Jurnal Basataka (JBT)
Not a member yet
516 research outputs found
Sort by
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER BERBANTUAN MEDIA QUESTION CARD TERHADAP HASIL BELAJAR KOGNITIF MATERI TEKS RESENSI SISWA KELAS VIII SMPN 17 PEKANBARU
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) berbantuan media Question Card terhadap hasil belajar kognitif siswa pada materi teks resensi. Metode yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain pretest-posttest control group design. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII SMPN 17 Pekanbaru, dengan kelas VIII.4 sebagai kelompok eksperimen dan kelas VIII.5 sebagai kelompok kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan awal kedua kelas relatif setara, ditunjukkan oleh nilai rata-rata pretest kelas eksperimen sebesar 53,4 dan kelas kontrol 55,9. Setelah diberikan perlakuan, rata-rata posttest kelas eksperimen meningkat signifikan menjadi 90,2, sedangkan kelas kontrol mencapai 78,8. Uji Mann-Whitney menghasilkan nilai signifikansi < 0,05, yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara kedua kelompok. Dengan demikian, penerapan model pembelajaran NHT berbantuan Question Card lebih efektif dalam meningkatkan hasil belajar kognitif siswa pada materi teks resensi dibandingkan pembelajaran konvensional
KEMAMPUAN MEMBACA NYARING SISWA KELAS III SDN 2 BARABAI TIMUR
Kemampuan membaca nyaring adalah kemampuan membaca dengan suara yang lantang dan jelas serta memerhatikan aspek pelafalan, intonasi, kelancaran, volume dan jeda. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui kemampuan membaca nyaring siswa kelas III SDN 2 Barabai Timur, dan 2) mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kemampuan membaca nyaring siswa kelas III SDN 2 Barabai Timur. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dan kualitatif yang disajikan dalam bentuk deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Kemampuan membaca nyaring siswa kelas III SDN 2 Barabai Timur berdasarkan indikator dari 22 siswa dapat disimpulkan bahwa: a) lafal mendapatkan 65% termasuk kategori cukup baik, b) intonasi mendapatkan 52% termasuk kategori kurang, c) kelancaran mendapatkan 67% termasuk dalam kategori cukup baik, d) volume mendapatkan 42% termasuk kategori sangat kurang, e) jeda mendapatkan 50% termasuk kategori kurang dengan skor rata-rata 55% dengan kategori kurang, dan 2) Faktor-faktor yang memengaruhi kemampuan membaca nyaring meliputi a) faktor internal yang terdiri dari minat, motivasi dan kepercayaan diri, b) faktor eksternal yang terdiri dari strategi guru, bahan bacaan, dan lingkungan siswa yang meliputi lingkungan keluarga, lingkungan sekolah, dan lingkungan sosial
ANALISIS KESANTUNAN BERBAHASA DALAM BUKU "NANTI JUGA SEMBUH SENDIRI" KARYA HELO BAGAS
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya kebutuhan akan literatur self-healing yang mampu merangkul pembaca tanpa memberikan kesan menggurui atau menghakimi. Meskipun buku pengembangan diri bertema kesehatan mental marak diterbitkan, seringkali terdapat kesenjangan dalam penggunaan gaya bahasa yang mampu menyentuh sisi emosional pembaca secara santun dan empatik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan maksim kesantunan berbahasa dalam buku “Nanti Juga Sembuh Sendiri” karya Helo Bagas sebagai strategi kebahasaan dalam mendukung pemulihan kesehatan mental. Dengan pendekatan kualitatif dan metode studi pustaka (library research), data dianalisis menggunakan teori kesantunan Geoffrey Leech. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kesantunan berbahasa sangat dominan dengan tingkat kepatuhan mencapai 82,7%. Maksim Simpati menjadi yang paling menonjol, diikuti oleh Maksim Kerendahan Hati, Penghargaan, Kebijaksanaan, Kedermawanan, dan Permufakatan. Temuan ini mengungkapkan bahwa penggunaan strategi kesantunan tersebut berfungsi memberikan validasi emosional, menormalisasi pengalaman negatif, serta membangun rasa memiliki (sense of belonging) bagi pembaca. Penerapan prinsip kesantunan Leech secara kontekstual terbukti menciptakan narasi yang hangat dan suportif, sehingga bahasa santun dalam literatur self-healing tidak sekadar menyampaikan informasi, tetapi berperan krusial dalam membantu pembaca memproses pengalaman kesehatan mental secara lebih sehat dan konstruktif
REPRESENTASI ISU SOSIAL DALAM NOVEL REMAJA "LAUT BERCERITA" KARYA LEILA S. CHUDORI DAN PENGARUHNYA TERHADAP PEMBENTUKAN IDENTITAS SISWA
Penelitian ini mengkaji representasi isu-isu sosial dalam novel Laut Bercerita karya Leila S. Chudori untuk merespons minimnya literasi sejarah dan degradasi empati sosial di kalangan generasi muda terhadap tragedi pelanggaran HAM masa lalu. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian melibatkan analisis isi serta survei dan wawancara terhadap siswa SMA Negeri 2 Pematangsiantar. Masalah utama yang mendasari studi ini adalah kecenderungan pembelajaran formal yang kaku, sehingga gagal menumbuhkan kesadaran kritis siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel ini merepresentasikan isu sosial melalui faktor kebudayaan, psikologis, dan ekonomi yang mencerminkan realitas kelam Orde Baru. Urgensi penelitian ini membuktikan bahwa karya sastra bukan sekadar hiburan, melainkan instrumen edukatif krusial untuk mengisi kekosongan memori kolektif bangsa. Dampaknya, penggunaan novel ini mampu mentransformasi identitas siswa menjadi pribadi yang lebih reflektif, memiliki empati mendalam terhadap penderitaan sesama, serta menanamkan tanggung jawab sosial. Dengan demikian, literasi sastra berbasis isu kemanusiaan menjadi solusi strategis dalam membentuk karakter peserta didik yang berorientasi pada nilai keadilan dan perubahan sosial
PENGEMBANGAN MEDIA KARTU PERISTIWA UNTUK PEMBELAJARAN MENULIS PUISI SISWA KELAS VIII UPT SMP NEGERI 3 SRENGAT
Pembelajaran menulis puisi siswa kelas VIII UPT SMP Negeri 3 Srengat masih mengalami kendala dalam menemukan ide, memilih diksi, dan mengembangkan imajinasi secara kreatif. Hal ini disebabkan keterbatasan media pembelajaran yang masih didominasi buku teks dan metode ceramah. Penelitian ini bertujuan mengembangkan serta menguji efektivitas media kartu peristiwa sebagai media visual untuk mendukung pembelajaran menulis puisi. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) model Borg dan Gall yang dimodifikasi menjadi tujuh tahap. Data diperoleh melalui pretest–posttest, observasi, wawancara, dan angket validasi. Analisis data dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif menggunakan uji Independent Sample T-Test dan N-Gain Score. Hasil penelitian menunjukkan media kartu peristiwa berada pada kategori sangat layak dengan skor validasi 94,6% (ahli materi), 94% (ahli media), dan 91% (praktisi). Uji efektivitas menunjukkan peningkatan signifikan hasil belajar menulis puisi siswa dengan nilai signifikansi 0,000 (<0,05) serta N-Gain Score sebesar 71,49% (cukup efektif). Media kartu peristiwa terbukti membantu siswa menemukan ide, memperkaya kosakata, serta meningkatkan kreativitas dan motivasi belajar
STRATEGI MANAJEMEN KESEJAHTERAAN BERBASIS MOTIVASI INTRINSIK PENGUATAN PERAN GURU SEBAGAI AGEN TRANSFORMASI PENDIDIKAN
Transformasi pendidikan yang berkelanjutan menuntut peran aktif guru sebagai agen perubahan yang tidak hanya kompeten secara profesional, tetapi juga sejahtera secara psikososial. Penelitian ini mengkaji strategi manajemen kesejahteraan berbasis motivasi intrinsik dalam memperkuat peran guru sebagai agen transformasi pendidikan. Pendekatan ini menitikberatkan pada pengembangan sistem dukungan yang mendorong aktualisasi diri, otonomi, dan rasa memiliki dalam lingkungan kerja guru. Melalui analisis kualitatif terhadap praktik manajerial di institusi pendidikan, ditemukan bahwa kesejahteraan guru yang ditopang oleh motivasi intrinsik berkontribusi signifikan terhadap inovasi pedagogis, ketahanan profesional, dan komitmen terhadap visi pendidikan jangka panjang. Hasil kajian ini merekomendasikan integrasi kebijakan kesejahteraan yang bersifat partisipatif dan reflektif sebagai fondasi strategis dalam membangun ekosistem pendidikan yang transformatif dan berkelanjutan
PENILAIAN KINERJA GURU DAN TENAGA KEPENDIDIKAN
Penelitian ini bertujuan menganalisis sistem penilaian kinerja guru dan tenaga kependidikan di Indonesia, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi, serta memberikan rekomendasi perbaikan. Pendekatan yang digunakan adalah kajian literatur dan analisis deskriptif terhadap regulasi, penelitian terdahulu, serta praktik implementasi penilaian di lapangan. Subjek penelitian mencakup guru dan tenaga kependidikan, dengan objek berupa sistem penilaian kinerja yang diterapkan di sekolah Indonesia. Data dikumpulkan melalui studi pustaka, telaah kebijakan, serta analisis kasus dari penerapan penilaian berbasis kompetensi dan teknologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem penilaian kinerja masih menghadapi kendala, seperti ketidakmerataan kualitas di berbagai daerah, subjektivitas dalam evaluasi, keterbatasan sumber daya, serta rendahnya pemahaman tentang tujuan penilaian. Hal ini berdampak pada motivasi, profesionalisme, dan kesejahteraan guru
MAKNA KONOTATIF DAN DENOTATIF LAGU "CINCIN" KARYA HINDIA DALAM KAJIAN SEMANTIK
Lirik lagu merupakan wujud imajinasi pencipta yang dituangkan melalui rangkaian kata yang indah dan padu. Meskipun demikian, lirik lagu kerap menyimpan beragam makna tersembunyi. Para penyair atau musisi sering menulis lagu berdasarkan pengalaman pribadi, sehingga diperlukan kajian semantik untuk memahami bagaimana makna denotatif dan konotatif digunakan dalam menyampaikan pesan dan perasaan melalui lagu. Penelitian ini bertujuan mengkaji makna denotatif dan konotatif dalam lirik lagu “Cincin” karya Hindia. Pendekatan yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka. Data dikumpulkan melalui teknik baca dan catat, kemudian dianalisis dengan menghubungkannya pada konsep makna denotatif dan konotatif dalam semantik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara denotatif lagu tersebut menceritakan pasangan yang berjuang mempertahankan hubungan penuh masalah dan menunda pernikahan hingga merasa siap. Secara konotatif, lagu ini menyiratkan bahwa hubungan sejati adalah proses panjang dua insan yang tetap memilih bertahan bersama meski menghadapi kesulitan dan ketidakpastian
EKPLORASI IDENTITAS DALAM ANTOLOGI PUISI SERGIUS MENCARI BACCHUS: PERSPEKTIF PSIKOLOGI SASTRA
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konflik kejiwaan dan pergulatan identitas dalam Antologi Puisi Sergius Mencari Bacchus karya Norman Erikson Pasaribu melalui pendekatan psikoanalisis Sigmund Freud. Kajian ini menggunakan metode kualitatif dengan analisis isi dan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa puisi-puisi dalam antologi ini mempresentasikan konflik batin penyair yang dipengaruhi oleh pergulatan identitas, tekanan sosial, serta nilai-nilai religius yang mengikat. Tiga struktur kepribadian Freud—Id, Ego dan Superego—tergambarkan secara simbolis melalui diksi, ekspresi emosional, dan imaji puitik. Aspek Id mencerminkan dorongan naluriah terhadap kasih sayang dan cinta, aspek Ego menggambarkan upaya tokoh menyesuaikan diri dengan realitas, sedangkan aspek Superego memunculkan nilai moral, etika, dan spiritualitas yang membatasi hasrat batin. Keseluruhan puisi mencerminkan perjuangan eksistensial dalam menemukan jati diri dan kebabasan di tengah tekanan sosial dan keagamaan. Temuan ini menegaskan bahwa pendekatan psikologi sastra mampu mengungkap dinamika batin dan kedalaman makna yang memperkaya interpretasi terhadap karya sastra modern Indonesia
PENGEMBANGAN KARTU 3D PADA PEMBELAJARAN MENULIS TEKS DESKRIPSI DENGAN PENDEKATAN DEEP LEARNING UNTUK SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesenjangan antara tuntutan kurikulum dengan realitas kemampuan literasi siswa di tingkat SMA. Menulis teks deskripsi membutuhkan kemampuan abstraksi yang tinggi untuk memindahkan objek visual ke dalam bentuk narasi yang hidup; namun, siswa seringkali mengalami hambatan dalam mengeksplorasi diksi dan mendetailkan objek karena media pembelajaran yang bersifat konvensional dan statis. Penelitian ini mengembangkan media kartu 3D pada pembelajaran menulis teks deskripsi dengan pendekatan deep learning untuk siswa SMA. Penelitian ini menggunakan prosedur pengembangan 4D (Define, Design, Development, Disseminate). Latar belakang penelitian didasarkan pada empat masalah utama: (1) rendahnya nilai menulis teks deskripsi peserta didik, (2) peserta didik tidak difasilitasi media pembelajaran yang kreatif dan inovatif, (3) Guru masih menggunakan media pembelajaran konvensional tanpa variasi media yang menarik, (4) tidak adanya kebjikan sekolah mendorong inovasi media berbasis teknologi. Penelitian ini bertujuan memberikan solusi atau alternatif dari media yang inovatif berdasarkan kebutuhan kontekstual peserta didik. Metode penelitian yang digunakan yaitu research and development dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, angket validasi ahli dan tes. Data diolah dengan menggunakan teknik analisis data mixed method. Data kuantitatif diperoleh dari hasil karya tulis peserta didik dalam menulis teks deskripsi, sedangkan data kualitatif diperoleh dari hasil observasi serta wawancara dengan guru. Validitas produk dinilai oleh ahli materi, ahli media, dan ahli bahasa, dengan kategori sangat baik. Uji coba menggunakan satu kelas. Hasil analisis terhadap 36 sampel siswa menunjukkan rata-rata nilai pretest 66,7 dan posttest 83,9, dengan peningkatan sebesar 17 poin dengan kategori tinggi, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran efektif meningkatkan hasil menulis teks deskripsi siswa