Jurnal Pengembangan Kota
Not a member yet
    208 research outputs found

    Front matter

    No full text

    POTENSI PENGEMBANGAN KAWASAN BANDARA INTERNASIONAL SOEKARNO HATTA DAN KOTA TANGERANG MENJADI AEROTROPOLIS

    Get PDF
    Saat ini ASEAN memiliki kebijakan single aviation market yang mengarahkan negara di asia tenggara mengembangkan infrastruktur bandara untuk pemenuhan permintaan transportasi udara. Single aviation market dapat meningkatkan aktivitas bisnis bandara dan daya saing kota dengan akses terintegrasi bandara di Indonesia. Hal tersebut dapat menciptakan Bandara Internasional Soekarno Hatta menjadi airport city dan kota disekitarnya (Kota Tangerang) menjadi aerotropolis. Namun, saat ini kesiapan Pemerintah Kota Tangerang dan dinas terkait untuk mengembangkan Kota Tangerang sebagai aerotropolis belum teridentifikasi. Lalu bagaimana potensi pengembangan Kawasan Bandara Internasional Soekarno Hatta dan Kota Tangerang menjadi aerotropolis?. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi pengembangan Kawasan Bandara Internasional Soekarno Hatta dan Kota Tangerang menjadi aerotropolis dengan menganalisis kondisi eksisting, kebijakan dan penataan ruang, dan kesiapan Pemerintah Kota Tangerang. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitaf. Metode analisis yang digunakan adalah deskriptif, spasial dan AHP. Hasil analisis menunjukan Kota Tangerang berpotensi untuk dikembangkan menjadi aerotropolis.Nowadays ASEAN has single aviation market policy which lead South East Asia  Countries should develop their airport to satisfy the air transportation needs. Single aviation market will increase business activity and  integrated access airport’s city competitiveness in Indonesia. It makes the Soekarno Hatta International Airport become airport city and the city near the airport (Tangerang City) become the aerotropolis. Nevertheless, the readiness of governments to develop Tangerang City become aerotropolis has not identificated. According that problem turn up a question “How the potential development of Soekarno Hatta International Airport area and Tangerang City to be develop into aerotropolis”. Goals of this research is assess the potential development of Soekarno Hatta International Airport area and Tangerang City to be develop into aerotropolis with analyze the existing condition, spatial planning and policy, and the governments readiness of Tangerang City. The research approach is quantitative. The analysis methods used is descriptive, spatial, and AHP. the analysis has been done, it can be said tangerang city has the potential to be developed into aerotropolis

    STRATEGI KOTA PEKALONGAN DALAM PENGEMBANGAN WISATA KREATIF BERBASIS INDUSTRI BATIK

    Get PDF
    Perkembangan pariwisata kreatif berbasis industri batik di Kota Pekalongan dapat dikatakan maju, terutama setelah UNESCO menetapkan Kota Pekalongan sebagai salah satu kota kreatif di dunia pada tahun 2010. Oleh karena itu melalui penelitian ini, diharapkan dapat dilakukan penggalian pembelajaran dari Kota Pekalongan tentang strategi-strateg yang telah dilakukan oleh para pelaku pariwisata kreatif berbasis industry batik. Untuk dapat mencapai tujuan tersebut, penelitian ini menggunakan metode penelitian studi kasus kualitatif. Data primer yang dibutuhkan dikumpulkan melalui kegiatan observasi kegiatan pada museum batik dan kampung batik, serta wawancara terhadap pemangku kebijakan, pengelola museum dan pelaku industri batik. Sedangkan data sekunder telah dikumpulkan dari instansi-instansi yang terkait. Penelitian ini menemukan bahwa wisata kreatif berbasis batik ini sangat unik dan memiliki kedudukan yang strategis di Kota Pekalongan yang merupakan saah satu sentra industri batik di Pulau Jawa. Wisata kreatif bukan hanya diversifikasi produk yang akan memberikan nilai tambah bagi pelaku industri namun juga menjadi upaya bagi pelestarian batik dengan adanya kegaiatan aktif untuk memperkenalkan batik terutama bagi generasi muda. Selain itu penelitian ini juga menemukan bahwa pemerintah daerah, pelaku industri batik, dan pelaku wisata kreatif di Pekalongan telah melaksanakan beberapa strategi pengembangan wisata kreatif. Strategi-strategi ini bersifat fisik dan non-fisik dengan skala internasional, nasional, kota, maupun lokal yaitu di sekitar kampung batik. Diharapkan strategi-strategi ini dapat disusun dan dilaksanakan secara berlanjut dan komprehensif sehingga semakin banyak masyarakat yang memperoleh dampak positif dari upaya pengembangan wisata kreatif batik khususnya di Kota Pekalongan. Perkembangan pariwisata kreatif berbasis industri batik di Kota Pekalongan dapat dikatakan maju, terutama setelah UNESCO menetapkan Kota Pekalongan sebagai salah satu kota kreatif di dunia pada tahun 2010. Oleh karena itu melalui penelitian ini, diharapkan dapat dilakukan penggalian pembelajaran dari Kota Pekalongan tentang strategi-strateg yang telah dilakukan oleh para pelaku pariwisata kreatif berbasis industry batik. Untuk dapat mencapai tujuan tersebut, penelitian ini menggunakan metode penelitian studi kasus kualitatif. Data primer yang dibutuhkan dikumpulkan melalui kegiatan observasi kegiatan pada museum batik dan kampung batik, serta wawancara terhadap pemangku kebijakan, pengelola museum dan pelaku industri batik. Sedangkan data sekunder telah dikumpulkan dari instansi-instansi yang terkait. Penelitian ini menemukan bahwa wisata kreatif berbasis batik ini sangat unik dan memiliki kedudukan yang strategis di Kota Pekalongan yang merupakan saah satu sentra industri batik di Pulau Jawa. Wisata kreatif bukan hanya diversifikasi produk yang akan memberikan nilai tambah bagi pelaku industri namun juga menjadi upaya bagi pelestarian batik dengan adanya kegaiatan aktif untuk memperkenalkan batik terutama bagi generasi muda. Selain itu penelitian ini juga menemukan bahwa pemerintah daerah, pelaku industri batik, dan pelaku wisata kreatif di Pekalongan telah melaksanakan beberapa strategi pengembangan wisata kreatif. Strategi-strategi ini bersifat fisik dan non-fisik dengan skala internasional, nasional, kota, maupun lokal yaitu di sekitar kampung batik. Diharapkan strategi-strategi ini dapat disusun dan dilaksanakan secara berlanjut dan komprehensif sehingga semakin banyak masyarakat yang memperoleh dampak positif dari upaya pengembangan wisata kreatif batik khususnya di Kota Pekalongan.

    ANALISA RISIKO BENCANA KEBAKARAN KAWASAN SEGIEMPAT TUNJUNGAN SURABAYA

    Get PDF
    Kebakaran adalah bencana yang umum terjadi di Kota Surabaya. Kawasan Segiempat Tunjungan Surabaya merupakan kawasan dengan kepadatan bangunan, penduduk dan aktivitas yang tinggi sehingga jika terjadi kebakaran akan menyebabkan potensi besarnya korban jiwa dan kerugian materi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi tingkat risiko kebakaran di Kawasan Segiempat Tunjungan Surabaya. Analisis yang digunakan merupakan analisis risiko bencana kebakaran dengan memperhitungkan variabel bahaya, kerentanan dan kapasitas. Hasil analisis risiko bencana kebakaran terdapat 21 RT (Rukun Tetangga) dengan tingkat risiko kebakaran tinggi, 9 RT dengan tingkat risiko kebakaran sedang dan 3 RT memiliki tingkat risiko kebakaran rendah

    PENGARUH KEBERADAAN KAMPUS TERHADAP PERUBAHAN FISIK KAWASAN DI SEKITARNYA (STUDI KASUS: KAWASAN BABARSARI, KECAMATAN DEPOK, YOGYAKARTA)

    Get PDF
    Yogyakarta is a city known as the city of education. The potential of education in Yogyakarta is not only recognized by the local community, but also by people throughout Indonesia. The identity makes the city of Yogyakarta as an educational city much in demand in the city, outside the city and even the foreign community. Campus as a forum for the wider community in gaining knowledge can be a new growth center that causes changes to the surrounding area. In the Babarsari region there are several campuses that trigger the development of the surrounding area. Babarsari region became a crowded area considering that every year hundreds of students come from various regions to gain knowledge and settle in this area. In addition to the students, this opportunity is used by communities or migrants from other places to settle and make business in the area around the campus. Seeing the potential that exists, people urbanize into the Babarsari region, so the Babarsari region is more dense as a result of population growth. The development of the area in Babarsari fosters the use of new lands that are utilized as supporting facilities for campus existence. Babarsari is one of the areas of education centers that experienced rapid development of the region. This causes an impact on the population growth followed by increasing the density of the building so that in the end there is a physical change of the surrounding area. This study aims to identify the extent of physical changes in the area that occurred in the region Babarsari. In this research using qualitative descriptive method supported by quantitative data analysis. Quantitative analysis is done through the approach of figure ground analysis and land use analysis.The results showed that the physical changes of the area since 2003-2017 ie the use of agricultural land turned into a wake land of 4% per 7 years

    KUALITAS PELAYANAN PADA KAWASAN WISATA BENTENG KUTO BESAK PALEMBANG

    Get PDF
    Benteng Kuto Besak (BKB) that is located in the middle of Palembang is a tourism destination with the main attraction of heritage buildings. Given that, the local government is expecting this area as the main destination in Palembang, it is expected that this destination can provide services that can satisfy visitors. Hence, this research aims to assess the service quality based on visitor perceptionThis research used quantitative descriptive as the method in collecting and analysing data. The results show that the BKB as a whole has satisfied the visitors need, but there are still some services that need to be improved, such as the information and promotion

    PREFERENSI PENGHUNI TINGGAL DI APARTEMEN BERSUBSIDI THE MODERN GOLF KOTA TANGERANG

    Get PDF
    Pemenuhan kebutuhan perumahan layak bagi masyarakat menengah kebawah dan pembangunan perumahan vertikal menjadi sangat penting dalam mengurangi kepadatan. The Modern Golf Apartement menjadi apartemen bersubsidi pertama yang dibangun di kota Tangerang dengan statusnya yang bersubsidi memiliki daya tarik tersendiri bagi para penghuni untuk tinggal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui preferensi dan tujuan penghuni untuk tinggal di apartemen bersubsidi The Modern Golf. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif dengan teknik sampling stratified random sampling. Berdasarkan analisis, diketahui bahwa faktor penghuni tinggal di apartemen bersubsidi The Modern Golf yang memiliki preferensi paling tinggi berdasakan nilai rata-ratanya yaitu faktor kemudahan aksesibilitas menuju sarana perdagangan dengan nilai rata-rata 4,63. Hal ini diperkuat dengan adanya berbagai jenis sarana perdagangan yang dapat memudahkan penghuni untuk memenuhi kebutuhannya tanpa perlu keluar dari kawasan The Modernland, serta terdapat kecenderungan aktivitas bahwa penghuni akan menuju ke sarana perdagangan baik mall maupun pusat pertokoan setelah pulang bekerja. Hal tersebut menunjukkan bahwa adanya fenomena masyarakat perkotaan yang cenderung konsumtif serta tingginya minat masyarakat terhadap hunian yang berada di pusat kota dengan dilengkapi dengan sarana prasarana pendukung

    Back matter

    No full text

    PENINGKATAN KINERJA DAN KESELAMATAN PERSIMPANGAN DI KAWASAN PUSAT KOTA MALANG

    Get PDF
    The needs of transportation is increasing following the urban area development. When the transport demands is higher than available transport infrastructure, the effect will be some problem such as traffic jam, accident, delay, noise and air pollution. The main purpose of the research is to improve the performance and the safety level of intersection in the city centre of Malang. The research used street performance analysis based on Indonesian Highway Capasity Manual with three steps: first, analyzing street intersection’s performance for the existing condition and the next five years. Second, compared street and intersection’s performance with the standard that has occured. Third, analyzed the performance of street and intersection after application of traffic management. The result showed that appropriate traffic management to be applied in Basuki Rahmat Street  is alternative 1 of the demand management, such as the application of one way system for the whole segments and it equipped by public transport lanes which can increase the level of service of the whole segments in Basuki Rahmat Street, as well as meet the level of service that has been ideal for the secondary arterial roads

    KAJIAN PEMANFAATAN RUANG KEGIATAN KOMERSIAL KORIDOR JALAN TAMAN SISWA KOTA SEMARANG

    Get PDF
    One of the educational areas which have the function as the center of the new growth is the Campus of the State University of Semarang. The existence of Unnes trigger the development of the Sekaran sub-district. One area that has developed commercial activity quite rapidly in the Sekaran sub-district is the Taman Siswa Road Corridor. The purpose of this study was to assess the utilization of space commercial activity in the Taman Siswa road corridors and look for the cause of development of land in the region. The method used in this research is the method of quantitative analysis techniques using descriptive statistics. In the analysis that has been performed, on the factor analysis, the results are not as expected from researchers, or can be said output generated deviate from the input that has been inserted. This is because there are errors in data entry. To anticipate this is to use the results obtained from the descriptive statistical analysis

    185

    full texts

    208

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Pengembangan Kota
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇