Pusat Jurnal UIN Ar-Raniry (Universitas Islam Negeri)
Not a member yet
8916 research outputs found
Sort by
Evaluation of PDKB Performance's Impact on SAIDI SAIFI at PT. PLN UP3 Langsa
The reliability of the electricity distribution system is essential to ensure continuous service to consumers. Maintenance is necessary to uphold this reliability. However, on the SUTM (Medium Voltage Overhead Line) network, maintenance often requires power outages, causing losses for both consumers and the company due to undelivered electrical energy (kWh). This study aims to analyze the SAIDI and SAIFI values, as well as the amount of kWh before and after implementing PDKB (Live Line Maintenance) at PT PLN (Persero) UP3 Langsa. The research uses a quantitative descriptive method with data collected through observation and analysis of kWh, SAIDI, and SAIFI metrics. The results show that PDKB-based maintenance saved 1,457,823.97 kWh with a financial gain of Rp. 1,135,391,541.48. The SAIDI and SAIFI values were 819.456 minutes/customer and 9.29 times/customer, respectively. In contrast, maintenance without PDKB resulted in a loss of 3,921,103.2 kWh or Rp. 3,136,882,560, with higher SAIDI and SAIFI values of 1533.84 minutes/customer and 10.04 times/customer. These findings indicate that lower SAIDI and SAIFI values reflect improved service quality, enhancing the company’s image and reducing losses from power distribution interruption
Manajemen Kepala Sekolah Dalam Melaksanakan Budaya Sumang Opat di Lingkungan Madrasah Aliyah Negeri 1 Aceh Tengah
The leadership of the madrasah principal is very central in creating changes that can influence group activities towards setting and achieving goals, can be seen as a person who uses applicable structures and procedures to achieve the goals of the madrasah organization. As time goes by, culture or customs are rarely used as a reference or foundation in implementing life values. In the educational environment itself, due to technological developments, advances in the era and even due to the pandemic that is currently hitting the world, it can have an impact on the loss of cultural order or customs that apply in the community that are applied in the school environment, moral decadence is inevitable, education is only focused on transferring knowledge and seems no longer on instilling educational values in the form of character, morals and national personality that loves culture. The management of the Madrasah Principal in implementing the Sumang Opat culture in the environment of Madrasah Aliyah Negeri 1 Aceh Tengah begins with planning, organizing, implementing, supervising and evaluating management is the entire process of thinking, grouping all tasks, responsibilities, authorities, in determining all activities carried out in order to achieve the goals of the madrasah. The management of the madrasah principal in developing the Sumang Opat culture, where the madrasah principal seeks to improve the implementation of the Sumang culture, organizes tasks to each personnel according to educational qualifications, in this case the madrasah principal takes action with planning and paying attention to discipline and responsibility in acting. The madrasah principal also supervises and evaluates teachers and students in implementing the Sumang Opat culture in the environment of Madrasah Aliyah Negeri 1 Aceh Tengah
Strategi dan Kendala Kepala Madrasah Dalam Peningkatan Peran Hubungan Masyarakat di MAN 4 Aceh Besar
The strategy of the madrasah principal is an important step in managing and developing the relationship between the school and the community. Public Relations (PR) plays a strategic role in building a positive image of the madrasah and establishing effective communication between the madrasah and its external environment. However, the role of PR has not been fully optimized in many educational institutions. This study aims to identify the strategies employed by the principal of MAN 4 Aceh Besar to enhance the role of PR and to explore the challenges encountered during the process. This research uses a qualitative method with a case study approach. Data collection techniques include observation, interviews, and documentation. The results show that the principal applies integration and intensive strategies, which serve to strengthen communication with parents, disseminate information via social media, manage public opinion, and increase community participation. However, these strategies face challenges such as limited human resources, lack of training, and restricted access to information. Enhancing PR capacity and managerial support is necessary to optimize the PR function. This study suggests that the madrasah principal should continue strengthening strategies to improve the role of PR
MANAJEMEN PENGELOLAAN ZAKAT, INFAQ DAN SADAQAH PADA BAITUL MAL ACEH BESAR
Tidak Ada Abstra
'SYAHADAT' SEBUAH PENDEKATAN DALAM MENGOPTIMALKAN MANAJEMEN PAUD BERBASIS MASYARAKAT
AUD merupakan lembaga pendidikan yang banyak dikembangkan oleh masyarakat dalam rangka membantu mensukseskan program pemerintah dalam bidang pendidikan, khususnya pendidikan anak usia dini di selurh pelosok tanah air. PAUD berbasiskan masyarakat artinya PAUD yang dikembangkan oleh masyarakat, dimana masyarakat merupakan subjek pendidikan dan bukan merupakan objek pendidikan. PAUD yang dikembangkan masyarakat ini merupakan jawaban dari kebutuhan masyarakat karena pentingnya PAUD di wilayah tempat tinggal mereka, tidak hanya berada di kota kota saja, namun PAUD harus menjangkau di seluruh pelosok desa. Sehingga PAUD berbasiskan masyarakat ini dapat berada di tengahtengah masyarakat yang menjadi sebuah kebutuhan masyarakat,dan masyarakat saling menjaga keberlangsungan PAUD tersebut. Kata kunci: Pendidikan anak, Syahadat, Masyaraka
POLA DAKWAH PADA MASYARAKAT PEDESAAN ACEH BARAT
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pola dakwah pedesaan di Aceh Barat, dan faktor- faktor yang mempengaruhi. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif analisis. Hasil penelitian menunjukkan dari segi sasaran dakwah, pola dakwah yang menguat adalah dakwah jam’iyah, mayoritasnya untuk orang tua dan anak-anak. Dari segi pendekatan, pola dakwah yang menguat Struktural-sentrifugalâ€, “struktural media campaignâ€, dan “kultural-sentripetal bercorak sufistikâ€. Diantara faktor yang mendorong menguatnya dakwah struktural di Aceh Barat, yaitu komitmen politik terhadap Syariat Islam, cara pandang pimpinan pemerintahan terhadap kegiatan keagamaan yang dianggap sebagai do’a penyelamat, dan kesesuaian agenda dakwah struktural dengan tradisi majelis ta’lim yang telah mengakar. Faktor yang mempengaruhi menguatnya dakwah kultural-sentripetal bercorak sufistik diantaranya: keterikatan masyarakat pada sosok teungku yang menginisiasi kegiatan Tawajjuh dan Suluk., anggapan masyarakat terkait keberadaan Suluk sebagai level pendalaman keagamaan yang lebih tinggi, kecendrungan masyarakat tehadap suasana kenikmatan bathin ketika Tawajjuh dan Suluk, serta lokasi penyelenggaraannya yang mudah diakses. Kata Kunci: Pola, Dakwah, Masyaraka
MODERENISASI SISTEM EKONOMI ISLAM
ABSTRAK Modernisasi sistem ekonomi Islam merupakan proses perubahan pola berpikir dan tata kerja secara teradisi lalu menggantikannya dengan pola berpikir dan tata kerja baru yang mengalami sedikit perubahan seperti menambah atau mengurangi konsep asal ulama mazhab, namun tidak lari dari substansinya. Kegunaannya adalah untuk memperoleh daya guna dan dan efesiensi maksimal dalam pelaksanaannya pada lembaga-lembaga ekonomi modern seperti perbankan syariah dll. Oleh karena itu produk-produk system ekonomi Islam telah dikemas dan diimplementasikan secara modern dan profesional sesuai denga perkembangan zaman. Sesuai dengan tujuan kajian untuk mengevaluasi proses modernisasi sistem ekonomi Islam pada maka diperlukan studi mendalam terhadap modernisasi itu apakah sudah mengacu sepenuhnya pada metode metode dan pedoman modernisasi itu sendiri, atau belum. Dengan demikian diperlukan pendekatan deduktif, dalam pengambilan kesimpulannya; suatu kesimpulan secara khusus berdasarkan sifat-sifat yang berlaku umum. Dalam konteks pemikiran modern Islam, pembaharuan merupakan suatu wacana yang mengawali perubahan mendasar bagi Islam sebagai suatu nilai ajaran dan umatnya sebagai pembuat arus perubahan tersebut. Modernisasi dalam khazanah masyarakat Barat mengandung makna pikiran, aliran, gerakan dan usaha untuk mengubah paham-paham, adat istiadat, institusi-institusi lama dan sebagainya untuk disesuaikan dengan suasana baru yang di timbulkan oleh kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi modern. Urgensi modernisasi dalam Islam tidak bisa dikesampingkan pada zaman teknologi dan informatika sekarang ini. Modernisasi perlu dilakukan bukan hanya untuk menjawab tantangan global, tetapi lebih penting lagi, untuk mengangkat harkat kaum muslimun, mengeluarkan mereka dari kemunduran dan keterbelakangan dan sebaliknya, mengantarkan mereka pada kemajuan. Kata Kunci: Modernisasi, Ekonomi Isla
AKURASI WAKTU JAM MASJID DI KOTA LHOKSEUMAWE
Accuracy of time is very closely related to Islamic law, a lot of worship related to time, such as prayer times, breaking fast and ruling. Without a standard time accuracy, worship can not be done perfectly. The clock is a marker of time that makes it easy for Muslims to carry out worship and social activities. Until now there has been no clock that can survive accuracy with a long time, meaning that all clocks must be calibrated within a certain time span. The time standard for clock calibration is the Atomic Clock time that is on the GPS or on the link http://ntp.bmkg.go.id/Jam.BMKG controlled by Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). This study tries to find the accuracy of mosque hours and the type of clock used in mosques in Lhokseumawe City by using the method of observation and documentation of 20 mosques selected as samples in the study. The results of observation and documentation show that all mosques (100%) in Kota Lhokseumawe have used the clock as a timemarker, 12 mosques, or 60% of the mosque has been using a digital clock with accuracy of 50% in accordance with the standard and 35% analog clock in accordance with a clock standard observer BMKG.Keywords: Time System, Global Positioning System (GPS), Mosque and Lhokseumawe
POLA ASUH ORANG TUA PENGGUNA NARKOBA (STUDI TERHADAP REMAJA DALAM KONTEKS ACEH)
Abstract: This study aims to determine the relationship between parenting and drug abuse among adolescents. The study used a cross sectional survey, which involved 181 adolescent drug users who underwent rehabilitation programs at rehabilitation centers in Aceh. Their ages ranged from 12 to 22 years. The instrument used in this study was the Parental Authority Questionnaire (PAQ) from Buri (1991) which was used to measure parenting patterns from adolescents' perceptions. The data collected was analyzed using the computer application program Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) version 23.0. The results showed that there was a significant relationship between parenting and drug abuse behavior. Authoritative parenting has a significant negative effect on drug abuse, while authoritarian and permissive parenting has a significant positive effect on drug abuse. This study generally informs that parenting patterns can influence the behavior of adolescents involved in drug abuse. Therefore, this research has implications for families and educational institutions.Keywords: Parenting Style; Drug Users; Adolescence.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola asuh orang tua dengan penyalahgunaan narkoba dalam kalangan remaja. Penelitian dilakukan dengan menggunakan survei cross sectional, yang melibatkan 181 orang remaja pengguna narkoba yang menjalani program rehabilitasi pada pusat-pusat rehabilitasi narkoba di Aceh. Usia mereka berkisar antara 12 sampai dengan 22 tahun. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Parental Authority Questionnaire (PAQ) dari Buri (1991) yang digunakan untuk mengukur pola asuh orang tua dari persepsi remaja. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan bantuan aplikasi komputer program Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) versi 23.0. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara pola asuh orang tua dengan perilaku penyalahgunaan narkoba. Pola asuh demokratis mempunyai pengaruh negatif yang signifikan terhadap penyalahgunaan narkoba, sementara pola asuh otoriter dan permisif mempunyai pengruh positif yang signifikan terhadap penyalahgunaan narkoba. Penelitian ini secara umum menginformasikan bahwa pola asuh orang tua dapat mempengaruhi perilaku remaja terlibat dalam penyalahgunaan narkoba. Oleh karena itu, penelitian ini memberikan implikasi bagi keluarga dan lembaga-lembaga pendidikan serta pusat rehabilitasi narkoba.Kata Kunci: Pola Asuh Orang Tua; Pengguna Narkoba; Remaja
STRATEGI PEMBINAAN DALAM MENANAMKAN NILAI-NILAI RELIGIUS PADA MUALAF ETNIS TIONGHOA DI ORGANISASI PERSATUAN ISLAM TIONGHOA INDONESIA (PITI) SURABAYA
Abstract: This research is based on religious phenomena that occur in Indonesia, especially regarding religious conversion. The religious conversion is dominated by other religions who want to embrace Islam, where the majority of religious conversions occur in the ethnic Chinese environment. The Indonesian Chinese Islamic Association (PITI) in Surabaya is one of the institutions that oversees the development of converts to Islam and has a special strategy in fostering converts, especially the Chinese. This research is a qualitative research with a case study approach to determine the strategy of converting converts in the Indonesian Chinese Islamic Association Organization (PITI) Surabaya. Collecting data in this research is observation, interview and documentation. This study aims to answer, describe and analyze the problem of general description regarding the strategy of fostering ethnic Chinese converts at the Indonesian Chinese Islamic Association (PITI) Surabaya. The results showed that the general description of the strategies applied in instilling religious values in fostering ethnic Chinese converts to the Chinese Indonesian Islamic Association Organization (PITI) Surabaya included: 1) teaching; 2) habituation; 3) exemplary; 4) motivation; and 5) regulations.Keywords: Development Strategy; Chinese Ethnic Converts; PITI Surabaya.Abstrak: Penelitian ini didasarkan pada fenomena agama yang terjadi di Indonesia terkhusus perihal konversi agama. Konversi agama tersebut didominasi oleh agama lain yang ingin memeluk agama Islam, di mana perpindahan agama tersebut mayoritas terjadi di lingkungan etnis Tionghoa. Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) Surabaya merupakan salah satu lembaga yang menaungi pembinaan mualaf dan memiliki strategi khusus dalam membina mualaf terkhusus etnis Tionghoa. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus untuk mengetahui strategi pembinaan mualaf di Organisasi Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) Surabaya. Pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab, mendeskripsikan serta menganalisis permasalahan gambaran umum mengenai strategi pembinaan mualaf etnis Tionghoa di Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) Surabaya. Hasil penelitian menunjukkan temuan bahwa gambaran umum mengenai strategi yang diterapkan dalam menanamkan nilai-nilai religius membina mualaf etnis Tionghoa di Organisasi Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) Surabaya meliputi: 1) pengajaran; 2) pembiasaan; 3) keteladanan; 4) motivasi; dan 5) peraturan.Kata Kunci: Strategi Pembinaan; Mualaf Etnis Tionghoa; PITI Surabaya