E-Jurnal Universitas Tunas Husada Tasikmalaya
Not a member yet
    22393 research outputs found

    PENENTUAN PROFIL KROMATOGRAFI LAPIS TIPIS, KADAR FENOLIK TOTAL, DAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DARI EKSTRAK DAUN GEDI (Abelmochus manihot L.)

    Get PDF
    Daun gedi (Abelmochus manihot L.) merupakan tumbuhan tropis dari famili Malvaceae yang sudah dimanfaatkan sebagai herbal sejak lama. Kandungan metabolit sekunder dari daun gedi diantaranya adalah fenolik, flavonoid, tanin, dan steroid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui parameter spesifik dan non spesifik, profil kromatografi lapis tipis (KLT), kadar fenolik dengan menggunakan metode Folin-Ciocalteu, juga aktivitas antioksidan dari ekstrak daun gedi dengan menggunakan metode 2,2-difenil-1-pikrilhidrazil (DPPH). Dari hasil penelitian didapatkan bahwa parameter spesifik dan non spesifik dari ekstrak daun gedi sudah memenuhi standar yang berlaku, yaitu Farmakope Herbal Indonesia.  Profil KLT ekstrak daun gedi teridentifikasi memiliki metabolit sekunder alkaloid, polifenol, flavonoid, tanin, saponin, dan steroid. Kadar senyawa fenolik dari daun gedi sebesar 38,33 mg GAE/g. Sedangkan ekstrak daun gedi termasuk memiliki aktivitas antioksidan dengan kategori kuat yang memiliki nilai IC50 sebesar 17,46 pp

    AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL 96% DAUN BAKAU (Rhizopora apiculata Blume) TERHADAP BAKTERI Streptococcus mutans MENGGUNAKAN METODE DIFUSI CAKRAM

    Get PDF
    Hasil riset kesehatan dasar menyebutkan 57,6% penduduk Indonesia mengalami permasalahan gigi dan mulut, salah satunya karies gigi. Bakteri yang berperan dalam penyebab karies gigi Streptococcus mutans. Daun bakau (Rhizopora apiculata Blume) merupakan produk alam yang mengandung metabolit sekunder. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kandungan Hambat Minimum (KHM) antibakteri ekstrak etanol 96% daun mangrove (Rhizopora apiculata Blume) terhadap Streptococcus mutans.Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Sampel yang digunakan daun bakau (Rhizopora apiculata Blume) diekstraksi menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 96%. Pengujian aktivitas antibakteri menggunakan metode difusi cakram dengan berbagai konsentrasi pada media Nutrien Agar. Kontrol positif eritromisin dan data diolah dengan One Way Anova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol 96% daun bakau (Rhizopora apiculata Blume) mengandung metabolit sekunder flavonoid, alkaloid, tanin, saponin dan mempunyai aktivitas antibakteri terhadap bakteri Streptococcus mutans. Rata-rata konsentrasi terendah adalah 1000 ppm = 13,167 mm, dan tertinggi adalah 9000 ppm = 21 mm. Hasil uji One Way Anova signifikan. Minimum Inhibitory Level (MIC) yaitu dengan konsentrasi 1000 ppm dengan daya hambat sebesar 13,167 m

    PENYULUHAN MANFAAT JAMU UNTUK KESEHATAN BAGI MASYARAKAT DAN PELAJAR DI KABUPATEN KARAWANG

    No full text
    Jamu merupakan obat tradisional Indonesia yang telah banyak digunakan masyarakat dalam upaya peningkatan kesehatan baik kuratif, promotif, preventif dan rehabilitatif. Jamu memiliki kelebihan dan kekurangan, namun masyarakat bisa memaksimalkan manfaatnya selama memiliki informasi yang benar tentang cara penggunaan jamu dan memilih jamu yang baik. Pelajar merupakan agent of change yang dapat menjadi duta informasi baik di keluarga ataupun lingkungan, oleh karena itu maka dilakukan penyulusan tentang manfaat Jamu untuk kesehatan bagi masyarakat dan pelajar di Karawang. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan wawasan kepada masyarakat dan pelajar tentang manfaat jamu dan cara memilih jamu yang baik. Kegiatan ini dilaksanakan di tanggal 31 Maret 2022 secara online menggunakan Zoom Meeting dan Youtube Streaming. Peserta yang mengikuti kegiatan sejumlah 57 orang berasal dari masyarakat dan pelajar (siswa dan mahasiswa)

    Sosialisasi Media Informasi Kebutuhan Gizi Harian Pada Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Mandomai

    No full text
    In serving the local community, the Mandomai Health Center Technical Implementation Unit (UPT) does not only handle the treatment of sick people, but also usually handles complaints from people who are malnourished. All types of food contain different composition of nutrients. The human body will experience malnutrition if it consumes less nutritious food. It is very important to choose a variety of foods according to the body\u27s nutritional needs so that you do not experience a deficiency or excess of nutrients which can cause various diseases, such as malnutrition, obesity, hypertension, diabetes, and other diseases. In order to help the UPT staff at the Mandomai Health Center and the surrounding community in understanding the calculation of nutritional needs and recommendations for a balanced diet, an information application will be disseminated, especially one based on Android mobile in the form of a system that will present information on daily nutritional needs, namely Media Information on Daily Nutritional Needs which will be socialized to UPT Puskesmas Mandomai staff and the surrounding community

    SOSIALISASI DAN PENDAMPINGAN PEMBUATAN SABUN CUCI TANGAN (CAIR) DARI LIMBAH MINYAK GORENG BEKAS BAGI IBU RUMAH TANGGA KELURAHAN JAYAMUKTI

    No full text
    Cooking oil that is used repeatedly can be harmful to human health, but if it is disposed of carelessly it can pollute the environment, such as contamination of sewers, clean water and ground water and so on. So it is necessary to process used cooking oil into useful products. This service activity aims to equip residents with the ability to process cooking oil waste which was previously waste that polluted the environment. This service activity includes five stages, namely planning, coordination, socialization, assistance in making laundry soap products and evaluation and follow-up. The results of this community service activity are liquid laundry soap products that can be used to wash hands or wash dishes. The evaluation results of PkM activities were obtained from the input of several PkM participants, so it is necessary to try out the production of liquid soap on a larger scale, such as using used cooking oil waste in the neighborhood community or community association, so that it can be used as a productive activity for housewives who want to develop a business. or produce liquid soap for use independently. Liquid soap products that are used are safer because they do not add various kinds of chemicals

    PENYULUHAN PENGGUNAAN OVITRAP PADA IBU RUMAH TANGGA SEBAGAI UPAYA PENGENDALIAN VEKTOR DBD

    No full text
     ABSTRACTCases of dengue fever in Indonesia occur every year; therefore, efforts are needed to overcome them. One of the efforts to overcome fever can be done by increasing public awareness of prevention by practicing the CDB movement (Closing, Draining, and Burying). In addition to these efforts, there are also other efforts, namely using ovitrap as a mosquito population control method. Our community service activity aims to increase the knowledge of respondents (housewives) to control the mosquito population, a vector of dengue fever. The method used is to provide counseling about the vectors of dengue fever, Aedes sp. breeding places, and how to use ovitrap on a household scale as an effort to reduce the population of mosquitoes transmitting dengue fever, Aedes aegypti. The achievement of increasing the knowledge of the respondents was carried out by conducting a pre-test and post-test so that the number of correct answers from respondents could be compared. The results of this activity indicated that there was an increase in residents\u27 knowledge of the types of mosquito vectors for dengue fever, the mosquito vector life cycle of dengue fever, the characteristics of mosquito breeding sites for dengue fever vectors, and the movement to prevent the transmission of dengue fever.ABSTRAKKasus penyakit demam berdarah di Indonesia terjadi setiap tahun, oleh karena itu diperlukan upaya untuk penanggulangannya. Salah satu upaya penanggulangan penyakit demam dapat dilakukan dengan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam melakukan pencegahan dengan mempraktekkan gerakan 3M (menutup, menguras, dan mengubur). Selain upaya tersebut terdapat terdapat pula upaya lainnya yaitu dengan menggunakan ovitrap sebagai salah satu metode pengendalian populasi nyamuk. Kegiatan pengabdian masyarakat yang kami bertujuan meningkatkan pengetahuan responden (ibu rumah tangga) dalam upaya pengendalian populasi nyamuk vektor penyakit demam berdarah. Metode yang dilakukan yaitu dengan memberikan penyuluhan mengenai vektor penular penyakit DBD, tempat perindukan Aedes sp., dan cara penggunaan ovitrap dalam skala rumah tangga sebagai upaya menurunkan populasi nyamuk penular demam berdarah dengue Aedes aegypti. Adapun capaian peningkatan pengetahuan responden dilakukan dengan melakukan pre test dan post test, sehingga jumlah jawaban benar dari responden dapat dibandingkan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan warga terhadap pengetahuan mengenai jenis nyamuk vektor penyakit demam berdarah; siklus hidup nyamuk vektor penyakit demam berdarah; karakteristik tempat perindukan nyamuk vektor penyakit demam berdarah; dan gerakan pencegahan penularan penyakit demam berdarah

    Aktivitas Antihiperurisemia Ekstrak Etanol Kulit Pisang Nangka (Musa paradisiaca L.) pada Tikus Putih Jantan Galur Wistar

    No full text
    Menurut World Health Organization (WHO), lebih dari 1370 individu di seluruh dunia mengalami kondisi artritis gout tingginya kadar asam urat dalam darah, yang disebabkan oleh kelebihan purin, dianggap sebagai ciri khas dari kondisi yang dikenal sebagai hiperurisemia. Kadar asam urat dapat diturunkan oleh metabolit sekunder seperti flavonoid, tanin, polifenol, terpenoid, monoterpen, dan seskuiterpen yang terdapat pada kulit pisang dan nangka. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah pemberian ekstrak etanol kulit pisang nangka (Musa paradisiaca L.) dapat menurunkan kadar asam urat pada tikus putih jantan yang disebabkan oleh kalium oksonat. Tikus dibagi menjadi 6 kelompok yaitu kontrol normal, allopurinol 4,5 mg/200 g BB Tikus kontrol positif, CMC Na 1% kontrol negatif, dosis 1 (17,5 mg/200 g BB Tikus), dosis 2 (35 mg/200 g BB Tikus), dan dosis 3 (70 mg/200 g BB Tikus). Konsentrasi asam urat diukur menggunakan teknik kolorimetri enzimatik dengan menggunakan kit reagen khusus untuk asam urat. Metode ini diukur secara kuantitatif menggunakan fotometer pada panjang gelombang 546 nm. Hasil analisis menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara ketiga dosis yang dibandingkan dengan kelompok kontrol negatif. Penurunan konsentrasi asam urat terbesar, yaitu sebesar 67%, terjadi pada dosis 3. Temuan penelitian menunjukan bahwa dosis 3 ekstrak etanol kulit pisang nangka mempunyai aktivitas menurunkan kadar asam urat yang lebih baik daripada dosis 1 dan dosis 2 pada tikus yang diinduksi kalium oksonat, karena mengandung senyawa metabolit sekunder yang diantaranya flavonoid, tanin, polifenol, terpenoid, monoterpen, dan seskuiterpen

    Studi Etnomedisin: Menelusuri Potensi Tumbuhan Obat Antipiretik dan Antidiare di Desa Selacai dan Desa Selamanik Kabupaten Ciamis

    No full text
    Indonesia merupakan negara yang kaya akan sumber daya alam (SDA). Terdapat 20.000 jenis tumbuhan obat dimana 1.000 jenis tumbuhan telah didokumentasi dan 300 jenis telah dimanfaatkan sebagai obat tradisional. Studi etnomedisin adalah cara yang digunakan untuk mendokumentasikan pemanfaatan tumbuhan obat oleh berbagai etnis dengan metode penelitian yang dapat diterima secara ilmiah. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui jenis tanaman, bagian yang digunakan, cara penyajian serta penggunaan tumbuhan obat sebagai antipiretik dan antidiare pada masyarakat Desa selacai dan Desa Selamanik Kabupaten Ciamis. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif dengan menggunakan teknik wawancara kepada informan penelitian dengan metode snowball sampling dan purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis tumbuhan yang paling banyak digunakan sebagai antipiretik adalah bawang merah (29,88%) dan antidiare adalah jambu biji (27,95%). Famili terbanyak yang digunakan untuk demam adalah Zingiberaceae (6,89%) dan untuk diare adalah Zingiberaceae (3,22%), bagian yang paling banyak digunakan untuk demam adalah daun (65,51%) dan untuk diare juga daun (59,31%), cara penyajian terbanyak yang digunakan untuk demam adalah ditumbuk (56,32%) untuk diare adalah direbus (54,51%) serta cara penggunaan terbanyak untuk kasus demam adalah dibalurkan (74,71%) sedangkan untuk diare adalah diminum (86,02%). Berdasarkan hasil tersebut, disimpulkan bahwa tumbuhan terbanyak yang digunakan untuk demam adalah bawang merah dan diare jambu biji. Famili terbanyak yang digunakan untuk demam dan diare adalah sama-sama Zingiberaceae, bagian tumbuhan terbanyak adalah sama-sama menggunakan daun, cara penyajian terbanyak yang digunakan untuk demam adalah ditumbuk sedangkan untuk diare direbus serta cara penggunaan terbanyak untuk demam adalah dibalurkan sedangkan untuk diare dengan cara diminum

    MEDIA PEMBELAJARAN AUDIO VISUAL PENGISIAN PARTOGRAF PADA MATA KULIAH ASUHAN KEBIDANAN PERSALINAN DAN BAYI BARU LAHIR

    Get PDF
    Pembelajaran yang efektif salah satunya dengan menggunakan media pembelajaran audio visual berupa video untuk pengajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk merancang media pembelajaran audio visual berupa video pengisian partograf agar memudahkan mahasiswa dalam mempelajari partograf dan lebih cepat memahami. Metode Penelitian ini menggunakan prosedur Research and Development (R&D) dengan model pengembangan Rowntree terdiri dari 3 tahapan yaitu tahap perencanaan, tahap pengembangan dan tahap penilaian. Responden terdiri dari mahasiswa D3 Kebidanan semester 4 dan 6 sebanyak 61 orang. Berdasarkan uji kelayakan aspek materi dengan rerata persentase sebesar 80% dalam kategori layak, aspek media dengan rerata persentase sebesar 82% dalam kategori sangat layak. Sehingga media ini siap dan sangat layak digunakan untuk pembelajaran pengisian partograf pada mata kuliah Asuhan Kebidanan Persalinan dan Bayi Baru Lahir. Hasil analisis penialian uji coba pada mahasiswa pada kategori Baik sebanyak 31 orang (51%). Video pengisian partograf perlu perbaikan penambahan penjelasan pada halaman belakang pada partograf

    PENAMBATAN SENYAWA ANTIVIRUS PADA RESEPTOR NON STRUCTURAL PROTEIN SEBAGAI AGEN TERAPETIK COVID-19

    Get PDF
    COVID-19 is a disease that attacks the human respiratory system, until now there is no medicine specifically recommended to treat COVID-19, but infected people should still get appropriate treatment to overcome the symptoms of COVID-19. Nsp10 plays an important role in viral transcription. The study aimed to look at the binding value of affinity, hydrogen bonds, and amino acid residues between antiviral compounds and Nsp 10 receptors. The methods used in this study are the molecular docking method using AutodockTools 1.5.6 program, and visualization of docking results using Discovery Studio Visualizer. Antiviral compounds used favipavir, remdesivir, chloroquine, oseltamivir, hydroxychloroquine, ribavirin, umifenovir, lopinavir and ritonavir. The receptors used in this study were 7L6T receptors. The analysis of docking results showed that umifenovir compounds have the lowest binding affinity compared to other antiviral compounds against 7L6T receptors of -6.43 kcal/mol, predictable to have more stable interactions. So that the umifenovir compound can be used as a candidate for COVID-19 treatment

    784

    full texts

    22,393

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Jurnal Universitas Tunas Husada Tasikmalaya
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇