UMMAT Scientific Journals (Universitas Muhammadiyah Mataram)
Not a member yet
    13083 research outputs found

    PEMBENTUKAN PROGRAM USAHA KESEHATAN JIWA SEKOLAH DALAM UPAYA MENINGKATKAN KESEHATAN PSIKOLOGIS REMAJA

    Get PDF
    Abstrak: Gangguan Kesehatan jiwa merupakan penyebab utama kecacatan generasi muda diseluruh dunia. Secara global dilaporkan hampir 15% remaja usia 10-19 tahun mengalami gangguan kesehatan mental. Oleh karena itu perlunya keterlibatan sekolah dalam upaya penanganan kesehatan jiwa remaja dengan mengembangkan usaha kesehatan jiwa. UKS Jiwa adalah segala usaha yang dilakukan untuk meningkatkan kesehatan jiwa warga sekolah. Kegiatan ini bertujuan membentuk program UKS jiwa di sekolah, melatih penggunaan buku petunjuk pelaksanaan program kesehatan jiwa, dan meningkatkan pengetahuan guru-guru tentang masalah psikologis pada remaja sehingga kedepannya guru-guru dapat mengenalkan tentang pentingnya kesehatan jiwa kepada warga sekolah sehingga dapat meningkatkan, memelihara, dan mempertahankan kesehatan jiwa sedini mungkin. Pelaksanaan pengabdian Masyarakat ini dilaksanakan di SMP 4 VII Koto Sungai Sariak. Sasaran utama adalah guru kesiswaan, guru Pembina UKS Jiwa, dan seluruh guru disekolah yang berjumlah 32 orang. Metode kegiatan dengan membentuk UKS jiwa, membuat Buku Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) Program Kesehatan Jiwa, membentuk struktur organisasi UKS Jiwa serta memberikan penyuluhan tentang masalah psikologis remaja. Evaluasi kegiatan menggunakan kuisioner pre-test dan post-test dengan 30 pertanyaan. Setelah diberikan Pendidikan kesehatan sebagian besar pengetahuan guru-guru mengalami peningkatan, dengan rata-rata nilai sebelum dilakukan intervensi adalah 55,7 dan rata-rata nilai setelah dilakukan intervensi meningkat menjadi 87,9.Abstract: Mental health disorders are the leading cause of disability in young people worldwide. Globally, it is reported that almost 15% of adolescents aged 10-19 years experience mental health disorders. Therefore, it is necessary for schools to be involved in efforts to address adolescent mental health by developing mental health efforts. UKS Jiwa is all efforts made to improve the mental health of school residents. This activity aims to form a UKS jiwa program in schools, train the use of mental health program implementation manuals, and increase teachers' knowledge about psychological problems in adolescents so that in the future teachers can introduce the importance of mental health to school residents so that they can improve, maintain, and maintain mental health as early as possible. The implementation of this community service was carried out at SMP 4 VII Koto Sungai Sariak. The main targets are student teachers, UKS Jiwa mentor teachers, and all teachers in the school totaling 32 people. The method of activity is to form a UKS jiwa, create a Mental Health Program Implementation Manual (Juklak), form a UKS Jiwa organizational structure and provide counseling on adolescent psychological problems. Evaluation of activities using pre-test and post-test questionnaires with 30 questions. After being given health education, most of the teachers' knowledge increased, with an average value before the intervention being 55.7 and an average value after the intervention increasing to 87.9

    EDUKASI MENTAL HEALTH AND WELL-BEING KEPADA MAHASISWA INDONESIA DI THAILAND

    Get PDF
    Abstrak: Untuk mendapatkan pendidikan yang lebih baik serta meningkatkan status ekonomi dan sosial, banyak mahasiswa Indonesia memilih untuk melanjutkan studi di luar negeri. Selain mendapatkan suasana belajar yang baru di negara lain, tinggal di negara asing dengan budaya yang berbeda dapat menimbulkan ketidakseimbangan pada kesehatan mental mahasiswa karena diwaktu yang bersamaan harus beradaptasi terhadap bahasa baru, budaya baru, dan lingkungan baru. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan mahasiswa internasional terhadap hal-hal yang dapat mempengaruhi kesehatan mental dan bagaimana mengatasi berbagai sumber stress yang dialami selama menjadi menempuh studi di luar negeri. Sasaran kegiatan pengabdian ini adalah 20 mahasiswa internasional yang sedang menempuh Pendidikan di Khon Kaen Unviersity. Kegiatan evaluasi dilakukan dengan metode brainstorming yang telah dilakukan bersama seluruh peserta dan menunjukkan bahwa sebagian besar peserta telah menyadari tingginya tekanan akademik yang dihadapi. Sesi brainstorming juga menunjukkan bahwa melalui penyuluhan yang diberikan oleh tim pengabdian, peserta mengetahui lebih jauh terkait berbagai metode coping mechanism.Abstract: To pursue better education and improve their economic and social status, many Indonesian students choose to continue their studies abroad. In addition to experiencing a new learning environment in a foreign country, living in a different country with a distinct culture can disrupt students' mental health due to the need to simultaneously adapt to a new language, culture, and environment. This community service activity aims to enhance international students' knowledge of factors affecting mental health and how to address various sources of stress experienced during their studies abroad. The target audience for this activity consists of 20 international students currently studying at Khon Kaen University. The evaluation activities were conducted using a brainstorming method with all participants, revealing that most of them recognized the high academic pressure they face. The brainstorming session also indicated that, through the counseling provided by the service team, participants gained a deeper understanding of various coping mechanisms

    OPTIMALISASI PROFIL LINKEDIN UNTUK PERSIAPAN KARIER DI INDUSTRI BAGI SISWA KEJURUAN DI DENPASAR

    Get PDF
    Abstrak: Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) berperan penting dalam menyiapkan lulusannya memasuki dunia kerja. Namun, berdasarkan Rapor Pendidikan 2023-2024, keselarasan SMK dengan dunia kerja masih dalam kategori sedang. Untuk meningkatkan kesiapan kerja siswa, diperlukan pelatihan yang relevan, salah satunya adalah pemanfaatan LinkedIn sebagai media personal branding. Kegiatan ini pertujuan untuk membekali siswa SMK dengan kemampuan menyusun profil LinkedIn yang profesional dan menarik. Metode yang dilakukan yaitu dengan workshop dan praktik langsung oleh 20 orang peserta dari salah satu SMK di Denpasar. Evaluasi dilakukan dengan memberikan pre-test dan post-test dengan jumlah soal 10 butir untuk mengukur pemahaman dan keterampialn siswa dalam membangun profil LinkedIn. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan rata-rata skor peserta dari kategori kurang menjadi baik (14%). Hal ini mencerminkan adanya pengembangan profil LinkedIn yang lebih profesional. Kegiatan ini memberikan kontribusi positif dalam menyiapkan siswa SMK menghadapi tuntutan dunia kerja melalui integrasi teknologi dan penguatan personal branding.Abstract: Vocational High Schools (SMK) play a crucial role in preparing their graduates to enter the workforce. However, according to the Education Report 2023-2024, the alignment between SMKs and the labor market is still categorized as moderate. To enhance students' job readiness, relevant training is needed, one of which is the utilization of LinkedIn as a platform for personal branding. This activity aims to equip SMK students with the skills to create a professional and appealing LinkedIn profile. The method implemented involves workshops and hands-on practice with 20 participants from a vocational school in Denpasar. Evaluation was conducted using a pre-test and post-test comprising 10 questions to measure students' understanding and skills in building a LinkedIn profile. The training results showed an average score improvement among participants, moving from the "poor" category to "good" (14%). This reflects the development of more professional LinkedIn profiles. This activity has made a positive contribution to preparing SMK students to meet workforce demands through the integration of technology and the strengthening of personal branding

    EDUKASI KONSEP MODERASI BERAGAMA BAGI TENAGA PENDIDIKAN TADIKA AL-FIKH ORCHARD MALAYSIA

    Get PDF
    Abstrak: Sebagai negara dengan keragaman budaya, etnis, dan agama timbulnya tantangan dalam menjaga persatuan di tengah perbedaan. Moderasi beragama salah satu konsep penting dikuatkan sejak dini, karena kunci dalam memperkenalkan konsep moderasi beragama kepada generasi muda untuk menjawab tantangan zaman dapat tumbuh di tengah keragaman. Tenaga pendidik berperan penting untuk dapat menyampaikan pesan-pesan toleransi dan moderasi agar dapat membantu anak didik memahami agama yang moderat. Pengabdian Internasional (PKMI) kepada 50 tenaga kependidikan Tadika Al-Fikh Orchard Malaysia bertujuan meningkatkan pemahaman konsep moderasi beragama dengan metode edukasi menunjukkan peningkatan yang diperoleh melalui evaluasi. Pemberian test saat sebelum dan sesudah pelatihan dengan total pertanyaan berkisar antara 26-39 pertanyaan/indikator termasuk pre-test, post-test, kuesioner, observasi, dan diskusi. Dengan peningkatan persentase 25%.dari 60% meningkat 85 %. Dengan mengikuti edukasi menambah pemahaman peserta untuk diterapkan dalam pengajaran anak didik usia dini.Abstract: As a country with cultural, ethnic and religious diversity, there are challenges in maintaining unity amidst differences. Religious moderation is one of the important concepts to be strengthened from an early age, because the key to introducing the concept of religious moderation to the younger generation to answer the challenges of the times can grow in the midst of diversity. Educators play an important role to be able to convey messages of tolerance and moderation in order to help students understand moderate religion. International Service (PKMI) to 50 education personnel of Tadika Al-Fikh Orchard Malaysia aims to improve understanding of the concept of religious moderation with educational methods showing improvement obtained through evaluation. Giving tests before and after training with a total of questions ranging from 26-39 questions/indicators including pre-test, post-test, questionnaires, observations, and discussions. With a percentage increase of 25%, from 60% to 85%. By participating in the education, participants increased their understanding to be applied in teaching early childhood students

    MODERNISASI PERALATAN PRODUKSI DAN PELATIHAN PENGGUNAANNYA UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS UMKM KUE SUS

    Get PDF
    Abstrak: UMKM Kue Soes AlGhani menghadapi tantangan dalam efisiensi dan kualitas produksi akibat penggunaan alat manual, seperti hand mixer dan hand sealer, serta kurangnya pemahaman mengenai sanitasi dalam proses produksi. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing melalui modernisasi peralatan dan pelatihan intensif. Metode yang digunakan mencakup sosialisasi, pelatihan teknis, simulasi produksi, edukasi sanitasi, dan pendampingan operasional, dengan melibatkan mitra UMKM Kue Soes AlGhani, yang berlokasi di Desa Cileunyi Wetan, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, dengan jumlah tenaga kerja 2-3 orang. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan kapasitas produksi hingga tiga kali lipat, dari 2.500 gram menjadi 7.500 gram per batch. Efisiensi waktu pencampuran adonan meningkat sebesar 50%, dari 30 menit menjadi 15 menit per batch, dan efisiensi waktu pengemasan berkurang dari 10 menit menjadi 5 menit per batch berkat penggunaan alat yang lebih modern. Dalam aspek sanitasi, mitra mulai menerapkan standar kebersihan, seperti pembersihan rutin meja stainless steel, penggunaan sarung tangan, dan penyimpanan bahan baku secara higienis. Hasil ini mendukung kualitas produk yang lebih baik dan meningkatkan daya saing di pasar lokal.Abstract: Soes AlGhani Cake MSMEs face challenges in production efficiency and quality due to the use of manual tools such as hand mixers and hand sealers, as well as a lack of understanding of hygiene in the production process. This community service program aims to improve productivity and competitiveness through equipment upgrading and intensive training. Methods used include socialization, technical training, production simulation, hygiene education, and operational support, involving partners of Soes AlGhani Cake MSMEs located in Cileunyi Wetan Village, Cileunyi District, Bandung Regency, with a workforce of 2-3 people. Evaluation results showed a threefold increase in production capacity, from 2,500 grams to 7,500 grams per batch. Dough mixing time efficiency increased by 50%, from 30 minutes to 15 minutes per batch, and packaging time efficiency decreased from 10 minutes to 5 minutes per batch, thanks to more modern tools. Regarding sanitation, the partners began implementing hygiene standards such as regular cleaning of stainless-steel tables and gloves and hygienic storing of raw materials. These results support better product quality and increased competitiveness in the local market

    PENGEMBANGAN PERTANIAN TERPADU SISTEM CERDAS DENGAN ENERGI HIJAU MENUJU KEMANDIRIAN PETANI DAN PENINGKATAN PRODUKTIVITAS

    Get PDF
    Abstrak: Level kapasitas petani yang rendah merupakan alasan kenapa produktivitas usaha pertanian juga sangat rendah. Tujuan pelaksanaan Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat tahun 2024 dalam skema pemberdayaan berbasis wilayah dengan ruang lingkup pemberdayaan desa binaan, yakni peningkatan level dan produktivitas petani melalui program pengembangan pertanian terpadu sistem cerdas (smart farming) dengan energi hijau menuju kemandirian pangan sekaligus kapasitas petani secara ekonomi. Program desa binaan bagi warga di Desa Pukdale, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur, melalui kerjsama antara Universitas Nusa Cendana, Universitas Katolik Widya Mandira Kupang, Pemerintah desa Pukdale, Mitra Ssaran (Kelompok Tani Fajar 1 dengan 25 anggota dan Kelompok Tani Murni dengan 20 anggota). Metode kegiatan meliputi wawancara dan FGD sekaligus dilakukan pembagian angket untuk survei kemampuan petani sebelum dan sesudah pelaksanaan kegiatan. Selain itu, dilakukan ceramah dan simulasi terkait teknologi yang diterapkan untuk meningkatkan kemampuan petani melalui pendampingan dan pelatihan serta aplikasi teknologi pertanian di Lokasi Mitra Sasaran. Kegiatan ini juga melibatkan 9 orang mahasiswa MBKM (merdeka belajar kampus merdeka) dalam kegiatan magang di Lokasi Mitra Sasaran selama kurang lebih 5 (lima) bulan terhitung mulai Agustus sampai dengan Desember 2024. Hasil kegiatan ini adalah produk teknologi sistem pertanian terpadu, peningkatan level dan kapasitas petani dengan retata 81,15%.Abstract: The low level of farmer capacity is the reason why agricultural business productivity is also very low. The aim of implementing Community Service Activities in 2024 in a region-based empowerment scheme with the scope of empowering assisted villages, namely increasing the level and productivity of farmers through an integrated agricultural development program with smart systems (smart farming) with green energy towards food independence as well as the economic capacity of farmers. Assisted village program for residents in Pukdale Village, East Kupang District, Kupang Regency, East Nusa Tenggara Province, through collaboration between Nusa Cendana University, Widya Mandira Kupang Catholic University, Pukdale village government, Target Partners (Fajar Farmers Group 1 with 25 members and Murni Farmers Group with 20 members). Activity methods include interviews and FGDs as well as distributing questionnaires to survey farmers' abilities before and after implementing the activities. Apart from that, lectures and simulations were held regarding the technology applied to improve farmers' abilities through mentoring and training as well as the application of agricultural technology at the Target Partner Locations. This activity also involved 9 MBKM (free learning independent campus) students in internship activities at Target Partner Locations for approximately 5 (five) months starting from August to December 2024. The results of this activity were integrated agricultural system technology products, increasing the level and capacity of farmers with an average of 81.15%

    Sosialisasi cerita panji sebagai materi cerita rakyat di SMP Kota Kediri

    No full text
    Abstrak Cerita Panji, sebagai bagian dari kearifan lokal Kediri, memiliki nilai historis dan moral yang penting untuk dilestarikan. Namun, kurangnya pengetahuan siswa SMP Kota Kediri tentang cerita Panji mendorong perlunya upaya sosialisasi dan integrasi dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Pengabdian ini menguraikan kegiatan pengabdian yang berfokus pada sosialisasi cerita Panji kepada guru-guru yang tergabung dalam MGMP Bahasa Indonesia SMP Kota Kediri.  Kegiatan ini dilakukan pada  Selasa, 17 Desember 2024, bertempat di SMP Plus Rahmat Kota Kediri, dengan peserta berjumlah 50 orang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan tahapan yang meliputi persiapan, sosialisasi, diskusi, evaluasi, dan monitoring. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa guru mampu mengintegrasikan cerita Panji secara inovatif dalam pembelajaran, meningkatkan keterampilan literasi siswa sekaligus memperkenalkan nilai-nilai budaya lokal. Meski menghadapi tantangan waktu yang terbatas, kegiatan ini membuka peluang besar untuk pelestarian budaya lokal melalui pendidikan sastra yang kreatif dan relevan. Dengan demikian, sosialisasi cerita Panji tidak hanya memperkaya pembelajaran Bahasa Indonesia, tetapi juga memperkuat identitas budaya generasi muda. Kata kunci: cerita panji; cerita rakyat; pembelajaran sastra; sosialisasi Abstract Panji stories, as part of Kediri local wisdom, have historical and moral values that are important to preserve. However, the lack of knowledge of Kediri City junior high school students about Panji stories encourages the need for socialization and integration efforts in Indonesian language learning. This service outlines a service activity that focuses on the socialization of Panji stories to teachers who are members of the Kediri City Junior High School Indonesian Language MGMP.  This activity was carried out on Tuesday, December 17, 2024, at SMP Plus Rahmat Kediri City, with 50 participants. This research uses descriptive qualitative methods, with stages including preparation, socialization, discussion, evaluation, and monitoring. The results of the activity showed that teachers were able to integrate Panji stories innovatively in learning, improving students' literacy skills while introducing local cultural values. Despite the challenges of limited time, this activity opens up great opportunities for the preservation of local culture through creative and relevant literary education. Thus, the socialization of Panji stories not only enriches Indonesian language learning, but also strengthens the cultural identity of the younger generation. Keywords: panji story; folklore; literature learning; socializatio

    Penerapan listrik tenaga surya sistem hybrid sebagai sumber energi listrik lampu selasar PSTW Provinsi Bengkulu

    No full text
    AbstrakPengabdian kepada masyarakat (PpM) di Panti Sosial Tresna Werdha (PSTW) Bengkulu dilakukan untuk mengoptimalkan pemanfaatan listrik tenaga surya sebagai suplai daya lampu selasar PSTW Provinsi Bengkulu yang telah dipasang dalam kegiatan PpM Berbasis Riset Fakultas Teknik Universitas Bengkulu 2023. Kekurangan sistem yang telah dipasang dalam kegiatan PpM tersebut yaitu tidak tercukupinya listrik tenaga surya untuk kebutuhan suplai energi listrik lampu selasar PSTW Provinsi Bengkulu saat cuaca mendung. Optimalisasi dilakukan untuk mengatasi kekurangan sistem yang telah terpasang pada tahun 2023 dengan meningkatkan kapasitas penyimpanan energi surya dan menjaga lampu tetap menyala sesuai waktunya meskipun adanya keterbatasan energi surya yang tersimpan. PpM berhasil mengoptimalkan pemanfaatan listrik tenaga surya untuk lampu selasar PSTW dengan terpasangnya dua unit baterai VRLA 12V 100Ah yang dilengkapi dengan rangkaian kendali otomatis untuk mengelola suplai energi listrik lampu sistem hybrid. Dengan adanya rangkaian kendali yang dipasang, suplai energi listrik lampu secara otomatis beralih dari suplai energi listrik utama memanfaatkan listrik tenaga surya ke suplai energi listrik cadangan dari sumber listrik PLN saat dibutuhkan. Pada hari mendung sekalipun, ketika energi listrik yang tersimpan pada baterai tidak cukup untuk menyalakan lampu, lampu selasar PSTW tetap menyala memanfaatkan cadangan dari sumber listrik PLN. Kata kunci: listrik tenaga surya; lampu selasar; kendali otomatis; sistem hybrid. AbstractThe Community Service (PpM) at the Panti Sosial Tresna Werdha (PSTW) of Bengkulu Province was conducted to optimize the use of solar power as a lighting supply for the corridors of PSTW, which had been installed as part of the 2023 Research-Based Community Service program by the Faculty of Engineering, University of Bengkulu. The deficiency of the system installed in the community service activity was that the solar power was insufficient to meet the electricity supply needs for the corridor lights at the PSTW of Bengkulu Province during cloudy weather. Optimization was carried out to address the shortcomings of the system installed in 2023 by increasing the solar energy storage capacity and ensuring the lights remained on for the required duration, even with limited stored solar energy. The PpM successfully optimized the use of solar energy for the corridor lights at PSTW by installing two 12V 100Ah VRLA batteries, along with an automatic control circuit to manage the hybrid system lamp electricity supply. With the installed control circuit, the electricity supply for the lights automatically switches from the primary solar energy supply to backup power from the PLN electricity source when needed. Even on cloudy days, when the stored battery energy is insufficient to power the lights, the corridor lights at PSTW remain on, utilizing backup power from the PLN electricity source. Keywords: solar electricity; hallway lights; automatic control; hybrid syste

    Meningkatkan kualitas produksi telur asin menggunakan teknologi pencuci telur pada peternak itik Darma Putra di Dusun Cengkok, Kabupaten Badung, Bali

    No full text
    Abstrak Telur asin merupakan salah satu menu hidangan kuliner yang sangat populer baik di hotel-hotel berbintang maupun rumah makan bagi masyarakat luas yang sangat bermanfaat bagi kesehatan manusia. Di sisi lain, telur asin juga digunakan sebagai salah satu kelengkapan upacara agama Hindu sehingga kebutuhan telur asin di Bali sangat tinggi. Kualitas telur asin sangat ditentukan oleh proses pengolahan bahan mentah sampai menjadi telur asin yang siap dipasarkan. Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas produksi telur asin pada kelompok peternak itik Darma Putra di Dusun Cengkok, Kabupaten Badung, Bali menggunakan teknologi alat pencuci telur. Adapun teknologi pencuci telur yang diberikan kepada mitra sasaran dengan spesifikasi sebagai berikut. Kapasitas: 50 butir/proses, bahan: stainless steel, tabung: 60 cm, rak telur: 55 cm, transmisi: Pulley, V-Belt, Gear Box, penggerak: Dinamo Listrik PK, Daya: 185 Watt, Voltase: 220 V/1 Phase. Metode yang digunakan dalam PkM adalah sosialisasi, pelatihan, pendampingan, evaluasi, dan keberlanjutan program. Hasil PkM menunjukkan bahwa  (1) pengetahuan dan pemahaman mitra sasaran tentang pemanfaatan teknologi pencuci telur meningkat dari 18,18% menjadi 100%; (2) keterampilan mitra sasaran menggunakan teknologi pencuci telur meningkat 100%; dan (3) pemanfaatan teknologi pencuci telur dapat menciptakan usaha yang ramah lingkungan. Kata kunci: darma putra; peternak itik; teknologi pencuci telur; telur asin. AbstractSalted eggs are one of the culinary dishes which are very popular both in star hotels and restaurants for the wider community and are very beneficial for human health. Additionally, salted eggs are also used as part of Hindu religious ceremonies, so the demand for salted eggs in Bali is very high. The quality of salted eggs is determined by the processing of raw materials until they become salted eggs that are ready to be marketed. This Community Service aims to improve the quality of salted egg production at the Darma Putra duck breeder group in Cengkok Hamlet, Badung Regency, Bali using egg washing equipment technology. The egg washing technology provided to target partners has the following specifications. Capacity: 50 eggs/process, material: stainless steel, tube: 60 cm, egg rack: 55 cm, transmission: Pulley, V-Belt, Gear Box, drive: PK Electric Dynamo, Power: 185 Watt, Voltage: 220 V/ 1 Phase. The methods used in this Community Service are socialisation, training, mentoring, evaluation, and program sustainability. The Community Service results show that (1) knowledge and understanding of target partners regarding the use of egg washing technology increase from 18.18% to 100%; (2) the target partner's skills in using egg washing technology increase by 100%; and (3) the use of egg washing technology can create an environmentally friendly business. Keywords: darma putra; duck farmer; salted eggs; the egg washing technology

    Kesadaran kesehatan lewat buku saku: investasi untuk masa depan

    No full text
    AbstrakLansia, yang dikenal sebagai usia lanjut, adalah fase terakhir dari siklus kehidupan yang secara alami dilalui dan tidak dapat dihindari oleh setiap orang. Salah satu elemen penting dalam meningkatkan kualitas hidup lanjut usia adalah kesehatan. Lansia mengalami penurunan fungsi tubuh yang dapat meyebabkan berbagai masalah kesehatan fisik, mental, gizi dan juga kognitifnya. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah peningkatan kesadaran akan pola hidup sehat dan melakukan aktivitas fisik pada Iansia. Metode yang diberikan berupa pendidikan kesehatan dengan 3 tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Dengan berupa penyuluhan dengan pemaparan materi atau ceramah menggunakan media buku saku yang berjudul “Menuju Sehat Di Masa Tua”. Kegiatan ini diikuti oleh Ibu-Ibu PKK RT03/04 Mulyoharjo sebanyak 31 orang pada 12 Februari 2025. Hasil kegiatan berupa tingkatan pengetahuan tentang pemahaman menjaga kesehatan pada masa muda dari sebelumnya 19,4% menjadi 67,7% atau terdapat peningkatan sebesar 48,3%. Hasil yang diperoleh terdapat peningkatan pengetahuan sebelum dan setelah pemaparan materi dan pemberian buku saku. Dengan meningkatnya pengetahuan, diharapkan peserta lebih peduli menjaga kesehatan tubuh sejak dini sebagai investasi untuk kualitas hidup yang lebih baik di masa depan. Kata kunci: kesehatan lansia; buku saku; lanjut usia. AbstractElderly individuals, also known as senior citizens, represent the final stage of the human life cycle, a phase that everyone inevitably goes through. One of the key elements in improving the quality of life for seniors is health. As they age, their body functions naturally decline, leading to various physical, mental, nutritional, and cognitive health issues. The purpose of this community service activity is to raise awareness about healthy living habits and encourage physical activity among the elderly. The approach taken includes health education in three stages: preparation, implementation, and evaluation. The education was delivered through a lecture-style session using a pocketbook titled "Towards Health in Old Age." This activity was attended by 31 members of the PKK group from RT03/04 Mulyoharjo on February 12, 2025. The results showed a significant increase in knowledge about maintaining health in youth, with participants' understanding rising from 19.4% to 67.7%, reflecting a 48.3% improvement. This outcome highlights the effectiveness of the material presentation and distribution of the pocketbook in increasing participants' knowledge. With this increased awareness, it is hoped that participants will take greater responsibility for their health from an early age as an investment for a better quality of life in the future. Keywords: elderly health; pocket book; elderly

    12,181

    full texts

    13,083

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    UMMAT Scientific Journals (Universitas Muhammadiyah Mataram)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇