E-Journal Universitas Al Asyariah Mandar
Not a member yet
    1979 research outputs found

    IMPLEMENTASI ETIKA BISNIS ISLAM PEDAGANG PASAR SUBUH (STUDI KASUS KOMPLEKS PASAR IKAN KECAMATAN WONOMULYO)

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk Implementasi Etika Bisnis Islam Dalam Transaksi Pedagang Pasar Subuh di Kompleks Pasar Ikan Kecamatan Wonomulyo Kabupaten Polewali Mandar. Permasalahan dalam penelitian ini adalah Bagaimana perilaku pedagang pasar subuh dalam melakukan transaksi perdagangan di Kompleks Pasar Ikan Kecamatan Wonomulyo?. Dan Bagaimana pandangan etika bisnis Islam terhadap perilaku pedagang pasar subuh dalam melakukan transaksi perdagangan di Kompleks Pasar Ikan Kecamatan Wonomulyo?. Dalam menjawab permasalahan tersebut penulis menggunakan jenis metode penelitian kualitatif deskriptif, analisis data melalui data primer yang diperoleh dari penelitian lapangan dan data sekunder yang diperoleh dari penelitian kepustakaan. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa Mayoritas pedagang pasar subuh di Kompleks Pasar Ikan Wonomulyo kurang paham secara teori tentang etika bisnis Islam.Istilah etika bisnis itulah yang menjadi asing bagi sebagian informan karena latar belakang pendidikan yang rendah.Terlepas dari hal itu 80% pedagang pasar subuh yang beragama Islam dapat dikategorikan sudah mengimplementasikan etika bisnis Islam dikarenakan kebiasaan berdagang dengan melakukan hal hal yang positif. Seperti contohnya kebiasaan melakukan transaksi dengan saling suka sama suka (Ridha), berlaku adil dengan memberikan hak dan kesempatan yang sama kepada sesama pedagang untuk berjualan, Bertutur kata yang baik (Qaulan Ma’rufan) saat bertransaksi. Serta mengimplementasikan 4 sifat Rasulullah Saw., dalam berdagang yaitu sifat Shiddiq (Jujur), Amanah (Dapat Dipercaya), Fathana (Cerdas), Tabligh (Komunikatif)

    Persepsi Masyarakat Terhadap Pernikahan Dini di Kelurahan Takatidung (ditinjau dari Latar belakan Budaya)

    No full text
    Penelitian ini mengenai persepsi masyarakat terhadap pernikahan dini di Kelurahan Takatidung (Ditinjau dari latar belakang budaya) berdasarkan hasil observasi awal dan dapat dilihat Mayoritas masyarakat dikelurahan Takatidung adalah suku Mandar dan Bugis yang dimana masih melekat yang namanya budaya dalam hal ini beberapa masyarakat masih memiliki kebiasaan menjodohkan anak anak mereka dan menikahkannya meski usia anak mereka belum mencapai batas yang semestinya dan itu masih marak terjadi hingga saat ini. Jenis penelitian yang digunakan merupakan Jenis penelitian deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan sangat baik, dapat dilihat bahwa banyak masyarakat yang mengetahui tentang perihal positif negatif dari pernikahan dini. Maka dengan demikian dapat simpulkan bahwa dari analisis mengenai persepsi masyarakat terhadap pernikahan dini dari hasil angket dan wawancara diketahui bahwa masyarakat kelurahan Takatidung sangat mengetahui tentang hal positif dan negatif dari pernikahan dini

    PENGELOLAAN SAMPAH DI DESA NEPO: PERAN LUBANG BIOPORI DALAM SOLUSI BERKELANJUTAN.

    Full text link
    Di Kabupaten Polewali Mandar sampai saat ini sampah menjadi masalah utama salah satunya di Kecamatan Wonomulyo di Desa Nepo karena pengelolaan sampah di Desa ini masih kurang efektif minimnya kesadaran masyarakat untuk memilah dan mengelola sampah dengan benar,sehingga sebagian besar sampah masih berakhir ditempat pembuangan akhir. Dalam penanganan sampah rumah tangga, mayoritas warga Desa Nepo masih mengandalkan dengan membuang sampah yang ditimbun kemudian dibakar. Membakar sampah menjadi solusi yang tepat sejauh ini yang dilakukan masyarakat Desa Nepo. Pada sosialisasi ini masyarakat juga langsung dikenalkan dengan lubang biopori oleh Mahasiswa Praktek Belajar Lapangan (PBL) sebagai salah satu solusi dalam mengatasi sampah organik di Desa Nepo. Lubang resapan biopori diharapkan dapat memberikan manfaat ekologi dan ekonomi masyarakat bagi masyarakat desa Nepo. Manfaat lubang resapan biopori secara ekologi dapat mencegah banjir, sebagai tempat pembuangan sampah organik, menyuburkan tanah, dan meningkatkan kualitas air tanah. Pasca PBL II, enam bulan kemudian dilakukan PBL III yaitu melakukan evaluasi dan monitoring untuk mengukur tingkat keberhasilan hasil intervensi. Setelah Mahasiswa PBL mengamati, lokasi penanaman biopori di lahan kantor Desa Nepo. Hasil dari sampah organik yang telah dimasukkan ke dalam lubang resapan biopori telah terurai, dan hasilnya telah digunakan sebagai pupuk organik oleh masyarakat Desa Nepo

    PELATIHAN DASAR TAHSIN QUR’AN “MAKHARIJUL HURUF”

    No full text
    Membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar adalah suatu hal yang sangat penting bagi setiap muslim. Salah satu cara untuk meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an dengan  mengikuti pelatihan tahsin, khususnya makharijul huruf, dapat meningkatkan kualitas bacaan. Berdasarkan observasi di Desa Napo, banyak anak kesulitan membaca Al-Qur'an terutama melafalkan huruf hijaiyah. Hal tersebut karena kurangnya pemahaman makharijul huruf. Oleh karena itu, penting untuk diadakan pelatihan tahsin Qur'an dengan fokus pada makharijul huruf untuk anak-anak di Desa Napo. Metode yang digunakan yaitu Participatory Action Research (PAR) yang terdiri dari tiga tahapan: perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap perencanaan, dilakukan analisis situasi dan penyusunan rencana kegiatan. Pada tahap pelaksanaan, dilakukan pemberian materi, dan praktik. Pada tahap evaluasi, dilakukan tes untuk mengetahui kemampuan peserta dalam melafalkan huruf hijaiyah sesuai dengan makharijulnya. Kegiatan pelatihan tahsin Qur'an diikuti oleh 34 anak-anak di Desa Napo. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa setelah mengikuti pelatihan, peserta dapat menyebutkan huruf hijaiyah dengan lebih baik dan benar sesuai dengan makharijulnya. Hal ini dapat dibuktikan dengan hasil tes yang menunjukkan peningkatan kemampuan peserta dalam melafalkan huruf hijaiyah. Pelatihan tahsin Qur'an dengan fokus pada makharijul huruf memperoleh respon positif dari peserta dan masyarakat dan mampu memberikan pengetahuan dan pemahaman terhadap makharijul huru

    STRATEGI PEMASARAN PRODUK USAHA PISANG BANANA ENDUL MELALUI MEDIA SOSIAL DI KELURAHAN PEKKABATA KECAMATAN POLEWALI

    No full text
    Andi Akba Mariasye, Strategi Pemasaran Produk Olahan Pisang Lewat Media Sosial Kecamatan Polewali Dibawah Bimbinga Arman Yamin Pagala serta Andi Baso.Strategi pemasaran produk olahan pisang merupakan rencana merata, terpadu, serta menyatu dibidang pemasaran yang membagikan pedoman tentang aktivitas yang hendak dicoba dalam menggapai tujuan industri lewat periklanan, program promosi, penjualan, program produk, serta pendistribusian dari produk olahan pisang ini tujuan dari riset ini merupakan Buat mengenali gimana strategi pemasaran produk olahan pisang lewat media sosial bisa tingkatkan penjualan produk olahan pisang di Kecamatan Polewali serta Buat mengetaui aspek aspek apa saja yang di pertimbangkan pengusaha dalam memilah media sosial selaku media promosi. Tata cara yang digunakan dalam riset ini ialah Tata cara Reduksi informasi, Penyajian Informasi, serta Penarikan Kesimpulan. Hasil riset menampilkan kalau strategi pemasaran produk olahan pisang lewat media sosial sangat efisien dalam segi efisiensi waktu serta memudahkan dalam pemesanan produk sehingga bisa tingkatkan penjualan produk olahan pisang, dibanding dengan pemasaran langsung secara offline yang masih kurang efisien dari segi pemasaran serta promosi. Hasil riset pula menampilkan kalau konsumen lebih memilah media sosial dalam pembelian produk olahan pisang ini sebab lebih efektif waktu, tenaga, serta keaktualan data dari produk olahan pisang ini. Hasil riset menampilkan kalau sebagian aspek yang di pertimbangkan dalam pemilihan media sosial selaku media promosi merupakan sikap konsumen serta pemakaian media sosial. Dari segi sikap konsumen terhadap mutu produk ada 3 kriteria ialah biasa, baik serta sangat baik. Ada pula yang berkata baik sebanyak 5 orang, sangat baik sebanyak 34 orang, serta buat biasa tidak terdapat. Sikap Konsumen Beradasarkan Pemakaian Media Sosial Buat Membeli produk menampilkan jumlah pemakaian media sosial Facebook sebanyak 10 orang, Instagram sebanyak 12 orang, serta Whatsapp sebanyak 7 orang

    Analisis Keputusan Petani Dalam Memilih Jenis Penjualan Kakao Di Desa Landi Kanusuang Kecamatan Mapilli Kabupaten Polewali Mandar

    No full text
    Kajian Piihan Peternak Dalam Memilih Jenis Penawaran Kakao di Kota Landi Kanusuang, Lokal Mapilli, Rejim Polewli Mandr di bawah arahan Ibu Nurhaya Kusmiah, sebagai manajer satu dan Pak Haeruddin sebagai bos dua.Penelitian ini dilakukan di Kota Landi Kanusuang, Daerah Mapilli, Rezim Polewali Mandar untuk waktu yang cukup lama, dari April hingga Juni 2023. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan tingkat penjualan kakao dan faktor apa yang memengaruhi petani dalam memilih jenis tersebut. transaksi kakao di Kota Landi Kanusuang. kasus (pengujian reguler dasar), pemeriksaan informasi yang digunakan bersifat subyektif dengan metodologi yang menarik. Konsekuensi dari penelitian ini didapatkan tingkat usaha kakao basah yaitu 2 kali dalam sebulan, tingkat penjualan kakao kering yaitu 2 kali dalam sebulan, dan tingkat usaha kakao matang 1 kali dalam sebulan. Variabel yang mempengaruhi peternak dalam menjual kakao basah adalah faktor cuaca, unsur yang mempengaruhi peternak dalam menjual kakao kering adalah komponen modal dan variabel yang mempengaruhi peternak dalam menjual kakao umur adalah faktor biaya

    PENGARUH PEMBERIAN POC URINE KAMBING DANKOMPOSISI MEDIA TANAM YANG BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN CABAI RAWIT (Capsicum frutescens L.)

    Full text link
    Cabai rawit, atau capsicum frutescens, adalah salah satu tanaman hortikultura yang paling menguntungkan dari keluarga solanaceae. Secara umum, buah cabai rawit mengandung banyak nutrisi, seperti vitamin A, B1, B2, C, lemak, protein, karbohidrat, kalsium, fosfor, besi, dan alkaloid seperti capsaicin, oleoresin, flavonoid, dan minyak esensial. Studi ini dilakukan dari November 2022 hingga Maret 2023 di Desa Madatte di Kecamatan Madatte, Kabupaten Polewali Mandar. Tujuannya adalah untuk mengetahui bagaimana poc urine kambing dan berbagai komposisi media tanam berdampak pada pertumbuhan dan produksi tanaman cabai rawit. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Kontrol P1 terdiri dari urin kambing (50 mililiter per liter air perlakuan) dan media tanam (tanah + arang sekam + pupuk kandang kambing) dengan perbandingan (1:2:1). Kontrol P2 terdiri dari urin kambing (100 mililiter per liter air perlakuan). Kata Kunci : Poc urine Kambing, Media tanam, Cabai Rawi

    PENGARUH IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA TERHADAP KINERJA GURU PADA SEKOLAH PENGGERAK JENJANG PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (PAUD) DI KABUPATEN MAJENE

    No full text
    This research was conducted at the PAUD level driving school in Majene Regency, West Sulawesi Province. The subjects in this study were 24 teachers from 4 PAUD schools throughout Majene Regency. questionnaire techniques, observation and documentation. Based on the results of the analysis of 23 teachers from 4 second-generation driving schools in Majene Regency, namely Usman Bin Affan Kindergarten/PAUD with 12 teachers, Asyiyah Barane Kindergarten with 1 teacher, Salabose Kindergarten with 6 teachers, and Muttiamah Kindergarten with 4 teachers, it can be seen that the mean of the implementation of the independent curriculum is 87.75 or is in the interval 75-90 which means that the implementation of the independent curriculum in kindergartens/PAUD driving schools throughout Majene Regency, Batch-2 is included in the "Good" category. Based on the results of the person correlation test, it was found that Rhitung = 0.078 <Rtabel, which is 0.433. So it can be concluded that there is no significant relationship between the implementation of the independent curriculum (X) and teacher performance (Y). Thus, H0 is rejected and H1 is accepted, which means that there is no significant influence on the implementation of the independent curriculum on teacher performance

    Eksplorasi Jamur Kayu Makroskopis Dan Potensi Pemanfaatannya Di Desa Aska Kabupaten Sinjai Sulawesi Selatan

    No full text
    Salah satu kingdom yang spesiesnya belum banyak teridentifikasi adalah jamur. Di Indonesia, data mengenai keragaman spesies dari organisme ini masih tergolong rendah. Berdasarkan hasil penelusuran literatur, saat ini belum ada catatan yang terkait eksplorasi jamur kayu makroskopis khususnya di Kabupaten Sinjai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi jenis-jenis jamur makroskopis yang tumbuh di Desa Aska Kabupaten Sinjai Sulawesi Selatan serta potensi pemanfaatannya. Penelitian menggunakan metode jelajah secara purposive sampling dengan menjelajahi area kebun yang terdapat di Desa Aska sebagai lokasi penelitian. Jenis jamur diidentifikasi secara makroskopis dengan mengambil gambar secara langsung menggunakan aplikasi “Picture This” yang tersedia di Google Playstore. Hasil identifikasi selanjutnya dibandingkan dengan buku “The Book of Fungi” serta literatur-literatur terbaru. Berdasarkan hasil eksplorasi, ditemukan sebanyak 12 spesies jamur kayu makroskopis, 8 diantaranya merupakan jenis jamur pangan (yang dapat dikonsumsi). Jamur yang banyak ditemukan adalah divisi Basidiomycota sebanyak 10 famili (Schizolphyllaceae, Niduariceae, Tremellaceae, Sclerodermataceae, Steccherinaceae, Auriculariaceae, Lentinaceae, Polyporeceae, dan Pleurotaceae) dan satu famili lainnya Xyariaceae, divisi Ascomycota. Potensi pemanfaatannya sebagai bahan pangan, obat, kosmeltik, agen hayati, sebagai biosorben maupun bahan dalam memproduksi bioethanol.

    STRATEGI PENGEMBANGAN SISTEM PERTANIAN TERPADU DI PUSAT PELATIHAN PERTANIAN PEDESAAN SWADAYA (P4S) KASIH KABUPATEN LUWU TIMUR

    No full text
    Integrasi dalam sistem pertanian ditandai dengan adanya hubungan yang sinergis antara satu kegiatan dalam sektor pertanian dengan sektor lainnya. Tujuan dari penelitian adalah untuk melihat keberlanjutan sistem pertanian yang terdapat pada P4S Kasih dalam mendukung pertanian berkelanjutan. Diharapkan penelitian ini menghasilkan pengambilan kebijakan terkait dampak sosial, ekonomi dan lingkungan dari kegiatan usaha tani terpadu. Penelitian ini dilakukan secara bertahap yang terdiri dari tiga kaitan erat yaitu: (1) Faktor Internal, (2) Faktor Eksternal, dan (3) Analisis SWOT. Metode penelitian yang digunakan yaitu secara kuantitatif dengan metode pengumpulan data melalui wawancara, observasi, focus group discussion, dokumentasi dan literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat faktor internal yanhg menjadi kekuatan yaitu kemasan produk yang cukup menarik dan telah mendapatkan sertifikat isin pengakuan usaha dari kementrian pertanian. Selain itu, juga terdapat kelemahan dari usaha P4S Kasih ini yaitu Keterbatasan dalam pencacatan keuangan dan sumberdaya yang masih terbilang renda

    659

    full texts

    1,979

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Journal Universitas Al Asyariah Mandar
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇