Universitas Dehasen Bengkulu: Jurnal UNIVED
Not a member yet
4769 research outputs found
Sort by
Strategi Komunikasi Organisasi Ormas LPADKT Dalam Melestarikan Budaya Dayak Di Kota Samarinda
The purpose of this study is to analyze the communication strategies implemented by the LPADKT organization in preserving the existence of Dayak culture. This research uses a qualitative descriptive approach to provide an in-depth description of the communication strategies applied by the Laskar Pemuda Adat Dayak Kalimantan Timur (LPADKT) organization in preserving Dayak culture in the city of Samarinda. Primary data were obtained through interviews with the leaders and bureau heads of LPADKT, while secondary data were gathered from relevant documents and literature. Data analysis was conducted inductively to identify patterns and themes related to communication strategies, cross-cultural dynamics, as well as supporting and inhibiting factors in cultural preservation. The results show that the organizational communication applied by LPADKT in preserving Dayak culture in Samarinda is effective and well-structured. Clarity of messages, appropriate selection of communication channels, and consistent communication frequency, supported by a culture of openness, enable cultural values to be conveyed effectively, especially to the younger generation. The use of social media as a mass communication channel, combined with interpersonal and organizational communication, successfully increases active participation from members and the wider community. Additionally, systematic coordination and constructive conflict management strengthen organizational solidarity, allowing cultural preservation goals to be optimally achieved. Message consistency and high member participation also play key roles in maintaining the continuity of Dayak cultural transmission
BIBLIOMETRIK DAN VISUALISASI ANALISIS PENGENDALIAN NYAMUK AEDES AEGYPTI
Pendahuluan: Dengue adalah infeksi virus yang ditularkan nyamuk aedes aegypti yang telah menyebar ke seluruh dunia tropis selama 60 tahun terakhir dan sekarang mempengaruhi lebih dari setengah populasi dunia. Jangkauan geografis dengue diperkirakan semakin meluas karena fenomena global yang berlangsung termasuk perubahan iklim dan urbanisasi. Tujuan: untuk mengidentifikasi tren penelitian terkini mengenai pengendalian nyamuk aedes aegypti dan fokus pada publikasi dari berbagai negara, institusi, dan penulis. Metode: Penggunaan aplikasi bibliometric, RStudio dan VOSviewer diterapkan untuk melakukan analisis visualisasi serta mengevaluasi perkembangan pengendalian nyamuk aedes aegypti. Sumber data dari database Web of Scopus (WoS) tahun 1999 hingga Maret 2024 di bidang penelitian pengendalian nyamuk aedes aegypti. Hasil: Bibliometrik telah menganalisis artikel dari tahun 1999 sampai 2024 dan sebanyak 2.880 publikasi berhasil diidentifikasi. Sebanyak 598 sumber. Sebanyak 10.512 penulis dengan keyword yang digunakan pada studi ini sebanyak 12.822. Institusi terbanyak dalam publikasi adalah University of California sebanyak 214 penulis. Negara yang paling banyak dalam affiliasi adalah Amerika, Brazil dan India. Hasil analisis menunjukkan bahwa studi mengenai pengendalian nyamuk aedes aegypti menunjukkan tren yang semakin meningkat dari tahun ke tahun, namun studi terbaru belum ada terutama tentang eliminasi Demam Berdarah dengan vaksinasi. Kesimpulan secara global Amerika menjadi bintang dalam menghasilkan publikasi dalam pengendalian nyamuk aedes aegypti. Peran penulis khusunya Indonesia diharapkan dapat semakin berkembang dan membuka wawasan baru serta inovasi baru dalam hal pengendalian nyamuk aedes aegypti
PENGARUH VIDEO EDUKASI BENCANA GEMPA OLEH TEMAN SEBAYA TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN SISWA
Terjadinya bencana gempa bumi tidak dapat di prediksi, oleh karena itu diperlukan kesiapsiagaan bencana sebagai upaya sangat diperlukan dalam mengantisipasi kemungkinan bencana yang akan terjadi, sehingga mengurangi risiko, mencegah risiko atau bahkan menghilangkan risiko bencana. Hal yang harus dilakukan untuk upaya mitigasi adalah peningkatan pendidikan pada anak. Kesiapsiagaan bencana merupakan serangkaian kegiatan yang dilakukan dengan tujuan dapat mengantisipasi bencana melalui pengorganisasian dan juga melalui langkah yang tepat serta berdaya guna. Kesiapsiagaan bencana sangat perlu dilakukan karena merupakan suatu kegiatan pengurangan resiko bencana dan merupakan elemen terpenting pada fase pra bencana. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui Untuk mengetahui pengaruh Vidio Edukasi Bencana Gempa Oleh Teman Sebaya Terhadap Peningkatan Pengetahuan Siswa SDN 38 Tentang Kesiapsiagaan Bencana Gempa Bumi. Desain penelitian adalah quasi experiment dengan pre-post test design with control group. Sampel pada penelitian ini berjumlah 54 orang yang terdiri dari 27 orang pada kelompok intervensi dan 27 orang pada kelompok kontrol. Teknik sampling yang digunakan adalah Purposive sampling. Analisis menggunakan mann-whitney test dengan α ≤ 0,05. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh Vidio Edukasi Bencana Gempa Oleh Teman Sebaya Terhadap Peningkatan Pengetahuan Siswa SDN 38 Tentang Kesiapsiagaan Bencana Gempa Bumi
HUBUNGAN BERMAIN GAME ONLINE DENGAN KUALITAS TIDUR PADA SISWA DI SMA NEGERI 11 BANDA ACEH
Pendahuluan: Fenomena game online membuat remaja kecanduan hingga menghabiskan waktu istirahat untuk bermain game online, sehingga menimbulkan masalah kualitas tidur remaja. Jika kualitas tidur menjadi buruk, dampaknya akan menimbulkan gangguan kesehatan fisik dan mental pada remaja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan bermain game online dengan kualitas tidur pada siswa SMA Negeri 11 Banda Aceh. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian 277 siswa diperoleh sampel menggunakan purposive sampling sebanyak 73 siswa di SMA Negeri 11 Banda Aceh. Analisis spss menggunakan uji chi-square. Hasil dan Pembahasan: Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa 39,73% siswa SMA Negeri 11 Banda Aceh memiliki kualitas tidur yang baik, sementara 60,27% mengalami kualitas tidur yang buruk. Sebagian besar siswa (78,08%) bermain game dalam waktu lama, dengan 75,34% bermain di rumah dan 75,34% memiliki gadget pribadi. Analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan signifikan antara lama waktu bermain game (P-Value = 0,001) dan status kepemilikan gadget (P-Value = 0,033) dengan kualitas tidur siswa. Namun, tempat bermain game tidak menunjukkan hubungan signifikan dengan kualitas tidur (P-Value = 0,637). Kesimpulan : Penelitian ini menemukan bahwa lama waktu bermain game dan kepemilikan gadget pribadi berhubungan signifikan dengan kualitas tidur siswa, di mana durasi bermain game yang panjang dan kepemilikan gadget pribadi cenderung menurunkan kualitas tidur. Namun, tidak ada hubungan signifikan antara tempat bermain game dan kualitas tidur. Orang tua perlu membatasi penggunaan gadget anak, terutama di malam hari, sementara sekolah dapat berperan dalam edukasi kesehatan tidur melalui kebijakan dan program yang mendukung pola tidur sehat
ANALISIS FAKTOR TINGKAT KEPATUHAN PENGOBATAN PASIEN DIABETES MELITUS DI PUSKESMAS BIROBULI PALU
Pendahuluan: Peningkatan prevalensi diabetes melitus (DM) setiap tahunnya menjadi salah satu permasalahan dalam dunia medis, salah satu penyebab rendahnya keberhasilan terapi adalah tingkat kepatuhan pengobatan yang rendah. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui profil pengobatan, tingkat kepatuhan, serta faktor yang mempengaruhi tingkat kepatuhan pengobatan pasien DM di Puskesmas Birobuli Palu. Metode: Penelitian ini dilakukan secara cross-sectional menggunakan kuesioner MMAS-8 (8-item Morisky Medication Adherence Scale) dimana data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji Chi-square dan regresi statistik. Hasil dan Pembahasan: Penggunaan antidiabetes terbanyak adalah melalui terapi oral (80,38%) dengan tingkat kepatuhan pasien tinggi (66,46%). Faktor yang mempengaruhi tingkat kepatuhan pasien adalah tingkat pendidikan (p=0,045), frekuensi pengobatan (p=0,019) dan jumlah obat DM (p=0,000). Analisis multivariat menunjukkan tingkat pendidikan (P=0,013) dan jumlah obat DM (P=0,000) memiliki hubungan yang kuat terhadap kepatuhan pasien. Kesimpulan: Pasien DM di Puskesmas Birobuli mayoritas menggunakan antidiabetes oral dan memiliki tingkat kepatuhan yang tinggi, serta faktor yang berhubungan kuat terhadap kepatuhan pengobatan adalah tingkat pendidikan sedang serta jumlah obat DM yang tunggal
HEMODINAMIK DAN INDEKS MASSA TUBUH (IMT) TERHADAP JUMLAH URINE SELAMA 24 JAM
Pendahuluan: Kurang mengonsumsi air putih dalam jangka panjang akan mengakibatkan seseorang mengalami dehidrasi berat. Dehidrasi berat dapat mengakibatkan kerusakan pada organ ginjal. Hal ini disebabkan karena dehidrasi berat akan mengurangi sirkulasi volume darah ke ginjal dan pada akhirnya akan merusak fungsi organ. Rusaknya fungsi organ ginjal akan menimbulkan berbagai macam penyakit ginjal salah satunya adalah cedera ginjal akut. Metode: Penelitian ini merupakan jenis survey, yang bersifat deskriptif yaitu untuk mengetahui jumlah urine pada Mahasiswa Poltekkes Kemenkes Bengkulu Jurusan Promosi Kesehatan. Sampel penelitian adalah mahasiswa tingkat satu Jurusan Promosi Kesehatan Poltekkes Kemenkes Bengkulu sebanyak 94 orang dengan menggunakan teknik sitematik random sampling. Data primer dikumpulkan melalui penugasan penampungan urine selama 24 jam, pengukuran tekanan darah, tinggi badan, berat badan dan nadi dilakukan di kelas. Data diolah dengan teknik analisis deskriptif dan korelasi. Hasil dan Pembahasan: Hasil Uji Korelasi Terdapat hubungan tekanan darah diastole dengan jumlah urine selama 24 jam, tidak ada hubungan frekuensi denyut nadi, tekanan darah Systolik dan indeks masa tubuh dengan jumlah urine. Ada hubungan denyut nadi dengan tekanan darah diastolic. Tidak ada hubungan denyut nadi dengan indeks masa tubuh . tidak ada hubungan tekanan darah baik sistolik maupun diastolic dengan indeks masa tubuh. Kesimpulan: Terdapat hubungan tekanan darah diastole dengan jumlah urine selama 24 jam, ada hubungan denyut nadi tekanan darah dan tidak ada hubungan frekuensi denyut nadi, tekanan darah systolik dan indeks masa tubuh dengan jumlah urine. Untuk menjaga pola hidup sehat terkhusus menjaga hidrasi tetap stabil dianjurkan nengkosumsi air minum pria untuk mengkonsumsi 3 liter (13 gelas) dan perempuan mengkonsumsi 2,2 liter (9 gelas) dari total minuman dalam sehari, untuk menghindari terjadinya dehidrasi dan gangguan ginjal
HUBUNGAN STATUS GIZI IBU DAN RIWAYAT KUNJUNGAN ANTENATAL CARE DENGAN KEJADIAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH (BBLR)
Pendahuluan: Berat badan lahir rendah merupakan masalah kesehatan global yang signifikan, terutama di negara berkembang. Kejadian berat badan lahir rendah di Indonesia masih tinggi, dengan prevalensi yang bervariasi antar provinsi. Faktor yang memengaruhi berat badan lahir rendah antara lain status gizi ibu dan kunjungan perawatan antenatal, yang dapat mempengaruhi perkembangan janin selama kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara status gizi ibu dan keteraturan kunjungan antenatal dengan kejadian berat badan lahir rendah pada ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Cipadung, Kota Bandung. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan populasi ibu hamil yang melahirkan bayi usia 37-40 minggu di wilayah tersebut. Sampel terdiri dari 94 responden yang dihitung menggunakan metode One Sample dan diambil secara simple random sampling. Variabel dependen adalah kejadian berat badan lahir rendah, dan variabel independen adalah status gizi ibu dan riwayat kunjungan antenatal. Data dianalisis menggunakan uji chi-square dengan tingkat signifikansi 5%. Hasil dan Pembahasan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa status gizi ibu berhubungan signifikan dengan kejadian berat badan lahir rendah (p = 0,0001, OR = 6,000), dan kunjungan antenatal, juga berhubungan signifikan dengan kejadian berat badan lahir rendah (p = 0,006, OR = 4,333). Kesimpulan: Status gizi ibu dan keteraturan kunjungan antenatal, memiliki pengaruh signifikan terhadap kejadian berat badan lahir rendah. Oleh karena itu, peningkatan pengetahuan ibu tentang gizi yang baik dan pentingnya kunjungan antenatal, yang teratur sangat diperlukan untuk mencegah kejadian berat badan lahir rendah
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP TENTANG PERSONAL HYGIENE DENGAN KEJADIAN SKABIES
Pendahuluan: Skabies adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh infeksi parasit dan sering kali dipengaruhi oleh faktor kebersihan pribadi serta pengetahuan dan sikap seseorang. Di Indonesia, meskipun prevalensi skabies mengalami penurunan, penyakit ini masih menjadi masalah kesehatan yang signifikan, terutama di daerah dengan sanitasi rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan dan sikap tentang personal hygiene dengan kejadian scabies. Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah cross-sectional. Sampel penelitian terdiri dari 83 responden yang dipilih melalui simple random sampling di Wilayah Kerja Puskesmas Cibiru, Kota Bandung. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah kejadian skabies, sementara variabel independen yang diteliti adalah pengetahuan dan sikap terkait personal hygiene. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji chi-square. Hasil dan Pembahasan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan rendah tentang skabies berhubungan signifikan dengan tingginya kejadian skabies (p = 0,001, OR = 7,313). Selain itu, sikap negatif terhadap kebersihan pribadi juga berhubungan dengan peningkatan risiko skabies (p = 0,024, OR = 3,467). Pengetahuan dan sikap yang buruk terkait kebersihan pribadi meningkatkan kemungkinan terjadinya skabies. Kesimpulan: Pengetahuan dan sikap yang baik tentang personal hygiene berperan penting dalam mencegah skabies. Oleh karena itu, penting untuk meningkatkan edukasi kesehatan tentang kebersihan pribadi di masyarakat, terutama di wilayah berisiko tinggi
Penguatan Pentingnya Pendidikan Dalam Memutus Mata Rantai Kemiskinan
Education plays an important role in shaping the character and future of children. Poverty is a phenomenon that has become a major problem for many countries; both developed and developing countries. Poverty has always been a part of the social dynamics of society which is sunnatullah as well as a “disease” that must be cured through various approaches and development policies. This activity aims to provide motivation and understanding of the importance of education. By using descriptive qualitative methods / data collection by means of interviews, documentation and direct observation. The results of this community service are an increase in motivation in the children of Bina Remaja Harapan Bengkulu Orphanage
Utilization Of Technology In Ethnomathematics-Based Geogebra Learning Media
This study aims to analyze the effectiveness of utilizing GeoGebra technology as a mathematics learning medium integrated with ethnomathematics concepts in enhancing students' understanding of geometry material. The background of this research is based on low student interest and learning outcomes in mathematics subjects, particularly geometry, as well as the need to integrate local culture in learning to create more meaningful contexts. The research method used is Systematic Literature Review (SLR) to review existing literature on the use of technology in ethnomathematics-based learning. A total of 15 relevant articles from the last 5 years were selected and analyzed using SLR to determine technology opportunities in creating culturally-based learning media. The article selection process used strict inclusion and exclusion criteria, with searches through academic databases such as Google Scholar using keywords "ethnomathematics", "GeoGebra", "technology", and "mathematics education". The findings from the literature review indicate that digital technology, particularly GeoGebra, has great potential in developing mathematics learning media. The articles analyzed consistently report improvements in learning interest, conceptual understanding, and appreciation of local culture when technology is used as a bridge between formal mathematics and ethnomathematics