Jurnal Basataka (JBT)
Not a member yet
516 research outputs found
Sort by
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING (PJBL) UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA SISWA KELAS X- MPLB 4 SMK NEGERI 7 MEDAN TAHUN AJARAN 2022/2023
Keaktifan dan hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas X-MPLB 4, hal ini dapat dilihat dari (1) jarangnya peserta didik bertanya maupun menanggapi pertanyaan, (2) peserta didik jarang mengkomunikasikan kesulitan yang dialami kepada guru, (3) peserta didik juga sering terlambat dalam mengumpulkan tugas. Tujuan dilaksanakan penelitian ini untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar peserta didik. Penelitian Tindakan Kelas ini dilakukan untuk perbaikan keaktifan dan hasil belajar peserta didik, PTK ini terdiri dari 1 siklus, yaitu pada tahap prasiklus, peserta didik yang tuntas sebanyak 40,625%, pada siklus 1 meningkat menjadi 77,64 %. Dari hasil tersebut terdapat peningkatan keaktifan dan hasil belajar peserta didik melalui penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL)
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MELALUI PENERAPAN MODEL DISCOVERY LEARNING SISWA KELAS VII SMP NEGERI 3 MEDAN
Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dengan 2 Siklus yakni Silus I dan Siklus II. Teknik Pengukuran Indikator pada penelitian ini parameternya adalah Hasil Belajar peserta didk. Sedangkan instrumen yang digunakan merupakan lembar Observasi (data hasil belajar peserta didik). Hasil belajar peserta didik yang didapatkan inilah yang nantinya akan di presentasikan. Berdasarkan hasil penelitian Hasil Belajar siswa mengalami peningkatan, diperoleh ratarata nilai Hasil Belajar siswa pada pertemuan I sebesar 65,15%, dimana persentase tersebut merupakan termasuk kategori cukup aktif. Sedangkan pada pertemuan II diperoleh persentase nilai Hasil Belajar sebesar 77,07 % dan apabila dimasukan ke dalam kriteria keaktifan siswa, Hasil Belajar siswa ini termasuk kategori cukup aktif. Rata-rata nilai Hasil Belajar siswa pada pertemuan III sebesar 70,09%, termasuk kategori aktif. Sedangkan pada pertemuan IV diperoleh persentase nilai Hasil Belajar sebesar 72,66% dan apabila dimasukan ke dalam kriteria keaktifan siswa, Hasil Belajar siswa ini termasuk kategori baik. Secara menyeleluruh apabila dirata-ratakan setiap siklusnya diperoleh hasil Hasil Belajar belajar siswa mengalami peningkatan dari 71,61% (kategori cukup aktif) pada siklus I meningkat menjadi 71,37 % (kategori aktif) pada siklus II, yang berarti mengalami peningkatan sebesar 9,76%. Dengan demikian dapat diketahui bahwa terjadi peningkatan Hasil Belajar siswa dalam pembelajaran dengan kategori baik
MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS SURAT RESMI DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PROJECT BASED LEARNING PADA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DI KELAS VII-H SMP NEGERI 3 MEDAN
Penelitian ini berfokus pada keterampilan menulis surat resmi siswa dengan penggunaan model project based learning. Penelitian ini menggunakan desain PTK yaitu penelitian tindakan kelas. Penelitian tindakan kelas ini berisi pratindakan dan tindak lanjut. Dalam setiap siklus terdapat empat fase yaitu (1) merencanakan PTK, (2) melaksanakan PTK, (3) melaksanakan observasi, dan (4) melakukan refleksi. Hasil penelitian ini membahas tentang pengamatan objek secara langsung yang berkaitan dengan kemampuanmenulis siswa kelas VII-H SMPN 3 Medan. Pada tahap pratindakan nilai rata-rata ketuntasan siswa sebesar 13%, kemudian pada tindakan siklus I nilai rata-rata ketuntasan sebesar 53%, artinya mengalami peningkatkan sebesar 40%. Kemudian pada siklus II nilai rata-rata ketuntasan siswa meningkat lebih baik lagi daripada siklus I, yaitu menjadi 94%, Dengan kata lain mengalami peningkatan sebesar 41%. Melihat tingginya angka peningkatan dan respon siswa, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran yang digunakan sangat cocok diterapkan pada kegiatan pembelajaran dengan berbasis proyek
UKIRAN ‘PASSURA’ TORAJA SEBAGAI SIMBOL IDENTITAS KOMUNITAS KRISTEN DI BUNTAO KABUPATEN TORAJA UTARA: PERSPEKTIF CLIFFORD GEERTZ
Ukiran passura’ bagi suku Toraja menunjukkan simbol identitas, tidak hanya menjadi simbol ciri khas sampai masa kini. Namun, ukiran passura’ merupakan simbol yang menggambarkan kisah kehidupan sehari- hari berwujud pada aktivitas nyata, melalui pemahaman, pengalaman dan kepercayaan yang bersifat trasenden, kemudian dimuat dalam nilai-nilai budaya dan ritus dalam masyarakat Toraja. Selain itu, ukiran passura’ menyangkut benda, atau peristiwa para leluhur disebut dengan istilah kepercayaan Aluk Todolo, diteruskan secara historis dalam wujud simbol melalui, mitos, dan upacara keagamaan sebagai alat untuk memahami setiap tindakan sosial masyarakat. Clifford Geertz menekankan bahwa, simbol adalah suatu hal yang bersifat faktual sebab, terdapat pola makna- makna yang kemudian akan diinterpretasikan untuk mewujudkan pada suatu tindakan sosial. Penulisan ini, fokus menganalisis makna- makna ukiran passura’ yang menjadi simbol identitas komunitas Kristen masyarakat Buntao Toraja Utara. Jenis dan model ukiran pada konteks Toraja ada 150 jenis ukiran passura’. Oleh karena itu, penulis hanya mengkaji dasar- dasar ukiran passura antara lain: ukiran passura’ pa’Barre Alllo, Pa’ Manuk Londong, Pa’ Tedong dan Pasusuk. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan model penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif analisis. Dengan teknik observasi, wawancara dan studi pustaka untuk membantu penulis melihat makna ukiran passura’ sebagai simbol identitas dalam komunitas Kristen. Pada hasil penelitian, penulis menemukan makna dan nilai melalui dasar- dasar ukiran passura’ merupakan simbol mengisahkan hubungan manusia dengan Tuhan, dapat dilihat dari eksistensi manusia, menyadari sumber kehidupan berasal dari Tuhan. Kedua, hubungan manusia dengan hewan sebagai pemenuhan hidup dan sebagai penyembahan dewa bagi masyarakat Toraja. Ketiga, hubungan manusia dengan tumbuhan untuk bisa bertahan hidup
HUBUNGAN PENGUASAAN UNSUR-UNSUR INTRINSIK PUISI TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PUISI IBU KARYA CHAIRIL ANWAR SISWA KELAS XI SMA NILA HARAPAN
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan penguasaan unsur-unsur intrinsik puisi terhadap kemampuan membaca puisi IBU karya Chairil Anwar pada siswa kelas XI SMA Nila Harapan dan untuk mengetahui peningkatan penguasaan keterampilan siswa kelas XI SMA Nila Harapan dalam membaca puisi pada pembelajaran Bahasa Indonesia. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Penelitian ini dilakukan sebanyak dua kali. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara. Instrumen dalam penelitian ini adalah pedoman observasi, wawancara, dan foto. Hasil penelitian menunjukan bahwa Penguasaan unsur-unsur intrinsik puisi IBU dan kemampuan membaca puisi IBU karya Chairil Anwar oleh siswa kelas XI SMA Nila Harapan termasuk dalam kategori baik atau bagus. Hal ini dibuktikan dari jumlah siswa yang dikatakan bagus atau lulus saat diuji dalam menguasai unsur-unsur intrinsik puisi sebanyak enam belas orang
INTERAKSI SOSIAL DALAM NOVEL ANAK RANTAU KARYA A. FUADI
Penelitian ini mengkaji tentang interaksi sosial yang terdapat dalam novel Stadium Rindu karya Miranda Seftiana. Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) mendeskripsikan bentuk interaksi sosial asosiatif dalam novel Anak Rantau karya A. Fuadi, dan (2) mendeskripsikan bentuk interaksi sosial disosiatif yang terkandung dalam novel Anak Rantau karya A. Fuadi.Sesuai dengan konsep pengkajian dalam penelitian ini, maka pendekatan yang digunakan adalah pendekatan sosiologi, di mana pendekatan tersebut berisi tentang masyarakat dan bagaimana hubungan yang terbentuk dalam kehidupan sehari-harinya. Adapun metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti dalam penelitian ini adalah teknik pustaka, teknik baca, dan teknik catat. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan dengan menggunakan teknik analisis isi. Berdasarkan hasil analisis bentuk interaksi sosial asosiatif dalam novel Anak Rantau karya A. Fuadi, antara lain: a) kerjasama, b) asimilasi, dan c) akomodasi. Berdasarkan hasil analisis bentuk interaksi sosial disosiatif dalam novel Anak Rantau karya A. Fuadi, antara lain: a) persaingan., b) kontravensi dan c) konflik
ANALISIS NILAI-NILAI MORAL DALAM NOVEL PEMETIK BINTANG KARYA VENERDI HANDOYO
Karya sastra adalah suatu tuangan keativitas manusia dari pemikirannya yang kemudian di tuangkan menjadi sebuah karya yang indah dan mengandung nilai moral. Tujuan peneltian adalah untuk membantu pembaca menemukan nilai-nilai moral dalam novel Pemetik Bintang Karya Venerdi Handoyo. Metode penelitian ini kualitatif bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan pada penelitian yaitu teknik baca, simak, catat dan pustaka. Adapun wujud penyampaian moral yang akan dianalisis yaitu ditinjau dari 3 kategori yaitu hubungan manusia dengan Tuhan, manusia dengan manusia lain, dan hubungan manusia dengan diri sendiri
KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT DAYAK BENUAQ DALAM CERITA RAKYAT KABUPATEN KUTAI BARAT DAN INTERNALISASINYA DALAM PEMBELAJARAN DRAMA KELAS VIII DI SMP DARUN NAJAH BALIKPAPAN
Kearifan lokal merupakan bentuk kebijaksanaan yang berisi nilai-nilai kebaikan dan diterapkan dan oleh suatu daerah. Dalam kearifan lokal terkandung nilai-nilai yang dapat diinternalisasikan kepada peserta didik melalui pembelajaran disekolah untuk menunjang karakter mereka. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan nilai-nilai kearifan lokal pada buku Kumpulan Cerita Rakyat dan mendeskripsikan proses internalisasinya pada siswa kelas VIII SMP Darun Najah melalui pembelajaran drama. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif deskripsif dengan pendekatan antropologi sastra. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan tehnik simak catat, observasi, wawancara, dokumentasi, dan catatan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat 5 nilai-nilai kearifan lokal pada Kumpulan Cerita Rakyat Kutai Barat yang berisi 19 cerita di dalamnya, diantaranya nilai budaya, nilai moral, nilai gotong royong, nilai perjuangan, dan nilai religius (kepercayaan. Data tersebut berbentuk kutipan narasi dan dialog. (2) nilai-nilai kearifan lokal diinternalisasikan dengan baik sesuai dengan pedoman RPP dan tahapan dalam internalisasi kepada peserta didik selama proses pembelajaran drama bahasa Indonesia melalui kegiatan penyusunan naskah hingga pementasan drama Pohon Berdaun Kain di dalam kela
RELEVANSI NILAI EDUKATIF DALAM LIRIK LAGU “JUJUNG GOARHI AMANG” KARYA LOPEZ SITANGGANG SEBAGAI BAHAN AJAR APRESIASI SASTRA SISWA SMA KELAS X
Kajian ini membahas tentang nila-nilai edukatif pada lirik lagu “Jujung Goarhi Amang” karya Lopez Sitanggang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah Teknik Kepustakaan. Teknik analisis data pada penelitian ini dilakukan menggunakan cara: 1. Mendengarkan lagu batak yang berjudul “Jujung Goarhi Amang” karya Lopez Sitanggang, 2. Mencatat dan menerjemahkan lirik lagu, 3. Mengumpulkan data terkait lirik lagu, 4. Mengelompokkan dan mengidentifikasi nilai-nilai edukatif sesuai dengan jenisnya dalam lirik lagu, 5. Memberikan kesimpulan dan menentukan relevansinya terhadap bahan ajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai edukatif dalam lirik lagu dapat digunakan sebagai bahan ajar dengan merujuk kepada kompetensi inti yang ada dalam topik apresiasi sastra SMA kelas X
PENILAIAN TEMAN SEJAWAT SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KEMAMPUAN MERANCANG PEMBELAJARAN DALAM KELAS PEMBELAJARAN MIKRO
Rencana pembelajaran merupakan panduan pelaksanaan pembelajaran yang disusun untuk mencapai tujuan secara efektif. Karena itu kemampuan merencanakan pembelajaran harus diajarkan sejak seseorang masih menjadi mahasiswa guru. Salah satu cara untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa guru dalam merancang RPP adalah melalui penilaian rekan sejawat. Melalui penilaian rekan sejawat, mahasiswa memberikan penilaian dan masukan terhadap produk RPP yang dihasilkan rekannya, kemudian digunakan untuk melakukan perbaikan. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui bagaimana upaya peningkatan kemampuan merancang RPP dalam mata kuliah pembelajaran mikro melalui penilaian teman sejawat. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa studi dokumen Rencana Pembelajaran Semester (RPS), wawancara menggunakan angket, dan penilaian hasil belajar menggunakan rubrik. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penilaian teman sejawat meningkatkan kompetensi mahasiswa guru dalam merancang pembelajaran yang terlihat dari peningkatan mutu RPP setelah penerapan penilaian teman sejawat. Adapun upaya yang dilakukan yaitu: 1.) Review konsep dasar perencanaan pembelajaran; 2.) Membagi mahasiswa dalam kelompok kecil yang heterogen; 3.) Menilai rekan sejawat secara bertahap dan berkesinambungan; 4.) Dosen memberikan penguatan; 5.) Mahasiswa melakukan perbaikan; dan 6.) Menilai produk akhir