Electronic Journal Widyatama University (UTama) / Jurnal Elektronik Universitas Widyatama
Not a member yet
    922 research outputs found

    Pengaruh Pengungkapan Environment, Social dan Governance terhadap Nilai Perusahaan

    No full text
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi bagaimana pengungkapan Environmental, social dan governance mempengaruhi nilai perusahaan real estate dan properti yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia antara tahun 2020 dan 2023. Penelitian ini menggunakan data yang telah dikumpulkan. Menggunakan metode yaitu purposive sampling dengan menggunakan metodologi numerik. Temuan menunjukkan bahwa meskipun transparansi sosial secara signifikan dan negatif mempengaruhi nilai perusahaan, pengungkapan lingkungan secara signifikan dan positif mempengaruhi nilai perusahaan. Selain itu, meskipun tidak signifikan secara statistik, transparansi tata kelola meningkatkan nilai bisnis. Berdasarkan hasil uji hipotesis keempat, nilai perusahaan dipengaruhi secara positif dan signifikan oleh faktor Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola secara bersama-sama.  Hubungan antara faktor Environmental, social dan governance dengan Nilai Perusahaan menunjukkan pengaruh yang positif. Temuan penelitian ini mengungkapkan bahwa dampak faktor Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola mencapai 37,2%, sedangkan 62,8% disebabkan oleh variable lain yang tidak dieksplorasi dalam analisis ini.   Kata Kunci: Environmental, Social, Governance, dan Nilai PerusahaanTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi bagaimana pengungkapan Environmental, social dan governance mempengaruhi nilai perusahaan real estate dan properti yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia antara tahun 2020 dan 2023. Penelitian ini menggunakan data yang telah dikumpulkan. Menggunakan metode yaitu purposive sampling dengan menggunakan metodologi numerik. Temuan menunjukkan bahwa meskipun transparansi sosial secara signifikan dan negatif mempengaruhi nilai perusahaan, pengungkapan lingkungan secara signifikan dan positif mempengaruhi nilai perusahaan. Selain itu, meskipun tidak signifikan secara statistik, transparansi tata kelola meningkatkan nilai bisnis. Berdasarkan hasil uji hipotesis keempat, nilai perusahaan dipengaruhi secara positif dan signifikan oleh faktor Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola secara bersama-sama.  Hubungan antara faktor Environmental, social dan governance dengan Nilai Perusahaan menunjukkan pengaruh yang positif. Temuan penelitian ini mengungkapkan bahwa dampak faktor Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola mencapai 37,2%, sedangkan 62,8% disebabkan oleh variable lain yang tidak dieksplorasi dalam analisis ini

    Manajemen Risiko Sistem Informasi Penyewaan Alat Outdoor Mengguakan Framework NIST SP 800-30 Pada PT.XYZ

    No full text
    The implementation of an information system in a company has benefits as well as threats that can have a negative impact if appropriate risk handling is not carried out. This research will conduct risk management of the information system of an outdoor activity service rental company using the NIST SP 800-30 framework. The goal is to identify risks that may arise in the company and provide appropriate actions for each of these risks. The results of risk management show the threats faced by the company, such as natural disasters, physical security and cyber security with most of these risks being high-level risks. The final result is in the form of providing recommendations that can be done by the company to minimize the resulting impact and the chances of these risks occurring. Thus, the company's business activities and activities can run well.Penerapan sebuah sistem informasi pada perusahaan tentu memiliki manfaat sekaligus ancaman yang dapat memberi dampak negatif jika tidak dilakukan penanganan risiko yang tepat. Penelitian ini akan melakukan manajemen risiko terhadap sistem informasi dari sebuah perusahaan penyewaan jasa kegiatan outdoor dengan menggunakan kerangka kerja NIST SP 800-30. Tujuannya untuk mengidentifikasi risiko yang dapat muncul pada perusahaan serta memberikan tindakan yang sesuai untuk masing-masing risiko tersebut. Hasil manajemen risiko menunjukkan adanya ancaman yang dihadapi perusahaan, seperti bencana alam, keamanan fisik dan keamanan dunia maya dengan sebagian besar risiko-risiko tersebut merupakan risiko tingkat tinggi. Hasil akhir berupa pemberian rekomendasi yang dapat dilakukan oleh perusahaan untuk meminimalisasi dampak yang dihasilkan dan peluang risiko tersebut terjadi. Dengan demikian, aktivitas dan kegiatan bisnis perusahaan dapat berjalan dengan baik

    Data Breach of General Elections Commission: Causes and Prevention Efforts

    No full text
    Kebocoran data pemilih Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada tanggal 27 November 2023 merupakan peristiwa yang sangat mengkhawatirkan dengan potensi dampak negatif pada masyarakat, termasuk penyalahgunaan data pemilih untuk kepentingan politik, kriminal, atau bahkan terorisme. Paper ini mengidentifikasi faktor-faktor utama yang menyebabkan kebocoran data KPU, antara lain kompleksitas sistem informasi, kerentanan perangkat lunak, dan masalah kesadaran pengguna. Kompleksitas sistem informasi data pemilih KPU, yang terintegrasi dengan berbagai sistem lain, membuatnya rentan terhadap ancaman siber seperti malware, phishing, dan serangan denial-of-service. Untuk mengurangi risiko ini, audit keamanan secara teratur oleh ahli keamanan informasi independen sangat diperlukan. Selain itu, penanganan kerentanan perangkat lunak memerlukan pembaruan perangkat lunak secara tepat waktu untuk memperbaiki kelemahan keamanan yang teridentifikasi. Ketidakadaran kesadaran pengguna, khususnya di kalangan petugas KPU, menjadi faktor kritis lainnya. Meningkatkan kesadaran pengguna melalui pelatihan komprehensif tentang prinsip keamanan informasi, jenis serangan siber, dan praktik penggunaan sistem yang aman sangat penting. untuk mencegah kebocoran data di masa depan, pendekatan holistik melibatkan audit keamanan teratur, pembaruan perangkat lunak, dan program kesadaran pengguna yang kuat diperlukan untuk menjaga integritas sistem informasi pemilu.The voter data breach of the General Elections Commission (KPU) on November 27, 2023, is a highly concerning event with potential negative impacts on society, including the misuse of voter data for political, criminal, or even terrorist purposes. This paper identifies the main factors causing the KPU data breach, including the complexity of the information system, software vulnerabilities, and user awareness issues. The complexity of the KPU voter data information system, which is integrated with various other systems, makes it vulnerable to cyber threats such as malware, phishing, and denial-of-service attacks. To mitigate this risk, regular security audits by independent information security experts are essential. Additionally, addressing software vulnerabilities requires timely software updates to fix identified security weaknesses. User awareness, particularly among KPU officials, is another critical factor. Enhancing user awareness through comprehensive training on information security principles, types of cyber attacks, and safe system usage practices is crucial. To prevent future data breaches, a holistic approach involving regular security audits, software updates, and strong user awareness programs is necessary to maintain the integrity of the election information system

    The Implementation of Good Corporate Governance (GCG) and Firm Size on Firm Value with Sustainability Report as an Intervening Variable

    No full text
    This research goal is to examine the influence of Good Corporate Governance (GCG), which is proxied by managerial ownership and institutional ownership, as well as company size (firm size) on company value (firm value) with sustainability reports as an intervening variable. This research focuses on manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange (BEI) using a quantitative approach and secondary data obtained from the company's annual reports from 2019 to 2021. Data analysis was carried out using multiple linear regression tests and path analysis to test direct and indirect relationships between research variables. The research results show that managerial ownership and company size have a significant influence on company value. However, institutional ownership does not show a significant influence on firm value. Furthermore, this research also found that sustainability reports are not influenced by managerial ownership, institutional ownership, or company size. Nevertheless, sustainability reports are proven to have a significant effect on company value, indicating that companies that publish comprehensive sustainability reports tend to have higher company value. Path analysis reveals that institutional ownership has an indirect influence on firm value through sustainability reports. This shows that institutional ownership can encourage companies to improve the quality of their sustainability reports, which in turn increases company value. However, managerial ownership and company size do not have an indirect influence on company value through sustainability reports.This research goal is to examine the influence of Good Corporate Governance (GCG), which is proxied by managerial ownership and institutional ownership, as well as company size (firm size) on company value (firm value) with sustainability reports as an intervening variable. This research focuses on manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange (BEI) using a quantitative approach and secondary data obtained from the company's annual reports from 2019 to 2021. Data analysis was carried out using multiple linear regression tests and path analysis to test direct and indirect relationships between research variables. The research results show that managerial ownership and company size have a significant influence on company value. However, institutional ownership does not show a significant influence on firm value. Furthermore, this research also found that sustainability reports are not influenced by managerial ownership, institutional ownership, or company size. Nevertheless, sustainability reports are proven to have a significant effect on company value, indicating that companies that publish comprehensive sustainability reports tend to have higher company value. Path analysis reveals that institutional ownership has an indirect influence on firm value through sustainability reports. This shows that institutional ownership can encourage companies to improve the quality of their sustainability reports, which in turn increases company value. However, managerial ownership and company size do not have an indirect influence on company value through sustainability reports

    RANCANG BANGUN ALAT PENGERING KERUPUK UBI UNGU UNTUK MENINGKATKAN KAPASITAS PRODUKSI

    No full text
    The raw cracker dryer is designed against several problem identifications found in the surrounding environment so that it can be utilised and used as effectively and efficiently as possible, the tool made takes less than 50 minutes as a whole in the roasting room to reach a temperature of more than 43°C streamline the time and place of heating crackers. In this research, it will be studied how to design a purple sweet potato cracker dryer that suits the needs of the community, which does not require excessive electrical energy. Because the capacity of electrical energy owned by umkm is very limited at a maximum of 900 VA. The heating device is designed with the main frame using Stinles Steel 400 can also be called hollow iron connected with a welding process with a size of 1200 mm long, 700 mm wide, 900 mm high and the distance between the pans is 300 mm. The test results show that the heating device takes less than 60 minutes as a whole in the heating chamber to reach a temperature of more than 43°C.Alat pengering kerupuk mentah di desain terhadap beberapa identifikasi masalah yang terdapat dilingkungan sekitar agar dapat dimanfaatkan dan digunakan se- efektif dan se-efisiensi mungkin, alat yang dibuat membutuhkan waktu kurang dari 50 menit secara keseluruhan pada ruang pemanggang untuk mencapai suhu lebih dari 43°C mengefisiensikan waktu dan tempat pemanasan kerupuk. Dalam penelitian ini akan dikaji bagaimana mendesain alat pengering kerupuk ubi ungu yang sesuai dengan kebutuhan Masyarakat, yaitu tidak memerlukan energi Listrik yang berlebihan. Karena kapasitas energi Listrik yang dimiliki oleh  para umkm sangat terbatas maksimal di 900 VA. Alat pemanas di desain dengan Rangka utama menggunakan Stinles Steel 400 bisa juga disebut besi hollow disambungkan dengan proses penglasan dengan ukuran panjang 1200 mm, lebar 700 mm, tinggi 900 mm dan Jarak antara loyang 300 mm. Hasil uji yang menunjukan bahwa alat pemanas membutuhan waktu kurang dari 60 menit secara keseluruhan pada ruang pemanas untuk mencapai suhu lebih dari 43°

    Perkembangan Fotografi Era Digital Munculnya Format Instan Stories dan Reels

    No full text
    Perkembangan teknologi digital telah mengubah makna dan praktik fotografi secara signifikan. Dari era analog ke digital, fotografi kini lebih dinamis dan berorientasi pada interaksi, didorong oleh munculnya platform media sosial seperti Instagram. Penelitian ini membahas pergeseran makna fotografi dengan hadirnya fitur Instagram Stories dan Reels yang memungkinkan pengguna berbagi konten visual secara cepat, interaktif, dan kreatif. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan interpretatif untuk menganalisis perubahan makna fotografi, pola konsumsi visual, dan pengaruh fitur digital terhadap audiens. Selain itu, fitur tambahan seperti “Add Yours” dan Carousels juga mendorong kolaborasi dan narasi visual, meningkatkan keterlibatan pengguna dan membangun komunitas di media sosial. Fotografi di era digital tidak lagi hanya tentang seni visual yang statis tetapi telah menjadi medium ekspresi fleksibel yang dinamis, sesuai dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan audiens masa kini

    Peningkatan Kinerja Picker Gudang Finished Goods dengan Penerapan Sistem Kanban untuk Minimasi Retur di PT XYZ

    No full text
    PT XYZ yang berlokasi di Kota Cimahi memiliki produk yang dihasilkan berupa kaus kaki yang diekspor ke berbagai negara. Sistem produksi dengan tujuan On Time Delivery menjadi sasaran utama pencapaian PT XYZ dalam melangsungkan bisnisnya di kancah dunia. Latar belakang penelitian ini terletak pada aktivitas gudang finish good khususnya picker gudang yang belum memenuhi permintaan konsumen dengan tepat waktu. Pengiriman barang oleh picker gudang yang diperoleh hanya 80,77% dari keseluruhan pesanan sehingga mengakibatkan retur barang. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penyebab keterlambatan pengiriman yang mengakibatkan retur di PT XYZ, membuat sistem Kanban untuk mengatasi keterlambatan pengiriman dan minimasi retur serta menghitung efisiensi kinerja picker gudang setelah diterapkannya sistem Kanban. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi secara langsung terhadap picker gudang. Pengolahan data yang dilakukan yaitu dengan mengidentifikasi penyebab keterlambatan pengiriman barang menggunakan diagram fishbone, menerapkan sistem Kanban dengan mengidentifikasi aliran kanban, pos kanban, dan menentukan jumlah kanban sebagai upaya perbaikan meminimalisir keterlambatan pengiriman dan minimasi retur serta melakukan perhitungan efisiensi kinerja picker gudang berdasarkan pengukuran waktu kinerja picker. Hasil penelitian ini yaitu identifikasi penyebab keterlambatan pengiriman barang berdasarkan rangkuman Focus Group Discussion (FGD) dari diagram fishbone, diperoleh akar masalah yang perlu dilakukan perbaikan yaitu metode yang digunakan berupa proses pendataan barang secara manual diubah dengan penggunaan sistem Kanban. Berdasarkan akar masalah tersebut, dilakukan perbaikan picker gudang dengan penerapan sistem Kanban untuk mengatasi keterlambatan pengiriman dan minimasi retur. Setelah dilakukan perbaikan terhadap picker gudang, diperoleh efisiensi kinerja picker gudang yang menghasilkan persentase pengiriman sebesar 90,64% dengan peningkatan sebesar 18,41%. Hal tersebut dapat meminimalisir keterlambatan waktu pengiriman dan minimasi retur.PT XYZ memproduksi produk berupa kaus kaki yang diekspor ke berbagai negara. Sistem produksi On Time Delivery menjadi sasaran utama pencapaian PT XYZ dalam melangsungkan bisnisnya. Penelitian ini berfokus pada aktivitas gudang finished goods khususnya picker gudang yang belum memenuhi permintaan konsumen dengan tepat waktu. Persentase pengiriman barang oleh picker gudang saat ini berada pada angka 80,77% dari keseluruhan pesanan, dan sisanya mengalami retur barang. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi penyebab keterlambatan pengiriman, merancang dan menerapkan sistem kanban untuk meningkatkan efisiensi kinerja picker gudang. Pengolahan data dilakukan dengan mengidentifikasi penyebab keterlambatan pengiriman barang menggunakan diagram fishbone, menerapkan sistem kanban dengan mengidentifikasi aliran kanban, pos kanban, dan menentukan jumlah kanban. Hasil penelitian berashil mengidentifikasi penyebab keterlambatan pengiriman barang berdasarkan rangkuman Focus Group Discussion (FGD) dari diagram fishbone diperoleh akar masalah yaitu metode yang digunakan berupa proses pendataan barang secara manual. Berdasarkan akar masalah tersebut, dilakukan perbaikan picker gudang dengan penerapan sistem kanban untuk mengatasi keterlambatan pengiriman dan minimasi retur. Setelah dilakukan perbaikan terhadap picker gudang, diperoleh efisiensi kinerja picker gudang dalam persentase pengiriman sebesar 90,64% atau meningkat sebesar 18,41%, dimana hal tersebut berhasil mengurangi keterlambatan waktu pengiriman dan retur barang

    PENGARUH REWARDS DAN PUNISHMENT TERHADAP DISIPLIN KERJA KARYAWAN D’GIGI DENTAL CLINIC

    No full text
    In this globalization era, companies are encouraged to develop in order to be able to compete with other companies. In order to be able to compete, a company should be able to improve the working performance and continuous innovations. This research is conducted in D’Gigi Dental Clinic of which the presence rate is decreasing since the beginning of 2021. The method used in this research is explanatory method, and the total respondents participating in this research is 33 employees. The result of hypotheses testing indicates that the variable reward is rejected while the variable punishment and discipline are accepted. Therefore, the conclusion is that the effectiveness of punishment for the employees of the clinic needs to be improved, for examples the effectiveness of reprimand issued by the executive leaders as the reminder for the employees so that they are more careful and disciplinary, and the effectiveness of working shift to give deterrent effect for the employees

    Analisis Aset Biologis untuk Keberlanjutan Usaha Pertanian Bawang Merah Berdasarkan PSAK 69

    No full text
    Indonesia dikenal sebagai negara agraris di mana sebagian besar penduduknya bekerja di sektor pertanian. Hasil pertanian berupa tanaman dapat disebut sebagai aset hayati. Sektor pertanian ini memiliki dampak yang besar bagi perekonomian suatu negara sehingga penting untuk melakukan pembangunan demi keberlangsungan usaha pertanian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan PSAK 69 mengenai aset biologis dan dimensi keberlanjutan usaha berupa aspek ekonomi, sosial dan lingkungan yang terkandung dalam pertanian serta pengaruhnya terhadap keberlanjutan usaha. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif menggunakan sumber primer berupa wawancara dengan pekerja dari kebun bawang Arkanuddin dan warga yang tinggal di sekitar kebun tersebut. Teknik pengumpulan data menggunakan purposive sampling dan data dianalisis dengan menghubungkannya dengan teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebun bawang merah Arkanudin belum sepenuhnya menerapkan aspek ekonomi berbasis PSAK 69 sehingga masih menimbulkan kendala dalam keberlanjutan usahanya. Untuk aspek sosial dan ekonomi, peternakan ini dapat dikatakan telah menerapkannya sehingga memiliki pengaruh terhadap bisnisnya.Indonesia dikenal sebagai negara agraris di mana sebagian besar penduduknya bekerja di sektor pertanian. Hasil pertanian berupa tanaman dapat disebut sebagai aset biologis. Sektor pertanian ini memiliki dampak yang besar bagi perekonomian suatu negara sehingga penting untuk melakukan pembangunan demi keberlangsungan usaha pertanian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan PSAK 69 mengenai aset biologis dan dimensi keberlanjutan usaha berupa aspek ekonomi, sosial dan lingkungan yang terkandung dalam pertanian serta pengaruhnya terhadap keberlanjutan usaha. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif menggunakan sumber primer berupa wawancara dengan pekerja dari kebun bawang Arkanuddin dan warga yang tinggal di sekitar kebun tersebut. Teknik pengumpulan data menggunakan purposive sampling dan data dianalisis dengan menghubungkannya dengan teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebun bawang merah Arkanudin belum sepenuhnya menerapkan aspek ekonomi berbasis PSAK 69 sehingga masih menimbulkan kendala dalam keberlanjutan usahanya. Untuk aspek sosial dan ekonomi, peternakan ini dapat dikatakan telah menerapkannya sehingga memiliki pengaruh terhadap bisnisnya

    Analisis Perbandingan Kinerja Bank Umum Syariah (BUS) dan Unit Usaha Syariah (UUS) Sesudah Penerapan PSAK 401: ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA BANK UMUM SYARIAH (BUS) DAN UNIT USAHA SYARIAH (UUS) SESUDAH PENERAPAN PSAK 401

    No full text
    Research This study analyzes the impact of the implementation of PSAK 401 on the performance of Islamic Commercial Banks (BUS) and Islamic Business Units (UUS) in Indonesia. (BUS) and Sharia Business Units (UUS) in Indonesia. Using a quantitative approach with a comparative case study design, this research compares the main financial ratios after the implementation of PSAK 401, as well as between key financial ratios before and after the implementation of PSAK 401, as well as between BUS and UUS. BUS and UUS. Secondary data in the form of monthly financial reports from Bank Syariah Indonesia and Bank CIMB Niaga Syariah for the period 2018-2023 were analyzed using a t-test and trend analysis. The results showed a significant increase in CAR, ROA, and a decrease in Gross NPF and BOPO after the implementation of PSAK 401 in both types of entities. in both types of entities. UUS consistently showed superior performance compared to BUS in most indicators. The implementation of PSAK 401 proved effective in improving the quality of financial reporting and performance of Islamic banking performance, although there are differences in the level of impact between BUS and UUS. The findings This finding has important implications for regulators in adjusting policies to support the development of Islamic banking, as well as for practitioners in optimizing the quality of financial reporting. policies to support the development of BUSs, as well as for practitioners in optimizing implementation of PSAK 401 and improving management practices.Penelitian ini menganalisis dampak implementasi PSAK 401 terhadap kinerja Bank Umum Syariah (BUS) dan Unit Usaha Syariah (UUS) di Indonesia. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain studi kasus komparatif, penelitian ini membandingkan rasio keuangan utama sebelum dan sesudah implementasi PSAK 401, serta antara BUS dan UUS. Data sekunder berupa laporan keuangan bulanan dari Bank Syariah Indonesia dan Bank CIMB Niaga Syariah untuk periode 2018-2023 dianalisis menggunakan uji-t dan analisis tren. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada CAR, ROA, dan penurunan pada Gross NPF dan BOPO setelah implementasi PSAK 401 pada kedua jenis entitas. UUS secara konsisten menunjukkan kinerja yang lebih unggul dibandingkan BUS pada sebagian besar indikator. Implementasi PSAK 401 terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas pelaporan keuangan dan kinerja perbankan syariah, meskipun terdapat perbedaan tingkat dampak antara BUS dan UUS. Temuan ini memiliki implikasi penting bagi regulator dalam menyesuaikan kebijakan untuk mendukung pengembangan perbankan syariah, serta bagi praktisi dalam mengoptimalkan implementasi PSAK 401 dan meningkatkan praktik manajemen

    623

    full texts

    922

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Electronic Journal Widyatama University (UTama) / Jurnal Elektronik Universitas Widyatama
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇