Institut Penelitian Matematika Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE): Open Journal System
Not a member yet
11378 research outputs found
Sort by
PENGARUH FEE AUDIT FEE AUDIT, AUDIT DELAY, LEVERAGE, DEBT DEFAULT, AUDIT TENURE, TERHADAP OPINI AUDIT GOING CONCERN PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA
Opini audit going concern, pernyataan auditor yang menyatakan adanya atau tidak adanya keraguan terhadap kemampuan perusahaan untuk mempertahankan kelangsungan usahanya dalam jangka waktu yang wajar, biasanya satu tahun setelah tanggal laporan keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Fee audit, audit delay, audit tenure, leverage, debt default terhadap opini audit going concern perusahaan manufaktur yang terdaftar di bursa efek indonesia. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan objek penelitian yaitu perusahaan manufaktur yang terdaftar di bursa efek indonesia dan periode 2022-2024, untuk sampel yang diperoleh sebesar 114 sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Fee Audit tidak memiliki pengaruh terhadap opini audit going concern. Audit delay tidak memiliki pengaruh terhadap opini audit going concern. Leverage tidak memiliki pengaruh terhadap opini audit going concern. Debt default tidak memiliki pengaruh terhadap opini audit going concern. Audit tenure tidak memiliki pengaruh terhadap opini audit going concern. Fee audit, audit delay, leverage, debt default dan audit tenure memiliki pengaruh terhadap opini audit going concern pada perusahaan sektor manufaktur yang terdaftar di BEI 2022-202
PENGARUH CITRA PERUSAHAAN, PERSEPSI HARGA DAN KEPERCAYAAN TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN(STUDI PADA USAHA JASA SERVIS BENGKEL MOTOR AHASS AW SEMARANG)
Studi ini ditujukan untuk menguji serta menganalisis berdasarkan empiris bagaimana hubungan pengaruh citra perusahaan, persepsi harga dan kepercayaan terhadap kepuasan pada pelanggan Bengkel Ahass AW Semarang dengan responden yang dilibatkan sebanyak 90 individu, dengan usia 17 tahun ke atas. Penelitian ini memilih metode kuantitatif untuk pengumpulan data sampel dengan menerapkan purposive sampling di mana sampel dipilih melalui pertimbangan tertentu. Tahap pengumpulan data dilaksanakan dengan membagikan kuesioner berbentuk kertas fisik langsung kepada pelanggan di lokasi Bengkel Ahass AW Semarang. Pengolahan data dilaksanakan menggunakan metode kuantitatif, yang meliputi pengujian instrumen seperti uji validitas dan uji reliabilitas. Setelah instrumen teruji, analisis regresi berganda digunakan untuk menguji hipotesis. Pengujian ini melibatkan uji F, koefisien determinasi (R2), dan uji t guna mengidentifikasi dampak dan pengaruh dari setiap variabel. Temuan dari studi ini membuktikan adanya keterkaitan dari citra perusahaan memberikan dampak dan pengaruh positif terhadap kepuasan, persepsi harga tidak berpengaruh terhadap kepuasan dan kepercayaan memberikan dampak dan pengaruh positif terhadap kepuasan
Pijat Bayi terhadap Durasi Menyusu pada Bayi
This study aimed to determine the effect of infant massage on breastfeeding duration in infants in Danau Rambai Village, within the Batang Gansal Community Health Center (Puskesmas), Indragiri Hulu Regency. The method used was a quantitative approach with a pre-experimental, one-group pretest-posttest design without a control group. The results of the study, using the Wilcoxon signed-rank test, yielded a p-value of 0.000 < 0.05. In conclusion, there is an effect of infant massage intervention on breastfeeding duration in infants in Danau Rambai Village, within the Batang Gansal Community Health Center, Indragiri Hulu Regency, in 2025.
Keywords: Infants, Breastfeeding Duration, Infant Massag
Implementasi dan Persepsi Publik Terhadap SP4N‑LAPOR di Kota Pontianak
This study aims to analyze the implementation of the public complaint service policy through SP4N-LAPOR in Pontianak City and to understand the meaning of the use of this application for citizens. The method used is a qualitative approach with a phenomenological perspective, employing data collection techniques in the form of in-depth interviews, participant observation, and documentation, with an emphasis on citizens’ experiences and perceptions in using SP4N-LAPOR as a public complaint platform. The results show that the use of SP4N-LAPOR facilitates the submission of public complaints, enhances transparency in public services, and strengthens interaction between citizens and the local government; however, several obstacles remain, including limited user understanding of application procedures, varying response levels among government agencies, and the need for more intensive socialization. In conclusion, the successful implementation of SP4N-LAPOR is influenced by policy socialization, human resource capacity, and the effectiveness of the monitoring system, indicating the need for local governments to improve citizens’ digital literacy, strengthen inter-agency coordination, and enhance responsiveness in following up on public complaints.
Keywords: phenomenology, Pontianak, public complaint services, public policy, SP4N-LAPO
ANALISIS PENGARUH USIA, PENGHASILAN, DAN KESADARAN TERHADAP KEPATUHAN PAJAK KENDARAAN BERMOTOR GENERASI Z DI KOTA KENDAL DENGAN SOSIALISASI SEBAGAI VARIABEL MODERASI
Pajak kendaraan bermotor merupakan salah satu sumber penting bagi pendapatan asli daerah Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi pengaruh usia, pendapatan, dan kesadaran terhadap kepatuhan wajib pajak, dan mengetauhi pengaruh sosialisasi sebagai variabel moderasi.Penelitian dilakukan terhadap 156 responden Generasi Z di Kota Kendal dengan metode survei dan teknik analisis regresi berganda serta MRA menggunakan SPSS. Hasil menunjukkan bahwa usia, penghasilan, dan kesadaran berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan pajak. Sosialisasi hanya memperkuat pengaruh usia terhadap kepatuhan, namun tidak pada penghasilan dan kesadaran. Temuan ini menunjukkan pentingnya pendekatan edukasi pajak yang sesuai dengan kelompok usia untuk meningkatkan kepatuhan di kalangan generasi muda.
ANALISIS PENGARUH HALAL SERVICE TERHADAP REVISIT INTENTION: METODE SURVEI DI SEKTOR WISATA ATAU DAERAH MAYORITAS “NON-MUSLIM” DI INDONESIA
Penelitian ini mempelajari dampak atribut layanan halal terhadap niat kunjungan kembali wisatawan Muslim yang mengunjungi destinasi yang sebagian besar dihuni oleh non-Muslim di Indonesia. Menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif, data dikumpulkan melalui survei online yang menargetkan responden Muslim yang tertarik pada pariwisata ramah halal. Temuan menunjukkan bahwa layanan halal yang berkualitas tinggi secara signifikan meningkatkan kepercayaan dan kepuasan pelanggan, yang mengarah pada kemungkinan yang lebih tinggi untuk kembali berkunjung. Meskipun terdapat korelasi positif yang diamati, penelitian ini menemukan tidak ada pengaruh signifikan dari lingkungan sosial terhadap persepsi layanan halal, yang menunjukkan bahwa latar belakang responden yang beragam mungkin telah mempengaruhi pandangan mereka. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman dinamika pariwisata halal dan menawarkan rekomendasi praktis bagi pengelola destinasi untuk meningkatkan daya tarik mereka bagi wisatawan Muslim
SERVING TO EXCEL BY EMPHASIZING THE MEDIATING ROLE OF EMPLOYEE LOYALTY IN THE INFLUENCE OF SERVANT LEADERSHIP ON SERVICE QUALITY
This study aims to analyze the influence of servant leadership on service quality, with employee loyalty as a mediating variable, at Bank OCBC NISP in Bandung Regency and West Bandung Regency. The research method used is quantitative with an explanatory research approach. Data were collected through questionnaires from 60 frontline employees using a total sampling technique. The results of the path analysis showed that servant leadership significantly influenced employee loyalty (B = 0.862; sig. = 0.000) and service quality (B = 0.634; sig. = 0.000). Employee loyalty was also proven to significantly influence service quality (B = 0.414; sig. = 0.000) and acted as a partial mediator in the relationship between servant leadership and service quality, as evidenced by the Sobel test (t = 10.10; p = 0.000). These findings confirm that strengthening servant leadership values is able to shape employee loyalty which has an impact on improving overall service quality. However, descriptive results indicate implementation gaps in suburban branches, particularly in terms of managerial engagement and consistency of work culture. Therefore, an inclusive and adaptive leadership strategy is needed to ensure equitable service quality across the branch network
METODE FULL COSTING DAN COST PLUS DALAM HARGA JUAL USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH
The problem faced by MSMEs is the lack of recording the costs incurred in determining prices. The aim of the research is for MSMEs to find out the cost of production using the full costing method and determine the desired profit using the cost-plus approach. With this determination, it is hoped that it can be used to make various decisions regarding selling prices. The research method used is descriptive qualitative to analyze the data. The research results show that the selling price of beverage products at full costing and cost-plus is lower than the price determined by Omah Pakis. Meanwhile, for food products, the full costing and cost-plus calculations are higher compared to the prices determined by Omah Pakis. The conclusion of this research is that costs are only charged to the elements of raw material and labor costs so that the information on determining selling prices is incomplete. As a result of incomplete cost information data being available, the decisions taken by the owner of Omah Pakis only focus on the short term. Omah Pakis can group production costs by determining the markup to determine the selling price using the cost-plus method.
MENEMUKENALI PENENTU KEPUTUSAN PEMBELIAN ULANG JASA WISATA BERBASIS KEHANDALAN JASA WISATA DAN KEDALAMAN DUKUNGAN TEKNIS PENGELOLAAN
Penelitian bertujuan menganalisis pengaruh kehandalan jasa wisata dan kedalaman dukungan teknis pengelolaan terhadap keputusan pembelian ulang wisata oleh wisatawan di Candi Prambanan, Yogyakarta. Kedua variabel ini dipilih karena semakin penting dalam iklim persaingan bisnis wisata yang menuntut pengelolan tidak hanya menarik wisatawan baru, tetapi juga mempertahankan wisatawan yang sudah ada. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik survei melalui kuesioner yang dibagikan kepada 90 wisatawan di Candi Prambanan, Yogyakarta melakukan pembelian ulang wisata. Analisis data dilakukan menggunakan SPSS, meliputi uji validitas, uji reliabilitas, analisis regresi linear berganda, uji t, uji F, serta koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kehandalan jasa wisata dan kedalaman dukungan teknis pengelolaan memiliki pengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian ulang wisata oleh wisatawan di Candi Prambanan, Yogyakarta. Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi pengelola untuk berfokus pada penguatan kualitas jasa wisata, profesionalitas layanan teknis yang stabil, serta strategi membangun kepercayaan untuk menciptakan keputusan pembelian ulang wisat
OPTIMIZING THE RM WORKBENCH TO EMPOWER RELATIONSHIP MANAGERS AND SUPPORT WHOLESALE BUSINESS PORTFOLIO GROWTH AT BBRI
This study focuses on enhancing the RM Workbench at BBRI to support Relationship Managers (RMs) in driving wholesale business portfolio growth amidst challenges in the MSME segment. The research identifies a significant gap between the Workbench\u27s intended functionalities and actual adoption due to usability issues and feature limitations. Leveraging frameworks such as the Technology Acceptance Model (TAM), Fishbone Diagram, SWOT/TOWS analysis, and CRM principles, the study systematically evaluates the factors affecting adoption. The findings reveal critical barriers, including the lack of intuitive design, insufficient training, and integration challenges. Strategic recommendations include adding advanced analytics, streamlining workflows, and incorporating predictive modeling to align the Workbench with RMs\u27 needs. The proposed visual mockup aims to enhance usability and adoption, ensuring the RM Workbench becomes a central tool for improving operational efficiency, strategic decision-making, and client relationship management. This initiative supports BBRI\u27s goal to diversify beyond MSME and strengthen its wholesale business segment to sustain long-term profitability and market leadershi