGANAN DOKUMEN DIGITAL PADA SISTEM PENYIMPANAN FILE MENGGUNAKAN KOMBINASI ALGORITMA SHA3-512 DAN RSA UNTUK MEMPERTAHANKAN KEASLIAN DATA DOKUMEN

    No full text
    The aim of this research is to analyze the security of digital signature schemes, so that the integrity of the data in the signature document is better maintained and the recipient is trusted to have come from a legitimate sender. The rapid development of technology today means that all signed physical documents have turned into softfile documents with digital signatures. The process of creating a digital signature begins with creating a public key and a private key. A public key is generated and published to verify the signature and calculate the hash value of the received document. Several studies have used the concept of algorithms in cryptography, namely the RSA cryptographic algorithm, but it still has shortcomings in that it cannot be proven whether the document received by the recipient is a document from a legitimate sender and there have been no changes to the document. In this research the author tries to perfect previous research where users can validate the authenticity of documents and believe that the sender of the document is a legitimate sender with a combination of the RSA and SHA3-512 algorithms. The document used in this research has .pdf extension. Mitm attack testing resulted in the conclusion that the strength of the secret key was the basis for the scheme being built. The digital signature scheme that is built can validate the authenticity of documents received by the recipient and prove that the document was sent by a legitimate sender. Time for document validation and signature depends on the size of the uploaded pdf fileTujuan dari penelitian ini untuk menganalisis keamanan pada skema tanda tangan digital, sehingga dokumen yang di tanda tangani lebih terjaga integritas datanya dan diyakini oleh penerima bersumber dari pengirim yang sah. Pesatnya perkembangan teknologi saat ini membuat semua dokumen fisik yang ditanda tangani beralih menjadi dokumen yang berbentuk softfile dengan tanda tangan berbentuk digital. Proses pembuatan tanda tangan digital dimulai dengan pembuatan kunci publik dan kunci pribadi. Kunci publik dibuat dan dipublikasikan untuk memverifikasi tanda tangandan menghitung nilai hash dari dokumen yang diterima. Saat ini. Beberapa penelitian sudah menggunakan konsep algoritma pada kriptografiyaitu algritma kriptografi RSA, namun masih memiliki kekurangan dimana belum dapat dibuktikan apakah dokumen yang diterima penerima merupakan dokumen dari pengirim yang sah dan tidak ada perubahan pada dokumennya. Pada penelitian ini penulis mencoba untuk menyempurnakan penelitian sebelumnya dimana user bisa memvalidasi keaslian dokumen dan meyakini bahwa pengirim dokumen merupakan pengirim yang sah dengan kombinasi algoritma algoritma RSA dan SHA3-512. Dokumen yang digunakan pada penelitian ini berkestensi .pdf,Pengujian Mitm attack menghasilkan kesimpulan bahwa kekuatan kunci rahasia menjadi tumpuan dalam skema yang dibangun. Skema tanda tangan digital yang dibangun bisa memvalidasi keaslian dokumen yang diterima oleh penerima dan membuktikan bahwa dokumen dikirim oleh pengirim yang sah. Waktu untuk validasi dan tanda tanagn dokumen bergantung pada ukuran file pdf yang diungga

    UI/UX DESIGN OF GENERAL MEDICAL CHECK-UP FOR X MINING COMPANY USING SURVEY AND INTERVIEW METHODS

    No full text
    Industri pertambangan yang menjadi sektor vital ekonomi global tidak akan terlepas dari ancaman keselamatan kerja dan risiko kesehatan yang tinggi. Langkah-langkah keselamatan kerja yang efektif menjadi kunci dalam menjaga kesehatan pekerja, salah satunya dengan rutin melakukan Medical Check-Up (MCU). Pada kasus di Perusahaan Tambang X, pelaksanaan MCU sudah dilakukan namun kondisi operasional dan pelaporannya masih manual serta terdapat inkonsistensi dalam implementasi prosedur pemeriksaan dan penilaian kelayakan kerja. Oleh karena itu, perlu adanya digitalisasi proses MCU melalui sistem General Medical Check-Up (GeMCU). Proyek akhir ini menghasilkan hasil Perancangan desain antarmuka General Medical Check-up (GeMCU) dengan menggunakan metode survei dan interview. Selain itu, dilakukan juga pengujianmenggunakan metode System Usability Scale (SUS) dan User Acceptance Test (UAT) untuk menilai dari usability(kegunaan) dan satisfaction (kepuasan) pengguna.Hasil pengujian menunjukkan bahwa skor rata-rata System Usability Scale (SUS) sebesar 75,25 dengan kategori “Baik” dan skor rata-rata pengujian User Acceptance Test (UAT) pada tiap aspeknya sebesar 90% untuk aspek desain, 84% untuk aspek kemudahan pengguna dan 82% untuk aspek efisiensi. Dengan demikian, hasil pengujian ini dapat digunakan sebagai dasar kelayakan desain UI/UX GeMCU oleh perusahaan tambang X.The mining industry, a crucial component of the world economy, is inextricably linked to occupational safety hazards and serious health dangers. Effective work safety measures are critical in sustaining worker health, one of which is routine Medical CheckUp (MCU). Mining Company X's MCU installation has been completed, but operating conditions and reporting remain manual, and inspection procedures and job eligibility assessments are inconsistently implemented. As a result, it is vital to digitize the MCU process using the General Medical Check-Up (GeMCU) system. This final project implements the survey and interview method, with testing conducted utilizing System Usability Scale (SUS) and User Acceptance Test (UAT), to assess user usability and satisfaction. The test findings showed that the average score of the System Usability Scale (SUS) test was 75.25 with the "Good" category, and the average score of the User Acceptance Test (UAT) test in each element was 90% for the design aspect, 84% for the user-friendliness aspect, and 82% for the efficiency aspect. Thus, the results of this test can be used as a basis for the feasibility of GeMCU UI/UX design by mining company X

    Prototype of Sales Information System Based on Educational Book Consultan Data and Senior Educational Book Consultant

    No full text
    The purpose of this study is to provide a solution to the problem of the risk of loss of sales data and EBC personal data and the possibility of data duplication that results in incompatible data points for each EBC, faster data retrieval than before the manual becomes computerized, simplifies data processing and means for leaders to get real-time sales information. The study was conducted with a qualitative approach that emphasizes a deep understanding of a particular problem. This study chooses the type of research design with primary and secondary data. Primary data sources were obtained from observations on KudeStation. Secondary data sources were obtained from literature studies related to the research conducted. The system development method used is the prototype method. The results showed that the problem of the risk of losing sales data and EBC personal data can be solved by using data stored in the database. With the application information system, data search becomes faster than before (manual) compared to after computerized with the data search feature. They are simplifying data processing by creating a sales information system. Provide a means for leaders to get real-time sales information by selecting a web-based sales information system so that after hosting this sales information system, all data can be accessed from anywhere in real-time.The purpose of this study is to provide a solution to the problem of the risk of loss of sales data and EBC personal data and the possibility of data duplication that results in incompatible data points for each EBC, faster data retrieval than before the manual becomes computerized, simplifies data processing and means for leaders to get real-time sales information. The study was conducted with a qualitative approach that emphasizes a deep understanding of a particular problem. This study chooses the type of research design with primary and secondary data. Primary data sources were obtained from observations on KudeStation. Secondary data sources were obtained from literature studies related to the research conducted. The system development method used is the prototype method. The results showed that the problem of the risk of losing sales data and EBC personal data can be solved by using data stored in the database. With the application information system, data search becomes faster than before (manual) compared to after computerized with the data search feature. They are simplifying data processing by creating a sales information system. Provide a means for leaders to get real-time sales information by selecting a web-based sales information system so that after hosting this sales information system, all data can be accessed from anywhere in real-time

    Payment and Transaction Risk Management at Coffeeshop X Using NIST 800-30 Framework

    No full text
    Information technology enables efficient and effective completion of activities, saving both time and energy. However, this convenience comes with inherent risks that need to be managed to prevent severe consequences such as information leaks, financial losses, and disruptions to business processes. This research focuses on implementing the NIST 800-30 framework as a risk management framework for Coffeeshop X. The objective is to provide concrete steps and recommendations for mitigating potential risks. The analysis identifies several risks that could threaten the business continuity of Coffeeshop X, including natural disasters, operating system vulnerabilities, physical security breaches, and damage to software and hardware. By applying the NIST 800-30 framework, the research highlights specific control measures necessary for Coffeeshop X to mitigate these risks. These measures aim to reduce the likelihood and impact of such events, ensuring that business activities can proceed smoothly and securely. The study's findings underscore the importance of a robust risk management strategy to safeguard the operations of Coffeeshop X and maintain its business continuity.Information technology enables efficient and effective completion of activities, saving both time and energy. However, this convenience comes with inherent risks that need to be managed to prevent severe consequences such as information leaks, financial losses, and disruptions to business processes. This research focuses on implementing the NIST 800-30 framework as a risk management framework for Coffeeshop X. The objective is to provide concrete steps and recommendations for mitigating potential risks. The analysis identifies several risks that could threaten the business continuity of Coffeeshop X, including natural disasters, operating system vulnerabilities, physical security breaches, and damage to software and hardware. By applying the NIST 800-30 framework, the research highlights specific control measures necessary for Coffeeshop X to mitigate these risks. These measures aim to reduce the likelihood and impact of such events, ensuring that business activities can proceed smoothly and securely. The study's findings underscore the importance of a robust risk management strategy to safeguard the operations of Coffeeshop X and maintain its business continuity

    623

    full texts

    922

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Electronic Journal Widyatama University (UTama) / Jurnal Elektronik Universitas Widyatama
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇