Jurnal Basataka (JBT)
Not a member yet
516 research outputs found
Sort by
JEMBATAN EMAS PENDIDIKAN: MENGURAI BENANG KUSUT KESENJANGAN BIAYA ANTARA URBAN DAN 3T, MENUJU GRAND DESIGN REDISTRIBUSI PEMBIAYAAN YANG MENCERAHKAN BANGSA
Penelitian ini bertujuan mengurai ketimpangan pembiayaan pendidikan antara wilayah urban, SMA N 1 Sangata Utara dan 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar), SMA N 2 Sandaran serta merumuskan grand design redistribusi yang berkeadilan dan kontekstual bagi sistem pendidikan nasional. Melalui pendekatan kualitatif dengan studi kasus jamak komparatif dan analisis kebijakan mendalam, penelitian ini membandingkan model pembiayaan serta biaya riil penyelenggaraan pendidikan antara sekolah urban dan 3T. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya operasional riil per siswa di wilayah 3T rata-rata 38% lebih tinggi dibandingkan wilayah urban akibat faktor geografis, logistik, dan keterbatasan infrastruktur. Ketimpangan ini diperparah oleh model pembiayaan seragam seperti dana BOS yang tidak mempertimbangkan indeks kemahalan wilayah (IKW) dan kebutuhan spesifik lokal. Sebagai solusi, penelitian ini mengembangkan Equivalent Per-Student Funding (EPSF), model formula anggaran berbasis kebutuhan yang memperhitungkan biaya dasar, indeks kemahalan, insentif guru, dan alokasi sarana minimum. Grand design yang dihasilkan dibangun atas tiga pilar utama: equity-based funding, insentif guru berbasis wilayah, dan block grant infrastruktur terintegrasi. Implementasi model EPSF diyakini dapat menjadi pondasi kebijakan afirmatif menuju “Jembatan Emas Pendidikan”, yang menjamin kesetaraan mutu dan keadilan spasial bagi seluruh peserta didik Indonesia
PENGARUH PENGGUNAAN APLIKASI TIKTOK TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA SISWA KELAS IX SMPN 1 KAMPA
Keterampilan berbicara merupakan suatu kompetensi yang memiliki posisi yang sangat strategis, namun sayangnya kemampuan ini menjadi kemampuan dengan capaian yang paling rendah dari ketiga capaian berbahasa lainnya. Penelitian ini memiliki tujuan untuk melihat dan menganalisis pengaruh penggunaan dari aplikasi TikTok sebagai media pembelajaran dalam melatih keterampilan berbicara siswa kelas XI SMPN 1 Kampa pada materi teks prosedur. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperiment dengan desain pretest-posttest control group. Penarikan jumlah sampel pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Jumlah sampel pada penelitian ini terdiri dari 46 siswa dengan sampel pada kelas eksperimen yang menggunakan TikTok (22 siswa) di kelas IX1 dan pada kelas kontrol yang menggunakan metode konvensional (24 siswa) di kelas IX2. Data pada penelitian ini dikumpulkan melalui tes lisan dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial (uji independent sample t-test, dan effect size). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata posttest kelas eksperimen (80,47) secara signifikan lebih tinggi dari rata-rata kelas kontrol (71,29). Uji t-test memperoleh nilai signifikansi 0,003 (< 0,05), yang berarti H0 ditolak dan H1 diterima. Uji effect size memperoleh nilai (Chohan’sd) sebesar 0,93 yang mendeskripsikan bahwa pengaruh yang penggunaan TikTok dikategorikan sedang. Simpulan penelitian ini adalan penggunaan aplikasi TikTok memiliki pengaruh signifikan dan positif terhadap peningkatan keterampilan berbicara siswa. Aplikasi ini disarankan untuk guru dalam mempertimbangkan penggunaannya sebagai media alternatif dalam pembelajaran berbicara
MAKNA SIMBOLIK PAKAIAN ADAT DAN AKSESORIS SIMALUNGUN SEBAGAI KEARIFAN LOKAL (KAJIAN SEMIOTIKA)
Penelitian ini membahas makna simbolik pakaian adat dan aksesoris Simalungun sebagai bentuk kearifan lokal dengan menggunakan kajian semiotika. Pakaian adat Simalungun tidak hanya berfungsi sebagai pelengkap upacara adat, tetapi juga sebagai sistem tanda budaya yang mencerminkan nilai, norma, serta pandangan hidup masyarakatnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan semiotika untuk mengungkap makna denotatif dan konotatif dari setiap unsur pakaian adat dan aksesoris seperti gotong, bulang, hiou suri-suri, rudang jambulan, buah bamban, sinokkok, bajut hundul, dormani, dan pisau suhul gading. Hasil kajian menunjukkan bahwa setiap elemen busana adat Simalungun mengandung pesan filosofis tentang keberanian, kehormatan, kesucian, kebijaksanaan, serta hubungan harmonis antara manusia dan lingkungannya. Simbol-simbol ini memperlihatkan bahwa pakaian adat berperan penting dalam melestarikan nilai-nilai kearifan lokal dan memperkuat identitas budaya masyarakat Simalungun di tengah arus modernisasi. Dengan demikian, pakaian adat dan aksesorisnya menjadi media representasi budaya yang meneguhkan jati diri sekaligus menjaga kesinambungan warisan leluhur
ANALISIS STRUKTUR DAN KAIDAH KEBAHASAAN TEKS TANGGAPAN SISWA KELAS VII SMP NEGERI 7 PADANG
Penelitian ini bertujuan menganalisis struktur dan kaidah kebahasaan teks tanggapan karya siswa kelas VII SMP Negeri 7 Padang tahun ajaran 2024/2025 dengan metode deskriptif kualitatif. Data berupa 27 teks tanggapan siswa yang dikumpulkan melalui studi dokumenter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa banyak siswa telah menulis teks tanggapan dengan struktur lengkap, meliputi evaluasi, deskripsi, dan penegasan ulang, serta menerapkan kaidah kebahasaan seperti kata evaluatif, kalimat kompleks, dan konjungsi kausalitas dengan cukup baik, meskipun masih terdapat beberapa kekeliruan dalam penerapannya. Temuan ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi guru dalam mengembangkan strategi pembelajaran menulis yang lebih efektif sesuai dengan Kurikulum Merdeka
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING MENGGUNAKAN VIDEO ANIMASI TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN BAHASAINDONESIA KELAS XI SMA NEGERI 30 BONE
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia, khususnya pada materi Teks Argumentasi, yang disebabkan oleh penggunaan metode konvensional yang monoton. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis peningkatan hasil belajar siswa kelas XI SMAN 30 Bone melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan media video animasi. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, mengikuti model Kemmis dan McTaggart. Subjek penelitian adalah 24 siswa kelas XI F2. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes hasil belajar (pretest dan posttest), serta dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan deskriptif komparatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan secara bertahap. Pada pra-tindakan, ketuntasan klasikal hanya 0% dengan rata-rata nilai 37,21. Pada Siklus I, setelah penerapan PBL berbantuan video animasi, ketuntasan meningkat menjadi 25% dengan rata-rata 65,50. Pada Siklus II, dengan perbaikan pada aspek pengelolaan kelas dan bimbingan intensif, ketuntasan mencapai 100% dengan rata-rata nilai 87,59. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi model PBL dengan video animasi efektif dalam meningkatkan keterlibatan kognitif siswa dan hasil belajar pada materi Bahasa Indonesia
KONSTRUKSI REALITAS SOSIAL DALAM KUPU-KUPU KERTAS KARYA EMIL HERADI (PENDEKATAN SEMIOTIKA ROLAND BARTHES)
Penelitian ini menganalisis konstruksi realitas sosial dalam film Kupu-Kupu Kertas karya Emil Heradi dengan pendekatan semiotika Roland Barthes. Film tersebut menggambarkan konflik ideologi antara Nahdlatul Ulama (NU) dan Partai Komunis Indonesia (PKI) pada 1965 melalui kisah cinta tragis antara dua tokoh utama, Ihsan dan Ning. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan analisis denotasi, konotasi, dan mitologi terhadap tanda-tanda visual dan naratif dalam film. Hasil analisis menunjukkan bahwa film ini tidak hanya merepresentasikan peristiwa sejarah, tetapi juga membentuk mitos ideologis baru tentang cinta, pengorbanan, dan kemanusiaan di tengah pertentangan sosial-politik. Kupu-Kupu Kertas berfungsi sebagai teks budaya yang menegosiasikan ulang memori kolektif dan identitas sosial bangsa Indonesia pasca-1965
REPRESENTASI KEKUASAAN DAN PERLAWANAN DALAM NOVEL GRANADA KARYA RADWA ASHOUR: KAJIAN HEGEMONI ANTONIO GRAMSCI
Penelitian ini bertujuan mengungkap representasi kekuasaan dan perlawanan dalam Granada karya Radwa Ashour melalui perspektif hegemoni Antonio Gramsci, khususnya untuk memahami bagaimana dominasi Castile dibangun dan bagaimana masyarakat Muslim Granada meresponsnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik analisis isi terhadap teks novel, membaca unit-unit naratif yang memuat praktik dominasi, penerimaan, dan resistensi, kemudian menginterpretasikannya berdasarkan konsep hegemoni konsensual, hegemoni koersif, dan kontra-hegemoni. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuasaan Castile direpresentasikan melalui dua mekanisme utama: pertama, hegemoni konsensual yang tercermin pada sikap pasrah tokoh-tokoh yang menerima kekalahan sebagai takdir atau konsekuensi logis dari ketimpangan kekuatan; kedua, hegemoni koersif yang tampak melalui penyerangan, penyitaan, perbudakan, dan intimidasi yang menciptakan rasa takut dan ketundukan. Di sisi lain, perlawanan dalam novel terwujud melalui tindakan heroik, keberanian simbolik, penolakan diskursif, dan gestur kecil yang mempertahankan martabat meskipun dominasi terus menekan. Representasi ini menegaskan bahwa Granada tidak hanya menggambarkan kehancuran suatu peradaban, tetapi juga menampilkan keberlanjutan spirit perlawanan yang tumbuh dari berbagai bentuk kesadaran, baik individu maupun kolektif. Novel ini menampilkan relasi kuasa yang dinamis, menunjukkan bahwa di balik dominasi yang tampak kokoh selalu hadir ruang resistensi yang menjaga identitas dan martabat komunitas tertindas
VALIDITAS PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS DIGITAL POWIC PADA MATERI TEKS DESKRIPSI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA
Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan validitas media pembelajaran berbasis digital POWIC pada materi teks deskripsi sekolah menengah pertama. Penelitian ini dikembangkan dengan pendekatan Research and Development (R&D) dengan menggunakan model ADDIE. Media pembelajaran ini divalidasi oleh 4 validator yaitu ahli materi, bahasa, media, dan soal. Instrumen pengumpulan data menggunakan lembar validasi dengan skala likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis digital POWIC pada materi teks deskripsi sekolah menengah pertama valid untuk digunakan dengan persentase 94,5% dan berkategori sangat valid. Kualitas produk media pembelajaran berbasis digital POWIC dilihat dari hasil validasi para ahli, secara keseluruhan memiliki rata-rata 4,72 dengan rata-rata 94,5% berkategori sangat baik/valid
CAMPUR KODE DAN ALIH KODE DALAM VIDEO YOUTUBE UENO FAMILY JAPAN “MAKAN MALAM DI RESTAURANT INDIA”
Penelitian ini bertujuan menganalisis fenomena campur kode dan alih kode dalam video YouTube Ueno Family Japan yang berjudul "Makan Malam di Restaurant India." Fokus penelitian adalah interaksi antar anggota keluarga Ueno selama makan malam di Restaurant India. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik simak catat. Hasil penelitian menunjukkan adanya campur kode dalam bentuk penyisipan kata, frasa, dan klausa dari bahasa berbeda dalam satu tuturan, serta alih kode yang terjadi saat penutur beralih dari satu bahasa ke bahasa lain. Faktor yang mempengaruhi terjadinya fenomena ini meliputi latar belakang multikultural keluarga, situasi tutur, topik pembicaraan, dan keberadaan penutur ketiga. Penelitian ini menemukan bahwa campur kode dan alih kode tidak hanya sebagai strategi komunikasi, tetapi juga mempererat hubungan keluarga serta membangun keakraban dan identitas kolektif dalam konteks lintas budaya
CULTURALLY RESPONSIVE TEACHING BERBASIS MEDIA DIGITAL KAHOOT UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN MEMBACA TEKS CERITA RAKYAT PADA SISWA KELAS VII 2 SMP NEGERI 10 TANJUNGPINANG
Pendidikan Bahasa Indonesia memegang peranan penting dalam mengembangkan keterampilan membaca, khususnya melalui teks cerita rakyat yang kaya akan nilai budaya lokal. Namun, siswa Sekolah Menengah Pertama sering mengalami kesulitan memahami teks cerita rakyat karena bahasa klasik dan konteks budaya yang kurang akrab. Penelitian ini mengimplementasikan pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) berbasis media digital Kahoot! untuk meningkatkan pemahaman membaca teks cerita rakyat pada siswa kelas 7.2 SMP Negeri 10 Tanjungpinang. Metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) diterapkan dalam dua siklus dengan instrumen tes pemahaman membaca, observasi, dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan rata-rata nilai dari 69,25 pada prasiklus menjadi 85,15 pada siklus II, dengan persentase siswa yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) meningkat dari 40,74% menjadi 100%. Pengintegrasian budaya lokal dalam pembelajaran melalui CRT dan penggunaan Kahoot! sebagai media interaktif terbukti efektif meningkatkan keterlibatan dan motivasi belajar siswa. Strategi ini tidak hanya memperkuat pemahaman teks, tetapi juga menumbuhkan apresiasi budaya dan identitas siswa. Temuan ini menegaskan bahwa pembelajaran yang responsif secara budaya dan adaptif teknologi dapat menjadi solusi inovatif dalam menghadapi tantangan pembelajaran teks cerita rakyat di era digital