Journal STIKES Pemkab Jombang
Not a member yet
1178 research outputs found
Sort by
Tinjauan literatur: Ketidakpatuhan minum obat pada pasien hipertensi sebuah analisis dan rekomendasi: Literature review: Medication noncompliance in hypertensive patients an analysis and recommendations
Hipertensi merupakan salah satu penyakit kronis yang membutuhkan pengelolaan jangka panjang, termasuk kepatuhan dalam konsumsi obat antihipertensi. Namun, ketidakpatuhan pasien menjadi tantangan utama dalam pengendalian tekanan darah dan pencegahan komplikasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepatuhan konsumsi obat pada pasien hipertensi serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi ketidakpatuhan tersebut. Penelitian dilakukan dengan metode literature review menggunakan sumber data dari Google Scholar, PubMed, dan Publish atau Perish. Literatur difokuskan dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir (2014–2024) yang membahas ketidakpatuhan konsumsi obat pada pasien hipertensi. Hasil studi menunjukkan bahwa tingkat ketidakpatuhan dalam konsumsi obat antihipertensi cukup tinggi. Berdasarkan hasil, orang tidak patuh dalam mengonsumsi obat, mengaku sering lupa minum obat. Selain itu, pasien hipertensi yang mengalami ketidakpatuhan dalam regimen pengobatan, yang berkontribusi terhadap peningkatan risiko komplikasi serius seperti stroke, penyakit jantung, dan gagal ginjal. Faktor-faktor yang memengaruhi ketidakpatuhan meliputi kurangnya pengetahuan tentang penyakit, motivasi rendah, efek samping obat, serta kendala akses layanan kesehatan. Oleh karena itu, diperlukan strategi peningkatan edukasi, pendampingan, dan pemanfaatan teknologi seperti aplikasi pengingat minum obat untuk membantu meningkatkan kepatuhan. Dengan upaya yang tepat, diharapkan kualitas hidup pasien hipertensi dapat meningkat, serta risiko komplikasi dapat diminimalisas
Media video edukasi berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap tentang skrining riwayat kesehatan: Educational video media has an influence on increasing knowledge and attitudes about health history screening
Skrining riwayat kesehatan merupakan upaya promotif dan preventif Untuk mendeteksi risiko penyakit tidak menular pada peserta jaminan kesehatan nasional (JKN). Video adalah salah satu media promosi kesehatan sebagai upaya peningkatan pengetahuan dan sikap. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media video edukasi terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap tentang skrining riwayat kesehatan pada peserta JKN di wilayah kerja BPJS Kesehatan Kantor Kabupaten Probolinggo. Desain penelitian adalah penelitian kuantitatif menggunakan metode pra experimental dengan rancangan one group pretest-posttest. Besar sampel 72 responden, menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner, analisis data bivariat menggunakan uji Wilcoxon matched pairs. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah diberikan edukasi, tingkat pengetahuan dan sikap responden mengalami peningkatan dengan didapatkan nilai p-value sebesar 0,000 (p<0,05) dan variabel sikap didapatkan nilai p-value sebesar 0,000 (p< 0,05) sehingga media video edukasi berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap tentang skrining riwayat kesehatan pada peserta JKN di wilayah kerja BPJS Kesehatan Kabupaten Probolinggo. Media video edukasi mampu meningkatkan pengetahuan dan sikap tentang skrining riwayat kesehatan pada peserta JKN. Bagi petugas kesehatan dapat media video edukasi dalam promosi kesehatan tentang program skrining riwayat kesehatan sehingga program tersebut dapat dimanfaatkan oleh peserta dengan optimal
Hubungan Karakteristik Ibu Dengan Kejadian BBLR Di RSUD Kota Yogyakarta
According to the Ministry of Health of the Republic of Indonesia, the prevalence of low brith weight in Indonesia in 2023 is 3.9%. The causes of preterm birth and LBW are caused by maternal factors such as maternal age, gestational age, parity, education level, and medical history. The purpose of this study was to determine the relationship between maternal characteristics and the incidence of LBW in Yogyakarta City Hospital. This type of research analytic observational with a cross sectional approach. The study population was mothers giving birth at Yogyakarta City Hospital in the period January-November 2024 using total sampling technique obtained a sample of 146 respondents. Instruments in the form of medical records. Data analysis used univariate and bivariate analysis (chi square test and fisher exact test). Univariate analysis showed the majority of maternal characteristics were 20-35 years old (78.8%), high school / vocational school education (54.1%), respondents did not have a history of disease (62.3%), gestational age 37-42 weeks (77.4%), grandemultiparous parity (59.6%) and the majority were first-time mothers (no pregnancy gap) (39.7%), Meanwhile, bivariate analysis showed that there was a relationship between gestational age (p=0.000) and the incidence of LBW in Yogyakarta City Hospital and there was no relationship between maternal age (p=0.608), education (p=0.476), disease history (p=0.449), parity (p=0.139) and gestational distance (p=0.173) with the incidence of LBW. The conculation there is a relationship between maternal characteristics in gestational age and the incidence of LBW, and there is no relationship between maternal age, education, history of disease, parity, pregnancy distance with the incidence of LBW at Yogyakarta City Hospital
Hubungan tingkat stres dengan kualitas tidur pada lansia: Relationship between stress levels and sleep quality in elderly
Masa lanjut usia, individu sangat rentan karena proses tahap akhir dari kehidupan manusia yang ditandai dengan penurunan kemampuan tubuh dalam beradaptasi terhadap lingkungan serta ketidakmampuan untuk mempertahankan keseimbangan fisiologis dalam situasi yang menimbulkan stres. Lansia dengan konsidi yang penuh tekanan akan mendapati kualitas tidur yang buruk, yang selanjutnya dapat menyebabkan depresi dan kecemasan yang sering kali mengganggu pola tidurnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat stres dengan kualitas tidur pada lansia. Desain penelitian menggunakan metode kuantitatif, sampel sebanyak 101 lansia dengan teknik purposive sampling. Instrumen dalam penelitian ini yaitu kuesioner Depression Anxiety and Stress Scale (DASS-42) dan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI), analisa data menggunakan uji rank-spearman. Hasil penelitian menunjukkan lebih dari setengahnya lansia dengan tingkat stres kategori sedang dan lansia mengalami kualitas tidur buruk. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara tingkat stres dengan kualitas tidur pada lansia
Peran Cognitive Behavioral Therapy (CBT) terhadap motivasi berhenti merokok pada siswa SMK: The role of Cognitive Behavioral Therapy (CBT) on smoking cessation motivation among vocational school students
Perilaku merokok di kalangan remaja merupakan isu kesehatan masyarakat yang semakin mengkhawatirkan, dengan jumlah terus mengalami kenaikan. Tujuan Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh Cognitive Behavioral Therapy (CBT) terhadap motivasi berhenti merokok pada siswa SMK PGRI 2 Giri Banyuwangi. Metode menggunakan desain kuasi-eksperimental dengan pendekatan one group pre-test post-test, melibatkan 30 siswa laki-laki perokok aktif. Intervensi CBT dilakukan dalam lima sesi, yang mencakup psikoedukasi mengenai bahaya merokok dan teknik CBT untuk mengubah pola pikir negatif. Motivasi berhenti merokok diukur sebelum dan setelah intervensi menggunakan kuesioner yang telah divalidasi. Hasil sebelum intervensi, 86.8% responden memiliki motivasi rendah, sedangkan setelah intervensi, proporsi siswa dengan motivasi tinggi meningkat menjadi 92.4%. Analisis statistik uji Wilcoxon menunjukkan p value <0,001, yang mengindikasikan perbedaan signifikan dalam motivasi sebelum dan setelah intervensi CBT. CBT efektif dalam meningkatkan motivasi berhenti merokok di kalangan remaja. Peningkatan motivasi ini diharapkan dapat membantu siswa lebih berkomitmen untuk menghentikan kebiasaan merokok mereka. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk mengembangkan program pencegahan merokok yang lebih efektif di sekolah, dengan melibatkan dukungan sosial dari keluarga dan teman
Perbandingan mekanisme klinis yang disebabkan oleh kelelawar terhadap Sars-Cov-2 dan Ebola: Comparison of clinical mechanism caused by bats against Sars-Cov-2 and Ebola
Kelelawar telah lama dikenal sebagai reservoir alami bagi berbagai virus zoonosis, termasuk SARS-CoV-2 dan Ebola, yang memiliki dampak signifikan terhadap kesehatan global. Tujuan Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan membandingkan mekanisme klinis yang terkait dengan infeksi yang ditransmisikan oleh kelelawar, khususnya pada virus SARS-CoV-2 dan virus Ebola. Penelitian menggunakan narrative review dengan menggunakan database yaitu Google Scholar, PubMed, OpenAlex, dan Crossref. Awal pencarian jurnal ditemukan 420 jurnal dan dianalisis berdasarkan abstrak, tujuan penelitian, membaca full text, dan kriteria tahun 2015-2025. Tahap akhir ditemukan 7 jurnal yang relevan dengan tujuan penulisan. Hasil menunukkan (1) terdapat perbedaan signifikan dalam jalur penyebaran dan respons imun, (2) SARS-CoV-2 lebih berdampak menyebabkan wabah penyakit dibandingkan virus Ebola, (3) Kedua virus memiliki perbedaan terkait metode diagnosis yang mempengaruhi strategi penanganan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman mendalam terhadap mekanisme klinis untuk dapat mengembangkan strategi pencegahan, diagnostik, dan terapi untuk penyakit zoonosis. Penelitian ini menekankan pentingnya pengawasan terhadap potensi penyebaran virus dari kelelawar guna mencegah wabah penyakit di masa depan
Hubungan Tingkat Pendidikan Dan Sikap Ibu Hamil Dengan Kunjungan Antenatal Care Di Puskesmas Kabaena Barat
In Indonesia, the suboptimal use of antenatal services is also influenced by the same factors as before, namely age, knowledge, information media, family support, work, pregnancy factors, health service providers, skilled personnel and adequate facilities. Lack of knowledge and passive maternal attitudes greatly impact the mother's understanding of ANC examinations.
The type of research is descriptive research, namely describing data as research results, using a cross-sectional design. The population in this study was 35. The sampling technique was Accidental Sampling, the sampling formula used the Slovin formula. The sample in this study was 30 samples. Data analysis used the Chi-Square test. The research instrument used a questionnaire.
The results of the study based on the Chi-Square statistical test on the variable of education level with Antenatal Care visits obtained p-value = 0.041 where p-value <? (0.041 <0.05) and the Chi-Square statistical test on the variable of attitude with Antenatal Care visits obtained p-value = 0.292 where p-value <? (0.292 > 0.05) The conclusion of this study is that there is a relationship between education level and Antenatal Care visits and there is no relationship between attitudes and antenatal care visits in pregnant women at the West Kabena Health Center
Risk factors of hypertension in elderly and late adult hypertensions’ patients
According to WHO data in 2024, about 1.28 billion adults worldwide have hypertension, with a slightly higher prevalence of men than women before the age of 50, and after the age of 50, the prevalence is almost the same. In Indonesia, the incidence of hypertension reaches 34.11% of the adult population. Risk factors for hypertension according to WHO include unhealthy lifestyles such as lack of physical activity, excessive salt consumption, alcohol and cigarette consumption, and obesity. In addition, genetic factors, age, and certain medical conditions such as kidney disease or diabetes also play an important role, so it needs to be detected early so that the incidence of hypertension can be suppressed and blood pressure controlled so that complications do not occur. The purpose of the study was to analyze the risk factors for hypertension in Puton Village, Diwek District, Jombang Regency. This study is a correlational study with a cross-sectional design using a purpusive sampling method. The research subjects were elderly people in Puton Village, Diwek District, Jombang Regency according to the research inclusion criteria in 2024, totaling 30 people. The instruments used were blood pressure measurements, data on gender, age, BMI, cholesterol levels, blood sugar levels, uric acid levels. Bivariate analysis using Chi Square statistical test. Results Most (53.3%) are classified as grade 1 hypertension, Almost. Chi Square test results Ha is rejected which means there is no relationship between age, gender, body mass index (BMI), cholesterol levels, blood sugar levels and uric acid levels on the incidence of hypertension. It is necessary to detect other factors that affect the incidence of hypertension such as stress levels, lifestyle and diet so that risk factors are detected so that the incidence of hypertension can be suppressed and morbidity and mortality due to complications of hypertension can be avoide
Hubungan antara kualitas tidur dan aktivitas fisik dengan tekanan darah pada lansia : Relationship between sleep quality and physical activity with blood pressure in elderly
Kekambuhan hipertensi pada lansia dengan muncul gejala peningkatan tekanan darah disebabkan oleh beberapa hal yang tidak terkontrol secara teratur, tidak menjalankan hidup sehat berupa tidur tidak teratur dan kurangnya olahraga dapat meningkatkan risiko pada penyakit kardiovaskular dan memperlambat kondisi kesehatan lansia. Kualitas tidur yang buruk dan kurangnya aktivitas fisik merupakan faktor yang signifikan terhadap hipertensi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kualitas tidur dan aktivitas fisik dengan tekanan darah pada lansia. Desain penelitian yang digunakan yaitu bentuk korelasional. Pendekatan penelitian ini menggunakan Cross Sectional . Sampel pada penelitian ini total populasi sejumlah 47 lansia dengan purposive sampling. Instrumen yag digunakan dalam penelitian ini yaitu kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI), Global Phsyical Activity Questionnaire (GPAQ), dan alat ukur tekanan darah yaitu stetoskop dan tensimeter, analisa data menggunakan uji statistic Chi Square. Berdasarkan hasil uji chi-square terdapat hubungan antara kualitas tidur dengan tekanan darah dan terdapat hubungan antara aktivitas fisik dengan tekanan darah. Simpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan antara kualitas tidur dan aktivitas fisik dengan tekanan darah pada lansi
Pengaruh pendidikan seksual berbasis media body mapping terhadap tingkat pengetahuan dan sikap pendidikan seksual pada anak usia dini: The effect of sexual education based on body mapping media on the level of knowledge and attitudes of sexual education in early childhood
Kekerasan seksual terhadap anak usia dini meningkat di Indonesia karena kurangnya pengetahuan tentang pendidikan seksual. Kendala dalam penyampaian pendidikan seksual mencakup kurangnya integrasi di lingkungan sekolah dan stigma terhadap pembicaraan tentang seksualitas. Penggunaan media, khususnya Body Mapping dapat membantu anak untukmemahami batasan tubuh dan melindungi diri dari kekerasan seksual. Tujuan penelitian adalah menganalisis pengaruh pendidikan seksual berbasis media Body Mapping terhadap tingkat pengetahuan dan sikap pendidikan seksual pada anak usia dini di TK ABA II Made Kecamatan Lamongan. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Pra Eksperimental dengan pendekatan One Group Pretest Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 150 anak, didapatkan 121 anak sebagaisampel menggunakan teknik Simple Random Sampling. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test . Hasil penelitian menunjukkan terdapat perubahan pengetahuan dan sikap sebelum dan sesudah diberikan pendidikan seksual. Berdasarkan hasil di atas didapatkan terdapat pengaruh pendidikan seksual berbasis media Body Mapping terhadap tingkat pengetahuan dan sikap pendidikan seksual pada anak usia dini di TK ABA II Made Kecamatan Lamongan. Pendidikan seksual berbasis media Body Mapping merupakan salah satu strategi yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap pendidikan seksual pada anak usia dini.