Jurnal Basataka (JBT)
Not a member yet
516 research outputs found
Sort by
PENGEMBANGAN MEDIA FLIPBOOK TERINTEGRASI CANVA DALAM PEMBELAJARAN TEKS BIOGRAFI KELAS X SMAIT PUTRI AL HANIF
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran digital berbasis flipbook yang terintegrasi dengan Canva guna meningkatkan kualitas pembelajaran teks biografi pada siswa kelas X SMAIT Putri Al Hanif. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Media flipbook dikembangkan dengan mempertimbangkan aspek visual, interaktivitas, dan kemudahan akses, serta divalidasi oleh ahli materi dan media. Hasil validasi menunjukkan bahwa media dinyatakan sangat layak dengan skor validasi ahli materi sebesar 94,5% dan ahli media sebesar 97%. Uji keefektifan dilakukan melalui pre-test dan post-test yang menghasilkan nilai N-Gain sebesar 0,76 atau 76%, dikategorikan tinggi dan efektif. Respon siswa dan guru juga menunjukkan antusiasme dan penilaian positif terhadap media yang dikembangkan. Dengan demikian, media flipbook terintegrasi Canva terbukti layak dan efektif digunakan dalam pembelajaran teks biografi untuk meningkatkan pemahaman dan motivasi belajar siswa
REPRESENTASI FASHION INSTAGRAM IRISH BELLA (ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fashion pada akun Instagram @_irishbella_ melalui pendekatan semiotik Roland Barthes, yang meliputi tiga tingkatan signifikansi: denotasi, konotasi, dan mitos. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif, penelitian ini menggali makna mendalam dari elemen-elemen visual yang diunggah Iris Bella, meliputi busana, jilbab, aksesori, dan latar belakang visual. Analisis mengungkap bahwa pada tingkat denotasi, gambar-gambar tersebut menggambarkan elemen-elemen visual secara harfiah. Pada tingkat konotasi, muncul makna tambahan yang terkait dengan keanggunan, kemewahan, kesederhanaan, dan identitas budaya. Pada tingkat mitos, gambar-gambar tersebut mengungkap ideologi budaya yang lebih luas, seperti kehidupan glamor, kesuksesan, dan nilai-nilai sosial. Sebagai kesimpulan, fesyen pada akun Instagram Iris Bella digunakan sebagai media untuk mengomunikasikan identitas, nilai-nilai budaya, dan ideologi sosial, berfungsi sebagai tanda-tanda yang kaya makna dalam presentasi diri dan partisipasi dalam narasi budaya
MODALITAS TUTURAN KELOMPOK TANI HUTAN P3B DESA LONTHOIR
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis bentuk-bentuk modalitas yang muncul dalam tuturan anggota Kelompok Tani Hutan (KTH) P3B di Desa Lonthoir. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan landasan teori Linguistik Sistemik Fungsional Halliday yang membagi modalitas ke dalam dua tipe utama, yaitu modalization dan modulation. Modalization mencakup penggunaan bahasa yang menandai probability (kemungkinan) dan usuality (kebiasaan), sedangkan modulation mencakup bentuk-bentuk yang menunjukkan obligation (keharusan) dan inclination (kecenderungan). Hasil penelitian memperlihatkan bahwa dalam interaksi sehari-hari, anggota kelompok tani menggunakan kedua tipe modalitas tersebut secara bervariasi sesuai dengan konteks komunikasi. Modalization tampak ketika penutur menyampaikan dugaan, maupun kebiasaan yang berkaitan dengan aktivitas perkebunan pala. Sementara itu, modulation digunakan untuk mengekspresikan tingkat keharusan maupun kecenderungan dalam menyikapi tugas dan tanggung jawab kelompok. Temuan ini menunjukkan bahwa pemilihan modalitas tidak hanya berfungsi sebagai sarana linguistik, tetapi juga memiliki peran strategis dalam memperjelas maksud penutur dan mengarahkan jalannya komunikasi. Dengan demikian, penelitian ini penting dilakukan karena memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai peran modalitas dalam interaksi kelompok tani, serta dapat menjadi dasar untuk meningkatkan kualitas komunikasi dalam pengelolaan perkebunan pala
ANALISIS IDEOLOGI PADA IKLAN TOKO ONLINE SHOPEE DAN BLIBLI: KAJIAN KRITIS NORMANFAIRCLOUGH
Penelitian ini membahas perkembangan teknologi digital yang telah mengubah pola konsumsi masyarakat, khususnya dalam ranah e-commerce. Persaingan ketat antarperusahaan e-commerce mendorong pemanfaatan media sosial sebagai sarana pemasaran yang dinilai lebih efektif, efisien, dan menjangkau audiens yang luas. Popularitas aplikasi belanja online mencerminkan pergeseran perilaku konsumen yang tidak hanya dipengaruhi faktor fungsional, tetapi tingkat ekonomi dan ideologi konsumsi. Analisis wacana kritis dilakukan untuk memahami perbedaan ideologi pemasaran yang menunjukkan keterkaitan erat antara kondisi ekonomi konsumen dan strategi perusahaan dalam membangun citra serta menyesuaikan diri dengan segmen pasar yang dituju. Penelitian ini menggunakan analisis tiga dimensi dari Norman Fairclough berupa tiga dimensi utama, yaitu dimensi teks, dimensi diskursus, dan dimensi praktik sosial. Melalui analisis tiga dimensi ini, dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif dan kritis terhadap bahasa iklan dalam konteks sosial, ekonomi, politik, dan budaya yang lebih luas. Hal ini dapat membantu mengungkap kekuatan, makna, dan implikasi sosial yang terkandung dalam iklan, serta memahami bagaimana iklan mempengaruhi tindakan dan perubahan dalam praktik sosial masyarakat
KONFLIK BATIN DALAM FILM IMPERFECT: KAJIAN PSIKOLOGI SASTRA
Artikel ini mengulas konflik batin yang dialami oleh tokoh utama dalam film Imperfect melalui perspektif psikologi sastra. Konflik batin muncul karena ketidakseimbangan emosi, tekanan sosial, dan pertentangan internal terkait standar kecantikan yang tidak realistis serta ekspektasi masyarakat terhadap perempuan. Studi ini menggunakan teori Id, Ego, dan Super Ego untuk memahami bagaimana tokoh utama mengelola dan menyelesaikan konflik tersebut. Data diperoleh dengan teknik analisis teks dialog dan adegan film, yang memberikan gambaran situasi psikologis tokoh. Hasil menunjukkan berbagai bentuk konflik batin yang muncul dari ketidaksesuaian antara keinginan pribadi dan tuntutan sosial, serta bagaimana tokoh utama menyelesaikannya melalui strategi menghadapi masalah, pemecahan masalah, serta pengendalian diri.
PERAN KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM IMPLEMENTASI PERAN PEMBELAJARAN BERBASIS TEKNOLOGI SMA/SMK SEDERAJAT DI SAMARINDA KALIMANTAN TIMUR (STUDI KASUS SMK MEDIKA SAMARINDA)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepemimpinan kepala sekolah dalam implementasi pembelajaran berbasis teknologi di SMK Medika Samarinda, Kalimantan Timur. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada kebutuhan peningkatan kualitas pembelajaran melalui integrasi teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam proses belajar mengajar di tingkat sekolah menengah kejuruan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap kepala sekolah, guru, serta tenaga kependidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah berperan strategis dalam mendorong implementasi pembelajaran berbasis teknologi melalui tiga aspek utama: (1) kepemimpinan visioner dalam merancang arah dan kebijakan digitalisasi sekolah, (2) pemberdayaan guru melalui pelatihan dan pendampingan penggunaan teknologi pembelajaran, serta (3) penyediaan sarana dan prasarana TIK yang memadai untuk mendukung proses belajar mengajar. Meskipun demikian, masih terdapat kendala seperti keterbatasan anggaran, tingkat literasi digital yang bervariasi di kalangan guru, serta pemeliharaan infrastruktur teknologi. Secara keseluruhan, kepemimpinan kepala sekolah berperan penting dalam menciptakan budaya sekolah yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, sehingga pembelajaran menjadi lebih efektif, interaktif, dan relevan dengan kebutuhan era digital
KONTRIBUSI FAKTOR INTERNAL DAN EKSTERNAL KELAHIRAN PERADABAN DALAM PERKEMBANGAN PENDIDIKAN ISLAM PADA MASA DINASTI ABBASIYAH
Artikel ini membahas kontribusi faktor internal dan eksternal terhadap kemajuan pendidikan Islam pada masa Dinasti Abbasiyah (abad ke-8β13 M). Faktor internal meliputi ajaran Islam, budaya ilmiah, dan dukungan politik dari para khalifah, sedangkan faktor eksternal mencakup pengaruh peradaban Yunani, Persia, dan India yang diadopsi melalui gerakan penerjemahan besar-besaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka untuk menelusuri sinergi antara nilai keislaman dan pengaruh luar dalam membentuk sistem pendidikan Islam klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemajuan pendidikan Islam pada masa Abbasiyah lahir dari integrasi antara spiritualitas dan rasionalitas, yang diwujudkan melalui lembaga-lembaga seperti Bayt al-Hikmah dan Madrasah Nizhamiyah. Sinergi antara faktor internal dan eksternal ini melahirkan sistem pendidikan yang holistik, terbuka, dan berorientasi pada kemaslahatan umat, sekaligus menjadi inspirasi bagi pengembangan pendidikan modern berbasis nilai dan dialog lintas budaya
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN MASTERY LEARNING DENGAN ALAT BANTU MEDIA QUIZIZZ TERAHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS VII SMP NEGERI 1 AWANGPONE
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum maksimalnya hasil belajar Bahasa Indonesia di SMP Negeri 1 Awangpone akibat model pembelajaran yang kurang efektif. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh Model Pembelajaran Mastery Learning yang dibantu Media Quizizz terhadap hasil belajar siswa. Metode yang digunakan adalah kuantitatif jenis quasi eksperimen. Sampel diambil menggunakan teknik NonProbability Sampling dengan Purposive Sampling, melibatkan kelas VII C (Eksperimen, n=25) dan kelas VII A (Kontrol, n=25). Hasil post-test menunjukkan rata-rata kelas eksperimen 45,60 dan kelas kontrol 61,44. Uji hipotesis menunjukkan nilai Sig. (2-tailed) 0,000 < 0,05. Dengan demikian, H0 ditolak dan H1 diterima. Disimpulkan bahwa Model Pembelajaran Mastery Learning dengan alat bantu Media Quizizz memiliki pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia siswa
MENAFSIRKAN PESAN KRITIK SOSIAL DALAM PUISI DEGUNG TANAH GOYAH KARYA IYUT FITRA MELALUI PENDEKATAN SEMIOTIKA SAUSSURE
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap pesan kritik sosial yang terdapat dalam antologi puisi Dengung Tanah Goyah melalui analisis semiotika Ferdinand de Saussure. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, di mana sumber data berasal dari buku antologi puisi Dengung Tanah Goyah karya Iyut Fitra. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan membaca secara cermat dan mencatat bagian-bagian penting dari teks puisi. Selanjutnya, analisis data meliputi tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa puisi-puisi dalam antologi tersebut mengandung nilai-nilai kritik sosial, seperti ketidakadilan, kesenjangan sosial, dan pudarnya nilai kemanusiaan, yang direpresentasikan melalui kutipan dan citraan dalam teks puisi. Kritik sosial disampaikan secara eksplisit melalui pilihan diksi, serta secara implisit melalui simbol, metafora, dan relasi antara penanda dan petanda yang membentuk lapisan makna yang lebih dalam. Dengan demikian, antologi Dengung Tanah Goyah tidak hanya menonjolkan keindahan bahasa dan estetika puitis, tetapi juga berfungsi sebagai media refleksi dan protes sosial yang mendorong pembaca untuk lebih peka terhadap ketimpangan sosial serta menumbuhkan kesadaran terhadap nilai-nilai kemanusiaan. Penelitian ini juga memberikan kontribusi terhadap pengembangan kajian semiotika Saussure, khususnya dalam memahami fungsi bahasa sebagai sarana penyampaian kritik sosial dalam karya sastra
HUMANISME DALAM E-SUPERVISI (HYBRID) (INTEGRASI TEKNOLOGI & NILAI KARAKTER)
Penelitian tinjauan literatur ini menganalisis integrasi teknologi canggih dan nilai-nilai humanistik dalam pelaksanaan supervisi pendidikan, khususnya melalui model e-supervisi hibrida. Dalam konteks Society 5.0, transformasi pendidikan menuntut penyeimbangan antara efisiensi teknologi digital seperti kecerdasan buatan (AI) dan E-Supervisi dengan pelestarian nilai-nilai kemanusiaan, etika, dan pengembangan karakter guru. Hasil temuan menunjukkan bahwa penerapan e-supervisi hibrida secara signifikan meningkatkan sistem pengawasan. Model ini menggabungkan alat digital untuk feedback waktu nyata dan bimbingan yang dipersonalisasi dengan pendekatan humanistik, kolaboratif, dan partisipatif. Hal ini tidak hanya meningkatkan literasi digital dan kompetensi profesional guru, tetapi juga mencegah dampak diawasi oleh mesin yang dapat mengurangi otonomi dan motivasi. Peran kepemimpinan humanistik dari kepala sekolah dan pengawas sangat penting dalam menyeimbangkan efisiensi teknologi dengan empati, komunikasi, dan penumbuhan karakter. Integrasi yang seimbang ini memperkuat iklim kerja kolaboratif, meningkatkan hubungan guru-siswa, dan pada akhirnya, mutu pembelajaran, terutama dalam konteks pendidikan yang menekankan dimensi spiritual dan moral. Secara konseptual, model ini menawarkan kerangka kerja holistik yang memprioritaskan etika digital danpengembangan karakter guru. Penelitian ini merekomendasikan studi kuantitatif lebih lanjut untuk menilai dampak jangka panjang model e-supervisi hibrida berbasis humanisme terhadap kinerja guru dan efektivitas pembelajaran secara lebih luas