Jurnal Basataka (JBT)
Not a member yet
516 research outputs found
Sort by
KEMAMPUAN BERBICARA SISWA MTS HIDAYATUL MUSTAQIM BALIKPAPAN MELALUI KEGIATAN MENJADI PEMBAWA ACARA
oai:ojs2.jurnal.pbsi.uniba-bpn.ac.id:article/11Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan berbicara siswa kelas VIII MTs Hidayatul Mustaqim Balikpapan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bermaksud untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian dengan cara mendeskripsikan dalam bentuk kata-kata dan bahasa. Subjek pada penelitian ini yaitu siswa kelas VIII MTs Hidayatul Mustaqim Balikpapan berjumlah 41 siswa. Data diambil untuk mengetahui kemampuan berbicara siswa kelas VIII dengan menggunakan observasi, penilaian tes, dan wawancara. Teknik analisis data yang diguanakan adalah deskriptif yang bertujuan untuk memberikan gambaran realita yang ada tentang kemampuan berbicara siswa kelas VIII MTs Hidayatul Mustaqim Balikpapan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan berbicara siswa kelas VIII MTs Hidayatul Mustaqim Balikpapan termasuk ke dalam kategori baik yaitu sebanyak 20 siswa dari 41 siswa yang terdiri dari 21 siswa perempuan dan 20 siswa laki-laki, atau sebesar 48.78%. Kemampuan ini sudah baik untuk ukuran siswa kelas VIII MTs yang sedang mengalami perubahan masa-masa remaja. Jika ditingkatkan lagi dengan pembelajaran bahasa Indonesia yang rutin dan terarah, maka kemampuan berbicara siswa akan meningkat dan masuk kategori sangat baik
KETERANGAN MODALITAS DALAM BERITA “ALEXIS YANG TERUS EXIS” PADA MAJALAH TEMPO EDISI 29 JANUARI-4 FEBRUARI 2018
Penelitian tentang Keterangan Modalitas dalam Berita “Alexis yang Terus Exis” Pada Majalah Tempo Edisi 29 Januari-4 Februari 2018 dilatarbelakangi oleh pemikiran bahwa penggunaan bahasa dalam media cetak sangat menarik karena terdapat kalimat-kalimat yang menunjukkan modalitas untuk memberikan kesan tertentu kepada pembaca. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah menjelaskan wujud keterangan modalitas dalam berita “Alexis yang Terus Exis” pada Majalah tempo edisi 29 Januari-4 Februari 2018. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Adapun metode yang digunakan adalah deksriptif. Sementara itu, sumber datanya adalah berita “Alexis yang Terus Exis” dalam Majalah Tempo edisi 29 Januari-4 Februari 2018. Wujud data adalah kalimat yang mengandung kata modalitas. Berdasarkan hasil penelitian dapat ditemukan wujud katerangan modalitas intensional, epistemis, dinamik, dan deontik. Unsur kata yang ditemukan adalah ingin, antusias, berjanji, seharusnya, meyakini, membenarkan, menurut, sepertinya, kemungkinan, bisa, dan izin. Selain itu, perspektif penulis berita Majalah Tempo dalam menanggapi wujud keterangan modalitas tersebut adalah perspektif positif dan negatif
TINDAK TUTUR ILOKUSI PADA CAPTION AKUN ISLAMI DI INSTAGRAM
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan mengidentifikasi realisasi tindak tutur ilokusi (asertif, direktif, ekspresif, komisif, dan deklarasi) pada caption akun Islami di instagram. Data yang diambil dari akun Islami di instagram menggunakan dua akun Islami dan data diambil dari bulan Januari sampai bulan Juni 2018. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Langkah-langkah yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu dengan mengambil data, kemudian memilah berdasarkan kategori tindak tutur ilokusi. Selanjutnya peneliti mengambil kesimpulan dari hasil analisis tersebut. Hasil analisis dari kategori tindak tutur ilokusi dan fungsi dari tindak tutur ilokusi yaitu terdapat 28 data: a) Bentuk tindak tutur asertif dengan fungsi menyatakan dan menyarankan, b) bentuk tindak tutur direktif dengan fungsi memerintah, memohon, menasehati, dan merekomendasi, c) bentuk tindak tutur ekspresif dengan fungsi berterima kasihm meminta maaf, dan menyalahkan, d) bentuk tindak tutur komisif tidak ditemukan pada caption akun Islami di instagram, e) bentuk tindak tutur deklarasi dengan fungsi berpasrah. Tindak tutur ilokusi yang paling sering didapatkan yaitu kategori asertif menyatakan sebanyak 11 data sedangkan tindak tutur ilokusi yang paling sedikit ditemui yaitu kategori asertif
PEMEROLEHAN KOSAKATA BERDASARKAN KELAS KATA BAHASA INDONESIA PADA ANAK TUNARUNGU KELAS I DI SDLB B NEGERI BALIKPAPAN TAHUN AJARAN 2017/2018 (KAJIAN PSIKOLINGUISTIK)
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pemerolehan kosakata berdasarkan kelas kata bahasa Indonesia pada anak tunarungu. Sebagian besar subjek pada penelitian ini mengalami tunarungu berat. Anak tunarungu memiliki masalah terhadap biologis dan neorologis sehingga berdampak pada pemerolehan kosakatamya. Jenis kosakata pada penelitian ini dibatasi pada (a) kata benda, (b) kata kerja, (c) kata sifat, (d) kata bilangan, (e) kata keterangan, (f) kata tanya, dan (g) kata seru. Peneliti mendapatkan data dari soal tertulis sebanyak empat kali pada 7 siswa kelas I SDLB B Negeri Balikpapan. Data disajikan dalam bentuk tabel reduksi data, lalu dideskripsikan dengan menguraikan kata-kata untuk memberikan gambaran mengenai informasi pemerolehan kosakata anak tunarungu. Pemerolehan kosakata yang dihasilkan oleh 7 anak tunarungu adalah sebanyak 92 kosakata. Pemerolehan kosakata didominasi oleh kata benda yaitu sebanyak 48 kosakata. Tingkat penguasaan kosakata anak tidak dipengaruhi oleh usia namun dipengaruhi oleh tingkat kehilangan mendengar, karakteristik, dan lingkungan sosial sang anak. Pada penelitian ini ditemukan pula permasalahan anak tunarungu dalam melakukan generalisasi terhadap benda yang memiliki karakteristik yang sam
RAGAM BAHASA WARIA DI KOTA BALIKPAPAN
Bahasa binan/waria merupakan salah satu bagian dalam bahasa slang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk kosakata bahasa waria/ binan di kota Balikpapan serta mengetahui faktor yang mempengaruhi penggunaan bahasa waria/binan di Balikpapan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Data penelitian berupa kata, kalimat, dialog bahasa binan. Sumber data penelitian yaitu waria di salon WN dan waria di daerah Markoni dan Dusit. Pengumpulan data dilakukan dengan studi lapangan menggunakan metode simak, catat, dan rekam. Instrumen penelitian yang digunakan berupa handphone untuk merekam data. Data dianalisis dengan menggunakan metode padan. Pemeriksaan keabsahan data berupa triangulasi sumber, metode, dan teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bentuk –ong dan manasuka lebih banyak digunakan oleh para waria saat ini. Selanjutnya faktor- faktor yang mempengaruhi penggunaan bahasa binan di kota Balikpapan diantaranya (1) lajunya arus urbanisasi di kota Balikpapan tahun 2016, (2) penggunaan bahasa binan sebagai identitas diri kaum waria, (3) penggunaan bahasa binan disebabkan oleh lingkungan, dan (4) penggunaan bahasa binan yang menjadi bahasa gaul di masyarakat
GERAKAN LITERASI SEKOLAH: IMPLEMENTASI TAHAP PEMBIASAAN DAN PENGEMBANGAN LITERASI DI SD SUKOREJO KEDIRI
ABSTRAK
Penelitian ini berupaya untuk mendeskripsikan informasi tentang implementasi Gerakan Literasi Sekolah di SD Sukorejo Kecamatan Gurah Kabupaten Kediri khususnya pada tahap pembiasaan. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan sumber data yakni Kepala Sekolah, Guru Kelas dan siswa. Metode pengumpulan data pada penelitian ini adalah melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data melalui tiga tahap yakni data reduksi, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di SD Sukorejo Gurah Kediri, penerapan literasi masih sampai pada tahap pembiasaan. Upaya sekolah untuk menggiatkan gerakan literasi adalah dengan cara membiasakan membaca buku non pelajaran 15 menit sebelum kelas dimulai, menata lingkungan yang mendukung literasi dan melibatkan mitra dalam pelaksanaan kegiatan literasi. Terdapat beberapa hal yang menjadi faktor pendukung dalam kegiatan ini yakni semangat siswa-siswi dalam membaca buku, terdapat buku pengayaan yang disediakan dan dukungan dari berbagai pihak. Sedangkan faktor penghambat pembiasaan kegiatan membaca adalah belum optimalnya pelaksanaan gerakan literasi sekolah ini karena belum sepenuhnya rutin dilaksanakan.
ABSTRACT
This study tried to describe about the implementation of School Literacy Movement in Sukorejo Elementary School in Kediri, especially in the process of literacy habituation and development. The research used descriptive qualitative research. Data sources are Principal, Class Teachers and students. Data collection in this study was by observation, interviews and documentation. While the data analysis technique through three stages, namely data reduction, data presentation and data verification. The results showed that at SD Sukorejo Gurah Kediri, the application of literacy was still at the stage of habituation and development. The principal tried to intensify the literacy movement are by getting used to read non-lesson books 15 minutes before class starts, arranging an environment that supports literacy and involving partners in the implementation of literacy activities. There are several aspects can support school literacy in this school that are enthusiasm of students in reading books, enrichment books provided and support from various parties. Whereas the inhibiting factor for the habit of reading activities is the not yet optimal implementation of the school literacy movement because it has not been fully routinely implemented