UMMAT Scientific Journals (Universitas Muhammadiyah Mataram)
Not a member yet
13083 research outputs found
Sort by
Studi Kualitatif tentang Pembentukan Kesadaran Ekologis Siswa melalui Program Sekolah Adiwiyata
Abstract: This study aims to evaluate the ecological awareness of students at SMP Negeri 4 Parepare through the Adiwiyata School Program. This program is designed to foster environmental awareness through activities such as “Jumat Bersih” (Clean Friday) and “Sahabat Pohon” (Tree Friends). A descriptive qualitative approach was used, involving 20 students selected purposively. Data were collected through in-depth interviews and observations of environmental conservation activities at school. The results show that most students understand the importance of maintaining environmental cleanliness, although some still require continuous reinforcement. These findings complement previous research by emphasizing the impact of sustainability principles in daily school activities. The novelty of this study lies in identifying the need for a more practical project-based approach to ensure equal student participation. The implications provide practical insights to enhance the effectiveness of the Adiwiyata Program at the junior high school level. This study recommends integrating project-based learning into routine school activities to ensure all students consistently engage in environmental conservation efforts.Abstrak: Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kesadaran ekologis siswa di SMP Negeri 4 Parepare melalui program Sekolah Adiwiyata. Program ini dirancang untuk menumbuhkan kepedulian lingkungan melalui kegiatan seperti “Jumat Bersih” dan “Sahabat Pohon.” Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan melibatkan 20 siswa yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi kegiatan pelestarian lingkungan di sekolah. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar siswa memahami pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, meskipun beberapa masih membutuhkan penguatan berkelanjutan. Temuan ini melengkapi penelitian sebelumnya dengan menegaskan dampak penerapan prinsip keberlanjutan dalam aktivitas sekolah sehari-hari. Kebaruan penelitian terletak pada identifikasi perlunya pendekatan berbasis proyek yang lebih aplikatif agar keterlibatan siswa merata. Implikasi temuan ini memberikan gambaran praktis untuk meningkatkan efektivitas program Adiwiyata di tingkat SMP. Penelitian merekomendasikan pembelajaran berbasis proyek yang terintegrasi dengan aktivitas rutin sekolah guna memastikan semua siswa terlibat aktif dalam pelestarian lingkungan secara konsisten
Perubahan Kurikulum Pendidikan Agama Islam di Indonesia: Analisis Perubahan dan Tantangan
Abstract: The transformation of the Islamic Education curriculum in Indonesia has been ongoing since the country's independence and continues to evolve in line with social and political dynamics, as well as advances in science and technology. This study aims to analyze the transformation of the Islamic Education curriculum in Indonesia from the 1947 curriculum to the Merdeka curriculum, with a focus on identifying changes in educational approaches and challenges in the implementation process. This study employs a descriptive qualitative approach through literature review and analysis of official documents. The findings trace the dynamics of the paradigm shift in Islamic Religious Education, from an approach based on character and religiosity toward a contextual approach that is adaptive to digital technology and the needs of the times. The results of the study indicate that each curriculum change brings a diverse spirit of renewal. However, each phase of change faces implementation challenges, such as disparities in teacher resources, a lack of contextual pedagogical training, and infrastructure limitations, especially in remote areas. Therefore, this study recommends the need to enhance teacher competencies through continuous training, strengthen regulations for the implementation of adaptive curricula, and foster collaboration among education stakeholders to ensure the success of the Islamic Religious Education curriculum in shaping students' characters to be religious, inclusive, and responsive to the challenges of the times.Abstrak: Transformasi Kurikulum PAI di Indonesia telah berlangsung sejak awal kemerdekaan hingga saat ini, dan terus berkembang mengikuti dinamika sosial, politik, serta kemajuan pada ilmu pengetahuan dan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi kurikulum Pendidikan Agama Islam di Indonesia dari kurikulum 1947 hingga kurikulum Merdeka, dengan fokus pada identifikasi perubahan pendekatan pendidikan serta tantangan dalam proses implementasinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi pustaka dan analisis dokumen resmi. Temuan menelusuri dinamika pergeseran paradigma Pendidikan Agama Islam, dari pendekatan berbasis karakter dan religiutas menuju pendekatan kontekstual yang adaptif terhadap teknologi digital dan kebutuhan zaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di setiap perubahan kurikulum membawa semangat pembaruan yang beragam. Namun, setiap fase perubahan dihadapkan pada tantangan implementasi, seperti ketimpangan pada sumber daya guru, minimnya pelatihan pedagogik kontekstual, serta keterbatasan infrastruktur terutama di daerah tertinggal. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan perlunya peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan berkelanjutan, penguatan regulasi implementasi kurikulum yang adaptif, serta sinergi antar pemangku kepentingan pendidikan, guna memastikan keberhasilan kurikulum PAI dalam membentuk karakter peserta didik yang religius, inklusif, dan responsif dengan tantangan zaman
Learners’ Roadmap through CEFR Reading Test: Challenges, Strategies, and Benefits
The Common European Framework of Reference for Languages (CEFR) is widely recognized as a prominent framework for learning and assessing English proficiency, including in Indonesia. However, fewer ELT professionals in Indonesia are familiar with the CEFR framework than in other Asian countries. Therefore, when English education students from master’s degree programs at one university in Jakarta used the CEFR test to measure their English skills, and to use their learning experience as a reflective activity. This research was conducted to investigate the challenges encountered by the participants in conducting the CEFR reading test, their strategies to cope with them, and the benefits they gained. A qualitative methodology, incorporating ethnography and autoethnography, was employed, with data analyzed through descriptive analysis. The data is taken from three out of the 16 participants, selected purposively for their data completeness, using participants' reflective forms, responses collected via Google Forms, and interviews. The study found that the challenges encountered were primarily due to the combination of the types of questions, the lengthy text, and later technical issues. The vocabulary, grammar, context, and topic do not pose significant challenges. The strategies used by the participants to cope with the struggle included scanning, skimming, rereading the texts multiple times, and utilizing two devices during the test. The study identifies two key benefits: the experience of taking the test itself and the subsequent reflective activity. This reflection allowed participants to identify their strengths and weaknesses, critically evaluate their performance, and implement strategies for improvement, particularly in developing reading skills. Future research could build on these results to create a test-taking strategy program designed to enhance English language proficiency and integrate this knowledge into learning programs
Smart City Development Analysis: A Comparison Of Kampala And Jakarta City
At present, rapid technological advancements influence various facets of life, shaping economic, social, and infrastructural landscapes. However, these advancements also raise concerns about uncontrolled population growth and the challenges associated with urbanization. As global populations expand, cities face the urgent task of accommodating increasing numbers while ensuring sustainable development. The complexity of these issues necessitates proactive interventions to maintain a balance between technological progress and environmental sustainability
PERAN PT ILHAM DALAM PENDISTRIBUSIAN OBAT DAN PUPUK BAGI PETANI
Pemilihan judul pengabdian ini didasari oleh pentingnya distribusi input pertanian terutama pupuk dan obat dalam menjaga ketahanan pangan nasional serta meningkatkan produktivitas petani skala kecil yang menjadi tulang punggung sektor pertanian. Berbagai penelitian menunjukkan masih adanya hambatan dalam distribusi, seperti keterlambatan, kesenjangan akses, dan rendahnya efisiensi distribusi di wilayah terpencil. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran PT Ilham Tani Mandiri sebagai aktor swasta yang menjalankan distribusi pupuk dan obat secara terintegrasi, serta kontribusinya terhadap ketahanan ekonomi petani secara berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dan praktik langsung (learning by doing) selama 45 hari. Kegiatan dilakukan melalui survei awal, pelaksanaan penginputan data penjualan, serta evaluasi program. Hasil menunjukkan bahwa PT Ilham memainkan peran strategis melalui pendekatan kelembagaan, partisipatif, dan pemanfaatan teknologi seperti Kartu Tani, blockchain, dan RegTech. Kendala birokratis dan teknis masih ditemukan, terutama di daerah dengan infrastruktur terbatas. Temuan ini menunjukkan bahwa strategi distribusi yang adaptif, efisien, dan berkelanjutan sangat diperlukan guna menjamin pemerataan akses input pertanian dan memperkuat daya saing petani lokal
Strategi Pengembangan Destinasi Wisata Pantai Loang Baloq Kelurahan Tanjung Karang, Kecamatan Sekarbela
Abstract: This study aims to formulate an integrated development strategy for the Loang Baloq coastal tourism destination using a qualitative approach through Library Research and Integrative Literature Review. The focus of the review includes spatial planning, community empowerment, environmental management, and tourism infrastructure quality. Data were collected from national and international scientific articles published between 2015 and 2024, sourced from databases such as Google Scholar, Scopus, DOAJ, and Scispace. Thematic analysis was used to identify patterns and gaps in coastal tourism management. The results show that Loang Baloq still faces structural challenges, including limited public facilities, weak stakeholder coordination, and low levels of community participation in destination governance. The proposed strategy includes functional zoning, infrastructure improvement, multi-stakeholder collaboration forums, and the strengthening of environmental monitoring systems. This research contributes to the development of sustainable and community-based coastal tourism management approaches. Future studies are recommended to explore adaptive spatial models and the institutional effectiveness of local communities in managing tourism based on area carrying capacity. Abstrak: Penelitian ini bertujuan merumuskan strategi pengembangan destinasi wisata Pantai Loang Baloq secara terpadu melalui pendekatan kualitatif dengan metode Library Research dan Integrative Literature Review. Fokus kajian diarahkan pada aspek tata ruang, pemberdayaan masyarakat, pengelolaan lingkungan, dan kualitas infrastruktur wisata. Data diperoleh dari artikel ilmiah nasional dan internasional yang dipublikasikan pada rentang 2015–2024 melalui database seperti Google Scholar, Scopus, DOAJ, dan Scispace. Proses analisis dilakukan secara tematik untuk mengidentifikasi pola dan kesenjangan dalam pengelolaan destinasi pesisir. Hasil studi menunjukkan bahwa pengembangan Pantai Loang Baloq masih menghadapi tantangan struktural seperti minimnya fasilitas, lemahnya koordinasi antar-pemangku kepentingan, serta rendahnya partisipasi masyarakat dalam tata kelola kawasan. Strategi yang disarankan mencakup penataan zonasi berbasis fungsi, peningkatan sarana pendukung, pembentukan forum kolaboratif, serta penguatan sistem monitoring lingkungan. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pengembangan pendekatan tata kelola wisata pesisir yang berbasis masyarakat dan berkelanjutan. Ke depan, diperlukan penelitian lanjutan terkait model spasial adaptif dan efektivitas kelembagaan lokal dalam mengelola destinasi berbasis daya dukung kawasan
Pengaruh Pengunaan Aplikasi Digital Terhadap Pertumbuhan Peserta Didik
Abstract: This study aims to explore and synthesize various previous research findings related to the impact of digital application usage on student growth. The method employed is a Systematic Literature Review (SLR), with literature searches conducted through reputable databases such as Google Scholar, Scispace, Elicit, and Consensus. The review focused on articles published between 2015 and 2025 that met inclusion criteria, namely being nationally or internationally indexed, written in English or Indonesian, and explicitly discussing the relationship between digital applications and student development in cognitive, affective, and psychomotor domains. The findings indicate that digital applications significantly contribute to students’ holistic growth. Interactive applications such as Kahoot and Quizziz have been shown to increase students' motivation and engagement, while adaptive and collaborative applications enhance conceptual understanding and social skills. This study concludes that digital applications serve not only as technical tools but also as strategic media for promoting comprehensive student development. The study recommends the development of more contextualized educational applications and continuous professional development for teachers to optimize the use of digital technology in education.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan mensintesis berbagai hasil studi terkait pengaruh penggunaan aplikasi digital terhadap pertumbuhan peserta didik. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR), dengan penelusuran artikel ilmiah pada database Google Scholar, Scispace, Elicit, dan Consensus. Proses seleksi difokuskan pada literatur yang diterbitkan dalam rentang tahun 2015 hingga 2025 dengan kriteria inklusi berupa artikel yang relevan, terindeks nasional/internasional, serta membahas keterkaitan antara aplikasi digital dan pertumbuhan peserta didik, baik secara kognitif, afektif, maupun psikomotorik. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi digital memberikan kontribusi signifikan terhadap perkembangan peserta didik secara holistik. Aplikasi interaktif seperti Kahoot dan Quizziz terbukti mampu meningkatkan motivasi dan keterlibatan belajar siswa, sedangkan aplikasi berbasis adaptif dan kolaboratif mendukung peningkatan pemahaman konsep serta keterampilan sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa aplikasi digital bukan hanya sebagai alat bantu teknis, tetapi juga sebagai media strategis dalam mendorong pertumbuhan peserta didik secara menyeluruh. Diperlukan pengembangan aplikasi yang lebih kontekstual dan pelatihan berkelanjutan bagi guru agar pemanfaatan teknologi pendidikan dapat optimal.
Efektivitas Kesenian Tambua Dalam Meningkatkan Minat Dan Motivasi Belajar Seni Pemuda/I Nagari Kampung Tangah
Abstract: This activity aims to increase enthusiasm, understanding of art concepts, motivation, and self-confidence of young men and women through the integration of traditional Tambua arts. The method used is a participatory approach with, observation, training, and direct practice with young men and women of Nagari Kampung Tangah. The results showed that 92.31% of students felt more enthusiastic and confident after participating in the activity, 84.62% understood the concept of art better and were motivated to practice, and 76.92% stated that they wanted to continue learning local arts and culture. These findings indicate that traditional art media is effective in increasing learning engagement and preserving local culture.Abstrak: Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan antusiasme, pemahaman konsep seni, motivasi, dan kepercayaan diri pemuda-pemudi melalui integrasi kesenian tradisional Tambua. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan pengamatan, pelatihan, dan praktik langsung dengan pemuda-pemudi Nagari Kampung Tangah. Hasil menunjukkan bahwa 92,31% siswa merasa lebih antusias dan percaya diri setelah mengikuti kegiatan, 84,62% memahami konsep seni dengan lebih baik dan termotivasi untuk berlatih, serta 76,92% menyatakan ingin terus belajar seni budaya lokal. Temuan ini menunjukkan bahwa media seni tradisional efektif dalam meningkatkan keterlibatan belajar dan pelestarian budaya lokal
Keamanan Digital untuk Generasi Muda: Meningkatkan Kesadaran dan Keterampilan Anak Asuh Panti Al Hasanat
Abstract: The rapid development of digital technology is accompanied by cybersecurity risks, particularly for teenagers who lack digital literacy. This community service activity aims to increase the digital security awareness and skills of the foster children at the Al Hasanat Yatim Piatu Orphanage. The method used was a participatory approach consisting of three stages: presentation, live demonstration, and practice. The training covered material on digital threats such as phishing and malware, the importance of strong passwords, and social media ethics. The results of the activity showed positive response from the participants. They became more aware of the importance of maintaining privacy and personal data security, and expressed a desire to apply the knowledge gained in their daily digital activities.Abstrak: Perkembangan teknologi digital yang pesat diiringi dengan risiko keamanan siber, terutama bagi remaja yang kurang memiliki literasi digital. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan keamanan digital anak asuh di Panti Asuhan Yatim Piatu Al Hasanat. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif yang terdiri dari tiga tahap: presentasi, demonstrasi langsung, dan latihan. Pelatihan ini mencakup materi mengenai ancaman digital seperti phishing dan malware, pentingnya kata sandi yang kuat, serta etika bermedia sosial. Hasil kegiatan menunjukkan respons yang positif dari para peserta. Mereka menjadi lebih sadar akan pentingnya menjaga privasi dan keamanan data pribadi, serta berkeinginan untuk menerapkan pengetahuan yang didapat dalam aktivitas digital sehari-har
Pentingnya Kewirausahaan Hijau : Edukasi Penggunaan Pupuk Organik Cair Kulit Nanas Dan Air Kelapa
Abstract: This community service program aims to educate the residents of Bintang Meriah Village about the importance of green entrepreneurship through the use of organic waste as liquid organic fertilizer. The main focus is the use of locally available and abundant pineapple peels and coconut water. The method used is a participatory approach through outreach, hands-on training, and pre- and post-activity evaluations. The results of the community service program show a significant increase in community knowledge and skills in processing organic waste into economically valuable and environmentally friendly products. The resulting liquid organic fertilizer has been proven to improve soil quality and plant growth. This program also opens up new entrepreneurial opportunities for residents, particularly in the sustainable agriculture sector. This activity proves that environmental education packaged as a green entrepreneurship can encourage economic independence while preserving the environment.Abstrak: Pengabdian ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat Desa Bintang Meriah mengenai pentingnya kewirausahaan hijau melalui pemanfaatan limbah organik sebagai pupuk organik cair. Fokus utama adalah pemanfaatan kulit nanas dan air kelapa yang tersedia secara lokal dan melimpah. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui sosialisasi, pelatihan praktik langsung, dan evaluasi sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah limbah organik menjadi produk yang bernilai ekonomis dan ramah lingkungan. Pupuk organik cair yang dihasilkan terbukti dapat meningkatkan kualitas tanah serta pertumbuhan tanaman. Program ini juga membuka peluang kewirausahaan baru bagi warga, khususnya dalam sektor pertanian berkelanjutan. Kegiatan ini membuktikan bahwa edukasi lingkungan yang dikemas dalam kewirausahaan hijau mampu mendorong kemandirian ekonomi sekaligus pelestarian lingkungan