E-Journal Universitas Al Asyariah Mandar
Not a member yet
1979 research outputs found
Sort by
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN METODE MAIN PERAN BERBASIS BUDAYA LOKAL "SIRONDO-RONDOI" UNTUK ANAK USIA DINI
This research aims to develop an effective and efficient Mandar local culture-based role-playing learning tool to improve early childhood social development in Majene Regency. Children at the age of early childhood education, especially in kindergarten, need to interact with their environment to develop their social skills. Through social interaction, children gain experiences that build their knowledge, as stated by Vigotsky. However, the results of observations at Fathinah Kindergarten show that some children have difficulties in working together and socializing. Therefore, this study uses a role-playing method based on the local Mandar culture, namely sirondo-rondoi, in role-playing activities with children aged 5-6 years. The research methods used include observation, interviews, documentation, and questionnaires. The data collected is analyzed qualitatively and quantitatively using the ADDIE model which will produce a product of a development model that plays a role in introducing. The results show that the use of local culture-based role-playing methods significantly improves children's social development. The learning tools of the local culture-based sociodrama method have met the validity criteria with the achievement of the average children's activeness in the good category so that children's activities during learning activities meet the ideal criteria, which are in the high category
Pengaruh Penambahan Bahan Dasar Accid Terhadap Ciri Fisik dan Penerimaan Sensoris Pada Minuman Kale (Brassica oleracea var. sabellica)
Kale (Brassica oleracea var. sabellica) dikenal sebagai superfood dengan kandungan gizi yang tinggi, namun tantangan dalam pengembangan minuman berbasis kale terkait karakteristik fisik dan penerimaan sensoris masih menjadi hambatan utama. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penambahan bahan dasar accid (asam organik) terhadap ciri fisik (pH, total padatan terlarut, viskositas, dan warna) serta penerimaan sensoris (rasa, aroma, dan tekstur) pada minuman kale. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Malaysian Agricultural Research and Development Institute (MARDI) dari 6 September 2024 hingga 11 September 2024, menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 10 ulangan. Hasil analisis menunjukkan bahwa penambahan asam gelugur, asam sitrik, lemon, dan jeruk kasturi berpengaruh signifikan terhadap pH, di mana jeruk kasturi memiliki pH tertinggi (4.3980). Analisis total padatan terlarut (TSS) menunjukkan lemon memiliki nilai tertinggi (28.8000), sementara viskositas tertinggi tercatat pada lemon (27.92 ± 0.70 cP). Hasil analisis sensoris menunjukkan preferensi yang lebih tinggi terhadap minuman dengan penambahan lemon. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan produk minuman sehat berbasis kale yang tidak hanya bernutrisi tinggi, tetapi juga disukai oleh konsumen
STRATEGI BADAN PENGAWAS PEMILIHAN UMUM DALAM MENGATASI PELANGGARAN ADMINISTRASI DI KABUPATEN POLEWALI MANDAR TAHUN 2024
Penelitian ini didasarkan pada pentingnya menjaga integritas dan kepercayaan publik terhadap hasil Pemilu melalui penegakan hukum yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis strategi yang dilakukan oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum (BAWASLU) Kabupaten Polewali Mandar. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Responden penelitian terdiri dari anggota BAWASLU, aparat pemerintah, dan masyarakat yang terlibat dalam proses Pemilu.Hasil penelitian menunjukkan bahwa BAWASLU Kabupaten Polewali Mandar menggunakan berbagai strategi pencegahan, termasuk sosialisasi kepada masyarakat dan peserta Pemilu, pengawasan ketat pada setiap tahapan Pemilu, serta pemberian sanksi administratif terhadap pelanggaran yang terjadi
SISTEM INFORMASI MEDIA PEMBELAJARAN LITERASI DIGITAL DESA RATTE
Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan sistem informasi media pembelajaran literasi digital desa ratte. Sistem ini dirancang sebagai alat bantu yang mudah diakses oleh masyarakat di desa ratte untuk meningkatkan kecakapan dalam penggunaan internet di pedesaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan pengembangan sistem berbasis web dengan menggunakan bahasa pemrograman php dan mysql sebagai basis data. Metode penelitian yang digunakan meliputi analisis kebutuhan perancangan sistem pengembangan prototipe dan pengujian sistem. Data konten literasi digital dikumpulkan dan dimasukkan ke dalam sistem melalui penginputan konten. Sistem ini juga menyediakan fitur pengelolaan data konten untuk memudahkan pengguna dalam mengelola dan mengupdate informasi literasi digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem informasi media pembelajaran literasi digital desa ratte dapat membantu masyarakat dalam memperoleh informasi terkait pentingnya literasi digital
STRATEGI KEBIJAKAN PEMERINTAH TERHADAP OBJEK SARUNG ALLO DI DESA PAPPANDANGAN KABUPATEN POLEWALI MANDAR
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Strategi Kebijakan Pemerintah Terhadap Objek Wisata Sarung Allo Di Desa Pappandangan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan para pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah, pengelola objek wisata, dan masyarakat setempat. Selain itu dilakukan observasi langsung di lapangan serta analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi kebijakan pemerintah dalam pengembangan objek wisata Sarung Allo melibatkan beberapa aspek kunci, yaitu peningkatan infrastruktur dan aksesibilitas, promosi dan pemasaran destinasi, pengembangan fasilitas pendukung, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Pemerintah juga melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk sektor swasta dan masyarakat lokal, untuk memastikan keberlanjutan pembangunan. Dengan strategi kebijakan yang tepat, diharapkan objek wisata Sarung Allo dapat berkembang menjadi destinasi wisata yang unggul dan memberikan kontribusi positif bagi perekonomian desa pappandangan kebijakan pemerintah dalam mengembangkan objek wisata Sarung Allo meliputi peningkatan infrastruktur, pengembangan fasilitas wisata, pemasaran dan promosi, pelatihan dan pemberdayaan masyarakat lokal, serta pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Peningkatan aksesibilitas melalui pembangunan jalan yang baik dan rencana penambahan fasilitas umum seperti toilet, gazebo, dan area parkir telah dilakukan
HUBUNGAN KOMUNIKASI EKSEKUTIF-LEGISLATIF DALAM MENETAPKAN APBD DI KABUPATEN TAKALAR
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan komunikasi eksekutif-legislatif tentang mekanisme konsultasi digunakan DPRD dengan Pemda dalam pembahasan kebijakan daerah berupa penetapan APBD Kabupaten Takalar dan untuk menganalisis praktek mekanisme komunikasi eksekutif-legislatif dalam upaya penyelesaian masalah penetapan APBD Kabupaten Takalar. Hasil penelitian dan pembahasan dalam penelitian ini DPRD pada prinsipnya mempunyai kewenangan untuk memberikan persetujuan penetapan atas usulan RAPBD yang disampaikan oleh Pemerintah Daerah. Disamping itu DPRD juga dapat menolak usulan RAPBD melalui fraksi-fraksi yang ada di DPRD apabila terjadi kesalahan dalam APBD APBD. Olehnya itu, hadirnya hubungan komunikasi dalam bentuk kegiatan informal dapat mencairkan hubungan baik diantara kedua lembaga (DPRD dan Pemda). Hubungan komunikasi yang dibangun antar lembaga DPRD dan Pemda dilakukan diluar agenda formal seperti silaturrahmi dan pertemuan di musrembang. Hal itu dilakukan agar suasana tetap harmonis dan mencair sehingga dalam menyusun APBD pemerintah tidak terkesan ada titipan ataupun desakan dari keduanya untuk memuluskan APBD tersebut yang dapat terjadi adalah pelaksanaan kegiatan-kegiatan pemerintahan di masing-masing instansi tidak dapat terlaksana dengan baik dan berakibat fatal pula terhadap pembangunan di daerah Takalar
PEMANFAATAN INSTAGRAM SEBAGAI MEDIA INFORMASI PENGURUS HIMPUNAN PELAJAR MAHASISWA MASSENREMPULU KOMISARIAT UIN ALAUDDIN MAKASSAR
Instagram has been present in all aspects of society's life without exception, this also happens to regional organizations originating from Massenrempulu, Enrekang Regency, the Massenrempulu Student Association (HPMM) UIN Alauddin Makassar Commissariat. Where the existence of Instagram as an information center can facilitate the performance of the HPMM Kom Management. UINAlauddin Makassar in publishing information and also as a medium to improve the organization's image. This research aims to find out and describe how Instagram is used and what the advantages and disadvantages are of using Instagram among HPMM Kom Management. UIN Alauddin Makassar as a source of information. Using Instagram is very helpful and beneficial for users because with Instagram we can find out about events or events that occur in society. Several advantages, specifically allowing HPMM Kom administrators. UIN Alauddin Makassar to be successful in publicizing activities via Instagram social media includes having good mastery of information technology. The ability to operate the Instagram platform and understand the various features and tools provided is a strong basis for compiling and presenting interesting content. The first inhibiting factor is the very limited facilities and equipment that are expected to support publication activities and the second is the classic problem related to the budget
Efektivitas Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi Pada Kurikulum Merdeka Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa
Penelitian ini merupakan studi pra-eksperimen yang bertujuan untuk mengevaluasi pengendalian pembeajaran berdiferensiasi terhadap prestasi matematika siswa. Populasi penelitian ada seluruh siswa kelas Vll SMP Negeri 1 Wonomulyo, dengan sampel dari kelas VII A yang terdiri dari 32 siswa. Instrumen penelitian meliputi tes kemampuan belajar siswa, memasukkan aktivitas siswa, evaluasi keterlaksanaan pembeajaran, dan angket respon siswa. Data yang terkumpuI dianaIisis menggunakan metode statistik deskriptif dan inferensiAI. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa rata-rata pretest ada 53,02 dan posttest ada 81,95. Aktivitas siswa mencatat persentase rata-rata 85,5%, sementara keterlaksanaan pembeajaran mendapat nilai 3,83 dari skala maksimum 4. Tanggapan positif siswa mencapai 75% dari angket respons. Uji t menunjukkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Dari analisis deskriptif dan inferensi ini dapat disimpulkan bahwa pembeajaran berdiferensiasi efektif dan meningkatkan keterampilan belajar matematika siswa kelas VII SMP Negeri 1 Wonomulyo.
KETERAMPILAN PASCA PANEN KOPI, BARISTA DAN CUPPING TEST DI KAMPONG KOPI BAWAKARAENG
Pengabdian ini merupakan salah satu bagian dari program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang dilansir oleh KEMDIKBUD Nadiem Kariem. Program ini bertujuan untuk memberikan mahasiswa kebebasan berpikir selama proses pembelajaran, membangun minat mereka, dan memenuhi kebutuhan sumber daya manusia yang memiliki kemampuan untuk membuat inovasi dalam industri kopi. Jumlah orang yang menyukai kopi telah meningkat, menjadikannya salah satu minuman wajib. Namun, di tengah peningkatan konsumen, sumber daya manusia yang berperan penting dalam pembuatan kopi, juga dikenal sebagai barista, menjadi lebih sedikit. Kemampuan barista ini dapat dipelajari melalui pelatihan barista. Kita bisa mendapatkan keterampilan barista dengan magang. Program Belajar Kampus Merdeka (MBKM) mencakup magang, yang menggunakan metode observasi, wawancara praktek, dan pelatihan
PkM PENDAMPINGAN ASIMETRIS KURIKULUM MERDEKA PADA SDN 024 SALPEEPA KABUPATEN MAJENE
Program pemerintah saat ini yang wajib diimplementasikan secara nasional dan bertahap yaitu Implementasi Kurikulum Merdeka. Kurikulum merdeka merupakan kurikulum yang baru diperkenalkan pada awal tahun 2022. Ini merupakan kurikulum pengganti kurikulum 2013. Beberapa alasan pergantian kurikulum yang paling mendasar adalah kebutuhan kurikulum agar pembelajaran lebih fleksibel, ringkas, dan sederhana yang dapat diimplementasikan pada masa Covid-19. Kurikulum Merdeka dinyatakan memiliki keunggulan karena fokus pada materi esensial dan memberikan kemerdekaan kepada siswa, kepala sekolah, dan guru dalam memilih pembelajaran yang sesuai. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah sebagai bentuk percepatan implementasi kurikulum merdeka di sekolah dasar non penngerak. Selain iyu, kegiatan pendampingan ini juga bertujuan sebagai wadah untuk memberikan fasilitasi kepada satuan Pendidikan dasar yang mandiri, apakah itu mandiri belajar, mandiri berbagi atau mandiri berubah agar peserta kepala sekolah dan guru memahami modul yang ada dalam Platform Merdeka Mengajar (PMM), Asesemen, Projek Penguatan Profil Pelajar (Pancasila), dan Penyesuaian Pembelajaran dengan kebutuhan dan karakter peserta didik yang releven dengan MBKM dan IKU. Metode pendampingan yang dilakukan melalui pelatihan asimetris kepada guru dan kepala sekolah di SDN 024 Saleppea Kabupaten Majene. Luaran kegiatan ini berupa publikasi pada jurnal pengabdian masyarakat, publikasi media massa online, video online, serta peningkatan pemberdayaan mitra. Selain itu, luaran tambahan juga direncanakan menghasilkan Hak Cipta dokumen perancangan pembelajaran intrakurikuler maupun Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5)