Jurnal Universitas Tidar
Not a member yet
1097 research outputs found
Sort by
Leveraging Artificial Intelligence for Enhanced Public Service Delivery
Kecerdasan buatan (AI) semakin banyak diintegrasikan ke dalam administrasi publik, menawarkan peluang untuk meningkatkan efisiensi dan pemberian layanan. Aplikasi AI dalam pemerintahan mencakup pengambilan keputusan otomatis, chatbot, dan sistem keamanan. Integrasi AI dalam administrasi publik dipandang sebagai syarat utama untuk meningkatkan efisiensi dan memastikan keberlanjutan sistem pemerintahan. AI memiliki peluang dan dampak yang signifikan dalam administrasi publik, tetapi juga menimbulkan tantangan yang perlu diatasi. Penggunaan kecerdasan buatan dalam administrasi publik sangat relevan dan dapat memberikan hasil yang positif, namun demikian, integrasi, pengujian, dan regulasi penuh teknologi AI untuk digunakan dalam manajemen administrasi publik masih belum memungkinkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh AI terhadap peningkatan kualitas pengambilan keputusan, pengaruh penggunaan AI terhadap peningkatan kualitas pelayanan dan akhirnya berpengaruh terhadap kepuasan masyarakat. Penelitian ini menggunakan theoretical literature review sebagai metode penelitian. Penulis menemukan bahwa AI berpengaruh terhadap peningkatan kualitas pengambilan keputusan, peningkatan kualitas pelayanan dan akhirnya berpengaruh terhadap kepuasan masyarakat. Penelitian ini merupakan tinjauan teori, penelitian selanjutnya disarankan untuk membuat kajian empiris tentang konsep ini.
Kata kunci: Kecerdasan buatan; Pelayanan publik; Tinjauan teor
Using Electrical Charge Method to Understand Biochemical Reactions
Redox reactions are important in many physiological processes. Oxidation numbers are commonly used for balancing redox reactions and understanding metabolic reactions. When oxidation number cannot be assigned, it is difficult or sometimes even impossible to understand the biochemical redox reactions. This article applies the electrical charge method, which can balance redox reactions when the oxidation number is unknown. It uses H+, O, H2O, and electric charge as balancing devices. This method allows the net-charge to be quantified, redox terms to be defined, and metabolic redox reactions to be classified and understood. The net-charge is also a new electron-counting parameter for understanding biochemical redox reactions
Pengembangan Aset Brand Guidelines sebagai Alat Pendukung Program 3S di Wisata Jeruk Desa Samar
Pelaksanaan kegiatan ini membahas pengembangan aset Brand Guidelines sebagai alat pendukung untuk program Samar Selaras Seragam di Wisata Jeruk Desa Samar. Pelaksanaan kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan pedoman merek yang konsisten dan terukur untuk memperkuat identitas merek Wisata Jeruk Desa Samar. Hasil validasi ahli media menunjukkan tingkat persetujuan sebesar 88%, menunjukkan bahwa panduan ini diterima dengan baik oleh para ahli media. Selain itu, melalui analisis data persepsi pengguna terhadap logo, ditemukan bahwa pengguna meresponsnya dengan tingkat persentase skor rata-rata sebesar 89,6%. Hasil ini mengindikasikan bahwa logo yang disajikan dalam brand guidelines mendapat dukungan kuat dari pengguna dan secara signifikan meningkatkan pemahaman tentang merek Wisata Jeruk Desa Samar. Implementasi brand guidelines ini dapat mendukung program Samar Selaras Seragam dengan cara yang efektif dan berkelanjutan, serta memperkuat identitas merek di tingkat lokal maupun regional. Artikel ini menyediakan wawasan yang berharga bagi pengelola dan pemangku kepentingan dalam upaya meningkatkan citra merek dan mempromosikan wisata jeruk di Desa Samar.
Kata kunci: 3S, Jeruk, Brand, Guidelines, Sama
Antikeloid Activity and Irritation Test of Combination Extract of Tithonia diversifolia A. Gray and Nerium indicum Mill in vivo
Keloids, marked by overgrowth of fibrous tissue beyond wound boundaries, present therapeutic challenges due to recurrence and the side effects of current treatments. Conventional methods, including surgery and radiotherapy are often costly and carry risks such as recurrence, pain, and infection. This has led to increasing interest in natural alternatives. This study investigates the antikeloid potential of a combination extract from Nerium indicum Mill (N. indicum) and Tithonia diversifolia A. Gray (T. diversifolia) in an in vivo rabbit ear hypertrophic scar model. The efficacy of the extract was evaluated using the Scar Elevation Index (SEI), while irritation tests assessed its potential for localized skin reactions. Five groups were tested: three groups receiving different doses of the combination extract, a negative control (aquadest), and a positive control (triamcinolone acetonide). The results showed that SEI values in all treatment groups were significantly reduced compared to the negative control (p<0.05), indicating reduced scar prominence. The Draize test further classified the extract as a minimal irritant, supporting its safety for topical application. These findings suggest that the combination extract of N. indicum and T. diversifolia is a promising, safer, and natural alternative for keloid treatment, particularly in managing hypertrophic scars.
Numeracy Literacy Skills in the ELPSA Learning Model with the Realistic Mathematics Education Approach Viewed from Students\u27 Mathematics Anxiety
This article aims to synthesize various studies related to numeracy literacy skills in the ELPSA learning model with the Realistic Mathematics Education approach, and its impact on students\u27 mathematics anxiety. Using the Systematic Literature Review (SLR) method and meta-synthesis, this research examined how applying the ELPSA model combined with the Realistic Mathematics Education approach can improve students\u27 numeracy skills while reducing their mathematics anxiety. The analysis found that this learning model is effective in helping students better understand mathematical concepts more openly and contextually, while supporting the enhancement of numeracy literacy through a Realistic Learning-based approach. Moreover, more positive interactions between students and the learning material help reduce anxiety in mathematics learning. The implications of this research highlight the importance of integrating the ELPSA and Realistic Mathematics Education models as a strategy that can optimize mathematics learning outcomes, create a more inclusive learning environment, and reduce students\u27 psychological barriers
THE NEXUS BETWEEN WOMEN\u27S HUMAN DEVELOPMEN INDEX AND WOMEN’S INCOME DISTRIBUTION
This research aims to investigate the relationship between women\u27s income contributions and the Human Development Index (HDI) for women in Central Java Province over the period from 2014 to 2023. The analysis is based on secondary data provided by the BPS. The study employs a causality test to determine the direction and strength of the relationship between the two variables. The findings reveal that the HDI for women plays a significant role in influencing women\u27s income contributions. Specifically, the HDI, which encompasses indicators such as education, health, and living standards, proves to be a key determinant of the variations in women\u27s economic contributions within the province. This conclusion is supported by the R-squared value of 0.6238, indicating that 62.38% of the changes in women\u27s income contributions can be explained by fluctuations in their HDI. These results highlight the crucial link between human development and women\u27s economic participation, suggesting that policies aimed at improving women’s HDI could lead to greater economic contributions from women in the region. Ultimately, the study provides valuable insights into how enhancing women\u27s overall well-being positively impacts their role in regional economic development
Pemberdayaan Masyarakat Desa Songan B Kintamani dalam Pemanfaatan Tanaman Kelor
Tanaman kelor (Moringa oleifera Lam.), merupakan salah satu jenis tanaman obat keluarga (Toga) yang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Desa Songan B yang terletak di Kecamatan Kintamani Kabupaten Bangli Provinsi Bali, merupakan desa yang memiliki tanaman kelor dan tersebar di wilayah perbukitan Kintamani. Tanaman kelor tersebut memiliki potensi untuk dikembangkan lebih lanjut termasuk dalam pengolahan tanaman kelor menjadi produk yang bermanfaat bagi masyarakat. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberdayakan masyarakat Desa Songan B Kintamani dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat mengenai pengolahan dan pemanfaatan tanaman kelor. Pemanfaatan tanaman kelor yang semula hanya sebagai sayur dan pakan ternak, diharapkan dapat lebih ditingkatkan menjadi produk olahan yang memiliki nilai jual lebih tinggi, seperti produk teh daun kelor dan boreh kelor. Kegiatan ini dilakukan dengan metode sosialisasi dan demonstrasi pembuatan produk teh daun kelor dan boreh kelor, serta demoplot pembibitan tanaman kelor. Kegiatan ini berhasil dengan baik berkat dukungan dan apresiasi masyarakat yang sangat tinggi, serta adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah tanaman kelor, sehinga mampu menghasilkan produk teh daun kelor dan boreh kelor yang dapat dikonsumi oleh masyarakat yang lebih luas
Analisis Kesadaran Masyarakat tentang Pengelolaan Sampah di Desa Bondowoso Kabupaten Magelang
Penumpukan sampah masih menjadi permasalahan yang belum terselesaikan secara optimal setiap tahunnya. Meningkatkan kepedulian masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan bukanlah suatu hal yang mudah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan Sampah di Desa Bondowoso Kabupaten Magelang dengan membagikan angket ke 2 dusun. Berdasarkan data, didapatkan hasil 98,4% masyarakat memiliki pengetahuan pengelolaan sampah dan 84,29% masyarakat paham perilaku yang sesuai untuk mengelola sampah. Akan tetapi tingginya pemahaman masih belum direalisasikan karena kurangnya fasilitas yang memada
Pendampingan dan pendidikan bencana longsor kepada masyarakat desa karatuan
Bencana alam berupa tanah longsor ialah kondisi tanah yang meluncur dari tempat yang tinggi menuju tempat yang lebih rendah dan ini kerap kali terjadi pada daerah pegunungan . Bencana ini dapat terjadi murni dari alam maupun campur tangan dari ulah manusia. Sehingga tujuan dari PPK ORMAWA ini ialah membantu masyarakat untuk siap dan sigap jika terjadi bencana alam berupa tanah longsor. Untuk mendukung keberhasilannya dalam hal ini tim PPK ORMAWA melakukan sosialisasi pada masyarakat mengenai peta jalur evakuasi dan rambu-rambu rawan longsor serta pembuatan peta rawan longsor pada desa karatuan dimana peta-peta dan rambu-rambu tersebut di buat menggunakan aplikasi ArcGIS. Sehingga membuat masyarakat paham akan situasi saat sewaktu waktu-waktu bencana terjadi, serta memberikan informasi kepada masyarakat yang nantinya membuat masyarakat untuk tidak membangun bangun pada daerah yang rawan longsor. Dari hasil pengabdian di simpulkan bahwa masyarakat telah mengalami peningkatan kesadaran akan bencana serta mengetahui lokasi-lokasi yang tidak aman untuk membangun bangunan
Pendampingan Wanita Tani dalam Inisiasi Pembentukan Unit Wirausaha di Desa Panduman
Desa Panduman menjadi salah satu sentra budidaya cabai dengan hasil produksi melimpah tetapi belum diiringi penanganan pasca panen yang tepat. Fluktuasi harga cabai yang tidak dapat dihindari petani seringkali menimbulkan kerugian karena harga rendah ketika panen raya. Kesadaran wanita tani Desa Panduman tentang kondisi ekonomi yang terbatas memunculkan inisiasi pembentukan unit wirausaha dengan melakukan pengolahan cabai menjadi produk bernilai jual tinggi. Program Penguatan Kapasitas Ormawa bertujuan untuk melakukan pendampingan kewirausahaan, kelembagaan, hingga manajemen pemasaran berbasis digital untuk mendukung pengembangan wanita tani dalam wirausaha berbasis kelompok. Kegiatan dimulai dengan sosialisasi program dan pentingnya berwirausaha dengan memanfaatkan potensi lokal, dilanjutkan dengan musyawarah pembentukan kelembagaan, pelatihan pengolahan produk turunan cabai, hingga pelatihan pemasaran berbasis digital (Instagram, Facebook, Tiktok). Tindak lanjut pasca program adalah menjadikan lokasi pelaksanaan kegiatan sebagai mitra dalam edukasi kewirausahaan dan kelembagaan, pendampingan dalam pemasaran produk berbasis digital, pendampingan legalitas usaha dan produk, pemberian bantuan alat produksi, dan pendampingan pengelolaan akun pemasaran