E-Jurnal Universitas Tunas Husada Tasikmalaya
Not a member yet
    22393 research outputs found

    For the Environment: An Assessment of Recent Military Intervention in Informal Gold Mining Communities in Ghana

    No full text
    This article reflects critically on the impacts of the recent ban on artisanal and small-scale mining (ASM) – low-tech, labour-intensive mineral extraction and processing – in Ghana. Government officials claimed that a ban was necessary because the country’s ASM activities, most of which are found in the informal economy, pose a serious threat to local waterbodies and that security forces were needed for its enforcement. It is argued here, however, that projecting the ban and associated military intervention as actions taken specifically to protect the environment has helped the government escape scrutiny over its choice of strategy to combat illegal mining. Perhaps more importantly, it has masked what may be the real reasons behind these moves: 1) to help the government regain control of the purchasing side of an ASM sector that is now heavily populated and influenced by foreigners; and 2) to put it in an improved position to demarcate parcels of land to the multinational mineral exploration and mining companies that supply it with significant quantities of revenue in the form of taxes, royalties and permit fees

    GAMBARAN OBESITAS, HIPERTENSI DAN DIABETES MELLITUS MAJLIS TAKLIM PIMPINAN CABANG AISYIYAH KECAMATAN MANGKUBUMI KOTA TASIKMALAYA

    Get PDF
    Penyakit Tidak Menular masih merupakan penyebab kematian terbesar secara global. Beberapa di antaranya adalah obesitas, hipertensi dan Diabetes Mellitus (DM). Penyakit tersebut jika dibiarkan dapat menimbulkan komplikasi yang mengakibatkan meningkatnya angka morbiditas dan mortalitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran obesitas, hipertensi dan DM anggota Majlis Taklim Pimpinan Cabang Aisyiyah Kecamatan Mangkubumi Kota Tasikmalaya.Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah studi deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Adapun populasi pada penelitian ini adalah ibu-ibu anggota Majlis Taklim Pimpinan Cabang Aisyiyah Kecamatan Mangkubumi Kota Tasikmalaya sebanyak 37 orang. Untuk metode pengambilan sampel yakni total sampling.  Hasil penelitian dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar Indeks Massa Tubuh (IMT) responden berada pada kategori gemuk berat sebanyak 17 orang (45,9%), tekanan darah sistolik dan diastolik sebagian besar berada pada kategori pra hipertensi sebanyak 14 (37,8%), gula darah sebagian besar berada pada kategori normal sebanyak 32 orang (86,5%). Dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa sebagian besar responden mengalami obesitas dan hipertensi. Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka sangat penting untuk melaksanakan upaya pendidikan kesehatan untuk menurunkan berat badan dan mengendalikan tekanan darah supaya terhindar dari komplikasi yang serius

    FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPATUHAN PENGOBATAN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI RUMAH SAKIT SWASTA KARAWANG

    Get PDF
    ABSTRACT Type 2 diabetes holds 90-95% of the total population of diabetes in the world. The prevalence of DM as a global problem increases yearly, both in the world and in Indonesia. Indonesia is ranked 5th as the most significant DM sufferer in the world. One of the causes of the increase in DM morbidity and mortality in Indonesia is patient non-adherence in treatment. Several factors of non-compliance in taking DM drugs are gender, education level, and polypharmacy. This study aimed to determine whether gender and level of education affect the treatment of type 2 DM in a private hospital in Karawang. MMAS 8 questionnaire was used to see the status of medication adherence. Analysis of factors related to compliance to type 2 DM treatment at Karawang Hospital was carried out using the chi-square test with a 95% confidence level. In this study, 23 patients (23%) with high adherence were reported and 77 patients (77%). Factors that influence the treatment of Type 2 Diabetes Mellitus at the Karawang Private Hospital is gender (p-value 0.027).Keywords: DM type 2, Adhrence, Risk factors, MMAS-8 ABSTRAK DM tipe 2 memegang 90-95% dari keseluruhan populasi penderita DM di dunia. Prevalensi DM selaku permasalahan global terus meningkat dari tahun ke tahun, baik di dunia maupun di Indonesia. Indonesia menempati peringkat ke-5 sebagai penyandang DM terbesar di dunia. Salah satu penyebab peningkatan angka morbiditas dan mortalitas DM di Indonesia adalah ketidakpatuhan pasien dalam pengobatan. Beberapa faktor ketidakpatuhan dalam mengkonsumsi obat DM adalah jenis kelamin, tingkat pendidikan, dan polifarmasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah jenis kelamin, tingkat pendidikan merupakan faktor yang mempengaruhi pengobatan DM tipe 2 di RS swasta Karawang. Untuk melihat tingkat kepatuhan minum obat digunakan kuesioner MMAS-8. Analisis faktor yang berhubungan dengan kepatuhan pengobatan DM tipe 2 di RS Karawang dilakukan menggunakan uji chi square dengan taraf kepercayaan 95%. Pada penelitian ini, dilaporkan pasien dengan kepatuhan tinggi sebanyak 23 pasien (23%) dan pasien dengan kepatuhan rendah sebanyak 77 pasien (77%). Faktor yang mempengaruhi pengobatan Diabetes Melitus Tipe 2 di Rumah Sakit Swasta Karawang adalah jenis kelamin (p-value 0,027).Kata kunci: DM Tipe 2, Kepatuhan, Faktor risiko, MMAS-

    Pengembangan Formula Sabun Cair Anti Keputihan dari Ekstrak Daun Alamanda (Allamanda cathartica L.) dan Uji Aktivitasnya terhadap Candida albicans

    Get PDF
    This study aimed to formulate an anti-leucorrhoea liquid soap containing Allamanda cathartica L. leaf extract and to test its activity against Candida albicans. The maceration method was used to extract Allamanda cathartica L. leaves using 96% ethanol. The extract was used as a replacement for synthetic active ingredients in the anti-leucorrhoea liquid soap. After testing for minimum inhibitory concentration, the Allamanda cathartica L. leaf extract was formulated into formulas I, II, and III. The results of the organoleptic evaluation, pH, viscosity, foam stability, and microbial contamination showed that all three formulas met the predetermined requirements. The antifungal activity test on the preparation with 20% Allamanda cathartica L. leaf extract concentration showed the best results in formula III, with a inhibition diameter of 18.36 ± 0.38 mm against Candida albicans. The results of hedonic testing using the Kolmogorov-Smirnov analysis showed that overall, the panelists rated the shape, fragrance, and astringent impression positively, while on the parameter of foaminess, the panelists gave a negative rating. Keywords: anti-leucorrhoea liquid soap, Allamanda cathartica L. leaf extract, Candida albicans, antifungal activity

    Pemberdayaan Masyarakat dalam Pencegahan Stunting Desa Aenganyar Kec. Giligenting Kab. Sumenep

    No full text
    Stunting merupakan salah satu masalah kesehatan yang serius di Indonesia, terutama di daerah pedesaan. Stunting dapat memiliki dampak jangka panjang pada pertumbuhan dan perkembangan anak, serta meningkatkan risiko terjadinya penyakit kronis di masa dewasa. Pemberdayaan masyarakat dalam pencegahan stunting harus melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, tenaga kesehatan, tokoh masyarakat, dan keluarga. Hal ini dapat dilakukan dengan melakukan peningkatan akses terhadap layanan kesehatan, gizi, dan sanitasi yang berkualitas di desa Aenganyar. Tenaga kesehatan juga memiliki peran penting dalam pemberdayaan masyarakat. Mereka dapat memberikan edukasi dan pelatihan kepada masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang, pengenalan MP-ASI, dan pentingnya pola makan yang sehat. Selain itu, mereka juga dapat melakukan monitoring dan evaluasi terhadap status gizi anak-anak di desa Aenganyar. Keluarga perlu menyadari pentingnya pencegahan stunting dan mengadopsi pola makan yang sehat dan bergizi bagi anak-anak mereka. Selain itu, mereka perlu mengakses dan layanan kesehatan yang berkaitan dengan pencegahan stunting, seperti imunisasi, pemberian ASI eksklusif, dan pemberian makanan pendamping ASI. Dengan melakukan upaya pemberdayaan masyarakat dalam pencegahan stunting di desa Aenganyar, diharapkan dapat mengurangi prevalensi stunting di daerah tersebut. Hal ini berdampak positif pada pertumbuhan dan perkembangan anak-anak di desa Aenganyar, serta meningkatkan kualitas hidup dan masa depan mereka

    Pengembangan Sediaan Masker Gel Peel-Off Ekstrak Etanol Daun Mengkudu (Morinda Citrifolia L) Yang Memiliki Aktivitas Antibakteri Propionibacterium Acnes

    No full text
    Daun mengkudu (Morinda citrifolia L) mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, tanin dan saponin yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri Propionibacterium acnes. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui aktivitas antibakteri dari ekstrak daun mengkudu (Morinda citrifolia L) dan sediaan masker gel peel-off ekstrak daun mengkudu dalam mencegah pertumbuhan bakteri Propionibacterium acnes, untuk mengetahui formula dari ekstrak daun mengkudu (Morinda citrifolia L) menjadi sediaan masker gel peel-off, dan untuk mengetahui evaluasi sediaan masker gel peel-off ekstrak daun mengkudu. Metode uji antibakteri dilakukan menggunakan metode difusi sumuran. Konsentrasi ekstrak yang digunakan yaitu 10%, 15%, dan 20% memiliki zona hambat sebesar 7,30;10,89 dan 13,92mm. Konsentrasi ekstrak kemudian dibuat sediaan masker gel peel-off F1(10%), F2 (15%) dan F3 (20%) memiliki zona hambat 3,13;5,36; dan 7,70 mm. Sediaan masker gel peel-off ekstrak daun mengkudu (Morinda citrifolia L) memenuhi syarat evaluasi sediaan pada uji organoleptik, uji homogenitas, uji waktu mengering, uji daya sebar, uji pH, dan uji viskositas. Data yang diperoleh dianalisis dengan One Way ANOVA dengan hasil <0,05 yang berarti terdapat perbedaan signifikasi antara masing-masing perlakuan

    Sintetis Nanoplatelet Berbahan Dasar Kulit Jengkol Aplikasinya Sebagai Adsorben Amoksisilin

    No full text
    Penggunaan antibiotik amoksisilin secara berlebihan dapat mencemarkan lingkungan. Salah satu metode yang digunakan untuk mengurangi konsentrasi adalah metode adsorpsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik dari arang aktif kulit jengkol, karakterisasi dengan nanoplatelet, kinetika adsorpi dan isoterm. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode batch. Berdasarkan gugus fungsi diketahui bahwa adanya gugus nanoplatelet di 1.099, analisis morfologi arang aktif kulit jengkol nanoplatelet terbentuk adanya kepingan (grephene), untuk analisisis kristalitas terbentuk amorf, mekaniseme adsorpi menggunakan persamaan pseudo orde dua (Ho) dengan nilai R2 = 0,9966. Isoterm adsopsi mengikuti persamaan Freundlich dengan nilai R2 = 0,9561

    Aktivitas Insulin-Sensitizer Kulit Buah Pisang Ranggap (Musa troglodytarum L.) pada Tikus Wistar Jantan

    No full text
    Pendahuluan: Jenis diabetes melitus (DM) dengan prevalensi terbanyak adalah diabetes dengan kondisi resistensi insulin (DM tipe 2). Salah satu upaya untuk menekan angka kejadian penyakit tersebut adalah pemenuhan ketersediaan modalitas terapi yang dapat diproduksi secara mandiri dengan memanfaatkan sumber daya alam. Pisang ranggap (Musa troglodytarum L.) merupakan salah satu tanaman yang tumbuh di Indonesia memiliki potensi tersebut. Kulit buahnya mengandung flavonoid yang dapat menurunkan kadar glukosa darah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas insulin-sensitizer kulit buah pisang ranggap dalam mengendalikan kadar glukosa darah pada penyakit diabetes melitus. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental pre and post test control study. Hewan yang digunakan adalah tikus jantan jenis Wistar yang terbagi ke dalam 6 kelompok uji (n=3), kelompok kontrol normal, kontrol negatif, kontrol positif (metformin 45 mg/kgBB), dan 3 kelompok dosis ekstrak etanol kulit buah pisang ranggap (500, 750, dan 1000 mg/kgBB). Induksi resistensi insulin dilakukan dengan pemberian emulsi tinggi lemak selama 21 hari pada masing-masing kelompok, kecuali kelompok normal. Pada hari ke 22, bahan uji diberikan berdasarkan pengelompokannya secara oral selama 7 hari. Tes toleransi insulin dilakukan pada hari ke 29 untuk menilai aktivitas insulin-sensitizer setelah pemberian perlakuan. Data yang diperoleh dianalisis secara statistik dengan metode analisis varian satu arah menggunakan software SPSS 16.0. Hasil: Hasil pengujian menunjukkan terjadinya peningkatan sensitivitas insulin yang signifikan pada semua kelompok tikus yang diberi ekstrak etanol kulit buah pisang ranggap (p≤0,05). Nilai Konstanta Tes Toleransi Insulin (KTTI) pada ketiga kelompok dosis ekstrak etanol kulit buah pisang ranggap lebih besar dibandingkan kelompok kontrol tikus resistensi insulin, berturut-turut nilainya adalah 92,22; 88,53; 89,14, dan 49,11. Kesimpulan: Ekstrak etanol kulit buah pisang ranggap pada dosis 500, 750 dan 1000 mg/kgBB memiliki potensi untuk mengendalikan kadar glukosa darah dengan cara meningkatkan sensitivitas insulin

    Analisis Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil Terhadap Obat Pada Kehamilan Di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Soekardjo Tasikmalaya

    No full text
    Kehamilan didefinisikan sebagai pembuahan atau peleburan sperma dan sel telur yang dilanjutkan dengan nidasi dan implantasi. Sekitar 303.000 wanita meninggal akibat kehamilan, sekitar 2,7 juta bayi meninggal dalam 28 hari pertama, dan 2,6 juta lahir mati. Penyebab langsung paling umum dari cedera dan kematian ibu adalah kehilangan darah yang berlebihan, infeksi, hipertensi, aborsi yang tidak aman, cacat lahir dan penyebab tidak langsung seperti anemia, malaria, dan penyakit jantung (WHO, 2016). Obat untuk beberapa kasus seperti hipertensi, asma, epilepsi, infeksi dll tetap diperlukan terhadap penggunaan obat pada wanita hamil seperti seperti penggunaan vitamin dan mineral lebih banyak dibutuhkan ibu hamil daripada orang normal. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan ibu hamil tentang pemberian obat selama kehamilan di RSUD dr Soekardjo Tasikmalaya. Metode dalam penelitian ini dilakukan secara observasional analitik melalui pendekatan langsung pada pasien dengan desain rancangan penelitian secara cross sectional melalui survey dengan instrumen kuesioner . Hasil uji Chi Square menyatakan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara variabel demografi pasien wanita hamil yang dirawat di RSUD dr Soekardjo Tasikmalaya. Hasil uji T-Test menyatakan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan antara pre-test dan post-test dengan nilai rata-rata pre test adalah 46,07 dan post test 71,63 dengan nilai p=value 0,000 <0,05. Hasil menyatakan bahwa nilai koefisien korelasi sebesar 0,469 yang artinya kekuatan korelasi tersebut memiliki hubungan yang cukup (0,26 – 0,50). Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa terdapat peningkatan yang cukup setelah diberikan edukasi dengan nilai rata-rata pre-test 46,07 dan post-test 71,63

    GAMBARAN PSYCHOLOGICAL WELL BEING ORANG TUA YANG MEMILIKI ANAK THALASEMIA MAYOR

    Get PDF
    Latar Belakang. Thalasemia merupakan salah satu penyakit kronis yang memerlukan perawatan intens. Peningkatan intensitas dan beban perawatan orang tua yang memiliki anak dengan thalasemia mayor berkorelasi negatif dengan tingkat psychological well being orang tua. Sehingga semakin tinggi intensitas dan beban perawatan maka psychological well being orang tua akan semakin rendah, begitu pun sebaliknya. Selain itu, psychological well being orang tua yang memiliki anak dengan thalasemia mayor dapat berpengaruh terhadap kualitas hidup anak. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran psychological well being orang tua yang memiliki anak thalasemia mayor di RS TNI AD Tk. IV Guntur. Metode. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kuantitatif dan dilakukan pada populasi orang tua yang datang ke Ruangan Thalasemia RS TNI AD TK. IV Guntur sebanyak 82 orang. Sampel menggunakan total sampling technique dengan tingkat partisipasi 60,97% sehingga didapatkan 50 orang tua dari total populasi. Penelitian ini menggunakan instrumen berupa kuesioner Psychological Well Being Scale (PWBS) versi 37 item dari Carol D. Ryff 1989. Hasil. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa psychological well being orang tua yang memiliki anak thalasemia mayor di RS TNI AD Tk. IV Guntur berada pada kategori tinggi (56%). Walaupun psychological well being orang tua berada pada kategori tinggi, namun masih ditemukan beberapa orang tua yang mengalami permasalahan dari setiap dimensi psychological well being. Diperlukan peran perawat untuk memberikan edukasi, dukungan emosional, dan konseling yang bertujuan untuk mempertahankan dan meningkatkan psychological well being orang tua yang memiliki anak thalasemia mayor. Simpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tingkat psychological well being orang tua yang memiliki anak thalasemia mayor di RS TNI AD Tk. IV Guntur, yaitu tinggi atau baik

    784

    full texts

    22,393

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Jurnal Universitas Tunas Husada Tasikmalaya
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇