Jurnal Basataka (JBT)
Not a member yet
516 research outputs found
Sort by
ANALISIS GAYA BAHASA, PENOKOHAN DAN DIDAKTIS DALAM NOVEL "SEPORSI MIE AYAM SEBELUM MATI" KARYA BRIAN KHRISNA
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara komprehensif gaya bahasa, penokohan, dan nilai didaktis yang terdapat dalam novel “Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati” karya Brian Khrisna. Novel fiksi populer ini dipilih sebagai objek kajian karena popularitasnya yang tinggi dan dianggap merefleksikan dinamika batin remaja, namun analisis struktural mendalam, terutama terkait aspek estetika bahasa dan muatan moral, masih terbatas. Urgensi studi ini terletak pada upaya mengisi kesenjangan tersebut, sekaligus meninjau efektivitas novel sebagai media pendidikan karakter. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan menganalisis kutipan teks yang mengandung unsur-unsur tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya bahasa dalam novel sangat beragam; majas hiperbola dominan, mencerminkan kedalaman emosi tokoh. Penokohan utama (Ale) memperlihatkan perkembangan karakter melalui konflik batin. Sementara itu, nilai didaktis seperti kegigihan, empati, dan hikmah hidup terkandung kuat, menjadikannya sarana penting untuk pendidikan moral. Dengan demikian, novel ini tidak hanya bernilai estetika tinggi, tetapi juga membawa pesan mendalam tentang perjuangan dan penerimaan diri
ANALISIS MIMESIS NOVEL “DUNIA SUNYI” KARYA ACHI TM
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis novel Dunia Sunyi karya Achi TM melalui pendekatan mimesis serta mengidentifikasi nilai-nilai sosial dan kemanusiaan yang tercermin di dalamnya. Pendekatan mimesis digunakan untuk menelaah sejauh mana karya sastra ini merefleksikan realitas kehidupan penyandang disabilitas, khususnya tunarungu, dalam konteks sosial masyarakat Indonesia. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pustaka (library research) dengan sumber utama berupa teks novel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dunia Sunyi secara realistis menggambarkan perjalanan penyandang disabilitas dari penolakan menuju penerimaan, serta perjuangan keluarga dalam menghadapi stigma sosial. Melalui tokoh-tokohnya, novel ini menampilkan berbagai nilai sosial dan kemanusiaan seperti empati, kasih sayang, solidaritas, perjuangan, dan rekonsiliasi. Sosok Bu Sulis dan Wulan menjadi simbol kekuatan, keteguhan, serta cinta tanpa syarat dalam menghadapi keterbatasan. Selain itu, novel ini menegaskan pentingnya dukungan keluarga, pendidikan, dan lingkungan inklusif dalam membangun keadilan sosial bagi penyandang disabilitas. Dengan demikian, Dunia Sunyi tidak hanya meniru realitas sosial, tetapi juga menyuarakan kesadaran moral tentang pentingnya empati dan penghargaan terhadap keberagaman manusia
MENGIMPLEMENTASIKAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN MATERI BANGUN DATAR UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DENGAN MENGGUNAKAN METODE PERMAINAN TRADISIONAL LEGO PADA SISWA KELAS IV C SDN 009 SUNGAI KUNJANG
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika khususnya materi bangun datar melalui penerapan metode permainan tradisional Lego. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di SDN 009 Sungai Kunjang dengan subjek sebanyak 25 siswa kelas IV-C. Penelitian dilakukan dalam dua siklus yang masing-masing meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan rumus rata-rata dan persentase ketuntasan belajar. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan terhadap hasil belajar dan keterlibatan siswa. Nilai rata-rata meningkat dari 68,4 pada pra-siklus menjadi 78,6 pada siklus I dan mencapai 88,3 pada siklus II. Hasil ini menunjukkan bahwa metode permainan tradisional Lego mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, interaktif, dan efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep bangun datar siswa
MAKNA DENOTATIF DAN KONOTATIF PADA LIRIK LAGU ALBUM HITAM PUTIH KARYA FEBY PUTRI (KAJIAN SEMANTIK)
Lagu merupakan salah satu media penyampaian pesan karena liriknya dapat membangkitkan serta memengaruhi emosional pendengar. Oleh karena itu, makna dalam lirik lagu menjadi aspek penting untuk dikaji melalui pendekatan semantik, khususnya makna denotatif dan konotatif. Namun, kajian yang secara khusus membahas kedua makna tersebut pada lirik lagu, terutama karya musik kontemporer Indonesia masih terbatas, termasuk pada album Hitam Putih karya Feby Putri. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan makna denotatif dan konotatif dalam lirik lagu album Hitam Putih karya Feby Putri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi. Sumber data terdapat tiga lagu, yaitu Dunia, Semoga Ada Waktu Luang, dan Tangan-tangan Ucap Perpisahan sedangkan data penelitian berupa kata, frasa, klausa, dan kalimat bermakna denotatif dan konotatif. Pengumpulan data dilakukan menggunakan metode simak dan teknik catat. Analisis data dilakukan dengan metode analisis interaktif Miles dan Huberman sedangkan keabsahan datanya diuji melalui triangulasi teori berdasarkan Chaer (2013) dan teori pendukung lainnya. Hasil penelitian menemukan 19 data yang terdiri atas 5 makna denotatif dan 14 makna konotatif. Temuan tersebut menunjukkan dominasi makna konotatif. Makna denotatif merujuk pada tindakan atau keadaan konkret, sedangkan makna konotatif mengandung nilai rasa, baik positif maupun negatif, seperti kesedihan, kegelisahan, harapan, optimisme, keteguhan, dan penguatan diri
BENTUK-BENTUK TINDAK TUTUR ILOKUSI DALAM PROGRAM OBROLAN WARUNG TARSUN RRI PURWOKERTO EPISODE "DIMULAINYA PENDIDIKAN DI SEKOLAH RAKYAT BANYUMAS"
Perkembangan media digital menjadikan podcast sebagai ruang komunikasi publik yang strategis dalam menyampaikan kebijakan kepada masyarakat. Namun, tanpa pemahaman terhadap strategi bahasa yang digunakan, komunikasi kebijakan berpotensi menimbulkan salah tafsir dan kuranganya penerimaan publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk tindak tutur ilokusi dalam program Obrolan Warung Tarsun episode “Dimulainya Pendidikan di Sekolah Rakyat Banyumas” dan mengungkap makna komunikasi publik dalam penyampaian kebijakan pendidikan. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan metode simak bebas libat cakap (SLBC). Sumber data dalam penelitian ini, yaitu program Obrolan Warung Tarsun episode “Dimulainya Pendidikan di Sekolah Rakyat Banyumas” di kanal YouTube RRI Purwokerto. Data penelitian ini berupa tuturan partisipan dalam program tersebut dan digunakan untuk mencapai tujuan penelitiann. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh kategori ilokusi, yaitu asertif, direktif, komisif, ekspresif, dan deklaratif muncul dalam interaksi penutur. Secara keseluruhan, asertif menjadi bentuk yang paling dominan karena digunakan untuk menyampaikan informasi dan menjelaskan konteks kebijakan. Direktif muncul untuk meminta klarifikasi dan memberi anjuran, sementara komisif menandai komitmen, serta dukungan institusional. Ekspresif terlihat melalui ungkapan syukur, empati, dan permintaan maaf, sedangkan deklaratif tampak dalam pernyataan resmi yang menetapkan perubahan jenjang dan struktur sekolah. Temuan ini menunjukkan bahwa komunikasi kebijakan dalam program tersebut tidak hanya informatif, tetapi juga melibatkan unsur arahan, komitmen, dan ekspresi emosional, sehingga menggambarkan dinamika pragmatik yang kompleks dalam ruang publik digital
ANALISIS KEBUTUHAN PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF PADA MENULIS TEKS BERITA KELAS XI SMA
Penelitian ini mengkaji pembelajaran menulis teks berita di kelas XI SMA yang masih menghadapi kendala, khususnya rendahnya keterampilan peserta didik dalam menulis dan penggunaan media pembelajaran yang belum optimal. Media yang digunakan oleh guru cenderung bersifat konvensional atau digital sederhana sehingga pembelajaran kurang menarik dan tidak mendorong keaktifan peserta didik. Kondisi ini menunjukkan pentingnya pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis Padlet pada materi menulis teks berita kelas XI SMA Negeri 3 Purwokerto. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang difokuskan pada tahap Analyze (analisis). Subjek penelitian meliputi 3 guru Bahasa Indonesia dan 288 peserta didik kelas XI. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan angket menggunakan Google Form. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 100% guru dan 65,6% peserta didik mengalami kesulitan dalam menulis teks berita. Selain itu, 89,9% peserta didik menilai pembelajaran akan lebih menarik dengan menggunakan media interaktif dan 95,1% membutuhkan media pembelajaran yang mendukung kolaborasi daring. Oleh karena itu, pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis Padlet dinilai sangat diperlukan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran menulis teks berita
CITRA MASKULINITAS ERA GENERASI Z PADA TOKOH UTAMA LAKI-LAKI DALAM NOVEL REMAJA INDONESIA ARSENIO KARYA ZAHRA SALSABILA
Penelitian yang dilakukan oleh peneliti bertujuan untuk mendeskripsikan citra maskulinitas era generasi Z pada tokoh utama laki-laki Arsenio dalam novel remaja Indonesian Arsenio karya Zahra Salsabila dengan menggunakan pendekatan sosiologi sastra. Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan mendeskripsikan citra maskulnitas generasi Z yang mengarah kepada metroseksual khususnya pada tokoh utama laki-laki Arsenio karya Zahra Salsabila melaui pendekatan sosiologi sastra. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik baca dan catat. Berdasarkan dari data yang diperoleh dengan menggunakan teori Deborah S. David dan Robert lebih dominan pada gambaran laki-laki berpenampilan yang ditemukan sebanyak 9 data dengan menggambarkan laki-laki trendi dan casual, penggunaan produk perawatan rambut dan parfum, hidup di kalangan menengah atas dengan banyak uang serta mengikuti komunitas remaja di tengah kehidupan metropolitan dan gambaran laki-laki dalam kepemimpinan ditemukan sebanyak 2 data dengan menggambarkan tokoh Arsen yang memimpin komunitas anak muda yaitu Ascencio yang mencerminkan metroseksual sebagai citra maskulinitas generasi Z yang tidak hanya berfokus kepada penampilan trendi dan casual melainkan tergabung pada komunitas anak remaja di tengah kehidupan metropolitan
GANGGUAN BERBICARA PENDERITA LABIOSCHISIS ATAU BIBIR SUMBING PADA SLAMET DALAM TAYANGAN YOUTUBE TRANS TV: KAJIAN PSIKOLINGUISTIK FONEMIK
Artikel ini membahas tentang gangguan berbicara yang dialami oleh individu penderita labioschisis (bibir sumbing), dengan focus pada aspek fonemik produksi ujaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang mengambil subjek Slamet, seorang konten kreator aktif di platform TikTok yang mengalami gangguan bicara berupa bibir sumbing unilateral. Data dikumpulkan melalui observasi video wawancara pada acara televisi berjudulkan Brownis Trans TV, yang ditayangkan di YouTube. Hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan fonem pada saat Ia berbbicara, fonem /r/ berubah menjadi /l/, /j/, dan /d/, serta penghilangan fonem /s/, /t/, dan /g/. Gangguan ini disebabkan oleh ketidaksempurnaan struktur organ bicara akibat bibir sumbing, yang memengaruhi artikulasi fonem konsonan dan vokal. Dalam penelitian menunjukkan bahwa ketidaksempurnaan alat ucap yang disebabkan oleh gangguan sumbing unilateral yang berdampak pada ketidaktepatan Slamet dalam berbicara, baik dari segi fisiologis dan linguistik
THE ROLE OF DIGITAL MEDIA IN UNDERSTANDING INDONESIAN VOCABULARY IN THE ERA OF REVOLUTION 4.0
The development of information and communication technology has changed the learning paradigm, especially in Indonesian vocabulary comprehension. Digital media, such as learning apps, educational websites and social media platforms, have become central entities in shaping and developing vocabulary comprehension. This study uses a qualitative method to analyze the role of digital media in the context of Indonesian vocabulary learning. Types of digital media are the subject of this study. The purposive sampling technique is a sampling method based on consideration. The data collection techniques used are documentation note-taking and listening techniques. Data sources are based on national data on certain websites and research articles. Data validation uses data triangulation, sources and techniques. While the data analysis technique is by collecting, reducing, presenting, and drawing conclusions from the data. The results show that digital media accelerates access to information, providing diverse learning options. Social media and online communities also play a role in facilitating language learning through discussion and information sharing. Educational video-based digital media, such as online tutorials, create a holistic learning experience through the audiovisual dimension. Technology learning platforms, such as Duolingo and Quizlet provide structured exercises to enrich vocabulary while online dictionaries and translation services facilitate quick and effective vocabulary comprehension. This research is expected to provide further understanding on how digital media can be optimally integrated in Indonesian vocabulary learning in the era of revolution 4.0. It is also hoped that digital media users can choose a platform that suits the learning material and select quality educational content
ANALISIS NOVEL “CANTIK ITU LUKA” KARYA EKA KURNIAWAN: KAJIAN FEMINISME TEORI SARA MILLS
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji representasi perempuan dalam novel Cantik Itu Luka karya Eka Kurniawan melalui pendekatan analisis wacana kritis feminisme Sara Mills. Novel ini menggambarkan tokoh Dewi Ayu sebagai simbol kecantikan yang menjadi kutukan dalam masyarakat patriarki. Melalui penggabungan unsur realisme magis dan sejarah kolonial, novel ini menyuarakan kritik terhadap konstruksi sosial yang menindas perempuan. Kajian ini juga mempertimbangkan relevansi novel dalam kurikulum pendidikan nasional sebagai media pembelajaran literasi kritis dan kesadaran gender. Hasil analisis menunjukkan bahwa novel ini tidak hanya merepresentasikan perempuan sebagai objek, tetapi juga membuka ruang bagi subjek perempuan yang aktif dan reflektif terhadap sistem sosial yang menindas