UMMAT Scientific Journals (Universitas Muhammadiyah Mataram)
Not a member yet
13083 research outputs found
Sort by
Analysis of Ground Movement Using Geographic Information System Method in the Area of Kolok Mudik Village, Barangin District, Sawahlunto City
Abstract: Kolok Mudik Village area has topography that varies between flat, undulating and hilly with a height above sea level.With this very varied height, it has quite steep slopes and has the potential for landslides. Apart from that, coal mining activities around the village make the land unstable. This research aims to map areas that are prone to land movement in Kolok Mudik village. The method used in this research is using a map overlay using the GeographicIinformation System (GIS) application. The parameters used in this model are soil type, rock type, land slope, geological formation, land use, and rainfall. In the mapping process, each parameter has a classification score which is multiplied by the weight of each parameter. Based on the results of data processing, the results show that the vulnerability of land movement in Kolok Mudik Village is in the medium to high categoryAbstrak: Wilayah Desa Kolok Mudik memiliki topografi yang bervariasi antara datar, bergelombang dan berbukit dengan ketinggian di atas permukaan laut. Dengan ketinggian yang sangat bervariasi tersebut, memiliki lereng yang cukup curam dan berpotensi terjadinya tanah longsor. Selain itu, aktivitas pertambangan batu bara sekitar desa membuat tanah menjadi tidak stabil. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan wilayah yang rawan terjadi gerakan tanah di Desa Kolok Mudik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan overlay peta dengan menggunakan aplikasi Sistem Informasi Geografis (SIG). Parameter yang digunakan dalam model ini adalah jenis tanah, jenis batuan, kemiringan lahan, formasi geologi, penggunaan lahan, dan curah hujan. Dalam proses pemetaan, setiap parameter memiliki skor klasifikasi yang dikalikan dengan bobot masing-masing parameter. Berdasarkan hasil pengolahan data, diperoleh hasil bahwa kerentanan gerakan tanah di Desa Kolok Mudik berada pada kategori sedang hingga tinggi.
DESAIN SISTEM INFORMASI DELIVERY SERVICE PADA PERPUSTAKAAN DENGAN UNIFIED MODELLING LANGUAGE (UML)
Perancangan ini dilatarbelakangi oleh perkembangan ilmu teknologi dan informasi yang menjadikan berbagai aktivitas manusia terasa lebih mudah. Berbagai keperluan sudah dapat terpenuhi hanya dengan berdiam di rumah dengan melakukan pemesanan menggunakan konsep e-commerce. Dalam dunia perpustakaan konsep tersebut berkaitan dengan kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan aktivitas sehari-hari perpustakaan seperti layanan, sehingga di sini penulis berinovasi untuk memberikan layanan terbaru dari perpustakaan yaitu delivery service. Dalam membangun layanan tersebut, perlu dibuat rancangan awal, sehingga penulis menggunakan model unified modelling language serta menggunakan dua diagram yaitu use case diagram dan activity diagram.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam use case diagram, terdapat pustakawan sebagai aktor dan log in sebagai include, fitur-fitur use case yang kemudian di extend dalam beberapa fitur tambahan, pengguna aplikasi ojek online sebagai spesialisasi dan fitur pengiriman tanpa antri sebagai association. Fitur-fitur use case tersebut kemudian dirincikan dalam activity diagram dan dalam penelitian ini penulis juga memberikan ilustrasi visual dari perangkat aplikasi layanan delivery service perpustakaan
Pengaruh Sales Growth Dan Leverage Terhadap Pertumbuhan Laba Dengan Profitabilitas Sebagai Variabel Intervening
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pertumbuhan penjualan dan leverage terhadap pertumbuhan laba, dengan profitabilitas sebagai variabel mediasi, pada perusahaan manufaktur sub-sektor ritel yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2021-2023. Sampel penelitian diperoleh melalui teknik purposive sampling, menghasilkan 13 perusahaan yang memenuhi kriteria dengan total 39 data laporan keuangan selama tiga tahun pengamatan. Metode analisis yang digunakan meliputi analisis statistik deskriptif, evaluasi model pengukuran (outer model), evaluasi model struktural (inner model), serta pengujian hipotesis menggunakan perangkat lunak SmartPLS 3.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan penjualan memiliki pengaruh negatif terhadap pertumbuhan laba. Sebaliknya, leverage dan profitabilitas memiliki pengaruh positif terhadap pertumbuhan laba. Di sisi lain, pertumbuhan penjualan ditemukan memiliki pengaruh positif terhadap profitabilitas, sementara leverage tidak berpengaruh terhadap profitabilitas. Profitabilitas juga tidak efektif dalam memediasi hubungan antara pertumbuhan penjualan dan leverage terhadap pertumbuhan laba pada perusahaan manufaktur sub-sektor ritel yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021-2023
PENGARUH HARGA DAN ELECTRONIC WORD OF MOUTH TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh harga dan electronic word of mouth terhadap keputusan pembelian. Penelitian ini menggunakan analisis deskripif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen produk makanan UMKM Pocong Pancong di Kota Malang. Batasan populasi pada penelitian ini adalah konsumen yang berpotensi membeli produk UMKM Pocong Pancong minimal 1 kali. Dan selama tahun 2023 jumlah konsumen yang berkunjung sebanyak 11.904 orang. Untuk menentukan sampel menggunakan metode non probability sampling dan berdasarkan rumus slovin didapatkan sampel sebanyak 100 orang. Metode analisis dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis regresi berganda sedangkan untuk pengujian hipotesis, digunakan uji koefisien determinasi (R2), uji parsial (uji t) dan uji F yang digunakan untuk mengetahui apakah semua variabel independen yang dimasukkan dalam model mempunyai pengaruh secara keseluruhan terhadap variabel dependen yang digunakan untuk mengetahui pengaruh dari masing-masing variabel independen terhadap variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Harga secara parsial berpengaruh terhadap keputusan pembelian (2) Electronic Word of Mouth secara parsial berpengaruh terhadap keputusan pembelian. (3) Harga dan electronic word of mouth secara simultan berpengaruh terhadap keputusan pembelian
Pendampingan Pencatatan Keuangan Dan Penghitungan Harga Pokok Produksi Pada UMKM Di Balikpapan
This community service aims to assist in financial record-keeping and cost calculation of production to Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Balikpapan. In this context, effective financial management is crucial for enhancing competitiveness and business sustainability. Through this program, participants will be equipped with the skills to record financial transactions and calculate production costs, essential in determining selling prices and desired profits.The implementation method involves collaboration with local government and is conducted in several stages, starting with data collection of MSMEs, assistance, and evaluation of results. This activity is expected to not only provide practical knowledge and skills but also boost participants' confidence in managing their businesses. Through the evaluation conducted, it is hoped that MSMEs will experience improvements in operations and income after participating in this program. Thus, this community service is expected to contribute positively to the development of MSMEs in Balikpapan and enhance the overall well-being of the community
Students Perception on the Integration of Task-Based Learning and Dubbing Short Video in Learning Speaking Skill
This research aims to analyse the students’ perception towards the integration of task-based learning and dubbing short video in learning speaking skills and the difficulties of the integration of task-based learning and dubbing short video in learning speaking skills. This research applies a qualitative approach using observation and questionnaires as instruments to answer the research questions. The subject of this research were the second-year students in SMA Pasundan 1 Cianjur. The findings of this research show that the integration of task-based learning and dubbing video helped the students improve their speaking skills, especially in pronunciation and fluency. This research also reveals that students (30) enjoyed learning with task-based and dubbing. they also became confident when speaking English. Besides that, students’ editing skills also got better and students became aware of using applications for editing. On the hand, this research found some difficulties faced by the students consisting of the difficulty in pronouncing English words, difficulty in writing the text that will be dubbed, low signal, limited memory, noisy sounds and the difficulty in editing video dubbing and the groups had difficulty creating the text that would be dubbed and the data from the questionnaire also mention the same thing
Pemberdayaan ternak berintegrasi melalui pemanfaatan limbah kulit kedelai oleh kelompok tani harapan Desa Slateng Kecamatan Ledokombo Kabupaten Jember
Abstrak Pakan ternak alternatif yang dapat diberikan pada musim kemarau yang bertujuan menambah protein pada ternak adalah silase. Silase merupakan hijauan ternak yang diawetkan pada ruangan anaerob. Pengabdian masyarakat ini dilakukan di Desa Slateng, Ledokombo, Jember yang bertujuan untuk menambah wawasan masyarakat bermata pencaharian sebagai peternak. Metode yang diterapkan dalam kegiatan ini adalah ceramah dan diskusi pada sesi sosialisasi, serta praktik secara langsung untuk mengelola hijauan dengan baik dan benar. Praktek eksperimen ini dimulai dengan pemilihan hijauan, pencampuran dengan molase dan starter, fermentasi, pemeriksaan, dan penyimpanan. Silase yang baik adalah silase dengan bau dan aroma yang masam segar tanpa adanya bau tajam yang mengganggu, ph berkisar antara 4, warna kuning kehijauan, tekstur kering dan terasa empuk. Kegiatan pengabdian ini dilanjut dengan evaluasi kesukaan ternak. Ternak yang sudah melalui fase adaptasi, mulai menghabiskan pakan alternatif yang diberikan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pemahaman peserta meningkat dari kategori mengetahui dari 20% menjadi 75%. Kata kunci: ternak; silase; pakan; hijauan. Abstract Alternative animal feed that can be given in the dry season with the aim of adding protein to livestock is silage. Silage is livestock forage that is preserved in an anaerobic room. This community service was carried out in Slateng Village, Ledokombo, Jember with the aim of increasing the knowledge of people who make a living as livestock breeders. The methods applied in this activity are lectures and discussions at socialization sessions, as well as direct practice to manage forage properly and correctly. This experimental practice begins with selecting forage, mixing with molasses and starter, fermentation, inspection, and storage. Good silage is silage with a fresh sour smell and aroma without any annoying sharp odor, pH ranges between 4, greenish yellow color, dry texture and soft feel. This service activity was continued with an evaluation of the livestock's preferences. Livestock that has gone through the adaptation phase begins to consume the alternative feed provided. The evaluation results showed that participants' understanding increased from the knowing category from 20% to 75%. Keywords: cattle; silage; feed; forage
Penguatan kemandirian peternak rakyat melalui pelatihan pembuatan pakan lengkap berbentuk pellet di Kecamatan Rogojampi Kabupaten Banyuwangi
AbstrakPeningkatan kemandirian peternak rakyat merupakan salah satu langkah strategis untuk meningkatkan ketersediaan pangan khususnya sumber ternak pedaging. Seperti yang telah diketahui bersama bahwa saat ini sekitar 60% kebutuhan daging nasional dipenuhi dari ternak lokal yang mayoritasnya ialah peternak rakyat. Politeknik Negeri Banyuwangi (Poliwangi) berkomitmen untuk ikut aktif membangun sektor peternakan melalui penelitian maupun pengabdian, yang ditujukan utamanya pada peternak di sekitar Poliwangi. Pakan ternak menghabiskan 70% dari total biaya operasional peternakan, oleh karena itu peningkatan kemandirian peternak akan efektif jika dilakukan penguatan pengetahuan dan keterampilan terkait dengan pakan. Peternak dapat membuat formulasi pakan yang baik; sesuai dengan kebutuhan ternak, bernutrisi seimbang, mudah diaplikasikan, dan berharga murah merupakan tujuan dari dilakukannya pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini. Perancangan alat penunjang mutlak (mesin giling serbaguna, mesin pencetak pellet) dilakukan pada PKM ini. Studi ketersediaan dan harga bahan pakan juga dilakukan agar peternak tidak kesulitan mencari dan membelinya. Setelah dilakukannya pengabdian ini, peternak rakyat dapat menyusun formulasi ransum pakan dan mampu memproduksi pakan lengkap berbentuk pellet. Pakan tersebut utamanya digunakan sendiri pada peternakannya, namun kedepannya pakan pellet tersebut dapat menjadi lini bisnis tersendiri untuk dijual sehingga menambah income sehingga scale-up usaha dapat terjadi. Tiap kg pakan pellet memiliki biaya produksi sebesar Rp 5.335, harga ini jauh lebih murah dibanding pakan pellet komersial yang rata-rata memiliki harga Rp 9.000. Kata kunci: pakan lengkap; peternak rakyat; pakan pellet; kecamatan rogojampi; swasembada daging. AbstractIncreasing the independence of smallholder farmers is one of the strategic steps to increase food availability, especially sources of meat livestock. As is well known, currently around 60% of the national meat requirement is met by local livestock, most of which are smallholder farmers. Politeknik Negeri Banyuwangi (Poliwangi) is committed to actively participating in developing the livestock sector through research and community service, which focuses primarily on farmers around Poliwangi. Animal feed consumes 70% of the total operational costs of livestock farming, therefore increasing the independence of farmers will be effective if knowledge and skills related to feed are strengthened. Farmers can make good feed formulations; according to livestock needs, balanced nutrition, easy to apply, and inexpensive are the goals of this community service. The design of absolute supporting tools (multipurpose grinding machines, pellet machines) is carried out in this community service. Studies on the availability and price of feed ingredients are also carried out so that farmers do not have difficulty finding them. Smallholder farmers with the ability to formulate rations and the ability to produce complete feed in the form of pellets, in addition to being used by themselves on their farms, are expected to be able to become a separate business line to be sold so as to increase income so that business scale-up can occur. Keywords: complete feed; farmers; pellet feed; rogojampi district; meat self-sufficiency
Pembentukan pojok herbal dan produk herbal (teh dan sirup) untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di Desa Bengkaung, Kecamatan Batulayar, NTB
Abstrak Desa Bengkaung adalah desa yang terletak di kecamatan Batu Layar, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat. Banyak potensi pada desa Bengkaung yang masih bisa dikembangkan diantaranya adalah sumber daya alam yang berlimpah. Namun, pemanfaatan sumber daya alam ini belum maksimal, yang disebabkan oleh kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai manfaat dan pengolahannya. Maka dilakukan pengabdian masyarakat yang berlangsung 2 tahap yaitu seminar terkait pojok herbal dan pelatihan pembuatan teh dan sirup dengan bahan kayu manis, kunyit, temu lawak, asam jawa, kapulaga untuk sediaan sirup serta bangle pada sediaan teh herbal yang berfungsi untuk meningkatkan kesehatan masyarakat. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada 25 Oktober 2024 dengan mitra terdiri dari anggota IAI kota Mataram dan kader PKK desa Bengkaung. Adapun materi pelatihan diberikan dengan metode ceramah dan metode praktik. Evaluasi dilakukan dengan cara pemberian pre-test dan post-test, kemudian dianalisis secara kuantitatif. Berdasarkan hasil pre-test dan post-test, diperoleh nilai rata-rata sebesar 60,94 dan 79.37, yang menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan mitra terhadap materi penyuluhan yang diberikan. Teh daun salam dan JKP-Bangle dievaluasi dengan pengukuran kadar antioksidan dengan DPPH dan FRAP assay. Hasil analisis menunjukkan bahwa kadar antioksidan the daun salam dan JKP-Bangle dengan FRAP assay memperoleh kadar tertinggi tertinggi nilai masing-masing sebesar 1359.84±13.47 mg GAE/g berat kering dan 396.73±16.79 mg GAE/g berat kering. Aktivitas antioksidan yang tinggi ini mengindikasikan potensi manfaat kesehatan dalam menangkal stres oksidatif yang berhubungan dengan penyakit neurodegeneratif, kardiovaskular, dan diabetes. Kata kunci: Desa Bengkaung; pojok herbal; tanaman obat; antioksidan. Abstract Bengkaung Village is a village located in Batu Layar sub-district, West Lombok, West Nusa Tenggara. There is a lot of potential in Bengkaung Village that can still be developed, including abundant natural resources. However, the utilization of these natural resources has not been maximized, this is caused by a lack of public knowledge regarding their benefits and processing. So community service was carried out which took place in 2 stages, namely seminars related to the herbal corner and training in making tea and syrup using cinnamon, turmeric, ginger, tamarind, cardamom for syrup and bangle preparations, as well as bangles for herbal tea preparations which function to improve health. public. This activity was carried out on 24-26 October 2024 with partners consisting of IAI members from Mataram city and PKK cadres from Bengkaung village. The training material is provided using the lecture method and the Experimental Learning method (direct implementation learning). Evaluation is carried out by giving a pre-test and post-test, then analyzed quantitatively. Based on the results of the pre-test and post-test, an average score of 60.94 and 79.37 was obtained, which indicates an increase in partners' knowledge of the extension material providedrn how to make innovative products from mangosteen fruit so that they can be produced commercially. Thus, in the long term it is expected to increase the income of the Songgon Village residents. Antioxidant levels of bay leaf tea and JKP-Bangle were evaluated using DPPH and FRAP assays. Analysis results showed that the highest antioxidant levels measured by the FRAP assay were 1359.84±13.47 mg GAE/g dry weight for bay leaf tea and 396.73±16.79 mg GAE/g dry weight for JKP-Bangle. This high antioxidant activity indicates potential health benefits in combating oxidative stress associated with neurodegenerative, cardiovascular, and diabetes-related diseases. Keywords: Songgon Village; herbal corner; medicinal plants; antioxidants
Pendampingan komunitas pemuda peduli pulau merak kecil untuk mengoptimalisasikan solar cell sebagai sumber energi alternatif
Abstrak Pulau Merak Kecil merupakan salah satu tempat wisata yang berlokasi di Kecamatan Pulomerak, Cilegon Banten yang belum mendapatkan akses listrik. Genset menjadi pilihan bagi komunitas Pulau Merak Kecil untuk mendapatkan pasokan energi listrik. Sedangkan wilayah tersebut memiliki potensi energi surya untuk dikembangkan menjadi energi listrik. Maka berdasarkan hal tersebut, kami melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk mengoptimalisasikan potensi energi surya menjadi sumber energi alternatif penghasil energi listrik. Kegiatan ini dilaksanakan berkolaborasi dengan komunitas dampingan yaitu Komunitas Pemuda Peduli Pulau Merak Kecil. Metode CBR (Community Based Research) digunakan dalam pengabdian ini dengan pendekatan terdiri dari empat tahapan, yaitu peletakan dasar, perencanaan, pengumpulan dan analisis data, serta aksi terhadap temuan. Berdasarkan pada solar panel yang telah terpasang diperoleh kapasitas daya keluaran maksimum mencapai 100 watt peak, kemampuan inverter maksimum mencapai 500 watt dan kapasitas penyimpanan baterai mencapai 312 watt hour. Selanjutnya berdasarkan hasil kuesioner yang disebarkan kepada pengunjung Pulau Merak Kecil yang terdiri dari pedagang dan wisatawan lokal memberikan respon positif terhadap kegiatan pengabdian yang dilakukan. Harapannya kegiatan ini dapat berlanjut sehingga pemenuhan energi listrik di lokasi tersebut dapat terpenuhi. Kata kunci: Pulau Merak Kecil; listrik; CBR; energi surya Abstract Merak Kecil Island, a tourist destination in the Pulomerak sub-district of Cilegon, Banten, remains without electrical power. Utilizing a generator serves as a solution for the Merak Kecil Island community to obtain an electrical energy supply. The area exhibits considerable potential for developing solar energy, which can be converted into electrical energy. Consequently, we have initiated a community service initiative to optimize the solar energy potential to be used as an alternative energy resource, thereby generating electrical energy. The initiative is being carried out in collaboration with the youth community care unit of Merak Kecil Island. The community service approach employed is Community-Based Research (CBR), which comprises four stages: establishing a foundation, planning, information gathering and analysis, and acting on the findings. The solar panels installed have a maximum output power capacity of 100 watts peak, a maximum inverter of 500 watts, and a battery storage capacity of 312 watt-hours. Subsequent to administering a survey to most visitors, the results indicated a favorable response to the activity. It is anticipated that the continuation of this activity will contribute to the fulfillment of electrical energy. Keywords: Merak Kecil Island; electrical; CBR; solar energ