E-Journal Universitas Al Asyariah Mandar
Not a member yet
1979 research outputs found
Sort by
PEMANFAATAN PEKARANGAN UNTUK TANAMAN OBAT KELUARGA DI KELOMPOK PEREMPUAN GMIT EBENHAEZER TARUS, KABUPATEN KUPANG
Tanaman obat adalah salah satu tanaman yang dianjurkan untuk dikembangkan di pekarangan. Pemanfaatan pekarangan sebagai sarana budidaya tanaman obat telah dikenal dalam konsep Tanaman Obat Keluarga (TOGA), yaitu tanaman hasil budidaya rumahan yang berkhasiat sebagai obat. Kebiasaan menanam tanaman obat dipekarangan rumah dan pemanfaatanya sudah sejak lama dilakukan oleh para ibu rumah tangga di beberapa daerah di Indonesia. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan dilakukan penyuluhan tentang jenis – jenis tanaman obat yang mudah dibudidaya dipekarang rumah dan langsung praktik cara pengolahan tanaman obat tersebut, selain dua hal tersebut para jemaat perempuan gmit ebenhaezer tarus diberikan penyuluha tentang pengolahan limah rumah tangga jadi pupuk kompos. Selain itu Tim PKM memberikan bantuan bibit tanaman obat dan alat untuk pengolahan limbah rumahtangga menjadi pupuk kompos. Hasil dari kegiatan ini dilihat dari peserta mampu menerima materi dan respon peserta sangat baik dan sudah mengetahui jenis – jenis tanaman obat yang bisa ditanam di halam rumah, mengetahui cara pengolahannya dan mampu mengolah sampah rumah tangga menjadi pupuk kompos.
PELATIHAN PRODUKSI KERIPIK SINGKONG DAN PAKAN TERNAK KEPADA PEMUDA DESA LAMATUKA LEMBATA
Kegiatan pengabdian yang dilakukan ini bertujuan mengajak generasi muda desa Lamatuka dan memberikan pengetahuan serta keterampilan untuk mengoptimalkan potensi ubi kayu yang ada di desa tersebut dan desa-desa tetangga menjadi produk yang bernilai jual, yaitu sebagai keripik singkong, tepung kanji dan pakan ternak yang bergizi. Produksi pakan ternak bergizi untuk mendukung pengembangan usaha ternak babi oleh masyarakat di desa tersebut. Metode kegiatan yaitu praktek produksi. Umbi singkong dikupas dan diparut. Parutan singkong diperas. Ekstrak perasan didiamkan untuk produksi tepung tapioca. Residu singkong parutan ditempelkan pada bagian belakang piring kaleng dan dikukus, dikeringkan, digoreng serta diberi perasa, dikemas sebagai produk keripik. Limbah berupa potongan singkong dan kulit umbi singkong, dicacah dan difermentasi dengan larutan EM4 yang dicampur dengan gula pasir sebagai nutrisi bagi pertumbuhan mikroba pengurai, dan disimpan dalam ruang kedap udara selama delapan hari. Hasil yang diperoleh yaitu keripik singkong kemasan terdiri dari dua rasa yaitu manis pedas dan rasa original. Dihasilkan pula tepung tapioca. Tiap 1 kg singkong mentah menghasilkan rata-rata 6 kg keripik kering. Fermentasi terhadap potongan singkong dan kulit umbi singkong, berlangsung selama delapan hari dan dihasilkan pakan ternak yang memiliki bau asam wangi. Pakan ternak yang dihasilkan tersebut diberikan kepada hewan ternak babi, dan aman dikonsumsi
Efisiensi pemasaran Ikan Bandeng di Desa Nepo Kecamatan Wonomulyo Kabupaten Polewali Mandar
Agribisnis ikan bandeng di Desa Nepo Kecamatan Wonomulyo Kabupaten Polewali Mandar.Akan berlangsung selama 3 bulan pada bulan maret sampa idengan juni 2022. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui saluran pemasaran, Efisisensi dan Margin pemasaran Ikan Bandeng yang ada di Desa Nepo Kecamatan Wonomulyo Kabupaten Polewali Mandar.Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Margin Pemasaran. Dari Hasil penelitian menunjukkan saluran pemasaran Ikan Bandeng yang ada di Desa Nepoada dua yaitu, saluran I dari petani tambak ke pengecer lalu pengecer ke konsumen akhir. Dan padasaluran pemasaran II petani tambak ke pengumpul lalu pengumpul kepengecer dari pengecer ke konsumen akhir. Nilai Efisiensi Pemasaran pada saluran I sebesar 0.10%<33% dan saluran pemasaran II sebesar 0.25%<33%. Nilai Margin pemasaran pada saluran I yaitu sebesar Rp.2.000/Kg, sedangkan Margin pemasaran pada saluran ke II yaitu sebesar Rp.5.000/Kg
PERANAN WANITA DALAM OPTIMALISASI PEMANFAATAN LAHAN PEKARANGAN TANAMAN OBAT KELUARGA DI DUSUN KUNYI DESA KUNYI KECAMATAN ANREAPI KABUPATEN POLEWALI MANDAR
Pemanfaatan lahan pekarangan bukan merupakan hal baru, karena sejak dahulu nenek moyang kita sudah mengupayakan pekarangan dengan menanami jenis tanaman salah satunya tanaman obat – obatan, Masyarakat di Indonesia sudah lama mengenal berbagai macam tumbuhan yang dapat di jadikan obat – obatan.pengetahuan ini di wariskan secara turun – temurun dan merupakan bagian dari hasil budaya. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui sejauh mana peranan wanita dalam mengoptimalisasikan lahan pekarangan tanaman obat keluarga di Desa Kunyi Kecamatan Anreapi Kabupaten Polewali Mandar, serta mengetahui jenis tanaman obat apa saja yang dimanfaatkan dan cara masyarakat mengolahnya menjadi obat tradisional.Penelitian ini berlangsung selama tiga bulan mulai dari bulan Maret hingga juni 2023. Pada penelitian ini responden sebanyak 22 orang. Analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif kualitatif dengan langkah analisis data yaitu Reduksi data, Penyajian data dan Penarikan kesimpulan. Wanita memiliki potensi yang besar untuk memberikan kontribusi dalam pembangunan pertanian melalui optimalisasi pemanfaatan lahan pekarangan, jenis tanaman obat yang dimanfaatkan masyarakat di Desa Kunyi sebanyak 15 jenis yang dimana cara pengolahannya yaitu dipotong, direbus, dan di haluskan
Efektivitas Penggunaan Hidroponik Sistem Nft (Nutrient Film Technique) Dalam Budidaya Tanaman Pakcoy (Brassica rapa L.) Terhadap Kemiringan Pipa Dan Jarak Antar Tanaman
Budidaya Tanaman Pakcoy (Brassica rapa L.) dengan Sistem Nutrient Film Technique (NFT). Sistem Nutrient Film Technique adalah suatu sistem teknologi hidroponik dengan meletakkan akar tanaman pada lapisan campuran air dan nutrisi yang disirkulasikan terus menerus dengan media pipa atau media lainnya yang bisa digunakan. Penelitian ini dilaksanakan di Green House Kantor Balai Penyeluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Mambi, Kabupaten Mamasa, Provinsi Sulawesi Barat, dan dilaksanakan pada bulan februari sampai dengan bulan mei 2024. Penelitian ini dilaksanakan dalam bentuk rancangan petak terpisah yang terdiri dari 12 unit percobaan dari 2 faktor yang di kombinasi yaitu: Faktor 1 (P0) Kontrol, (P1) Kemiringan 5°, (P2) Kemiringan 10°, (P3) Horisontal; dan Faktor 2 (J1) Jarak antar tanaman 20 cm, (J2) jarak antar tanaman 25 cm, (J3) jarak antar tanaman 30 cm. Berdasarkan hasil penelitian perlakuan kemiringan yang paling baik pertumbuhannya yaitu di perlakuan kemiringan 5°,untuk perlakuan jarak antar tanaman paling baik di 20 cm dan interaksi yang paling baik antara kemiringan dan jarak antar tanaman terhadap pertumbuhan tanaman pakcoy adalah perlakuan kemiringan 5° dan jarak antar tanaman 20 cm
KOMPARASI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM POSING DAN PROBLEM SOLVING TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA
Penelitian ini merupakan penelitian True Eksperimen dimana penelitian ini bersifat Comparassion (komparatif), diman melibatkan dua kelompok belajar. Dengan tujuan tesis ini ialah untuk mengetahui komparasi model pembelajaran problem posing juga problem solving pada hasil belajar siswa kelas VII MTs DDI Manding pada pembelajaran matematika. Penelitian ini diambil dari dua sampel, yakni, kelas VII A sebagai kelas eksperimen I dimana diajarkan dengan menggunakan model pembelajaran problem posing, dengan jumlah siswa sebanyak 20.. Kelas VII B sebagai kelas eksperimen II dimana diajarkan dengan menggunakan model pembelajaran problem solving, dengan jumlah siswa 20 orang. Instrument pada penelitian ini meliputi, 1) Tes hasil belajar matematika (pre-tes & pot-tes) 2) Lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran 3) Lembar observasi keterlaksanaan siswa. Adapun pengumpulan data dilakukan dengan teknik analisis data deskriptif dan analisis data inferensial. Dari hasil analisis statistic pre-tes dan post-tes menunjukkan bahwasanya kelas eksperimen II lebih unggul disbanding kelass eksperimen I. erhitungan uji hipotesis/uji t untuk data hasil belajar matematika siswa pada post-tes, diperoleh nilai sebesar 3.059. sedangkan pada sebesar 1.685 yang berarti , atau 3.059 1.685. hal ini menunjukkan bahwa kedua model efektif digunakan pada saat proses pembelajaran
PENGARUH PEMBELAJARAN STRATEGI GENIUS LERANING TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI TUBBI
Penelitian ini merupakan peneitian eksperimen yang dilaksanakan di SMP Negeri Tubbi Kecamatan Tutar Kabupaten Polewali Mandar. Dikatakan penelitian eksperimen karna penelitian ini menggunakan kelompok pembanding. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Strategi Genius Learning Terhada Hasil belajar Matematika Siswa kelas VIII SMP Negeri Tubbi. Adapun yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah kelas VIII yang hanya berjumlah dua kelas. Kelas VIII A merupakan kelas eksperimen yang berjumlah 15 orang dan kelas VIII B merupakan kelas kontrol yang berjumlah 15 orang peserta didik. Tahap awal dalam penelitian ini adalah dengan memberikan pretest kepada dua kelas yang menjadi sampel, yakni kelas eksperimen dan kelas kontrol, kemudian tahap kedua dilakukan pembelajaran sebanyak 3 kali pertemuan dikelas kontrol menggunakan metode konvensional sedangkan dikelas eksperimen menggunakan Strategi Genius Learning . Tahap ketiga dilakukan posttest dengan memberikan soal. Kemudian setelah penganmbilan hasil dilakukanlah pengujian analisis data dengan menggunakan SPSS. Hasil yang diicapai dalam penelitian ini adalah adanya peningkatan hasil belajar kelas eksperimen lebih tinggi dari pada rata – rata peningkatan nilai kelas kontrol yang memiliki selisih jauh berbeda yakni , 59,33 untuk kelas kontrol sedangkan 70,00 untuk kelas eksperimen. Dari hasil penelitian diatas dapat disimpulkan bahwa penggunaan Strategi Genius Learning lebih efektif digunakan dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas VIII di SMP Negeri Tubbi
PERANAN CAMAT MAMASA DALAM MENDUKUNG SUKSESNYA TUGAS KEPALA DESA OSANGO KECAMATAN MAMASA KABUPATEN MAMASA PROVINSI SULAWESI BARAT
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peranan Camat Mamasa dalam Mendukung Suksesnya Tugas Kepala Desa Osango Kecamatan Mamasa Kabupaten Mamasa. Sumber data dalam penelitian ini adalah informan yang berjumlah 10 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan cara mengopservasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisa yang di gunakan adalah analisa data kualitatif yang merupakan uraian serta menginterpretasikan data yang di peroleh di lapangan dari informan yang ada. Hasil analisis menunjukkan bahwa Peranan Camat Mamasa dalam mendukung suksesnya tugas Kepala Desa Osango Kecamatan Mamasa Kabupaten Mamasa dilakukan dengan mendorong partisipasi aparatur desa, dimana dengan melakukan sosialisasi dan surat pemberitahuan guna mengikuti pembinaan, pembinaan dan pengawasan, dimana Camat Mamasa melakukan pengarahan, pembinaan, pengawasan, melakukan evaluasi dalam pembinaan aparatur desa di Kecamatan Mamasa Kabupaten Mamasa. Kendala Camat mendukung suksesnya Tugas Kepala Desa Osango Kecamatan Mamasa Kabupaten Mamas, yaitu terbatasnya sarana dan prasarana, dimana sumber daya manusia yang terbatas, dimana kemampuan pegawai Kecamatan yang terbatas sehingga program yang dijalankan terkadang kurang direspon oleh pemerintah des
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU DENGAN KUNJUNGAN ANTENATAL CARE DI PUSKESMAS MALABO KELURAHAN MINAKE KECAMATAN TANDUK KALUA
Sampai ketika ini, kematian bunda & bayi masih sebagai perkara kesehatan dunia & permanen sebagai penekanan perhatian rakyat. Hal ini ditimbulkan lantaran kurangnya pengetahuan bunda mengenai pentingnya inspeksi fisik (ANC) selama kehamilan. ANC merupakan layanan inspeksi kesehatan rutin bagi bunda hamil buat mendiagnosis komplikasi obstetri & menaruh kabar mengenai gaya hidup, kehamilan & persalinan. Penilaian kualitas pelayanan antenatal berawal berdasarkan pemanfaatan pelayanan antenatal sang rakyat khususnya bunda. Hal ini tercermin berdasarkan laporan bahwa bunda hamil mengunjungi petugas kesehatan buat menerima pelayanan antenatal sinkron baku yg ditetapkan. Tujuan penelitian ini merupakan buat memperjelas interaksi pengetahuan bunda menggunakan kunjungan antenatal care pada Puskesmas Malabo Kecamatan Minake Kabupaten Mamasa. Jenis survei ini merupakan pendekatan cross-sectional buat penelitian analitik. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan memakai teknik sasaran sampling menggunakan jumlah sampel sebesar 36 sampel. Pengumpulan data dilakukan menggunakan mengumpulkan data sekunder & primer. Analisis dilakukan menggunakan memakai uji chi-square. Hasil penelitian ini, menurut output uji statistik, terdapat interaksi antara pengetahuan bunda menggunakan perawatan prenatal, p-value = 0,004 (p-value = 0,05), & antara perilaku bunda. Studi perawatan prenatal menampakan bahwa p-value pada Puskesmas Malabo pada Minake, Kabupaten Horn, Karua merupakan = 0,004 (nilai p = 0,05). Dari penelitian ini bisa disimpulkan bahwa terdapat interaksi antara pengetahuan bunda menggunakan kunjungan prenatal, & antara perilaku bunda menggunakan kunjungan prenatal menggunakan nilai 0,004<0.0
Dampak Keberadaan Penambang Pasir Dalam Meningkatkan Pendapatan Masyarakat Desa Segerang Kecamatan Mapilli Kabupaten Polewali Mandar
Pertambangan adalah mata rantai kegiatan eksplorasi, pengembangan (pengelolaan), pengolahan, pengembangan dan pemasaran bahan galian (mineral, batubara, panas bumi, minyak dan gas bumi) dan pemasaran mineral dan batuan (bernilai) yang bernilai ekonomis.Tujuan dalam Penelitian ini ada yaitu, Untuk mengetahui Dampak Keberadaan Pertambangan Pasir dalam meningkatkan Ekonomi Di Desa Segerang Kecamatan Mapilli Kabupaten Polewali Mandar. Adapun hasil dari Penelitin ini sesuai tujuan penelitian yaitu, Dampak keberadaan Pertambangan Pasir dalam meningkatkan Ekonomi di Desa Segerang yaitu ada 2 Dampak Positif Keberadaan Pertambangan Pasir dan Dampak Negatif Keberadaan Pertambangan Pasir. Selanjutnya dalam pembahasan dari penelitian ini yaitu Dampak keberadaan Pertambangan Pasir dalam meningkatkan Ekonomi di Desa Segerang yaitu ada 2 Dampak Positif Keberadaan Pertambangan Pasir adalah Dampak Ekonomi dan Dampak Kesejahteraan, sedaangkan Dampak Negatif Keberadaan Pertambangan Pasir adalah Dampak Lingkungan dan Dampak Kesehatan