Jurnal Universitas Tidar
Not a member yet
    1097 research outputs found

    INDEPENDENSI MEDIA MASSA DI INDONESIA PADA TAHUN POLITIK 2024: STUDI KASUS PADA KOMPAS.COM

    Get PDF
    Indonesia memasuki pemilihan umum pada 2024. Momentum ini menjadi pesta demokrasi rakyat memilih pemimpin baru. Pada masa ini, media memiliki peran penting dalam memublikasikan berita kepada publik, termasuk menciptakan isu-isu kepada publik. Tahun ini, sekaligus menjadi tahun yang penuh ujian bagi media massa. Terutama dalam memegang prinsip independensi, keberimbangan dan tidak dipengaruhi oleh kepentingan politik dan ekonomi. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus pada Kompas.com dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini menggunakan teori Agenda Setting yang dikembangkan Maxwell McCombs dan Donald Shaw, untuk memeriksa bagaimana media menciptakan isu yang diberitakan. Peneliti mengupas sejauh mana independensi media terhadap isu-isu politik. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam (indept interview) dan studi dokumen. Hasil penelitian yang digali melalui cara pandang induktif menunjukkan bahwa Kompas.com menghadirkan pemberitaan yang independen. Sikap itu dibangun dari kerangka berpikir para editor sejak dalam ruang redaksi. Ada kebebasan yang ditawarkan oleh redaksi kepada jurnalis dalam meliput isu-isu politik. Terkait pemilihan isu berita politik, redaksi juga mengambil sikap keberimbangan dalam menyajikan berita. Mulai dari ruang berita, intensitas hingga nada dalam pemberitaan. Redaksi juga berhati-hati dalam pemilihan narasumber, karena dapat menentukan arah pemberitaan yang cenderung bersifat politis. Penggunaan data dalam proses jurnalistik, membantu Kompas.com dalam menghadirkan berita yang lebih berkualitas

    PARTISIPASI WARGA UNTUK PENYEBARAN INFORMASI PADA INSTAGRAM @ASLISEMARANG SEBAGAI JURNALISME WARGA

    Get PDF
    Social media has become a platform for people to get information and news. This happens because social media is able to make people participate in disseminating information. Information dissemination occurs actively on social media, the community can participate in disseminating information. Citizen journalism as a new form of journalism is a breath of fresh air for the presentation of information. This research uses a qualitative method with a descriptive approach. The theory used in this research is the theory of citizen participation expressed by Sunganh & Chung. The purpose of this research is to find out how the dissemination of citizen journalism information that occurs on the Instagram account @aslisemarang. This research uses primary data sources obtained through interviews with sources and observations on the @aslisemarang Instagram account. While secondary data sources are obtained through observation of literature, books, and journals. The results of this study indicate that the Instagram account @aslisemarang as an account for disseminating citizen journalism information occurs in accordance with the ethics of citizen participation proposed by Sungahn & Chung

    Analisis Aliran Sociological Jurisprudence Terhadap Keseimbangan Kepentingan dalam Putusan Hakim pada Perkara Pertambangan

    Get PDF
    Penelitian ini mengkaji penerapan konsep balancing of interests dalam dua putusan pidana terkait konflik pertambangan di Indonesia yang sama-sama mendasarkan dakwaan pada Pasal 162 Undang-Undang Minerba, namun menghasilkan putusan yang berbeda. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis konsep balancing of interests yang diterapkan hakim dalam mempertimbangkan kepentingan perusahaan tambang, masyarakat lokal dan adat, dan kepentingan publik yang lebih luas. Penelitian ini menggunakan metode non-doktrinal dengan pendekatan sociological jurisprudence. Analisis dilakukan secara induktif melalui penelaahan fakta persidangan, konteks sosial-empiris, serta kerangka teori keseimbangan kepentingan dan teori hukum progresif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hakim pada PN Andoolo menerapkan pendekatan sosiologis dengan menafsirkan frasa “memenuhi syarat” secara substantif, mencakup kelayakan lingkungan dan partisipasi masyarakat, sehingga memberikan putusan bebas. Sebaliknya, hakim PN Soasio menerapkan pendekatan formalistik yang berfokus pada aspek normatif dan mengabaikan konteks sosial-budaya masyarakat adat, sehingga menjatuhkan pidana kurungan. Keseimbangan kepentingan tidak dapat dicapai melalui penerapan hukum yang mekanis namun harus menggali kenyataan yang hidup/terjadi dalam masyarakat

    Penguatan Destination Branding dalam Membangun Potensi Kampung Wisata Pakualaman Yogyakarta

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya proses destination branding dalam pengembangan destinasi wisata berbasis budaya dan sejarah, seperti halnya Kampung Wisata Pakualaman di Yogyakarta. Dalam konteks persaingan industri yang semakin ketat dan tren digitalisasi pariwisata, upaya membangun citra destinasi yang kuat, konsisten, dan relevan menjadi kebutuhan strategis. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mengetahui upaya-upaya destination branding yang dilakukan untuk menguatkan potensi di Kampung Wisata Pakualaman Yogyakarta berdasarkan perspektif Morgan dan Pritchard. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode wawancara mendalam, observasi, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Adapun teknik analisis data menurut Miles dan Huberman yang meliputi ; reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa penguatan destination branding Kampung Wisata Pakualaman Yogyakarta telah berjalan dalam hal ini pada 5 tahapan : market investigation, analysis, and strategic recommendations,brand identity development, brand launch and introductions, brand implementations, dan monitoring, evaluating, and review. Akan tetapi secara keseluruhan memang belum berjalan dengan optimal. Kajian pasar belum dilakukan secara sistematis; identitas brand telah dirumuskan namun belum tersampaikan secara luas; peluncuran brand masih terbatas pada media sosial; implementasi brand tampak dalam atraksi wisata namun belum ditunjang oleh amenitas dan komunikasi yang konsisten; serta proses monitoring masih bersifat informal dan belum terstruktur. Sehingga ke depannya diharapkan perlu ada pengayaan model destination branding berbasis komunitas khususnya di kawasan budaya perkotaan. Hal ini juga dapat menjadi kajian implementatif untuk policy feedback oleh para pemangku kebijakan di Kota Yogyakarta

    Tourism Management and Information Communication Technologies (ICTs) dalam Pengelolaan Taman Nasional Ujung Kulon Banten

    Get PDF
    Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (ICTs) telah mengubah wajah pariwisata global, termasuk dalam pengelolaan kawasan konservasi. Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) sebagai salah satu destinasi ekowisata utama di Indonesia menghadapi tantangan dalam mengintegrasikan ICTs untuk mendukung promosi, edukasi, serta pelestarian lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran ICTs dalam pengelolaan TNUK dengan menekankan pada potensi, kendala, dan kontribusinya terhadap tata kelola pariwisata berkelanjutan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus, pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan ICTs di TNUK masih terbatas pada media promosi dan penyebaran informasi melalui media sosial, sementara penerapan sistem digital yang lebih komprehensif, seperti layanan reservasi daring, pemantauan satwa berbasis sensor, maupun aplikasi edukasi konservasi, belum berkembang optimal. Kendala utama meliputi keterbatasan infrastruktur jaringan, rendahnya literasi digital masyarakat lokal, dan belum adanya kebijakan terpadu mengenai penggunaan ICTs di kawasan konservasi. Simpulan penelitian menegaskan bahwa ICTs memiliki peran strategis dalam memperkuat pengelolaan TNUK tidak hanya untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, tetapi juga mendukung konservasi keanekaragaman hayati dan partisipasi masyarakat lokal

    Akuntabilitas Kebijakan Program Makan Siang Gratis Terhadap Aduan Keracunan Makanan melalui Media Sosial

    No full text
    Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas sebagai strategi nasional penanggulangan stunting menghadapi persoalan serius ketika muncul sejumlah kasus keracunan massal di berbagai daerah, termasuk di Kota Kupang. Fenomena ini menimbulkan perdebatan publik mengenai akuntabilitas kebijakan dan efektivitas mekanisme pengawasan pemerintah. Media sosial, yang pada era digital berfungsi sebagai kanal aspirasi dan kontrol sosial, menjadi arena utama masyarakat dalam menyampaikan aduan, kritik, maupun tekanan politik. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis peran media sosial sebagai instrumen akuntabilitas kebijakan MBG, serta mengevaluasi respons pemerintah dalam menjawab aduan keracunan makanan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui studi literatur untuk menelaah dokumen kebijakan dan literatur ilmiah terkait. Analisis dilakukan melalui content analysis untuk memetakan pola komunikasi di media sosial dan bahan ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial berfungsi dalam tiga ranah utama, yakni kanal aspirasi publik, tekanan sosial melalui viralitas, dan pengawasan kebijakan. Namun, media sosial juga menghadirkan tantangan berupa disinformasi dan polarisasi narasi yang dapat melemahkan kredibilitas akuntabilitas. Respons pemerintah terhadap insiden keracunan cenderung defensif dan menonjolkan pencapaian statistik dibandingkan solusi substantif. Kesimpulannya, untuk menjaga keberlanjutan dan legitimasi program MBG, diperlukan strategi akuntabilitas yang lebih kredibel melalui pemanfaatan e-governance sebagai kanal aduan formal dan tata kelola kolaboratif lintas aktor

    Perencanaan Gedung 3 Lantai Menggunakan Shear Wall Berbasis Building Information Modelling Panti Asuhan Omah Berkah

    Get PDF
    The orphanage building of Omah Berkah Grabak located on Jalan Grabag-Cokro No.16 Sumurbandung, Sumurarum, Grabag District, Magelang Regency requires an increase in the building\u27s service capacity to support daily activities. Planning for a new building needs to be carried out to obtain data on architectural drawings, structures, details of work volume and development RAB. Planning is carried out by analyzing two types of structures, namely an open frame portal structure and structure with Shear Wall reinforcement so that we can simultaneously determine the influence between the two structures. Based on studies carried out to plan the building structure, reinforced concrete structures were used with dimensions determined in accordance with SNI-2847-2019. Building structure analysis was carried out using software SAP2000 which refers to SNI 1726: 2019, with building loads referring to SNI 2847: 2019. Building Information Modeling (BIM) for architectural and structural parts is modeled using software Autodesk Revit. After the analysis was carried out, it was discovered that the entire building structure for the open frame portal structure and Shear Wall reinforcement was declared safe against forces and moments that occurred due to building loads, however there was a reduction in story drift of 87% in the X direction and 88.1% in the Y direction. Moreover, modeling carried out using Software Autodesk Revit produces quantity take off automatically, which is faster than conventional methods which require calculating it manually

    Sublingual Film Formulation of Tempuyung Leaf Extract (Sonchus Arvensis L.) as Anthyperuricemic Agent

    Get PDF
    Tempuyung leaves (Sonchus arvensis L.) are known to contain flavonoid compounds with potential antihyperuricemic activity. This study aimed to prepare Sonchus arvensis leaf extract and formulate it into a sublingual thin film dosage form to develop a therapeutic formulation for the treatment of hyperuricemia. The study employed a Completely Randomized Design using 24 rats (Rattus norvegicus), divided into six groups: positive control (Allopurinol), negative control, blank, and three treatment groups receiving Sonchus arvensis extract at doses of 50 mg/70 kg BW, 100 mg/70 kg BW, and 200 mg/70 kg BW. The sublingual film formulation was prepared using the solvent casting method. Data were analyzed using ANOVA and LSD tests. The results indicated that Formula 3, with a dose of 200 mg, produced the most significant reduction in uric acid levels. Standardization parameters of the extract, including moisture content, ash content, water-soluble extract, ethanolsoluble extract, and loss on drying, complied with the applicable standards. Evaluation of the sublingual film demonstrated that the formulation met the required characteristics and quality standards for sublingual films. In conclusion, the sublingual film of Sonchus arvensis leaf extract shows potential as an effective antihyperuricemic agent. Keywords: Tempuyung Leaves, Antihyperuricemia, Thin Fil

    The Determinants of Tax Aggressiveness in Indonesian Coal Mining Companies

    Get PDF
    The proposed research aims to evaluate and assess the impact of leverage, capital intensity, profitability, and firm size on tax aggressiveness in Indonesian coal mining enterprises from 2021 to 2023. The sample used in this study comprises coal mining corporations registered on the Indonesia Stock Exchange between 2021 and 2023. The sample was collected using the purposive sampling approach, which resulted in 12 coal mining companies (36 observations) that met the research criteria. This study employs a multiple linear regression analysis, which was conducted using SPSS version 25. The findings indicate that leverage, capital intensity, and profitability have no substantial impact on tax aggressiveness. Furthermore, company size has a significantly positive effect on tax aggressiveness, suggesting that larger companies with more resources are more likely to engage in tax aggressiveness. According to agency theory, the contrast in motivations between management and owners may encourage management to engage in tax aggressiveness to increase firm value

    Frasa Nominal Atributif dalam Bahasa Indonesia: Indonesian Attributive Nominal Phrase

    Get PDF
    This research aims to describe the functions, categories, and meaning relationships in attributive nominal phrases in short stories. A qualitative descriptive approach is used in this research. As mentioned earlier, the data source of this research is an Indonesian short story entitled Jasmine by Gol A Gong which reflects the complexity of social reality. The listening and note-taking techniques are used in the data collection stage to identify attributive nominal phrases. The data obtained were analyzed using agih method with bagi unsur langsung (BUL) technique and presented in tree diagram and description, so that the structure pattern and relationship between elements in the phrase can be revealed clearly. The results of this study show that attributive nominal phrases in Indonesian can be constructed by several categories, including: N+N, N+A, Num+N, Sd+N, yang+N, and yang+V.  There are also meaning relationships between elements in attributive nominal phrases, including: illuminator, delimiter, determiner or pointer, number, and designation. Meanwhile, in analyzing the function of sentences in the form of attributive nominal phrases, it is possible to reveal the message that the author tries to raise in his short story through the highlighted subject

    1,015

    full texts

    1,097

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Universitas Tidar
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇