E-Jurnal Universitas Tunas Husada Tasikmalaya
Not a member yet
22393 research outputs found
Sort by
SOSIALISASI STRATEGI SUKSES UMKM PEMASARAN DIGITAL DENGAN INSTAGRAM, SHOPEE DAN TIKTOK.
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berperan penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Namun, masih banyak pelaku UMKM di daerah yang menghadapi kendala dalam mengembangkan usahanya akibat keterbatasan pengetahuan tentang strategi pemasaran dan branding digital. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital serta memperkenalkan keterampilan dasar digital branding bagi pelaku UMKM di Dusun Sukaratu, Desa Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya. Metode kegiatan meliputi sosialisasi, diskusi interaktif, serta demonstrasi pembuatan logo menggunakan platform Canva sebagai bagian dari pembelajaran pemasaran digital. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya identitas visual dalampromosi produk secara daring. Peserta menjadi lebih percaya diri dalam membuat logo sederhana untuk produk mereka dan menggunakannya di media sosial sebagai bagian dari strategi branding. Kegiatan ini terbukti efektif dalam mendukung pemberdayaan UMKM lokal serta menjadi langkah konkret menuju transformasi ekonomi digital yang inklusif dan berkelanjutan
UJI STABILITAS SIFAT FISIK GEL EKSTRAK KULIT BUAH KOPI DAN PENENTUAN KADAR VITAMIN C SERTA ANTOSIANIN: STABILITY TEST OF THE PHYSICAL PROPERTIES OF COFFEE FRUIT PEEL EXTRACT GEL AND DETERMINATION OF THE LEVELS OF ACTIVE COMPOUNDS
Kulit buah kopi merupakan salah satu bagian dari buah kopi yang dapat dimanfaatkan sebagai kosmetik herbal. Kulit buah kopi termasuk limbah yang dihasilkan dari proses pengolahan kopi dan belum dimanfaatkan secara optimal. Padahal kulit buah kopi mengandung senyawa vitamin C dan antosianin yang berfungsi sebagai antioksidan dan bermanfaat bagi kulit. Untuk mempermudah penggunaannya, kulit buah kopi dapat di ekstraksi dan diformulasikan menjadi suatu sediaan farmasi, salah satunya adalah gel. Penelitian ini bertujuan untuk formulasi sediaan gel ekstrak kulit buah kopi dan melakukan uji stabilitas sediaan tersebut. Selain itu, juga menentukan kadar vitamin C dan antosianin dari sediaan gel yang paling stabil. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimental dengan tahapan : persiapan bahan, pembuatan ekstrak, pembuatan sediaan gel, uji stabilitas sifat fisik, analisis statistik, penentuan kadar vitamin C dan antosianin. Berdasarkan hasil uji stabilitas selama 3 bulan pada suhu ruang diketahui bahwa sediaan gel yang paling stabil adalah formula 4 dan formula 5. Formula 5 mempunyai kadar vitamin C dan antosianin tertinggi. Hal tersebut dikarenakan pada ekstrak 5 mengandung ekstrak kulit buah kopi tertinggi. Kadar vitamin C sediaan gel ekstrak kulit buah kopi sebanding dengan kadar vitamin C gel pembanding yang ada dipasaran. Sedangkan, kadar vitamin C sediaan gel ekstrak kulit buah kopi berbeda signifikan dengan kadar yang lebih tinggi dibandingkan vitamin C gel pembanding yang ada dipasaran.Salah satu tanaman yang berpotensi dapat dikembangkan menjadi kosmetik herbal adalah kopi. Proses pengolahan kopi sampai menghasilkan biji menghasilkan suatu limbah, seperti kulit buah. Kulit buah kopi mengandung senyawa vitamin C dan antosianin yang berfungsi sebagai antioksidan. Untuk memudahkan penggunaanya, kulit buah kopi dibuat menjadi ekstrak dan diformulasikan menjadi sediaan gel. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan ekstrak kulit buah kopi menjadi sediaan gel dan dilakukan uji stabilitas, serta menentukan kadar vitamin C dan antosianin dari sediaan gel yang paling stabil. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimental dengan tahapan persiapan bahan, pembuatan ekstrak, pembuatan sediaan gel, uji stabilitas, analisis statistik, penentuan kadar vitain C dan antosianin. Berdasarkan hasil uji stabilitas selama 3 bulan padasuhu ruang diketahui bahwa sediaan gel yang paling stabil adalah formula 4 dan formula 5. Formula 5 mempunyai kadar vitamin C dan antosianin tertinggi. Hal tersebut dikarenakan pada esktrak 5 mengandung ekstrak kulit buah kopi tertinggi. Kadar vitamin C sediaan gel ekstrak kulit buah kopi sebanding dengan kadar vitamin C gel pembanding yang ada dipasaran. Sedangkan, kadar vitamin C sediaan gel ekstrak kulit buah kopi berbeda signifikan dengan kadar yang lebih tinggi dibandingkan vitamin C gel pembanding yang ada dipasaran
Edukasi Pencegahan dan Penanganan Pediculosis pada Santriwati di Pondok Pesantren Raudlatul Musthofa Tulungagung
Community service is an activity that aims to help in resolving issue and generating positive feedback for community. Study Program of D4 Medical Laboratory Technology conducted a PkM activity at the Raudlatul Musthofa Islamic Boarding School in Rejotangan, Tulungagung, East Java. This target of event are santriwati. This PkM discusses about the issue of Pediculosis, especially in santriwati, because of this case, which is still quite prevalent in the Pondok environment. Pediculosis is an infection that is caused by Pediculosis humanus var. capitis. Pediculosis capitis can cause scalp infections and anemia in severe condition. This condition can disrupt the quality of learning and self confidence of student. The risk factors for Pediculosis infection are closely related to personal hygiene. Therefore, the perpuse of PkM is to increase awareness about how to prevent and manage of pediculosis. The activities carried out include distributing questionnaires and providing education to santriwati. According to the PkM results, 36 (90%) of the 40 santriwati tested n for Pediculosis, while 4 (10%) santriwati tested positive for it. Following the education, the santriwati knowledge level grew as well. This is evidenced by the post-test results, which improved over the pre-test results, with the percentage of accurate answers increasing from 70% to 80% in the post-test. Santriwati infested with head lice were treated with a lice comb. Prevention is achieved through socialization-based instruction. This practice is supposed to improve santriwati’s personal hygiene and hence reduce incidences of pediculosi
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI EDUKASI DAN PEMBUATAN TEH HERBAL PENURUN TEKANAN DARAH
Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan prevalensi tinggi di Indonesia dan menjadi penyebab utama morbiditas serta mortalitas akibat komplikasi kardiovaskular. Rendahnya kesadaran masyarakat terhadap gaya hidup sehat dan pemanfaatan tanaman obat menjadi faktor yang memperburuk kondisi ini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan dan pengelolaan hipertensi serta keterampilan dalam memanfaatkan bahan alam sebagai produk herbal antihipertensi. Kegiatan dilaksanakan di Desa Nanjung, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung dengan jumlah peserta sebanyak 32 orang yang terdiri dari kader PKK, karang taruna, perangkat desa, dan masyarakat umum. Metode kegiatan meliputi dua tahap, yaitu edukasi mengenai penyakit hipertensi dengan pendekatan partisipatif menggunakan media audiovisual, serta pelatihan pembuatan teh herbal berbahan dasar jahe (Zingiber officinale) dan kayu manis (Cinnamomum burmannii). Evaluasi efektivitas edukasi dilakukan menggunakan pretest dan post-test. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pengetahuan peserta, dengan nilai rata-rata pre-test sebesar 38,44 dan post-test sebesar 73,44. Peserta juga mampu mempraktikkan pembuatan teh herbal antihipertensi dengan baik dan memahami manfaat kesehatan dari bahan alam yang digunakan. Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan dan keterampilan masyarakat dalam pencegahan hipertensi melalui pemanfaatan tanaman obat lokal
INTEGRASI SERVICE LEARNING (SL) DAN PEMBERDAYAAN KOMUNITAS UNTUK AKSELERASI SDGS: MODEL PARTISIPATIF DARI PERGURUAN TINGGI ISLAM DI INDONESIA
Penelitian ini menganalisis integrasi Service Learning (SL) dan pemberdayaan komunitas dalam mempercepat pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) melalui praktik Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) berbasis partisipatif di Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi. Program ini dilaksanakan oleh LP2M IAI Yasni Bungo bekerja sama dengan Bungo SDGs Center sebagai mitra strategis pemerintah daerah. Pendekatan Participatory Action Research (PAR) dan Asset-Based Community Development (ABCD) digunakan untuk mengembangkan model kolaborasi Pentahelix antara kampus, pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan media. Hasil menunjukkan bahwa integrasi SL menghasilkan pembelajaran transformatif bagi mahasiswa serta dampak nyata bagimasyarakat, berupa peningkatan kapasitas UMKM, penguatan jejaring kolaboratif SDGs, dan tumbuhnya kesadaran keberlanjutan berbasis nilai-nilai Islam. Secara teoretis, penelitian ini menegaskan relevansi Service Learning sebagai strategi pendidikan tinggi Islam untuk menjembatani proses akademik dengan pembangunan berkelanjutan di tingkat lokal
PENGUATAN LITERASI FARMASI REMAJA MELALUI EDUKASI JENIS DAN BENTUK SEDIAAN NARKOBA DI SMA NEGERI 1 JATIWARAS
Penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja merupakan permasalahan serius yang berdampak luas terhadap kesehatan, sosial, dan pendidikan. Rendahnya literasi farmasi menyebabkan pelajar sulit membedakan antara obat legal dan narkoba yang disamarkan dalam berbagai bentuk sediaan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi farmasi remaja melalui edukasi jenis dan bentuk sediaan narkoba di SMA Negeri 1 Jatiwaras, Tasikmalaya. Metode pelaksanaan meliputi pre-test, penyampaian materi interaktif, diskusi kelompok, dan post-test. Sebanyak 60 siswa kelas XI dan XII berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan rata-rata skor pengetahuan dari 32% menjadi 74%, menandakan adanya peningkatan pemahaman sebesar 42 poin persentase. Secara kualitatif, siswa menunjukkan antusiasme tinggi dan kemampuan berpikir kritis yang lebih baik dalam mengenali sediaan narkoba. Pendekatan partisipatif berbasis visual terbukti efektif memperkuat literasi farmasi serta menumbuhkan sikap preventif terhadap penyalahgunaan narkoba. Kegiatan ini diharapkan menjadi model pembelajaran literasi farmasi berbasis sekolah yang dapat direplikasi di berbagai satuan pendidikan
PENDIDIKAN KESEHATAN SEBAGAI UPAYA PREVENTIF DALAM MENJAGA KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA
Kesehatan reproduksi pada remaja merupakan isu penting dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Beberapa permasalahan yang sering terjadi di Indonesia antara lain pernikahan dini, hubungan seksual pranikah, penyalahgunaan NAPZA, dan penularan HIV/AIDS. Berdasarkan data yang ada, permasalahan tersebut disebabkan oleh kurangnya pengetahuan remaja mengenai kesehatan reproduksi, yang berisiko terhadap praktik kesehatan yang tidak sehat. Salah satu upaya preventif untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan memberikan pendidikan kesehatan kepada remaja serta keluarga yang memiliki remaja. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan remaja mengenai Triad Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR). Metode yang digunakan adalah pemberian pendidikan kesehatan secara daring melalui aplikasi Zoom, dengan media presentasi Power Point dan penjelasan interaktif. Jumlah peserta kegiatan sebanyak 34 orang. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan skor rata-rata pre-test dan post-test menggunakan instrument berupa kuesioner yang dibagikan melalui Google Form. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor sebesar 2,94, yang mengindikasikan bahwa metode pendidikan kesehatan secara daring efektif dalam meningkatkan pengetahuan peserta mengenai Triad Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR)
DENYUT INOVASI, JANTUNG BANGSA: KONTRIBUSI HEART SMART GENERATION UNTUK INDONESIA EMAS
Penyakit kardiovaskular masih menjadi penyebab utama kematian di Indonesia, yang tidak hanya menyerang usia lanjut tetapi juga generasi muda akibat gaya hidup tidak sehat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran, khususnya di kalangan generasi muda, mengenai pentingnya menjaga kesehatan jantung melalui edukasi daring. Kegiatan ini dilaksanakan melalui platform Zoom dan melibatkan 48 peserta. Metode pengumpulan data meliputi pre-test dan post-test, observasi partisipatif, dokumentasi digital, serta kuesioner daring. Hasil analisis menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan peserta mengenai deteksi dini penyakit jantung, dengan 80% peserta menunjukkan pemahaman yang lebih baik mengenai hipertensi dan cara mengukur denyut nadi. Selain itu, 70% peserta berencana untuk meningkatkan frekuensi olahraga mereka setelah mengikuti kegiatan ini. Program ini juga berhasil meningkatkan literasi kesehatan digital, dengan 60% peserta merasa lebih percaya diri dalam menggunakan aplikasi kesehatan untuk memantau kesehatan jantung mereka. Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada peningkatan pengetahuan individu tetapi juga mendorong pemberdayaan komunitas melalui Heart Smart Challenge, yang mengajak peserta untuk membagikan aktivitas sehat mereka di media sosial. Diharapkan, kegiatan ini dapat menjadi langkah awal dalam membangun masyarakat yang lebih sehat dan berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045
TRANSFORMASI DIGITAL: LAYANAN PRODUK & PROMOSI UNTUK UMKM DI SMK KEHUTANAN SOBAT BUMI, KAWALU KOTA TASIKMALAYA
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang diselenggarakan oleh Program Studi Bisnis Digital Fakultas Teknologi dan Bisnis Universitas Bakti Tunas Husada ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital dan mendukung transformasi digital di kalangan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kelurahan Urug, Kawalu, Tasikmalaya. Kegiatan ini berfokus pada pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk strategi pemasaran dan promosi produk. Peserta yang terdiri dari petani, pemilik UMKM, dan masyarakat produktif mendapatkan pemahaman tentang cara menggunakan platform digital dan alat AI untuk memperluas pasar dan meningkatkan daya saing produk mereka. Program ini berhasil melibatkan peserta dalam diskusi interaktif dan demonstrasi praktis, sehingga mereka lebih memahami pentingnya transformasi digital dalam mendukung keberlanjutan usaha mereka. Hasil kegiatan ini menunjukkan adanya motivasi kuat dari masyarakat untuk terus memanfaatkan alat digital, memastikan kelanjutan dari inisiatif ini
SOSIALISASI PROGRAM WINGKO (WOLBACHIA ING KOTA) PADA SISWA SMK YAYASAN PHARMASI SEMARANG
Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan masalah kesehatan masyarakat yang menjadi fokus utama di Kota Semarang. Program Wolbachia Ing Kota Semarang (WINGKO) dikembangkan sebagai inovasi untuk mengendalikan penyebaran DBD dengan menggunakan nyamuk yang telah terinfeksi Wolbachia. Sosialisasi mengenai program ini menjadi kunci dalam meningkatkan pemahaman dan penerimaan masyarakat, termasuk di kalangan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas sosialisasi Program WINGKO dalam meningkatkan pengetahuan siswa SMK Yayasan Pharmasi Semarang. Kegiatan ini dilaksanakan pada 7 Maret 2025 dengan diikuti oleh 88 siswa di SMK Yayasan Pharmasi Semarang. Metode ceramah dan diskusi interaktif dipilih dalam sosialisasi ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah siswa perempuan lebih banyak dibandingkan siswa laki-laki. Selain itu, nilai rata-rata post-test lebih tinggi dibandingkan pre-test, yang menunjukkan bahwa sosialisasi ini efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa tentang Program WINGKO. Kesimpulan: Pendekatan ini dapat menjadi model edukasi yang efektif dalam meningkatkan kesadaran siswa terhadap inovasi kesehatan berbasis teknologi seperti Program WINGKO