E-Journal Universitas Al Asyariah Mandar
Not a member yet
1979 research outputs found
Sort by
PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN PADI (Oryza Sativa L) DENGAN SISTEM TANAM JAJAR LEGOWO 3:1 PADA APLIKASI PUPUK KANDANG KAMBING DAN PUPUK NPK MUTIARA
Tujuan penelitan ini adalah mengetahui dosis pupuk kandang kambing, dosis pupuk NPK Mutiara, dan interaksi yang memberikan hasil terbaik pada pertumbuhan dan hasil tanaman padi dengan sistem tanam jajar legowo 3:1. Penelitian ini dilaksanakan dilahan percobaan kampus 2 Universitas Muslim Maros di Lingkungan Pammelakkang Je’ne Kecamatan Lau, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan yang berlangsung pada bulan Januari sampai Maret 2022. Metode penelitian yang digunakan yaitu Rancangan Faktorial 2 Faktor .Faktor pertama yaitu pupuk kandang kambing yang terdiri atas 3 taraf, yaitu pupuk kandang kambing dosis 0,6 kg, pupuk kandang kambing dosis 1 kg dan pupuk kandang kambing dosis 1,4 kg. Faktor kedua pupuk NPK Mutiara yang terdiri 2 taraf, yaitu pupuk NPK Mutiara dosis 40 g dan pupuk NPK Mutiara dosis 60 g. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan dosis pupuk kandang kambing 1 kg memberikan hasil lebih baik terhadap pertumbuhan jumlah anakan, berat 1000 bulir, dan berat malai tanaman padi, dan perlakuan dosis pupuk kandang kambing 1,4 kg memberikan hasil lebih baik terhadap pertumbuhan tinggi tanaman, berat perpetak,dan berat berisi, sedangkan perlakuan dosis pupuk NPK Mutiara 40 g memberikan hasil lebih baik terhadap pertumbuhan jumlah anakan, berat 1000 bulir, , dan berat malai tanaman padi, dan perlakuan dosis pupuk NPK Mutiara 60 g memberikan hasil lebih baik terhadap pertumbuhan tinggi tanaman, berat perpetak,dan berat berisi dan interaksi antara pupuk kandang kambing dosis 1 kg dan dosis pupuk NPK Mutiara 40 g memberikan hasil lebih baik terhadap pertumbuhan jumlah anakan, berat 1000 bulir, dan berat malai dan interaksi antara pupuk kandang kambing dosis 1,4 kg dan dosis pupuk NPK Mutiara 60 g memberikan hasil lebih baik terhadap pertumbuhan tinggi tanaman, berat perpetak,dan berat berisi tanaman padi.
PELATIHAN PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS TIK MELALUI APLIKASI ANIMAKER
Kegiatan pelatihan pembuatan media pembelajaran melalui aplikasi Animaker merupakan respon terhadap kebutuhan peningkatan keterampilan guru dalam rangka pengembangan media pembelajaran yang menarik dan interaktif. Dengan harapan mampu untuk menumbuhkan minat dan motivasi belajar siswa. Metode pelatihan dilakukan dengan pendekatan klasikal tatap muka secara langsung. Tujuan dilaksanakannya pelatihan bertujuan untuk membuka wawasan dan pengetahuan guru terhadap pengembangan media pembelajaran aplikasi animaker serta mampu mengembangkannya secara mandiri. Hasil pelatihan didapatkan data bahwa Guru memperoleh pengetahuan baru terkait pembuatan media pembelajaran berbasis TIK dengan aplikasi Aniamker, mampu membuat media pembelajaran berbasis IT, serta mampu untuk berkreasi dalam rangka berinovasi dalam membuat Video maupun media ajar lainnya. Secara keseluruhan respon guru dikedua sekolah antusias dalam mengikuti kegiatan pelatihan hingga akhir pelaksanaan dan berharap ada bekerlanjutan untuk kegiatan berikutnya.
PEMANFAATAN LAHAN KOSONG DAN LAHAN PEKARANGAN RUMAH YANG BERBASIS RAMAH LINGKUNGAN
Pemanfaatan lahan kosong dan pemanfaatan lahan pekarangan rumah yang berbasis ramah lingkungan merupakan suatu kegiatan yang dapat memberikan manfaat dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari hari.Desa Amola merupakan salah satu desa di kecamatan binuang kabupaten polewali mandar dengan jumlah penduduk kurang lebih 1.850 jiwa.Denga luas wilayah kurang lebih 15.000 hektar.Desa amola berbatasan dengan sebelah utara desa kaleok,seblah selatan desa paku,sebelah barat mirring dan sebelah timur berbatasan dengan perbatasan pinrang (Sulawesi selatan).Hampir setiap rumah di desa amola memiliki lahan kosong dan pekarangan rumah yang belum dimanfaatkan .pekarang kosong tersebut dapat dimanfaatkan sebagai lahan budidaya sayuran.Metode pengabdian masyarakat yang digunakan adalah pemberdayaan petani dan ibu pkk melalui perencaaan pengembangan komodasi ,dan pendampingan pemanfaatan lahan kosong.Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa pelaksanaan program kkn di desa amola melalui kegiatan pemanfaatan lahan kosong dan pekaragan rumah tangga.Metode yang digunakan adalah eksperimen.Masyarakat memanfaatkan lahan kosong dan pemanfaatan lahan pekarangan rumah untuk ditanami dengan tanaman yang dikonsumsi sehari hari,seperti sayuran,biji bijian,dan umni umbian.Hasil dari eksperimen ini memperlihatkan bahwa pemanfaatkan lahan kosong akan memberikan manfaat bagi masyarakat berupa terpeliharannya lingkungan dan adanya ketersediaan pangan segar
UPAYA MENINGKATKAN MINAT BACA MASYARAKAT DUSUN ERAN BATU, KECAMATAN BINUANG, KABUPATEN POLEWALI MANDAR MELALUI TAMAN BACA
Rendahnya minat baca masyarakat menjadikan kebiasaan membaca yang rendah, dan kebiasaan membaca yang rendah ini menjadikan kemampuan membaca rendah. Kondisi demikian yang sedang terjadi pada masyarakat sekarang ini. Selama ini selalu ada pernyataan bahwa masyarakat Indonesia belum mempunyai budaya baca atau dengan kata lain minat baca rendah. Kualitas membaca Indonesia masih jauh di bawah Negara-negara lain. Program for International Student Assessment (PISA) menyebutkan tingkat literasi Indonesia pada tahun 2015 masih berada pada urutan ke 64 dari 72 negara anggota riset. Menurut data UNESCO 2012 menunjukan indeks minat baca di Indonesia baru 0,001. Artinya tiap 1.000 penduduk hanya satu orang anak saja yang mempunyai minat baca. Menurut indeks pembangunan pendidikan UNESCO ini, Indonesia berada di nomor 69 dari 127 negara.Berdasarkan hal ini, upaya peningkatan minat baca masyarakat Indonesia mendorong mahasiswa dalam mewujudkan minat membaca masyarakat terkhususnya pada masyarakat Dusun Eran Batu, Desa Batetangnga, Kecamatan Binuang, yang dilaksanakan dalam kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Peningkatan minat baca yang dilaksanakan dalam program kerja Kuliah Kerja Nyata (KKN) dilakukan dengan membuat Taman Baca sederhana yang di dasarkan dengan tujuan untuk meningkatkan minat baca masyarakat. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah survei lapangan dan Tinakan. Survey lapangan dilakukan dengan mendatangi lokasi, berkoordinasi dengan pemerintah setempat dan warga yang akan ikut terlibat dengan kegiatan program kerja tersebut.
Pengaruh Bakteri Fotosintetik Anoksigenik terhadap Pertumbuhan Padi (Oryza sativa l.) Inpari 34 pada Media Salin
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh isolat bakteri fotosintetik anoksigenik (BFA) terhadap pertumbuhan padi (Oryza sativa L.) Varietas Inpari 34. Isolat BFA yang digunakan adalah dari bagian supernatan dan pelet sel BFA pada sumber yang sama. Parameter yang diamati adalah daya kecambah, pertumbuhan kecambah dan pertumbuhan padi pada lumpur mangrove yang salin. Analisis data daya kecambah hanya diketahui berdasarkan persentase perkecambahan. Data pertumbuhan kecambah dan pertumbuhan tanamanan dianalisis dengan ANOVA pada α = 0,05. Perlakuan pelet sel BFA dan supernatan BFA menghasilkan daya kecambah 96–100%. Hasil ANOVA menunjukkan bahwa pemberian isolat BFA dalam bentuk pelet dan supernatan memberikan hasil pertumbuhan kecambah yang signifikan. Isolat BFA dari pelet isolat meningkatkan panjang kecambah, jumlah akar, panjang akar secara nyata. Sedangkan,BFA dari supernatan isolat tidak mempengaruhi pertumbuhan kecambah. Isolat yang menghasilkan pertumbuhan kecambah yang baik adalah B2BM, B, D, AS, dan L2, sedangkan isolat AM dan L1 tidak menunjukkan pertumbuhan kecambah yang baik. Respon pertumbuhan daun yang baik dihasilkan dari isolat B, AS, dan L2, sedangkan isolat B2DM menghasilkan daun yang sedikit. Adapun parameter berat segar dan berat kering tidak menunjukkan respon yang berbeda terhadap perlakuan isolat
Pengaturan Waktu Penyerbukan dan Kuantitas Serbuk Sari terhadap Produksi dan Mutu Fisiologis Benih Labu Kuning
Potensi hasil suatu varietas unggul salah satunya ditentukan oleh kualitas benih yang digunakan. Untuk menghasilkan produk hortikultura yang bermutu prima dibutuhkan benih bermutu tinggi, yaitu benih yang mampu mengekspresikan sifat-sifat unggul dari varietas yang diwakilinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh waktu penyerbukan, kuantitas serbuk sari dan interaksi antara waktu penyerbukan dan kuantitas serbuk sari pada produksi dan mutu fisiologis benih labu kuning yang baik. Penelitian ini dilaksanaan di Desa Talamangape dan di laboratorium pengujian mutu benih UPTD Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura di Kabupaten Maros yang berlangsung pada bulan Maret sampai Juni 2020. Penelitian ini menggunakan Rancangan Faktorial dua faktor dalam RAK dengan 9 kombinasi perlakuan yang terdiri dari 3 ulangan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh waktu penyerbukan pukul 06.00-07.00 dan kuantitas 100 % serbuk sari pada produksi dan mutu fisiologis benih labu kuning memberikan hasil terbaik pada jumlah biji perbuah, jumlah biji pertanaman, berat biji pertanaman, kecepatan berkecambah dan persentase daya kecambah Pengaruh 100% serbuk sari pada produksi benih labu memberikan hasil terbaik pada jumlah buah pertanaman, jumlah biji perbuah, jumlah biji pertanaman dan berat biji pertanaman. Terdapat interaksi antara penyerbukan pukul 06.00-07.00 dengan 50% serbuk sari yang dapat meningkat jumlah dan berat biji labu per tanaman
PENGARUH PEMBERIAN BERBAGAI KONSENTRASI AIR KELAPA MUDA TERHADAP PERTUMBUHAN TUNAS STEK BATANG UBI KAYU (Manihot esculenta Crantz) PADA VARIETAS GAJAH DAN KARET
Salah satu penyebab menurunnya produksi ubi kayu adalah belum tepatnya teknologi yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi air kelapa muda dan varietas yang terbaik untuk pertumbuhan tunas stek batang ubi kayu (Manihot esculenta Crantz). Percobaan dilakukan pada bulan Juli hingga Oktober 2020 di Lahan, Telagasari, Karawang, Jawa Barat. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode eksperimental dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan 10 perlakuan dan diulang sebanyak 3 kali. Perlakuan yang digunakan yaitu {(Air kelapa muda 0% + Gajah), (Air kelapa muda 25% +Gajah), (Air kelapa muda 50% + Gajah), (Air kelapa muda 75% +Gajah), (Air kelapa muda 100% +Gajah), (Air kelapa muda 0% +Karet), (Air kelapa muda 25% +Karet), (Air kelapa muda 50% +Karet), (Air kelapa muda 75% + Karet), (Air kelapa muda 100% + Karet)}. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terjadi interaksi antara pemberian konsentrasi air kelapa muda dan varietas terhadap semua variabel yang diamati. Terdapat pengaruh mandiri varietas ubi kayu terhadap waktu muncul tunas, panjang tunas, tinggi tanaman, jumlah daun, panjang akar terpanjang dan bobot basah akar. Terdapat pengaruh mandiri konsentrasi air kelapa muda terhadap diameter tunas dan jumlah daun. Varietas Gajah (v1) memberikan nilai tertinggi pada waktu muncul tunas (11,78 hari), panjang tunas (40,90 cm), tinggi tanaman (49,53 cm), jumlah daun (26,03 helai), panjang akar (29,99 cm) dan bobot basah akar (21,56 gram). Konsentrasi air kelapa muda 25% (v1) memberikan nilai tertinggi pada diameter tunas sebesar 7,43 mm. Konsentrasi air kelapa muda 75% (k3) memberikan nilai tertinggi pada jumlah daun sebesar 21,25 helai. Kata Kunci : Stek Ubi Kayu; Air Kelapa Muda; Gajah (Danar ristono); Karet (Manihot glasiovii
Pengaruh Pupuk NPK pada Pertumbuhan Tanaman Induk Lada (Piper nigrum L.) Tahun Kedua
Pohon induk merupakan tanaman yang ditanam pada areal tertentu sebagai sumber bahan tanam. Pemberian pupuk dengan dosis yang cukup pada tanaman lada diperlukan untuk mendukung pertumbuhan tanaman. Penelitian ini bertujuan mendapatkan dosis pupuk NPK yang terbaik bagi pertumbuhan tanaman induk lada tahun kedua. Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Politeknik Negeri Lampung dan Laboratorium Analisis Kimia Politeknik Negeri Lampung. Penelitian dimulai pada Oktober 2019 sampai dengan Agustus 2020. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktor tunggal dengan empat perlakuan dan setiap percobaan diulang tiga kali sehingga terdapat 12 satuan percobaan. Setiap satuan percobaan terdiri atas tiga tanaman. Perlakuan dosis pupuk NPK terdiri atas tiga taraf, yaitu 287,5 g.tanaman-1.tahun-1 (P1), 575 g.tanaman-1.tahun-1 (P2), 862,5 g.tanaman-1.tahun-1 (P3), dan sebagai kontrol menggunakan pupuk tunggal dengan dosis pupuk yaitu urea sebesar 200 g.tanaman-1.tahun-1, SP-36 96 g.tanaman-1.tahun-1,dan KCl 40 g.tanaman-1.tahun-1 (P0).Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk NPK sampai dosis tertinggi belum mampu meningkatkan pertumbuhan tanaman induk lada pada tahun kedua, kecuali pada indeks kehijauan daun dosis 575 g.tanaman-1.tahun-1 dengan nilai rata-rata tertinggi 41,42
Pertumbuhan Planlet Anggrek Dendrobium (Dendrobium sp) dengan Penambahan Ekstrak Nabati Ke Dalam Media Alternatif Subkultur
Banyaknya peminat bunga anggrek tidak sebanding dengan produksinya, hal ini dapat ditunjukkan dengan data produksi anggrek di Provinsi Sumatera Selatan mengalami penurunan dari tahun 2016 sampai tahun 2019 hanya mencapai 2,8 juta tangkai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan berbagai bahan ekstrak nabati kedalam media alternatif terhadap planlet anggrek dendrobium pada subkultur jaringan. Penelitian ini menggunakan 4 perlakuan yang meliputi: tanpa ekstrak, ekstrak bawang merah, ekstrak tomat dan ekstrak pisang ambon yang ditambahkan kedalam media alternatif subkultur. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pemberian ekstrak bawang merah ke dalam media alternatif subkultur memperoleh rata-rata tertinggi pada pertambahan jumlah daun plantlet 5,98 helai dan jumlah akar 2,81 helai. pemberian ekstrak tomat menunjukan hasil rata-rata tertingi pada pertambahan tinggi planlet 0,99 cm dan pertambahan berat berangkasan basah 0,177 g, sedangkan perlakuan terendah adalah pemberian ekstrak pisang dan tanpa ekstrak. Kesimpulan pemberian ekstrak bawang merah ke dalam media alternatif subkultur mampu meningkatkan pertumbuhan planlet anggrek dendrobium
PENINGKATAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR MATERI RUANG DIMENSI TIGA DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL PESERTA DIDIK KELAS XII SEMESTER GANJIL SMAN 1 POLEWALI
The success of this study was indicated by an increase in students' learning motivation above 75%, an increase in learning outcomes above the KKM, and a minimum percentage of classical learning mastery of 75%.This research is classroom action research. The learning used in this research is contextual. The subjects of this study were class XII students at SMA Negeri 1 Polewali for the 2021/2022 academic year, namely 36 students. Data was collected through documentation, interviews, tests, observations, and questionnaires. The collected data were analyzed using descriptive analysis and calculating the average value and percentage.Based on the research results, the percentage of learning motivation from cycle I to cycle II increased from 63.04% to 76.33% or 13.29%. There was an average increase in student learning outcomes from 72.01 to 75.32 or 3.31 points. The students' classical learning completeness increased from 68.75% to 79.41% or 10.66%