UMMAT Scientific Journals (Universitas Muhammadiyah Mataram)
Not a member yet
    13083 research outputs found

    Penyuluhan aman dalam berbisnis pada usaha kue dan snack di Keluruahan Talang Jambe Palembang

    No full text
    AbstrakMaraknya penipuan digital melalui WhatsApp dan media sosial menjadi ancaman serius bagi pelaku usaha kue dan snack rumahan di Kelurahan Talang Jambe, Palembang. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan literasi digital pelaku usaha dalam mengidentifikasi dan mencegah modus penipuan daring. Metode yang digunakan meliputi presentasi materi dan diskusi interaktif, dengan pendekatan berbasis teori Digital Literacy dan Technology Acceptance Model (TAM). Kegiatan ini dilaksanakan pada Mei 2025 dengan melibatkan pelaku UMKM lokal. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap berbagai jenis penipuan, dari rata-rata 65% sebelum kegiatan menjadi 90,8% setelahnya. Diskusi juga mengungkap pengalaman peserta yang sebelumnya nyaris menjadi korban penipuan. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan edukatif langsung efektif meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan digital pelaku usaha. Diharapkan kegiatan ini dapat direplikasi untuk memperkuat keamanan digital UMKM secara lebih luas. Kata kunci: keamanan digital; usaha kue dan snack; penipuan online; pengabdian kepada masyarakat. AbstractThe rise of digital fraud through WhatsApp and social media poses a serious threat to home-based cake and snack businesses in Talang Jambe, Palembang. This Community Service (PkM) initiative aimed to enhance digital literacy among business owners by equipping them with practical knowledge to identify and prevent common online scams. The program employed presentations and interactive discussions, guided by the frameworks of Digital Literacy and the Technology Acceptance Model (TAM). Conducted in May 2025, the activity engaged local micro-entrepreneurs who actively use digital platforms for marketing. Evaluation results showed a significant increase in participants’ understanding of various types of fraud—from an average of 65% before the program to 90.8% afterward. Discussions revealed that several participants had previously been close to falling victim to such scams. These findings highlight the effectiveness of direct educational approaches in strengthening cybersecurity awareness. The program is expected to serve as a model for similar efforts aimed at improving the digital resilience of MSMEs. Keywords: digital security; cake and snack business; online fraud; community service

    Dampak terapi modalitas senam mata & terapi kognitif tebak gambar dalam mengatasi penurunan kemampuan kognitif lansia

    No full text
    Abstrak Proses menua mengakibatkan berbagai dampak tidak hanya kemunduran secara fisik tetapi juga kemunduran sosial, spiritual serta kognitif. Terjadinya kemunduran fungsi fisik dan fungsi kognitif pada lansia juga dialami oleh sebagian besar lansia yang ada di PSLU Tresna Werdha Natar Lampung Selatan. Hal ini didukung oleh hasil wawancara terhadap petugas panti dan hasil pengkajian menggunakan Mini Mental State Exam (MMSE) diketahui bahwa 4 lansia mengalami gangguan kognitif dengan kategori Portable Gangguan Kognitif. Mayoritas lansia mengatakan sering lupa menaruh barangnya sendiri, lupa terhadap hari dan tanggal saat ini. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kemampuan kognitif pada lansia serta melatih ketajaman penglihatan lansia. Kegiatan pengabdian Masyarakat diikuti oleh 35 lansia dan 7 petugas panti. Metode yang digunakan adalah memberikan edukasi, demonstrasi dan memberikan terapi aktivitas kelompok dengan permainan tebak gambar. Hasil kegiatan didapatkan bahwa terapi modalitas senam mata dan terapi kognitif tebak gambar memberikan dampak positif dalam meningkatkan ketajaman penglihatan dan daya ingat lansia. Hasil observasi didapatkan lansia mampu menebak potongan gambar yang ditampilkan serta mampu mengingat suara yang muncul dari gambar yang dipaparkan pada saat kegiatan. Kegiatan terapi aktifitas kelompok permainan tebak gambar maupun terapi modalitas senam mata sebaiknya terus diberikan kepada lansia untuk memperlambat terjadinya demensia, meningkatkan daya ingat, meningkatkan ketajaman penglihatan serta memberikan hiburan sehingga lansia tidak merasa jenuh menjalani kehidupan sehari – hari. Kata kunci: lansia; terapi modalitas senam mata; terapi kognitif tebak gambar AbstractThe aging process causes various impacts, not only physical decline but also social, spiritual and cognitive decline. The decline in physical function and cognitive function in the elderly is also experienced by most of the elderly at PSLU Tresna Werdha Natar South Lampung. This is supported by the results of interviews with nursing home officers and the results of the assessment using the Mini Mental State Exam (MMSE) which showed that 4 elderly people experienced cognitive disorders with the category of Portable Cognitive Disorders. The majority of elderly people said they often forgot to put their own things, forgot the current day and date. The purpose of this community service activity is to improve cognitive abilities in the elderly and to train the visual acuity of the elderly. Community service activities were attended by 35 elderly people and 7 nursing home officers. The methods used were providing education, demonstrations and providing group activity therapy with a guessing game. The results of the activity showed that eye exercise modality therapy and guessing cognitive therapy had a positive impact on improving the visual acuity and memory of the elderly. The results of the observation showed that the elderly were able to guess the pieces of the picture displayed and were able to remember the sounds that appeared from the pictures displayed during the activity. Group activity therapy activities such as guessing picture games and eye exercise modality therapy should continue to be given to the elderly to slow down the occurrence of dementia, improve memory, improve visual acuity and provide entertainment so that the elderly do not feel bored in living their daily lives. Keywords : elderly; eye exercise modality therapy; guess picture cognitive therap

    Pencegahan stunting melalui edukasi gizi dan inovasi produk pangan lokal di Dusun Cicurug, Desa indrajaya, Kecamatan Sukaratu

    No full text
    Abstrak Stunting merupakan salah satu masalah gizi kronis yang berdampak jangka panjang terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak, terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan. Dusun Cicurug, Desa Indrajaya, Kabupaten Tasikmalaya, merupakan wilayah dengan risiko tinggi stunting akibat rendahnya konsumsi pangan bergizi dan kurangnya variasi makanan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat melalui edukasi gizi dan pemanfaatan inovasi pangan lokal sebagai upaya pencegahan stunting. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, penyuluhan, diskusi, dan praktik pembuatan makanan berbahan lokal seperti ikan, jagung, bayam, dan ubi jalar. Hasil uji statistik menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan setelah intervensi (p < 0,05). Produk pangan inovatif seperti Nugget Ikan Nila, Jagung, Bayam dan Pancake Ubi Jalar diterima dengan baik oleh masyarakat. Intervensi ini membuktikan bahwa edukasi gizi berbasis masyarakat dan inovasi pangan lokal dapat menjadi strategi efektif dalam upaya penurunan angka stunting di tingkat desa. Kata kunci: stunting; edukasi gizi; pangan lokal; inovasi; intervensi masyarakat. Abstract Stunting is a chronic nutritional issue with long-term impacts on children’s growth and development, especially during the first 1,000 days of life. Cicurug Hamlet, located in Indrajaya Village, Tasikmalaya Regency, is a high-risk area for stunting due to low intake of nutritious foods and limited dietary diversity. This program aimed to increase community knowledge through nutrition education and the development of local food innovations as a strategy to prevent stunting. Methods included socialization, education, discussions, and food processing demonstrations using local ingredients such as fish, corn, spinach, and sweet potatoes. Statistical tests showed a significant increase in knowledge after the intervention (p < 0.05). Innovative food products such as Tilapia Fish, Corn, and Spinach Nuggets and Sweet Potato Pancakes were well received by the community. This intervention demonstrates that community-based nutrition education and local food innovation can be effective strategies in reducing stunting at the village level. Keywords: stunting; nutrition; education; local food; innovation; community-based intervention

    Penguatan kapasitas kader kesehatan dalam memberikan intervensi psikososial sederhana melalui stimulasi kognitif tebak gambar pada lansia

    No full text
    Abstrak Lansia merupakan kelompok usia yang rentan mengalami penurunan fungsi kognitif, seperti daya ingat, konsentrasi, dan kemampuan berkomunikasi. Stimulasi kognitif merupakan salah satu metode yang efektif untuk menjaga dan meningkatkan fungsi kognitif lansia. Salah satu bentuk stimulasi kognitif yang sederhana namun menyenangkan adalah aktivitas tebak gambar, yang dapat merangsang daya ingat, konsentrasi, serta keterampilan komunikasi lansia. Berdasarkan informasi yang didapatkan dari pihak Puskesmas Tajinan Kabupaten Malang bahwa selama ini di Desa Gunungronggo belum pernah mendapatkan pelatihan tentang intervensi psikososial sederhana terhadap peningkatan fungsi kognitif. Solusi dari permasalahan tersebut adalah dengan pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan dan pemberdayaan kader kesehatan lansia dalam meningkatkan fungsi kognitif lansia dengan Intervensi Psikososial Sederhana melalui Stimulasi Kognitif Tebak Gambar. Kegiatan pemberdayaan kader kesehatan di Desa Gunungronggo Wilayah Kerja Puskesmas Tajinan Kabupaten Malang diikuti sejumlah 44 orang kader, kegiatan ini dilaksanakan selama 3 hari yaitu tanggal 1-43 Juli 2025. Evaluasi dilakukan sebelum dan sesudah kegiatan dengan diberikan tes sebanyak 10 pertanyaan kepada peserta untuk menilai kemampuan kognitif para peserta. Hasil yang didapat Pengetahuan kader kesehatan tentang cara meningkatkan kualitas hidup lansia didapatkan nilai rerata pre-test dari 44 peserta yang hadir pengetahuan responden pada kategori baik dengan nilai 92,72. Hasil post-test yang dilaksanakan pada pertemuan terakhir, nilai rata-rata post-test pada 44 peserta yang hadir, pengetahuan responden pada kategori baik dengan nilai 95,22. Hal ini menunjukkan bahwa peserta pelatihan telah memahami secara benar tentang materi pelatihan yang diberikan, dan dapat mengintrepretasikan materi tersebut secara benar. Kemampuan kader kesehatan lansia dalam redemonstrasi teknik terapi tebak gambar untuk meningkatkan Kognitif lansia didapatkan hasil nilai rata-rata kategori sangat baik dengan nilai 84. Capaian ini menunjukkan bahwa kader tidak hanya memahami materi secara teoritis yang ditunjukkan melalui peningkatan nilai pengetahuan, tetapi juga mampu mengaplikasikan keterampilan secara praktis dalam konteks pelatihan. Kata kunci: kader kesehatan; stimulasi kognitif; tebak gambar. Abstract Older adults are a group that is vulnerable to cognitive decline, such as memory, concentration, and communication skills. Cognitive stimulation is one effective method for maintaining and improving cognitive function in older adults. One simple but enjoyable form of cognitive stimulation is picture guessing activities, which can stimulate memory, concentration, and communication skills in older adults. Based on information obtained from the Tajinan Community Health Center in Malang Regency, it was found that the village of Gunungronggo had never received training on simple psychosocial interventions to improve cognitive function. The solution to this problem is to carry out community service activities to increase the knowledge and empowerment of elderly health cadres in improving the cognitive function of the elderly through Simple Psychosocial Intervention through Cognitive Stimulation of Picture Guessing. The empowerment activity for health cadres in Gunungronggo Village, Tajinan Community Health Center, Malang Regency, was attended by 44 cadres and was held for 3 days from July 1-4, 2025. The evaluation was conducted before and after the activity by giving participants a 10-question test to assess their cognitive abilities. The results obtained showed that the health cadres' knowledge about how to improve the quality of life of the elderly obtained an average pre-test score of 92.72 from the 44 participants who were present, which was classified as good. The post-test results, which were conducted at the last meeting, showed that the average post-test score of the 44 participants who attended was 95.22, indicating that the respondents' knowledge was in the good category. This shows that the training participants correctly understood the training material provided and were able to interpret it correctly. The ability of elderly health cadres in re-demonstrating picture guessing therapy techniques to improve the cognitive abilities of the elderly obtained an average score in the very good category with a score of 84. This achievement shows that the cadres not only understood the material theoretically, as shown by the increase in knowledge scores, but were also able to apply their skills practically in the context of the training. Keywords: cognitive stimulation; health cadres; picture guessing

    Pelatihan identifikasi hama lalat buah (Bactrocera sp.) untuk mendukung peningkatan produktivitas tanaman jeruk pada kelompok tani Tri Rejeki di Desa Bocek, Malang

    No full text
    Abstrak Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan untuk mengatasi permasalahan serangan hama lalat buah (Bactrocera sp.) pada tanaman jeruk yang menjadi komoditas unggulan di Desa Bocek, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang. Kelompok Tani Tri Rejeki sebagai mitra sasaran memiliki tingkat serangan lalat buah yang cukup tinggi sehingga berdampak pada penurunan kuantitas dan kualitas hasil panen. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam mengidentifikasi morfologi, biologi, siklus hidup, dan gejala khas serangan lalat buah, serta memberikan pemahaman mengenai teknik monitoring dan strategi pengendalian berbasis Pengendalian Hama Terpadu (PHT). Kegiatan pelatihan dilaksanakan pada bulan Juli 2025 dengan melibatkan 26 peserta anggota Kelompok Tani Tri Rejeki. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, penyampaian materi melalui ceramah, diskusi interaktif, praktek identifikasi morfologi, pemasangan Steiner trap dengan atraktan metil eugenol, serta pemeliharaan buah inang terinfestasi. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pre-test dan post-test, yang menunjukkan peningkatan rata-rata pengetahuan peserta sebesar 10.8 angka Hasil ini membuktikan bahwa pendekatan pelatihan berbasis praktik mampu meningkatkan kapasitas petani dalam mengidentifikasi dan memantau populasi lalat buah, sehingga mendukung peningkatan produktivitas jeruk secara berkelanjutan. Kata kunci: lalat buah; identifikasi; pelatihan; monitoring; jeruk. Abstract This community service activity was conducted to get over the problem of fruit fly (Bactrocera sp.) infestation in citrus, the main horticultural commodity in Bocek Village, Karangploso District, Malang Regency. The Tri Rejeki Farmers’ Group, as the target partner, has experienced a high level of fruit fly attacks, which significantly reduced both the quantity and quality of citrus production. The aim of this program was to improve farmers’ knowledge and skills in identifying the morphology, biology, life cycle, and specific symptoms of fruit fly infestation, as well as to provide understanding of monitoring techniques and Integrated Pest Management (IPM)-based control strategies. The training was conducted in July 2025 and involved 26 participants from the Tri Rejeki Farmers’ Group. The methods included socialization, lectures, interactive discussions, morphological identification practices, installation of Steiner traps with methyl eugenol attractants, and rearing of infested host fruits. Evaluation was carried out through pre-tests and post-tests, which revealed an average increase of 10.8 point in participants’ knowledge. These results demonstrate that practice-based training effectively enhanced farmers’ capacity to identify and monitor fruit fly populations, thereby supporting sustainable improvements in citrus productivity. Keywords: fruit fly; identification; training; monitoring; citrus

    Pelatihan inovatif pengembangan media ajar interaktif berbasis genially bagi guru bahasa mandarin di Malang

    No full text
    Abstrak Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru melalui pelatihan penggunaan Genially sebagai media pembelajaran interaktif serta penyusunan panduan praktis yang dapat digunakan secara mandiri. Melalui pendekatan Participatory Action Research (PAR), pelatihan mencakup pengenalan fitur utama Genially, praktik pembuatan konten berbasis microsite dan gamifikasi, serta sesi refleksi dan umpan balik. Evaluasi melalui survei dan dokumentasi menunjukkan peningkatan pemahaman teknologi dan kemampuan guru dalam mengintegrasikan media interaktif ke pembelajaran Bahasa Mandarin. Keberadaan booklet panduan dan forum diskusi daring memperkuat keberlanjutan hasil pelatihan. Keberadaan booklet panduan dan forum diskusi daring turut memperkuat keberlanjutan program. Kegiatan ini memberikan kontribusi strategis bagi pengembangan inovasi pembelajaran dan dapat direplikasi di bidang pendidikan lainnya. Kata kunci: pelatihan; genially; media ajar interaktif; bahasa mandarin Abstract This community service program aims to enhance teachers’ competence through training on the use of Genially as an interactive learning medium, along with the development of a practical guidebook for independent use. Implemented using the Participatory Action Research (PAR) approach, the training covered the introduction of Genially’s main features, hands-on practice in creating microsite- and gamification-based content, as well as reflection and feedback sessions. Evaluation through surveys and documentation indicated improvements in teachers’ technological understanding and their ability to integrate interactive media into Mandarin language teaching. The availability of the guidebook and an online discussion forum further strengthened the sustainability of the program. This initiative provides a strategic contribution to the development of innovative learning and can be replicated in other educational fields. Keywords: training; genially; interactive teaching media; mandari

    Optimalisasi upaya pencegahan stunting melalui program terpadu KKN-T Universitas Alma Ata di Pedukuhan Plemantung

    Get PDF
    Abstrak Stunting masih menjadi permasalahan serius di Dusun Plemantung, Kecamatan Bambanglipuro, Kabupaten Bantul. Hasil survei awal menunjukkan masyarakat belum memiliki kesadaran dalam pemilahan dan pemanfaatan sampah, pemanfaatan sampah, pemanfaatan lahan pekarangan masih kurang, serta belum optimal dalam mengolah makanan bergizi dari sumber tanaman lokal yang tersedia. Kegiatan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Alma Ata bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan masyarakat dalam pencegahan stunting, pengelolahan lingkungan, serta pemanfaatan sumber daya lokal. Program ini dilaksanakan selama dua bulan oleh sembilan mahasiswa lintas program studi bersama mitra masyarakat Dusun Plemantung, melibatkan ibu-ibu PKK, remaja, dan siswa sekolah. Metode pelaksanaan terdiri atas lima tahap, yaitu perencanaan, persiapan, implementasi, monitoring, dan evaluasi. Kegiatan ini meliputi sosialisasi pengolahan makanan bergizi, pencegahan pernikahan dini, pemanfaatan lahan pekarangan, dan daur ulang sampah rumah tangga. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolahan sampah, pemanfaatan lahan pekarangan, serta pengolahan bahan pangan lokal sebagai upaya mendukung pencegahan stunting. Program KKN-T ini juga mampu meningkatkan partisipasi remaja dan kelompok masyarakat dalam menjaga kesehatan serta kebersihan lingkungan. Dengan demikian, kegiatan KKN-T di Dusun Plemantung memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pencegahan stunting sekaligus mendorong kemandirian dan kesejahteraan masyarakat Dusun Plemantung. Kata kunci: KKN-T; pengabdian masyarakat; stunting. Abstract Stunting remains a serious issue in Plemantung Hamlet, Bambanglipuro District, Bantul Regency. Initial survey results indicate that the community still lacks awareness in waste sorting and utilization, underutilizes yard land, and has yet to optimize the processing of nutritious food from available local plant sources. The Thematic Community Service Program (KKN-T) of Alma Ata University aims to increase community awareness and skills in stunting prevention, environmental management, and the use of local resources. This program was conducted over two months by nine students from various study programs, working together with community partners in Plemantung Hamlet, involving PKK mothers, adolescents, and school students. The implementation method consists of five stages : planning, preparation, implementation, monitoring, and evaluation. Activities include socialzation on nutritious food processing, prevention of early marriage, utilization of yard land, and house waste recycling. The results show an increased awarness among the community regarding the importance of waste management, yard land utilization, and processing of local food ingredients as efforts to support stunting prevention. This KKN-T program also succeeded in boosting the participation of adolescents and community groups in maintaining health and environmental cleanliness. Therefore, the KKN-T activities in Plemantung Hamlet provide a tangible contribution in supporting stunting prevention while promoting self-reliance and the welfare of the Plemantung Hamlet community. Keywords: KKN-T; community; stunting

    Edukasi pemberian asi eksklusif: kunci optimalisasi tumbuh kembang anak pada ibu menyusui

    Get PDF
    Abstrak ASI merupakan makanan terbaik untuk bayi karena kandungan gizinya sangat lengkap, seimbang, dan sesuai dengan kebutuhan tumbuh kembang bayi. Air Susu Ibu memang diciptakan khusus untuk memenuhi nutrisi bayi manusia sehingga tidak ada makanan atau minuman lain yang dapat menyamainya. Di Indonesia, keberhasilan pemberian ASI eksklusif pada tahun 2020 tercatat mencapai 66,1%, melebihi target nasional sebesar 40%. Bahkan di Provinsi Riau, capaian ASI eksklusif lebih tinggi lagi, yaitu 78%. Data tersebut menunjukkan bahwa baik secara nasional maupun di tingkat provinsi, pencapaian pemberian ASI eksklusif sudah melampaui target yang ditetapkan pemerintah. Pengabdian ini diselenggarakan sebagai bentuk upaya edukatif untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat, khususnya para ibu, mengenai pentingnya pemberian Air Susu Ibu (ASI) dan ASI eksklusif dalam mendukung kesehatan serta tumbuh kembang anak secara optimal. Kegiatan ini dilakukan pada tanggal 15 Juli 2025 di Posyandu Adinda, Kelurahan Rejosari, Kecamatan Tenayan Raya. Seluruh materi disampaikan secara interaktif dan komunikatif, sehingga mendorong partisipasi aktif peserta dan memudahkan mereka dalam memahami informasi yang diberikan. Tingginya antusiasme peserta selama kegiatan berlangsung menjadi cerminan keberhasilan metode penyampaian yang digunakan, sekaligus menunjukkan ketertarikan dan kepedulian yang tinggi terhadap topik yang diangkat. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil memberikan dampak positif, terutama dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran ibu menyusui tentang pentingnya ASI eksklusif sebagai pondasi utama dalam mendukung kualitas tumbuh kembang anak. Kata kunci: ASI eksklusif; tumbuh kembang anak; ibu menyusui. Abstract Breast Breast milk is the best food for babies because its nutritional content is complete, balanced, and meets the needs of infant growth and development. Breast milk is specifically designed to meet the nutritional needs of human babies, and no other food or drink can match it. In Indonesia, the success rate of exclusive breastfeeding in 2020 was recorded at 66.1%, exceeding the national target of 40%. In Riau Province, the exclusive breastfeeding rate was even higher, at 78%. This data shows that both nationally and at the provincial level, the achievement of exclusive breastfeeding has exceeded the government's target. This community service was held as a form of educational effort to increase knowledge and awareness of the community, especially mothers, regarding the importance of providing breast milk (ASI) and exclusive breastfeeding in supporting optimal child health and development. This activity was carried out on July 15, 2025, at the Adinda Integrated Health Post, Rejosari Village, Tenayan Raya District. All materials were delivered interactively and communicatively, thus encouraging active participation of participants and making it easier for them to understand the information provided. The high level of participant enthusiasm throughout the event reflected the success of the delivery method used, demonstrating a strong interest and commitment to the topic. Overall, the event had a positive impact, particularly in increasing breastfeeding mothers' understanding and awareness of the importance of exclusive breastfeeding as a key foundation for supporting quality child growth and development. Keywords: exclusive breastfeeding; child growth and development; breastfeeding mothers

    Jejak matematis dalam wayang: eksplorasi etnomatematika pada simbol dan struktur permainan tradisional

    Get PDF
    AbstrakTujuan pengabdian ini adalah untuk menemukan dan mengkaji unsur-unsur matematika yang terdapat dalam permainan tradisional wayang kertas, yang dibuat dari kertas berukuran pas foto, dengan menggunakan pendekatan etnomatematika. Kajian ini berpusat pada simbol-simbol visual dan struktur permainan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus. Sumber data dalam pengabdian ini adalah anak-anak berusia 6 hingga 12 tahun yang aktif bermain wayang kertas. Pemilihan subjek dilakukan secara purposive sampling, yakni memilih aktif bermain wayang kertas. Pemilihan subjek dilakukan secara purposive sampling, yakni memilih anak-anak yang memiliki pengalaman langsung dan pemahaman mendalam tentang permainan wayang. Objek pengabdian ini mencakupi: wayang kertas (baik yang dibuat oleh anak-anak maupun wayang kertas lama yang masih tersimpan); struktur permainan wayang kertas (termasuk aturan main, pola interaksi, narasi, dan gerakan yang terjadi selama permainan); serta simbol dan motif pada wayang (seperti bentuk, pola, atau representasi visual lainnya pada wayang kertas maupun dalam konteks permainan). Instrumen yang digunakan meliputi pedoman observasi (berisi poin-poin yang perlu diamati selama proses permainan wayang), pedoman wawancara (berisi daftar pertanyaan yang akan diajukan kepada anak-anak), dokumentasi (mendokumentasi visual wayang kertas dan lingkungan permainan. Hasil dari pengabdian ini menunjukan bahwa jejak matematis yang terdapat pada permainan kartu wayang yakni Tanda positif (+) dan bentuk bela ketupat; Lingkaran berulang, Tanda negatif(-);Tanjakan segitiga/ tandah panah; Lingkaran, satuan pengukuran. Kata kunci: etnomatematika; kartu wayang; simbol dan struktur matematika. AbstractThe purpose of this community service is to find and study the mathematical elements contained in the traditional game of paper puppets, which are made from photo-sized paper, using an ethnomathematics approach. This study focuses on visual symbols and game structures. The research method used is qualitative with a case study design. The data sources in this community service are children aged 6 to 12 years who actively play paper puppets. The selection of subjects was carried out by purposive sampling, namely selecting those who actively play paper puppets. The selection of subjects was carried out by purposive sampling, namely selecting children who have direct experience and a deep understanding of the puppet game. The objects of this community service include: paper puppets (both those made by children and old paper puppets that are still stored); the structure of the paper puppet game (including the rules of the game, interaction patterns, narratives, and movements that occur during the game); and symbols and motifs on the puppets (such as shapes, patterns, or other visual representations on the paper puppets or in the context of the game). The instruments used include observation guidelines (containing points that need to be observed during the puppet game process), interview guidelines (containing a list of questions to be asked to children), documentation (documenting visuals of paper puppets and the game environment. The results of this service show that the mathematical traces found in the puppet card game are Positive signs (+) and the shape of the ketupat; Repeating circles, Negative signs (-); Triangular slopes/arrow signs; Circles, units of measurement. Keywords: ethnomathematics; puppet cards; mathematical symbols and structures

    EVALUASI SEBARAN SPASIAL SABUK HIJAU SEBAGAI MITIGASI STRUKTURAL BENCANA TSUNAMI DI KAWASAN PESISIR KABUPATEN CILACAP DENGAN MENGGUNAKAN CITRA SENTINEL 2A

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sebaran spasial sabuk hijau serta mengevaluasi sebaran spasial sabuk hijau eksisting untuk mitigasi struktural tsunami di kawasan pesisir Kabupaten Cilacap. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif meliputi metode NDVI dan Weighted Overlay Analysis. Penelitian ini menghasilkan temuan kelas risiko tsunami berdasarkan parameter penggunaan lahan, kelerengan, elevasi, jarak dari sungai dan jarak dari pantai. Wilayah dengan kelas risiko sangat tinggi seluas 604,6 Ha direkomendasikan sebagai sabuk hijau dengan berbagai tanaman pesisir seperti mangrove dan native plant yang sesuai dengan karkteristik wilayahnya. Di Segara Anakan ditemukan kelas efektivitas hutan pesisir sebagai wilayah penyangga tsunami yang dapat mereduksi tsunami tergolong lebih efektif dengan nilai 78%

    12,181

    full texts

    13,083

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    UMMAT Scientific Journals (Universitas Muhammadiyah Mataram)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇