E-Journal Universitas Al Asyariah Mandar
Not a member yet
    1979 research outputs found

    KEBUTUHAN AIR IRIGASI PADA BIBIT TANAMAN ALPUKAT VARIETAS KENDIL HASIL SAMBUNG PUCUK MENGGUNAKAN CROPWAT 8.0

    No full text
    Alpukat adalah tanaman hortikultura yang bermanfaat untuk meningkatkan dan mempertahankan kesehatan tubuh manusia. Salah satu cara untuk memperbanyak tanaman baik itu secara vegetatif ataupun generatif adalah dengan pembibitan. Sambung pucuk merupakan metode perbanyakan yang sering digunakan pada pembibitan alpukat secara vegetatif. Perbandingan antara jumlah air yang tersediapada lahan dan jumlah air yang diperlukan tanaman selama masa pertumbuhan sangat penting untuk keberhasilan kegiatan pertanian. Alternatif yang dapat digunakan untuk menduga jumlah  air yang diperlukan pada tanaman dapat dilakukan dengan bantuan dari software Cropwat 8.0. Adapun tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui jumlah air yang dibutuhkan pada bibit tanaman Alpukat varietas Kendil menggunakan Cropwat 8.0. Software Cropwat 8.0 memerlukan data iklim, data curah hujan, data tanah, serta data tanaman untuk mengetahui berapa banyak kebutuhan air irigasi pada tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan air irigasi untuk bibit Alpukat varietas Kendil adalah 142 ml per polybag serta total kebutuhan air irigasi pada  bibit tanaman Alpukat varietas Kendil selama satu tahun adalah 864,8 mm

    RESPON PEMBERIAN PUPUK KANDANG KERBAU DENGAN JENIS SEKAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN SELADA HIJAU (Lactuca sativa L.)

    No full text
    Selada hijau (Lactuca sativa L.) merupakan jenis tanaman sayuran yang memiliki nilai ekonomis tinggi, karena bentuknya yang menarik serta kandungan gizinya yang banyak membuat tanaman ini berpotensi untuk terus dibudidayakan, tanaman selada dibudidayakan untuk diambil daunnya dan dimanfaatkan terutama untuk lalapan, pelengkap sajian masakan dan hiasan hidangan. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Tondokbakaru, Kecamatan Mamasa, Kabupaten Mamasa, Provinsi Sulawesi Barat, pada bulan Januari  2023 sampai Maret 2023. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui Respon Pemberian Pupuk Kandang Kerbau Dengan Jenis Sekam Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Selada  Hijau (Lactuca sativa L.) Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Petak Terpisah (RPT) yang terdiri dari petak utama dan anak petak yaitu Petak utama, adalah pemberian Dosis Pupuk Kandang Kerbau (K) yang terdiri dari 3 taraf yaitu: K0 = Kontrol (tanpa pupuk kandang kerbau), K1 = Pupuk Kandang Kerbau 200 gram/tanaman, K2 = pupuk kandang kerbau 400 gram/tanaman.  Anak Petak, adalah pemberian jenis sekam (S) yang terdiri dari 3 taraf, yaitu: S1 = Sekam lapuk  250 gr/tanaman,  S2 =  Arang sekam 250 gr/tanaman dan S3 = Abu sekam 250 gr/tanaman. Hasil penelitian menunjukan bahwa Interaksi pupuk kandang kerbau dan arang sekam tidak berpengaruh nyata terhadap semua parameter yang diamati. Kombinasi perlakuan terbaik yaitu pemberian dosis pupuk kandang kerbau 400 gram per tanaman dan abu sekam 250 gram per tanaman (K2S3). Pemberian berbagai dosis pupuk kandang kerbau menunjukan tidak berpengaruh nyata terhadap seluruh parameter pengamatan yang di amati, namun pemberian pupuk kandang kerbau dengan dosis 400 gram per tanaman (K2) memperlihatkan pengaruh yang terbaik dibandingkan dengan perlakuan lainnya. Pemberian berbagai dosis arang sekam  tidak menunjukan pengaruh nyata terhadap seluruh parameter pengamatan. Tetapi pemberian abu sekam dengan dosis 250 gram pertanaman (S3), menunjukan pengaruh yang lebih baik dengan perlakuan lainnya

    IDENTIFIKASI INTENSITAS SERANGAN HAMA DOMINAN DENGAN VARIETAS PADA TANAMAN JAGUNG DI DESA TONDOK BAKARU KECAMATAN MAMASA KABUPATEN MAMASA

    No full text
    Jagung menempati posisi penting dalam perekonomian nasional, khususnya untuk mendukung perekonomian, karena merupakan sumber karbohidrat sebagai bahan baku industri pangan, pakan ternak unggas dan ikan. Dalam kegiatan budidaya tanaman, penentuan varietas sangat penting termasuk pada budidaya tanaman jagung sehingga penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hama dominan pada varietas jagung. Dengan mengetahui informasi tentang hama tersebut, maka pengelolaan hama dapat dilakukan secara efektif dan efisien. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Tondok Bakaru, Kecamatan Mamasa, Kabupaten Mamasa, Provinsi Sulawesi Barat, dan dilaksanakan pada bulan Januari 2023 sampai bulan Juni 2023. Penelitian ini dilaksanan dalam bentuk Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari satu faktor, yaitu: varietas jagung (V) yang terdiri atas empat  Varietas, yaitu (V1) Varietas Lokal 1, (V2) Varietas Lokal 2/ Layuk, (V3) Varietas Pioneer 27 (V4) Pertiwi 5. Berdasarkan hasil penelitian maka disimpulkan bahwa hama dominan pada beberapa varietas tanaman jagung  yaitu ulat grayak dan intensitas serangan ulat grayak tidak berpengaruh nyata terhadap semua varietas, Varietas  Pioneer P35 (V3) menunjukkan nilai terendah terhadap intensitas serangan ulat grayak pada dua lokasi

    EFEKTIFITAS PEMBERIAN MOL BATANG PISANG TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAWANG PUTIH (Allium sativum L.)

    No full text
    Penggunaan pupuk organik cair di Wamena belum terlihat signifikan karena masyarakat meyakini bahwa pertanian organik sesungguhnya adalah pertanian yang tanpa melibatkan input apapun selain penanaman benih. Untuk itu, penelitian ini dilakukan sebagai wujud penerapan ilmu pengetahuan dalam lingkup pertanian organik terkait penggunaan bahan organik berbahan sederhana dan mudah diperoleh seperti pemanfaatan mikroorganisme lokal batang pisang dalam budidaya tanaman bawang putih. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei hingga Juli 2019 di Distrik Asolokobal Kota Wamena. Penelitian disusun dengan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) faktorial dengan 4 kali ulangan dan 5 perlakuan, yakni Konsentrasi 0% (Tanpa Penambahan MoL Batang Pisang); Konsentrasi 25% (250 ml MoL batang pisang + 750 ml air); Konsentrasi 50% (500 ml MoL batang pisang + 500 ml air); Konsentrasi 75% (750 ml MoL batang pisang + 250 ml air) dan Konsentrasi 100% (1000 ml (1 L) MoL Batang pisang tanpa penambahan air). Hasil pengamatan dianalisis dengan uji F dan di lanjutkan dengan uji jarak berganda Duncan (Duncan Multiple Range Test) taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan, pemanfaatan MoL Batang Pisang efektif terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman dilihat dari respon parameter yang diamati baik secara vegetatif maupun generative, dimana parameter tinggi tanaman pengamatan 2 MST dan jumlah daun pengamatan 4 dan 6 MST menunjukkan pengaruh nyata dan pada parameter bobot segar dan kering tanaman hingga bobot segar umbi tanaman menunjukkan pengaruh nyata hingga sangat nyata.

    PENGARUH SUPLEMENTASI TEPUNG MENGKUDU BAGI ITIK

    Get PDF
    Konsep agribisnis sebagai satu kesatuan system dari segala subsistem yang ada serta berbagai sector dalam pertanian sudah seharusnya untuk dapat memberikan kemanfaatan anatar satu dengan yang lain. Sebagai contoh tanaman mengkudu yang dapat dijadikan bahan suplementasi bagi itik yang merupakan ternak yang banyak dikembangbiakkan di Indonesia. Hal tersebut dikarenakan itik merupakan ternak unggas yang memiliki banyak manfaat. Penelitian ini menjadi penting dikarenakan saat ini ketersediaan ransum atau sumber makanan itik yang tersedia di alam semakin sedikit. Sehingga penelitian ini mencoba melakukan analisis terhadap tanaman mengkudu yang masih jarang digunakan untuk ternak. Ketersediaan mengkudu juga cukup banyak tersedia di pekarangan atau di berbagai wilayah seperti Sulawesi Barat. Hasil dari penelitian ini adalah bagaiamana menemukan komposisi ransum yang sesuai untuk itik dari tanaman mengkudu yang nantinya akan dapat menambah berat badan itik. Berdasarkan hasil yang diperoleh disimpulkan bahwa presentasi suplementasi tepung buah mengkudu sebesar 10% pada ransum menunujukkan bahwa terjadi peningkatan pada konsumsi serta pertumbuhan bobot badan pada ternak itik yang memberikan efek postif terhadap performa

    APLIKASI PUPUK ORGANIK CAIR (POC) AIR CUCIAN BERAS PADA BIBIT TEBU Single Bud Chips

    No full text
    POC cucian beras dapat dijadikan pupuk organik alternatif pengganti pupuk anorganik dalam meningkatkan pertumbuhan bibit tebu single bud chips. Tebu merupakan tanaman yang sangat potensial untuk dikembangkan sebagai tanaman penghasil gula. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi POC air cucian beras pada bibit tebu single bud chips sehingga dapat tumbuh dengan baik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancang Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan Z0 = 0%, Z1 = 25% tanaman, Z2 = 50%, Z3 = 750%, Z4 = 100%. Data yang diperoleh dari hasil penelitian dianalisis secara statistik dengan sidik ragam atau Analisis Of Variance (ANOVA). Apabila data yang didapat berbeda nyata, maka dilanjutkan denagan uji lanjut Duncan Multiple Range Tes (DMRT) pada taraf 5% dan pengolahan data menggunakan aplikasi SAS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi POC asal air cucian beras berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, panjang daun dan lebar daun bibit tebu single bud chips. Bibit tebu single bud chips dengan aplikasi POC air cucian beras 100% menunjukkan pertumbuhan terbaik

    UJI PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI VARIETAS SAWI (BRASSICA CHINENSIS. L) PADA BERBAGAI SISTEM HIDROPONIK

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan varietas sawi terhadap beberapa sistem hidroponik. Penelitian ini dilaksanakan di lahan Tagrimart BPTP Aceh pada bulan Oktober sampai bulan November. Penelitian ini menggunakan rancangan petak terpisah (split plot design) dalam Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial terdiri dari dua faktor (3x3) masing masing diulang 3 kali. yaitu faktor pertama sebagai petak utama adalah sistem hidroponik dengan taraf H1 = Sistem Datar, H2 = Sistem DFT, H3 = Sistem Bertingkat, (H1 dan H3 = sistem NFT), dan anak petak yaitu Varietas dengan taraf V1 sawi pakcoy, V2 sawi caisim, V3 sawi hijau, yang diulang sebanyak 3 kali sehingga terdapat 27 unit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan sistem hidroponik berpengaruh nyata terhadap rata rata tinggi tanaman umur 7 HST, berpengaruh sangat nyata terhadap rata rata jumlah daun umur 21 HST. Pada perlakuan varietas berpengaruh sangat nyata terhadap rata rata tinggi tanaman umur 21 HST, jumlah daun umur 7 dan 14 HST, berat daun pertanaman dan berat basah per tanaman.   Keywords : varietas; sistem hidroponik; produksi; sawi. 

    KINERJA MESIN VERTICAL DRYER DALAM PROSES PENGERINGAN JAGUNG SEBAGAI BAHAN PAKAN

    Get PDF
    Pengeringan merupakan suatu cara untuk menghilangkan sebagian besar air dari bahan dengan menggunakan energi panas. Penggunaan alat pengering buatan digunakan untuk menghindari kelemahan yang diakibatkan oleh metode pengeringan alami (penjemuran). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kinerja mesin vertical dryer dalam proses pengeringan jagung sebagai bahan pakan. Tahapan penelitian yaitu pengambilan sampel, pengukuran kadar air awal, kerapatan tumptukan awal, proses pengeringan dan kerapatan tumpukan akhir. Penelitian ini menggunakan analisis regresi linier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jagung yang mengandung kadar air 18.9% dibutuhkan waktu 97 menit dalam pengeringan dengan persentase penurunan kadar air sebesar  1.3% setiap 30 menit dan efiseinsi kinerja mesin sebesar 33%. Pada kadar air 22.1%  waktu yang dibutuhkan adalah 170 menit dengan persentase penurunan kadar air sebanyak 1.4% setiap 30 menit dan efisiensi mesin sebanyak 36%. Kadar air awal 28.2% waktu yang butuhkan adalah 305 menit dengan persentase penurunan kadar air sebanyak 1.3% setiap 30 menit dan efisiensi mesin sebanyak 24%. Kesimpulan bahwa pengaruh kinerja mesin vertical dryer dalam proses pengeringan jagung sangat berpengaruh dengan persentase sebesar 94% hubungannya dengan waktu pengeringan dan kadar air, sedangkan total rata-rata penurunan setiap 30 menit yaitu 1,3% dengan efisiensi mesin yaitu 31%

    Pertumbuhan Ayam Broiler Dengan Pemanfaatan Tepung Kulit Pisang Raja Fermentasi

    Get PDF
    Penelitian dimaksud untuk mengeveluasi penggunaan tepung kulit pisang raja fermentasi sebagai pakan penyusun ransum ayam broiler. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 4 kali ulangan dan menggunakan ternak ayam broiler sebanyak 80 ekor. Perlakuan dalam penelitian yaitu peningkatan level pemanfaatan tepung kulit pisang fermentasi, sedangkan valiabel penelitian yaitu tingkat konsumsi ransum, pertambahan bobot badan, konversi ransum, persentase karkas dan persentase lemak abdominal. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan tepung kulit pisang raja fermentasi dalam ransum memberikan pengaruh nyata terhadap pertambahan bobot badan, dan konversi ransum dan tidak berpengaruh terhadap konsumsi ransum, persentase karkas ayam pedaging, dan persentase lemak abdominal selama 6 minggu pemeliharaan. Penggunaan tepung kulit pisang raja fermentasi hingga 30% dalam ransum memberikan respon positif terhadap pertumbuhan ayam broiler

    KEBERLANJUTAN PROGRAM NASIONAL PENYEDIAAN AIR MINUM DAN SANITASI BERBASIS MASYARAKAT(PAMSIMAS) KABUPATEN POLEWALI MANDAR

    No full text
    Kabupaten Polewali Mandar salah satu kabupaten penerima Program Pengembangan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas), tahun 2014 sampai tahun 2021  telah mengintervensi  92 desa dan 2 kelurahan,  perlu  keberlanjutan agar sarana tersebut tetap bisa di manfaatkan masyarakat. Saat ini ada 5 desa  sasaran program Pamsimas  dimana  sarana air minum dan sanitasi  tidak berfungsi  dan 5 desa  berfungsi  sebagaian, agar bisa  di manfaatkan dengan baik  maka  dirumuskan permasalahan yang akan diteliti yaitu "bagaimana  keberlanjutan Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS)  di Kabupaten Polewali Mandar tahun 2022, dengan pendekatan kualitatif deskriptif, bertujuan memperoleh kejelasan secara luas tentang keberlanjutan Program, dengan melakukan wawancara mendalam dengan menganalisis data penelitian mencakup transkip hasil wawancara, reduksi data, analisis, interpretasi data dan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan keberlanjutan program PAMSIMAS akan mengintervensi desa sebanyak 12 desa dimana 10 desa akan didanai APBN dan 2 desa didanai APBD, KPSPAMS kabupaten tetap akan memantau dan memonitoring desa pasca Pamsimas. Pemerintah Daerah juga menerapkan kebijakan pembangunan SPAMS berbasis masyarakat,untuk  meningkatkan dukungan kebijakan dan regulasi di tingkat desa/kelurahan. Tahun 2022 pemda sudah menyiapkan dana shering untuk desa Pamsimas yang akan berjalan. Simpulan penelitian bahwa keberlanjutan program PAMSIMAS didukung oleh pemerintah dengan menyiapkan dana untuk desa yang akan diintervensi

    659

    full texts

    1,979

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Journal Universitas Al Asyariah Mandar
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇