E-Journal Universitas Al Asyariah Mandar
Not a member yet
    1979 research outputs found

    STRATEGI KOMUNIKASI POLITIK DALAM PEMILIHAN KEPALA DESA DI DESA BABULU DARAT

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana komunikasi politik calon Kepala Desa Ardiansyah. Pendekatan penelitian ini menggunakan paradigma post - positivisme. Jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. penentuan informan penelitian menggunakan teknik purposive. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, teknik wawancara, dan teknik dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi politik yang digunakan adalah melalui ketokohan dan kelembagaan memudahkan komunikasi terhadap masyarakat pemilih sehingga menjadikan tokoh berpengaruh di Desa Babulu Darat sebagai bagian pemenangan. menciptakan kebersamaan dengan masyarakat pemilih yang dilakukan Ardiasyah dan bagian pemenangan adalah untuk mencapai tujuan komunikasi politiknya, hal ini dilakukan untuk menciptakan kebersamaan, menyusun pesan homofili pada masyarakat agar dapat melakukan empati sehingga Masyarakat pemilih dapat menjatuhkan pilihannya kepada Ardiansyah. Dan terakhir yang digunakan Ardiansyah pada komunikasi politiknya adalah memilah dan memilih media, tahap ini merupakan pengemasan pesan agar dapat menarik simpati masyarakat pemilih

    Kualitas Fisik Silase Jerami Jagung dengan Pemberian Tepung Ubi Kayu (Mannihot Uttilissima) Sebagai Bahan Aditif

    No full text
    Tujuan Penelitian ini yaitu untuk mengetahui kualitas fisik silase dengan memanfaatkan limbah sisa hasil pertanian berupa Jerami jagung menggunakan teknik pengolahan silase dengan penambahan tepung ubi kayu (Mannihot uttilissima) sebagai bahan aditif. Metode Penelitian ini, yaitu menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 4 kali ulangan, dengan pengamatan warna, aroma atau bau dan tekstur silase. Hasil pengamatan di peroleh hasil kriteria warna silase yang paling baik di pilih panelis adalah A4 (3,73), A3 (3,60), A2 (3,20), dan A1 (3,07). Perolehan aroma atau bau yang di hasilkan silase yaitu perlakuan A4 (3,67), A3 (3,53), A2 (2,80), dan A1 (2,13). Hasil pengamatan kualitas silase berdasarkan tekstur yang menunjukkan kualitas terbaik yaitu perlakuan A4 (4,00), A3 (3,93), A2 (3,93) dan A1 (3,20). Berdasarkan Hasil Pengamatan dapat disimpulkan bahwa kualitas fisik silase Jerami jagung dengan penambahan bahan aditif tepung ubi kayu mempengaruhi warna, aroma atau bau dan tekstur silase pada perlakuan A4, A3 dan A2. Kualitas fisik jerami jagung dengan penambahan bahan aditif tepung ubi kayu mempengaruhi warna, aroma/bau dan tekstur silase pada perlakuan A4, A3 dan A2

    Efektivitas Pakan Komplit dengan Penambahan Tanin Kondensasi Terhadap Bobot Badan dan Kadar Glukosa Darah Pada Ternak Domba

    No full text
    Penelitian dengan tujuan untuk mengetahui efektivitas complete feed dengan penambahan tannin kondensasi dengan persentase berbeda terhadap pertambahan bobot badan dan kandungan glukosa darah. Ternak yang digunakan jenis domba ekor tipis jenis kelamin jantan berjumlah 16 ekor. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan terdiri dari P0: Bungkil kedelai tanpa tannin kondensasi dalam pakan komplit, P1: Bungkil kedelai dengan tannin kondensasi 0,5% dalam pakan komplit, P2: Bungkil kedelai dengan tannin kondensasi 1% dalam pakan komplit dan P3: Bungkil kedelai dengan tannin kondensasi 1,5% dalam pakan komplit. Data diolah dengan analisis ragam ANOVA, yang kemudian dilakukan uji lanjut Duncan jika menunjukkan pengaruh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan bungkil kedelai dengan mengggunakan tanin kondensasi tidak berpengaruh (P>0,05) terhadap PBBH (Pertambahan bobot badan harian), tetapi berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap kandungan glukosa darah pada domba. Kesimpulan bahwa penggunaan berbagai level tanin kondensasi hingga 1,5% belum efektif dalam mempengaruhi PBB ternak tetapi berhasil menunjukkan pemanfaatan protein pakan yang ditandai adanya peningkatan nilai glukosa darah.  

    POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP TINGKAT KESEMBUHAN ANAK AUTIS DI KLINIK PROEDU AUTIS BOGOR TAHUN 2024

    Get PDF
    Penelitian ini menekankan pentingnya pola asuh yang baik bagi anak, terutama pada usia 3-6 tahun, periode krusial pembentukan karakter. Anak-anak sering menunjukkan perilaku sulit seperti tantrum, yang perlu ditangani dengan bijak untuk membantu mereka belajar mengelola emosi. Penelitian dilakukan dengan metode lapangan, pendekatan deskriptif analitis dan kualitatif, serta teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sampel terdiri dari 23 anak di Klinik Proedue Autism. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak autis memerlukan pola asuh yang fleksibel dan adaptif; pola asuh yang kaku dapat menghambat perkembangan mereka. Kesadaran orang tua akan pentingnya pendekatan lembut dan memberi ruang bagi anak untuk berekspresi sangat krusial. Faktor sosial dan program pembelajaran yang sesuai juga memengaruhi keberhasilan terapi. Pola asuh yang efektif harus disesuaikan dengan konteks lokal untuk mendukung perkembangan anak autis. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa pola asuh otoriter menghambat perkembangan anak autis dan memperburuk kondisi psikologis mereka, sementara pendekatan fleksibel dan demokratis sangat diperlukan untuk mendukung kesembuhan dan perkembangan optimal anak

    IMPLEMENTASI PROGRAM DESA SIAGA DI DESA BUNTUMALANGKA KECAMATAN BUNTUMALANGKA KABUPATEN MAMASA

    No full text
    Abstract This research is a qualitative research with a descriptive approach which aims to determine the implementation of the Desa Siaga Program in the village of Buntu Malangka, Kecamatan Buntu Malangka, Kabupaten Mamasa. The data sources in this study were 10 informants. Data collection is done by observing, interviewing, and documentation. The analysis technique used is qualitative data analysis which is a description and interpretation of data obtained in the field from existing informants. The results of the analysis show that 1) The existence of visits made by the puskesmas in Ubuntu Malangka proves that in their health services they are quite alert and always anticipate people who are often affected by illness with evidence of visits made in the community, 2) There is cooperation between the puskesmas and other parties. the Village government, this is evidenced by several visits which are always known by the community, 3) The community is satisfied in terms of treatment because the Sallambun area is a remote area so for them with the Mamasa Health Center they are quite satisfied in an emergency, 4) Resource Mobilization is already good in In terms of placement with the many resources that exist in society today, both from the fields of agriculture, education, and businesses that can make the community self-reliant, this cannot be separated from the role of LPM in making the community aware so that it is more developed and not expecting too much assistance from the government which only moment. Keywords: Program, Desa Siaga, Implementation, Buntumalangka. Abstrak Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriftif yang bertujuan untuk mengetahui Implementasi Program Desa Siaga di Desa buntumalangka kecamatan buntu malangka kabupaten mamasa. Sumber data dalam penelitian ini adalah informan yang berjumlah 10 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan cara mengopservasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisa yang di gunakan adalah analisa data kualitatif yang merupakan uraian serta menginterpretasikan data yang di peroleh di lapangan dari informan yang ada.  Hasil analisis menunjukkan bahwa 1) Adanya kunjungan yang dilakukan oleh puskesmas buntumalangka membuktikan bahwa dalam pelayanan kesehatan  mereka cukup siaga dan selalu antisipasi kepada masyarakat yang sering terkena penyakit dengan bukti kunjungan yang dilakukan di masyarakat, 2) Adanya kerja sama yang dilakukan oleh Pihak puskesmas dan pihak pemerintah Desa hal ini dibuktikan oleh beberapa kunjungan yang selalu diketahui oleh masyarakat, 3) Masyarakat  sudah puas dalam hal berobat sebab daerah salutambun adalah daerah pedalaman sehingga bagi mereka dengan adanya puskesmas mamasa sudah cukup puas dalam keadaan darurat, 4) Mobilisasi Sumber daya sudah baik dalam hal penempatan dengan banyaknya sumber daya yang ada di masyarakat saat ini baik dari bidang pertanian, pendidikan, dan usaha-usaha yang bisa memandirikan masyarakat itu tidak terlepas dari peran LPM dalam menyadarkan masyarakat agar lebih berkembang dan tidak terlalu mengharapkan bantuan-bantuan dari pemerintah yang hanya sesaat. Kata Kunci           : Program, Desa Siaga, Implementasi, Buntumalangk

    Tingkat Pengetahuan Remaja Tentang Penyakit Menular Seksual Di SMA Negeri 1 Polewali

    No full text
    Penyakit menular seksual atau disebut juga penyakit kelamin merupakan penyakit yang dapat ditularkan dengan melakukan hubungan seksual baik itu melalui vaginal, anal ataupun oral. Selain itu, dapat pula di tularkan melalui transfuse darah dan penggunaan jarum suntik dengan penderita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan pada remaja SMA Negeri 1 Polewali tentang penyakit menular seksual. Jenis penelitian yang di gunakan yaitu penelitian quasi experiment dengan rancangan pre-test & post-test dengan diantarai oleh kegiatan penyuluhan. Adapun sampel dalam penelitian ini menggunakan convenience sample sebanyak 24 responden. Berdasarkan hasil analisis yang di dapatkan tingkat pengetahuan remaja di SMA Negeri 1 Polewali Hasil pada kategori pengertian IMS diperoleh tingkat pengetahuan baik sebanyak 15 responden (62.5%), Jenis – jenis IMS diperoleh tingkat pengetahuan kurang sebanyak 14 responden (58.3%), Cara Penularan IMS diperoleh tingkat pengetahuan kurang sebanyak 10 responden (41.7%), Tanda dan gejala diperoleh tingkat pengetahuan cukup sebanyak 12 responden (50%), Faktor Risiko diperoleh hasil sebanyak 11 responden (45.8%), Pencegahan IMS diperoleh tingkat pengetahuan baik 15 responden (62.5%). Peneliti berharap ditingkatkannya kerjasama antar sektor pendidikan dengan kesehatan agar dapat bekerjasama dalam meningkatkan pengetahuan remaja tentang kesehatan khususnya mengenai penyakit menular seksual dan kesehatan reproduksi

    Persepsi Masyarakat Terhadap Dampak Pernikahan Di Bawah Umur Di Desa Buku Kecamatan Mapilli Kabupaten Polewali Mandar

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Persepsi Masyarakat Terhadap Dampak Pernikahan Di Bawah Umur Di Desa Buku Kecamatan Mapilli. Anak sebagai inividu sedang berada dalam proses berkembang kearah kematangan atau kemandirian. Pada perkembangan yang di pengaruhi lingkungan yang kurang positif seringkali berakibat munculnya masalah yang menyimpang salah satu masalah yang menyimpang dalam kehidupan masyarakat adalah pernikahan dibawah umur. Tingginya angka pernikahan dibawah umur maka akan menimbulkan masalah yang kompleks dalam kehidupan masyarakat, maraknya pernikahan dibawah umur harus di antisipasi sejak dini, yaitu dengan mengetahui dampak pernikahan dibawah umur terhadap remaja dalam aspek psikologis, Karena dampak dari fenomena tersebut akan mempengaruhi karakter remaja. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Dengan tehnik pengumpulan data yang di gunakan adalah tehnik observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menggambarkan variasi sudut pandang yang beragam terkait pernikahan dibawah umur. Temuan menyoroti faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya pernikahan dibawah umur baik dari segi sosial, budaya, dan ekonomi, yang memengaruhi pandangan masyarakat terhadap praktik pernikahan ini. Penelitian mendalam ini menyoroti kompleksitas nilai, norma, dan keyakinan yang membentuk persepsi masyarakat terhadap pernikahan pada usia yang belum matang secara fisik, emosional, dan psikologi

    PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA MELALUI MEDIA APLIKASI ADOBE PREMIERE DAN BANDICAM PADA SISWA KELAS X SMK MEGA LINK MAJENE

    Get PDF
    Observasi ini adalah obsevasi tindakan kelas yang dilaksanakan bagi siswa kelas X SMK Mega Link Majene dengan jumlah siswa 19 siswa.Tujuan dari observasi ini untuk mengubah hasil belajar siswa di smk Mega Link Majene. Hasil belajar siswa meliputi tiga indikator yaitu Kemampuan Pemecahan masalah matematika yang memenuhi KKM 70, dengan ketuntasan secara klasikal nya mencapai 80%, keberhasilan aktivitas peserta didik dan keberhasilan keterlaksanaan pmbelajaran. Instrument penelitian ini terdiri atas: (1) lembar pengamatan keterlaksanaan pembelajaran kegiatan peserta didik, (2) lembar kegiatan siswa, (3) tes hasil belajar matematika siswa. Berdasarkan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK), prosedur penelitian meliputi tahapan perencanaan, tindakan, pengamatan dan pertimbangan. Dari hasil analisis data pembelajaran yang menggunakan Media Aplikasi adobe premiere dan bandicam, pada tes hasil belajar siswa diperoleh ketuntasan klasikal pada siklus I hanya mencapai 31,58% serta pada siklus II meningkat menjadi 84,22%. Oleh karena itu dari hasil observasi dan pembahasan bisa diberi kesimpulan bahwa Peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika melalui media Aplikasi Adobe Premiere dan Bandicam pada kelas XI SMK Mega Link Majene bisa memberi peningkatan terhadap Kemampuan Pemecahan masalah matematika siswa.

    eksistansi gaya kepemimpinan perempuan dalam pemerintahan (Khofifah sebagai gubernur jawa timur periode tahun 2019-2024)

    No full text
    theory and equilibrium theory play a role in understanding gender differences and perceptions of female leaders. Gender stereotypes can influence how people view female leaders. However, by implementing effective leadership principles such as those used by Khofifah Indar Parawansa, women can successfully lead well and achieve positive results such as increasing investment value and reducing poverty. A participative leadership style can also facilitate effective collaboration and coordination between leaders and staff in decision making.teori nurture dan teori equilibrium memainkan peran dalam memahami perbedaan gender dan persepsi terhadap pemimpin perempuan. Stereotip gender dapat memengaruhi cara orang melihat pemimpin perempuan. Namun, dengan penerapan prinsip kepemimpinan yang efektif seperti yang dilakukan oleh Khofifah Indar Parawansa, perempuan dapat berhasil memimpin dengan baik dan mencapai hasil positif seperti peningkatan nilai investasi dan penurunan kemiskinan. Gaya kepemimpinan partisipatif juga dapat memfasilitasi kolaborasi dan koordinasi yang efektif antara pemimpin dan staf dalam pengambilan keputusan

    PERAN KEPEMIMPINAN ADAT TERHADAP PELAKSANAAN PEMERINTAHAN DESA BERBASIS KEARIFAN LOKAL (STUDI DI DESA SAMPALE KECAMATAN RANTEBULAHAN TIMUR KABUPATEN MAMASA)

    No full text
    Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriftif yang bertujuan untuk mengetahui Peran Kepemimpinan Adat Terhadap Pelaksanaan Pemerintahan Desa Sampale Berbasis Kearifan Lokal. Sumber data dalam penelitian ini adalah informan yang berjumlah 17 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan cara mengopservasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisa yang di gunakan adalah analisa data kualitatif yang merupakan uraian serta menginterpretasikan data yang di peroleh di lapangan dari informan yang ada.  Hasil analisis menunjukkan bahwa Konsep kepemimpinan adat di desa sampale masih sangat menjunjung tinggi kearaifan lokal dilihat dari penentuan kebijakan sering dilakukan dengan musayawarah bersama lembaga adat yang belaku. Adapun factor yang mempengaruhi yaitu seperti dimensi adaptasi eksternal yang mana pemimpin sudah mengupayakan kepentingan-kepentingan dari luar dan menyesuaikan dengan kepemimpinan yang berlaku di desa sampale. Adapun indikatornya yaitu  dimensi integrasi internal, dimensi asumsi-asumsi dasar. Adapun Pengaruh Kepemimpinan Adat Internal di bagi atas tiga yaitu Artefacts dimana kegiatan atau bentuk organisasi terlihat seperti struktur organisasi maupun proses, lingkungan fisik organisasi dan produkproduk yang dihasilkan, Lalu Espoused Values, tingkat kedua adalah nilai-nilai yang didukung, terdiri dari strategi, tujuan, dan filosofi organisasi. Tingkat ini mempunyai arti penting dalam kepemimpinan, nilai-nilai ini harus ditanamkan pada tiap-tiap anggota organisasi, dan Underlying Assumption, asumsi yang mendasari, yaitu suatu keyakinan yang dianggap sudah harus ada dalam diri tiap-tiap anggota mengenai organisasi yang meliputi aspek keyakinan, pemikiran dan keterikatan perasaan terhadap organisasi

    659

    full texts

    1,979

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Journal Universitas Al Asyariah Mandar
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇