Journal STIKES Pemkab Jombang
Not a member yet
    1178 research outputs found

    SKRINING PRENATAL ATTACHMENT TERHADAP RISIKO DEPRESI PADA IBU HAMIL DI WIKAYAH KERJA PUSKESMAS SUNGAI JINGAH: Prenatal Attachment Screening For The Risk Of Depression In Pregnant Women In The Working Area Of Sungai Jingah Public Health Center

    No full text
    Antenatal depression is a common mental health problem among pregnant women and can negatively impact both the mother and the fetus. One protective factor believed to reduce the risk of depression is prenatal attachment, the emotional bond between mother and fetus during pregnancy. At the Sungai Jingah Community Health Center, a study found that some pregnant women complained of anxiety, fatigue, difficulty sleeping, and excessive worry regarding the condition of the fetus and the delivery process. Ten respondents admitted to frequently feeling anxious and demotivated, having experienced sleep disturbances and prolonged feelings of sadness. This study aimed to determine the relationship between prenatal attachment and the risk of antenatal depression among pregnant women in the Sungai Jingah Community Health Center's work area. The study used a quantitative analytical design with a cross-sectional approach. A sample of 30 pregnant women was selected through purposive sampling. The instruments used were the Prenatal Attachment Inventory (PAI) to measure maternal attachment to the fetus and the Edinburgh Postnatal Depression Scale (EPDS) to measure the risk of depression. Data analysis was performed using the Chi-Square test. The results showed that the majority of respondents had a moderate prenatal attachment category (60%). The risk of antenatal depression was found to be 70% non-risk. Chi-square analysis showed a significant association between prenatal attachment and the risk of antenatal depression (p < 0.05). Prenatal attachment is associated with the risk of antenatal depression. Mothers with low prenatal attachment are at higher risk of depression during pregnancy. Interventions to improve prenatal attachment are needed during pregnancy to prevent antenatal depression

    Pendidikan Kesehatan Tentang Kesehatan Reproduksi pada Remaja

    Full text link
    Kesehatan reproduksi pada merupakan kondisi kesehatan yang menyangkut masalah kesehatan organ reproduksi, yang kesiapannya dimulai sejak usia remaja ditandai oleh haid pertama kali pada remaja perempuan atau mimpi basah bagi remaja laki-laki. Informasi mengenai kesehatan reproduksi juga dapat diperoleh dengan mudah dari berbagai sumber. Oleh karena itu, diperlukan intervensi berupa pendidikan kesehatan reproduksi yang komprehensif dan tepat sasaran bagi remaja untuk membantu mereka memahami perubahan tubuh, peran reproduksi, serta risiko dan cara pencegahannya. Kegiatan penyuluhan dilakukan pada hari Jumat, 4 Oktober 2024. Peserta yang mengikuti kegiatan penyuluhan ini adalah seluruh siswa kelas 5 dan 6 SDK Untung Suropati 2 Sidoarjo. Dalam proses penyuluhan sasaran terlihat antusias menerima materi yang diberikan. Materi disajikan dalam bentuk PPT yang didesain semenarik mungkin, sehingga sasaran tampak lebih mudah memahami isi materi yang diberikan. Hasil evaluasi ini dapat dilihat dari penyuluhan yang telah dijalankan didapatkan sebanyak 97 % dapat memahami dengan baik perubahan fisik saat pubertas, risiko penyakit menular seksual (PMS), cara menjaga kebersihan organ reproduksi dan risiko infeksi, beberapa informasi yang tidak benar tentang seksualitas, perubahan hormon dan perkembangan emosional selama pubertas dan pentingnya kebersihan organ reproduksi

    Socio-demographic determinants of alcohol consumption among young adults in Indonesia: A cross-sectional analysis of the 2023 Indonesian health survey

    Full text link
    Alcohol consumption among young adults in Indonesia is a health problem that is influenced by sociodemographic factors. This study aims to analyze the sociodemographic characteristics of young adults in Indonesia and their association with alcohol consumption. The study design was cross-sectional with data from the 2023 Indonesian Health Survey (IHS). A total of 16,325 young adults aged 18-25 years were included in the study. The main variable analyzed was alcohol consumption. Socio-demographic characteristics such as age, gender, education level, marital status, region, employment status, and place of residence. The chi-square test and multivariate logistic regression were used to examine the relationship between independent variables and alcohol consumption.  Significant associations were found between alcohol consumption and gender, education level, marital status and region. Men with lower education levels were more likely to consume alcohol. The highest proportion of drinkers was found in Java and Bali, especially in urban areas. Employment status showed no significant association with alcohol consumption. Socio-demographic factors significantly influence alcohol consumption among young adults in Indonesia. These findings highlight the need for public health strategies to address alcohol consumption. The importance of educational interventions and community-based programs to reduce the adverse effects of alcohol consumption

    Asuhan keperawatan dengan pemberian terapi relaksasi otot progresif untuk mengatasi nyeri akut pada pasien post operasi hernia: Nursing care by providing progressive muscle relaxation therapy to overcome acute pain in post hernia operation patients in Aisyiyah Bojonegoro Hospitals

    No full text
    Hernia diartikan sebagai kondisi dimana adanya penonjolan isi rongga dari bagian lemah dinding rongga yang bersangkutan. Hernia inguinalis dengan kata lain hernia abdominalis dibagi menjadi hernia inguinalis lateralis dan hernia inguinalis medialis. Peneliti menggunakan desain penelitian case report dengan menggunakan dua klien yang akan dikaji sesuai dengan keluhan dan melakukan pendekatan asuhan keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosis keperawatan, perencanaan, implementasi dan evaluasi keperawatan. Berdasarkan hasil pengkajian pada pasien 1 dan pasien 2 adalah pasien post op herniotomi dengan keluhan utama adalah nyeri setelah operasi. Pengkajiian sebelum dan sesudah melakukan teknik relaksasi otot progresif peneliti menggunakan skala numeric, didapatkan hasil skala nyeri pada pasien 1 (Tn.M) dengan skala nyeri 5 dan pasien 2 (Tn.H) dengan skala nyeri 8, dengan pengukuran skala nyeri numeric rating scale (NRS) lebih digunakan sebagai alat pendeskripsian kata. Dalam hal ini, klien menilai menggunakan skala 0-10. Skala paling efektif di gunakan saat mengkaji intensitas nyeri sebelum dan sesudah intervensi. Apabila digunakan skala untuk menilai nyeri, skala nyeri pada kedua pasien adalah 6 dan 8 termasuk skala nyeri sedang dan nyeri berat terkontrol

    Manajemen penatalaksanaan luka ulkus diabetik melalui edukasi pencegahan infeksi pada pasien Diabetes Mellitus: Management of diabetic ulcer wound through infection prevention education for Diabetes Mellitus patients

    Full text link
    Pasien yang mengalami ulkus diabetik rentan terhadap infeksi dan perlu memahami bagaimana mencegah infeksi dan menjaga perawatan yang tepat untuk menghindari komplikasi yang lebih serius. Melalui pemberian edukasi manajemen pencegahan infeksi ulkus kepada pasien, diharapkan tingkat pengetahuan pasien dapat meningkat, yang pada gilirannya mampu meningkatkan kemampuan mereka dalam merawat ulkus diabetik sendiri dan mengurangi risiko infeksi. Menganalisis pengaruh edukasi manajemen pencegahan infeksi ulkus terhadap tingkat pengetahuan pada pasien diabetes mellitus dengan ulkus diabetik. Jenis penelitian ini adalah metode penelitian pra-eksperimen dengan rancangan one-group pre-post test design, pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling dengan sampel 30 pasien ulkus DM yang dirawat inap di RS PKU Muhammadiyah Karanganyar, data diperoleh dengan menggunakan kuesioner yang diisi oleh pasien kemudian dianalisa dengan menggunakan uji wilcoxon. Terdapat pengaruh edukasi manajemen pencegahan infeksi terhadap tingkat pengetahuan pasien DM dengan ulkus diabetik di RS PKU Muhammadiyah Karanganyar.  Pemberian edukasi manajemen pencegahan infeksi dapat meningkatkan pengetahuan pasien tentang ulkus diabetik

    Efektivitas terapi relaksasi deep breathing dalam mengurangi ansietas pasien hemodialisis dengan gagal ginjal kronis : Effectiveness of deep breathing relaxation therapy in reducing anxiety Of hemodialysis patients with chronic kidney failure

    Full text link
    Gagal ginjal merupakan masalah Kesehatan yang terus berkembang secara global, gagal ginjal ini tidak memandang usia pada sasarannya. Salah satu cara untuk mengurangi atau memperbaiki fungsi ginjal yang telah rusak adalah dengan melakukan hemodialisa, hemodialisa ini memberikan efek yang cukup menganggu pada pasien salah satunya adalah ansietas atau kecemeasan. Kecemasan ini dapat diminimalisir dengan melakukan terapi relaksasi deep breathing atau nafas dalam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan terapi relaksasi deep breathing dalam mengurangi ansietas pasien gagal ginjal hemodialisis dengan gagal ginjal kronik di RSUD Gunung Jati. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan menggunakan data wawancara dan observasi pasien, keluarga pasien dan rekam medis. Hasil dari penelitian ini disesuai dengan implementasi asuhan keperawatan yang memberikan perubahan data berkurangnya kecemasan yang dialami oleh pasien sehingga dapat disimpulkan bahwa terapi relaksasi deep breathing atau nafas dalam efektif untuk digunakan dalam mengurangi ansietas pasien hemodialisis dengan gagal ginjal kronis di RSUD Gunung Jati

    Hubungan komunikasi terapeutik dengan loyalitas pasien di rawat jalan: The relationship between therapeutic communication and patient loyalty in outpatient department

    Full text link
    Loyalitas pasien merupakan bentuk kesetiaan pasien terhadap rumah sakit. Rendahnya loyalitas pasien pada rumah sakit bisa terjadi karena komunikasi terapeutik yang dilakukan perawat kurang optimal yang dapat menurunkan jumlah kunjungan pasien. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan komunikasi terapeutik dengan loyalitas pasien di Rumah Sakit Intan Medika Lamongan. Desain penelitian ini menggunakan Analitik Korelasional dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi pada penelitian ini berjumlah 70 pasien di Rawat Jalan Rumah Sakit Intan Medika Lamongan, yang menggunakan teknik Purposive Sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner komunikasi terapeutik dan loyalitas pasien. Setelah ditabulasi data dianalisis menggunakan uji Spearmen Rank dengan aplikasi SPSS.Hasil dari penelitian ini adalah sebagian besar pasien memiliki komunikasi terapeutik baik yaitu (64,29%), dan sebagian besar pasien memiliki loyalitas baik yaitu (70,00%). Hasil uji Spearmen Rank didapatkan r = 0,563 dan p = 0,000. Artinya terdapat hubungan komunikasi terapeutik dengan loyalitas pasien di Rawat Jalan Rumah Sakit Intan Medika Lamongan.Upaya untuk meningkatkan loyalitas pasien, salah satunya yaitu dengan memberikan kualitas pelayanan yang baik dengan menerapkan komunikasi terapeutik yang optimal

    Penerapan teknik relaksasi napas dalam pada pasien dengan Pneumonia: Application of deep breathing relaxation techniques in patients with Pneumonia

    Full text link
    Pneumonia merupakan infeksi akut yang menyerang jaringan paru-paru (alveoli) yang disebabkan oleh bakteri, virus dan jamur. Salah satu intervensi non farmakologis yang dapat dilakukan untuk mengurangi sesak napas adalah penerapan teknik relaksasi napas dalam. Karya ilmiah ini bertujuan untuk melaksanakan pengkajian, penyusunan diagnosa keperawatan, penyusunan rencana tindakan keperawatan, pelaksanaan tindakan keperawatan, evaluasi tindakan keperawatan dan pendokumentasian tindakan keperawatan. Desain dalam karya ilmiah yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan. Subjek dalam karya ilmiah ini adalah salah satu pasien dewasa yang bersedia, kooperatif dan mampu berkomunikasi, dengan diagnosis medis Pneumonia yang mengalami masalah keperawatan berupa pola napas tidak efektif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi. Hasilnya menunjukkan bahwa penerapan teknik relaksasi napas dalam selama kurang lebih 3 (tiga) hari perawatan, dapat mengurangi masalah sesak napas. Kesimpulan dari karya ilmiah ini adalah penerapan teknik relaksasi napas dalam dapat menjadi alternatif terapi non-farmakologis yang efektif dalam menurunkan sesak napas pada pasien dengan Pneumonia.

    HUBUNGAN PENGETAHUAN TERHADAP KEPATUHAN KONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH (TTD) PADA REMAJA PUTRI DI MTs NU NEGARABATIN KOTAAGUNG BARAT KABUPATEN TANGGAMUS: The Relationship Between Knowledge and Compliance with Iron Supplement Tablet (TTD) Consumption in Adolescent Girls at MTS NU Negarabatin, West Kotaagung, Tanggamus Regency

    No full text
    The prevalence of anemia according to the World Health Organization (WHO) in 2022, reached 50-65% worldwide, in Indonesia adolescent girls experienced anemia 18% in 2023, Lampung Province showed adolescents experiencing anemia 63% in 2023, in Tanggamus district as much as 8.7% and West Kotaagung District by 4.9% in 2023. One of the causes of anemia is iron deficiency, this can be prevented by giving blood supplement tablets in accordance. The dose given is one tablet every week. The purpose of this study was to determine the correlation between knowledge and adherence to the consumption of blood supplement tablets in adolescent girls at MTs NU Negarabatin West Kotaagung, Tanggamus District. The research method used was quantitative research with a cross-sectional approach. The research was conducted at MTs NU Negarabatin. The population of this study were all adolescent girls totaling 60 people. The sample technique used was total sampling. Data collection using a questionnaire that has been tested for validity and reliability. Data analysis was univariate and bivariate using Fisher Exact Test. The results showed that the knowledge of adolescent girls was mostly low, namely 36 adolescent girls (60.0%). Adherence to the consumption of blood supplement tablets in adolescent girls is not compliant, which amounted to 58 adolescent girls (96.7%). The Fisher Exact Test results obtained p-value = 0.156, so it was concluded that there was no correlation between knowledge and compliance with the consumption of blood supplement tablets at MTs NU Negarabatin. It is expected for teachers to provide support and for health workers to further increase socialization and counseling to adolescent girls about anemia and the importance of consuming blood supplement tablets

    Socialization of 3B+A For School Age Children

    No full text
    Makanan merupakan kebutuhan pokok bagi kita semua agar tubuh dapat tumbuh sehat, cerdas, dan kuat. Kita semua memerlukan zat gizi dalam jumlah yang cukup dan tidak berlebihan namun juga tidak kekurangan. Jika mengkonsumsi makan sehari-hari kurang beranekaragam, maka akan timbul ketidakseimbangan antara masukan dan kebutuhan zat gizi yang diperlukan untuk hidup sehat dan produktif serta akan menimbulkan berbagai penyakit. Untuk itu diperlukan komposisi makanan yang sesuai dengan komposisi 3B+A yaitu Beragam, Bergizi, Berimbang (3B) dan Aman (A). Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk mensosialisasikan 3B+A pada anak usia sekolah agar anak dapat memahami pentingnya makan yang beragam, bergizi, berimbang dan aman. Metode pengabdian masyarakat ini dengan memberikan pendidikan kesehatan pada anak kelas 4-6 di salah satu SD di Desa Puton Kabupaten Jombang dengan jumlah 45 anak. Pemberian pendidikan kesehatan dilaksanakan di masing-masing kelas 4-6 dan setiap kelas memerlukan waktu kurang lebih 45 menit. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini, anak-anak mengetahui dan memahami bahwa makanan yang dikonsumsi harus mengandung 3B+A dan anak-anak dapat melakukan penilaian sederhana bahwa yang mereka konsumsi sehari-hari belum memenuhi kriteria 3B+A. Konsumsi makanan 3B+A sangat penting untuk meningkatkan kualitas hidup terutama untuk anak-anak yang masih dalam fase pertumbuhan dan perkembangan agar tumbuh kembangnya dapat optima

    950

    full texts

    1,178

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journal STIKES Pemkab Jombang
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇