Jurnal Universitas Tidar
Not a member yet
    1097 research outputs found

    PENGEMBANGAN AREA BALIK CILIK SEBAGAI PELESTARIAN PERMAINAN ANAK TRADISIONAL MELALUI PPK ORMAWA

    Get PDF
    Program Pengembangan Area Balik Cilik di Kampung Citrucoffee merupakan inisiatif yang bertujuan melestarikan permainan tradisional di tengah modernisasi. Permainan tradisional memiliki manfaat besar bagi perkembangan anak, termasuk peningkatan keterampilan motorik, sosial, dan budaya. Namun, kemajuan teknologi dan perubahan gaya hidup telah menyebabkan permainan ini hampir punah. Untuk mengatasi hal ini, metode sosialisasi dan edukasi digunakan, dengan fokus pada pembuatan alat permainan tradisional dan pembangunan sarana yang aman bagi anak-anak di Desa Japan. Kegiatan ini melibatkan pembersihan lahan dan pembuatan berbagai alat permainan tradisional seperti bakiak dan egrang. Hasil dari program ini menunjukkan dampak positif, yaitu meningkatnya minat anak-anak terhadap permainan tradisional, serta pelestarian nilai-nilai budaya lokal. Kesimpulannya, program ini tidak hanya berhasil menghidupkan kembali permainan tradisional, tetapi juga memperkuat identitas budaya di kalangan generasi muda, sekaligus mengajarkan pentingnya menjaga warisan budaya di era modern

    Peningkatan Manajemen Olahraga Unggulan Desa Treko

    Get PDF
    Kegiatan olahraga tidak hanya penting untuk menjaga kesehatan fisik dan mental, tetapi juga berperan dalam membangun karakter, meningkatkan disiplin, serta memupuk kerja sama tim. Desa Treko di Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang, memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai Desa Olahraga Binaan, mengingat fasilitas yang memadai dan minat masyarakat terhadap olahraga seperti bola voli, bulu tangkis, dan karate. Namun, pengelolaan olahraga di desa ini masih belum optimal. Oleh karena itu, program PPK Ormawa UKM Olahraga dan Beladiri Universitas Tidar tahun 2024 bertujuan untuk meningkatkan manajemen olahraga melalui penerapan prinsip-prinsip Sport Management Principles. Program ini meliputi sosialisasi cabang olahraga unggulan, pembentukan komunitas olahraga, perbaikan infrastruktur, pelatihan rutin, pembuatan website Desa Treko Sport Village, dan penyelenggaraan turnamen. Metode yang digunakan adalah Strategic Sport Management yang dirancang untuk memaksimalkan potensi olahraga desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hasil dari program ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam partisipasi masyarakat, terbentuknya komunitas olahraga yang solid, perbaikan infrastruktur yang mendukung kegiatan olahraga, serta pengembangan atlet-atlet berprestasi. Dengan demikian, program ini tidak hanya berkontribusi pada pengembangan potensi olahraga di Desa Treko tetapi juga pada peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui kegiatan olahraga yang terorganisir dengan baik

    Peran Edukasi Literasi Digital dalam Mengurangi Dampak Negatif Media Sosial

    Get PDF
    Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital dan kesadaran akan penggunaan media sosial yang bijak di kalangan generasi muda. Kegiatan dilaksanakan melalui metode penyuluhan interaktif yang melibatkan pemaparan materi, diskusi kelompok, dan praktik digital detox. Kegiatan ini berlangsung di Dusun Tapen, Desa Pagersari, dengan peserta utama anggota Karang Taruna yang mayoritas berusia di bawah 20 tahun. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang dampak konsumsi video pendek secara berlebihan, terutama terkait efek dopamin, gangguan konsentrasi, dan produktivitas. Selain itu, peserta mulai menerapkan strategi pengelolaan waktu akses media sosial dengan menggunakan fitur screen time serta mengganti kebiasaan menggulir konten dengan aktivitas yang lebih produktif. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran peserta dalam memanfaatkan media sosial secara lebih sehat dan bertanggung jawab. Program serupa diharapkan dapat diperluas untuk menjangkau lebih banyak komunitas guna membangun budaya digital yang lebih positif

    Developing Nias Culture-Based English Textbook to Enrich 21st Century Skills for Vocational High School Students

    Get PDF
    This study focuses on the development of a Nias culture-based English textbook designed to enrich 21st century skills in vocational high school students. The problem underlying this study is the low relevance of the teaching materials used to the local cultural context making it difficult for them to understand the material in depth. Using a Research and Development (R&D) approach with the ADDIE model, the textbook was designed, developed, implemented, and evaluated in terms of feasibility, practicality, and effectiveness. The effectiveness of the product is tested using a quasi-experimental method with a nonequivalent control group posttest-only design. The research sample was determined using cluster sampling to represent students in different class groups. Research subjects included an experimental class, control class and an additional school as the dissemination class. Data is collected through expert validation, implementation, questionnaires, and learning outcome tests. The validation results showed high feasibility scores from four experts (100% culture and material, 95.55% language, 85.71% design). The developed book was also found to be practical and effective in enhancing students’ 21st-century skills, particularly in communication, collaboration, critical thinking, and creativity. The posttest results revealed clear improvements in students’ learning outcomes compared to the control class. Moreover, both teachers and students responded positively, emphasizing the textbook’s relevance to local culture and its usefulness in the learning process. Therefore, the Nias culture-based English textbook can be concluded as a feasible, practical, and effective learning resource that integrates local wisdom, strengthens students’ cultural identity, and fosters essential 21st-century competencies

    AUDIT ENERGI LISTRIK SWALAYAN X SEBAGAI UPAYA MENUJU STANDAR ISO 50001

    Get PDF
    Jumlah bangunan komersial khususnya swalayan di Indonesia sudah sangat banyak. Penggunaan energi yang tidak efisien secara terus menerus pada swalayan, selain menyebabkan tagihan yang tinggi, juga akan mengakibatkan krisis energi dimasa mendatang. Sebagai upaya menuju standar ISO 50001, maka dilakukan audit energi pada gedung swalayan dengan prosedur pelaksanaannya sesuai SNI. Mengembangkan sistem manajemen energi dengan mencapai pola kinerja energi yang efisien sesuai dengan standar ISO 50001:2018 yang dilakukan pada gedung swalayan X Magelang. Menetapkan sistem dan proses yang diperlukan untuk meningkatkan kinerja energi secara berkelanjutan, termasuk efisiensi energi, pemanfaatan energi, dan konsumsi energi. Swalayan X Magelang berlangganan energi listrik PLN dengan kapasitas daya terpasang 23.000 VA dengan Total pemakaian energi listrik pada gedung swalayan X Magelang adalah 16.954 kWh dalam satu bulan. Nilai intensitas konsumsi energi gedung swalayan 178,188, untuk bangunan swalayan tergolong sangat efisien

    Analisis Komparatif Sektor Unggulan di Priangan Timur

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan membandingkan sektor-sektor unggulan di wilayah Priangan Timur. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) berupa Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Provinsi Jawa Barat dan PDRB enam Kabupaten/Kota di wilayah Priangan Timur (Kabupaten Garut, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Pangandaran, Kota Tasikmalaya, dan Kota Banjar) seri 2010 ADHK Menurut Lapangan Usaha tahun 2010 s.d 2023. Analisis data pada penelitian ini menggunakan Location Quotient (LQ) dan Dynamic Location Quotient (DLQ) yang diolah dengan Microsoft Excel. Berdasarkan hasil analisis LQ, diperoleh bahwa sektor unggulan yang mendominasi di wilayah Priangan Timur meliputi sektor pertanian, kehutanan dan perikanan (Kabupaten Garut, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Pangandaran); sektor pengadaan air (Kota Tasikmalaya); serta sektor pertambangan dan penggalian (Kota Banjar). Sedangkan hasil analisis DLQ menunjukkan bahwa semua sektor berpotensi untuk menjadi sektor basis di masa depan. Temuan ini menunjukan bahwa peningkatan pengeluaran pemerintah daerah pada sektor-sektor unggulan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di Priangan Timur

    Learning Experience on Digestive System: Does it Underlie Students\u27 Eating Habits?

    Get PDF
    This study aimed to explore how biology education, particularly the topic of the digestive system, can serve as a basis for students to regulate their eating habits. The approach used in this research is a mixed-method approach, combining both quantitative and qualitative methods. The participants in this study comprised 69 twelfth-grade high school students. Data were collected using a questionnaire that included tests on digestive system content and eating habits, along with an open-ended section that required students to explain the eating patterns they adopted in their lives after studying the digestive system. The data collected were analyzed using Concurrent Triangulation. Students\u27 understanding of the digestive system content remains relatively low, with an overall score percentage of 37.54%. Nevertheless, learning about the digestive system has positively impacted on the eating habits of most students, who have begun adopting healthier eating patterns. On the other hand, a small minority of students still neglect and have low awareness of maintaining healthy eating habits, indicating that further efforts are needed to enhance awareness and healthy habits among students. Support from parents, teachers, and the surrounding environment is crucial to ensure a balanced and nutritious diet for adolescents

    Creativity Development Students through Eco-print Activities at SDN 002 Air Molek 1

    Get PDF
    Community service activities with the theme of eco-print on cloth towards, students are motivated by student’s ignorance. Therefore, the purpose of this activity is to solve this problem, the number of student’s who took part in the eco-print training was 52 grade 6 student’s. the methode used was the founding methode (printing), the result of which can become a work of art adn have sales value

    The Empowering Limbangan Batik Makers Through Diversification of Biological Batik Products and Motifs Using Natural Dyes

    No full text
    Batik bertema biologi menggunakan motif dan corak yang representatif dalam bidang biologi. Pemanfaatan pewarna alam untuk pewarnaan kain batik dapat memanfaatkan bagian-bagian tumbuhan, total ada 8 pewarna alam yang digunakan, antara lain biji jalawe, kayu tingi, indigofera, kayu secang, kayu jambal, kayu tegeran, kayu mahoni, dan biji kesumba. Seni batik di Kabupaten Kendal mempunyai beberapa kelemahan, seperti terjadinya putus generasi sehingga ragam corak khas Kendal sulit dikenal dan minimnya peminat dan perajin. Oleh karena itu, kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan desain motif batik hayati dengan pewarna alam dan diversifikasi produk sebagai pemberdayaan pembatik Limbangan. Kegiatan ini dilaksanakan melalui kerja sama dengan Batik Linggo Limbangan dan masyarakat dengan jumlah peserta 20 orang. Pada tahap pertama, fasilitator memberikan penjelasan tentang proses pembuatan batik. Pada tahap kedua, mereka diajak untuk praktik langsung dengan proses yang telah dijelaskan. Hasilnya adalah enam motif batik bertema biologi, yaitu biofer (biologi pembuahan), bioba (biologi amuba), biovi (biologi virus), biona (biologi DNA), bioga (biologi alga), dan biongi (biologi jamur). Hasilnya, masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga keberagaman motif batik dan dapat memanfaatkan pewarna alami yang berasal dari tanaman di sekitar mereka

    Analisis Penerapan Strategi TOK (Tiru, Olah, Kembangkan) dalam Pembelajaran Menulis Kreatif Cerpen di Kelas XI SMA Negeri 1 Besuk : Analysis of the Implementation of the TOK Strategy (Tiru, Olah, Kembangkan) in Creative Writing Learning for Short Stories in Class XI of SMA Negeri 1 Besuk

    Get PDF
    This study aims to explore the application of the TOK (Imitate, Process, and Develop) method in improving short story writing skills among grade XI students at SMA Negeri 1 Besuk. The issues raised are the low writing skills among students and the lack of interesting and effective learning methods. This study applies a descriptive qualitative approach with data collection techniques through observation, interviews, documentation, and analysis of student writing. The TOK method is carried out in three phases: the Imitate phase (imitating existing short story texts), the Process phase (changing some story elements), and the Develop phase (creating short stories independently). The findings of the study indicate that this method can help students understand the structure of short stories, develop ideas creatively, and produce writing with a more varied style. At the end of the process, students showed progress in terms of originality of ideas, story integration, richness of word choice, and the ability to convey moral messages through writing. These results indicate that the TOK method is effective for use in learning to write short stories at the high school level and can be an innovative choice in teaching Indonesian

    1,015

    full texts

    1,097

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Universitas Tidar
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇