E-Journal Universitas Al Asyariah Mandar
Not a member yet
1979 research outputs found
Sort by
RESIKO PRODUKSI DAN HARGA PADA USAHATANI SORGUM DI KABUPATEN SITUBONDO
Kabupaten Situbondo merupakan salah satu daerah yang memiliki lahan marginal yang cukup luas dan cocok untuk pengembangan komoditas sorgum. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji risiko produksi dan risiko harga pada usahatani sorgum di Kabupaten Situbondo. Jenis metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh petani sorgum di Kabupaten Situbondo yaitu sebanyak 19 petani. Untuk mengetahui risiko produksi dan risiko harga pada usahatani sorgum digunakan Koefisien Variasi. Hasil penelitian menunjukkan nilai Koefisien Variasi risiko produksi sebesar 0,18 yang berarti dalam setiap 1 kg sorgum yang diproduksi akan dihadapkan pada risiko produksi sebesar 18 persen, dan nilai Koefisien Variasi risiko harga sebesar 0,07 yang berarti dalam setiap 1 Rp penjualan sorgum akan dihadapkan pada risiko harga sebesar 7 persen
EFISIENSI EKONOMI DALAM PASAR PERSAINGAN SEMPURNA PERSPEKTIF ISLAM
Pasar persaingan sempurna adalah kondisi pasar yang ideal untuk meningkatkan ekonomi masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan. Dalam pasar ini, baik pembeli maupun penjual sangat banyak sehingga tidak mungkin untuk menghitung jumlah mereka secara spesifik, memungkinkan hampir semua anggota masyarakat terlibat. Struktur pasar persaingan sempurna dirancang untuk menciptakan iklim perdagangan yang adil dan saling menguntungkan. Dalam sistem ini, terdapat kesepakatan tak tertulis antara pembeli dan penjual untuk menghindari kerugian sepihak. Dengan kata lain, struktur pasar ini dapat dikategorikan sebagai persaingan sempurna dan menawarkan efisiensi yang lebih tinggi dalam proses produksi barang dan jasa dibandingkan dengan jenis pasar persaingan lainnya. Karakteristik utama dari Pasar persaingan sempurna memiliki beberapa karakteristik khas. Pertama, semua perusahaan memproduksi barang yang serupa, sehingga tidak ada perbedaan yang signifikan di antara produk mereka. Kedua, terdapat pengetahuan yang lengkap antara produsen dan konsumen, memungkinkan kedua belah pihak untuk membuat keputusan yang baik berdasarkan informasi yang tersedia. Ketiga, ukuran produksi masing-masing perusahaan relatif kecil jika dibandingkan dengan total output pasar, sehingga tidak ada satu perusahaan pun yang dapat mempengaruhi jumlah barang yang ditawarkan secara keseluruhan. Keempat, perusahaan tidak memiliki kekuatan untuk menentukan harga pasar; harga ditentukan oleh interaksi antara permintaan dan penawaran. Terakhir, perusahaan memiliki kebebasan untuk masuk atau keluar dari pasar tanpa adanya hambatan, yang memungkinkan fleksibilitas dalam menghadapi perubahan kondisi pasar.
STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN KIOS INTAN PUTRA PASAR BARU KECAMATAN POLEWALI KABUPATEN POLEWALI MANDAR
Skripsi ini membahasa tentang strategi komunikasi pemasaran kios intan putra pasar baru kecamatan polewali kabupaten polewali mandar. Penelitian ini mengangkat permasalahan yaitu bagaimana strategi komunikasi pemasaran kios intan putra pasar baru kecamatan polewali kabupaten polewali mandar, bertujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui “Strategi Komunikasi Pemasaran Kios Intan Putra Pasar Baru Kecamatan Polewali Kabupaten Polewali Mandar “Penelitian ini menggunaka metode penelitian deskriptif kualitatifi yang menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi dalam pengumpulan data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Informan dalam penelitian ini adalah pemiliki kios intan putra, karyawaan dan konsumen di kios intan putra polewali mandar.Hasil penelitian ini dilakukan di kios intan putra. Berdasarkan informasi yang diperoleh, strategi pemasaran yang dilakukan oleh pemiliki kios intan putra, 1) hubungan masyarakat yaitu dengan cara menjalin hubungan atau komunikasi yang baik dengan konsumen, dengan harapan memperlancar dalam kegiatan pemasaran produk 2) pemasaran langsung yaitu interaksi secara tatap muka antara penjual dengan konsumen, mampu menjelaskan produk, memberikan testimoni, dan bersikap ramah kepada konsumen. 3) penjualan personal yaitu dapat meningkatkan kepuasan pelanggan, pentingnya membangun kepercayaan antara penjual dan pembeli, perlunya integritas dan komunikasi yang jujur dalam setiap transaski.
DAMPAK BAURAN PEMASARAN TERHADAP MINAT KONSUMEN DI. PT MUSHROOM JAMUR TIRAM CRISPY (STUDI KASUS KUAJANG POLEWALI MANDAR)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak bauran pemasaran terhadap minat konsumen di PT. Mushroom Jamur Tiram Crispy , sebuah perusahaan yang berlokasi di di Desa Kuajang, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar. Bauran Pemasaran yang dianalisis meliputi produk, harga, tempat, dan promosi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bauran pemasaran memiliki pengaruh signifikan terhadap minat konsumen. Produk jamur tiram yang ditawarkan PT. Mushroom Jamur Tiram memiliki kualitas tinggi dan beragam variasi, yang menjadi faktor utama daya Tarik konsumen. Strategi harga yang kompetitif serta kemudahan akses melalui pemasaran online di flaform media social seperti facebook, whatsapp, dan Instagram juga berkontribusi positif terhadap minat beli konsumen. Selain itu, promosi yang efektif dan inovatif meningkatkan kesadaran dan ketertarikan konsumen terhadap produk. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan bauran pemasaran yang tepat dapat meningkatkan minat konsumen dan volume penjualan produk jamur tiram di PT. Mushroom Farm. Rekomendasi untuk perusahaan adalah terus meningkatkan kualitas produk, memperluas jangkauan pemasaran online dan melakukan promosi yang lebih kreatif untuk menarik lebih banyak konsume
Hubungan status sosial ekonomi dan pengetahuan ibu dengan status gizi balita di wilayah kerja Puskesmas Pekkabata
Wasting (status gizi dan gizi buruk) berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan, sehingga anak wasting berisiko 3 (tiga) kali lebih tinggi menjadi stunting dibandingkan anak dengan gizi baik, salah satu faktor mempengaruhi wasting adalah anak dari keluarga dengan tingkat ekonomi kurang, Wasting dapat terjadi pada semua anak, baik dari keluarga mampu atau kurang mampu.Data terbaru wasting di negara indonesia ditahun 2024 merujuk pada data SSGI 2022 yaitu jumlah balita yang mengalami status gizi(wasting) sebanyak 17,1% dan status gizi buruk sebanyak 7,7% Rancangan penelitian yang digunakan adalah cross sectional pada 85 responden ibu yang diperoleh melalui accidental sampling. Tingkat pengetahuan, dan status ekonomi diukur menggunakan kuesioner. Status gizi ditentukan dengan cara antropomentri pada anak. Analisis data menggunakan Chi Square. Hasil penelitian didapatkan bahwa mayoritas ibu memiliki pengetahuan kurang baik (55%), pendidikan rendah (53%), pekerjaan ibu tidak bekerja (60%), dan pendapatan rendah (72%). Hasil analisis bivariat hubungan pendidikan ibu (p=0,0001), pekerjaan ibu (p=0,0012) pendapatan keluarga (p=0,001), dan pengetahuan ibu (p=0,002). Terdapat hubungan yang bermakna dengan status ekonomi dan pengetahuan terhadap status gizi balita wilayah kerja puskesmas pekkabata.
STRATEGI PEMASARAN USAHA KECIL MENENGAH KUE BARUAS DI DESA ARJOSARI KEC. WONOMULYO KAB. POLEWALI MANDAR
Penelitian bertujuan agar mengetahui Strategi Pemasaran yang di lakukan penjual Kue Baruas. Dengan memakai Analisis Deskripsi dan Analisis SWOT dengan Matriks IFAS (Internal Factors Analysis Summary) dan EFAS (Eksternal Factors Analysis Summary) sanggup didentifikasikan factor dari wilayah internal dan wilayah eksternal agardi jadikan sebagai, ancaman, kelemahan dan kekuatan dari Usaha Kecil Menengah Kue Baruas. sebagai hasil analisis maka disimpulkan bahwa posisi Strategi Pemasaran Usaha Kecil Menengah Kue Baruas berada pada kuadrat 1 (Agresif), posisi menunjukka Strategi yang difokuskan bagi pemasaran Usaha Kue Baruas yakni memerlukan strategi SO (Strenght-Opportunities) ialah dengan memakai seluruh tenaga dalam merebut serta menggunakan peluang sebesar-besarnya. Peluang Pemasaran yang dimiliki pada Usaha Kue Baruas yaitu 1,8 makin banyak dari nilai factor intimidasi 0,75 serta melihat hasil factor strategi eksternal maka usaha Kue Baruas dimiliki potensi peluang untuk pemasaran Kue Baruas sedangkan nilai factor kekuatan adalah 2 dominan agak besar ketimbang nilai total factor kelemahan adalah 0,55 dapat kita lihat prestasi strategi internal bahwa factor kekuatan bisa membantu pemasaran Usaha Kue Baruas dibandingkan dengan factor kelemahannya
Analisis permintaan kedelai impor dan lokal sebagai bahan baku pembuatan tahu di desa sugiwaras kecamatan wonomulyo
TASWIN (2020205040). Analisis Permintaan Kedelai Impor dan lokall SebagaiBahan Baku Pembuatan Tahu Pada Sentra Pembuatan Tahu Di DesaSugiwaras Kecamatan Wonomulyo. Di bimbing oleh Bapak Ishak Maggabaranidan Bapak Hasanuddin KandatongKedelai impor adalah kedelai yang diimpor dari negara lain seperti AmerikaSerikat, Argentina, dan Brasil untuk memenuhi kebutuhan industri pangan diIndonesia. Kedelai impor memiliki kualitas yang lebih baik dan harga yang lebihmurah dibandingkan dengan kedelai lokal. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui mengapa pemilik usaha tahu lebih memilih kedelai impor dibandingkan kedelai lokal Di Desa Sugiwaras Kecamatan WonomulyoKabupaten Polewali Mandar. Penelitian ini di laksanakan pada bulan Mei 2024sampai juli 2024 di Desa Sugiwaras Kecamatan Wonomulyo KabupatenPolewali Mandar. Metode yang di gunakan pada penelitian ini menggunakanmetode kuantitatif. Analisis kuantitatif dengan menggunakan teori MartinFishbein. Elemen utama dari model ini yaitu kekuatan kepercayaan/ keyakinan(belief strenght), dimana kemungkinan diyakini dari hubungan antara suatuobjek dengan ciri-ciri yang relevan dan evaluasi (belief /evaluation), yaitumencerminkan seberapa baik produsen menilai suatu ciri. Analisis multi atributFishbein yaitu untuk mengetahui permintaan kedelai impor dan lokal sebagaibahan baku pembuatan tahu di Desa Sugihwaras. Berdasarkan hasil penelitiannilai sikap kedelai lokal sebesar 41,21 sedangkan pada kedelai impor memilikinilai sikap sebesar 47,36. Berdasarkan hal tersebut produsen tahu di DesaSugihwaras menganggap kedelai impor lebih baik dibandingkan kedelai lokal,Sehingga produsen tahu lebih memilih kedelai impor sebagai bahan bakupembuatan tahu di bandingkan kedelai lokal
ANALISIS PENDAPATAN TUMPI-TUMPI USAHA MIKRO KUBE SIARIOI DI DESA RAPPANG BARAT POLEWALI MANDAR
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis seberapa besar total pendapatan yang diperoleh produsen tumpi-tumpi atau pupu yang terdapat pada usaha mikro kube siarioi di desa rappang barat, pengambilan sampel dilakukan melalui teknik observasi dan wawancara. Hasilnya menunjukkan bahwa harga penjualan dari pesanan lansung masyarakat berbeda karena pelanggan memilih untuk membeli barang secara pribadi. Harga Rp. 10.000/10 biji diberikan kepada pedagang kecil karena mereka akan menjual kembali atau dijual langsung ke pedagang besar yang ada di pasar. Produksi tumpi-tumpi menghasilkan biaya tetap produksi sebesar Rp2.675.000, biaya variable sebesar Rp4.000,00, dan pendapatan untuk saluran tipe 1 sebesar Rp495.000 dan saluran tipe 2 sebesar Rp270.000. Pemerintah harus memprioritaskan usaha-usaha kecil (KUBE) dengan memberikan dana atau alat-alat produksi dan alat pembantu lainnya.
DAMPAK PANDEMI COVID 19 TERHADAP SOSIAL EKONOMI PEDAGANG PASAR MAKAU' KECAMATAN MAMASA
Latar belakang dari penelitian ini adalah banyaknya dampak yang ditimbulkan dari pandemi covid 19.salah satu aspek yang terdampak adalah sosial ekonomi.Tujuan Dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seperti apa dampak dari pandemi Covid 19 ini terhadap sosial ekonomi pedagang pasar Makau Kecamatan Mamasa. Subyek dalam penelitian ini adalah pedagang di Pasar Makau Mamasa yang ditentukan dengan menggunakan random sampling.Pengumpulan data dilakukan melalui penggunaan metode observasi wawancara dan dokumentasi. berdasarkan observasi dan wawancara, hasil penelitian yang dijumpai Bahwa Dampak Pandemi Covid 19 terhadap Sosial Ekonomi Pedagang Pasar Makau Kecamatan Mamasa diakibatkan faktor keadaan pasar atau persaingan, Terkhusus Sepinya Pengunjung di akibatkan pandemi covid 19 serta Pedagang Pasar Makau sangat mengharapkan kebijakan pemerintah terkait bantuan selama pandemi covid19 ini, dan sangat berdampak buruk terhadap kehidupan ekonomi pedagang pasar makau kecamatan mamasa.hal-hal yang terjadi diantaranya pasar menjadi sepi, daya beli masyarakat menurun, distribusi bahan terhambat dan banyak pula masyarakat yang enggan kepasar karena menghindari kerumunan yang menyebabkan penghasilan para pedagang Pasar Makau Kecamatan Mamasa menurun
STRATEGI PERPUSTAKAAN DAERAH KABUPATEN POLEWALI MANDAR DALAM MENINGKATKAN MINAT BACA BUKU MASYRAKAT
Rumusan Masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana Strategi Pengelolaan Perpustakaan dalam menumbuhkan kembali minat baca masyarakat di Kabupaten Polewali Mandar.Tujuan Penelitian Ini adalah untuk mengetahui Strategi Pengelolaan Perpustakaan dalam menumbuhkan minat baca masyarakat polewali mandar telah dilakukan dan diterapkan dan untuk mengetahui kendala pengelolaan perpustakaan dalam menumbuhkan minat baca buku masyarakat polewali mandarAdapun Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian yaitu penelitian diskriptif kualitatif lokasi penelitian dan waktu penelitian dilakukan di kantor Perpustakaan daerah kabupaten polewali mandar dan memiliki instrument penelitian yaitu metode kualitatif merupakan Instrumen yang utama dalam mengumpulkan suatu data dan membuat pedoman wawancara informan penelitian sebagai sumber informasi dan teknik pengumpulan data yaitu adalah wawancara observasi dokumentasi teknik analisis yaitu pengumpulan data reduksi data penyajian data kemudianmenarik kesimpulanBerdasarkan hasil capaian dalam penelitian ini adalah yaitu Strategi Perpusataa Daerah Penulis menyimpulkan bahwa Strategi dikelompokkan menjadi lima bagian sesuai dengan teori hatten ruang lingkupnya memperhatikan kekuatan bukan kelemahan, membuat sesuatu yang dapat dilaksanakan strategi memperhatikan resiko yang tidak terlalu besar strategi disusun berdasarkan keberhasilan bukan disusun berdasarkan kegagalan