Jurnal Basataka (JBT)
Not a member yet
516 research outputs found
Sort by
PENGARUH MEDIA SOSIAL TERHADAP PERKEMBANGAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL MAHASISWA FARMASI STIKES AS SYIFA KISARAN
Media sosial sebagai sarana untuk berkomunikasi antar manusia dipenjuru dunia, dengan media sosial memungkinkan mereka untuk dengan mudah berbagi informasi, mengakses file, gambar, dan video, mengirim pesan, dan melakukan percakapan secara langsung, hal ini memungkinkan komunikasi yang mudah dan efektif. Studi menunjukkan bahwa media sosial mendukung kegiatan pendidikan dengan memfasilitasi interaksi, kolaborasi, partisipasi aktif, berbagi sumber daya dan berpikir kritis. Penelitian ini menganalisis pengaruh media sosial terhadap perkembangan komunikasi mahasiswa Farmasi STIKes As Syifa Kisaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel kolaborasi dan berbagi materi melalui media sosial memiliki korelasi positif dengan prestasi akademik. Temuan ini mengindikasikan bahwa media sosial tidak hanya mengubah cara mahasiswa berkomunikasi, tetapi juga memfasilitasi pembelajaran aktif, berbagi pengetahuan, dan meningkatkan kemampuan kolaborasi
ANALISIS KOHESI GRAMATIKAL SUBSTITUSI DALAM KUMPULAN CERITA PENDEK TANPA RENCANA KARYA DEE LESTARI DAN RELEVANSINYA SEBAGAI MODUL AJAR
Cerita pendek yang menggunakan piranti kohesi gramatikal substitusi cenderung lebih bervaritif, tidak monoton, dan mengurangi kebosanan saat membaca. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk kohesi gramatikal substitusi dalam kumpulan cerita pendek Tanpa Rencana karya Dee Lestari dan penyusunan modul ajar materi teks cerita pendek. Penelitian ini menggunakan metode simak untuk mengumpulkan data dengan teknik studi pustaka, teknik simak, teknik sadap, dan teknik catat. Pada tahap analisis data menggunakan metode agih dengan melibatkan teknik ganti, teknik balik, dan teknik lesap. Data penelitian diteguhkan validitasnya menggunakan teknik triangulasi penyidik. Berdasarkan uraian hasil dan pembahasan maka dapat disimpulkan bahwa kumpulan cerpen Tanpa Rencana karya Dee Lestari di dalamnya memiliki tingkat kohesi yang cukup baik jika ditinjau dari aspek gramatikal substitusi. Adapun hasil penelitian ini ditemukan kohesi gramatikal sebanyak 80 data. dengan rincian: 1) Substitusi nomina 38 data (48%) mengacu pada penggantian nama orang, penggantian nama tempat, nama profesi dan bersifat anafora dan katafora (data: frasa Semua kenalanku digantikan mereka; sebuah kedai menggantikan Kedai Asam Garam; bosku menggantikan Dai); 2) Substitusi verba 36 data (46%) mengacu pada penggantian kata kerja aktif dengan kata kerja aktif, serta mengacu pada penggantian kata kerja aktif dengan kata kerja pasif bersifat anafora (data: berjumpa diganti bertemu; berhenti berbunyi digantikan oleh kata terbungkam); dan 3) Substitusi klausa 6 data (6%) penggantian kalimat secara keseluruhan dengan kata demonstratif, dan berupa penggantian kalimat secara keseluruhan dengan frasa nomina bersifat anaforis dan kataforis (data: Untuk melengkapi kisah tentang Beni, datanglah Roti Bakar Sihotang, yang tak lain adalah roti beroles mentega dan gula. “Seperti beginilah Beni suka makan roti”. Kalimat sebelumnya mengalami penggantian klausa dengan kata demonstratif beginilah). Penelitian ini relevan sebagai modul ajar sehingga dapat digunakan dalam membuat modul ajar materi teks cerita pendek pada jenjang sekolah menengah kejuruan (SMK) kelas XI, menggunakan kurikulum merdeka yang merujuk pada buku teks yang telah disediakan oleh kemendikbud
ANALISIS DIKSI DALAM LAGU AMIN PALING SERIUS KARYA SAL PRIADI
Penelitian ini mengulas bagaimana pemilihan kata dalam lagu “Amin Paling Serius” karya Sal Priadi dan Nadin Amizah mampu menyampaikan perasaan yang dalam dan menyentuh. Fokus utamanya adalah pada jenis diksi, baik yang bermakna langsung (denotatif) maupun yang bermakna kiasan (konotatif), yang digunakan dalam lirik lagu. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif dan teknik simak-catat, peneliti menelaah lirik-lirik yang mengandung unsur harapan, cinta, dan spiritualitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kata-kata seperti “rumah”, “doa paling serius”, dan “tubuh tak bernyawa tetap memelukmu dalam doa” tidak hanya terdengar indah, tetapi juga sarat makna emosional. Diksi konotatif dalam lagu ini memberi ruang tafsir yang luas, memperkaya makna, serta memperkuat pesan yang ingin disampaikan. Di sisi lain, penggunaan diksi denotatif membantu memperjelas isi lagu dan membuatnya mudah dipahami. Kombinasi keduanya menjadikan lirik lagu terasa hidup, personal, dan menyentuh. Lagu ini membuktikan bahwa lirik bukan sekadar pelengkap musik, tetapi bisa menjadi bentuk ekspresi sastra yang kuat dan penuh daya ungkap
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) TERHADAP KEMAMPUAN MEMAHAMI MATERI TEKS PUISI SISWA KELAS X SMA DHARMA LOKA
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran Numbered Heads Together (NHT) terhadap kemampuan memahami teks puisi siswa kelas X SMA Dharma Loka. Permasalahan yang diangkat ialah rendahnya pemahaman siswa terhadap puisi akibat metode pembelajaran konvensional yang kurang interaktif. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain eksperimen Randomized Pretest-Posttest Control Group. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, masing-masing sebagai kelas eksperimen dan kelas kontrol. Instrumen berupa tes pilihan ganda untuk mengukur pemahaman sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada kelas eksperimen dengan rata-rata posttest 88,97 dibanding kelas kontrol yang hanya mencapai 77,94. Uji hipotesis dengan paired sample t-test menunjukkan nilai signifikansi 0,001 < 0,05, yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan dari penerapan model NHT. Temuan ini merekomendasikan NHT sebagai alternatif efektif untuk meningkatkan kemampuan memahami teks puisi secara kolaboratif dan partisipatif
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN JIGSAW TERHADAP PENGUASAAN MATERI TEKS EKSPLANASI SISWA KELAS XI SMA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Jigsaw terhadap pemahaman siswa dalam materi teks eksplanasi di kelas XI SMAN 1 Koto Gasib. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya pemahaman sebagian siswa terhadap teks eksplanasi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain eksperimen. Sampel dipilih secara acak (random sampling) dari populasi siswa kelas XI. Teknik pengumpulan data meliputi tes, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata posttest pada kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran Jigsaw adalah 86,32, lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol yang menggunakan model konvensional dengan rata-rata 80,59. Adapun rata-rata pretest kelas eksperimen sebesar 66,18 dan kelas kontrol sebesar 66,47. Peningkatan yang signifikan juga terlihat dari kategori hasil belajar siswa, di mana 80% siswa kelas eksperimen berada pada kategori tinggi, sedangkan 65% siswa kelas kontrol berada pada kategori sedang. Dengan demikian, model pembelajaran Jigsaw terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi teks eksplanasi
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PICTURE AND PICTURE TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS TEKS DESKRIPSI SISWA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan perbedaan kemampuan menulis teks deskripsi siswa yang menggunakan model pembelajaran Picture and Picture dengan yang menggunakan model konvesional. Metode yang penulis gunakan adalah penelitian eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Desain penelitian yang penulis gunakan adalah between group design (desain antar kelompok), jenis true eksperimen (eksperimen murni) yaitu desain prettest-posttest only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII MTS YLPI Lubuk Bendahara. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah total sampling, yaitu kelas VII-A sebagai kelas eksperimen yang menggunakan model Picture and Picture dan kelas VII-B sebagai kelas kontrol yang menggunakan metode konvensional. Teknik analisis data menggunakan uji t dua sampel (Independent Sample t-test). Hasil perhitungan uji Anova yaitu Fhit 106,335 > 4,28. Hasil pengujian tersebut menolak H0, dimana Fhit > Ftab. Pengaruh model Picture and Picture terhadap kemampuan menulis teks deskripsi sebesar 83,7% dan hubungan antara model pembelajaran Picture and Picture dengan kemampuan menulis teks deskripsi sebesar 0,992, artinya pengaruh model ini positif terhadap kemampuan menulis teks deskripsi siswa. Dimana setiap 1% nilai hasil menulis teks deskripsi setelah implementasi model pembelajaran Picture and Picture bertambah sebesar 0,992
MENINGKATKAN APRESIASI DAN PEMAHAMAN PESERTA DIDIK TERHADAP PUISI MELALUI MUSIKALISASI PUISI DI KELAS XI SMA NEGERI 2 KISARAN
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan apresiasi peserta didik terhadap puisi melalui penggunaan musikalisasi puisi di kelas XI SMA N 2 Kisaran. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas dengan dua siklus, di mana setiap siklus terdiri dari dua pertemuan. Data nilai pretest dan posttest telah diperoleh sebelumnya dan digunakan sebagai dasar evaluasi. Metode pengumpulan data meliputi observasi, catatan lapangan, dan dokumentasi. Hasil analisis statistik menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara skor pretest dan posttest, dengan nilai t hitung sebesar 5.744 dan signifikansi 0.000. Musikalisasi puisi efektif meningkatkan pemahaman dan apresiasi siswa terhadap puisi. Implikasi penelitian ini adalah pentingnya pendekatan kreatif dan interaktif dalam mengatasi tantangan pembelajaran sastra di sekolah menengah atas. Penelitian ini memberikan dasar untuk pengembangan pendekatan pembelajaran yang holistik dan berorientasi pada pengalaman, serta menyoroti hubungan antara seni musik dan sastra dalam pembelajaran. Dengan demikian, penelitian ini menjadi kontribusi yang berharga dalam memperkaya metode pengajaran di lingkungan pendidikan
ANALISIS NILAI KEKELUARGAAN WARGA SUNDA TERHADAP CERITA RAKYAT SANGKURIANG DAN SEMBOYAN SILIH ASAH, SILIH ASIH, DAN SILIH ASUH
Kebudayaan lahir karena adanya kebiasaan manusia sehingga terbentuklah masyarakat. Banyak jenis hasil dari kebudayaan masyarakat, salah satunya yakni cerita rakyat. Cerita rakyat merupakan dongeng dari leluhur masyarakat yang berisi nilai-nilai yang baik untuk ditiru oleh generasi selanjutnya. Cerita rakyat dapat ditemui di berbagai daerah, salah satunya di daerah Jawa Barat memiliki banyak cerita rakyat, salah satunya cerita Sangkuriang. Cerita Sangkuriang mengandung nilai yang positif diantaranya nilai kekeluargaan. Metode penelitian yang digunakan yakni deskriptif kualitatif dengan cara menganalisis cerita Sangkuriang dengan semboyan warga Sunda yaitu silih asah silih asih dan silih asuh atau disebut 3S. Hasil menunjukan cerita Sangkuriang lebih banyak mengandung nilai kasih sayang atau silih asih dan silih asuh. Diharapkan adanya penelitian ini mampu membuat semakin sadar bahwa nilai kekeluargaan diperlukan di kehidupan
PERANCANGAN BUKU ILUSTRASI “PARTUTURAN BATAK TOBA” SEBAGAI MEDIA EDUKASI BUDAYA LOKAL
Bagi masyarakat batak toba, partuturan merupakan salah satu aset warisan budaya nenek moyang yang wajib dijaga dan dilestarikan. Karna pada umumnya, partuturan adalah satu bentuk kesopanan untuk menghargai dan menghormati orang lain. Namun, sayangnya tidak banyak masyarakat batak toba terlebih generasi muda batak yang lahir dan dibesarkan ditanah perantauan yang kurang memahami bahkan ada yang tidak mengerti sama sekali makna penyebutan dalam partuturan batak toba. Maka dari itu, diperlukan media untuk mengenalkan partuturan batak toba berupa informasi secara umum tentang maknanya, asal usul nya, dan praktik penyebutan partuturan dalam kehidupan masyarakat batak toba. Penelitian ini menggunakan metode analisis data pada teknik SWOT yaitu (strenght, weakness, opportunity, threat) untuk mempermudah menemukan solusi dari masalah yang dihadapi. Buku ilustrasi ini di beri judul "Partuturan Batak Toba". Buku ini dirancang dengan menggunakan teori desain komunikasi visual, yang terdapat ilustrasi, layout, warna, dan tipografi. Dengan terancangnya buku ilustrasi ini, diharapkan dapat menambah wawasan, pengetahuan, serta lebih mengenal partuturan batak toba agar dapat melestarikannya
ANALISIS STRATEGI PEMBELAJARAN PADA KARTUN UPIN & IPIN
Strategi pembelajaran adalah suatu pola kegiatan pembelajaran yang harus dilaksanakan oleh guru dan siswa agar tujuan pembelajaran dapat tercapai secara efektif dan efisien. Untuk mencapai hasil pembelajaran yang maksimal, guru sebagai pendukung dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran harus mampu menyusun strategi pembelajaran. Pemilihan strategi pembelajaran sangatlah penting, karena dengan menerapkan strategi pembelajaran yang sesuai dengan gaya belajar siswa, guru dapat dengan mudah menyampaikan materi pelajaran dan siswa juga akan mudah memahami materi yang diajarkan. Penelitian ini memuat strategi-strategi yang digunakan dalam serial Upin & Ipin sebagai bahan penelitian untuk mengkaji berbagai strategi yang diterapkan dalam kartun tersebut sebagai contoh untuk diterapkan oleh pembaca. Hasil penelitian menunjukkan terdapat beberapa pendekatan, model dan metode yang diterapkan dalam serial Upin & Ipin yang mengangkat tema “belajar sambil bermain”